Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Modul ESD Sistem Ekskresi

Modul ESD Sistem Ekskresi

Published by ANDRIYANSYAH ANDRIYANSYAH, 2023-06-26 07:31:28

Description: E-Modul Sistem ekskresi

Search

Read the Text Version

E-MODUL BIOLOGI Untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas XI SAYANGI FASE GINJALMU F Logo Authoritative pronunciations Free students resources access at www.reallygreatsite.com

Master’s Today Medical Vocabulary Human’s Body Anatomy & Medical Terminology This book is a must-have study guide and workbook for students looking to broaden or refreshen their skills of understanding medical terms. It is perfect for anyone who wishes to enter the medical field and is an excellent complementary tool to prepare for the test. With this book, you will be able to: Interpret medical terminology Learn and understand the fundamentals Test your knowledge with multiple-choice questions \"A great read to have for aspiring medical professionals, scribes, and premed students to learn how to pronounce certain words. Medical terminology is seriously a whole different language, but this is an excellent addition if you’re looking to shadow or scribe and want to be “in the know” or impressive as a student speaking to a healthcare professional.\" Patrick Brook, MD Professor of Medicine at Really Great University About The Author Claudia Martius, MD Claudia Martius graduated from Really Great University School of Medicine, where she also attended her undergraduate studies in 1996. She is executive chair of medicine at Really Great Hospital and a Professor of Medicine at Really Great Medicine School.

PENDAHULUAN Semua aktivitas yang kamu lakukan setiap hari seperti belajar, bekerja, bermain, dan sebagainya pasti membutuhkan energi untuk menjalankannya. Dari mana energi tersebut kamu dapatkan? Di dalam tubuh kita dan makhluk hidup lain terjadi proses metabolisme yaitu proses biologis berupa pembongkaran dan penyusunan. Energi yang kita dapatkan merupakan hasil metabolisme zat nutrisi yang terkandung pada makanan dan minuman yang kita konsumsi. Sementara itu metabolisme juga menghasilkan zat-zat sisa yang tidak digunakan tubuh. Sisa hasil metabolisme dikeluarkan melalui alat-alat pengeluaran. Apabila sisa hasil metabolisme tersebut tidak dikeluarkan maka dapat menyebabkan tubuh keracunan. Zat-zat sisa yang dikeluarkan tubuh antara lain karbon dioksida (CO2), amonia (NH4), dan air (H2O). Proses pengeluaran sisa metabolisme yang tidak berguna tersebut disebut ekskresi. Ekskresi melibatkan organ-organ khusus dan membentuk suatu sistem yang disebut sistem ekskresi. Sistem ekskresi sederhananya merupakan mekanisme biologis yang terjadi secara alami untuk membuang limbah dan racun dari dalam tubuh. Zat-zat sisa ini dikeluarkan karena tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh. Jika dibiarkan menumpuk dalam tubuh, maka tentu akan menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan. Sistem ekskresi sangat berperan penting untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh (homeostatis) dengan cara osmoregulasi. Osmoregulasi sangat penting dalam menunjang kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu, seluruh organ dalam sistem ekskresi harus dijaga dengan baik agar tetap sehat., yaitu mekanime untuk mengatur konsentrasi bahan terlarut dalam cairan sel atau cairan tubuh. Apa saja alat-alat ekskresi itu dan bagaimana sistem ekskresi terjadi? Ginjal merupakan salah satu alat ekskresi selain itu ada kulit, paru-paru dan hati. Ginjal bertugas menyaring darah dan membuang kelebihan air serta limbah dari tubuh. Adanya masalah pada ginjal yang mengganggu kinerjanya bisa meningkatkan risiko gagal ginjal. Penyebab gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dari darah. Berbagai kondisi dapat menjadi penyebab gagal ginjal. Penyebab gagal ginjal terjadi ketika seseorang memiliki fungsi ginjal kurang dari 15%. https://www.liputan6.com/hot/read/4378227/13-penyebab-gagal- ginjal-harus-diwaspadai-perhatikan-gaya-hidup

Prof Mochammad Thaha, pakar Kedokteran UNAIR memperkirakan bahwa penyakit ginjal akan menjadi lima penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia pada tahun 2040 mendatang. Setidaknya sepuluh persen populasi dunia menderita penyakit ginjal kronis, dan diperkirakan sembilan dari sepuluh penderita tersebut belum menyadari bahaya penyakit tersebut. Sedikitnya 1,7 juta orang meninggal akibat penyakit gangguan ginjal akut setiap tahun. Jika fungsi ginjal dalam menyaring zat-zat yang beracun terganggu, penurunan fungsi tersebut yang menjadi berbahaya. Gangguan ginjal akut terjadi dalam waktu singkat. Dalam data epidemiologis, rata-rata terjadi 5 atau 7 hari, namun ada yang terjadi dalam waktu mingguan dan tidak terjadi dalam waktu satu bulan. Hal itu disampaikan Pakar Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Universitas Griffith Dicky Budiman berdasarkan data epidemiologis. https://video.tempo.co/read/31267/17-juta-orang-meninggal-setiap-tahun-akibat- gagal-ginjal-akut dari beberapa fakta yang disajikan, kita dapat mengatakan bahwa saat ini gangguan ginjal merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan membutuhkan aksi nyata dalam upaya pencegahannya. Oleh karena itu, menyadari akan berbahayanya penyakit ini, i mari kita untuk lebih jauh mempelajari bagaimana struktur ginjal tersebut, dan bagaimana ginjal bekerja serta apa saja factor yang menyebabkan gangguan pada ginjal serta cara pencegahannyamelalui E-Modul ini. Sehingga memungkinkan kita untuk mempraktikannya dalam kehidupan kita sehari-hari. E-Modul system ekskresi ini dirancang untuk memfasilitasi peserta didik dalam belajar mandiri sehingga pembelajaran dapan dilakukan dimana saja dan kapan saja. E-Modul ini tersusun atas ….topik bahasan yaitu ………………………………….., ……………………………………………., ……………………………………… Selamat bereksplorasi!

CAPAIAN PEMBELAJARAN Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan bioproses yang terjadi dalam sel, dan menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut. Selanjutnya peserta didik memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan sehari-hari dan mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi. Konsep-kosep yang dipelajari diterapkan untuk memecahkan masalah kehidupan yang diselesaikan dengan keterampilan proses secara mandiri hingga menciptakan ide atau produk untuk mengatasi permasalah tersebut. Melalui keterampilan proses juga dibangun sikap ilmiah dan profil pelajar pancasila.    Elemen Capaian Pembelajaran Pemahaman Biologi Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan mendeskripsikan struktur sel serta bioproses yang terjadi seperti transpor membran dan pembelahan sel; menganalisis keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut; memahami fungsi enzim dan mengenal proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh; serta memiliki kemampuan menerapkan konsep pewarisan sifat, pertumbuhan dan perkembangan,mengevaluasi gagasan baru mengenai evolusi, dan inovasi teknologi biologi. Keterampilan Proses 1. Mengamati  2. Mempertanyakan dan memprediksi  3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan  4. Memproses, menganalisis data dan informasi 5. Mengevaluasi dan refleksi  6. Mengomunikasikan hasil  Tujuan Pembelajaran Menganalisa proses pembentukan urin dan gangguan yang terjadi pada organ tersebut dan dihubungkan dengan prilaku hidup sehat

Aktivitas 1 Materi Sistem Ekskresi Apakah kalian tahu bahwa tubuh kita mengeluarkan sisa metabolisme yang dapat menjadi racun bagi tubuh kita. Coba kalian ingat apa yang terjadi ketika kalian berolah raga, pasti tubuh kalian akan mengeluarkan keringat. Atau ketika kalian meminum banyak air pasti setelah beberapa saat akan ada rangsangan ingin buang air kecil dan kalian tahu zat apa sajakah yang ikut terbuang beserta urin yang kita keluarkan?. Nah yang dituliskan diatas adalah sebagian dari proses ekskresi yang dilakukan oleh tubuh kita. Masih ada jenis ekskresi yang lain seperti pengeluaran CO2 dari paru-paru dan pengeluaran empedu oleh organ hati. Jadi apakah ekskresi itu?. Ya betul kalau melihat penjelasan di atas ekskresi adalah pembuangan sisa metabolisme dari tubuh kita. Bisakah kalian menyebutkan apa sajakah alat ekskresi yang disebutkan di atas dan zat sisa metabolisme apa yang dikeluarkan oleh masing masing alat ekskresi tersebut? Pasti bisa dong. Secara umum, proses pengeluaran zat-zat sisa dari dalam tubuh manusia dibedakan menjadi tiga macam, yakni defekasi, ekskresi, dan sekresi. Defekasi merupakan proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan makanan yang disebut feses melalui anus. Sisa pencernaan tidak pernah melewati proses metabolisme di dalam sel-sel jaringan tubuh. Sehingga, sisa pencernaan bukanlah sisa metabolisme. Zat yang dikeluarkan melalui anus tersebut terdiri atas bahan makanan yang tidak diserap oleh usus, sel-sel epitel usus yang rusak, dan mikrobia usus. Proses pengeluaran zat sisa selanjutnya adalah ekskresi. Ekskresi merupakan pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak dipakai lagi oleh sel dan darah, kemudian dikeluarkan bersama urine, keringat, dan udara pernapasan. Sementara itu, sekresi merupakan proses pengeluaran getah oleh sel dan kelenjar. Getah tersebut biasanya mengandung enzim yang masih berguna untuk proses faal di dalam tubuh. Di sini kalian hanya akan mempelajari salah satu alat ekskresi yaitu ginjal. Ginjal Apakah kalian tahu bahwa Manusia mempunyai sepasang ginjal. Ginjal manusia dewasa memiliki berat lebih kurang 200 gram dan panjang 10 cm. Ginjal berbentuk seperti kacang merah dan berwarna merah tua, karena mengandung banyak kapiler darah. Organ ini terletak di dalam ronga perut bagian belakang agak ke atas. Struktur Ginjal Nah bagaimanakah struktur Ginjal kalian?. Ayo kita lihat pada gambar di bawah ini Ginjal manusia terbagi atas dua lapisan, yaitu korteks (luar) dan medula (dalam). Pada lapisan korteks ginjal, terdapat satuan struktural dan fungsional terkecil yang disebut nefron. Satu buah ginjal manusia mengandung kurang lebih 1 juta nefron. Setiap nefron terdiri atas badan Malpighi (badan renalis) yang tersusun dari kapsul Bowman dan glomerulus. Kapsul Bowman berdinding rangkap dengan glomerulus di dalam cekungan kapsulnya. Glomerulus merupakan untaian pembuluh kapiler darah yang dindingnya bertaut menjadi satu dengan dinding kapsul Bowman.Sementara itu, tubulus-tubulus yang menyusun nefron adalah tubulus proksimal, tubulus distal, dan tubulus pengumpul/kolektipus yang dikelilingi oleh pembuluh darah kapiler. Pembuluh darah kapiler ini dinamakan arteriol eferen yang meninggalkan glomerulus menuju vasa rekta. Vasa rekta merupakan kapiler yang mengelilingi lengkung Henle. Adapun pembuluh darah kapiler yang menuju glomerulus dinamakan arteriol aferen. Arteriol ini banyak menyuplai darah bagi


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook