Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore E-MODUL JAMUR (Shinta Aisyah_1801032)

E-MODUL JAMUR (Shinta Aisyah_1801032)

Published by shintaaisyah99, 2022-06-28 03:45:32

Description: E-MODUL JAMUR (Shinta Aisyah_1801032)

Search

Read the Text Version

Hasil Kegiatan Pemecahan Masalah 1. Apa permasalahan yang terdapat pada wacana tersebut? 2. Apa yang menyebabkan permasalahan pada wacana tersebut? 3. Berdasarkan wacana di atas, rumusan masalah apa yang dapat kamu buat? 50

4 Sebutkan beberapa alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut! 5 Setelah menuliskan beberapa solusi, menurutmu apa solusi yang paling tepat untuk menangani permasalahan tersebut? 51

G. Peran Merugikan Manfaat jamur memang tidak dipungkiri sangat membantu dan bermanfaat bagi makhluk lainnya. Namun, di sisi lain banyak jamur yang merupakan patogen terutama pada tanaman, beberapa pada hewan dan manusia (Madigan et al., 2015). Penyakit layu tanaman oleh spesies Fusarium oxysporum dan Verticillium sp, penyebab kematian kecambah oleh jamur spesies Sclerotium rolfsii, Sclerotinia sclerotiorium menginfeksi bagian tumbuhan seperti batang dan jaringan melalui perkembangan hifa dari askospora yang berkecambah (Pinaria, 2017). Salah satu yang terkenal patogen pada manusia seperti Candida albicans yang menginfeksi mulut, vagina, kulit dan bagian tubuh lainnya. Contoh lainnya dapat menjadi patogen bagi manusia yaitu ragi Cryptococcus neoformans yang menyebabkan infeksi sistemik invasif pada beberapa organ, termasuk kulit, otak, dan paru- paru. Mari Berpikir! Tahukah Kamu? Jika kamu menemukan Tahukah kamu? Ternyata ada jamur di kebun, hal apa species jamur yang dapat yang sebaiknya dilakukan untuk meyakinkan bahwa menurunkan efek radiasi sinar kosmik lho! Bahkan di Jepang jamur tersebut tidak beracun? sudah dimanfaatkan untuk mengurangi efek bencana nuklir! Contohnya seperti spesies Cladosporium sphaerospermum 52

Lembar Kegiatan Siswa Judul: Layu Tanaman Akibat Fussarium sp. yang Merugikan Tujuan Pembelajaran: 1. Menjelaskan peran jamur bagi kehidupan 2. Mengidentifikasi masalah pada wacana 3. Merumuskan gagasan pemecahan masalah melalui kasus jamur Kali ini kamu akan disuguhkan dengan salah satu wacana mengenai penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh jamur. Ayo cari solusi dari masalah wacana berikut untuk berlatih menjadi seorang ilmuwan! Bacalah Wacana Berikut! Layu Tanaman Akibat Fussarium sp. yang Merugikan Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah 3.116 hektar, di mana 1.418 hektar diantaranya dimanfaatkan sebagai budidaya tanaman seperti padi, palawija, tomat, dan lain-lain. Tahun 2016, tanah seluas 6,11 hektar tanaman tomat memiliki produktivitas 6,14 ton/hektar. Angka tersebut merupakan hasil yang lebih rendah dibandingkan potensi yang seharusnya dapat mencapai 11,12 ton/hektar. Rendahnya produktivitas tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya layu tanaman yang disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum. Akibat jamur tersebut terjadi kegagalan panen, penularan yang cepat terutama dibagian lahan lereng. 53

Sampai saat ini, belum ada varietas tanaman tomat yang tahan terhadap penyakit layu akibat Fusarium. Penggunaan pestisida untuk meredam penyakit tersebut juga tidak membuahkan hasil dan justru menambah permasalahan baru dikalangan konsumen karena keamanannya. Sumber: Jurnal Triton, Vol. 10, No. 1, Juni 2019 Hasil Kegiatan Pemecahan Masalah 1. Apa permasalahan yang terdapat pada wacana tersebut? 2. Apa yang menyebabkan permasalahan pada wacana tersebut? 54

3. Berdasarkan wacana di atas, rumusan masalah apa yang dapat kamu buat? 4 Sebutkan beberapa alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut! 5 Setelah menuliskan beberapa solusi, menurutmu apa solusi yang paling tepat untuk menangani permasalahan tersebut? 55

H. Rangkuman Jamur merupakan organisme eukariotik, tidak memeiliki klorofil, tersusun atas hifa, memiliki dinding sel dari zat kitin, dan pada umumnya dapat ditemukan pada habitat lembap dengan pH cenderung asam. Jamur dapat hidup sebagai dekomposer, parasit, juga bersimbiosis dengan organisme lain seperti membentuk lichen atau mikoriza Jamur terbagi menjadi 4 divisio yaitu, zygomycota, ascomycota, basidiomycota, dan deuteromycota. Jamur dapat bereproduksi dengan cara seksual maupun secara aseksual. Jamur bereproduksi secara seksual dengan menghasilkan spora seksual yaitu zigospora, askospora, dan basidiospora. Reproduksi aseksualnya dilakukan dengan pembentukkan spora aseksual, tunas, serta fragmentasi. Jamur memiliki peran menguntungkan maupun merugikan bagi kehidupan organisme lain. Kerennn!! Terima kasih “Orang-orang yang yaa, kamu sudah berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. berusaha keras untuk Orang-orang yang masih membaca materi dan terus belajar, akan menjadi belajar melawan rasa pemilik masa depan.\" malas! (Mario Teguh) 56

Evaluasi 1.Perhatikan pernyataan berikut! 1) Memiliki klorofil 2) Tidak memiliki klorofil 3) Heterotroph 4) Autotroph 5) Memiliki dinding utama kitin 6) Memiliki dinding utama selulosa Pada pernyataan tersebut, yang termasuk ke dalam ciri-ciri fungi adalah … a.1,3,5 b.1,4,6 c.2,3,5 d.2,4,6 e.3,4,6 2. Apabila roti dibiarkan terlalu lama, akan tampak bercak-bercak hitam yang melekat pada roti. Bercak hitam yang melekat pada roti. Bercak hitam tersebut merupakan jamur…. a.Rhizopus oryzae b.Rhizopus stolonifer c.Aspergillus niger d.Saccaromyces cerevisiae e.Volvariella volvaceae 57

3. Simbiosis antara jamur dengan alga dinamakan… a.Lichen b.Septum c.Kapang d.Haustorium e.Mikoriza 4. Jalinan hifa yang berfungsi mengabsorpsi nutrisi dari substrat adalah ... a.Septa b.Dinding sel c.Tubuh buah d.Miselium e.Haustorium 5. Jamur berikut memiliki peran menguntungkan bagi kehidupan, kecuali … a.Penicillium chrysogenum b.Rhyzopus oryzae c.Aspergillus wentii d.Vorvariella volvacea e.Malassezia furfur 58

Essay! Bacalah wacana berikut dan temukan solusi dari permasalahannya! Buku Berjamur Mengancam Kesehatan Pustakawan Pustakawan merupakan pekerjaan yang tidak terlepas dari buku, namun ternyata ada bahaya mengintai mereka. Dikutip dari perpusnas.go.id ternyata jamur banyak menyerang koleksi buku dari pertustakaan. Setiap harinya pustakawan harus menyentuh buku yang penuh debu, menghidup oksigen yang berbedu dan spora jamur. Peneliti mengungkap bahwa kesehatan dari pustakawan tidak baik-baik saja, banyak pustakawan yang mengalami masalah pada kulit hingga sistem pernapasan. Gambar 1. Buku berjamur (Rara, 2017) sumber berita: https://www.perpusnas.go.id/magazine-detail.php?lang=id&id=8326 59

Hasil Kegiatan Pemecahan Masalah 1. Apa permasalahan yang terdapat pada wacana tersebut? 2. Apa yang menyebabkan permasalahan pada wacana tersebut? 3. Berdasarkan wacana di atas, rumusan masalah apa yang dapat kamu buat? 60

4 Sebutkan beberapa alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk menangani masalah tersebut! 5 Setelah menuliskan beberapa solusi, menurutmu apa solusi yang paling tepat untuk menangani permasalahan tersebut? 61

Tugas Akhir! Tujuan Pembelajaran: 1.Melakukan literasi identifikasi jenis jamur dan peranannya bagi kehidupan 2.Membuat laporan mengenai peran jamur dalam kehidupan sehari-hari Buatlah kelompok dengan maksimal 5 orang anggota, dan buatlah laporan dalam berbagai bentuk media, mengenai peran jamur bagi kehidupan! 62

Daftar Pustaka 63

Glosarium Anteridium Gamet jantan pada divisio ascomycota dan basidiomycota Askokarpus Tubuh buah dari fungi jenis ascomycota tempat berkumpulnya askus Askospora Spora di dalam askus yang dibentuk oleh hifa pada jamur divisio ascomycota Askus (jamak, aski) Kapsul spora yang terletak di ujung hifa dikariotik dari ascomycota Basidiokarpus tubuh buah dari miselium dikariotik pada fungi gada atau cendawan Basidiospora Spora yang dibentuk pada basidium yang dibentuk oleh hifa basidiomycota Basidium (jamak, basidia) Embelan untuk alat reproduksi untuk menghasilkan spora pada fungi gada atau cendawan Dekomposer menyerap nutrisi dari zat organik tak hidup menjadi zat anorganik; detritivor Dikariotik Dua inti dalam masing-masing satu sel induk Dinding sel Lapisan luar membran plasma Diploid Keadaan sel pada saat berjumlah 2n ksomosom berpasangan Endomikoriza Hifa jamur yang menembus ke dalam jaringan korteks tanaman Ektomikoriza Hifa jamur yang menembus hanya sampai lapisan epidermis tanaman 64

Glosarium Fertilisasi Peleburan atau bersatunya gamet-gamet haploid menjadi zigot diploid Fungi Kingdom eukariotik yang merupakan organisme penyerap nutrien dari zat organic Fungi asepta Fungi yang tidak memiliki septa dan kemungkinan berisi sitoplasma yang menandung banyak nukleus Gamet Sel reproduktif haploid Haploid Keadaan sel bila hanya terdapat satu set atau n kromosom tidak berpasangan Haustorium Alat serap zat hara pada jamur parasit Heterotrof Keadaan organisme yang bergantung hidup kepada organisme lain karena memerlukan senyawa organik sebagai sumber utama energinya Hifa (jamak, hifae) Filamen atau benang halus yang menyusun miselium pada tubuh fungi Khamir Fungi bersel satu yang bereproduksi aseksual dengan cara oembelahan biner atau menghasilkan tunas dari induk Kitin Polisakarida struktural yang disusun oleh gula amino monomer Klorofil Pigmen hijau yang pada kloroplas dan terdapat pada ganggang, lumut, paku, tumbhan biji yang berfungsi untuk porses fotosintesis Konidiospora (jamak, konidia) Spora haploid yang dihasilkan oleh fungi divisio ascomycota dari ujung hifa ketika reproduksi aseksual 65

Glosarium Meiosis Proses pembelahan sel diploid menjadi sel haploid Mikoriza Jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman Miselium Hifa bercabang yang membentuk seperti anyaman Plasmogami Penyatuan sel hifa yang berbeda jenis Rhizoid Hifa jamur yang menembus substrat Septa (tunggal, septum) Bagian seperti dinding yang membagi hifa menjadi beberapa sel, memiliki lubang untuk dilewati organel sel dari sel satu ke sel yang lain Soredium Jalinan hifa pada simbiosis jamur dengan alga Spora (pada fungi) Sel haploid yang dihasilkan baik pada saat reproduksi seksual maupun aseksual dan menghasilkan miselium setelah germinasi Sporangiofor Tangkai dari sporangium Stolon Hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat 66

Kunci Jawaban Cocokkanlah jawabanmu dengan kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir E-Modul ini. 1. C 2. B 3. A 4. D 5. E 67


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook