Pemerintah Kabupaten Brebes GKB NEW MODEL, GAIRAH BARU KEMBALI BERSEKOLAH ! Pengelola Berita 2022-10-14 | 15:53:45 Menjelang akhir tahun 2022, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes menggelar Sosialisasi Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di Aula Gedung PGRI, Kamis (13/10). Sosialisasi dimaksudkan untuk menggairahkan kembali semangat masyarakat Kabupaten Brebes yang putus sekolah untuk kembali bersekolah. Menurut Rojat, S.Pd.M.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, yang pada kesempatan tersebut mewakili Kepala Dindikpora untuk membuka kegiatan, menyampaikan bahwa GKB yang selama ini dilaksanakan memang sudah menunjukkan hasil yang sangat baik, namun ternyata
pengaruhnya belum signifikan terhadap pembangunan secara keseluruhan. Karena itu, lanjut Rojat, diperlukan andil seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kembali kesuksesan GKB. Salah satunya adalah melalui GKB New Model, yaitu model baru pelaksanaan Gerakan Kembali Bersekolah. Rojat menyampaikan bahwa sasaran GKB New Model ini akan lebih luas lagi, tidak hanya Anak Tidak Sekolah tapi juga Dewasa Tidak Sekolah. Sementara itu, ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kabupaten Brebes, Bahrul Ulum, S.E. M.Si sebagai narasumber pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa GKB New Model memiliki cakupan yang lebih luas dibanding GKB terdahulu. Selain menyasar Dewasa Tidak Sekolah, kata Bahrul Ulum, GKB New Model ini nantinya juga akan menyisir Anak Berkebutuhan Khusus melalui pendidikan yang sifatnya inklusi. Sebagai pilot project, tambah Bahrul Ulum, GKB New Model ini direncanakan akan dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Negla Kecamatan Losari dan Desa Cenang Kecamatan Songgom. Dua desa ini akan diinisiasi untuk disiapkan menjadi Pusat Studi Anak Tidak Sekolah dan Dewasa Tidak Sekolah sehingga memiliki standar kualitas internasional dan kedepan bisa ditiru oleh banyak daerah. Sosialisasi dihadiri oleh banyak unsur, mulai dari OPD terkait hingga unsur masyarakat melalui PKBM dan para pegiat sosial lainnya. Berita dan foto : DK https://brebeskab.go.id/index.php/content/1/gkb-new-model- gairah-baru-kembali-bersekolah
40 Rumah di Bantarkawung Brebes Rusak Akibat Tanah Bergerak Selain itu, jalanan juga retak-retak akibat tanah bergerak. by Fajar Eko Nugroho 14 Oktober 2022 1 min read BREBES – Bencana tanah bergerak yang mengakibatkan puluhan rumah rusak terjadi di Dukuh Nyakokot, Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Sedikitnya 40 rumah mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat. Bencana tanah bergerak diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam waktu sepekan belakangan ini. Kepala Desa Cinanas Hensika Sindy Setiawan mengatakan, tanah bergerak juga mengakibatkan jalan poros di dukuh Ciwaringin yang menuju ke arah Cilacap retak-retak.
“Akibat bencana tanah bergerak, menyebabkan 40 rumah milik warga rusak, jalan poros di dukuh Ciwaringin ke wilayah Cilacap,” kata Hensika, Jumat 14 Oktober 2022. Saat ini, kata dia, pihak desa dan Kepala PU UPTD Kecamatan Bantarkawung masih mendata kerugian yang ditimbulkan. “Kami masih melakukan pendataan, termasuk soal kerusakan jalan. Untuk warga yang rumahnya rusak berat, kami minta agar sementara mengungsi ke rumah tetangga atau kerabatnya karena berbahaya,” pungkasnya. (*) Editor: Irsyam Faiz https://panturapost.com/40-rumah-di-bantarkawung-brebes- rusak-akibat-tanah-bergerak/
5 Pedukuhan Kena Longsor dan Tanah Bergerak, 14 Jiwa Warga Brebes Selatan Ngungsi Reporter: Teguh Supriyanto| Editor: Adi Mulyadi| Jumat 14-10-2022 BANTARKAWUNG, radartegal.com - Sebanyak 14 jiwa warga Brebes selatan, Kamis 13 Oktober 2022, terpaksa mengungsi. Mereka meninggalkan rumahnya yang rusak terdampak bencana longsor dan tanah bergerak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun puluhan rumah warga, jalan dan jembatan rusak akibat bencana ini.
Satgas PB BPBD Brebes Pos Aju Bumiayu mencatat, bencana alam tersebar di sejumlah titik lokasi. Yakni Dukuh Karanganyar RT01 RW06, Dukuh Wringin RT02 RW06, Dukuh Nyangkokot RT04 RW10, Dukuh Karangpoh RT1 RW10, dan Dukuh Tambakan RT03 RW10 Desa Cinanas. \"Hujan sudah terjadi sejak Rabu 12 Oktober 2022, jam 11.00 WIB. Sampai Kamis 13 Oktober 2022 pagi, bencana alam terjadi di wilayah yang mayoritas merupakan perbukitan,\" terang Budi Sujatmiko, Satgas PB BPBD Pos Aju Bumayu. Setelah mendapatkan laporan dari pemerintah desa, dia besama sejumlah relawan segera melakukan asessment terkait dampak dan penyebab bencana. Diketahui bencana longsor dan tanah bergerak di Dukuh Nyakokot RT04 RW10 mengakibatkan 35 rumah rusak. Kondisi rusak berat sebanyak 5 rumah, yakni milik Narso (45), Tarkum (52), Casan (40), Samud (70), dan Didi Purnomo (40). \"Mahkota longsor terdapat di lahan Perhutani petak 83 G1 RPH Banjarsari, BKPH Bantarkawung dengan dimensi cukup besar,\" terang Budi. Di lokasi lain, longsor terjadi di tebing penahan Kali Kuya. Menyebabkan tembok belakang rumah milik Jamil (55), sepanjang 7 meter, tinggi 3 meter dan rumah milik Sariyat (55), dengan dimensi panjang 6 meter tinggi 3 meter, ambruk. \"Longsor menyebabkan tembok belakang rumah warga yang berada di atasnya abruk, hingga menimpa rumah,\" terangnya. Kerusakan juga terjadi pada jalan kabupaten ruas Pruwatan Kecamatan Bumiayu-Kalijambe Kecamatan Bantarkawung, sepanjang 10 meter dan mengikis badan jalan 1,5 meter, tinggi tebing 3 meter.
\"Sementara ini, jalan masih dapat dilalui kendaraan baik roda 4 maupun roda 2,\" imbuh Budi. Di Dukuh Karangpoh RT01 RW10, longsor merusak dua rumah akibat tertimpa material pada bagian dapur milik Raskem (67), dan milik Saud (64). Pergerakan tanah juga terjad di Dukuh Karangpoh RT02 RW10, merusak 2 rumah milik Sutrisno (55), Saryono (50), dan Raskam (67). Selain itu, longsor tebing milik Perhutani di Dukuh Babakan RT04 RW08, menimpa tembok samping rumah warga milik Daryono (50), dan Tarmo (81). \"Kami melakukan mapping area terdampak tanah bergerak, khususnya di Nyankokok, dengan mahkota longsor berada pada area lahan Perhutani petak 83 RPH Banjarsari BKPH Bantarkawung dengan dimensi cukup besar dan sudah mengalami pergeseran 10 centimeter -50 centimeter,\" terangnya. Satgas PB BPBD juga melakukan penutupan retakan yang berada pada mahkota longsor yang berada pada lahan Perhutani dan di buatkan drainase agar mengurangi aliran air masuk ke mahkota longsor. Sementara Kepala Desa Cinanas Hensika Sindi Setiawan menyampaikan, pihaknya telah melaporkan dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam ini ke tingkat kabupaten melalui Kantor Kecamatan Bantarkawung. \"Kami juga menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas, sekaligus melakukan penanganan darurat bersama pihak terkait dan relawan,\" ucapnya. (*) https://radartegal.disway.id/read/653330/5-pedukuhan-kena- longsor-dan-tanah-bergerak-14-jiwa-warga-brebes-selatan- ngungsi
Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Semak-semak Pinggir Hutan Ciregol Reporter: Teguh Supriyanto| Editor: Adi Mulyadi| Jumat 14-10-2022,08:00 WIB TONJONG, radartegal.com - Warga sekitar Dukuh Ciregol Kecamatan Tonjong geger penemuan mayat seorang lanjut usia (lansia) di sisi jalur lama Ciregol, Rabu 13 Oktober 2022 petang. Jasad berjenis kelamin laki-laki itu, kali pertama diketahui oleh petugas pemeliharaan jaringan telekomunikasi, dalam posisi tertelungkup di sekitar semak-semak pinggiran hutan Ciregol. Darori (44), warga Dukuh Ciregol RT01 RW09 Desa Kutamendala mengatakan, saat itu petugas yang tengah
melakukan pemeliharaan kabel jaringan telekomunikasi mendapati tubuh seorang pria. Dia mengira kakek itu adalah orang yang sedang tertidur. \"Sempat dikira orang sedang tidur, makanya tidak dihiraukan dan melanjutkan melakukan pemeliharaan kabel. Tapi saat dia kembali ke lokasi yang sama, kakek tadi masih terbaring di tempat yang sama,\" ungkapnya. Karena sudah cukup lama, petugas tadi curiga dan berniat membangunkannya, tapi tidak bergerak. Selanjutnya bersama warga, melapor ke petugas di Mapolsek Tonjong. \"Posisinya tidak berubah cukup lama, sehingga membuat petugas tadi curiga dan akhirnya melapor ke polisi,\" ucapnya. Petugas yang tiba di lokasi kejadian bersama tim Puskesmas, memastikan jika korban dalam kondisi menggal. Selanjutnya dilakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari situ diketahui jasad tersebut adalah Tarmudi (80), warga Dukuh Sijampang RT15 RW03 Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan. Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto melalui Kapolsek Tanjong Iptu Teguh Adi Winarko membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Bersama dengan petugas medis, dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah. \"Diduga korban meninggal akibat jatuh, sehingga terdapat luka ringan pada wajah,\" jelas Teguh. Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Tonjong tidak di temukan luka bekas penganiayaan yang mengakibatkan kematian. \"Dari pemeriksaan medis Puskesmas Tonjong, terhadap jenazah, tidak ditemukan luka yang mengarah pada tindak kekerasan,\" lanjutnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Kapolsek, Tarmudi setiap harinya sering keluar rumah. Terakhir dia diketahui pergi dari rumah di Dukuh Sijampang pada hari Selasa 11 Oktober 2022. Selain itu, diketahi dari keluarga, jika Tarmudi menderita sakit asma. Pihak keluarga menerima atas meninggalnya korban. Hasad korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. \"Pihak keluarga menerima dan membuat pernyataan ini, diduga Tarmudi meninggal akibat penyakitnya kambuh saat berada jauh dari rumah,\" terang Kapolsek. (*) https://radartegal.disway.id/read/653329/seorang-lansia- ditemukan-meninggal-di-semak-semak-pinggir-hutan-ciregol
Talut Tebing Setinggi 1,5 Meter Longsor Timpa Rumah Warga Winduaji Reporter: Teguh Supriyanto| Editor: Adi Mulyadi| Kamis 13-10-2022,11:51 WIB Bencana alam tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah dan lahan pertanian warga di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan.-Teguh Supriyanto- PAGUYANGAN, radartegal.com - Talut penahan tebing dengan dimensi tinggi 1,5 meter dan panjang 8 meter di Dukuh Benda RT07 RW05, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah warga rusak tertimpa material longsor. Kades Winduaji, H Abdurrahman menyampaikan, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi di wilayahnya pada, Selasa 11 Oktober 2022 petang.
Hujan menyebabkan talud penahan tebing setinggi 1,5 meter dan panjang 8 meter di Dukuh Benda RT 07 RW 05, Desa Winduaji, longsor. \"Material longsor menimpa dapur rumah Kosim (45), serta menyebabkan tembok rumah milik Sanap (65), yang berada di atasnya retak-retak dan roboh pada bagian samping dengan dimensi panjang 5 meter dan lebar 2 meter,\" terangnya. Selain itu, bencana alam juga terjadi di Dukuh Patuguran RT02 RW05, Desa Winduaji. Akibat curah hujan tinggi yang turun sejak sekitar pukul 11.00 WIB, menyebabkan longsor tebing dengan dimensi tinggi 10 meter dan panjang 12 meter. Longsornya tebing menyebabkan tertutupnya aliran Sungai Pemali (hulu Sungai Pemali), hingga aliran air berpindah kelahan pertanian milik Rusdi. Lahan seluas 100 meter persegi dengan tanaman padinya rusak. \"Longsor juga merusak talut penahan tebing Sungai Pemali, dengan dimensi panjang 16 meter dan tinggi 4 meter,\" imbuhnya. Menurutnya, Pemdes Winduaji segera berkoodinasi dengan Satlak Penanggulangan Bencana Alam Kecamatan Paguyangan dan juga BPBD. Sementara Satgas PB BPBD Brebes Budi Sujatmiko menyampaikan, pihaknya melakukan assesment terkait kronologi dan dampak kejadian. Bersama relawan juga melakukan pembersihan material tanah dan membuat sodetan terhadap endapat yang menutup aliran Sungai Pemali. \"Tujuannya agar aliran sungai bisa normal kembali, serta menghindari terjadinya banjir bandang dan kerusakan lahan pertanian lebih luas lagi. Mengingat masih tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Brebes selatan,\" terang Budi.
Pihaknya juga menghimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam beraktifitas, baik di dalam maupun luar ruangan. https://radartegal.disway.id/read/653315/talut-tebing- setinggi-15-meter-longsor-timpa-rumah-warga-winduaji
Puluhan Rumah di Bantarkawung Brebes Rusak Akibat Tanah Bergerak Imam Suripto - detikJateng Kamis, 13 Okt 2022 20:23 WIB Brebes - Bencana tanah bergerak terjadi di Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Puluhan rumah rusak akibat fenomena tersebut. Pergerakan tanah ini mulai dirasakan saat terjadi hujan deras pada Rabu (12/10) malam hingga Kamis (13/10/) dini hari. Sekitar pukul 03.00, warga mendapati banyak rumah yang mengalami kerusakan. Kades Cinanas, Hensika Sindy Setiawan mengatakan, sebanyak 40 rumah warga Desa Cinanas mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya rusak
berat. Rumah rumah itu berada di RT 04 RW 10 dukuh Nyakokot Desa Cinanas. \"Pergerakan tanah itu masih terus berlangsung sampai sekarang. Tadi sore laporan yang masuk, ada 10 rumah yang rusak berat,\" ujarnya. Selain rumah, lanjut kades, jalan penghubung antara Dukuh Karanganyar-Kedungnanas amblas dan retak retak sepanjang 11 meter. Kemudian jembatan penghubung menuju Dukuh Tambakan juga mengalami retak. Saat ini, jembatan itu masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Saat ini pihak desa bersama TNI, Polri dan BPBD telah memberikan edukasi terhadap warga terdampak. Mereka diminta waspada dan cepat menyelamatkan diri saat kerusakan rumah makin parah akibat tanah bergerak. \"Sementara memang belum ada yang mengungsi. Tapi warga sudah diberi edukasi bila terjadi kerusakan yang parah untuk segera menyelamatkan diri,\" sambung dia. Sindy menegaskan, akan melakukan evaluasi dalam satu atau dua hari ke depan. Bila diperlukan, akan dibangun tenda darurat bilamana pergerakan tanah ini makin parah. https://www.detik.com/jateng/berita/d-6346666/puluhan- rumah-di-bantarkawung-brebes-rusak-akibat-tanah-bergerak
KAMIS, 13/10/2022, 17:06:08 40 Rumah Rusak Akibat Bencana Tanah Bergerak di Bantarkawung LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya 40 rumah warga rusak akibat bencana tanah begeak di Dukuh Nyakokot Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selain merusak 40 rumah warta di RT 04 RW 10 dukuh Nyakokot, bencana juga mengakibatkan jalan poros di Dukuh Ciwaringin yang berbatasan dengan Kabupaten Cilacap juga retak-retak hingga bwrlubang yang membahayakan bagi pengguna jalan. Kepala Desa Cinanas, Hensika Sindy Setiawandi mengatakan, bencana tanah retak terjadi setelah diguyur hujan deras yang sering terjadi pada akhir-akhir ini.
\"Beberapa hari ini hujan deras turun dan mengakibatkan bencana tanah bergerak di Dukuh Nyakokot dan Ciwaringin,\" katanya, Kamis 13 Oktober 2022. Menurutnya dari 40 rumah yang rusak, tujuh rumah rumah di antaranya mengalami rusak parah. Yakni milik Tarkum, Samud, Narso, Kasno, di RT 04 RW 10 Nyangkokot, rumah milik Abddul Jamil dan Saryat di RT 01 RW 06 Karang anyar, juga rumah Daryono RT 04 RW 08 Kali Jambe. \"Ada tujuh rumah yang kerusakannya cukup berat,\" kata Hensika. Sementara itu Peltu Diono dari Koramil Bantarkawung di lokasi bencana menyebutkan, pihaknya bersama Kepala Desa Cinanas dan Kepala PU UPTD Wilayah Bantarkawung, Purwono ST tengah melakukan pendataan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan. “Sedikit 40 rumah warga mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah dan jalan poros dari dukuh Waringin Desa Cinanas ke wilayah Cilacap mengalami retak-retak ,” kata Diono. https://panturanews.com/index.php/panturanews/baca/25908 9/13/10/2022/40-rumah-rusak-akibat-bencana-tanah-bergerak- di-bantarkawung.html
By Redaktur 14 October 2022 Seorang Wanita yang Masih Remaja di Ketanggungan Tewas Ketabrak KA Pstugas kepolisian Ketanggungan saat mengevakuasi korban tertabrak KA di Ketanggungan yang diketahui aeirang remaja putri BREBES NEWS.co. Seorang wanita tewas tertabrak Kereta Api di tengah rel jalur hilir Km 269+9 masuk desa Bulakelor kecamatan Ketanggungan kabupaten Brebes Jateng Kamis (13/10/2022) malam sekira pukul 23.27 WIB. Saat ditemukan Koban tewas dalam kondisi memprihatinkan. Peristiwa tertabraknya wanita tersebut pertamakali diketahui dengan adanya laporan ke Polsek Ketanggungan dari Angga Juni Prabowo (33) Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api)
Saat dilaporkan wanita korban ketabrak kereta api tersebut tidak ditemukan identitas dirinya disekitar lokasi. Sementara dari olah TKP dilapangan diketahui jelas berjenis kelamin perempuan, rambut hitam pendek, memakai baju hem motif kotak warna biru putih memakai celana panjang bahan kain warna hitam dan memakai switer warna hitam. Korban meninggal dunia dengan kondisi organ dalam ( usus ) tercecer ,wajah hancur, baju dan celana sudah terlepas sobek diduga tertabrak kereta api. Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto melalui Kapolsek Ketanggungan AKP Suroto kepada BREBES NEES.co .membenarkan adanya laporan seorang perempuan diduga ketabrak kereta api. Kondisi tubuh korban dalam kondisi memprihatinkan. Sementara untuk proses selanjutnya jasad koran di evakuasi ke RSUD Brebes dan kasusnya saat masih dalam penyelidikan. “Setelah diadakan penyelidikan inafis Polres Brebes korban di ketahui bernama Ayu Tri Anita (16) Warga Bulakelor kecamatan Ketanggungan,” ujar Suroto. “Soal penyebab dia (korban) bisa sampai tertabrak KA pada malam hari, oleh pihak kepolisian masih dalam penyelidikan,” pungkas Suroto. Setelah sempat diviaum di RSUD Brebes, jasad korban yangcsudah diketahui asal-usul serta identiasnya kemudian di serahkan keluarga guna untuk pemakaman. ( Alex ) https://brebesnews.co/2022/10/seorang-wanita-yang-masih- remaja-di-ketanggungan-tewas-ketabrak-ka/
By Redaktur 13 October 2022 Di Cinanas Bantarkawung, Tanah Begerak Rusakan 40 Rumah Warga Kondisi rumah akibat tanah bergerak di Cinanas Bantarkawung BREBES NEWS.co – Hujan dengan intensitas tinggi di Brebes wilayah selatan, Kamis (13/10/2022) sore hingga pagi hari mengakibatkan sedikit nya 40 rumah milik warga RT 04 RW 10 dukuh Nyakokot Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes Jateng alami kerusakan. Kerusakan diakibatkan adanya pergeseran tanah. Selain itu jalan poros di dukuh Ciwaringin ke wilayah Cilacap juga mengalami retak dan berbahaya bila dilalui kendaraan. Kepala desa Cinanas Hensika Sindy Setiawandalam relese kepada BREBES NEWS.co nenyampaikan hujan deras dari pukul 18.00 s/d 05.00 WIB, mengakibatkan pergerakan tanah di berbagai titik diwilayahnya.
Kerusakan parah pada rumah warga Desa Cinanas dan juga Jalan Poros Utama Desa Cinanas Kecamatan bantarkawung kabupaten Brebes ke Kabupaten Cilacap retak retak. “Ada 7 rumah yang mengalami rusak parah antaranya rumah milik Tarkum,Samud,Narso,Kasno, alamat RT 04 RW 10 Nyangkokot,rumah Dul Jamil dan Saryat RT 01 RW 06 Karanganyar juga Rumah Daryono RT 04 RW 08 Kali Jambe,” tutur Kades Hensika. Jalan poros Bantarkawung ka Kabupaten Cilacap yang alami amblasbdan retak- retak Pergerakan tanah juga amblaskan Jalan Poros yakni di ruas jalan Dukuh Weringin Kali jambe dan Ruas Jalan Tambakan Karangpoh,” ungkapnya lagi. Sementara itu Peltu Diono dari Koramil Bantarkawung di lokasi bencana di desa Cinanas melaporkan saat ini pihaknya bersama Kepala Desa Cinanas dan Kepala PU UPTD Wilayah Bantarkawung Purwono ST sedang melakukan pendataan. “Sedikit 40 rumah warga mengalami kerusakan akibat pergeseran Tanah dan jalan poros dari dukuh Waringin Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung ke Wilayah Kabupaten Cilacap mengalami retak retak ,” pungkas Diono. ( ALEX ).
Innalilahi, Gadis ABG 16 Tahun di Brebes Tewas Tertabrak Kereta Api OLEH BASHIL EL-SILAKBAN · 14 OKTOBER 2022 ARAH PANTURA, BREBES- Ayu Trianita (16) seorang gadis ABG warga RT 01/ RW 02 Desa Bulakelor Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, tewas disaat usianya masih remaja setelah tertabrak kereta api, pada Kamis (13/10/22) malam di Km 269+9 masuk Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan. Kapolsek Ketanggungan AKP Suroto, saat dihubungi Jumat (14/10/22) siang, membenarkan adanya warga yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Gajayana, 71C jurusan Malang – Stasiun Gambir Jakarta, dengan nomor loko CC2061372, dengan Masinis Aji J dan Asisten Masinis Susanto.
“Kasus kecelakaan ini, pertama diketahui oleh masinis yang melaporkan ke Stasiun Ketanggungan, telah menabrak seorang wanita. Oleh Polsuska kemudian dilaporkan ke kami,” kata AKP Suroto. Setelah mendapatkan laporan, petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi ke RSUD Brebes untuk proses identifikasi. “Hasil identifikasi yang kami lakukan, korban diketahui identitasnya yang ternyata korban masih remaja belasan tahun,” ungkapnya. Pihak kepolisian lalu menghubungi pihak keluarga untuk menjemput jenazah di rumah sakit. Jenazah kemudian diambil pihak keluarga untuk dimakamkan. “Kami hingga kini masih menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan para saksi, untuk mengetahui motif tewasnya korban tertabrak kereta api,” pungkasnya.*** https://arahpantura.aboutsemarang.id/innalilahi-gadis-abg-16- tahun-di-brebes-tewas-tertabrak-kereta-api/
Tagihan Listrik Kantor Bupati Yang Baru di KPT Brebes Lebih Dari Rp. 80 Juta OLEH BASHIL EL-SILAKBAN · DIPUBLIKASIKAN 14 OKTOBER 2022 · DI UPDATE 14 OKTOBER 2022 ARAH PANTURA, BREBES- Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes setelah kepindahannya dalam satu bulan terakhir, tagihan listrik di Kantor Bupati itu menembus Rp 81.900.779. Jika rata-rata per bulan tagihan listriknya sebesar itu, untuk satu tahun Pemkab Brebes harus mengelontorkan anggaran APBD hampir mencapai Rp 1 miliar, hanya untuk membayar tagihan listrik. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, daya yang terpasang di KPT Brebes itu mencapai 555.000 Volt Ampere, dan masuk kategori pelanggan perkantoran atau P2. Besarnya daya tersebut seiring dengan fasilitas yang ada di dalam kantor. Di antaranya, jaringan AC, lift hingga lampu penerangan. Padahal sebelumnya, Kantor Bupati Brebes sebelumnya di Setda Brebes yang kini ditempati untuk Mal Pelayanan
Publik (MPP), menurut informasi yang diterima hanyalah sekitar Rp. 25 juta per bulan. Besarnya tagihan penggunaan listrik KPT itu, dibenarkan Manajer ULP PLN Brebes Karwiyah. Dia mengatakan, jumlah tagihan rekening listrik KPT pada bulan September di KPT Brebes sebesar Rp 81.900.779. Jumlah itu sudah sesuai dengan rekaman data penggunaan daya listrik. Bahkan, dalam data pelanggan KPT sebelumnya diprakarsai Istaka Karya dan berubah menjadi instansi pemerintah. “Tagihan listrik KPT ini, semuanya sudah tercatat otomatis di KWH Meter pelanggan. Sehingga, biaya yang muncul sudah sesuai penggunaan daya yang terpakai. Sesuai data kami, daya yang terpasang di KPT sebesar 555.000 Volt Ampere,” ungkapnya melalui sambungan telepon dengan media. Terkait rincian peruntukan daya listrik, lanjut dia, PLN tidak bisa menjabarkan secara detail. Sebab, pemanfaatan listrik merupakan hak dan kewenangan penuh pelanggan. Bahkan, secara prinsip PLN sebagai penyedia jasa listrik akan memfasilitasi semua kebutuhan pelanggan. Termasuk, KPT yang merupakan instansi pemerintah sebagai mitra sekaligus pelanggan. Sementara itu, Plt Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes Jurining Pirula Dewi menjelaskan, besarnya tagihan biaya listrik KPT itu, menjadi konsekuensi penggunaan operasional gedung pemerintah modern. Terlebih, adanya penggabungan tiga instansi pemerintah yang menempati bangunan tersebut jelas sudah dianggarkan operasional. Yakni, Inspektorat, Baperlitbangda dan Sekretariat Daerah Pemkab Brebes yang menempati satu atap. “Dengan penggabungan instansi yang berkantor di KPT ini, tentu ada penyesuaian kebutuhan listrik. Tapi, semuanya sudah dianggarkan maksimal Rp 120 juta per bulan,” jelas Dewi.
Alokasi anggaran tersebut, sambung dia, merupakan plafon maksimal biaya listrik di KPT, rumah dinas bupati, rumah dinas wakil bupati dan pendopo Bumiayu. Namun bisa dipastikan ada pengawasan ketat untuk efisiensi penggunaan operasional listrik tersebut. Termasuk, pemanfaatan semua ruang di KPT hampir 99 persen sudah difungsikan. Sehingga, sudah ada tim yang mengontrol secara terpusat dalam penggunaan listrik setelah jam kerja selesai. “Bahkan, Bupati dalam apel pagi beberapa waktu lalu sudah menekankan agar seluruh ASN di KPT untuk melakukan penghematan listrik ini,” pungkasnya.*** https://arahpantura.aboutsemarang.id/tagihan-listrik-kantor- bupati-yang-baru-di-kpt-brebes-lebih-dari-rp-80-juta/
RADAR TEGAL TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 HALAMAN : 1 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
RADA TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 DINAS KOMUNIKASI INFORMA
AR TEGAL HALAMAN : 8 ATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
RADAR TEGAL TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 HALAMAN : 8 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
RADAR TEGAL TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 HALAMAN : 8 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
RADAR TEGAL TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 HALAMAN : 9 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
RADAR TEGAL TANGGAL : 14 OKTOBER 2022 HALAMAN : 9 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN BREBES
Search
Read the Text Version
- 1 - 34
Pages: