Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Banner-Seminar

Banner-Seminar

Published by v2nf, 2022-10-17 14:07:42

Description: Banner-Seminar

Search

Read the Text Version

TEST AJA

PELAPISAN HARDCHROME PADA CONCRETE MIXER BLADE DENGAN MATERIAL LOW CHROMIUM WHITE CAST IRON SEBAGAI PENCAMPUR AGREGATE BETON Ketua Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd. Anggota Drs. Uum Sumirat, M.Pd., M.T. Enda Permana, M.Eng. Ilham Himanudin Hamzah Fakry Al-Gifari Ghiyas Muhammad Ghifar LATAR BELAKANG MASALAH Concrete mixer blade merupakan alat yang digunakan untuk mencampur agregat beton seperti semen pasir, kerikil, dan air pada proses pembentukan beton. Komponen blade harus memiliki sifat ketahanan aus yang tinggi dan memiliki kekerasan yang baik, dikarenakan blade akan bergesekan langsung dengan agregat beton tersebut. Hingga saat ini perusahaan-perusahaan konstruksi di Indonesia masih mengimpor concrete mixer blade dengan biaya yang besar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membuat concrete mixer blade yang dilapisi oleh hardchrome untuk mendapatkan produk concrete mixer blade dengan sifat mekanik yang sesuai dengan standar pada produk impor sehingga dapat digunakan oleh perusahaan-perusahaan konstruksi dengan biaya yang lebih rendah. METODOLOGI PENELITIAN TUJUAN PENELITIAN Start A 1. Mengetahui pengaruh pelapisan hardchrome terhadap nilai Pengujian kekerasan concrete mixer blade yang terbuat dari material Studi Literatur low chromium white cast iron. Jurnal Text Book 2. Mengetahui pengaruh pelapisan hardchrome terhadap ketahanan aus concrete mixer blade yang terbuat dari material Reverse Engineering Pengujian Kekerasan Pengujian Keausan Uji Impact low chromium white cast iron. Spectrometer ASTM E-18 ASTM E-23 3. Mengetahui pengaruh pelapisan hardchrome terhadap Membandingkan Pelapisan hardchrome pada concrete mixer blade ketangguhan concrete mixer blade yang terbuat dari material hasil jurnal dan dengan variable temperatur dan waktu berbeda low chromium white cast iron. hasil sprectometer Pengujian Kekerasan Pengujian Keausan Uji Impact Desain Pola dan Cetakan ASTM E-18 ASTM E-23 Pengecoran Y Block Perbandingan sifat mekanik Pengecoran Concrete yang dibutuhkan Mixer Blade dengan standar yang dipakai Proses Heat Treatment Deskripsi Analisa, Quenching oli dengan holding time Pembahasan dan Kesimpulan 15-60 menit Finish A HASIL PENGUJIAN 626,9 2.766 0.967 507,94 Grafik Pengujian Kekerasan Grafik Ketahanan Aus Grafik Uji Impact KESIMPULAN 1. Terjadi peningkatan nilai kekerasan pada concrete mixer blade material low chromium white cast iron setelah dilakukan proses hardchrome. 2. Terjadi peningkatan ketangguhan (toughness) pada concrete mixer blade material low chromium white cast iron setelah dilakukan proses hardchrome. 3. Terjadi peningkatan ketahanan aus (wear resistance) pada concrete mixer blade material low chromium white cast iron setelah dilakukan proses hardchrome.

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS BIDANG ILMU PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN PPKn DIGITAL BERBASIS LIVING VALUES EDUCATION BAGI GURU-GURU PPKN SMP/MTS DI KABUPATEN GARUT Oleh: Prof. Dr. Kokom Komalasari, M.Pd. (0001107207) Dr. Rahmat, M.Si. (0015095803 (0002016212) Dr. Iim Siti Masyitoh, M.Pd. Dede Iswandi, M.Pd. (0030018405) Dibiay ai oleh: Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Penugasan Lemb aga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 2021 Dengan S urat Keputusan Rektor Nomor: 835/UN40/PT.01.02/2021 Tujuan umum dari kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru PPKn SMP Kabupaten Garut dalam mengembangkan TUJUAN Desain Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values METODE Metode pelatihan yang digunakan merujuk pada Malcom Knowles (dalam Lieb, 1991), dengan menerapkan metode pembelajaran pengalaman (experiential learning) dengan model In-On Service Training terdiri atas kegiatan In1-service Training, On-Service Training, dan In2-service Training. Metode penyampaian materi pelatihan yang mengkombinasikan antara pemaparan teori tentang Desain Pembelajaran PKn Digital Berbasis Living Values Education dalam bentuk kegiatan presentasi, diskusi, simulasi, Latihan, dan diakhiri dengan penyusunan rencana tindak untuk kegiatan On Service Training. Kemudian dikombinasikan dengan praktek melaksanakan pengembangan desain pembelajaran PPKn digital berbasis living values education di kelas/di sekolah dalam kegiatan On- Service Training. Pelatihan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta program tindak lanjut. HASIL Kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan in-on service training dengan khalayak sasaran 81 guru PPKn SMP/MTs di Kabupaten Garut. Hasil yang dicapai disusun meliputi: 1) Gambaran Pelaksanaan Pelatihan Pelatihan Desain Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values dalam aspek persiapan, pelaksanan, evaluasi, dan tindak lanjut; Berikut adalah gambar desain in-on service training. 2) Gambaran pemahaman guru dalam membuat dan menerapkan Desain Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values. Evaluasi untuk kegiatan in-service training dilaksanakan menggunakan instrumen evaluasi penyelenggaraan diklat yang dilaksanakan diakhir pelatihan dengan ketentuan skor penilaian: 1 (kurang), 2 (cukup), 3 (baik), dan 4 (sangat baik). Diperoleh hasil yakni pelatihan dianggap berhasil, jika dapat mencapai tujuan, yaitu meningkatnya pemahaman, kemampuan praktis dalam mendesain Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values dan menerapkannya dalam praktek pemeblajaran sehari-hari di sekolah. Data dalam tabel menunjukkan bahwa Sebagian besar (69,7%) peserta menilai hasil pelatihan sangat baik, 20.3%, baik (20.3%), Sebagian kecil (7.8%) cukup, dna hanya 2.2% yang menilai hasil pelatihan kurang. Dengan demikian sebagian besar pelatihan mampu meningatkan pemahaman peserta tentang cara mendesain pembelajaran, media, dan evaluasi berbasis living values education dalam pembelajaran PPKn Digital. Pada aspek praksis membuat desain Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values dan menerapkannya perlu pendampingan lebih intens dengan menggunakan model lesson study. Tetapi pada dasarnya peserta menilai pelatihan Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values sangat menunjang peningkatan kinerja guru PPKn professional dan memiliki motivasi tinggi untuk menerapkan Pembelajaran PPKn Digital Berbasis Living Values Luaran penelitian yang akan dihasilkan: 1.Draft Model in-on service training dalam kondisi Pandemi COVID-19. 2.Artikel pada jurnal nasional Sinta 4 “ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat” Universitas Negeri Padang, 3. Hak Kekayaan Intelektual berupa hak cipta Nomor pencatatan: 000280496. Gambar 1 . HKI Gambar 2 . Bukti Submit Jurnal FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2021

PELATIHAN PARTNERSHIP GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MEDIA LOOSE PARTS UNTUK MENSTIMULASI KREATIVITAS ANAK USIA DINI Dr. Hj. Leli Halimah, M.Pd Dr. Margaretha Sri Y, M.Pd Dr. Nenden Ineu Herawati, M. Pd PENDAHULUAN Kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan pendidikan di masa pandemi COVID-19 yaitu pelaksanaan pjj atau menyelenggarakan pembelajaran di rumah. Pentingnya melibatkan orang tua dalam pendidikan anak di sekolah dan di rumah. Selama belajar dari rumah, guru biasanya menggunakan metode pemberian tugas dengan meminta pendampingan dari orang tua. Model CTL dengan media loose parts merupakan upaya untuk menstimulasi aspek perkembangan anak, salah satunya yaitu aspek kreativitas. TEORI/PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN Ceramah Interaktif berbasis Online Meeting: Metode ceramah interaktif digunakan untuk menyampaikan penjelasan kepada guru dan orang tua tentang tujuan, program, dan materi PkM. Tanya jawab dan diskusi : Metode tanya jawab dilakukan untuk menggali persoalan- persoalan yang berhubungan dengan materi ceramah. Simulasi : Peserta akan diajak untuk membuat perencanaan dan mengimplementasikan partnership guru-orang tua dalam mengembangkan model CTL dengan media loose parts yang dapat menstimulasi kreativitas anak usia dini. TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM Lokasi: Wilayah Kota dan Kabupaten Bandung. Khalayak sasaran: Guru-guru lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi mitra PPLSP Langkah Pelaksanaan PkM:Tahap Persiapan dan Tahap Pelaksanaan Program PkM ini dilaksanakan dalam bentuk rangkaian pelatihan secara daring karena kondisi saat ini masih pandemi COVID 19. Pelaksanaan program PkM memanfaatkan platform zoom. HASIL YANG DICAPAI Pengembangan program pelatihan Partnership Guru dan Orang tua dalam Mengembangkan Model CTL dengan Media Loose Parts untuk Menstimulasi Kreativitas Anak Usia Dini. Respon positif dari pasrtisipan terkait pengembangan model CTL dengan media loose parts, sehingga meningkatnya pemahaman dan kompetensi guru dalam melaksanakan partnership guru dan orang tua untuk mengembangkan model CTL dengan media loose parts dalam upaya menstimulasi kreativitas anak usia dini. Semua luaran dapat tercapai. PROGRAM TINDAK LANJUT PENUTUP Pelatihan partnership guru dan orang tua dalam mengembangkan model CTL dengan media loose parts untuk menstimulasi kreativitas anak dapat memberikan kesempatan pada guru untuk mengeksplorasi kegiatan kreatif dan menarik dengan menggunakan media loose parts. Pelatihan ini memberikan pengalaman bagi guru untuk dapat mengenal dan melakukan praktik merancang kegiatan pembelajaran dengan model contextual teaching and learning (CTL) yang memanfaatkan media loose parts. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini mampu memberikan kesempatan kepada guru agar dapat mengembangkan model contextual teaching and learning (CTL) dengan media loose parts sebagai sarana menstimulasi kreativitas anak selama kegiatan belajar di rumah. DIBIAYAI OLEH : DANA RENCANA KERJA DAN ANGGARAN TAHUNAN PENUGASAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2021 DENGAN SURAT KEPUTUSAN REKTOR NOMOR 835/UN40/PT.01.02/2021

Penelitian lintas disiplin ilmu INOVASI PRODUK PADA UMKM KULINER DI KOTA BANDUNG MELALUI INTEGRATED DMAIC METHODOLOGY SEBAGAI STRATEGI PEMULIHAN PASCA COVID-19 Dr Lili Adi Wibowo S.Pd., S.Sos.,MM (Ketua) Prof Dr Vanessa Gaffar S.E., AK., MBA (Anggota) Dr Ana M.Pd (Anggota) ABSTRAK: PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI GAMBARAN UMKM KULINER DAN MERANCANG STRATEGI PEMULIHAN UMKM KULINER DI KOTA BANDUNG PASCA PANDEMI MELALUI INOVASI PRODUK DENGAN INTEGRATED DMAIC METHODOLOGY. PENELITIAN INI MERUPAKAN JENIS DESKRIPTIF KUALITATIF DENGAN MELIBATKAN UMKM DI KOTA BANDUNG DIMANA SAMPLE DIPILIH MENGGUNAKAN STRATIFIED CLUSTER SAMPLING. DATA AKAN DIAMBIL DENGAN MENGGUNAKAN KUESIONER, WAWANCARA DAN STUDI PUSTAKA DAN AKAN DIANALISIS DENGAN INTEGRATED DMAIC METODOLOGY. PENELITIAN INI MENYIMPULKAN BAHWA UMKM ROTI DAN PASTRI BERADA PADA POSISI YANG RENTAN KARENA DAMPAK DARI PANDEMI COVID-19. DARI 4 TAHAPAN PEOPLE, PROCESS, PROFIT DAN PARTNERSHIP, TAHAPAN PROCESS ADALAH TAHAPAN YANG MENJADI SUMBER TAHAPAN YANG PALING TERDAMPAK DALAM KEBERLANGSUNGAN BISNIS. NILAI TAMBAH YANG PALING DIPERLUKAN ADALAH DENGAN MELAKUKAN INOVASI PADA PROSES PEMBUATAN RANCANGAN DESAIN PRODUK YANG DAPAT ADAPTIF TERHADAP PERUBAHAN ERA PANDEMI. HAL INI DIKARENAKAN KEBIJAKAN AKAN MELAKUKAN SOCIAL DISTANCING, PSBB DAN PPKM ADALAH KEBIJAKAN YANG MENGGANGGU DALAM TRANSAKSI PENERIMAAN PRODUK DARI PENJUAL KE PEMBELI. SEHINGGA DITEMUKAN BAHWA FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG UMKM UNTUK MELAKUKAN INOVASI PADA DESAIN PRODUK ADALAH 1)HIGIENIS 2)TAHAN/ DURABILITY 3)BAHAN 4)WARNA 5)INFORMASI PRODUK 6)REUSABLE. KEENAM FAKTOR INI YANG MENJADI DASAR BAGI PARA UMKM UNTUK KEMUDIAN MEMBUAT PROTOTIPE DESAIN INOVASI PRODUK. SEHINGGA PADA TAHAPAN KONTROL, UMKM NANTINYA DAPAT MELAKUKAN SURVEY KUESIONER BERKALA KEPADA KONSUMEN MENGENAI EVALUASI DESAIN INOVASI YANG TELAH DILAKUKAN, SEBAGAI SARAN PADA PENELITIAN SELANJUTNYA ADALAH IMPLEMENTASI PADA DESAIN PRODUK PADA UMKM ROTI DAN PASTRI KOTA BANDUNG SEBAGAI SEBUAH STRATEGI BERTAHAN DIMASA PANDEMI / PASCA PANDEMI. KATA KUNCI: STRATEGI PEMULIHAN, INTEGRATED DMAIC METHODOLOGY, UMKM, PASCA COVID-19 DIBIAYAI OLEH: DANA YANG TERSEDIA DI SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2021 DENGAN SK REKTOR NOMOR 789/UN40/PT.01.02/2021 TANGGAL 9 APRIL 2021

STUDI ANALISIS WEBSITE SISTEM INFORMASI KERSIPAN DINAMIS UPI DENGAN METODE WEBQUAL oleh: Dr. Linda Setiawati, M.Pd. Dr. Doddy Rusmono, MLIS Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si. Angga Hadiapurwa, M.I.Kom. Ardiansah, M.I.Kom. RUMUSAN MASALAH UMUM Bagaimana analisis website Sistem Informasi Kearsipan Diamis (SIKD) UPI dengan metode WebQual? RUMUSAN MASALAH KHUSUS 1. Bagaimana Penggunaan Metode WebQual 4.0 pada Web SIKD dalam dimensi Us- ability (Kegunaan) di UPI ? 2. Bagaimana Penggunaan Metode WebQual 4.0 pada Web SIKD dalam dimensi in- formation Quality (Kualitas Informasi) di UPI? 3. agaimana Penggunaan Metode WebQual 4.0 pada Web SIKD dalam dimensi Ser- vice Interaction Quality (Kualitas Interaksi Layanan) di UPI? URGENSI PENELITIAN Diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan khususnya bagi peneliti, dan berbagai pihak yang terkait. Selanjutnya diharapkan bermanfaat dalam memperkaya pemahaman dan memberikan gambaran kepada UPI terkait Penggunaan Metode WebQual 4.0 pada web SIKD UPI sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan website SIKD UPI. METODE PENELITIAN METODE PENELITIAN Metode deskriptif ini dipergunakan guna menyajikan dan menganalisa data yang hasilnya bermakna dan komunikatif dalam menjelaskan fenomena. Adapun pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif. SUBJEK PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Unit Kearsipan Universitas Pendidikan Indonesia yang meli- batkan para pengguna yang menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Din- amis (SIKD), dengan jumlah 47 unit kerja. Dalam pemilihan partisipan ini terdapat dasar pertimbangan, yaitu karena partisipan merupakan objek yang sesuai, dan yang nantinya akan diteliti. INSTRUMEN DATA Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner (angket) untuk meng- umpulkan data primer. Instrumen dibuat berlandaskan pada variabel yang diteliti ialah metode WebQual 4.0 yang memiliki tiga dimensi utama yaitu usability, informa- tion quality, dan service interaction quality. Indikator dan tingkat pengukuran terse- but akan menjadi acuan dalam pembuatan pernyataan pada instrumen penelitian. HASIL PENELITIAN Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian diketahui bahwa kualitas situs web SIKD UPI berkategori baik. Secara umum tiap dimensi dari metode WebQual 4.0 yaitu Us- ability (Kegunaan), Information Quality (Kualitas Informasi), dan Service Interaction Quality (Kualitas Interaksi Pelayanan) masuk dalam kategori baik. Penilaian berdasar- kan five-point service performance scale secara keseluruhan adalah good (baik) karena skor persentase keseluruhan menampilkan hasil dalam kriteria 61-80 yang masuk dalam penilaian kualitas good (baik). Asogwa dkk. (2015) menurutnya dimen- si/ indikator yang mendapat skor 61-80 persen adalah tanda positif dan dinilai se- bagai kinerja yang baik bagi pengguna dan action required (tindakan yang diperlu- kan) berupa steady maintenance (pemeliharaan yang stabil) untuk beranjak ke ting- kat berikutnya. Tingkatan paling tinggi berada pada penilaian Excellent , namun di- sayangkan bahwa tidak ada dimensi yang sampai pada penilaian Excellent (ung- gul), artinya situs web masih memiliki ruang untuk meningkatkan kualitas. Pihak UPI dengan ini perlu menerapkan pemeliharaan yang stabil pada situs webnya, pemeli- haraan stabil berupa mempertahankan keberlangsungan sistem beserta sarana dan prasarana pendukung situs web. peningkatan bertahap juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas situs web khususnya berlandaskan indikator-indikator dari WebQual 4.0.

PENELITIAN PEMBINDAOASN ENDAN AFIRMASI RISET STIASTNEGKMKKAPAAREAPSNINSDDGAPAAENTNLAATPAUBENUL, AHPPKARRSONOAVDNPIUNEAKRSAISINKIBANPANYENRAATIN:EKNSATNUADNI ALyaaOnLgduetAhArfmilaAemlnitzaaMnRini,ossSaa.rPliisad,,,SSM.P.P.iS,i,iMM.S.Sii LATAR BELAKANG bdmeiPhnetpPaeunaernejgraun,dripiaddaksdkneaetaaaanhtnnaknatianiaanfnPgdinjkiegaahaNplanpaasmruasibodiistnlkuedaaietnmhuntakaayaktneuadinsamgyirrapaakaPplbaknaneea(hagpgPrrnniiaakPkmtdnnuaaNuiehnnpsi)KnkaaaiasKeasenntyilenmlaiaktNmtriaaehapupnnnanepsrgtrgaoneeaukansynrksaeintedaupaddtmanruruialtas.aprattKukuHa(ddePudrnaanalPikansnayauNkilaanatmt)ndanesansnKeugrepryksaiaPeaaardcpredanciaeraniasiPnrkgmayseeaaaalelnbniaa.taatibtsasuniiueksninhth(ediKaiinnmandKginagPna) METODE HASIL PAelinradna/tAaarunsTHimasbial nTgaanngkOapnalinneIk(dain Dalam TPI) Aliran/Arus Hasil Tangkapan Ikan Bongkar (di luar TPI) Model Proporsi Pendataan Sumber Daya Ikan (SDI) Dokumentasi Pengambilan Data LUARAN PENELITIAN

PELATIHAN TEKNIK FOTOGRAFI UNTUK MENINGKAKAN KUALITAS VISUAL FOTO PRODUK PADA DIGITAL MARKETING BAGI MAHASISWA ANGGOTA KOPMA UPI DI CIBIRU Pengabdian Kepada Masyarakat - Kewirausahaan Maya Purnama Sari, S.Pd., M.Ds., Nurul Hidayah, M.Pd., Mirawati, M.Pd., nugrah Adiwilaga, S.ST., M.T. Feri Hidayatullah Firmansyah S.Pd., M.MT., Devi aprianti rimadhani agustini, S.Si, M.Si Latar Belakang Koprasi Mahasiswa atau KOPMA merupakan pusat kegiatan kewirausahaan, sebagian anggota KOPMA UPI di Cibiru sudah memulai menjalakan usaha dalam berbagai jenis bidang jasa ataupun produk. Semenjak pandemi 2019 cara berbisnis beralih pada cara digital, dari mulai promosi hingga transaksi. Promosi pada bisnis berbasis digital sangat mengandalkan visual. Fotogra merupakan salah satu teknik menciptakan visual yang baik dan menarik, Berdasarkandata ferbuari 2021 dari 38 Orang Anggota KOPMA UPI di Cibiru, belum pernah mendapatkan pelatihan teknik fotogra.Pada marketplace atau platform digital anggota KOPMA banyak menggunakan hasil foto dari smartphone, tanpa memperhatikan teknik fotogra yang sesuai. Rumusan Masalah Kegiatan PkM ini melibatkan anggota Kopma UPI di Cibiru, berdasarkan analisis situasi, maka masalah yang diidentikasi adalah Pelatihan teknik fotogra produk diperlukan bagi anggota Kopma UPI di Cibiru untuk meningkatkan kualitas foto produk pada digital marketing. Pendekatan Pendekatan yang diguanakan pada kegiatan PkM berbasis kewirausahaan ini adalah PELATIHAN, berikut Tahapannya PERENCANAAN PELAKSANAAN MATERI DASAR FOTOGRAFI PRAKTIK FOTOGRAFI EDITING FOTOGRAFI EVALUASI KEGIATAN Program Tindak Lanjut Program tindak lanjut dari pelatihan fotogra produk ini adalah kesiapan produk untuk dipasarkan lebih luas. Seluruh produk peserta pelatihan kemudian didaftarkan pada Kreasi Jabar Luaran kegiatan PkM-Kewirausahaan menghasilkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa modul Penerbitan pada media massa elektronik di Kompasiana dan artikel ilmiah yang terbit pada jurnal nasional



Tim Peneliti: NITIH INDRA KOMALA DEWI, S.PD., M.T. TUTIN ARYANTI, Ph.D. TRY RAMADHAN, S.Pd., S.ARs., M.Ars. Prodi Arsitektur dan Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur [Universitas Pendidikan Indonesia] WAHYU BUANA PUTRA, S.T., M.Sc. Prodi Arsitektur [Institut Teknologi Nasional] 2021 - UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA PEMBAGIAN ZONA TERBANG Pengelompokan zona berdasarkan Titik lokasi Amatan yang memiliki hunian padat di sekitar jalur sesar lembang dan kemampuan drone untuk terbang HASIL PENGOLAHAN DATA 3D SPASIAL MENGGUNAKAN SOFTWARE Silakan berdonasi di: Menuju Indonesia Tangguh Bencana Dibiayai oleh: [email protected] Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia T ahun Anggaran 2021 Dengan Surat Keputusan Rektor. Nomor: 835/UN40/PT.01.02/2021



OPTIMALISASI PERAN PERAWAT PUSKESMAS DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA PADA MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI PROGRAM PELATIHAN COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING (CMHN) Reni Nuryani, Dewi Dolifah, Ayu Prameswari Kusuma Astuti Prodi Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia [email protected] LATAR BELAKANG Pandemi COVID-19 berdampak terhadap kesehatan jiwa masyarakat seperti mengalami perubahan reaksi emosional berupa ketakutan akan penularan, perasaan stigmatisasi, kesepian, kebosanan, kemarahan, kegelisahan, kecemasan dan rasa ketidakpastian. Semakin seseorang merasa cemas yang berlebihan maka kekebalan tubuh menurun dan bila tidak segera diatasi akan berdampak terjadinya masalah kesehatan jiwa yang lebih berat sehingga diperlukan upaya promosi, pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi secara menyeluruh untuk mempertahankan kesehatan jiwa melalui pelayanan kesehatan jiwa masyarakat oleh perawat puskesmas sebagai pemberi pelayanan primer. METODE Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan model Community Mental Health Nursing (CMHN), dilakukan dengan cara daring selama 2 hari (zoom ceramah, diskusi tanya jawab, metode kasus, video, simulasi praktek deteksi dan serta presentasi kasus. dan 1 hari pendampingan praktek lapangan, dan dilakukan pre dan post test. Bagan 1. Alur Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat KHALAYAK SASARAN Sasaran pada pengabdian ini adalah perawat pengelola program kesehatan jiwa Se-Ksbupaten Sumedang dengan usia rata-rata 38 tahun, dan mayoritas pendidikan DIII Keperawatan didominasi oleh perempuan yaitu sebanyak 61% HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pelatihan menunjukan terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 20 poin dan kemampuan perawat sebesar 25 poin. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Sulastri et al., 2008) melalui pelatihan CMHN perawat memiliki beberapa keterampilan, peningkatan dalam produktivitas, pengalaman dan pengetahuan yang dapat menambah kinerja perawat menjadi lebih baik sebagai seorang perawat CMHN. Penelitian mengenai penerapan model CMHN yang dilakukan oleh (Keliat et al., 2011) sebanyak 12 kali kunjungan rumah didapatkan bahwa kemandirian, waktu produktif dari pasien meningkat, mengurangi beban keluarganya, meningkatkan perawatan dalam kemampuan psikomotor dan pengetahuan. Diagram 1 dan 2 Perubahan Pengetahuan dan Kemampuan Perawat Setelah Pelatihan SIMPULAN Meningkatnya pengetahuan dan kemampuan perawat dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab perawat dalam melaksanakan pelayanan kesehatan jiwa dengan berbasis masyarakat sehingga gangguan psikologis dan masalah kesehatan jiwa lainnya dampak pandemik covid 19 dapat dicegah dan kesehatan jiwa masyarakat menjadi optimal. DAFTAR PUSTAKA Keliat, B.A., Akemat, Helena, & Nurhaeni. (2011). Manajemen Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas CMHN (Basic Coures). Jakarta: EGC Sulastri, S., Keliat, B. A., & Eryando, T. (2008). Kinerja Perawat CMHN Berdasarkan Faktor Pengorganisasian Program CMHN. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(3), 148–153. Widowati, As. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Membangung Kesehatan Jiwa Komunitas (Studi Kasus di Kabupaten Magelang). Jurnal Impuls Universitas Binawan, 3(1), 40–45. Winahayu, N. E., Keliat, B. A., & Wardani, I. Y. (2014). Faktor Sustainability yang Berhubungan dengan Implementasi Community Mental Health Nursing (CMHN). Jurnal Ners`, 9(2), 305–312 K PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Dibiayai oleh: Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Di Sumedang Tahun Anggaran 2021 Dengan Surat Keputusan Rektor Nomor: 1231/UN40/PT.01.02/2021

Penelitian Inovasi Pembelajaran EduGame MARU (MAtematika seRU): Aplikasi Permainan Matematika Permulaan untuk Anak Usia Dini Latar Belakang EduGame MARU merupakan aplikasi dengan isi permainan edukasi yang mengembangkan aspek kognitif anak usia 4-6 tahun, dengan menerapkan pengenalan matematika permulaan mengacu pada prinsip dasar National Council of Teacher of Matheatics (NCTM). Pengembangan dilakukan berdasarkan studi empiris terkait dengan kebutuhan anak di tengah perubahan kehidupan di masa pandemi Covid-19 dan era revolusi. Pengembangan didanai oleh Hibah Penelitian UPI Kampus di Serang 2021. Metode Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D oleh Thiagarajan (Panggabean, 2020). Alur dari model 4D terdiri dari define, design, develop, and disseminate yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk berupa aplikasi bermain anak berbasis Android. Hasil User interfaces Aplikasi EduGame MARU Validasi dan Uji Coba Aplikasi EduGame MARU mendapatan hasil validasi \"Sangat Layak Digunakan\" 3.36 3.64 3.50 Validasi Ahli Media Validasi Ahli Materi Novi Sofia Fitriasari, S.Si, M.T I Gusti Lanang Agung Wiranata, M.Pd. Uji Coba di TK Lab School UPI Serang Penilaian guru terhadap aplikasi sebesar 3.56 Aplikasi EduGame MARU tidak hanya melatih kemampuan kognitif anak, tetapi dapat membantu anak untuk mengetahui dan melatih kemampuan matematika permulaan. Melalui aplikasi ini dibuat untuk membantu orang tua dan guru untuk mengajarkan matematika permulaan kepada anak disaat pembalajaran daring. Luaran Publikasi Artiel Ilmiah, Hak Kekayaan Ciptaan Program Komputer, dan publikasi aplikasi sedang berada pada masa ulasan dari pihak/lembaga terkait. EduBacis Jurnal KEMENHUKAM Play Store Tim Pengembang: Rr. Deni Widjayatri, M.Pd., Lizza Suzanti, S.Pd., M.Si.; Dra. Nenden Sundari, M.Pd.; Dr. Yulianti Fitriani, S.Pd., M.Pd. Rika Ar Nurazka; Firda Rahmadini; Ria Yuliati Ichsan; & Nabila Qotrunnida. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini



BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI STUDI KASUS CENDEKIA COUNSELING LITERACY (CCL) DI SDIT CENDEKIA Wina Mustikaati, M.Pd, Dr. H. Agus Muharam, M.Pd, Hisny Fajrusalam, M.Pd, Aprilia Sanny, S.Pd dan Fitri Yani, S.Pd UPI KAMPUS PURWAKARTA JL.Veteran No.8 Purwakarta PENDAHULUAN Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya literasi menjadi hal yang penting dalam dunia pendidikan, pentingnya literasi maka memerlukan pula bimbingan dan konseling. Dalam kondisi normal, kegiatan layanan bimbingan konseling tersebut baik cinema edukasi ataupun CCL dilaksanakan secara klasikal ataupun kelompok. Namun dengan kondisi Pandemi Covid seperti saat ini, tentu saja kegiatan layanan tersebut harus tetap berjalan. TUJUAN PENELITIAN Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan peningkatan literasi membaca dan menulis untuk siswa yang sesuai dengan permasalahan siswa di sekolah, sehingga siswa semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan menulis dengan bantuan konseling literasi. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus deskriptif kualitatif, karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata, kalimat, pencatatan dokumen maupun arsip.Tujuan penelitian studi kasus adalah untuk mengungkapkan dan menguraikan objek yang diteliti secara komperhensif. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Subjek mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan CCL dikarenakan menurut tuturan siswa bahwa kegiatan CCL mengarahkan siswa untuk bisa lebih termotivasi dan memberikan wadah untuk mengungkapkan hal yang menjadi kendala tidak hanya mengenai akademik namun segala sesuatu yang berkaitan dengan siswa tersebut. CCL adalah Cendekia Counseling Literasi adalah salah satu kegiatan konseling yang menggunakan media bacaan mengajarkan anak tentang Literasi. Media bacaan ini diharapkan mampu memberikan himbauan, ajakan atau terapi yang tersurat ataupun tersirat didalamnya. Berbagai literasi ini akan mengintervensi perilaku peserta didik bacaan. Tindak lanjut CCL dan Pembelajaran Jarak Jauh bisa berjalan beriringan. Penguasaan Kecakapan Hidup, Kemandirian peserta didik serta Budaya Literasi menjadi tujuannya. KESIMPULAN a) Kemampuan literasi siswa kelas tinggi siswa yang mengikuti kegiatan CCL (Cendekia Counseling Literacy) SDIT Cendekia yaitu tinggi. Adanya kegiatan CCL dapat memberikan kontribusi positif kemampuan literasi numerasi. b) Kegiatan konseling literasi (Cendekia Counseling Literacy) dapat meningkatkan kualitas literasi siswa kelas tinggi di SDIT Cendekia. LUARAN PENELITIAN Informasi lebih lanjut hubungi: Wina Mustikaati, M.Pd Email: [email protected] – Nomor HP: 0877-0702-8889 Alamat: UPI KAMPUS PURWAKARTA Jl.Veteran No.8 Purwakarta





UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESDIA PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BERDASARKAN ATTACHMENT THEORY DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Aan Komariah, Dedy Achmad Kurniadi, Cucun Sunaengsih, Siti Nurlatifah, M. Irvan Gunawan Abstract Publikasi ilmiah dan karya inovatif merupakan kegiatan yang sangat penting bagi seorang guru terlebih bagi mereka yang ingin meningkatkan karier profesionalnya. Masih terdapat banyak guru yang belum memahami dan terbiasa dalam menulis artikel ilmiah sehingga laporan hasil penelitian tindakannya kurang dapat memberikan manfaat pada banyak orang. Dalam hal ini, tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indo- nesia (LPPM UPI) akan memberikan kontribusi secara optimal melalui kegiatan pelatihan penu- lisan artikel hasil penelitian tindakan kelas berdasarkan attachment theory dalam peningkatan kompetensi profesional guru. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah para guru yang tergabung dalam Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Jawa Barat dengan syarat telah memiliki hasil penelitian tindakan kelas. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi (1) Tahap Per- encanaan: (2) Tahap Pelaksanaan: (3) Tahap Evaluasi: Luaran yang ditargetkan berupa manuskrip artikel pengabdian kepada masyarakat untuk terbit di PDPM, publikasi artikel guru (hasil pelati- han) di jurnal JAP (sinta 4) dan PIJAR (Jurnal Guru Provinsi Jawa Barat), dan laporan pengabdian kepada masyarakat, termasuk di dalamnya book chapter Pendahuluan ,661 Guru merupakan profesi yang berkaitan dengan ke- 9RO1R2NWREHU giatan mendidik yang mana tujuannya adalah mencerdaskan anak bangsa. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut guru harus menguasai kompetensi yang unggul di bidangnya, baik kompetensi peda- gogik, terhadap suatu permasalahan yang dipublikasi- kan pada jurnal (Prawoto, Nurhadi, & Kulup, 2021). Namun demikian kegiatan menulis artikel PTK nampa- knya belum menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan oleh guru, sehingga artikel ilmiah hasil PTK yang ter- publikasi dengan jumlah guru dan sekolah di Indone- sia masih terlalu sedikit (Prawoto, Nurhadi, & Kulup, 2021). Hal ini dikarenakan munculnya paradigma yang menganggap bahwa guru adalah bukan seorang pe- nulis (Ladyawati, Prayitno, & Putri, 2021) Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian yang menunjukkan sebanyak 390.000 guru golongan VI/a kesulitan untuk kenaikan pangkat berikutnya karena adanya pers- yaratan menulis karya tulis ilmiah. Penelitian Ludiana (2012) juga menunjukkan bahwa sebanyak 56% guru masih banyak mengalami kendala dalam penulisan artikel ilmiah dan 50% guru memiliki hambatan dalam penulisan tulisan ilmiah popular (Sari, D.S, 2021). Metode Pelaksanaan pelatihan ini dalam implikasinya di lapangan memfokuskan pada pendampingan dan pelatihan tetang teknik menulis artikel sehingga artikel layak untuk dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah direct instruction method berdasarkan attachment theory dimana para pelaksana pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan langsung kepada para pe- serta pelatihan dengan kedekatan dan ikatan emosional tertentu. Sasaran wilayah kegiatan pengabdian ini yaitu di wilayah Provinsi Jawa Barat. Sementara khalayak sasaran kegiatan pelati- han penulisan artikel hasil penelitian tindakan kelas ini adalah guru yang tergabung dalam Asos- iasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Jawa Barat. Target utama yang mengikuti pelatihan dan pendampingan ini adalah guru yang sudah memiliki laporan penelitian tindakan kelas sekaligus sebagai koordinator mata pelajaran yang ada pada Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Provinsi Jawa Barat. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian pelatihan penulisan artikel hasil penelitian tindakan kelas berdasarkan at- tachment theory dalam peningkatan kompetensi profesional guru dilaksanakan sesuai dengan rencana dengan baik dan lancar. Para peserta pengabdian yakni guru dan kepada sekolah sangat memberikan antusiasme yang sangat tinggi. Sehingga target luaran dari pengabdian ini dapat tercapai secara maksimal bahkan melebihi target yang ditetapkan oleh tim pelaksana pengabdian. Pengabdian berupa pendampingan dilakukan melelui virtual Zoom dan secara berkelanjutan dengan menggunakan WhatsApp untuk wadah komunikasi terbuka bagi para pe- serta. Kegiatan pendampingan dilakukan sebanyak lima kali pertemuan, setiap minggu dilaku- kan pertemuan sebanyak sekali untuk pemberian materi oleh pendamping utama yaitu Prof. Dr. Hj. Aan Komariah, M.Pd. bergantian dengan Dr. Dedy Ahmad Kurniady, M.Pd. setelah kegiatan pemberian materi setiap pertemuan peserta diberikan tugas berupa lembar kerja sebanyak 3 lembar kerja yakni LK1-LK3 Hasil karya pada artikel peserta pelatihan penulisan artikel hasil pe- nelitian tindakan kelas berdasarkan attachment theory dalam peningkatan kompetensi profe- sional guru ini akan dipublikasikan pada jurnal PAKAR GURU yakni jurnal tingkat provinsi yang memiliki angka kredit 2. Sehingga dapat membantu para peserta untuk diajukan dalam kenaikan pangkat

Sosial Physique Anxiety dan Phisical Self Esteem: Analisis Berdasarkan Gender dan Level Aktivitas Fisik pada Masa Covid-19 Adang Sudrazat Jajat Latar Belakang Social physique anxiety sangat penting Metode karena berkaitan dengan kondisi psikologis dan faktor-faktor perilaku yang berhubungan dengan kesehatan. Social physique anxiety (SPA) berhubungan erat dengan physical self-esteem (PSE) dan berkaitan dengan motivasi perilaku hidup sehat seperti aktivitas fisik. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian bertujuan menguji generalisasi dari pola faktor, parameter structural, korelasi faktor struktur rata-rata laten social physique anxiety dan physical self-esteem berdasarkan gender dan level aktivitas fisik Hasil Penelitian Metode yang digunakan adalah dengan cross- Tidak ada perbedaan SPA sectional study. berdasarkan gender pada Partisipan dalam penelitian ini masa Covid-19, tetapi ada adalah remaja mahasiswa perbedaan pada variabel PSE. berusia antara 18 – 22 tahun. Ada perbedaan SPA dan PSE Instrumen penelitian: Social berdasarkan level aktivitas physique anxiety scale dan fisik physical self-esteem scale Accelerometer Actigraph digunakan untuk menentukan level aktivitas fisik. Kesimpulan Tidak terdapat perbedaan social physique anxiety antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Terdapat perbedaan physical self-esteem antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Terdapat perbedaan social physique anxiety mahasiswa berdasarkan level aktivitas fisik. Terdapat perbedaan physical self-esteem mahasiswa berdasarkan level aktivitas fisik. PROGRAM PEMBINAAN DAN AFIRMASI PENELITIAN DOSEN DIDANAI OLEH: RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN TAHUNAN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN 2021





PROGRAM PENELITIAN UNGGULAN UPI MODEL PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MERDEKA BELAJAR MELALUI PROGRAM UNGGULAN SEKOLAH DI ERA PANDEMIC COVID 19 Ol eh: Prof. Dr. Aim Abdulkarim, M.Pd. Prof. Dr. Kokom Komalasari, M.Pd. Dr. Neiny Ratmaningsih, M.Pd. Dana RePnecnadnidaiKkaenrjaInddaonneAsniaggTaarhaunnTAahnugngaarnaPne2n0u2g1asDaenDnigLbaeinmaySb auai groaaltePhKeen: peulittuiasanndRanekPtoerngNaobmdioarn: Kepada Masyarakat Universitas 835/UN40/PT.01.02/2021 TUJUAN Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model penguatan pendidikan karakter berbasis merdeka belajar melalui program unggulan sekolah. METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian menggunakan Research and Development dariBorg dan Gall (1989:784) yang sudah diadaptasi dan diadakan modifikasi ke dalam empat tahap yaitu: 1) studi pendahuluan; 2) penyusunan desain konseptual; 3) validasi /verifikasi model konseptual; 4) dan implementasi model. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan angket. Analisis data kualitatif dilakukan melalui : reduksi data, kategorisasi, display data, cross site analysis, dan simpulan sedangkan analisis data kuantitatif menggunakan data prosentase. Penelitian berlokasi di Bandung. Subyek penelitian adalah guru PPKn, pengawas, dan kepala sekolah SMP di Kota Bandung yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak. HASIL PENELITIAN Model penguatan pendidikan karakter berbasis merdeka belajar melalui program unggulan sekolah harus memenuhi prinsip : a) Beragam waktu dan tempat; b) Berbasis proyek; c) Free Choice; d) Pengalaman Lapangan; e) Personalized Learning; e) Interpretasi Data. Pembaruan pembelajaran diawali dengan perumusan profil pelajar sebagai acuan utama penyusunan capaian pembelajaran, konten/materi, metode pembelajaran, dan asesmen. Capaian pembelajaran PPKn dirumuskan berdasarkan empat elemen utama, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; Profil Pelajar Pancasila dicapai melalui proses pembelajaran yang terpadu dan menyeluruh, di antaranya : a) Budaya Sekolah (School Culture) Iklim sekolah, kebijakan, pola interaksi dan komunikasi, serta norma yang berlaku di sekolah; b) Pembelajaran- Mata pelajaran PPKn dan mata pelajaran lain secara implisit serta Pembelajaran berbasis projek yang kontekstual dan interaksi dengan lingkungan sekitar; c) Pembiasaan- Pembiasaan dilakukan melalui pembudayaan dan pelembagaan, dan d) Ekstrakurikuler-Kegiatan untuk mengembangkan minat dan bakat; Pembiasaan atau habituasi pendidikan karakter di kelas maupun di sekolah dilakukan melalui dua pendekatan yakni pembudayaan dan pelembagaan yang diimplementasikan dalam bentuk General Activity/Kegiatan Umum, Outbound/character activity, Lomba, Perkemahan. Luaran penelitian yang akan dihasilkan adalah : 1.Model penguatan pendidikan karakter berbasis merdeka belajar melalui program unggulan sekolah. 2.Artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi 3.Hak Kekayaan Intelektual berupa hak cipta Gambar 1 . HKI Gambar 2 . Bukti Submit Jurnal FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2021





PENENTUAN POSISI OBJEK BERGERAK DI BAWAH AIR SECARA REALTIME MENGGUNAKAN PROPAGASI GELOMBANG AKUSTIK DAN ALGORITMA PERGESERAN FASA Peneliti: Ketua : Ir. Arjuni Budi Pantjawati, MT Anggota : Dr. Aip Saripudin, M.T Dibiayai oleh: Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 2021 Dengan Surat Keputusan Rektor Nomor: 835/UN40/PT.01.02/2021 LATAR BELAKANG TUJUAN Penentuan posisi objek di bawah air Merancang sistem penentuan merupakan hal yang sangat penting posisi objek bergerak di bawah terutama pada bidang rekayasa industri yang air secara real time. melakukan kegiatan di bawah permukaan, Mengembangkan algoritma seperti pemasangan/perawatan kabel laut. pergeseran fasa untuk Ketika terdeteksi ada kerusakan kabel menentukan posisi objek secara biasanya dilakukan pengiriman remotly akurat. operated underwater vehicle (ROV) ke dasar laut untuk menemukan posisi kabel yang rusak dan mengangkatnya ke permukaan untuk diperbaiki METODE HASIL PENELITIAN PENELITIAN 1.Menghasilkan Prototype sistem 1.Merancang sebuah sistem yang Pinger terbagi dalam tiga bagian: perancangan sistem 2.menghasilkan prototype sistem transmitter gelombang hydrophone dari sensor MEMS akustik, perancangan sistem receiver gelombang akustik, 3.menghasilkan algoritma Time Of perancangan penentuan Arrival penentuan posisi objek koordinat referensi menggunakan GPS dan sensor kompas, dan perancangan algoritma pengolahan data. 2.Pembuatan masing-masing bagian sistem. 3.Pengujian masing-masing bagian sistem 4.Pengujian keseluruhan sistem REFERENSI [1[ Kusumah, B. R., Jaya, I., & Manik, H. M. (2018). Engineering Of Acoustic Technology For Underwater Positioning Object. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(3), 629-637. [2] Lee, K. C., Ou, J. S., Huang, M. C., & Fang, M. C. (2009). A novel location estimation based on pattern matching algorithm in underwater environments. Applied Acoustics, 70(3), 479- 483. [3] Pratama, O. (2020). Konservasi Perairan Sebagai Upaya menjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia. https://kkp.go.id/djprl/artikel/21045- konservasi-perairan-sebagai-upaya-menjaga- potensi-kelautan-dan-perikanan- indonesia#:~:text=Terbentang%20dari%20Saba ng%20hingga%20Merauke,km2%20adalah%20 Zona%20Ekonomi%20Eksklusif [4] Sivčev, S., Rossi, M., Coleman, J., Dooly, G., Omerdić, E., & Toal, D. (2018). Fully automatic visual servoing control for work- class marine intervention ROVs. Control Engineering Practice, 74, 153-167. [5] Tan, H. P., Gabor, A. F., Eu, Z. A., & Seah, W. K. G. (2010, May). A wide coverage positioning system (WPS) for underwater localization. In 2010 IEEE International Conference on Communications (pp. 1-5). IEEE. [6] Wang, Z., Zhao, S., Ji, S., He, K., Nie, Z., Liu, H., & Shan, R. (2019). Real-time stochastic model for precise underwater positioning. Applied Acoustics, 150, 36-43. [7] Zhang, T., Chen, L., & Yan, Y. (2018). Underwater positioning algorithm based on SINS/LBL integrated system. IEEE Access, 6, 7157-7163 [8] Zhou, L. (2010). A precise underwater acoustic positioning method based on phase measurement (Doctoral dissertation).

KetuaPenelitian: AyungCandraPadmasari,S.Pd.,M.T. MixedReality







ANALISIS TELESKOP DIY - PPKM SEBAGAI MEDIA PRAKTIKUM DI LABORATORIUM BUMI DAN ANTARIKSA Cahyo Puji Asmoro*, Hana Susanti, dan JA. Utama Universitas Pendidikan Indonesia *E-mail: [email protected] ABSTRAK Penelitian ini memaparkan proses perancangan, pembuatan dan performa teleskop Do It Yourself (DIY) untuk media praktikum di Laboratorium Bumi dan Antariksa Departemen Pendidikan Fisika. Praktikum yang dilakukan memberikan pengetahuan terkait prinsip kerja, pemasangan, dan observasi, akan tetapi kondisi pandemik COVID19 yang menuntut pembelajaran dan praktikum secara daring menjadikan proses tersebut tidak bisa dilakukan secara Hands On. Tujuannya adalah menghasilkan Teleskop DIY yang dapat digunakan untuk mengamati benda langit. Metode yang digunakan adalah metode Research dan Development, keperluan teleskop dianalisa sehingga memunculkan ide untuk membuat sendiri. Teleskop didesain dengan mengutamakan tingkat keakurasian, kemudahan, dan keekonomisan. Hasil penelitian menunjukan Teleskop DIY berhasil dibuat dengan cukup baik, uji coba terbatas pengambilan data dengan metoda Astrofotografi di dapatkan citra Bulan dan Matahari yang bagus dan angket validasi dari pengguna teleskop DIY (Tim Pengambil Data) dan Dosen Pengampu Astronomi memberikan penilaian dengan rata-rata 3,69 dalam skala 4. Dengan demikian teleskop DIY sudah dapat digunakan pada praktikum di Laboratorium Bumi dan Antariksa. Kata Kunci : Teleskop, Praktikum, DIY PENDAHULUAN Teleskop merupakan Alat Praktikum di Laboratorium Bumi dan Antariksa terutama pada matakuliah yang berkaitan dengan Astronomi seperti Konsep Dasar Bumi Antariksa, Astronomi Posisi, dan Astrofisika, para mahasiswa biasanya mengunakan langsung Teleskop untuk pengamatan benda langit. Praktikum yang dilakukan memberikan pengetahuan terkait prinsip kerja, merakit dan penggunaanya, akan tetapi kondisi pandemic Covid-19 yang menuntut pembelajaran dan praktikum secara daring menjadikan proses tersebut tidak bisa dilakukan secara Hands On. Harga Teleskop yang cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri untuk dapat dipenuhi, dan apabila dipenuhi pun penggunaannya sangat jarang karena khawatir rusak dan sulit memperbaikinya. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah lama yaitu kurangnya kit teleskop berkualitas tinggi dan murah yang cocok untuk pendidikan optik dan pengamatan langit maka pada tahun 2009 International Astronomical Union (IAU) membuat Galileoscope. Akan tetapi meski dilabeli sebagai teleskop murah, hal tersebut masih menjadi tantangan tersendiri bagi negera berkembang seperti Indonesia. Memperhitungkan ongkos kirim dan pajak maka biaya yang perlu kita keluarkan masih cukup besar, dan karena ini hasil pabrikasi maka apabila terjadi kerusakan kita akan mengalamai kesulitan karena pihak penjual tidak menjual komponen pengganti dan beberapa komponen tidak mudah di temukan di pasaran umum. Menjawab tantangan tersebut maka perlu solusi yang tepat guna esensi praktikum sebagai dasar sains tetap terjaga, yaitu membuat teleskop sendiri dari bahan-bahan yang mudah didapatkan atau biasa disebut sebagai Do It Yourself (DIY). Desain Teleskop DIY - PPKM a. Lensa Objektif c.Fokuser Menggunakan Lensa Bekas Mesin Fotocopi yang kemudian di kemas dalam Tersusun dari Sambungan Pipa PVC ukuran 2 x 1,5 inchi, Pipa 1,5 Inchi, Pipa Sambungan PVC ukuran 2 x 2,5 inchi, ditutup dengan sambungan Pipa dan pipa 1,25 inchi. Menggunakan fokuser model Cryford yaitu PVC 2,5 Inchi, dan di perpanjang dengan pipa 2,5 inchi sekitar 10 cm menerapkan prinsip pesawat sederhana dengan tuas besi yang dapat berfungsi sebagai Baffle yang menahan cahaya sekitar pengamatan masuk mendorong maju mundur (Wall, 1971). (Herdiwijaya, 2010). d.Lensa Okuler b.Tabung Utama Menggunakan Lensa Okuler Mikroskop yang mudah didapatkan atau Terbuat dari pipa PVC 2 inchi dengan bagian dalam berwarna hitam memanfaatkan yang ada pada kit Mikroskop. Selain itu bisa sepanjang 17 cm sebagai jalanya sinar dari objek yang kita amati, dibalut memanfaatkan lensa okuler teleskop yang bisa di beli bebas. Kemudian dengan cincin yang terbuat dari pipa sambungan PVC 2 inchi sebagai Okuler dimasukan kedalam pipa 1 inchi agar memiliki ketebalan yang pas dudukan pada tripod sekaligus bisa diatur posisinya sebagai titik dengan tabung fokuser. kesetimbangan. Bulan Matahari Venus Jupiter PENUTUP Teleskop DIY (Do It Yourself) PPKM (Pasang-Putar-Kendalikan-Mengamati) yang dibuat sudah berhasil dilakukan dengan baik. Keberhasilan tersebut terlihat dari hasil uji coba dengan teknik astrofotografi didapatkan citra Bulan dan Matahari yang cukup bagus dan hasil validasi dari pengguna dan ahli memberikan penilaian yang sangat baik dengan nilai rata-rata 3,69 dalam skala 4. Sehingga Teleskop DIY – PPKM ini sudah bisa digunakan sebagai media praktikum pada mata kuliah yang berkaitan dengan Astronomi seperti Konsep Dasar Bumi Antariksa, Astronomi Posisi, dan Astrofisika di Laboratorium Bumi dan Antariksa Departemen Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia.

MODEL PENGELOLAAN LAHAN BERKELANJUTAN DI KAWASAN BANDUNG UTARA Prof. Dr. H. Darsiharjo, M.S. Prof. Dr. Wanjat Kastolani, M.Pd Dr. Mamat Ruhimat, M.Pd Riko Arrasyid, S.Pd., M.Pd PENDAHULUAN HASIL PENELITIAN Ÿ Pengelolaan lahan berkelanjutan merupakan sebuah konsep Gambar IV.13AArarhahananPPememananfafataatnanRRuuananggKKawawasaasnanBBanandduunnggUUtatraara yang terintegrasi antara berbagai aspek. Pemerintah sebagai artikulator dan aggregator kepentingan masyarakat telah Ÿ Arahan pemanfaatan ruang wilayah merupakan sebuah arahan memformulasikan kebijakan tentang sistem dan prosedur terkait pembangunan atau pengembangan wilayah untuk mewujudkan tata guna lahan di daerah Kawasan Bandung Utara (KBU) yang struktur ruang dan pola ruang wilayah sesuai dengan RTRW merupakan daerah resapan air, Seperti Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten atau kota melalui penyusunan dan pelaksanaan Jawa Barat No. 1/2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan program pembangunan atau pengembangan beserta Ruang Kawasan Bandung Utara (KBU) dan Peraturan Gubernur pembiayaannya dalam indikasi program utama jangka (Pergub) Jawa Barat No. 21/2009 yang memuat petunjuk menengah lima tahunan sampai akhir tahun perencanaan 20 pelaksanaannnya. Regulasi tersebut merupakan sarana atau tahun. Tujuan penataan ruang wiayah nasional mewujudkan rambu-rambu dalam mengatur pemanfaatan lingkungan beberapa hal, di antaranya: Ruang wilayah nasional yang aman, termasuk pengelolaan lahan agar tetap memiliki fungsi daya nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Keharmonisan antara dukung bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu lingkungan alam dan lingkungan buatan. Keterpaduan proposal penelitian ini difokuskan pada pembuatan Model pemanfaatan ruang darat, laut, dan udara, termasuk ruang di Pengelolaan Lahan Berkelanjutan di Kawasan Bandung Utara dalam bumi. Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah akibat perkembangan penggunaan lahan, serta bagaimana nasional, provinsi, dan kabupaten atau kota. Adapun arahan pengaruhnya terhadap kebijakan tata ruang yang ada. pemanfaatan ruang Kawasan Bandung Utara mengacu kepada Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pengelolaan Peraturan Daerah Kawasan Bandung Utara No. 1 tahun 2008 lahan berkelanjutan di Kawasan bandung utara, melakukan dan Peraturan Gubernur No.21 tahun 2009 yang mejelaskan analisis daya dukung lingkungan terhadap penggunaan lahan secara lengkap aturan pemanfaatan ruang yang harus serta merumuskan rekomendasi program dalam pemanfaatan dilaksanakan selama perencanaan 20 tahun kedepan ruang RTRW di KBU. GGamambabraIrVI.V2.1P3eAmraanhfaanatPaenmRaunafnagatKanawRausaanngBKaanwdausnagnUBtanraduTanhguUnta2r0a21 RUMUSAN MASALAH Ÿ Bagaiman perancangan Model Pengelolaan Lahan Berkelanjutan di Kawasan Banudnu Utara ? Ÿ Bagaimana analisis daya dukung lingkungan terhadap penggunaan lahan di Kawasan Bandung Utara? Ÿ Bagaimana rekomendasi program dalam pemanfaatan RTRW di Kawasan Bandung Utara ? ALUR PENELITIAN Ÿ (2019-2020): Identifikasi dan Evaluasi Lahan pertanian di DAS hulu sungai Cikapundung Ÿ (2020-2021): Model Pengelolaan Lahan Berkelanjutan di Kawasan Bandung Utara Ÿ (2021-2022): Pengembangan perakitan inovasi dan tekonologi dibidang pengelolahan lahan Ÿ (2022-2023): Kebijakan pemanfaatan dan pengelolaan lahan berkelanjutan Ÿ (2023-2024): Optimalisasi pemanfaatan lahan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan serta sumberdaya alam mendukung ketahanan pangan dan energi serta kesiapsiagaan terhadap bencana METODE PENELITIAN Ÿ Metode survai deskriptif digunakan pada penelitian ini Ÿ Pemanfaatan Ruang kawasan Bandung Utara merupakan didasarkan bahwa penelitian ini akan mengambil sampel dari suatau upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang satu populasi, kemudian mengidentifikasi, mengklasifikasi sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan serta menggambarkan secara aktual dan potensial kondisi pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Pemanfaatan lahan di lokasi penelitian yang bertujuan untuk merancang model ruang di Kawasan Bandung Utara yang tidak terkendali akan pengelolaan lahan berkelanjutan di Kawasan bandung utara, mengancam keberlangsungan fungsi konservasi kawasan melakukan analisis daya dukung lingkungan terhadap sebagai daerah tangkapan air dan menimbulkan berbagai penggunaan lahan serta merumuskan rekomendasi program bencana alam; guna mewujudkan ketertiban dalam dalam pemanfaatan ruang RTRW di KBU berdasarkan kondisi pemanfaatan ruang di Kawasan Bandung Utara sampai dengan geografi fisik dan geografi sosial, yang diinterpretasi berdasarkan ditetapkannya regulasi daerah atas Kawasan Strategis Provinsi data primer ataupun data sekunder. Kawasan Bandung Utara yang diamanatkan ketentuan peraturan perundang-undangan, perlu dilakukan upaya KESIMPULAN pengendalian Kawasan Bandung Utara. Arahan pemanfaatan ruang Kawasan Bandung Utara mengacu kepada Peraturan Ÿ Pemanfaatan ruang di kawasan Bandung Utara melalui Daerah Kawasan Bandung Utara No. 1 tahun 2008 dan penyiapan dan pelaksanaan proyek dan pembiayaannya, Peraturan Gubernur No.21 tahun 2009 yang mejelaskan secara mengupayakan tercapainya struktur dan pola ruang yang selaras lengkap aturan pemanfaatan ruang yang harus dilaksanakan dengan rencana tata ruang. Pemanfaatan ruang yang tidak selama perencanaan 20 tahun kedepan sesuai analisis yang di terkendali di wilayah Bandung bagian utara akan mengancam sajikan pada gambar peta Gambar IV.13. keberlangsungan fungsi lindung kawasan sebagai catchment area dan akan menimbulkan berbagai bencana alam. Pada Pada kenyataannya pemanfaatan ruang yang ada di kawasan kenyataannya pemanfaatan ruang yang ada di kawasan bandung bandung utara berdasarkan analis peneliti di tahun 2021 banyak utara berdasarkan analis peneliti di tahun 2021 banyak kawasan kawasan yang tidak sesuai dengan dengan peta arahan dan yang tidak sesuai dengan dengan peta arahan dan ataruan ataruan pemanfaatan ruang kawasan bandung utara. Pemanfataan pemanfaatan ruang kawasan bandung utara. Pemanfataan ruang ruang kawasan budidaya terdiri dari budidaya permukiman, kawasan budidaya terdiri dari budidaya permukiman, budidaya budidaya pertanian lahan basah, budidaya pertanian lahan kering pertanian lahan basah, budidaya pertanian lahan kering dan dan perkebunan menjadi dominasi pemanfaatan ruang yang ada perkebunan menjadi dominasi pemanfaatan ruang yang ada di di kawasan bandung utara. Sementara untuk pemanfaatan ruang kawasan bandung utara. Sementara untuk pemanfaatan ruang kawasan lindung yaitu terdiri dari ruang terbuka hijau, hutan kawasan lindung yaitu terdiri dari ruang terbuka hijau, hutan konsterfasi dan hutan lindung menjadi kawasan yang resesif yang konsterfasi dan hutan lindung menjadi kawasan yang resesif yang ada di kawasan bandung barat. Maka dari itu pada kenyataanya ada di kawasan bandung barat. Maka dari itu pada kenyataanya kawasan bandung utara pada tahun 2021 sangat jauh dengan peta kawasan bandung utara pada tahun 2021 sangat jauh dengan peta arahan yang seharusnya menjadi acuan pembangunan kawasan arahan yang seharusnya menjadi acuan pembangunan kawasan bandung barat REFERENSI Ÿ Adharani, Y., & Nurzaman, R. A. (2017). Fungsi perizinan dalam pengendalian pemanfaatan ruang di Kawasan Bandung Utara dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Bina Hukum Lingkungan, 2(1), 1–13. doi:10.24970/jbhl.v2n1.1. Ÿ Afandi, M. N. (2014). Implementasi kebijakan pembangunan di Kawasan Bandung Utara dalam perspektif pembangunan berwawasam lingkungan. Jurnal Ilmu Administrasi, 11(2), 225–244.

PROGRAM PENELITIAN AFIRMASI Tim: Diana Noor Anggraini, M.Pd. Pitria Sopianingsih, M.Pd. Kanigara Hawari, S.H., M.H., C.L.A Dibiayai oleh: Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 2021 Dengan Surat Keputusan Rektor Nomor : 835/UN40/PT.01.02/2021 Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implikasi perubahan sosial pada masa Pandemi Covid 19 terhadap karakter mahasiswa dalam pembelajaran daring di Perguruan Tinggi. Tujuan Metode Pendekatan penelitian yang digunakan melalui pendekatan kuantitatif dengen metode surve. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dengan sampel mahasiswa FPIPS yang berasal dari 13 Program Studi/ Departemen dari angkatan 2017 sampai angkatan 2020. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan data prosentase dan korelasi regresi. Hasil Penelitian 1 Gambaran perubahan sosial pada masa 2 pandemi covid-19 yang diidentifikasi dari hasil survey dari mahasiswa aktif FPIPS menyatakan bahwa bahwa mahasiswa merasa terdampak akibat perubahan sosial pada masa pandemi Covid 19; Berkaitan dengan karakter mahasiswa dalam pembelajaran daring di perguruan tinggi nampak bahwa gambaran karakter mahasiswa pada masa pandemi tergolong pada kategori ‘Cukup Rendah’ sehingga terlihat bahwa karakter mahasiswa cukup rendah akibat perubahan sosial pada masa pandemi Covid 19; Berdasarkan pengolahan data bahwa perubahan sosial 3 berpengaruh positif signifikan terhadap perubahan karakter mahasiswa sebesar 31%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu sebesar 69 %. Luaran Luaran penelitian yang akan dihasilkan adalah : 1. Draft Rancangan Kode Etik Mahasiswa pada masa Pandemi Covid 19 di Perguruan Tinggi 1. Artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi. 2. Hak Kekayaan Intelektual berupa hak cipta. Gambar 3 . Bukti Submit Jurnal Gambar 1. Bukti HKI Gambar 2. Draft Rancangan Kode Etik Mahasiswa pada masa Pandemi Covid 19 di UPI FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2021

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS HASIL PENELITIAN (PkM-HASIL PENELITIAN) IN/ON TRAINING PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN E-BOOK INTERAKTIF SEJARAH LOKAL JAWA BARAT BAGI GURU-GURU SMA/SMK DI KABUPATEN GARUT Ol eh: Dr. Leli Yulifar, M.Pd. Diana Noor Anggraini, M.Pd Prof. Dr. Didin Saripudin, M.Si. Wildan Insani Fauzi, M.Pd. Dibiayai oleh : Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Pe2n0u2g1asD aenngLaenmSbuagraatPKeenpeulittuiasanndRanekPtoerngNaobmdioarn: Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 835/UN40/PT.01.02/2021 TUJUAN Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru Sejarah SMA/SMK di Kabupaten Garut dalam mengembangkan E-Book Interaktif METODE Sejarah Lokal Jawa Barat melalui In-On Service Training. Metode pelatihan yang digunakan merujuk pada Malcom Knowles (dalam Lieb, 1991), dengan menerapkan metode pembelajaran pengalaman (experiential learning) dengan model In-On Service Training terdiri atas kegiatan In1-service Training, On-Service Training, dan In2-service Training. Metode penyampaian materi pelatihan juga dikombinasikan antara pemaparan teori tentang Penelitian Tindakan Kelas dan penerapkan teori-toeri tersebut dalam bentuk kegiatan simulasi, latihan, diskusi dan presentasi pada kegiatan In-Service Learning. Kemudian dikombinasikan dengan praktek melaksanakan pengembangan dan penggunaan e-book interaktif Sejarah Lokal Jawa Barat di kelas dalam kegiatan On-Service Training serta penulisan pelaporan. HASIL PENELITIAN Model Konseptual E-Book Interaktif Sejarah Lokal Jawa Barat Untuk SMA/SMK disesuaikan berdasarkan prinsip-prinsip penulisan buku teks Sejarah Lokal Jawa Barat, maka dikembangkan buku yang memenuhi kriteria kelayakan isi, penyajian, dan kebahasaan sebagaimana dapat dilihat dalam gambar berikut. Tampilan Sistem Infromasi E-book sejarah yang telah melalui tahapan testing yang dimana terdapat 4 fitur utama dalam pengembangannya yaitu Beranda, E- book, Informasi, Ulasan dan Kontak. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terkait pada respon guru terhadap pemanfaatan E-bookinteraktif pada in/on training memberikan hasil yang cukup baik, hal ini nampak bahwa guru-guru sebagai peserta mengungkapkan pada komponen sistem informasi dan manajemen sistem e-book dapat dikatakan masih cukup baik digunakan dalam pembelajaran Sejarah secara daring kemudian memberikan respon yang positif pada efektifitas penggunaan E-book interaktif Sejarah lokal Jawa barat terbilang cukup efektif untuk digunakan ada saat pembelajaran daring. LUAR AN 1.Peningkatan kemampuan praktis guru dalam merencanakan, mengembangkan, dan menerapkan e-book interaktif Sejarah Lokal Jawa Barat 2.Kumpulan e-book interaktif Sejarah Lokal Jawa Barat 3.Model integrasi pelatihan-pendampingan melalui In-On-In Service Training. 4.Artikel hasil pengabdian dalam jurnal ilmiah terakreditasi nasional/internasional. 5.Hak Kekayaan Intelektual Gambar 1 . HKI Gambar 2 . Bukti Submit Jurnal FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2021



UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kebijakan Responsif Gender di Era Adaptasi Kebiasaaan Baru Akibat Covid-19 PKM-Bidang Ilmu Prof. Dr. Elly Malihah S, M.Si Dra. Hj. Siti Komariah, M.Si., Ph.D Dr. Wilodati, M.Si LATAR BELAKANG Pemberdayaan pada Masyarakat yang dikembangkan melalui pendekatan pemberdayaan berbasis kebijakan yang responsif gender, dimana dalam pelaksanaan pemberdayaan tersebut memuat edukasi dan advokasi berbasiskan pengetahuan, pengalaman dan aspirasi perempuan selama mengalami krisis Covid-19 METODE Pemerintah Akademisi 20% 20% Feminist Participatory Action Research (FPAR) Praktisi PKK 20% 20% Pendekatan FPAR digunakan sebagai dasar memfasilitasi pemberdayaan media kolektif yang mengarah pada aksi 20% sosial pada isu permasalahan perempuan di masa pandemi Covid-19 Prinsip pendekatan (FPAR) dengan kerangka kerja kolaborasi Penta-helix yakni melakukan kerjasama antar multisektor HASIL KEGIATAN “Kita Pemimpin” “Aku Berdaya” Edukasi Kepemimpinan Motivasi Perempuan di Era perempuan untuk menyikapi Adaptasi Kebiasaan Baru Akibat Covid-19 dinamika kehidupan secara “Aku dan Kamu positif. Patali” “Kita Gumbira” Advokasi Pencegahan dan Penanganan Kasus Kekerasan Pelatihan Pengembangan Terhadap Perempuan Keterampilan Soft skill Perempuan LUARAN 01 Modul pemberdayaan Modul Pemberdayaan “Patali Gumbira” 02 Artikel jurnal nasional Penguatan Resilensi Perempuan Melalui Modal Sosial di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19. Jurnal Martabat, Sinta 4. 03 Artikel Konferensi International Patali Gumbira Empowerment Strategy as an Effort to Build Women's Resilience in Responding to The Social Impacts of The Covid-19 Pandemic 04 Video dokumenter Pemberdayaan Patali Gumbira di tayangkan di Youtube: e-Lima Foundation 05 Pers Rilis Pikiran Rakyat, Jabar.inews.id, Portal Berita UPI. LEMBAGA PENELITIAN DAN e-Lima PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Foundation

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS KEPAKARAN BIDANG ILMU-UPI Penguatan Kompetensi Guru dan Calon Guru Kimia dalam Mengembangkan Praktikum Online Berbasis Laboratorium Virtual (LV) di Era Pandemi COVID-19 GALUH YULIANI, SITI AISYAH, HELI SITI HALIMATUL MUNAWAROH DEPARTEMEN PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA, JL. SETIABUDI NO. 229, BANDUNG EMAIL: [email protected] ABSTRAK Laboratorium virtual merupakan media yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa, kapanpun dan dimanapun melalui aplikasi komputer yang memungkinkan simulasi suatu proses secara dinamis. Eksperimen yang tadinya dilakukan secara tradisional di laboratorium, dapat dilakukan di komputer dimana siswa dapat secara aktif berpartisipasi pada keseluruhan proses, mengubah parameter dan mengamati perubahan yang dihasilkan. Menggunakan LV, konsep abstrak yang tadinya hanya disampaikan di ruang kelas melalui teleconference akan terasa lebih nyata dan mudah dipahami oleh siswa. LV juga dapat mengatasi kesulitan guru dalam menghadirkan proses yang melibatkan penggunaan alat atau bahan yang rumit, berbahaya dan mahal, dalam bentuk simulasi yang menyerupai kinerja alat tersebut. Beberapa contoh virtual laboratory kimia yang mengembangkan beragam eksperimen kimia sederhana diantaranya adalah PhET dari University of Colorado dan simulasi kalorimetri dari Pearson Education. Sumber belajar online dan LV sebagai alternatif solusi bagi pengembangan keterampilan proses sains, pembelajaran kimia interaktif, kemampuan analisis dan pemecahan masalah siswa, sebenarnya tersedia cukup banyak dan dapat diakses secara gratis. Namun, sumber-sumber ini seringkali tidak disertai panduan yang mudah dipelajari oleh guru dan tanpa elaborasi bagaimana cara pengintegrasiannya dengan kurikulum yang ada. Karenanya, guru masih menganggap sumber-sumber belajar online ini sulit di akses dan tidak dapat diimplementasikan di dalam kelas. Disamping itu, kompetensi guru kimia dalam merancang praktikum menggunakan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) dirasa masih sangat kurang. Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan rangkaian workshop daring bagi penguatan kompetensi guru dalam merancang eksperimen berbasis TIK dan menggunakan fasilitas LV sebagai media pembelajaran kimia interaktif yang mengembangkan keterampilan proses dan metakognisi siswa. Penyiapan Produk PELAKSANAAN KEGIATAN Penyiapan modul dan dokumen perangkat pembelajaran untuk AB Workshop II CD mendukung implementasi Workshop integrasi penggunaan LV. eksperimen berbasis Laboratorium Virtual Workshop I pada kurikulum kimia Worskhop perancangan sekolah eksperimen berbasis TIK dan Laboratorium Virtual (LV) Pendampingan Pendampingan implementasi praktikum virtual di ruang kelas terpilih secara daring. HASIL & LUARAN KEGIATAN Peserta yang terdaftar Peserta yang hadir Jumlah produk Produk yang telah pada kegiatan saat kegiatan kegiatan berupa LKPD dihasilkan wokshop PkM berbasis laboratorium mencapai 129 peserta virtual mencapai 49 disosialisasikan pada melebihi kuota yang ditetapkan, mencapai buah. https://bit.ly/LabVirtualLink 250 peserta. Dokumentasi Umpan Balik Pustaka 1. E. McKee, V. M. Williamson, and L. E. Ruebush, “Effects of a demonstration laboratory on student learning,” J. Sci. Educ. Technol., vol. 16, no. 5, pp. 395–400, Oct. 2007, doi: 10.1007/s10956-007-9064-4. 2. R. Morales-Menendez, R. A. Ramírez-Mendoza, and A. J. V. Guevara, “Virtual/Remote Labs for Automation Teaching: A Cost Effective Approach,” in IFAC-PapersOnLine, Jan. 2019, vol. 52, no. 9, pp. 306–311, doi: 10.1016/j.ifacol.2019.08.219. 3. Z. Qiang, A. G. Obando, Y. Chen, and C. Ye, “Revisiting Distance Learning Resources for Undergraduate Research and Lab Activities during COVID-19 Pandemic,” J. Chem. Educ., vol. 97, no. 9, pp. 3446–3449, 2020, doi: 10.1021/acs.jchemed.0c00609. 4. H. Y. Agustian and M. K. Seery, “Reasserting the role of pre-laboratory activities in chemistry education: A proposed framework for their design,” Chemistry Education Research and Practice, vol. 18, no. 4. Royal Society of Chemistry, pp. 518–532, Oct. 03, 2017, doi: 10.1039/c7rp00140a.



PENELITIAN UNGGULAN BERORIENTASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Curcumin dalam membantu pengobatan Diabetes mellitus type 2 dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, Ph.D; dr. Setyo Wahyu Wibowo, M.Kes; dr. Ikbal Gentar Alam, M.kes, Sp.GK; dr. Abdullah Firmansah, M.Kes, Sp.GK BACKGROUND & PURPOSE HASIL PENELITIAN GAMBAR 1. Nanocurcumin menurunkan inflamasi IL-6 Yang terdapat pada Tikus diabetes Type 2 Hasil diatas menunjukkan bahwa nanocurcumin mempunayi potensi dalam menurunkan kadar inflamasi yg diukur dengan parameter IL-6. Inflamasi yang terjadi akibat olahraga ternyata dapat di turunkan dengan pemberian Nanocurcumin. Pada kelomok tanpa olahraga, inflamsi yang terjadi pada tikus wsitar rat menujukkan tendensi menurun dibandingkan control. • Penanganan pasien Diabetes Meliitus tipe 2 masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapannya sehingga diperlukan adanya suatu terobosan yang bisa membantu percepatan dalam penangangan pasien Diabetes Mellitus tipe 2 ini. •Pemberian olahraga pada pasien DM tipe 2 memang diperlukan dalam menururunkan kadar gula darah tetapi di lain pihak akibat menurunnya kadar gula akibat olahraga itu sendiri maka pasien belum ada cara dalam mensuplai energi melalui karbohidrat yang aman dan lebih jauh dapat membantu pengobatan diabetes mellitus tipe 2 ini •Curcumin yang merupakan bahan asel Indonesia sudah lama dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk keperluan Kesehatan salah satunya yaitu menurunkan kadar gula darah. •Penelitian kami sebelumnya menunjukkan hasil bahwa curcumin dapat menngkatkan mitkondria biogenesis sel otot melalui jalur AMPK-SIRT-1-PGCalpha (Hamidie et al., 2015) •Salah satu kelemahan kunyit adalah daya serapnya yang rendak atau biovailabilitasnya yang rendah oleh karena itu dalam penelitian ini kami menggunakan teknologi nanocurcumin untuk meningkatkan daya serap kunyit dalam tubuh Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui efek pemberian GAMBAR 2. Nanocurcumin menurunkan inflamasi TNF- nanocurcumin terhadap penurunan kadar gula darah melalui ALPHA Yang terdapat pada Tikus diabetes Type 2 penurunan inflamasi marker IL-6 dan TNF-alpha pada tikus wistar rat diabetes. Hasil diatas menunjukkan bahwa nanocurcumin mempunayi potensi dalam menurunkan kadar inflamasi yg diukur METHODS & MATERIALS dengan parameter IL-6. Inflamasi yang terjadi akibat olahraga ternyata dapat di turunkan dengan pemberian • Hewan Coba: wistar rat 10 weeks , m. Gastrocnemius. Nanocurcumin. Pada kelomok tanpa olahraga, inflamsi yang • Exercise Training: Treadmil rat, Intensitas Sedang terjadi pada tikus wsitar rat menujukkan tendensi menurun dibandingkan control. - Tradmil selama 30 menit dengan kecepatan 20 m/detik selama 30 menit dilakukan selama 5 hari / minggu untuk 30 KESIMPULAN hari. • Nanocurcumin Hasil penelitian kali ini menunjukkan bahwa - Oral dosis 100 mg/kgberat badan, 2 jam sebelum exercise nanocurcumin potensi membantu penderita diabetes - 4 grup : exercise and non exercise dan dibagi lagi tiap mellitus dengan mengkombinasi olahraga dan grup dengan control dan pemberian nanocurcumin pemberian nanocurcumin 100 mg/kg-berat badan Western Blotting: pada hewan coba. - IL-6 dan TNF-alpha - Loading control: GAPDH (abcam). CORRESPONDANCE • Statistical Analysis : ANOVA, Tukey-Kramer Post-Hoc Test, P < 0.05 y: Hamidie Ronald Daniel Ray, M.D, M.Ed, Ph.D ACKNOWLEDGEMENT Faculty of Sport and Health Education, Universitas Pendidikan Indonesia, 40154 Penelitian ini di biayai oleh Dana rencana Kerja dan Anggaran Professor Collaborator Kanazawa University Japan, Tahunan Penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada MasyarakatUniversitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 2021 Dengan Surat Keputusan Rektor Nomor: 835/UN40/PT.01.02/2021



PKM BI 2021 Pelatihan Pengembangan Fasilitas SMK Bagi Guru-Guru untuk Menyiapkan Lulusan yang Memiliki Digital Talent dan Employability Skills Hasbullah, Iik Nurulpaik, Wawan Purnama, Neris Peri Ardiansyah PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMASI INDUSTRI DAN ROBOTIKA FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 No. Telp. (022) 2011576 Fax. 2011576 e-mail : [email protected] Abstrak Pendidikan kejuruan dan pelatihan memiliki peran penting dalam pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Ind onesia seluruhnya. Pengembangan manusia harus dilakukan secara utuh, yang mencakup pengembangan daya pikir, daya qolbu, daya fisik, penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi. Sukses tidaknya peran pendidikan vokasi dapat diukur dari keseimbangan dua tujuan tersebut, yaitu pengembangan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Industri saat ini membutuhkan tenaga kerja ya ng memiliki keterampilan teknis dan employability skills. Penyiapan siswa SMK agar memiliki keterampilan teknis dan employability skills berpangkal pa da implementasi pendekatan saintifik yang merupakan salah satu indikator kualitas pembelajaran. Selain pembinaan dan pelatihan, percepatan pengembangan budaya digital di perusahaan dapat diciptakan melalui prohire dari luar yang merupakan digital talent yang mampu menciptakan cara berpikir yang disruptive dalam upaya menciptakan inovasi-inovasi digital dan mempercepat proses adaptasi dengan perubahan lingkungan. Kata-kata kunci: Pengembangan Fasilitas, Digital Talent, Builing, Employability Skill. Pendahuluan Digital talent atau bakat digital merupakan seseorang yang bukan hanya dapat menggunakan aplikasi sosial media atau teknologi digital namun orang yang memiliki penguasaan dan mengetahui bagaimana layananan digital ini dapat beroperasi. Dalam digital talent ini dapat dianalisis dengan 3 ruang lingkup yaitu; soft digital skill, hard digital talent dan role digital skill ( The Capgemini, 2017). Penyiapan peserta didik agar memiliki keterampilan teknis dan Gambar 1 Strategi untuk mengurangi keterampilan yang bersifat generik (employability skills) kesenjangan digital talent berpangkal pada pada kualitas pelaksanaan program pembelajaran. Dalam pelaksanaan program pembelajaran terjadi interaksi di antara berbagai faktor, baik faktor raw input (siswa) maupun masukan instrumentalia. Skills Scale of Skill Complex Problem Solving Demand in 2020 Kemampuan untuk memecahkan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata. Social Skill Kemampuan untuk melakukan koordinasi, negosiasi, persuasi, mentoring, kepekaan dalam memberikan bantuan hingga emotional intelligence Process Skill Kemampuan terdiri dari: active listening, logical thinking, dan monitoring self and the others System Skill Kemampuan untuk dapat melakukan judgement dan keputusan dengan pertimbangan cost-benefit serta kemampuan untuk mengetahui bagaimana sebuah sistem dibuat dan dijalankan (Share of jobs requiring skills family as part of their core skill set, %) Cognitive Abilities Skill yang terdiri dari antara lain: Cognitive Flexibility, Creativity, Logical Reasoning, Problem Sensitivity, Mathematical Reasoning, dan Visualization . Sumber: The Future of Jobs Report, World Economic Forum, definisi skill berdasarkan O*NET Content Model, US Department of Labor & Bureau of Labor Statistics Gambar 2 Pemetaan Skill Demand Metode Kegiatan PKM Bidang Ilmu Kesimpulan Pelatihan pengembangan fasilitas bagi guru SMK dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki Digital Talent dan Employability Skills memberikan pembinaan dan pelatihan, mempercepat pengembangan budaya digital di SMK dan dapat diciptakan melalui external Recruiter yang merupakan digital talent yang mampu menciptakan disruptive cara berpikir dalam upaya menciptakan inovasi digital dan mempercepat proses adaptasi terhadap perubahan lingkungan PKM Bidang Ilmu ini dibiayai oleh: Dana Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun Anggaran 2021 dengan Surat Keputusan Rektor Nomor: 835/UN40/PT.01.02/2021

PENGABDIAN KEPADAMASYARAKATBERBASISKEWIRAUSAHAAN Program PelatihanDigitalMarketingmelaluiPembuatanLandingPage untukMeningkataknTechnopreneurBagiMahasiswa UniversitasPendidikanIndonesiaKampusCibiru Hendriyana,S.T.,M.Kom SyifaulFuadaS.Pd.,M.T M.RidwanSutisna,M.Pd 920190219870504101 920190219920718101 198705152019031015 DedenPradeka,S.T.,M.Kom MuhammadTaufikDwiPutra,S.Tr.Kom.,M.T.I. 920200419890816101 920200819940117101 LatarBelakang MenurutSantoTjhin(2021)Digitalmarketingadalahkegiatanmemanfaatkanmediadigitaldalam memperkenalkansebuahmerekdengantepatsasarandanmenjangkaukonsumensecaraluas, lebihcepatpenyebarannyasertadapatdisimpanlebihlama.Berdasarkanladasarantersebut,maka pengabdiankepadamasyarakatditahunke-2berfokuspadaelemenchannelsBusinessModel Canvas(BMC)yangberfungsiuntukberinterkasidalammenyampaikanprodukataujasapadakon- sumensecaradigitalantaralainmediasosial,e-commerce,websitedanblogyangmemilikikecepa- tandalampenyebaraninformasi,mendapatkaninsightdanmenjangkaulebihluaskonsumen. Metode BusinessModelCanvas(BMC) https://youtu.be/FELv719yiaI HasilPenelitian DibiayaiOleh: DanaRencanaKerjadanAnggaranTahunan KampusUniversitasPendidikanIndonesiadiCibiruTahunAnggaran2021 DenganSuratKeputusanRektorNomor:1398/UN40/PT.01.02/2021








Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook