Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore SKENARIO PEMBELAJARAN

SKENARIO PEMBELAJARAN

Published by Rubaida.jaspar, 2019-06-27 04:02:42

Description: SKENARIO PEMBELAJARAN

Search

Read the Text Version

SKENARIO PEMBELAJARAN MENGENAL SEJARAH BUDAYA PACU JALUR KUANTAN SINGINGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Oleh Rubaida Rose Guru Madrasah Aliyah Kuantan Singingi 1. Judul Mengenal Sejarah Budaya Pacu Jalur Kuantan Singingi Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris 1. Pendahuluan Dalam proses belajar dan mengajar pada kurikulum 2013 . pemerintah lebih menitik beratkan pada konsep siswa dan guru lebih kreatif dan inovatif. Siswa dan guru diberikan kesempatan seluas-luasnya. Kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dalam mengimbangi perkembangan zaman dan kebutuhan yang dihadap kan oleh masyarakat luas. Kemampuan untuk memenuhi tuntutan zaman yang mengalami perkembangan. Dibutuhkan cara-cara yang tepat untuk menjawab semua tantangan yang ada. Semua ini tidak terlepas dari penguatan pendidikan dan penguasaan teknologi. Guru adalah ujung tombak dalam pelaksanaan kurikulum. Kurkulum yang memiliki tujuan untuk mencetak generasi millennial yang berkarakter budaya bangsa. Untuk menumbuhkan budaya bangsa Indonesia. Tentunya guru dan siswa harus lebih mengali lebih jauh budaya-budaya tersebut, budaya yang ada di Indonesia beraneka ragam. Budaya ini bisa di pelajari dengan berbagai macam cara. Salah satu untuk mempelajari budaya tersebut adalah guru bisa memperkenalkan budaya dengan menuliskan budaya tersebut. Setelah itu siswa diajak untuk membaca. Bukan hanya guru siswa juga punya kesempatan untuk bercerita didepan kelas budaya yang ada di daerah mereka masing-masing. Kabupaten Kuantan Singingi adalah salah satu daerah yang memiliki sejarah budaya yang sangat unik. Budaya ini masih tetap terjaga sampai saat ini. masyarakat di Kuantan Singingi mengenal budaya pacu jalur ini sejak nenek moyang mereka. Apakah

budaya ini menarik untuk dipelajari? Iya sangat menarik sekali da nada banyak pesan- pesan moral yang terdapat didalam budaya ini yang patut untuk dilestarikan. 2. Sejarah Budaya Pacu Jalur Sejarah mencatat bahwa pacu jalur adalah sebuah pesta rakyat. Ini dilakukan untuk melepas lelah para petani setelah selesai bercocok tanam dan selesai proses memanen padi. Ini merupakan kebiasaan masyarakat yang ada di daerah Indragiri namun sejak terjadi pemekaran daerah , daerah Indragiri terbagi menjadi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu. Kemudian Kabupaten Indragiri Hulu terpecah menjadi dua yaitu kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hulu. Pusat kegiatan pesta budaya masyarakat Kuantan Singingi. diadakan sempena memperingati hari kelahiran ratu Wihelmina. Ini berkaitan dengan penjajahan yang dilakukan oleh orang belanda tempo itu. Namun saat ini masyarakat Kuansing menggelar acara ini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Pesta budaya pacu jalur adalah sebuah tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Masyarakat lebih suka menyebut nama kabupaten ini dengan akronim Kuansing. Budaya pacu jalur ini terlihat sangat unik karena masyarakat yang ada ditiap desa memiliki sebuah perahu yang terbuat dari kayu yang ukuranya sangat besar dan panjang. Perahu tersebut mampu memuat pengayuh berkisar 45-63 orang. Sebuah perahu super panjang ini memuat personil tang terdari dari: satu orang tukang tari yang menari saat perahu sedang di kayuh penari berdiri dibagian paling depan perahu. Kemudian satu orang tukang hoyak berdiri dibagian paling belakang perahu yang bertugas menyemangati para pengayuh, satu orang tukang timbo yang duduk dibagian tengah perahu bertugas membuang air yang masuk kedalam perahu. Dan selebihnya adalah para pengayuh yang duduk dibarisan depan setelah penari sampai kebelakang sebelum tukang hoyak berdiri. Kegiatan budaya pacu jalur ini setiap tahunnya digelar di Sungai Batang Kuantan. Para peserta yang ikut dalam lomba ini akan memperebutkan hadiah berupa kerbau, kambing dan uang pembinaan yang lumayan banyak. Bagaimanakah proses perlombaan itu dilakukan? Nah ini adalah bagian yang paling menarik untuk disimak. Biasanya panita lomba pacu jalur memberikan kesempatan kepada semua desa yang memiliki jalur untuk mendaftar. Kemudian mengambil nomor urut untuk menentukan perahu yang akan menjadi pasangan lomba. Jika beruntung biasanya ada perahu yang menang bay. Menang bay adalah perahu yang dianggap menang karena tidak ada pasangan lomba. Lomba pacu jalur ini berlangsung pada bulan Agustus setiap tahunnya. Biasanya menghabiskan waktu sampai 4 hari. Ini terjadi karena ratusan perahu bermunculan untuk ikut lomba pacu jalur ini. Kabupaten yang tadinya terpecah diberi kesempatan untuk ikut begitu juga dengan perahu lain yang berminat untuk lomba. Masyarakat Kuantan Singingi sangat menuggu-nunggu even ini berlangsung.

Saat kegiatan budaya ini berlangsung sejak terbirt matahari sampai terbenam masyarakat berkumpul di kota Teluk Kuantan. Alhasil pusat kota menjadi sesak oleh kedatangan penonton dari berbagai penjuru. Apakah yang menark dari budaya ini? selain bentuk perahunya yang panjang dan menawaan. Kekompakan dan gotong royong saat mengayuh perahu sangat menentukan. Karena dari hal ini bisa menjuarai lomba tersebut. Masyarakat juga terbiasa dengan budaya gotong royong sejak awal perahu tersebut akan dibuat. Mulai dari mencari kayu ke hutan dengan menentukan hari keberangkatan dengan berbagai macam kue yang dibuat untuk persiapan keberangkatan ke hutan. Semua dilakukan dengan kekeluargaan dan gotong royong. Mereka terbiasa dengan tradisi ini sejak nenek moyang sekitar tahun 1903 yang lalu. PROSES PEMBUATAN JALUR 1. (Kegiatan Ke Kukok ) 2. Pemilihan Kayu Jalur di sebuah rimba yang sangat jauh. Di lakukan oleh beberapa orang warga lebih kurang 10 orang dan tiga orang tukang yang memiliki kemampuan membuat jalur menuju hutan memilih kayu jalur yang ukuran super panjang dan super besar. 3. Proses menobang banan ( Kayu yang besar dan panjang ) sesuai kriteria ditebang

4. Proses Maelo Jalur yang berarti kayu yang sudah di tebang dibuang dahan dan rantingnya kemudian di tarik bersama-sama di bantu dengan sebuah alat berat menuju tempat pembuatan jalur.( Kandang Jalur )

‘ 5. Proses Membontuak Jalur dengan cara Jalur dibentuk menyerupai perahu panjang yang bisa memuat 45 sampai dengan 63 orang pengayuh.

6. ( Proses Mendiang Jalur ) sebuah proses yang dilakukan untuk membuat perahu menjadi mengembang di bakar selama lebih kurang 2 jam lebih. Perahu di bakar agar mengembang dan melihat keseimbangan pada badan perahu yang sudah dibentuk. Proses membakar jalur ini diikuti oleh warga sekampung dengan berbagai macam hiburan tradisional diringi music calempong.

7. Proses mencat yang berarti memperindah perahu/jalur dengan cara merapikan jalur dan melakukan pengecatan dengan berbagai warna. Setelah itu diberkan nama jalur dan di tuliskan pada badan jalur dan tanggal pembuatan jalur.

8. Budaya pacu jalur dilaksanakan setiap memperingati hari kemerdekaan RI

D. Penerapan Dalam Pembelajaran Satuan Pendidikan : MA PP Nurul Islam Kelas :X Semester : Genap Alokasi Waktu : 45 menit X 4 JAM PELAJARAN Kompetensi Inti : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuanfactual, konseptual, procedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusian, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mnatnya untuk memecahkan masalah Kompetensi Dasar : Membedakan Fungsi Sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks recount dan tulis dengan memberi informasi terkait peristiwa bersejarah sesuai konteks penggunaannya. Indikator : 1. Siswa mampu berbagi pengalaman mengenal budaya pacu jalur . 2. Siswa mampu menceritakan proses budaya pacu jalur 3. Siswa mampu menyebutkan norma –norma yang harus dilestarikan dalam budaya pacu jalur 4. Siswa mampu memberi pendapat mengunakan ragam bahasa yang benar . Skenario Pembelajaran  Guru membuka kelas menyampaikan tujuan pembelajaran  Guru Memotivas siswa  Guru Membagi siswa dalam beberapa kelompok  Guru Membuat komitmen kelas

 Guru Memutarkan video budaya pacu jalur  Siswa melakukan pengamatan dan menemukan fakta  Satu orang siswa mulai melakukan kegiatan mengunjungi teman ke kelompok lain mencari fakta-fakta berdasarkan video  Guru menayangkan teks berisi tentang sejarah budaya pacu jalur  Guru mengamati kegiatan siswa sambil melakukan penlaian  Siswa yang mencari info terkait sejarah pacu jalur dengan bertamu kekelompok lain melaporkan hasilnya kekelompoknya dan mulai mendiskusikan. Di tambah dengan pendapat mereka masing masing tentang fakta-fakta sejarah yang saat ini masih ada.  Siswa melakukan Presentasi hasil diskusi dengan kelompoknya bergantian dengan kelompok lain, dan melakukan diskusi.  Guru terus melakukan pengamatan dan mengatur tertibnya kegiatan iskusi yang berlangsung  Guru Menyimpulkan pelajaran bersama siswa  Refleksi

Culture History of Pacu Jalur Kuantan Singingi Regency History notes that runway is a people's party. This is done to release the fatigue of the farmers after they finish farming and finish the process of harvesting rice. This is the custom of the people in the Indragiri area but since the regional division occurred, the Indragiri area was divided into two districts, namely Indragiri Hilir and Indragiri Hulu Regencies. Then Indragiri Hulu Regency was divided into two, namely Kuantan Singingi district and Indragiri Hulu Regency. Center for cultural party activities in the Kuantan Singingi community. held to commemorate the birthday of Queen Wihelmina. This is related to occupation by the Dutch at that time. But now the Kuansing community holds this event to commemorate the Republic of Indonesia's independence day. The cultural runway party is a tradition that is the pride of the Kuantan Singingi community. People prefer to name the district with the acronym Kuansing. The runway culture of this track looks very unique because the people in each village have a boat made of wood which is very large and long in size. The boat is capable of loading paddlers ranging from 45 to 63 people. A super long boat loaded with personnel came from: one dancer who danced while the boat was being paddled by dancers standing at the very front of the boat. Then one scapegoat stood at the back of the boat in charge of encouraging the paddlers, one timbo man sitting in the middle of the boat was tasked with removing the water entering the boat. And the rest are the paddlers who sit in the front row after the dancers get back before the crows stand up. The cultural activities of this runway are held annually on the Batang Kuantan River. The participants who took part in this competition will compete for prizes in the form of buffalo, goat and a lot of coaching money. How is the race process done? Now this is the most interesting part to listen to. Usually the track race committee gives an opportunity to all villages that have a path to register. Then take the sequence number to determine which boat will be the race pair. If you're lucky, there are usually boats that win bays. Winning a bay is a boat that is considered a win because there are no race pairs. This track race takes place in August every year. It usually takes up to 4 days. This happened because hundreds of boats popped up to take part in this track race. Districts that had been divided were given the opportunity to participate as well as other boats interested in the race. The Kuantan Singingi community is very waiting for this event to take place. When this cultural activity takes place from the sun until sunset the people gather in the city of Teluk Kuantan. As a result the city center became crowded by the arrival of spectators from various directions. What is the mark of this culture? other than the long and offering form of the boat. Solidarity and mutual cooperation when pedaling a boat is very decisive. Because of this can win the race. The community is also familiar with the culture of mutual cooperation from the start the boat will be made. Starting from looking for wood to the forest by determining the day of departure with various kinds of cakes made for preparation for departure into the forest. Everything is done with family and mutual cooperation. They are accustomed to this tradition since their ancestors around 1903 ago.

Lembaran Kerja Siswa Mengenal Sejarah Budaya Pacu Jalur Nama Lengkap : Kelas : 1. Menyebutkan pengalaman mengenal budaya pacu jalur 2. Menyebutkan proses yang ada dalam budaya pacu Jalur 3. Menyebutkan Norma- norma yang harus dilestarikan dalam budaya pacu jalur 4. Mengutarakan pendapat mengunakan ragam bahasa yang benar Jawaban: 1._____PENGALAMAN MENGENAI BUDAYA PACU JALUR __________________________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________________________________ 2.____PROSES DALAM KEGIATAN BUDAYA PACU JALUR 3. NORMA- NORMA BUDAYA PACU JALUR YANG HARUS DILESTARIKAN

__________________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________________________________ 4. .___MENGUNGKAN RAGAM BAHASA YANG BAIK DAN BENAR SAAT MENYAMPAIKAN BUDAYA PACU JALUR. _________________________________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________________________________ Good luck


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook