ADMINISTRASI Kompetensi Dasar 3. 4 TRANSAKSI Menganalisis dokumen transaksi pembelian BAHAN AJAR UNTUK KELAS XI SMK DI SUSUN OLEH MARIA IMAKULATA GEME
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian MODUL ADMINISTRASI TRANSAKSI PENYUSUN MARIA IMAKULATA GEME PEMBIMBING Dosen Pembimbing Guru Pamong Dr.Corry. Corry Yohana,MM Osda Ida Perida Manurung, M.Pd Universitas Malang Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan 2020
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,karena atas berkat dan rahmatnya,kita semua bisa di pertemukan dalam kegiatan ini,walaupun lewat dunia online,dan lewat kegiatan ini saya bisa membuat dan menyelesaikan modul Mata Pelajaran Administrasi Transaksi. Modul ini telah disusun dengan maksimal,dan mendapatkan bantuan dari dosen pembimbing,guru pamong,dan teman – teman. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu memperlancar untuk pembuatan modul ini. Dalam pembuatan modul ini,sebagai penulis,sangat menyadari bahwa modul ini,sangat jauh dari sempurna,baik dari segi susunan dan parafrasenya.Oleh karena itu dengan hati terbuka dan siap menerima kritik dan saran dari pembaca agar kami dapat menyempurnakan modul ini. Akhir kata,kami berharap,semoga modul Administrasi Transaksi ini dapat memberikan manfaat sebagai sumber untuk menolong anak di tengah pandemic covid 19 ini. Ende, Oktober 2020 Penyusun ii
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian DAFTAR ISI Kata Pengantar……………………………………………………………..ii Daftar isi……………………………………………………………………iii Glosarium…………………………………………………………………..iv Bab 1………………………………………………………………………1 A. Deskripsi singkat…………………………………………………...1 B. Prasyarat……………………………………………………………1 C. Petunjuk Penggunaan Modul………………………………………2 D. Kompetensi Dasar………………………………………………….2 E. Peta Konsep Modul………………………………………………..3 Bab II Uraian Kegiatan……………………………………………………………..4 Rangkuman………………………………………………………………….16 Latihan Soal…………………………………………………………………17 Tugas individu……………………………………………………………….18 Bab III Penutup…………………………………………………………………….19 Daftar Pustaka……………………………………………………………..20
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian iii GLOSARIUM Pelanggan Pembeli dalam bahasa inggris consumer,yang di artikan sebagai seseorang atau perusahaan yang membeli barang tertentu. Supplier ( Pemasok )Merupakan orang /badan yang menyediakan barang bagi perusahaan atau merupakan mata rantai pemasok bahan mentah/bahan industry local dan jasa. Grosir adalah : Orang /badan yang kita jual kembali kepada badan/orang lain seperti pengecer,pedagang besar lainnya,instansi,pemerintah,swasta,dan perusahaan industry.Grosir menjual barang dalam jumlah besar sedangkan retailer menjual barang dalam partai kecil. Agen merupakan orang atau badan perwakilan resmi sebuah perusahaan pabrikan.Agen menjual dengan merek tertentu saja.Imbalan dalam bentuk komisi,dan agen melakukan kegiatan penjualan berdasarkan kontrak kerjasama dengan perusahaan produsen.Kontrak kerjasama berisi wilayah operasi,harga jual,penetapan komisi,hak sekaligus kewajiban agen,lamanya kontrak dan lain sebagainya yang ada hubungan dengan kesepakatan jual beli. iv
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian BAB 1 PENDAHULUAN A.Deskripsi Singkat Modul ini merupakan media yang dibutuhkan peserta didik untuk belajar secara mandiri,karena dalam modul ini terdapat petunjuk belajar yang diharapkan agar peserta didik untuk belajar tanpa bantuan guru.Semua materi ini pokok,sub materi di bahasakan sedemikianrupa agar siswa mudah dalam mempelajarinya.Modul ini digunakan untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar,secara teratur dan sistematis. B. Prasyarat Sebagaimana dalam mempelajari modul ini,adanya hubungan keterkaitan antara kompetensi yang satu dengan kompetensi yang lain.Sebelum mempelajari modul dokumen transaksi pembelian peserta didik harus sudah mampu dan trampil dalam membuat Bukti administrasi Transaksi,dan alur transaksi pembelian dan penjualan. C. Kompetensi Dasar 3.4 : Menganalisis Dokumen Transaksi Pembelian Kompetensi Dasar 4.4 : Membuat administrasi transaksi Pembelian D. Tujuan Pembelajaran : 1. Peserta didik mampu mendeskripsikan pengertian transaksi pembelian 2. Peserta didik mampu menentukan pihak – pihak yang terlibat dalam transaksi pembelian 3. Peserta didik mampu menganalisis siklus pembelian 4. Peserta didik mampu membuat dokumen transaksi pembelian 5. Peserta didik mampu membuat bagan cara transaksi pembelian E. Materi Pokok : 1. Pengertian Transaksi Pembelian 2. Pihak –pihak yang terlibat dalam transaksi pembelian 3. Siklus pembelian 4. Dokumen transaksi pembelian 1
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian PETA KONSEP Pengertian Administrasi Transaksi ADMINISTRASI Siklus Pembelian PEMBELIAN Pembelian berdasarkan E. Petunjuk Penggunaan Modul penawaran supplier Pembelian berdasarkan inisiatif perusahaan Pihak yang terlibat Pelanggan Supplier Grosir,agen,fasilitator,lingku ngan Dokumen Pembelian Kartu permintaan barang Surat pesanan Kartu persediaan 2
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian 1. Penjelasan bagi siswa A. Bacalah modul secara cermat mulai dari materi pertemuan pertama sampai ketiga B. Laksanakan tugas –tugas yang ada didalam modul,agar kemampuan anda di berkembang C. Setiap mempelajari sub kompetensi,anda harus menguasai pengetahuan pendukung ( Uraian Materi ),melaksanakan tugas – tugas,mengerjakan semua latihan yang sudah di berikan D. Dalam mengerjakan latihan,usahakan bahwa anda sudah paham dengan materinya. E. Apabila anda mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas,konsultasikan dengan guru mata pelajaran. 2. Peran Guru A. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar B. Membimbing siswa melalui tugas – tugas latihan yang dijelaskan dalam tahap belajar. C. Membantu siswa dalam memahami konsep – konsep dan praktek,dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar mengajar. D. Membantu siswa dalam menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar. E. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika di perlukan F. Melaksanakan penilaian terhadap hasil belajar siswa G. Mencatat pencapaian kemampuan siswa 3
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian BAB II URAIAN KEGIATAN PERTEMUAN 1 1. Pengertian Transaksi pembelian Setiap perusahaan,baik perusahaan jasa,dagang maupun manufaktur dalam menjalankan aktivitasnya selalu memerlukan barang – barang supplies ( barang – barang habis pakai atau barang yang di beli untuk diolah dalam proses produksi ) yang pengadaannya harus beli dari pihak lain. Seperti yang kita ketahui,pembelian dapat dilakukan dengan pembayaran Tunai ataupun kredit.Beberapa prosedur dalam pengelolaan administrasi pembelian yaitu kelengkapan pengelolaan administrasi,unit organisasi terkait,prosedur permintaan pembelian,order pembelian,penerimaan barang dan proses pencatatan.Pada Kompetensi Dasar ini kita membahas transaksi pembelian. Transaksi pembelian adalah system yang digunakan dalam perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan oleh perusahaan. Dalam transaksi pembelian terdapat transaksi pembelian tunai dan transaksi pembelian kredit.Tapi dalam perusahaan ini kita akan membahs transaksi pembelian kredit. Pembelian proses menemukan sumber,pemesanan bahan,jasa,perlengkapan,kegiatan ini di sebut pengadaan barang.Tujuan utama pembelian adalah untuk memperoleh bahan dengan biaya serendah mungkin,konsisten dengan kualitas,dan jasa yang dipersyaratkan dan memastikan bahwa ada keseimbangan antara persediaan bahan dengan tingkat inventaris. Bagi perusahaan, transaksi pembelian yang dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam beroperasi menghasilkan produknya untuk memenuhi stok barang yang ada di gudang. Pembelian barang dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara pembayaran yaitu pembelian tunai dan pembelian kredit Untuk pembelian tunai bukti transaksi yang diperlukan yaitu nota kontan dan kuitansi sedang pembelian kredit hanya menerima faktur.Untuk saat ini Sedangkan berkas-berkas administrasi transaksi pembelian yang diperlukan dalam adalah bukti permintaan, surat pesanan, bukti penerimaan barang dan kartu persediaan. Akan tetapi dalam kegiatan pembelian perusahaan ini kita hanya membahas transaksi pembelian kredit. 4
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa Transaksi pembelian adalah cara yang dibuat perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan perusahaan,ketika persediaan barang sudah mencapai titik minimum atau sudah habis ,yang dimana transaksi pembelian bisa dilakukan secara tunai maupun maupun kredit. Berikut ini merupakan gambar proses pembelian barang secara kredit : Fungsi Gudang Fungsi Pembelian Pemasok Permintaan pembelian Faktur Permintaanpenawaran Penawaran Harga Order Pembelian Penerimaan barang Fungsi Akuntansi Dari pemasok Fungsi Penerimaan Laporan Gambar .bagan sederhana Transaksi Pembelian kredit 5
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian 2. Pihak – pihak yang terlibat dalam transaksi pembelian Dalam transaksi pembelian terdapat pihak atau orang untuk melakukan kegiatan transaksi penjualan ,yaitu sebagai berikut : A. Pelanggan ( Pembeli ) Pembeli dalam bahasa inggris consumer,yang di artikan sebagai seseorang atau perusahaan yang membeli barang tertentu.Dalam kegiatan sehari –hari pembeli dapat di jelaskan sebagai : a. Orang yang menggunakan barang dan jasa baik konsumen /pembeli kodrati dan sebagi perusahaan sebagai perusahaan atau badan hukum,yang dimana pembedanya apakah konsumen tersebut menggunakan barang tersebut untuk kebutuhan pribadinya untuk kelangsungan hidup atau untuk tujuan komersial ( dijual,untuk mendapatkan keuntungan atau laba,atau untuk di produksi lagi ). B. Supplier ( Pemasok ) Merupakan orang /badan yang menyediakan barang bagi perusahaan atau merupakan mata rantai pemasok bahan mentah/bahan industry local dan jasa.Supplier di bedakan atas. a. Supplier Barang b. Supplier Jasa Tugas dari supplier adalah : a. Melakukan proses pengadaan bahan bahan baku untuk kebutuhan industry b. Menyusun informasi bahan baku yang akan dijual untuk industry c. Melakukan proses pemasaran d. Melakukan kesepakatan bisnis e. Menjaga kualitas barang/bahannya yang akan dijual. Fungsi Supplier adalah : a. Pihak yang bertanggungjawab menyediakan bahan baku b. Menjaga pasokan bahan baku c. Mengontrol kualitas bahan baku d. Mengatur tata cara penyimpanan bahan baku e. Mengatur proses pengiriman bahan baku secara aman dan tepat waktu Badan yang menyediakan barang adalah : a. Grosir adalah : Orang /badan yang kita jual kembali kepada badan/orang lain seperti pengecer,pedagang besar lainnya,instansi,pemerintah,swasta,dan perusahaan industry.Grosir menjual barang dalam jumlah besar sedangkan retailer menjual barang dalam partai kecil. b. Agen merupakan orang atau badan perwakilan resmi sebuah perusahaan pabrikan.Agen menjual dengan merek tertentu saja.Imbalan dalam bentuk komisi,dan agen melakukan kegiatan penjualan berdasarkan kontrak kerjasama dengan perusahaan produsen. 6
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Kontrak kerjasama berisi wilayah operasi,harga jual,penetapan komisi,hak sekaligus kewajiban agen,lamanya kontrak dan lain sebagainya yang ada hubungan dengan kesepakatan jual beli. c. Fasilitator merupakan orang atau badan yang menunjang kegiatan transaksi dengan mendistribusikan barang dagangan.Yang termasuk dalam fasilitator adalah perusahaan asuransi,perusahaan pengangkutan,lembaga keuangan. d. Lingkungan merupakan factor kesuksesan sebuah perusahaan,maksudnya adalah perusahaan harus tahu sasaran produk penjualannya kepada siapa,untuk siapa pada,kemana.Agar bisa mencapai target penjualan. PERTEMUAN 2 3. Siklus Pembelian Siklus Pembelian adalah suatu kegiatan atau transaksi pembelian,baik itu secara tunai maupun kredit.Untuk siklus pembelian secara kredit merupakan kombinasi dari orang –orang ,fasilitas,teknologi,media,prosedur – prosedur dan pengendalian.Semua ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi yang penting,memberikan sinyal kepada manajemen,dan menyediakan dasar informasi pembelian untuk pengambilan keputusan.Berikut siklus pembelian secara kredit berdasarkan penawaran supplier dan pembelian berdasarkan inisiatif sendiri. a. Pembelian secara kredit berdasarkan penawaran supplier,siklusnya sebagai berikut : Bagian supplier mengirimkan SPH (Surat Penawaran Harga) ke bagian pembelian. Bagian pembelian menerima SPH dari pemasok lalu membuat permintaan daftar barang yang dikirim ke bagian gudang. Bagian gudang menerima permintaan daftar barang lalu membuat daftar barang yang ada dan dikirimkan ke bagian pembelian. Bagian pembelian menerima daftar barang yang ada lalu memutuskan apakah akan memesan atau tidak. Jika tidak akan memesan maka berakhir, tetapi jika mau memesan maka bagian pembelian akan membuat SPP(Surat Permintaan Pembelian) yang dikirim ke pemimpin Pemimpin setelah menerima SPP dari bagian pembelian, jika menyetujuinya akan tandatangani atau di setuju . SPP yang telah disetujui dikirim ke bagian pembelian. Bagian pembelian setelah menerima SPP yang telah disetujui akan membuat SOP(Surat Order Pembelian) rangkap 4. SOP lembar 1 akan dikirimkan kepada supplier,SOP lembar kedua akan dikirimkan ke bagian gudang, SOP lembar ketiga akan dikirimkan ke bagian keuangan dan SOP lembar keempat akan disimpan sebagai arsip. Supplier menerima SOP dari bagian pembelian. Setelah itu supplier membuat faktur, lalu mengirimkan faktur beserta barang yang dibeli kepada bagian pembelian. Bagian pembelian menerima barang dan faktur dari supplier setelah itu mengirimkan barang dan faktur ke bagian gudang. 6
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Bagian gudang menerima barang dari bagian pembelian. Bagian gudang membuat laporan penerimaan barang rangkap 2 berdasarkan barang dan SOP. Laporan penerimaan barang lembar 1 disimpan sebagai arsip, sedangkan lembar kedua dikirim ke bagian keuangan beserta dengan faktur. Bagian keuangan membuat laporan pembelian kredit rangkap 2 berdasarkan SOP,faktur dan laporan penerimaan barang. Laporan pembelian kredit lembar pertama akan disimpan sebagai arsip dan laporan keuangan kedua akan dikirmkan ke pemimpin. b. Pembelian secara kredit berdasarkan inisiatif Perusahaan,siklusnya sebagai berikut : Bagian Gudang yang biasanya membutuhkan barang, membuat SPP (Surat Permintaan Pembelian) rangkap 2. Lembar 1 dikirim ke Bagian Pembelian, dan lembar 2 disimpan oleh Bagian Gudang sebagai arsip. Bagian Pembelian menerima SPP lembar 1 dari Bagian Gudang. Berdasarkan SPP lembar 1, maka Bagian Pembelian membuat SPPH. SPPH tersebut dikirimkan ke Bagian Supplier. Dan Supplier membuat SPH. SPH tersebut dikirimkan ke Bagian Pembelian. Berdasarkan SPH tersebut, Bagian Pembelian membuat SDP (Surat Daftar Pembelian) dikirim ke Pimpinan untuk mendapat persetujuan. Jika Pimpinan menyetujui SDP tersebut, maka SDP yang telah disetujui dikirimkan kembali ke Bagian Pembelian. Jika tidak, maka kembali ke transaksi awal. Berdasarkan SDP yang sudah disetujui, Bagian Pembelian membuat SOP (Surat Order Pembelian) rangkap 4. Lembar ke-1 dikirim kepada Supplier. Lembar ke-2 dikirim ke Bagian Keuangan. Lembar ke-3 dikirim ke Bagian Gudang dan lembar ke-4 disimpan sebagai arsip. Supplier menerima SOP lembar ke-1 dari Bagian Pembelian. Kemudian Supplier membuat faktur rangkap 2. Lembar ke-1 dikirim beserta barang pesanan ke Bagian Pembelian. Lembar ke-2 disimpan sebagai arsip. Bagian Pembelian menerima faktur beserta barang pesanan dari Supplier. Kemudian, faktur dan barang dikirim ke Bagian Gudang. Bagian Gudang menerima barang dan mencatat barang masuk berdasarkan SOP lembar ke-3 dan membuat LPB (Laporan Penerimaan Barang) rangkap 3. Lembar ke-1 dikirimkan ke Bagian Pembelian. Lembar ke-2 dan faktur dikirim ke Bagian Keuangan. Dan lembar ke-3 disimpan sebagai arsip. Bagian Keuangan menerima SOP lembar ke-2, Faktur serta LPB lembar ke-2 dari Bagian Gudang. 7
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Berdasarkan SOP lembar ke-2, Faktur dari Bagian Pembelian serta LPB lembar ke-2, Bagian Keuangan membuat Laporan Pembelian Kredit (LPK) rangkap 2. Lembar pertama diserahkan ke Pimpinan dan lembar kedua disimpan sebagai arsip. PERTEMUAN 3 4. Dokumen dalam Transaksi Pembelian Bukti permintaan dari gudang Bentuk formulir untuk permintaan dari gudang akan menyangkut hal-hal sebagai berikut: b. Jenis barang dan spesifikasinya c. Banyaknya barang yang diminta d. Otorisasi atau pengesahan dari kepala bagian gudang e. Tanggal permintaan Contoh : NOTA PERMINTAAN BARANG TANGGAL : NO JENIS BARANG MERK JUMLAH KETERANGAN Bagian Pembelian Kepala Bagian Gudang (………………………) (…………………………………..) 8
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Keterangan : a) Tanggal diisi sesuai tanggal permintaan dari Kepala Bagian Gudang b) Nomor diisi dengan nomor urut c) Jenis Barang diisi sesuai dengan jenis barang yang diminta d) Merk diisi sesuai dengan merk barang yang diminta e) Jumlah diisi sesuai dengan kuantitas (banyaknya) barang yang diminta f) Keterangan diisi dengan keterangan barang yang diminta, misalnya segera, barang habis, atau hal lainnya. Contoh permintaan barang di bagian Gudang Nota Permintaan Barang : 015 Tanggal : 2 Oktober 2020 NO Jenis Barang Merek Jumlah Keterangan Air Mineral 100 Dos Aqua 250 ml Bagian Pembelian Kepala Bagian gudang ( Eko setya ) ( Maria Imakulata ) Surat Pesanan Untuk menjamin keabsahannya pesanan dan untuk meyakinkan supplier, makan pesanan seharusnya dibuatkan surat pesanan. Untuk membuat surat pesanan, bagian pembelian melihat daftar harga dan persyaratan yang diajukan oleh beberapa supplier, sehingga dapat memilih supplier mana yang lebih menguntungkan bagi perusahaan. 9
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Dalam surat pesanan mencantumkan secara jelas hal-hal sebagai berikut. f. Kepala surat perusahaan (nama, alamat, nomor telepon perusahaan) g. Nama perusahaan (nama supplier) h. Jenis dan merk barang yang dipesan i. Harga barang yang dipesan j. Kesanggupan pembayaran k. Tanggal pesanan l. Otorisasi dari kepala bagian pembelian dan direktur perusahaan Contoh surat pesanan: ARI’S COMPUTER Jl. Raya Hankam RT 01/05 Nomor 10 Bekasi e-mail. [email protected] SURAT PESANAN No. 22/A/VIII/2015 Kepada : Toko Laris Jl. Ridan No. 117 Bekasi Berdasarkan hasil negosiasi, dimohon anda memenuhi pesanan kami, No Nama Barang Tipe/Jenis Quantity Harga Total Harga @satuan Jumlah 10
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Keterangan : a. No. diisi dengan nomor urut b. Nama Barang diisi dengan spesifikasi barang yang dipesan c. Tipe/Jenis diisi dengan spesifikasi barang yang dipesan d. Quantity diisi jumlah barang yang dipesan 2. Penerimaan Barang Hal yang utama yang harus dilakukan adalah memeriksa atau mencocokkan barang yang dipesan dengan barang yang ada secara fisik. Periksa jumlahnya, spesifikasinya, kondisi dengan mencoba barang tersebut jika diperlukan dan cocokkan dengan surat pesanan, nota kontan atau faktur dari penjual dan bukti fisiknya. Hasil pemeriksaan tersebut akan menunjukkan bahwa barang tersebut sudah sesuai dengan pesanan atau tidak. Jika ya, maka kirimkan barang tersebut di gudang, tetapi jika tidak, maka kembalikan barang kepada penjual. Kartu Persediaan Barang yang telah masuk/berada di gudang akan dicatat pada kartu persediaan. Pencatatan tersebut dapat dilakukan secara manual maupun dengan komputerisasi. Pada kartu persediaan , hal penting yang harus diperhatikan adalah Nama Barang, Kode Barang, Jumlah Masuk, dan Jumlah Keluar. Contoh : Kode lokasi :…………………….. PLU :………………… Nama barang :……………....... Kapasitas area:…………………….. Kartu Persediaan Supplier Nama : …………………………. Kode : …………………… Nama : …………………………. Kode : …………………… 11
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Nama : …………………………. Kode : …………………… Tgl No.dokumen Masuk Keluar Saldo Harga beli ket. Keterangan: a. PLU diisi dengan kode PLU b. Nama Barang diisi dengan nama barang c. Kode Lokasi diisi dengan kode lokasi penempatan barang d. Kapasitas Area diisi dengan Daya Tampung Lokasi Penempatan Barang e. Nama Suplier dengan Kode Suplier diisi dengan nama dank ode f. Tanggal diisi dengan tanggal keluar masuk barang g. Nomor dokumen diisi dengan nomor faktur/nota kontan untuk barang masuk, dan nomor permintaan dari display untuk barang keluar h. Masuk diisi dengan jumlah barang masuk, dan keluar diisi dengan jumlah barang keluar i. Saldo diisi dengan saldo dengan rumus “saldo = saldo +(masuk-keluar) j. Harga Beli diisi dengan harga beli sesuai dengan faktur/ nota kontan Keterangan diisi dengan hal-hal yang menjadi catatan misalnya berapa batas pesanaan Contoh Pembuatan Kartu Persediaan : Contoh Soal atau Data Persediaan untuk Perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average Untuk lebih jelasnya berikut ini ada contoh data penjualan dan pembelian persediaan selama tahun 2019 di PT. Semangat selalu : 12
Tanggal Keterangan Kompetensi Dasar 3. 4 1 Jan Persediaan awal Menganalisis dokumen transaksi pembelian 5 Feb Pembelian 7 Maret Penjualan Kuantitas (unit) Harga (Rp) 10 April Penjualan 100 100.000 2 Mei Pembelian 300 120.000 5 Juni Penjualan 100 150.000 6 Juli Pembelian 100 150.000 7 Oktober Penjualan 100 130.000 10 November Penjualan 200 160.000 3 Desember Pembelian 300 125.000 100 160.000 200 170.000 100 130.000 Dari data di atas, berikut ini akan kita ulas cara perhitungannya menggunakan metode FIFO, LIFO dan Average. Cara Perhitungan Metode FIFO Dalam penerapan metode FIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang lama/pertama masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang terakhir masuk. Metode FIFO cocok diterapkan pada perusahaan yang menjual produk yang memiliki masa kadaluarsa, seperti makanan, minuman, obat dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh perhitungan metode FIFO dari data di atas: Tanggal Pembelian Harga Pokok Penjualan Persediaan Unit Harga/ Total Unit Harga/ Total Harga Unit Harga/Unit Total Unit Harga (Rp)* Harga Unit (Rp)* (Rp)* (Rp)* (Rp)* (Rp)* 01 Jan - -- - - - 100 100 10.000 05 Feb 300 120 36.000 - - - 100 100 10.000 - -- - - - 300 120 36.000 07 Mar - - - 100 100.000 10.000.000 300 120 36.000 10 Apr 02 Mei - - - 100 120.000 12.000.000 200 120 24.000 100 130 12.000 - - - 200 120 24.000 - -- - - - 100 130 13.000 05 Jun - - - 200 120 24.000 100 130 13.000 06 Jul 300 125 37.500 - - - 100 130 13.000 - -- - - - 300 125 37.500 07 Okt - - - 100 130 13.000 300 125 37.500 10 Nov 03 Des - - - 200 125.000 25.000.000 100 125 12.500 100 130 13.000 - - - 100 125 12.500 - -- - - - 100 130 13.000 Total 800 - 98.500 700 - 84.000 200 - 25.500 *hitungan ribu 13
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Cara Perhitungan Metode LIFO Dalam penerapan metode LIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang baru/terakhir masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang pertama atau awal masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode LIFO dari data di atas: Tanggal Pembelian Harga Pokok Penjualan Persediaan Unit Harga/ Total Unit Harga/Unit Total Unit Harga/Unit Total Unit Harga (Rp)* Harga (Rp)* Harga (Rp)* (Rp)* (Rp)* (Rp)* 01 Jan - - -- - - 100 100 10.000 05 Feb 300 120 36.000 - - - 100 100 10.000 - - - 300 120 36.000 - -- 07 Mar - - - 100 120 12.000 100 100 10.000 - - -- - - 200 120 24.000 10 Apr - - - 100 120 12.000 100 100 10.000 - - -- - - 100 120 12.000 02 Mei 100 130 12.000 - - - 100 100 10.000 - - - 100 120 12.000 - - -- - - 100 130 13.000 - -- 05 Jun - - - 100 130 13.000 100 100 10.000 - - - 100 120 12.000 06 Jul 300 125 37.500 - - - 100 100 10.000 - - - 300 125 37.500 - -- 07 Okt - - - 100 125 12.500 100 100 10.000 - - -- - - 200 125 25.000 10 Nov - - - 200 125 25.000 100 100 10.000 03 Des 100 130 13.000 - - - 100 100 10.000 - - - 100 130 13.000 - -- Total 800 - 98.500 700 - 86.500 200 - 23.000 *hitungan ribu Cara Perhitungan Metode Average Dalam penerapan metode Average berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang ada di gudang untuk dijual tanpa memperhatikan barang mana yang masuk lebih awal atau akhir. Jadi persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan rata-rata yang masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode Average dari data di atas: 14
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Tanggal Pembelian Harga Pokok Penjualan Persediaan Unit Harga/ Total Unit Harga/Unit Total Unit Harga/Unit Total Unit (Rp) Harga (Rp) Harga (Rp) Harga (Rp) (Rp) (Rp) 01 Jan - - -- - - 100 100 10.000 05 Feb 300 120 36.000 - - - 400 110 44.000 07 Mar 110 11.000 300 110 33.000 10 Apr - - - 100 110 11.000 200 110 22.000 100 02 Mei 100 130 13.000 - - - 300 120 36.000 05 Jun - - - 200 120 24.000 100 120 12.000 06 Jul 400 122.5 49.000 07 Okt 300 125 37.500 - - - 300 122.5 36.750 10 Nov - - - 100 122.5 12.250 100 122.5 12.250 03 Des - - - 200 122.5 24.500 200 126,25 25.250 Total 200 25.250 100 130 13.000 - - - - 800 - 99.500 700 - 82.750 Untuk memperdalam pemahaman kalian silahkan menonton video tutorial pembuatan kartu persediaan, pada link dengan alamat 1. https://www.youtube.com/watch?v=TL6it5LlFsE 2. https://www.youtube.com/watch?v=TharVbbZbzo 3. https://www.youtube.com/watch?v=-EpKmXJ7YSY 15
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian RANGKUMAN Transaksi pembelian adalah cara yang dibuat perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan perusahaan,ketika persediaan barang sudah mencapai titik minimum atau sudah habis ,yang dimana transaksi pembelian bisa dilakukan secara tunai maupun maupun kredit. Pihak – pihak yang terlibat di dalam kegiatan pembelian 1. Pelanggan 2. Supplier ( Grosir,agen,lingkungan dan Fasilitator Siklus pembelian kredit di bagi atas dua yaitu berdasarkan penawaran supplier dan pembelian kredit berdasarkan inisiatif perusahaan. Dokumen dalam transaksi pembelian adalah 1. Kartu penerimaan barang 2. Surat pesanan 3. Kartu persediaan 16
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian LATIHAN SOAL 1. Tuangkanlah hasil pikiranmu tentang transaksi pembelian 2. Dalam kehidupan sehari – hari kita kenal,pihak yang terlibat dalam kegiatan transaksi adalah pelanggan atau consumer,dan ada istilah yang sama bagi pelanggan adalah client,dan coustemer.Pertanyaannya,apakah antara consumer,client,dan costumer sama di sebut pelanggan atau berbeda?tuangkan pendapat kalian,dengan mencari sumber di buku,internet? 3. Buatlah bagan siklus pembelian kredit yang berdasarkan penawaran supplier dan inisiatif perusahaan. 4. Buatlah 1 contoh surat permintaan barang dan surat pesanan dengan jumlah barang minimal 5 ! 5. Tulislah keuntungan kartu persediaan bagi sebuah perusahaan TUGAS INDIVIDU Soal Selesaikan soal berikut ini Data berikut ini adalah data penjualan dan pembelian selama tahun 2019 di PT.Semangat. Tanggal Keterangan Kuantitas Harga ( Rp ) 5 Jan Persediaan Awal 100 Rp.200.000 10 Feb Pembelian 300 Rp.300.000 5 Maret Penjualan 100 Rp.150.000 10 April Pembelian 100 Rp.Rp.150.00 9 Mei Penjualan 100 Rp. 200.000 2 Juni Pembelian 200 Rp.200.000 3 Juli Penjualan 100 Rp.100.000 5 Agustus Pembelian 200 Rp.100.000 8 September Penjualan 150 Rp.200.000 17
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian Dari soal,buatlah perhitungan dengan metode FIFO,LIFO dan Averange. 18
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian PENUTUP Modul ini adalah salah satu bahan ajar pelajaran Administrasi transaksi.Namun modul ini bukan satu-satunya bahan ajar bagi peserta didik.Untuk melengkapinya sangat disarankan untuk membaca buku Administrasi Transaksi dari semua penerbit. Semoga modul ini mampu menyajikan materi pembelajaran yang efektif di tengan pandemic Covid 19.Modul ini sangat tidak sempurna.Untuk itu usul dan saran dari pembaca sangat diharapkan untuk pengembangan modul ini. 19
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian RUJUKAN Danang Setiabudi dan Suranto,2018,Administrasi Transaksi,Kompetensi Keahlihan;Bisnis Daring dan Pemasaran,Yokyakarta,Penerbit Andi Danang Setiabudi dan Suranto,2018,Komunikasi Bisnis, Keahlihan;Bisnis Daring dan Pemasaran,Yokyakarta,Penerbit Andi. 20
Kompetensi Dasar 3. 4 Menganalisis dokumen transaksi pembelian
Search
Read the Text Version
- 1 - 27
Pages: