Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore promag

promag

Published by NURCAHYANI PAKAYA, 2023-07-06 01:04:48

Description: promag

Search

Read the Text Version

PANDUAN PROMAG TERAPI (Program Semangat Literasi Pagi) oleh Nurcahyani Pakaya S.Pd

BAB I PENDAHULUAN I.1 LATAR BELAKANG Literasi dak terpisahkan dari dunia pendidikan karena merupakan sarana peserta didik dalam mengenal,memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkannya di bangku sekolah. Pada tahun 2016, Puspendik Kemendikbud dalam program Indonesian Na onal Assessment Program (INAP) atau Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) menguji keterampilan membaca, matema ka, dan sains peserta didik SD kelas IV. Khusus dalam membaca, hasilnya adalah 46,83% dalam kategori kurang, 47,11% dalam kategori cukup, dan hanya 6,06% dalam kategori baik. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi peserta didik Indonesia masih tergolong rendah dan harus di ngkatkan. Permasalahan ini menegaskan bahwa pemerintah memerlukan strategi khusus agar kemampuan membaca peserta didik dapat meningkat dengan mengintegrasikan/menindaklanju program sekolah dengan kegiatan dalam keluarga dan masyarakat, yang diwadahi dalam gerakan literasi Program Semangat Literasi Pagi adalah sebuah inisia f yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman terhadap literasi di lingkungan sekolah. Program ini diluncurkan sebagai respons terhadap kekhawa ran terhadap menurunnya minat membaca dan kecakapan literasi pada anak-anak sekolah. Latar belakang program ini dapat ditelusuri dari beberapa permasalahan yang ada. Pertama, semakin berkurangnya jumlah produksi buku konvensional/fisik karena tergerus buku elektronik, padahal buku fisik sangat cocok untuk mengajarkan anak-anak kecintaan membaca. Kedua semakin pesatnya perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses ke media digital, minat baca tradisional seringkali tergan kan oleh kegiatan online yang lebih menghibur semisal game online ataupun sosial media yang membuat

Rendahnya ngkat literasi menjadi masalah yang serius,karena literasi dak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pemahaman yang mendalam terhadap informasi yang diperoleh. Tingkat literasi yang rendah dapat menghambat perkembangan siswa dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan yang pada imbasnya akan memperngaruhi karir dan juga cita-cita yang hendak mereka ambil. Program Semangat Literasi Pagi hadir untuk mengatasi tantangan ini. Dengan mengajak siswa untuk meluangkan waktu di pagi hari untuk membaca dan memperoleh pengetahuan baru, program ini berusaha membangun budaya literasi yang kuat. Melalui kegiatan seper membaca buku baik fiksi maupun non fiksi yang bermutu, diharapkan siswa dapat meningkatkan pemahaman, wawasan, dan keterampilan mereka. Pada akhirnya Program Semangat Literasi Pagi juga mendorong kolaborasi dengan perpustakaan, sekolah, komunitas, dan ins tusi pendidikan lainnya. Dengan menyediakan akses lebih mudah ke sumber daya literasi, seper perpustakaan atau kelas-kelas membaca, program ini berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan literasi yang berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan minat baca dan pemahaman terhadap literasi akan meningkat secara signifikan di kalangan siswa. Dalam jangka panjang, program ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, pengetahuan, dan par sipasi ak f masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan literasi. I.2 TUJUAN PROGRAM Sebagai panduan pelaksanaan Program PROMAG TERAPI (Program Semangat Literasi Pagi)

BAB II PANDUAN PROGRAM II.1 PRA PROGRAM 1. Diagnostik awal minat baca siswa melalui Google Form (Daftar pertanyaan terlampir) 2. Siswa menuliskan curah pendapatnya tentang kemampuan literasi dan harapan kedepan tentang literasi II.1 POST PROGRAM 1. Siswa membawa buku apapun baik fiksi atau non fiksi bisa dari rumah ataupun meminjam dari perpustakaan sekolah 2. Siswa diberi waktu untuk membaca dan memahami buku yang dia bawa selama 15 menit 3. Siswa akan mengulas kembali apa yang dia baca melalui permainan ringan yang menyenangkan semisal tongkat estafet bernyanyi agar suasana lebih hidaup dan menyenangkan. 4. Siswa yang terpilih akan mereview kembali apa yang dia baca 5. Siswa yang lain akan memperhatikan siswa yang mempresentasikan hasil reviewnya 6. Siswa yang tidak mendapatkan tongkat estafet akan menuliskan hasil review pada padlet yang telah disediakan.

BAB III KEUNGGULAN PROGRAM PROMAG TERAPI I.1 KEUNGGULAN PROGRAM 1. Siswa menjadi lebih senang dan ceria dalam kegiatan membaca 2. Siswaakan menjadi lebih literat dan terbangun suasana gemar membaca 3. Membangun kembali daya ingat, daya olah dan juga daya pikir siswa dalam kegiatan mereview bacaan yang telah dia baca 4. Siswa akan terbiasa dengan membaca secara kelompok dan diharapkan akan lebih tertarik dalam komunitas-komunitas baca di kemudian kelak.

BAB IV PENUTUP Dalam buku panduan ini, kita telah menjelajahi konsep dan manfaat dari Program Semangat Literasi Pagi. Kita telah menyoroti pentingnya membentuk kebiasaan membaca di pagi hari sebagai cara untuk meningkatkan literasi dan mengembangkan diri. Melalui langkah-langkah praktis yang telah dijelaskan di dalam buku ini, diharapkan pembaca dapat dengan mudah menerapkan Program Semangat Literasi Pagi dalam kehidupan sehari-hari. Dari memilih bahan bacaan yang menarik, membuat waktu khusus untuk membaca, hingga menciptakan lingkungan yang mendukung literasi, setiap langkah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan membaca yang kokoh. Selain itu, buku panduan ini juga telah menggarisbawahi nilai-nilai positif yang dapat diperoleh melalui Program Semangat Literasi Pagi, seperti peningkatan pengetahuan, pemahaman yang lebih dalam, peningkatan keterampilan berpikir kritis, dan pengembangan imajinasi dan kreativitas.Saya berharap buku panduan ini dapat menjadi sumber inspirasi dan panduan yang berharga bagi semua pembaca. Dengan mengadopsi Program Semangat Literasi Pagi, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam pembentukan karakter siswa yang baik. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan terlibat dalam semua


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook