Description: Gadis Penyulut Lentera Rasya Swarnasta Kautsar Riina Arifin
Usai mengaji, Nora mengajak temantemannya pulang lewat jalan yang berbeda. “Jaraknya lebih dekat,” kata Nora. “Melewati rumah seram itu?” Devon berseru. “Mengapa tidak lewat jalan biasa saja?” tanya Silva.
“Karena sepertinya sebentar lagi turun hujan. Kita harus cepat sampai di rumah,” sahut Nora. Devon dan Silva pun menurut. Nora tahu, Devon dan Silva takut. Setiap ada bunyi, keduanya langsung merapat pada Nora.
Keywords: Gadis Penyulut Lentera,Fiksi,Novel