SAI GREEN INDONESIA
SAI GREEN INDONESIA Alam adalah jubah Tuhan. Alam semesta adalah “universitas” bagi manusia. Manusia harus memperlakukan Alam dengan penuh rasa hormat. Manusia tidak memiliki hak untuk membahas tentang penaklukan alam atau mengeksploitasi potensi alam. Manusia harus terus melakukan upaya untuk memvisualisasikan Tuhan di seluruh alam semesta berserta isinya. SathyamSivam Sundaram, Volume 4 hm. 55l
SAI GREEN INDONESIA Alam adalah jubah Tuhan. Alam semesta adalah “universitas” bagi manusia. Manusia harus memperlakukan Alam dengan penuh rasa hormat. Manusia tidak memiliki hak untuk membahas tentang penaklukan alam atau mengeksploitasi potensi alam. Manusia harus terus melakukan upaya untuk memvisualisasikan Tuhan di seluruh alam semesta berserta isinya. SathyamSivam Sundaram, Volume 4 hm. 55l
SAI GREEN INDONESIA Terdapat tiga entitas di alam semesta yang berhubungan dengan manusia yaitu: Tuhan, Alam, dan Manusia. Tentu saja, Tuhan harus disembah oleh manusia dan menyadari kehadiran Tuhan di Alam. Alam adalah sebutan untuk seluruh benda yang memperlihatkan kemuliaan dan keagungan Tuhan di hadapan manusia. SSS7:12, 23 Maret 1967
SAI GREEN INDONESIA Sangat disayangkan bahwa, dengan dalih memperhatikan keseimbangan hubungan antara Tuhan, Alam, dan manusia, pada kenyataannya, manusia saat ini lebih mementingkan diri mereka sendiri, manusia lebih banyak berhubungan dengan alam, dan sangat kurang untuk berhubungan dengan Tuhan. Dari lahir hingga ajal tiba, dari pagi hingga malam, manusia mengejar kesenangan sesaat dengan terus melakukan eksploitasi, penjarahan, perusakan Alam, mengabaikan kebenaran bahwa semua itu adalah milik Tuhan, Sang Pencipta, dan setiap luka yang diakibatkan dari perbuatan manusia tersebut pada saatnya akan bereaksidan menimbulkan penderitaan bagi manusia. SSS 18:16, 11 Juli 1985
SAI GREEN INDONESIA Apapun yang ingin dicapai oleh manusia, ia akan selalu bergantung pada Alam. Alam bukanlah milik pribadi siapapun. Alam adalah milik Tuhan. Tanpa Rahmat Tuhan tidak ada yang akan dapat menikmati Alam. Tanpa menyadari kebenaran ini, banyak orang mulai mengeksploitasi Alami, karena keangkuhan dan kesombangannya. Manusiasudah melakukan kesalahpahaman tentang hal ini. SSS22:17, 25 Juni 1989
SAI GREEN INDONESIA Tidak ada larangan bagi manusia untuk menikmati sumber daya alam. Namun sebagai akibat dari keinginan yang tidak terkendali dan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkendali, Alam telah memperlihatkan kekacauan yang mengerikan. Bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, kekeringan dan banjir merupakan akibat dari terganggunya keseimbangan alam akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Umat manusia hari ini tampak seperti orang bodoh yang memegang kapak di cabang pohon tempat dia duduk. SSS 30: 4, 13 Februari 1997
SAI GREEN INDONESIA Hal yang seharusnya dipahami adalah bahwa dalam mengendalikan kekayaan Alam, maka keseimbangan alam tidak boleh terganggu. Terkait dengan keterhubungan manusia dengan Alam, terdapat tiga persyaratan yang harus diperhatikan. Pertama adalah pengetahuan tentang hukum Alam. Kedua adalah keterampilan dalam memanfaatkan kekayaan Alam untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ketiga, menjaga keseimbangan ekosistem Alam. Adanya gangguan keseimbangan Alam akan menyebabkan dampak terhadap lingkungan seperti terjadinya erosi tanah,pencemaran atmosfer, dll. SSS 19: 2, 20 Januari 1986
SAI GREEN INDONESIA Aku beritahukan kepada kalian, bagaimanapun juga, lima elemen telah diciptakan atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Masing-masing dari elemen tersebut dapat kalian gunakan dengan menjaga sebaik-baiknya dan dengan penuh perhatian. Penggunaan yang ceroboh terhadap salah satu elemen tersebut sebaliknya akan mengakibatkan dampak yang berbahaya pada kalian. Alam yang ada di sekitar kalian harus diperlakukan dengan sangat hati-hati dan pernuh dengan rasa kagum. SSS 8:45, 23 November 1968
SAI GREEN INDONESIA Ciptaan Tuhan sangat sakral. Jangan mencemarinya. Betapa sakralnya lima elemen yang diberikan oleh Tuhan. Namun, hari ini, udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, air yang kita minum, suara yang kita dengar, semuanya sudah terkena polusi. Semua elemen yang sacral ini telah berubah menjadi tidak sakral akibat tindakan manusia. Itulah penyebab dari kondisi dunia saat ini dilanda begitu banyak penyakit. Hal Ini menunjukkan bahwa manusia yang sesungguhnya adalah yang membuat penggunaan kelima elemen tersebut menjadi sakral. Jangan menyia-nyiakan sumber daya alam. SSS 29:69, 18 Juli 1996
SAI GREEN INDONESIA Saat ini, polusi sudah terjadi di berbagai hal seperti udara yang kita hirup, air yang kita minum, suara yang menggelegar di telinga dan makanan yang kita konsumsi. Akibat dari semua polusi ini, maka kesehatan manusia sudah mulai terpengaruh. Terlepas dari hal tersebut, pikiran manusia juga telah terkena polusi yang menyebabkan mereka menjadi rentan terserang penyakit. Manusia harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjalani kehidupan yang tenang dan murni. … Kepatuhan pada tiga “P” (P dalam Bahasa Inggris, keterangan penterjemah) yaitu purity (kemurnian), patience (kesabaran), dan perseverance (ketekunan), menjamin kebahagiaan yang abadi dan kondisi kesehatan yang baik dan terhindar dari berbagai penyakit. SSS 27: 3, 21 Januari 1994
SAI GREEN INDONESIA Perkembangan industri, pabrik, dan mobil yang cepat dan berlebihan yang mengakibatkan terjadinya pencemaran atmosfer bumi adalah yang bertanggung jawab terhadap meningkatnya kemunculkan penyakit seperti eosinophilia, asthma, deafness, dan pneumonia. … Sains itu sendiri tidaklah buruk. Hal yang penting untuk dipahami manusia adalah menggunakannya dengan tepat dan bijaksana. SSS 25:17, 26 Mei 1992
SAI GREEN INDONESIA Pengabdian dan moralitas adalah sama pentingnya dengan kesehatan fisik serta kesehatan mental. Mereka membebaskan minda dari kegelisahan, merekA memberikannya dengan kegembiraan dan kepuasan: mereka menenangkan syaraf dan bahkan membantu proses sistem kerja tubuh manusia. SSS 4: 46, 14 Desember 1964
SAI GREEN INDONESIA SaranKu untuk pekerja yang bekerja di kantor dan pelajar, adalah baik bagi mereka untuk bepergian dengan mengunakan sepeda setidaknya 5 atau 6 kilometer dalam satu hari. Latihan bersepeda ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk menjaga kesehatan tetapi juga dapat mengurangi pengeluaran untuk mobil. Manfaat lainnya adalah kalian bisa terhindar dari kecelakaan. Serta, akan bermanfaat untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan karena adanya asap berbahaya yang dikeluarkan dari mesin mobil. SSS 26: 4, 6 Februari 1993
SAI GREEN INDONESIA Manusia harus menyadari bahwa tidak seharusnya ada pemuasan atas keinginan yang berlebihan, baik itu berupa makanan atau kebutuhan lainnya. SSS 30:24, 5 Oktober 1997
SAI GREEN INDONESIA Dunia tidak diciptakan hanya untuk kesenangan semata. Menyalahgunakan sumber daya alam dan melupakan hakikat dasar manusia, artinya manusia sedang menuju ke arah yang berlawanan dengan tujuan penciptaan. Banyak bencana alam sepenuhnya disebabkan oleh perilaku manusia. Gempabumi, letusan gunung berapi, perang, banjir dan kelaparan serta bencana lainnya adalah akibat dari telah terjadinya gangguan yang serius di Alam. Gangguan ini dapat dilacak dari perilaku manusia. Manusia belum mengakui adanya hubungan integral antara manusia dan Alam. SSS25:37, 22 November 1992
SAI GREEN INDONESIA Dunia tidak diciptakan hanya untuk kesenangan semata. Menyalahgunakan sumber daya alam dan melupakan hakikat dasar manusia, artinya manusia sedang menuju ke arah yang berlawanan dengan tujuan penciptaan. Banyak bencana alam sepenuhnya disebabkan oleh perilaku manusia. Gempabumi, letusan gunung berapi, perang, banjir dan kelaparan serta bencana lainnya adalah akibat dari telah terjadinya gangguan yang serius di Alam. Gangguan ini dapat dilacak dari perilaku manusia. Manusia belum mengakui adanya hubungan integral antara manusia dan Alam. SSS25:37, 22 November 1992
SAI GREEN INDONESIA Alam lebih progresif daripada manusia, dan untuk melindungi Alam, manusia harus memanfaatkannya dalam batas-batas tertentu sesuai dengan kapasitasnya. Jika manusia merusak Alam dengan ceroboh, maka alam akan bereaksi negatif dan akan menyebabkan munculnya masalah bagi manusia. Untukmelindungi Alam, manusia harus mempraktikkan pembatasan pada keinginan. SSS 26: 3, 21 Januari 1993
SAI GREEN INDONESIA Untuk melindungi Alam, manusia harus mempraktekkan pembatasan keinginan. Manusia seharusnya tidak memicu munculnya aspek negatif dari Alam. Perhatian harus dilatih ketika memberikan kenyamanan yang berlebihan yang mungkin mengganggu pikiran manusia dan menyebabkan penderitaan alih-alih untuk mendapatkan kebahagiaan. Tidak ada hal baik yang dapat dicapai tanpa adanyapembatasan- pembatasan tertentu. SSS 26: 3, 21 Januari 1993
SAI GREEN INDONESIA Kelima elemen tersebut tidak lain adalah manifestasi dari yang Ilahi. Kehidupan manusia akan aman hanya ketika mereka menyadari kebenaran ini dan bertindak sesuai dengan kebenaran tersebut. .. Engkau seharusnya menikmati Alam sesuai dengan kebutuhanmu. Engkau seharusnya tidak mengambil sumber daya alam untuk memuaskan keserakahan yang engkau miliki. SSS34:3, 21 Februari 2001
SAI GREEN INDONESIA Sasaran dari program pembatasan keinginan adalah untuk untuk mencegah adanya pemborosan uang, waktu, makanan, atau sumber daya lainnya dan menggunakan semua ini untuk kesejahteraan masyarakat. Uang yang disimpan… mungkin digunakan dengan cara baik yang engkau pilih untuk dapat memberikan manfaat pada yang orang lain. SSS 17:16, 14 Juli 1984
SAI GREEN INDONESIA Tugas utama manusia adalah memurnikan lingkungan, yang sudah menyebabkan polusi pada udara, air, dan makanan. Kelima elemen sudah tercemar oleh polusi. Orang-orang seharusnya mencoba mengurangi penggunaan mobil dan mengendalikan emisi dari limbah pabrik yang berbahaya. SSS 26:4, 6 Februari 1993
Search
Read the Text Version
- 1 - 22
Pages: