KESEDERHANAAN JIMOR SI RUSA Fabel Antikorupsi ABDUL RAZZAK JUNIAR ENAMELINO K.W RAQILLA SIDQI SMP AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH PURWOKERTO
JUDUL : Kesederhanaan Jimor Si Rusa (Fabel Antikorupsi) Naskah : Juniar Enamelino K. W Ilusator : Raqilla Sidqi Penyunting : Abdul Razzak Kelas 7G SMP AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH PURWOKERTO Buku Elektronik Februari 2023
PRAKATA Assalamu’alaikum Wr Wb, halo teman-teman. Alhamdulillah, kami sudah menyelesaikan buku elektronik. Buku kami berjudul “Kesederhanaan Jimor Si Rusa”, adapun tema buku ini adalah antikorupsi dengan subtema kesederhanaan. Kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemudahan dalam menyelesaikan buku ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan guru yang selalu membimbing kami. Buku ini bercerita tentang rusa yang mempunyai sifat sederhana, akan tetapi kesederhanaanya tidak disukai oleh teman-temannya. Bagaimana cerita selanjutnya? Yuk, baca buku kami. Selamat Membaca
KESEDERHANAAN JIMOR SI RUSA Di Padang Savana yang membentang luas, nampak kehidupan sekelompok Rusa. Mereka setiap hari sibuk kesana kemari untuk mencari makanan. Ditengah kelompok Rusa ada salah satu rusa yang terkenal kesederhanaannya. Rusa tersebut bernama Jimor. Ia tinggal bersama pasangannya dan satu anaknya. Mereka hidup dalam kesederhanaan, tempat tinggal yang mereka tempati pun sangat sederhana, bagi mereka yang paling penting adalah kebersamaan dengan keluarga. Karena kebiasaan hidup itu lah yang membuat Jimor dan keluarganya terkenal dengan kesederhanaanya
Disuatu hari Jimor dan Rusa yang lain pergi untuk mencari makanan. Sebelum berangkat Jimor seperti biasa menyampaikan pesan kepada anaknya. \"Bahwa ketika mereka main, mereka tidak boleh itu dengan apa yang dimiliki oleh teman-temannya. Mereka juga harus bersyukur dengan apa yang mereka miliki\" kata Jimor kepada anaknya. Jimor melanjutkan pesannya “Nak, jadilah anak yang pandai bersyukur dengan apa yang diberikan, sehingga kita tidak menjadi makhluk yang serakah\". Anaknya menjawab bahwa dia akan selalu ingat dengan pesan ayahnya.
Jimor pun bergegas pergi bekerja untuk mencari makanan. Jimor bersama kawan-kawannya pergi ke tempat yang biasa mereka datangi untuk mencari makanan.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan. Seperti biasa Jimor akan mengambil makanan secukupnya untuk dirinya dan keluarganya. Berbeda dengan kawan-kawanya yang mengambil makanan sebanyak banyaknya. kawanya berkata dengan nada tinggi \"Hai, Jimor lagakmu seperti tidak butuh makan saja mengambil sangat sedikit makanan“. Kemudian kawan lain berkata \"kalau tidak butuh makanan pergi aja sana, biar kami yang menghabiskan semua makanan ini\". Mendengar perkataan teman-temannya, Jimor tetap tenang meskipun hatinya sangat sedih.
Kemudian kawan-kawannya meminta Jimor untuk mengambil makanan di kebun warga, tetapi Jimor tidak mau merusak yang bukan miliknya. Jimor merasa makanan yang sudah didapatnya cukup untuk dirinya dan keluarganya. Kemudian kawan-kawannya marah, karena mereka merasa Jimor tidak mau mengikuti perintahnya. Lalu, teman-temannya mengusir Jimor. Jimor pun pergi meninggalkan teman-temannya dan berjalan pulang membawa makanan untuk keluarganya. Jimor sebenarnya sangat sedih, karena teman-temannya lebih memilih jalan keburukan dari pada jalan kebaikan, keserakahan mereka membuatnya lupa diri. Tak selang berapa lama setelah Jimor meninggalkan teman-temannya, ternyata warga melihat sekelompok rusa yang merupakan teman Jimor yang sedang memakan tanaman warga. Kemudian warga pun berteriak \"Woi! Pergi kalian dari kebun kami, itu tenaman kami, jangan kalian memakannya\". Sekelompok Rusa pun lari terbirit-birit menghindari kejaran warga.
Akhirnya, kawan kawan Jimor berhasil melarikan diri dari kejaran warga. Sesampainya ditempat tinggal mereka, mereka bertemu kembali dengan Jimor dengan terengah-engah, lalu mereka menceritakan kejadian yang telah mereka alami kepada Jimor, \"kami baru saja melarikan diri dari kejaran warga, kami ketahuan mengambil makanan dari kebun mereka\". Mendengar itu Jimor terkejut, \"Apakah kalian baik-baik saja?\",Kata Jimor. “kami baik-baik saja\" kata salah satu rusa. Lalu salah satu dari kawan Jimor berkata,\"Jimor, kami Meminta maaf karena kami telah memarahi dan mengusirmu. Apa yang kamu katakan memang benar, kita tidak boleh serakah karena keserakahan dapat menghancurkan kita\". Jimor pun membalasnya \"Tidak apa-apa, yang penting kalian sudah menyadari kesalahan kalian“. Sebelum mereka kembali ketempat masing-masing, Jimor menyampaikan bahwa kita tidak boleh serakah, lebih baik kita hidup sederhana asalkan kehidupan kita tenang. Akhirnya, mereka kembali ke tempat masing-masing dengan hati tenang SELESAI
Juniar Enamelino K. W Ia kelahiran Purwokerto, 6 Juni 2010. Sejak kecil hobinya membaca dan treveling. Sekarang duduk di bangku kelas 7 SMP. Ia tinggal di Jalan Beringin Raya No 337, Berkoh, Purwokerto Raqilla Sidqi Ia kelahiran Purwokerto, 3 Februari 2010. Sejak kecil hobinya menggambar. Sekarang duduk di bangku kelas 7 SMP. Ia tinggal di Jalan Karang Melati No. 5, Purwokerto Timur Abdul Razzak Ia kelahiran Purwokerto, 16 Juli 2010. Hobinya bermain game. Sekarang duduk di bangku kelas 7 SMP. Ia tinggal di Jalan Beji, Purwokerto
Search
Read the Text Version
- 1 - 10
Pages: