SevenS u d a h K e n a l Deadly Sins? Trixiandra Xaviera
Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 1. Setiap orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat (1) huruf i untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah). 2. Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau izin pencipta atau pemegang hak cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan atau huruf h, untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). 3. Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau izin pencipta atau pemegang hak cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan atau huruf g, untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). 4. Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).
Sudah Kenal Seven Deadly Sins? Trixiandra Xaviera
Mengenal Seven Deadly Sins Trixiandra Xaviera 202200007 Tujuh Dosa Mematikan dari ajaran Kristiani Penulis : Trixiandra Xaviera Ilustrator : Trixiandra Xaviera Copyright : Trixiandra Xaviera Editor : Trixiandra Xaviera Penerbit PT KANISIUS Jl. Cemp. 9, Deresan, Caturtunggal Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 588783 Edisi pertama, 2022 ISBN XXX-XXX-XXX-X Hak cipta dilindungi Undang-Undang Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin dari Penerbit. 60 hlm.; 21 cm
salam hangat! Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang terus memberi kekuatan dan menuntunku pada setiap lika-liku kehidupan yang mmebuatku terus berjuang. Terima kasih untuk Orangtua, Kakak dan Adikku, teman-teman, dan idol KPOP yang memberi dampak besar pada hidupku dan memban- gkitkan semangat untuk meraih tujuan demi tujuan. Di dalam hidup yang penuh tantangan dan godaan pasti kita pernah merasa putus asa dan malas melakukan tanggung jawab yang terasa berat. Tetapi melihat perjuangan orang-orang hebat dan hasil jerih payah yang mengharukan membuatku sadar ada banyak orang yang berjuang diluar sana dan aku tidak pernah sendiri meskipun kita tidak saling mengenal. Terima kasih untuk semua. Terima kasih untuk semua dukungan materi dan psikologis selama penulisan ini. Terima kasih untuk orang-orang di dunia hiburan yang berjuang dengan tekun dan keras. Terima kasih telah menjadi inspirasi yang kuat untukku. Terima kasih untuk Trixiandra Xaviera Aku tahu ada banyak hal yang sulit untuk diterima tapi kamu berhasil melewatinya sedikit demi sedikit. Terima kasih karena selalu berusaha dan tidak menyerah. Rasa lelah ini akan terbayar oleh usahamu, kamu tidak berdiam diri dan itu adalah tindakan yang benar. You did good this year and I’m proud of you. Buku ini aku persembahkan untuk kamu yang sedang menghadapi kebingungan dan berjuang untuk menemukan jawaban di hidup. Ingat, kamu tidak sendirian. Mari berjuang di hidup masing-masing dan bertemu pada saatnya.
Halo ! Namaku Pov! Usiaku sekarang 28 tahun dan sudah menikah. Saat sedang membersihkan lemari, aku melihat album fotoku saat remaja. Masa-masa kita mengalami banyak perubahan secara biologis, kognitif, dan sosioemosional, dimana kita melakukan banyak kesalahan dan frustrasi. Apa kamu setuju? Kesulitan yang sedang kamu alami? Tenang! Kamu ngga sendiri kok. Terus berjuang ya!
Setiap hari pasti ada hal-hal ngga terduga ataupun kegiatan yang terjadi diluar rencana. Banyak harapan dan khayalan yang menyenangkan tetapi nyatanya sulit untuk jadi kenyataan. Kalau begitu harus apa? Mengeluh? Menyalahkan keadaan? Pasrah? Di dunia ini ngga ada hal yang pasti. Semuanya selalu berubah dan penuh kejutan. Apa yang kamu lakukan jika ada hal-hal yang terjadi diluar rencanamu? 2
Dosa ? Kalian pasti sudah ngga asing dengan istilah dosa kan? YES !!! Dosa itu perbuatan yang melanggar hukum Tuhan atau Agama. Dalam perkembangannya pada abad ke 5M, dibuatlah ajaran Kristiani dengan konsep Seven Deadly Sins dari Eropa. yaituuu... Pride - Sombong Tujuh dosa ini bisa dibilang mewakili tujuh Greed - Tamak sifat buruk kita loh dan bisa aja kita udah Lust - Hawa Nafsu lakuin semuanya dengan sadar atau ngga Envy - Iri Hati sadar. Hmmm... Gluttony - Rakus Wrath - Marah bahayakah? Sloth - Malas Semua dosa ini bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Seperti yang diajarkan, dosa ini berhubungan dengan Surga dan Neraka. Tapi kalau kita masih percaya Roh Kudus dan mau bertobat, dosa kita bisa diampuni kok! 3
Kalau masa remaja? Kita menjadi remaja setelah mengalami pubertas dan kalau menurut usia biasanya di atas 12 tahun ya! Di masa ini ada perubahan secara fisik dan emosional yang bisa berbeda setiap orangnya, tapi kita sendiri yang paling tahu bedanya apa bukan? Kalau aku bisa melihat remaja sebagai benda maka itu adalah buah-buahan !!! Karena remaja itu... MANIS ASAM PAHIT SEGAR Masa remaja menurutmu seperti apa? Disini aku mau berbagi beberapa pengalaman remajaku yang masing-masing bisa menjurus ke dosa tertentu loh! Hal-hal kecil yang kita lakukan jika di pikirkan lagi ternyata banyak mengandung bibit-bibit dosanya! Mungkin sekilas seperti ngga berbahaya, tapi... jangan kebablasan apalagi sampai merugikan orang lain dan diri sendiri ya! Siap menyelami 4 SWIPE !!!ceritanya?
PRIDE. Hari itu matahari bersinar ngga terlalu terik, hari yang sangat baik untuk memulai hariku. Aku sangat percaya diri dengan penampilanku hari itu. Balutan kemeja seksi dan rok dari merek terkenal dipadukan boots hitam dan aksesoris berkilau terlihat memukau saat dipakai olehku. Aku terlihat bersinar di usia 15 tahun ini. Aku rasa tidak ada yang bisa menandingi kecantikanku. Tentu saja karena aku merawat diri. 5
Acara tahunan sekolah, PENSI di tahun ini pun siap memberi highlight kehad- iranku. Aku berjalan masuk gerbang sekolah sambil mengibas rambut panjangku. Semua mata pasti sedang menatapku dan merasa iri. Betul. Memang seharusnya begitu. Kalian bahkan ngga pantas menjabat tanganku apalagi berfoto denganku. Satu-satunya orang yang sebanding denganku hanya teman-teman dan gebetanku, Mars. Hari ini pun dia terlihat memukau dengan gaya santainya. Semua orang tau kalau dia sudah lama menyukaiku dan selalu mengikutiku. Gayanya berpa- kaiannya hari ini juga pasti untuk menarik perhatianku karena sebelumnya aku pernah sedikit bercerita tentang gaya berpakaian laki-laki yang kusukai. 6
Teman-temanku pun terlihat sangat berusaha untuk menonjol tapi seharusnya mereka tahu kalau baju semahal apapun yang mereka pakai tetap akan terlihat murah karena sikap yang ngga berkelas. Saat Mars naik ke panggung dan bernyanyi, mereka berteriak-teriak seperti orang ngga berpendidikan. Semua orang berusaha mencari perhatiannya, tapi aku tahu Mars hanya akan memandangku. Norak banget... Yuhuuu! Keren deh !!! Oppaaa... Saat itu Mars turun dari panggung sambil bernyanyi, dia berjalan ke arahku dan tersenyum. Seluruh siswa melihat ke arah kami. Aku merasa bangga dan segera mengulurkan tanganku. Mars sempat menatapku dan menggelengkan kepalan- ya. Setelah menatapku bingung dia pun memalingkan wajahnya. apa..? Hal yang ngga disangka-sangka terjadi. Orang-orang di sekitar dan teman-temanku bahkan berbisik dan menertawaiku. 7
Astaga! Kenapa Mars menggenggam tangan gadis yang jelek itu? Orang-orang di sekelilingku mulai berbisik sambil menatapku. “dia pikir dia siapa sih? modal cantik aja belagu.” “kalau aku jadi dia malu banget haha.” Lucu sekali mendengar kata-kata itu dari orang-orang yang selalu berusaha mendekatiku. Ah, daripada penasaran aku pun bertanya mengenai hubungan mereka. Ngga disangka ternyata mereka sudah bersama selama satu tahun! UGH! ik ah dia ngga cant KESAL Coba kulihat, apa lebihnya dia dari aku ya? Hmm... oh ngga tahu. “Mars! Kamu beneran jadi sama dia? Kamu ngga tahu kalau dia itu ranking terbawah di kelas- ku! Dia itu…” pendek bodoh miskin ansos ... 8
hah... Mars menghela napas dan menatapku dengan tatapan yang aneh. “Pov! Aku tau kalau kamu cantik, kaya, dan pintar, tapi aku lelah mendengarmu yang selalu merendahkan orang lain. Aku berteman denganmu karena kamu memang ngaa pernah menggangguku tapi kalau kamu selalu merasa lebih tinggi dari orang lain dan berani merendahkan orang lain di depan banyak orang aku benar-benar ngga tau apa aku tahan bersamamu!” Kami terdiam beberapa saat lalu dia melanjutkan… “Pov, kamu berbakat dan punya banyak keberuntungan, tapi bukan berarti kamu berhak atas segalanya. Coba perhatikan sekitarmu dan kamu akan sadar ada banyak hal yang terjadi pada setiap orang dan hal-hal baru yang kamu ketahui setiap harinya dari siapapun.” Mungkin kamu baru sadar kalau sifat sombongmu itu bisa mempermalukan diri sendiri. Tapi aku percaya kok kalau kamu berpikiran terbuka dan ngga berniat jahat. Aku harap bisa melihat kamu yang bahagia tanpa perlu pengakuan berlebih dari orang lain. Karena ngga semua orang yang memperhatikanmu itu peduli, orang paling penting untuk setiap orang yaitu diri sendiri. 9
HHii Hi HiHHii i Hi HiHi HHii H HiHiHHHHiiii HHii HiHHii HHii H iHHHHiiii Situasi ini memalukan sekali. Kenapa orang-orang masih memperhatikan kami? Aku baru sadar ternyata ngaa ada yang mendukung atau menghiburku sekarang, bahkan teman-temanku! Pacar Mars, ah Aic namanya, dia hanya berdiri dengan tatapan datar, benar-benar ngga bisa dibaca. Ah, setidaknya Mars masih bicara baik-baik padaku. Eh, tapi Aic mulai mendekat. Aku ngga terlalu peduli pendapat orang, yang penting kualitas hubunganku sama orang itu. Dia tiba-tiba bicara padaku dan sedikit tersenyum. Aku terdiam dan berpikir. Selama ini aku mendekati Mars bukan karena ingin menjaga atau tumbuh bersa- ma dia tapi karena aku merasa dia pantas disandingkan denganku. Ternyata semuanya kembali tentangku. Aku merasa malu tapi Mars tetap berusaha sabar dan mengenalkanku pada teman-temannya. Mereka menyapaku dan berpikiran terbuka. Ternyata ada banyak orang hebat diluar sana dan ngga bisa diukur dengan data atau angka. 10
Saat itu aku masih sulit menerima kenyataan dan terkadang muncul pikiran untuk menyingkirkan semua penghalang hidupku. Tetapi setelah diperhatikan, ternyata ngga semua orang memperhatikanku dan banyak hal baru setiap harinya dan aku berusaha untuk introspeksi diri. Aku bersyukur masih ada orang-orang yang sabar menghadapi sifat sombongku saat itu. Memang sulit, tapi rasa rendah hati membuat hidupku lebih tenang dan damai. Terkadang manusia baru sadar akan dosa saat sudah mendapat hukuman seperti pada kisah Raja Sombong yang sakit mental, Nebukadnezar (Alkitab). Apa pendapatmu mengenai dosa ini?
All other sins are evil deeds, but pride insinuates itself even into goof works to destroy and slay them. For the reason sacred scripture says: \"pride goes before the fall.\" Bishop Fulton J. Sheen
rgereeded ggrreeeedd grgereeded9november20** Foto ini diambil tepat satu minggu sebelum terungkapnya hal besar di sekolah. Dia pernah menjadi teman dekatku sampai beberapa hal buruk yang kami lakukan terungkap. Semua berawal dari hari dimana aku lupa membawa kartu ATMku. Aku dan Ava pergi ke sebuah mall besar di kota. Saat itu aku ingin mem- beli coat dan boots cantik tapi ternyata uang yang kubawa kurang. Aku ngga berusaha meminjam uang pada Ava karena aku tau dia sangat pelit. Saat Ava sedang ganti baju, aku mengintip uang dari tas yang dititipkan padaku, karena ada banyak jadi aku ambil secukupnya lalu membeli coat dan boots cantik tadi. Dia ngga akan curiga karena dia tau aku kaya. Nanti saat akan aku kembalikan baru bilang deh. Tapi rasanya ada yang janggal… 13
Ava memang baru kerja sih... d Tapi ini... banyak banget Saat itu Ava ngga jadi membeli pakaian yang dicobanya. Dia terlihat agak panik dan hanya bilang “Kapan-kapan aja belinya. Tadi kurang bagus.” Padahal saat keluar dari ruang ganti dia terlihat bersemangat. Kami pun pergi ke photobooth untuk berfoto satu kali lalu pulang. Hari Minggu pagi, sinar matahari mengintip dari balik tirai kamarku. Suara cuitan burung peliharaan Papaku beradu dengan suara notif HPku yang akhirnya membangunkanku. Kuambil HP dan memakai kacamataku. Kelas A: Apa apaan? Gi... Mars: Pov udah baca b... Beth: Cepetan baca!! K... Luxy: Mengirimkan ta... Parah Mataku membelalak setelah membaca pesan dari teman-teman sekolahku. Dengan segera kubaca satu per satu Tweet dan Thread dari media sosial Twitter yang mereka kirimkan. 14
Pelaku Penyebaran Foto dan Video Gadis Berinisial AVA Hah? Ava temanku? Penyebaran foto gadis? Pikiranku sudah menjalar kema- na-mana dan mulai merasa takut. Tujuannya apa? Apa fotoku juga ada yang disebarkan? Aku pernah menginap di rumahnya, apa dia pernah mengambil POOOV !!!fotoku? Apa aku harus menghubunginya? Tiba-tiba Mama memanggilku dan berteriak “Ava datang! Di kamar dulu ya, Mama mau bersihkan rumah dulu!”. Jantungku berdebar kencang dan saat membuka pintu Ava sudah berdiri di depanku dan terdiam menatapku dengan raut wajah yang ngga bisa kupahami. Dengan canggung kuajak dia masuk dan aku sedikit menjaga jarak dengannya. Dengan segera Ava masuk dan mulai bercerita mengenai hobinya mengoleksi album musik, mulai dari musik klasik sampai musik KPOP. “Sebenarnya alasanku bekerja di Café belakangan ini karena sedang menabung untuk membeli album dan menonton konser KPOP. Uang yang kudapatkan sedikit demi sedikit terkumpul tapi aku juga perlu baju yang bagus untuk bertemu artis bukan? Kameraku harus jernih untuk merekam mereka. Nanti kalau hasil dokumentasiku bagus jadi bisa dijual.” 15
Baju kekinian Aku perlu banyak barang dan ... Harganya mahal Kamera/polaroid “Ava! HPmu kan keluaran terbaru dan kameranya juga bagus banget! Baju barumu banyak yang belum kamu pakai juga!” “Entahlah. Semuanya memang bagus saat di toko, tapi setelah kupakai lagi di rumah, baju-baju itu ngga cocok denganku. Aku perlu banyak baju untuk di mix and match. Makanya aku mencari pekerjaan sambilan online dan ada banyak pekerjaan ilegal di media sosial. Dan... ya saat itulah aku masuk dunia gelap bisnis dengan orang-orang yang ngga pernah aku temui.” Pojer Gane . Cepat Kaya . Uang Langsung Cair . Mainkan dan dapat Cara mudah menghasilkan 10 juta rupiah dalam 1 bulan Hubungi 08xx xx08 90xx MMaauu cceeppaatt kkaayyaa ?? 16
Aku membuka salah satu situs dan... Sejak itu aku terus menyimpan foto teman- teman dan dijual diam-diam. Nggaada yang curiga karena banyak foto kudapatkan dari grup chat. jualj.u.a. l... Aku cukup senang dengan bayaran yang kudapatkan. Walaupun awalnya aku takut karena permintaan mereka semakin berlebihan dan cukup aneh tapi tawarannya juga menggiurkan. Setiap hari aku bisa melihat notifikasi yang menyenangkan. Aku mendapatkan uang dengan mudah dan cepat dan bisa membeli banyak barang juga. Sebesar Rp1.000.000,00 Sudah di transfer… Makasih telah diterima. ya fotonya bagus-bagus. Klien A minta yang … dan … Pembayaran xpress telah di... BILL Dek! Ada yang mau kasih gede loh! Ambil nih! Gini... Tapi semuanya mulai terasa kurang nyaman. Mereka semakin sering meminta foto-foto baru dan bahkan bertanya data pribadi gadis-gadis itu. 17
“Aku terlalu senang mendapatkan uang sampai ngga peduli kalau foto-foto itu tersebar bahkan sampai ke pemiliknya sendiri. Sejak kemarin aku diserang habis-habisan. Polisi bahkan sampai mendatangi rumahku dan orangtuaku sangat marah dan mengusirku.” Kami terdiam beberapa saat dan... “Aku ngga tahu harus gimana. Polisi memberiku sanksi, banyak nomor ngga dikenal yang menerorku dan mengancam akan membunuhku. Aku ngga bisa tidur semalaman. Keluarga dan semua temanku ngga ingin bicara denganku. Walau begitu aku seenaknya datang ke rumahmu. Aku minta maaf...” ik S aku takut... Dia merasa frustrasi dan sangat malu, ternyata dibenci begitu banyak orang sebegitu menyeramkannya, rasanya ingin menghilang aja. Walaupun awalnya aku juga kesal padanya dan merasa bahwa semuanya memang pantas dia dapatkan. Tetapi setiap orang juga berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri. Aku memberinya saran dan dia mendengarkan. Akhirnya dia melewati semua sanksi yang harus diterimanya dan memperbaiki hidupnya. 18
Ah, aku juga sudah mengaku mengambil uangnya dan meminta maaf kok. Hehe... Kisah ini mirip dengan kisah Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus ya. (Matius 26:15) Bagaimana pendapatmu? 19
Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Matius 6:25 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” Matius 6:34 20
Lust Kejadian kali ini memberikan banyak perasaan yang bercampur aduk di dadaku. Saat itu kami termasuk mahasiswa dengan reputasi yang baik selayak- nya mahasiwa kupu-kupu yang teladan. Tapi sepertinya rutinitas belajar tanpa henti dari kecil akhirnya membuat kami penat dan linglung mencari hiburan. Kami yang sedang ngga berpikir jernih bertemu dengan kelompok mahasiswa yang bebas. Bersenda gurau sampai membicarakan hal-hal berat. Saat itulah semuanya dimulai. Kami dikenalkan dengan dunia malam. Mereka bilang disana kita hanya duduk, minum, dan menari. Tapi yang kulihat jauh lebih beragam. Ada banyak hal terjadi di satu waktu dan itu membuatku sangat pusing. Lampu kelap-kelip, suara musik yang keras, asap rokok yang mengepul dari mulut puluhan orang, dan suara teriakan yang ngga jelas dari 21
cakelompok orang yang berbincang. Minuman pahit dan camilan mahal ini ngga cocok untukku. Temanku, Luxy terlihat sangat bersemangat dan ngga lama dia hilang dengan seorang laki-laki yang ngga kukenal. Saat aku beranjak untuk mengejar Luxy, teman-teman lain memanggilku dan memperkenalkanku pada Deus, laki-laki dengan kehadiran yang memukau. Kami bicara sebentar tetapi aku merasa sangat pusing setelah meminum air dari gelas yang diberikannya. Rasanya dia bertingkah aneh dan meraih tanganku dan mengarah ke suatu sudut. ntik nih.. IkruuPitastnaiugkrsauainnhgyakutoyksda,o?inkgi.ta Hmm, Deus benar-benar tipeku, mulai dari tubuhnya yang tinggi dan berkulit sawo matang, tatapan mata yang tenang, suara berat tapi bernada lembut, dan wangi yang membuatku sulit berpikir. Sekarang aku merasa pusing dan hanya ingin cepat pulang dulu saja. Tapi... kalau begini bukan- nya seharusnya dia mengantarku keluar untuk menyegarkan diri ya? Sepertinya aku tahu apa yang dia mau. Harusnya tidak boleh, tapi... mungkin sedikit saja tidak apa-apa? Aku merasa panas dan saat hampir terbuai sebelum akhirnya mendengar suara lantang memanggil namaku. 22
“Pov! Siapa kamu? Lepasin Pov! Pov! Hei! Kamu ke-“ Bruk !! Pagi itu aku dibangunkan oleh sakit kepala yang hebat dan muntah. Luxy segera membantuku dan memberikan obat dan segelas air. Aku menatapnya bingung meminta penjelasan. Dia menjelaskan mulai dari rencana teman-teman yang mengenalkanku pada Deus yang memiliki ketertarikan pada orang yang polos dan juga memasukkan obat ke dalam minumanku. Perasaanku bercampur aduk, terkejut, marah, bingung, dan malu karena sempat ingin bersenang-senang dengan cara yang ngga kupikirkan akibatnya, bahkan dengan orang yang ngga kukenal. Tapi di sisi lain aku menyayangkan kesempa- tan itu karena Deus benar-benar tipeku. Sebenarnya beberapa hari ini aku menonton video dewasa dan tidur larut. Semua yang kulihat terekam dan muncul di kepala sepanjang hari dan mem- buatku sulit fokus. Saat melihat temanku pun sering terpikir bagaimana penampilannya saat memakai pakaian tertentu? Ekspresi apa yang akan dibuatnya saat melakukannya? 23
Aku juga menunda tugas-tugas karena selalu lupa waktu saat menonton video. Saat ngga sedang menonton pun adegan itu sering terputar kembali dengan tiba-tiba. Rasa penatku sebelumnya yang belum teratasi justru makin parah. Padahal aku merasa jenuh karena melihat tugas yang terus menumpuk tapi bukannya menonton video sebagai referensi tapi aku justru mencari pelarian dengan melakukan hal diluar rutinitasku. Kukira hal-hal yang dilarang akan semakin menantang, tapi ada hal-hal yang dilarang karena ada alasannya. Memang sebelumnya aku ngga tahu kalau di dunia malam bisa terjadi banyak hal yang berbahaya karena aku belum pernah diajari. Berarti kalau sudah tahu aturannya dan bisa “main rapi” sesekali ngga apa-apa kan? Seakan bisa membaca pikirianku, Luxy menatapku sedih dan berkata, “Pov, kamu harus memikirkan semua resiko dari pilihan yang kamu ambil. Selain imempertimbangkan solusinya dan pikirkan dampaknya pada orang-orang sekitarmu. Hah... Melihat responmu seperti ini kelihatannya kamu belum tau ya.” “Tentang apa?” Deus meninggal karena AIDS. “Apa?! Deus yang kemarin itu? Aku kan baru aja kenalan kemarin?” “Iya aku dapat kabar katanya dia sebenarnya udah sakit dari lama dan sebenarnya kemarin dia pergi ngga bilang orangtuanya. Aku juga baru tahu kalau semua jauhin dia karena dia cepat marah dan kasar. Kronologinya aku kurang tahu sih karena informasi ini juga disebarkan kenalannya dari tempat kemarin.”
Deus mengidap AIDS karena sering berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan badan, ketergantungan obat-obatan terlarang, dan memakai jarum suntik yang ngga steril. Setelah itu, aku dan Luxy mencoba banyak hal baru yang bermanfaat mulai dari memasak, berolahraga, membuat kerajinan, dan pergi ke wisata alam untuk mengatasi penat. Kami menonton banyak film dan mengerjakan tugas bersama. Aku mulai mencari-cari grup di media sosial dan mengikuti kegiatan berjualan online. Sedikit demi rasa penat itu teratasi dan aku jadi mengerti kalau perasaan jenuhku hilang saat melihat ada banyak hal yang terjadi di luar sana dan aku bisa ikut berpartisipasi di dalamnya. Ah, aku juga jadi tahu kalau ternyata aku sangat suka berjualan. Dari kegiatan itu aku mendapat teman-teman dari lingkungan yang baru. Kita harus hati-hati agar tidak sampai terjadi seperti kisah Raja Daud yang jatuh dalam dosa Zinah (Samuel 11:1-27). Apa pendapatmu mengenai dosa ini?
dDapmlearamkinaaukwseimiwaneaandjgniaabniaatgkknmaaerrensamojsskbauieeaaasslenmanuriaTknnadtgunauaknhnaamnindeas.etnkrny-igeaabtninaadrkatkikanundnlaatuulkakmainat Bishop Fulton J. Sheen 26
Search
Read the Text Version
- 1 - 31
Pages: