Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Korel SAKTI 15

Korel SAKTI 15

Published by rojakabumaryam, 2021-09-08 03:25:33

Description: Korel SAKTI 15

Search

Read the Text Version

sakti KORAN ELEKTRONIK EDISI_15 # OKTOBER 2020 Kota Cirebon kembali Kepala sekolah dan guru Spenta mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila secara virtual dari Monumen Pan- menerapkan program casila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timut di Ruang Multimedia pada Kamis, 1 Oktober 2020 (foto WAG SMPN 3) bekerja dari rumah (work from home) bagi UPACARA peringatan Hari Kesaktian memakai masker dan menjaga jarak aparatur sipil negara Pancasila 1 Oktober 2020 di lingkungan fisik, para pejuang pendidikan di SMPN (ASN) dan pegawai SMPN 3 Cirebon berbeda dengan tahun- 3 Cirebon itu mengikuti seluruh rang- BUMD di lingkungan tahun sebelumnya. Tahun ini tak ada kaian upacara dengan khidmat. Pemda Kota Cirebon. upacara bendera di lapangan sekolah karena seluruh siswa tengah menjalani Sementara itu, upacara kenega- Karena kota ini masuk program belajar dari rumah, sementara raannya sendiri berlangsung di Monu- zona merah, belum ada sebagian guru melaksanakan program men Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Ja- lampu hijau untuk bekerja dari rumah. karta Timur. Bertindak sebagai inspek- membuka pembela- tur upacara Presiden Joko Widodo. jaran tatap muka. Karena itu, sesuai Surat Edaran Wali Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB Kota Cirebon Nomor: 003.1/SE.69.UM itu diawali dengan mengheningkan Beruntung, selain PJJ di tentang Peringatan Hari Kesaktian Pan- cipta, dilanjutkan dengan pembacaan sekolah masing-masing, casila Tahun 2020 di Lingkungan Pe- teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bam- Kota Cirebon memiliki merintah Daerah Kota Cirebon, pelak- bang Soesatyo. program belajar dari sanaan upacara di SMPN 3 Cirebon dila- rumah bersama Dinas kukan dengan mengikuti upacara kene- Selanjutnya, pembacaan Pembukaan Pendidikan dan RCTV. garaan secara live streaming dari ruang UUD 1945 oleh Ketua DPD RI La Nyalla multimedia SMPN 3 Cirebon. Upacara ini Mattalitti, serta pembacaan dan penan- Mari, ikuti keduanya diikuti Kepala SMPN 3 Cirebon, Hj. Ade datanganan ikrar oleh Ketua DPR RI dengan saksama dan Rukmini, para wakil kepala sekolah, wali Puan Maharani. Setelah itu, pembacaan riang gembira! kelas VII, serta guru yang bertugas piket doa oleh Menko Pembangunan Manusia pada hari itu. dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Ef- Geliat Gelista 2 fendy. Upacara selesai pukul 08.30 sete- Bulan Pertama 4 Dengan mengenakan seragam Korpri lah ditutup dengan menyanyikan lagu dan mengikuti protokol kesehatan, yaitu kebangsaan Indonesia Raya. *(ATM/CA) Mengajar di Masa Pandemi Masterpiece 6 George Orwell Ceplas-Ceplos 8 Jadi Viral 9 Dari Sisi yang Lain Puisi-Puisi 11 Produk Gestasi 16 Tafakur 18 Cerita Malam

2 GELISTA BERAT memang menjadi tanggapan grup siswa, 22 resume warga belajar di masa pan- buku dan 17 puisi. demi Covid-19. Bagi siswa Spenta misalnya, selain setiap hari Data umum tanggapan (respons) harus mengikuti pembelajaran dan dapat dilihat pada diagram berikut. mengerjakan tugas-tugas belajar yang disampaikan guru di ruang Data jumlah tanggapan dan persentase tanggap- kelas maya (Google Classroom), sore an berdasarkan kelompok responden. harinya mereka harus mengikuti program belajar dari rumah yang tama pasca-peluncurannya. Data persentase tanggapan dari grup siswa. disiarkan stasiun televisi lokal RCTV. Mereka pun harus mengerja- Sebagaimana diinformasikan Setelah dilakukan rekapitulasi kan soal-soal latihan yang dibagikan dalam korel Sakti edisi 14, Gelista dan seleksi terhadap data yang ma- melalui tautan (link) oleh guru memiliki dua gerakan utama, yaitu suk, baik untuk Sabusaku (Gestaku) model atau MGMP masing-masing. Gestaku untuk membaca dan Gestasi maupun Sabusapu (Gestasi), untuk menulis (mencipta). Bentuk diperoleh data produk Gelista bulan Kesibukan yang lebih padat lagi, kerjanya berupa satu bulan satu pertama, September sebagai berikut. dialami pula oleh guru-guru Spenta. buku (sabusaku) untuk Gestaku dan satu bulan satu puisi (sabusapu) un- Pertama, warga Spenta yang Di tengah padatnya jadwal pem- tuk Gestasi. mengirimkan data hasil kerja Sabu- belajaran jarak jauh atau program saku-nya berjumlah 26 orang belajar dari rumah, Gelista (Gerakan Pada bulan pertama, September, (responden); 11 dari grup KS dan Literasi Spenta) datang menyapa. ini, alamat tautan (link) http:// guru, serta 15 dari grup siswa. Setiap Gerakan literasi sekolah di lingkung- bit.ly/laporan-gelista-september responden mengirimkan data identi- an Spenta yang diluncurkan pada 2 mendapat 62 tanggapan (respons): tas buku, resume/ikhtisar isi buku, September 2020 ini memang harus 23 dari grup kepala sekolah dan dan gambar sampul depan buku. berebut perhatian dengan kegiatan guru, 39 dari grup siswa. pembelajaran. Sementara itu, warga Spenta yang Dari 23 tanggapan grup kepala mengirimkan karya puisi untuk pro- Informasi dan tautan (link) Ge- sekolah dan guru, 11 resume buku gram Sabusapu (Gestasi) berjumlah lista yang disebarluaskan melalui dan 12 puisi. Sementara itu, dari 39 28 orang (responden); 9 dari grup grup-grup WA yang ada di lingkung- an Spenta sering cepat tertimbun oleh chat atau tautan-tautan lain yang muncul begitu deras. WA (WhatsApp), salah satu aplikasi pesan untuk ponsel cerdas (smartphone), ini memang paling banyak dimanfaatkan sebagai media informasi dan komunikasi dalam pembelajaran jarak jauh ini. Namun, di tengah kesibukan PJJ yang padat, beruntung masih ada guru dan siswa Spenta yang bisa me- luangkan waktu untuk mengikuti program gerakan literasi sekolah pada bulan September, bulan per- SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK GELISTA 3 No. Nama Judul Buku Penulis Penerbit Thn. Hlm. Seluruh puisi yang lolos seleksi tersaji Terbit dalam korel Sakti edisi 15 ini. Mudah-mudahan dimuatnya puisi-puisi hasil kerja Gestasi ini 1 Ali Tisna Mulyana Kabandang ku Kuda Lumping Ahmad Bakri Kiblat 2008 58 dapat memotivasi para penulis untuk makin semangat, kreatif, dan produktif dalam 2 Agus Suryana Manusia dan Seni: Sebuah Ramlan, Drs., M.Sn. Sangga Buana 2007 199 berkarya tulis. Renungan Filsafat Sekait itu, responsifnya beberapa guru yang 3 Anita Cahyati Lelaki Tegar Harun Tsaqif Qultum Media 2019 197 mengampu mata pelajaran bukan Bahasa Indo- nesia dan telah memasuki usia paruh baya se- 4 Hj. Ade Rukmini Mendidik Anak Ir. Jarot Wijanarko Happy Holy Kids 2005 112 makin menegaskan bahwa puisi adalah produk kebudayaan yang bisa ditulis atau diciptakan 5 Iis Ruffaida Cinta 2 Kodi Asma Nadia AsmaNadia Publish- 2017 365 oleh siapa saja, terlepas dari persoalan kualitas ing House sastrawinya. Dan, tidak seperti di arena sepak- bola atau bulu tangkis yang mengenal istilah 6 Cecep Ahyani Humor Para Kiai Chalis Anwar Araska 2019 232 gantung sepatu atau gantung raket karena usia sang atlet tak lagi muda; di jalan kepenulisan, 7 Sriyanti Jurus Sehat Rasulullah dr. Zaidul Akbar Sygma Media Inovasi 2020 315 khususnya puisi, tidak dikenal istilah gantung pena atau berentang jarak dari keyboard dan 8 Sawitri Pudji Cinta di Titik Nol Neneng Irmawati MG Publisher 2018 134 layar komputer/laptop karena usia sudah Wijati kepala 4, 5, atau bahkan sudah purnabakti. 9 Mila Karmila Tentang Kamu Tere Liye Republika 2016 530 Justru yang kerap hadir adalah istilah— dalam bahasa Sunda—kolot kalapa, makin tua 10 Sumarwati Daun Jatuh Tak Pernah Tere Liye Gramedia Pustaka 2010 256 makin berisi, makin kreatif dan produktif Membenci Angin Utama dalam bekerja dan berkarya. 11 Malahayati Pudarnya Pesona Cleopatra Habiburrahman El- Republika 2005 46 Segenap tim kerja Gelista menyampaikan Shirazy terima kasih kepada kepala sekolah, guru, dan siswa Spenta yang telah berkontribusi menye- Data pengirim resume buku untuk program Sabusaku_Gestaku dari Grup Kepala Sekolah marakkan gerakan literasi di bulan pertama ini. Semoga karya-karya itu menjadi pemecah dan Guru. Diurutkan berdasarkan waktu pengiriman. kebekuan untuk mengalirkan karya-karya ar berikutnya. Apalagi bulan kedua Gelista, Okto- No. Nama Kelas Judul Buku Penulis Penerbit Thn. Hlm. ber, merupakan bulan yang istimewa, karena Terbit bulan ini dikenal pula sebagai Bulan Bahasa. 1 Bunga Cinta VII-B Aku dan Kolam Alldo Ronaldy Cucu Komara (?) 2015 116 Anggaplah tulisan ini sebagai epilog dari Lestari Ikanku bulan kerja pertama Gelista dengan Gestaku dan Gestasi-nya. Walaupun masih tertatih, tapi 2 Inggar Julistin VII-B Kisah Wali Songo MB. Rahimsyah AR Mitra Umat 1998 94 kaki telah bergerak melangkah. Itu artinya— mengikuti bait puisi Taufiq Ismail—Tidak ada 3 Evi Rahma Lutfiah VIII-G Ayo Putus! Ananda Ryu Start 2020 31 pilihan lain. Kita harus/Berjalan terus/Karena 4 Amanda Novira B. IX-B Ayah Septyanti Kartika DAR! Mizan 2017 180 berhenti atau mundur/Berarti hancur. 5 Shafannisa Wulan- IX-A Timun Emas Tira Ikranegara Mulia Jaya 1994 96 dary Anggaplah pula tulisan ini sebagai prolog untuk bulan kerja kedua Gelista dengan 6 Salsabila IX-B Friendship Queen Nakey RANS Publisher 2019 323 Gestaku dan Gestasi-nya. Meminjam slogan korel Sakti, dengan Gestaku dan Gestasi mari 7 Salsabili IX-D Mozachiko Poppi Pertiwi Loveable 2018 352 kita belajar memahat prasasti, minimal prasasti untuk diri sendiri. 8 Khoirun Nisa VII-F Kump. Cerita Rakyat Rohmat Kurnia Sarana Panca Karya 2002 52 Prov. Jawa Timur Nusa Selamat bekerja dan berkarya. Semoga Allah Yang Mahakuasa merahmati dan meridai 9 Nabila Ramdhani IX-D Mariposa Luluk HF Coconut Books 2018 496 kerja bersama kita. Aamiin.. *** (CA) 10 Siti Monika S. VIII-D Mariposa Luluk HF Coconut Books 2018 481 11 Nisrinaa Nafiisah VII-E BTS Salah Gaul 2 Evi Kristiya Asmara Bintang Media 2018 378 12 Khoerun Nisa VIII-D Bidadari Bermata Habiburrahman El- Bening Shirazy Republika 2017 337 13 Nami Airin Susanti VIII-B Malin Kundang Wisran Hadi Kharisma 2010 38 14 Nahya IX-B Mariposa Luluk HF Coconut Books 2018 482 15 Najwa Ainnur Firli VII-B Ai Winna Efendi Gagas Media 2009 277 Data pengirim resume buku untuk program Sabusaku_Gestaku dari Grup Siswa. Diurut- kan berdasarkan waktu pengiriman. No. Nama Judul Puisi No. Nama Kelas Judul Puisi 1 Agus Suryana Cirebon--Jogja 2 1 Evi Rahma Lutfiah VIII-G Cinta Indonesia 2 Naufal Rizky Ramadhan Cahaya Hitam IX-A Corona 3 Shafannisa Wulandary 2 Ali Tisna Mulyana Indonesia 4 Salsabila IX-A Berkibarlah 5 Salsabili Benderaku 3 Yasin Fadilah Sore Spenta 6 Denis Saputra 7 Danil Pratama IX-B Cinta Indonesia 4 Cecep Ahyani Hujan, 1 8 Najla Mutia Rahmat 9 Renata Ramadani IX-D Cinta Indonesia Hujan, 2 10 Nisrinaa Nafiisah 11 Jasmine Hilya Azizah VII-F Ayah Pahlawanku Hujan, 3 12 Nabila Ramdhani 13 Silva IX-D Aku Tahu 5 Nur Hanifah Dalam Diam 14 Sri Wulan Juni 15 Delfiyanti Barasa VIII-A Kisah dalam Sepi 6 Sawitri Pudji Wijati Pesona Pagi 16 Ajun Bachtiar 17 Bella Angie Parahita VII-F Sekolahku 7 Mila Karmila Sirna 18 Nahya VII-E Masa Depan Cerah 8 Sumarwati Zamrud Khatulistiwa 19 Najwa Ainnur Firli VII-E Wanita Inspirasiku 9 Siyanti Aku Tak Akan Lupa IX-D Menggapai Asa Data pengirim puisi untuk program IX-A Bunda Tercinta Sabusapu_Gestasi dari Grup KS dan Guru. Diurutkan berdasarkan waktu IX-A Indonesiaku pengiriman. IX-B Cinta Tanah Air VII-B Cinta Tanah Air VII-H Indahnya Negeriku KS dan guru, serta 19 dari IX-B Cinta Tanah Air grup siswa. Puisi yang ter- VII-B Cinta Indonesia cipta berjumlah 31 buah, karena ada dua guru yang Data pengirim puisi untuk program Sabu- mengirimkan lebih dari satu sapu_Gestasi dari Grup Siswa. Diurutkan ber- puisi. dasarkan waktu pengiriman. Ada beberapa “puisi” dalam produk Gestasi karena dua yang tidak dimasukkan ke hal: bukan puisi atau diketahui bu- kan karya asli sang responden.

4 PENDIDIKAN Pengantar Redaksi Pembelajaran jarak jauh bukan mampu membantu anak-anaknya. hanya sekadar menggunakan tekno- Pada 20 Juli 2020 telah berlangsung logi dan bukan hanya sekadar mem- Mengapa harus dibantu? Menga- beri tugas kepada siswa. pa tidak putus dengan guru? Menga- webinar dengan topik “Mengajar di pa tidak putus dengan sekolah? Misalnya, saat ini mata pelajaran Kalau perlu melibatkan orang tua, Masa Pandemi: Dahulukan Pedagogi dalam sehari 3 atau 4 mata pela- apakah orang tua sudah diberi jaran. Gurunya ganti-ganti semen- rambu-rambu? Sebelum Teknologi” yang digelar Sultra tara muridnya tidak ganti. 2 jam per- tama, Matematika. Siswa mengha- Yang perlu dipikirkan tidak Cerdas. Tampil sebagai pembicara Itja dapi tugas dari gurunya, pukul se- hanya upaya dari guru-guru bertang- kian dikumpulkan. gung jawab untuk mengatur dan Chodidjah, Ph.D. mengelola pembelajaran pada masa Setelah dikumpulkan, belum PJJ sehingga tidak hanya guru meng- Tulisan ini adalah rangkuman dari pa- tentu diberikan umpan balik atur dirinya sendiri. Ada guru yang (feedback). Siswa tidak diberi tahu menguasai teknologi, namun lemah paran pembicara yang dikerjakan oleh mana yang salah dan mana yang dalam pedagogi. Sebaliknya, ada benar. Siswa tidak diberi tahu mana guru yang menguasai pedagogi, na- H. Abdul Rojak, guru IPS dan Wakil yang memberi manfaat pada dirinya mun lemah dalam bidang teknologi. dan mana yang tidak. Mestinya, pem- Kepala SMPN 3 Cirebon, yang menjadi belajaran jarak jauh tetap fokus pada Hal ini harus dikuasai oleh pim- membelajarkan siswa, bukan seka- pinan sekolah. Peran kepala sekolah peserta pada webinar yang berlang- dar melaksanakan tugas. mengatur tatanan baru dalam pengelolaan sekolah. Jadi, pembela- sung selama dua jam tersebut. Menghadapi tahun pelajaran jaran jarak jauh tidak hanya sekadar 2020/2021, ada perubahan, yang melaksanakan tugas; tidak hanya Ini bagian pertama dari dua tulisan. sudah berjalan tiga bulan di tahun sekadar memberikan tugas; tetapi pelajaran 2019/2020. Kita dapati mampu memaknai pembelajaran PSelamat membaca. orang tua mengeluh karena tidak yang saat ini tengah berubah. ANDEMI Covid-19 ternyata memiliki kekuasaan untuk Adanya surat edaran Mendikbud menghentikan sekolah; me- bahwa guru tidak perlu mengejar maksa guru dan sekolah di seluruh target kurikulum, jadi apa yang ha- dunia untuk mengubah tatanan pem- rus dilakukan? Pada masa pandemi belajaran dengan memanfaatkan ini harus ada tatanan baru di seko- teknologi. lah. Pertama, tatanan baru dalam manajemen. Dalam hal ini, kepala Semua guru, baik tua maupun sekolah memegang peranan penting, muda, yang tadinya alergi meng- tidak seperti pengelolaan sebelum gunakan teknologi, sekarang mau ada pandemi. Kedua, tatanan baru tidak mau harus menggunakannya. dalam proses pembelajaran. Sebenarnya hal itu banyak dampak positifnya, karena betapa pentingnya Bagaimana tatanan baru dalam menyiapkan anak-anak kita untuk menajemen? Pertama, yang dilaku- mengarungi abad ke-21 yang sedang kan sekolah adalah membangun ko- berjalan. munikasi dengan orang tua. Hal ini sangat penting karena bagaimana- Namun demikian, kita jangan terlena. Teknologi ini hanya suatu alat. Tujuan pendidikan atau tujuan pembelajaran tetap harus efektif. Bukan hanya efektif karena teknologinya, karena teknologinya saja tidak akan berdampak kepada siswa. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang berdam- pak positif pada kompetensi siswa. SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK PENDIDIKAN 5 pun juga siswa berada di rumah sesuai dengan mata pelajaran. Isi tek- oleh guru, anak-anak bisa googling. orang tuanya akan erat hubungannya. nis pembelajaran untuk tiap mata pelajaran antara lain: aturan ke- Teaching without learning is just Membangun komunikasi dengan hadiran siswa; platform apa yang orang tua baik di tingkat sekolah; akan digunakan, misalnya: Zoom atau talking (mengajar tanpa pembela- membangun komunikasi di kelas; Google Classroom; struktur pembela- jaran ya ngomong saja). Maksudnya, maupun membangun komunikasi jaran per minggu; tujuan yang akan kalau hanya menerangkan sesuatu dengan siswa ketika mereka yang dicapai harus jelas; proses pembela- yang bisa dibaca oleh anak, sesung- mempunyai hambatan. jaran dan mekanisme evaluasi, dll. Ini guhnya pembelajaran belum terjadi. tatanan pada tingkat sekolah. Pembelajaran adalah serangkaian Siswa yang memiliki hambatan proses yang dipimpin oleh seorang bukan hanya yang memiliki kemam- * pemimpin pembelajaran, bukan seka- puan kurang, tetapi bisa saja siswa dar rangkaian kegiatan. yang memiliki kemampuan lebih. Sementara itu, dalam tatanan Mungkin ada siswa yang menguasai baru proses pembelajaran, kita akan Jadi, ketika kita berperan sebagai IT, namun ketika melihat guru me- mentransformasi karakter atau peri- guru, kita adalah pemimpin pembela- nyampaikan pembelajaran berbasis laku. Cara membelajarkan dan meng- jaran. Oleh sebab itu, rangkaian teknologinya kurang jelas, maka akan efektifkan cara pembelajaran itu ti- proses tadi bukan sekadar ada mengganggu pembelajaran. Jadi, yang dak bisa dilihat oleh mata, namun kegiatan, tetapi anak yang belajar pertama membangun komunikasi bisa dirasakan oleh siswa. harus mendapatkan makna dari apa adalah sekolah, bukan guru per guru. yang kita sampaikan atau kita pimpin. Kita melihat masa pandemi ini Kedua, sekolah perlu membuat sebagai titik balik, sebagai The turn- Proses pembelajaran adalah petunjuk teknis bagi semua guru proses sosial dan individual yang dalam pelaksanaan PJJ, terutama ing point in the life of those who suc- membutuhkan konteks sosial ketika dalam penggunaan teknologi. Ini ti- pembelajaran berlangsung dan mem- dak bisa dihindari agar pembelajaran ceed usually comes at the moment of berikan dampak terhadap pembela- dari semua guru berdampak kepada jaran setiap anak (D’Andrea & Gos- siswa. Kalau tidak, kita akan memiliki some crisis. Titik balik dalam ke- ling, 2014). generasi yang kehilangan masa bela- hidupan orang-orang yang sukses jarnya karena terlena. biasanya muncul pada saat kritis. Dalam konteks saat ini, walaupun Dalam ungkapan pembicara, dikenal kita mengajar secara daring atau PJJ, Kita harus bersyukur bahwa pro- dengan masa kepepet. Karena ke- kita tetap membangun konteks sosial fesi guru pada saat ini muncul ke per- pepet, semua harus berupaya mema- melalui virtual itu, misalnya me- mukaan secara alamiah. Profesi guru hami teknologi. Mari kita pelihara nyapa, kemudian berakting di depan atau pendidik menjadi profesi yang titik balik ini sebagai suatu proses kamera seolah-olah di depan kita ada dicari pada masa-masa sulit seperti perbaikan sebagai seorang pendidik. audiens. Pembelajaran yang berlang- ini. Tidak ada orang yang kemudian sung seperti itu akan memberikan tidak menyekolahkan anaknya Kita ingat bahwa Learning is an dampak terhadap pembelajaran pada karena pandemi. Dan, siapa yang ber- experience (pembelajaran itu pen- setiap anak. peran paling utama, kalau bukan galaman). Everything else is just infor- guru? mation (Albert Einsthein). Pada Oleh sebab itu, walaupun pembe- zaman sekarang sebagai era lajaran jarak jauh, membangun rela- Oleh sebab itu, jika kita tidak teknologi dan informasi, informasi itu tionship atau hubungan yang positif berupaya untuk memberi dampak tersedia 24 jam di genggaman tangan itu penting. Bukan hanya menanya- positif pembelajaran bagi siswa, anak-anak. Semua informasi, tentang kan sudah mengumpulkan tugas atau maka bersalahlah kita. Ketika sedang agama, biologi, dll. ada di Google belum, yang penting, dalam pembela- dicari dan diperlukan, kita tidak jaran itu memberikan dampak memperbaiki diri dan memaknai pen- Itu semua akan menjadi pembela- kepada setiap anak. didikan untuk kebutuhan siswa. jaran ketika anak-anak mengalami proses berpikir. Jadi, pada saat PJJ ini (Bersambung) Jadi, sekolah mesti mengeluarkan yang perlu muncul adalah kesadaran petunjuk teknis PJJ. Setelah itu, setiap guru bahwa ketika dia hanya ber- guru menindaklanjutinya dengan peran menerangkan, memberi infor- teknis pelaksanaan pembelajaran masi, maka sebenarnya dia ada dan tiada sama aja. Kenapa? Karena infor- masi sebenarnya tidak disampaikan

6 PUSTAKA UNTUK para penikmat buku, Menarik sekali berbincang dipimpin dua babi. Peternakan terlebih para orwellian tentu seputar masterpiece George Orwell binatang berhasil diambil-alih, dan sudah tidak asing dengan ditemani cangkir-cangkir berisi kopi. kedua babi menjadi pemimpin baru nama George Orwell. George Orwell Pikiran jernih dan manis Orwell mereka. atau Eric Arthur Blair adalah seorang cukup membuat kopi kehilangan novelis, esais, jurnalis, dan kritikus rasa pahitnya. Mulanya, dari musim ke musim Inggris. mereka mengolah peternakan itu Animal Farm sendiri bercerita dengan baik. Mereka sangat makmur. Karyanya merupakan pikiran tentang peternakan binatang milik Tersedia lebih banyak ransum untuk yang manis terhadap kritik sosial, Pak Jones yang diambil alih oleh para mereka makan dibandingkan yang menyayat tajam terhadap totaliter- binatangnya. Para binatang yang pernah makhluk berjalan tegak isme, tentang bahasa, kesusastraan, menjunjung tinggi binatangisme, dengan dua kaki berikan. Namun, politik dan kemanusiaan. Karyanya mereka merasa hanya diperah terjadi perselisihan di antara dua bagai tanaman yang tumbuh dari tenaganya saja oleh makluk yang babi dengan gaya kepemimpinan bibit yang unggul, yang menghasil- berjalan dengan dua kaki tersebut. yang berbeda. kan buah manis dan ranum. Tidak Bagaimana kuda siang malam heran jika sampai detik ini buku- bekerja, telur-telur ayam dipisahkan Babi yang baik disingkirkan dari buku karya George Orwell masih dari induknya, hewan-hewan peternakan. Yang tersisa adalah babi terus dicetak dan terus dipelajari. berakhir di penggorengan, jual beli jahat dengan segala akal-akalan dan anak ayam, babi-babi berakhir di antek-anteknya yang membodoh- Masterpiece George Orwell di tempat pemotongan dan banyak lagi bodohi para binatang lain–yang antaranya Animal Farm, Nineteen penderitaan penghuni kandang. memang bodoh. Kepemimpinan berubah menjadi tirani. Praktik Eighty-Four, Down and Out in Paris Seluruh penghuni di peternakan penjajahan mulai tumbuh kembali. sepakat menganggap makhluk yang Hanya satu hal yang membedakan and London, dan Homage to berjalan dengan dua kaki dan tidak dengan tirani sebelumnya, yakni Catalonia. Karya-karyanya sangat memiliki sayap adalah musuh. mereka dijajah oleh bangsanya menarik bagi saya dan tentu bagi Pemberontakan terjadi dengan sendiri. banyak orang di dunia. Singkat cerita, manusia mulai Puluhan tahun dari kematiannya mengambil alih kembali kekuasaan tidak mematikan karyanya. Buku- atas peternakan. Cerita ditutup bukunya masih terus dicetak; masih dengan peristiwa pertempuran terus diterjemahkan–agar orang- antara babi dan manusia. Kalimat orang seperti saya yang memiliki penutup ceritanya adalah “Makhluk- keterbatasan bahasa masih bisa menikmati dunia dari balik lembaran makhluk di luar memandang dari kata. babi ke manusia, dan dari manusia ke Beberapa buku Orwell yang pernah saya baca dan pernah saya babi lagi; tetapi mustahil diskusikan dengan teman-teman– dan mungkin Anda juga tertarik mengatakan mana yang satu dan untuk mulai membaca dan berdis- kusi—di antaranya Animal Farm, mana yang lainnya.” Nineteen Eighty-Four, Melarat, Animal Farm sendiri merupakan novel alegori politik yang ditulis Bagaimana Si Miskin Mati, Burmese pada masa Perang Dunia II. Novel yang sangat sentimental dan cukup Days, Jatuh dan Tersungkur di Paris menyentil totaliterisme Uni Soviet. Orwell menganggap Uni Soviet ... dan London. SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK PUSTAKA 7 … adalah sosialis yang terlalu Mengapa orang-orang miskin tetap Nurul Tifani totaliter. Ia tidak ingin negaranya miskin? Karena mereka tidak sempat (Inggris) dipimpin dengan gaya memikirkan dunia yang lebih luas. Alumnus Spenta 2016 kepemimpinan semacam itu. Tidak sempat memikirkan politik dan Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati bagaimana mengatasi permasalahan- Bergiat di Tjirebon Book Club George Orwell banyak bergelut di permasalahan negara; karena mereka lingkaran politik. Dia banyak menulis sibuk memikirkan perut yang perlu tentang bahasa dan politik seperti diisi; besok akan mencari makanan dalam esainya “Politik dan bahasa dari tempat sampah yang mana. Inggris” mengenai bahasa yang menyesatkan dalam politik. Esai-esai Saya berharap saya dan pembaca lainnya seperti “Catatan Kecil tentang akan lebih banyak menemukan kisah- Peradaban” dan “Catatan Tentang kisah yang mungkin akan berpenga- Nasionalisme”. Pada esai-esai itu, kita ruh baik untuk moral dan pandangan dapat mempelajari pandangan politik kita dalam memandang sesuatu. Ada George Orwell yang merupakan begitu banyak pelajaran yang masih inspirasi-inspirasi yang tumbuh harus dicari, baik dari buku-buku dalam pikirannya dan tertuang dalam sekolah maupun buku-buku fiksi, karya-karyanya. karena saya yakin kisah semut dan belalang pun memiliki pelajaran yang Apa yang tertuang di atas berarti. hanyalah sedikit dari banyaknya karya Orwell. Di buku-buku lain kita Selamat membaca, bersantap dapat menemukan kisah tentang kata dan berenang dalam samudera gelandangan dan kemiskinan. kata. ***

8 KARYA SISWA BERBAGAI cara unik dilaku- dikutip dari Solopos, Kamis (30/5). Soleh kini menjadi viral di media kan pedagang untuk mem- Menariknya, wanita itu berteriak sosial, khususnya Instagram, karena promosikan barang dagang- video tersebut banyak disukai war- annya. Tidak peduli caranya tersebut sambil menunjukkan mimik muka ganet. terkesan aneh dan nyeleneh yang lucu. Lengkingan suara dan ekspresi justru menjadi ciri khasnya hingga lucunya menjadi daya tarik Penjual Pentol menggegerkan jagad maya. tersendiri. Bukan hanya kemasan, isi, atau \"Suaranya menusuk kalbu mi hiasannya yang bisa menarik minat goreng pecel pecel lelelelele,\" tulis pembeli, tetapi cara mempromosi- akun @dhelsadell sebagai keteran- kan produknya dengan ceplas ceplos gan video. pun dapat memikat, bahkan sampai menusuk gendang telinga. Penjual Cilok Berikut empat pedagang ceplas- ceplos viral yang telah saya rangkum dari pelbagai sumber. Penjual Pecel Dengan adanya media sosial, se- Unik, lucu dan terkenal belakan- seorang bisa terkenal hingga viral gan ini. Yakni \"Pentol Sejati\" tetot... Seorang wanita penjual pecel dalam waktu sekejap. Hal itulah yang tetot... wayahe... wayahe… terekam dalam video viral unggahan dirasakan penjual cilok asal Gresik, pengguna akun Twitter @dhelsadell Jawa Timur, yang mendadak viral di Inspirasi \"Pentol Sejati\" karena pada Minggu, 26 Mei 2019. Video Instagram. agar berbeda, kebanyakan nama viral itu menampilkan seorang ibu angka dan orang. Teriak yang dilaku- yang tengah menjajakan dagangan- Penjual cilok tersebut viral sete- kan identik dengan ajakan untuk nya dengan cara unik dan atraktif. lah sebuah video yang berdurasi membeli dan makan Pentol Sejati. kurang dari satu menit diunggah di Wanita berjilbab tersebut berte- akun Instagram @badokangresik Harga pentol per biji Rp500 dengan riak dengan suara melengking saat (1/6/2020). komposisi tepung, ayam, dan daging, menyebutkan aneka makanan yang tapi lebih banyak dagingnya. dijualnya. \"Donat, donat, gorengan, Video tersebut memperlihatkan lontong, pisang, pastel, onde-onde, sang penjual cilok memainkan musik Untuk jalur penjualan hampir di risol, mi goreng, pecel, pecel lelele- DJ saat sedang berjualan. Hal itu jalan-jalan Kota Bojonegoro, teru- le...” teriak wanita tersebut saat men- tentu saja menarik perhatian orang tama di sekitar Jalan Cipto, KS jajakan dagangannya, sebagaimana di sekitarnya karena dianggap Tubun, Wahidin, Teuku Umar, Di- menarik. Seperti dilansir dari ponegoro dan lain-lain. @infogresik ternyata penjual cilok dengan musik DJ-nya itu bernama Pak Ngadino, sang penjual pentol Soleh. Dirinya asli warga Kecamatan yang viral itu. \"Wayahe-wayahe..!\" Pancen, Kabupaten Gresik, Jawa begitulah teriaknya ketika menyapa Timur. pembeli. Saat Pemilu, ia tidak me- nyangka “Wayahe...wayahe…” begitu fenomenal dan ia bersyukur dagang- annya laris manis. Semoga ke depan Pentol Sejati tetap fenomenal. Tetot.. tetot... Wayahe... wayahe. SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK KARYA SISWA 9 Penjual Odading Belakangan ini mendadak viral DALAM sebuah cerita biasa- utamanya. Tapi bukankah kita harus kata odading di media sosial hingga nya kita menemukan tokoh melihat keseluruhan? dunia nyata. Odading Mang Oleh be- utama. Tokoh utama terse- berapa hari ini viral di media sosial but pasti memiliki peran yang Contohnya dalam sebuah hingga mencuri perhatian banyak sangat penting dalam cerita sehing- perusahaan. Jika perusahaan itu pihak hingga mereka rela mengantre ga lebih banyak disorot ketimbang sukses, maka yang akan terkenal berjam-jam di saat pandemi ini. Tentu tokoh-tokoh yang lain. adalah nama perusahaan itu dan saja dengan mematuhi protokol kese- pemimpin perusahaanmya. Namun, hatan. Contohnya, pada cerita Putri jika dilihat dari sisi yang lain, ada Salju. Cerita bergenre dongeng ini banyak orang yang bekerja keras Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Rid- berasal dari Jerman dan diterbitkan membangun dan mengembangkan wan Kamil, menobatkan Mang Oleh pertama kali pada 1812. Cerita ini perusahaan itu. Itulah mengapa sebagai duta kuliner Jawa Barat untuk diadaptasi di antaranya dari cerita melihat sisi lain juga penting. mempromosikan makanan di daerah- nya. Snow White and The Seven Dwarfs Dalam kehidupan, jika kamu bukan tokoh utamanya, kamu bukan Ade Londok adalah sosok yang (1937) dan Mirror Mirror (2012). orang yang sering diperhatikan juga. berada di balik viralnya jajanan asal Maka, berpikirlah kalau kamu tokoh Bandung tersebut. Profil Ade Londok Kalian tahu siapa tokoh utama- utama dalam kehidupan kamu ini juga ikut viral lantaran dirinya nya? Ya, benar, tokoh utamanya sendiri dan bagi kamu sendiri. mempromosikan odading dengan adalah Putri Salju. Tentunya, para cara yang anti-mainstream, yaitu penikmat cerita ini akan lebih Jangan juga kita melihat orang marah-marah. Bahkan, dirinya juga banyak menyoroti Putri Salju. atau sesuatu hanya dari sisi yang sempat melontarkan pantun yang terlihat. Lihatlah pula dari sisi yang sedikit tidak nyambung, dan malah Putri Salju sangat kasihan. Penyi- lain. Pasti ada kebaikan dari sisi lain mengundang tawa. hir jahat sekali. Dia membuat Putri tersebut. Salju tertidur. Putri Salju orang yang Dalam unggahannya, Ade menga- baik, malang nasibnya. Putri Salju Dhealda Hanum Ayuningtyas takan bahwa jika kita makan odading sangat cantik pantas saja pangeran Mang Oleh, maka tubuh kita akan suka. Tapi pernahkah kalian Aktivis Literasi terasa seperti Iron Man. Ada-ada saja melihatnya dari sisi yang lain? ya....*** Siswa Kelas IX-B Spenta Mengapa Putri Salju langsung Tazqiyah Rimba Mazid Nugraha percaya dan memakan apelnya? Tidakkah dia curiga? Kalau begitu Aktivis Literasi dia sangat ceroboh dengan percaya memakan langsung apel itu. Siswa Kelas IX-G Spenta Dalam cerita ini Putri Salju selalu dibantu dengan 7 Kurcaci, tapi sete- lah bangun Putri Salju malah ber- sama Pangeran. Tidakkah Putri Salju seharusnya marah pada Pangeran? Mereka belum saling mengenal, tapi tiba-tiba Pangeran menciumnya. Seharusnya Putri Salju nenampar Pangeran karena menciumnya. Hal-hal seperti ini sering kali dianggap tidak penting karena kebanyakan orang beranggapan dan hanya memperhatikan siapa tokoh

1 0 KARYA SISWA BTS. Boy Band asal Personel lainnya menyampaikan, lakukan.” (Jhope BTS 2020 UN Korea Selatan ini SPEECH). mungkin sudah tidak “Berpikir tentang masa depan dan asing lagi bagi sebagian berusaha keras memang penting. \"Aku pikir, jika aku menyerah remaja Indonesia, terutama Tetapi menghargai diri sendiri, di sini, maka aku bukanlah untuk para penggemar menyemangati diri sendiri dan sebuah bintang bagi hidupku setianya, ARMY. memastikan dirimu terus bahagia, sendiri. Inilah yang akan adalah hal yang sangat penting. dilakukan oleh orang-orang Pada 23 September 2020, yang luar biasa.\" (V BTS 2020 ada pemandangan tak biasa di “Di dunia yang tidak pasti ini, kita UN SPEECH). Sidang Umum ke-75 PBB. harus menghargai pentingnya saya, Tampak BTS—yang beranggo- kamu, dan kita.“ (Kim Seokjin, BTS \"Jika ada sesuatu yang bisa takan Kim Namjoon, Kim 2020 UN SPEECH). aku lakukan; bila suara kami Seokjin, Min Yoongi, Jung Hoseok, dapat memberikan kekuatan Park Jimin, Kim Taehyung, dan Jeon “Di dunia ini kami memiliki untuk orang-orang; maka itulah yang Jungkokk—ikut memberikan pidato instrumen kami, handpone kami, dan kami inginkan dan itulah yang akan virtual. Pidato ini ditujukan kepada penggemar kami.” (Suga, BTS 2020 terus kami lakukan.\" (Jungkook BTS semua masyarakat di dunia, khusus- UN SPEECH). 2020 UN SPEECH). nya untuk memberikan semangat dan energi positif kepada anak muda “Aku tahu ke mana aku ingin Life goes on, Let’s Live on! di masa pandemi ini. pergi, tapi tidak tahu bagaimana aku bisa sampai di sana. Yang kulakukan Di sini para personel BTS Pidato ini diawali oleh sang untuk sampai di sana adalah percaya memberikan semangat kepada para leader, Kim Namjoon. Dia mengata- pada diri sendiri, lakukan yang pemuda, terutama kepada mereka kan, “Hari esok kita mungkin akan terbaik dan cintai apa yang aku yang tengah kehilangan arah. BTS gelap, menyakitkan dan sulit. Kita menyerukan agar kita semua bisa mungkin akan tersandung dan jatuh. percaya pada diri kita sendiri dan Tetapi bintang-bintang bersinar membahagia-kan diri kita itu sangat terang ketika malam paling gelap. penting. Bila bintang-bintang tertutup, jika akan membiarkan cahaya bulan Jadi, mari kita tetap percaya diri, memimpin kita. Bahkan jika bulan bahagia, dan tetap hidup, karena yang gelap, biarkan wajah kita masih banyak orang yang mencintai menjadi cahaya yang membantu kita kita dan menunggu kita di garis untuk mencari jalan kita.” (Kim Namjoon, BTS 2020 UN SPEECH). finish.*** Dhealda Hanum Ayuningtyas Aktivis Literasi Siswa Kelas IX-B Spenta Kru Korel Sakti Pelindung: Hj. Ade Rukmini; Pengarah: H. Abdul Rojak, Edi Khoiri, Elva Virdianastuty, Juwariyah; Pemimpin Redaksi: Cecep Ahyani; Anggota Redaksi: Sriyanti, Hadiyati, Lusti Damayanti, Agus Suryana, Ali Tisna Mulyana, Tazqiyah Rimba Mazid Nugraha, Dhealda Hanum Ayuningtyas; Publikasi: Ahmad Yani Ibnu Shidiq, Ria Maria Dj., Fachirwan; Alamat Redaksi: SMPN 3 Cirebon, Jalan Pronggol No. 52 Kota Cirebon. SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK PRODUK GESTASI 11 Agus Suryana Cecep Ahyani CIREBON-JOGJA DUA HUJAN, 1 16:29 wib. Sore yang cukup panas hujan turun membasahi bumi Kakiku sampai lagi di sini itu prosa, katamu suatu hari Jogja dua hujan turun membasahi jiwaku Debu jalan dan keringat masih menempel di jaketku yang kerontang Alhamdulillah lelahku hilang ini baru puisi, katamu lagi Saat bertemu buah hati dan istri tersayang jadi, apa itu hujan, prosa, dan puisi Dan kedua orang tuaku tentunya seperti hujan di bulan september ini hujan yang dirindukan CAHAYA HITAM hujan yang berwajah prosa hujan yang berhati puisi Langkah membimbing ke barat hujan yang menghapus jejak-jejak kaki Kala itu senja menyapa seperti dalam sajak indah sapardi Angin dingin mengiringi hujan yang memekarkan jiwa Kulihat langit tertutup rapat keemasan setelah menguncup sekian lama Seberkas cahaya hitam Memecah langit menjadi dua HUJAN, 2 Sejauh mata memandang Cahaya hitam semakin kelam kau resah karena tubuhmu basah Mengiring langkah mendekat tujuan tapi jiwamu tetap garing Cahaya hitam berpadu malam mungkin kau perlu hujan yang lain Saat langkah menepi yang tidak sekadar derasan air Di tempat keluarga menanti dari celah awan tapi titik air dari langit Ali Tisna Mulyana tembus ke relung hati INDONESIA HUJAN, 3 Negeri yang kaya raya jangan kau maknai hujan Anugerah Yang Kuasa sekadar sebagai peristiwa alam Nusantara tiada tara dari penguapan menjadi gumpalan awan Zamrud khatulistiwa hamparannya lalu turun kembali ke hamparan bumi Dari sabang sampai merauke padahal hujan amat kaurindukan Dari talaud sampai pulau rote ia menghibur, menyejukkan Beribu makna terhampar nyata menumbuhkan, memekarkan Tapi tetap satu jua jangan salahkan hujan Terikat janji sumpah palapa ketika ia datang membawa gelombang Mahapatih Gajah Mada ia sedang memberi kabar Bhinneka tunggal ika bahwa ada masalah Jadi pegangan kita semua dalam hubungan cinta Gemah ripah loh jinawi manusia dan alam Toto tentrem kerta raharja Jadi tujuan utama Yasin Fadilah Bangsa dan negara SORE SPENTA Agus Suryana, Guru Seni Budaya Ali Tisna Mulyana, Guru Bahasa Sunda Selamat sore spenta Cecep Ahyani, Guru Bahasa Indonesia Sore itu aku di halaman spenta Hamparan warna hijau Yasin Fadilah, Guru Bahasa Cirebon Pemandangan yang tertata Membuat hati nyaman dan riang Terus..... spenta Jadilah surga ilmu bagi siswa

1 2 PRODUK GESTASI Mila Karmila Sriyanti SIRNA AKU TAK AKAN LUPA Tatkala harapan itu indah Setiap luka yang kau rasakan Namun semua itu berubah sekecil apa pun aku akan datang Berjuta cerita membawa masalah Meyakinkanmu bahwa engkau akan sembuh, Menghembus harapan cinta dan cita yang punah engkau akan bangkit dan akan jaya Indonesiaku Di kala ada dusta menuai resah Menjagamu dengan menulis Hidup penuh duka dan luka nan berdarah bait demi bait karya sederhana Rasa sakit selalu sirna hingga mengalah agar generasi ini tidak lupa Harapan indah dan kepastia semua musnah dengan rekam jejak sejarah yang membanggakan Nur Hanifah Merawatmu, dari tangan tangan kotor yang akan menghancurkan falsafah DALAM DIAM yang telah memuliakan negeri ini Aku bersamamu Indonesiaku Diamku bukanlah emas Diamku juga bukanlah perak Mila Karmila, Guru Matematika Diamku tak perlu ada yang tahu Nur Hanifah, Guru Matematika Diamku tak usah kau cari tahu Sawitri Pudji Widjati, Guru PPKn Karena hanya aku dan Tuhanku yang tahu Sumarwati, Guru Matematika Dan Dia-lah Yang Mahatahu Sriyanti, Guru IPS Sawitri Pudji Wijati Nahya (IX-B) PESONA PAGI CINTA TANAH AIR Pesonamu di pagi hari Indah menyejukkan hati Indonesia Tak bosan kumemandangmu Negeri tempat aku dilahirkan Sebelum sang mentari muncul Negeri tempat aku dibesarkan Di ufuk timur Negeri yang mengukir banyak cerita Oh...gunung Ciremai Negeri yang memiliki banyak keanekaragaman Indonesia negeri yang merdeka Sumarwati Indonesia negeri tumpah darahku Indonesia negeri kebanggaanku ZAMRUD KHATULISTIWA Indonesia tanah airku Aku cinta tanah airku Hutanmu nan hijau Airmu nan bening Renata Ramadani (VII-F) Lautmu nan biru Gunungmu nan menjulang SEKOLAHKU Di tanahmu tumbuh bunga nan cantik Di lautmu hidup biota nan beraneka ragam Di halaman sekolah kumelihat Di daerahmu hidup berbagai suku nan ramah Hamparan rumput yang segar nan berseri Budaya dan bahasamu nan beraneka ragam Diterangi sinar matahari Engkau terkenal sebagai negeri nan cantik bak negeri Di langit biru yang tinggi dongeng Kusaksikan pemandangan yang indah Engkau terkenal sebagai negeri yang kaya akan Keindahan halaman sekolah segalanya Lapangan yang membentang luas Engkau terkenal sebagai bangsa yang ramah dan murah Membuat hati bahagia nan gembira senyum Sekolahku Engkaulah zamrud khatulistiwa sepanjang masa Tetaplah bersih agar kau indah dipandang Tetaplah permai hijau menyejukkan Tetaplah menjadi sekolahku yang nyaman Tetaplah menjadi surga ilmu yang selalu kurindukan SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK PRODUK GESTASI 13 Evi Rahma Lutfiah (VIII-G) Salsabili (IX-D) CINTA INDONESIA CINTA INDONESIA Indonesia Indonesiaku Negara yang penuh dengan budaya Kaulah negeri Berbagai macam ras & suku tapi kita tetap satu Tempat aku berpijak Dalam wadah bhineka tunggal ika Gunung yang tinggi dan luas Merah darahku putih tulangku Kekayaan alam yang sangat berlimpah Itulah lambang Indonesiaku Sudah 75 tahun kau merdeka Bangga & cinta menjadi anak Indonesia Tapi penderitaan belum usai Sesosok Corona yang masih ada Naufal Rizky Ramadhan (IX-A) Menghambat pergerakan nasional kita semua Wahai Indonesiaku CORONA Aku ingin kau menjadi negara yang makmur Bebas dari segala konflik Corona....wabah corona Kuingin kau menjadi negara yang damai Gara gara kau aku di rumah saja Semua bersatu untuk melawan Corona Tugas dan pelajaran menjadi online Orang komunikasi pun menjadi online Denis Saputra (VII-F) Entah apa maksudmu begini Aku pusing tiap hari AYAH PAHLAWANKU Karena tugas yang bertubi Apalagi kuis harus diisi Ayah pahlawanku Selesai Ayah adalah sesosok tokoh yang berharga Tidak ada orang lain yang bisa menggantikan ayah Shafannisa Wulandary (IX-A) Ayah adalah pahlawan bagi diriku Ayah selalu menemaniku BERKIBARLAH BENDERAKU Ayah selalu mengajarkanku untuk mandiri Untuk sopan kepada orang lain Berkibarlah benderaku Ayah adalah pahlawan yang sangat mulia bagiku Oh bendera Merahmu melambangkan keberanian Najwa Ainnur Firli (VII-B) Putihmu melambangkan kesucian Berkibarlah benderaku CINTA INDONESIA Bendera merah putih Indonesia Tunjukkan pada dunia Wahai Indonesia Semangatmu yang panas membara Kaulah negeri yang kucintai Negeri yang paling kudambakan Salsabila (IX-B) Negeri di mana aku tinggal Dan tanah di mana aku lahir CINTA INDONESIA Oh Indonesiaku Jayalah selalu Sebuah negara yang sudah kutinggal Aku ingin kau tak lagi dijajah oleh bangsa lain Tempat lahirnya aku Aku ingin kau menjadi negara yang makmur Negara yang penuh dengan kebahagiaan Indonesia Negara yang selalu menjaga rakyatnya Merdekalah selalu Indonesia sebuah tempat yang dipenuhi Damailah selalu manusia kuat dan hebat Hindarilah perpecahan Dari ujung ke ujung tampak jelas Ikatlah tali persatuan keragaman budaya dan ras Indonesiaku Bangga menjadi rakyat Indonesia Kucintai kau selalu Bangga menjadi penerus bangsa Indonesia Aku cinta negeriku Tidak ada lagi peperangan di Indonesia Negeri Indonesia Hanya satu yang kucinta, Indonesia

1 4 PRODUK GESTASI Danil Pratama (IX-D) Nisrinaa Nafiisah (VII-E) AKU TAHU MASA DEPAN CERAH Aku tahu Di awan yang gelap Bumi ini kering karena kuasa-Mu ada bintang yang terang Gunung itu muntah karena takdir dari-Mu Di mana ada kesulitan Laut itu tumpah karena keperkasaan-Mu di situ ada jalan keluar Tanah ini berguncang karena-Mu Teruslah berusaha Tuhan untuk menuju masa depan Inikah peringatan dari-Mu dan jangan menyerah Atas dosa-dosa manusia ciptaan-Mu Masih saja manusia lalai akan teguran-Mu Jasmine Hilya Azizah Magvira (VII-E) Larut dalam foya-foya pengikis waktu Aku takut akan ini WANITA INSPIRASIKU Di mana Engkau akan mengambil sepertiga Demi sepertiga kenikmatan dari langit dan bumi Siang ini cukup terik Di mana akan tiba aku lunglai Matahari memancarkan cahayanya dengan garang Makanan minuman tak ada Awan itu seperti kapas yang melayang Handphone tak ada Seketika aku terhenti dan berpikir Bahkan keluarga pun lupa Betapa bersyukurnya diriku saat dilahirkan ke dunia ini Hanya ada iman mampu kuatkan jiwa Betapa hebatnya ibuku mengandungku selama 9 bulan Dzikir bertasbih kepada-Nya Melahirkanku dengan sekuat tenaga Akan lepaskan lapar dan dahaga Mengurusku sampai bisa sebesar ini Apa daya lemahnya iman Aku sangat bangga kepada ibuku Jangan sekarang Tuhan Dia adalah wanita inspirasiku Aku tak ingin merasakannya Tanpa sadar diriku telah melewatkan Kukuatkan ibadah kepada-Nya Siang ini dengan membanggakan ibuku Mengharap ampun dari-Nya Terima kasih ibuku Kaulah pelitaku Najla Mutia Rahmat (VIII-A) Nabila Ramdhani (IX-D) KISAH DALAM SEPI MENGGAPAI ASA Terlalu yakin untuk meragu Pada rajutan temali rasa Awan saling berkejaran Sisakan tunggu di dalam waktu Angin memeluknya Yang terbalut selimut tanya Kami hendak berjalan Tak jarang hati berdesir Menepati rintangan di atasnya Kala mata saling menangkap Ketika hampir sampai Bagai hanyut terbawa air Anginnya berbelok sangat kencang Lalu tenggelam dalam senyap Raga kami tak kuasa menahan Mengapa sulit menembus batas? Sejarah kembali terkumandangkan Yang berdiri di tengah kita Kami mulai menggapai Seolah kau jauh dan bergegas Dalam syahdu berteriak kencang Tak inginkan ini menjadi nyata Lantas kami adalah milikmu , Negeriku Namun, ini bukan mimpi Asa yang ada di diri kami Hingga harus menjadi nyata Untukmu Indonesiaku Ini kasih dalam sepi Yang merindu tanpa kata SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK PRODUK GESTASI 15 Silva (IX-A) Delfiyanti Barasa (IX-B) BUNDA TERCINTA CINTA TANAH AIR Bunda Tanah airku Indonesia Engkau pecahkan kegelisahan yang tetap membuatku Negeri yang sangat menawan jatuh Negeri yang kaya akan alamnya Engkau bagai penompang raga yang mulai runtuh Negeri yang ramah penduduknya Engkau berikan semua yang kami butuhkan Indonesia Tapi kami, seketika kami butuh pun kami belum men- Tempatku dilahirkan yadari Tempatku dibesarkan Bunda Tempatku dihebatkan Kau buang waktumu tanpa penat untuk kami Tak ada tanah sekaya dirimu Kau buat kasih sayangmu jadi rutinitas yang sering kami Tak ada air sebening hatimu lupakan Indonesia engkau adalah kebanggaanku Engkau berikan tanpa kami minta Darah kita darah NKRI Engkau gugurkan siraman kasih yang tak ada tandingnya Semboyanmu adalah Bhinneka tunggal ika Bunda Andai perasaan ini sepeka hatimu, setegas kasihmu Ajun Bachtiar (VII-B) Semampu dan tetap tersedia untuk kami anakmu Kan kuubah segala yang jadi kesalmu CINTA TANAH AIR Kan kucoba merangkuh rasa yang sering kau berikan kepadaku Di atas langit yang tak terbatas Tak ada tanah sekaya dirimu Tak ada air sebening hatimu Kau topangkan kasihmu tanpa mulai lelah Karena engkau tanah air, Indonesiaku Terima kasih bunda Terima kasih sudah menjagaku hingga sementara ini Merahmu membawa semangat dalam hidupku Dan putihmu memberi kedamaian Memberikanku cinta tanpa putus asa Dengan cintamu, kami merasakan kemampuan yang sung- guh luar biasa Engkau adalah kebanggaanku Budaya nan rupawan menjadi cermin hatimu Beragam suku, tetap menjadi satu Sri Wulan Juni (VIII-G) Karena Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyanmu INDONESIAKU Bella Angie Parahita (VII-B) Indonesiaku INDAHNYA NEGERIKU Engkau adalah negeri yang tercipta begitu indah Negeri di mana diriku pertama kali berpijak Pagi menyapa Hamparan sawah yang membentang luas Matahari bersinar cerah Gunung-gunung saling berjajar tertata rapi Angin bertiup sepoi-sepoi Lautan yang begitu indah dipandang Terasa segar dirasakan Pohon-pohon hijau dan tinggi Wahai negeriku Aku bernyanyi kecil Aku ingin dirimu selalu menjadi sebuah bangsa yang mak- Menikmati embun pagi mur Kulihat bunga bermekaran selalu bebas dari belenggu dan penderitaan Sungguh indah negeriku ini yang selama ini begitu mencekik Kuingin dirimu selalu menjadi tempat yang damai tempat di mana orang selalu ingin bersamamu marilah kita semua bersatu hanya untuk Indonesia

1 6 TAFAKUR . SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK TAFAKUR 17

1 8 Cerita MALAM “KANG, ada berita bagus di TV tadi membungkam tuding- Silvany Austin Pasaribu, foto youtube sore,” kata Jejen mengawali bincang an Perdana Menteri malam mereka di tempat biasa, teras Vanuatu dalam Sidang bahwa negara satu ini (Vanuatu) rumah Kang Udin, di bawah siraman Umum PBB di New cahaya lampu neon. York. Dahsyat, Kang!” terus memiliki obsesi yang berlebihan ujar Jejen dengan de- Udara malam itu segar sekali. cak dan raut keka- dan tidak sehat mengenai bagaimana Angin berembus lembut. Tanah ma- guman yang nyata ter- sih basah karena sesorean diguyur visualkan. Indonesia seharusnya bertindak atau hujan deras. Hilang sudah sebagian jejak kemarau. Di tengah deras hujan “Emang nuding mengatur dirinya sendiri.” tadi sore, Jejen berdoa agar diberi apa si PM Vanuatu itu “Cakep abis! Terus, Jen!” hujan yang mendatangkan manfaat, pada kita?” “Kata Vany lagi, Indonesia akan termasuk menghanyutkan virus co- rona agar segera sirna dari bumi In- “Dalam sidang itu, dia nuduh In- membela diri dari segala advokasi donesia dan belahan dunia lainnya. donesia melanggar HAM di Papua. Dan, ini bukan kali pertama dia mela- separatisme yang disampaikan de- “Berita apa, Jen? Paling muncul- kukan hal itu. Dia, kata anak remaja nya klaster baru Covid ya? Atau peja- sekarang mah, nyinyir dan sotoy.” ngan kedok kepedulian terhadap hak bat yang melanggar protokol kese- asasi manusia yang artifisial. hatan,” timpal Kang Udin. Dia merasa “Oh, gitu. Lalu, apa bantahan Sil- agak jenuh juga dengan berita dari vany pada si PM Vanuatu itu, eh, “Selanjutnya, Kang, Prinsip- media-media arus utama saat ini siapa namanya, Jen?” prinsip Piagam PBB yang jelas tidak yang isinya didominasi info seputar Covid-19. “Bob Loughman, Kang.” dipahami Vanuatu adalah penghor- “Ya, di tengah berita-berita “Ya, itu.” matan terhadap kedaulatan dan in- Covid, ada berita bagus tentang gadis tegritas teritorial,” papar Jejen. cantik yang pemberani dan hebat, “Saya buka catatan dulu, Kang.” Kang,” kata Jejen penuh semangat. “Jelas sekali, Silvany punya ke- “Emang, kamu catat, Jen?” cerdasan linguistik yang mumpuni, “Memang ada berita seperti itu, selain tentu kemampuan diplomasi Jen? Penasaran, berita apa sih?’ Rasa “Kalimat-kalimat cerdas dan ber- yang tinggi,” sela Kang Udin lagi, tak ingin tahu Kang Udin terbit juga. nas, teramat sayang kalau dilewat- kuasa membendung rasa kagum. kan, Kang. Selain dari berita TV, saya Jejen tak langsung menjawab. juga googling, Kang.” “Selanjutnya, Kang, ini kalimat Tangannya meraih dulu cangkir ber- yang akan saya lem dan stabilo di isi kopi hitam manis. Aroma dan rasa “Wah, jadi penasaran lagi. Ayo, otak saya, Kami menyerukan kepada kopinya dia nikmati dengan ekspresi Jen!” Rupanya Kang Udin tak sabar Pemerintah Vanuatu untuk meme- kenikmatan tingkat tinggi. Dia ham- juga ingin segera tahu kalimat, yang pir lupa, ada Kang Udin yang tengah kata Jejen, cerdas dan bernas itu. nuhi tanggung jawab hak asasi menanti jawabannya. “Tudingan bahwa Pemerintah manusia Anda kepada rakyat Anda “Wah, kopinya mantap, Kang.” Indonesia melakukan pelanggaran HAM di Papua dibantah Vany dengan dan dunia. Jadi sebelum Anda melaku- “Ya, tapi beritanya apa, Jen?” kalimat tegas, Anda bukanlah repre- kannya, mohon simpan khotbah Anda “Oh, iya. Itu Kang, berita tentang sentasi dari orang Papua, dan berhen- diplomat muda kita yang cantik untuk diri Anda sendiri.” jelita, Silvany Austin Pasaribu. Dia tilah berfantasi untuk menjadi salah “Mantap! Serangan balik yang dengan tangkas dan cerdas berhasil satunya. Suaranya mantap, Kang!” elegan, tajam menghunjam, Jen.” “Tangkisan berkelas, Jen!” sela Kang Udin, “Berikutnya?” “Ini kalimat tamparan yang in- dah dari Vany, Kang, Memalukan SAKTI_15 # OKTOBER 2020

KORAN ELEKTRONIK Cerita MALAM 19 Nara Masista Rakhmatia (34) membungkam enam kepala negara dari Kepulauan Solomon, Vanuatu, Nauru, Kepulauan Marshall, Tuvalu, dan Tonga dalam Sidang Umum PBB tahun 2016. Sumber foto webtv.un.org “Betul. Kang. Indonesia layak ber- mat muda yang hebat,” gencar Jejen. situasi terbaru di Papua dan Papua bangga memiliki diplomat muda yang Barat.” Ada api menyala di dada Kang cerdas, tangkas, dan pemberani da- “Kasusnya sama dengan yang di- Udin dalam panjang lebar uraiannya.. lam membela kehormatan negara di alami Silvany. Waktu Sidang Umum forum dunia. Hayang siga kitu, Kang!” PBB tahun 2016, berarti empat tahun “Masya Allah ya, Kang, para diplo- lalu, Nara mematahkan sekaligus mat muda itu bertarung memper- “Makanya belajar yang sungguh- membungkam tuduhan pelanggaran tahankan martabat dan wibawa ne- sungguh. Jangan kebanyakan main!” HAM RI di Papua yang dilontarkan gara kita di forum dunia. Saya betul- enam kepala negara kepulauan di betul angkat peci pada mereka,” ung- “Oh ya, Kang. Barangkali tahu, Samudera Pasifik, yaitu Kepulauan kap Jejen penuh kebanggaan. sebelum si cantik Silvany tandang Solomon, Vanuatu, Nauru, Kepulauan makalangan, diplomat muda kita Marshall, Tuvalu, dan Tonga. Keroyo- “Jangan lupa, Jen. Mereka adalah yang hebat siapa lagi ya?” Akhirnya kan mereka,” papar Kang Udin penuh binaan sang diplomat hebat yang juga Jejen bertanya juga setelah sejak awal semangat. perempuan Indonesia pertama yang bincang malam bertindak sebagai menjadi menteri luar negeri kita.” narasumber. “Wah, dahsyat, satu lawan enam, luar biasa, Kang. Apa pukulan telak “Oh iya, Bu Retno ya…, siapa tuh, “Alhamdulillah, kita bersyukur Nara buat mereka?” kejar Jejen. Kang nama lengkapnya?” pada Allah, Jen. Negara kita tidak per- nah kehabisan diplomat hebat, sejak “Dengan bahasa Inggris yang fasih “Retno Lestari Priansari Marsudi, merdeka sampai sekarang,” jawab laksana penutur asli, Nara mengge- Jen. Beliau telah malang melintang Kang Udin. Matanya menatap langit. brak ruang sidang dengan pernyata- sebagai pengawal dan penjaga citra Ada bintang berkedip di sana. an tegas dan tangkas, Ini adalah tin- Indonesia di mata dunia sejak zaman pemerintahan SBY sampai sekarang.” “Yang akang tahu di antaranya dakan tidak bersahabat dan manuver adalah Nara Masista Rakhmatia, Jen,” “Kita patut bersyukur ya, Kang. Di lanjut Kang Udin. retorika politik. tengah banyak pesohor perempuan yang berisik ngurusin penampilan “Wah, dari namanya pasti dia can- “Lebih lanjut sang diplomat meng- fisik, pamer koleksi pakaian dan tik ya, Kang?” potong Jejen. Anak ungkapkan bahwa pernyataan enam sepatu, ribut soal pacaran, nikah siri, muda ini selalu bersemangat kalau kepala negara itu diduga didesain dan cerai, masih ada perempuan- membincangkan sosok perempuan untuk mendukung kelompok separa- perempuan hebat Indonesia yang cantik dan cerdas, satu paket yes. tis yang berusaha menciptakan rasa cerdas, tangkas, dan berani membela tidak aman dan teror di Papua. kehormatan ibu pertiwi di mata “Ya cantik, Jen, secantik Silvany dunia,” kata Jejen. Austin Pasaribu yang hebat itu.” “Nara menyebutkan pula bahwa pernyataan pemimpin negara-negara “Iya, Jen, tuh seperti di hamparan “Wah, sudah tak sabar. Apa nih Pasifik itu menunjukkan ketidak- gelapnya langit, masih ada bintang- sepak terjangnya yang membuat dia mengertian mereka terhadap sejarah, bintang yang bersinar terang.” *** Akang sebut sebagai salah satu diplo- perkembangan pembangunan, serta


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook