Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Handout Organ Peredaran Darah - Pertemuan 1 - SITI YUNITA SARI

Handout Organ Peredaran Darah - Pertemuan 1 - SITI YUNITA SARI

Published by ctuneta, 2020-10-17 07:39:26

Description: Handout Organ Peredaran Darah - Pertemuan 1 - SITI YUNITA SARI

Search

Read the Text Version

Handout Pertemuan 1 IPA Kelas VIII Semester 1 HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 1

KATA PENGANTAR Puji syukur Penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan karuniaNya sehingga Handout “Organ Peredaran Darah” dapat terselesaikan. Penulis mengembangkan Handout IPA “Organ Peredaran Darah” sesuai dengan KD 3.7 dan 4.7 pada kurikulum 2013 untuk peserta didik kelas VIII Semester 1. Handout ini membantu peserta didik menemukan sendiri konsep IPA yang didapatkan dan Handout ini memberikan refrensi kepada peserta didik untuk mendapatkan materi. Handout ini disajikan agar peserta didik lebih memahami dan aktif dalam pembelajaran. Handout ini menggunakan alur berfikir induktif. Jadi, peserta didik dapat dengan leluasa mengembangkan pengetahuannya dengan kegiatan-kegiatan pada Handout. Materi yang disajikan relevan dengan kegiatan yang dilalukan oleh peserta didik sehingga dapat menjadi referensi bagi peserta didik. Handout yang baik tentunya diinginkan oleh semua pihak. Oleh karena itu, kami membutuhkan saran dan masukan dari semua pihak demi perbaikan Handout ini. Semoga Handout ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan proses pembelajaran IPA Terpadu pada khususnya. Palembang, Oktober 2020 HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 2

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..................................................................................................2 DAFTAR ISI ...............................................................................................................3 KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR ....................................................................4 ORGAN PEREDARAN DARAH ...................................................................................5 Peta konsep ..............................................................................................................5 1. Jantung ...............................................................................................................6 2. Pembuluh Darah ...................................................................................................9 3. Darah .................................................................................................................12 Rangkuman .............................................................................................................18 Daftar pustaka ........................................................................................................19 HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 3

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Kompetensi Dasar 3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan memahami gangguan pada sistem peredaran darah,serta upaya menjaga kesehatan sistem peredaran darah 4.7. Menyajikan hasil percobaan pengaruh aktivitas (jenis, intensitas, atau durasi) pada frekuensi denyut jantung Indikator Pencapaian Kompetensi 3.7.1 Mengidentifikasi organ-organ sistem peredaran darah pada manusia 3.7.2 Menjelaskan struktur organ-organ sistem peredaran darah pada manusia 3.7.3 Mengidentifikasi fungsi organ-organ sistem peredaran darah pada manusia 3.7.4 Membedakan golongan darah manusia Tujuan Pembelajaran 1) Melalui kegiatan mengamati video dengan dipandu LKPD 1, peserta didik dapat mengidentifikasi organ-organ sistem peredaran darah pada manusia dengan benar 2) Melalui kegiatan diskusi kelompok dengan dipandu LKPD 1, peserta didik dapat menjelaskan struktur organ-organ sistem peredaran pada manusia dengan benar 3) Melalui kegiatan diskusi kelompok, mengidentifikasi fungsi organ-organ sistem peredaran darah pada manusia dengan benar 4) Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan golongan darah HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 4

OORRGGAANN PPEERREEDDAARRAANNDDAARRAAHH Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berpergian ke suatu tempat. Untuk mencapai tempat tersebut kita sering menggunakan kendaraan. Kita dapat mencapai tujuan dengan cepat, apabila kendaraan dan jalan yang dilalui lancar. Begitu pula dengan tubuh kita. Di tubuh kita terdapat sistem transportasi. Sistem ini berfungsi untuk membawa dan mendistribusikan bahan bahan yang dibutuhkan oleh tubuh kita. sistem ini terdiri dari pembuluh yang berfungsi sebagai “jalan” , darah yang berfungsi sebagai “kendaraan” dan jantung yang berfungsi sebagai “terminal darah”, jaringan tubuh dan paru-paru yang berfungsi sebagai “tempat tujuan” dan yang terpenting adalah hormon, nutrisi makanan, gas, dan enzim yang berfungsi sebagai “penumpang darah”. Bagaimana sistem transportasi kita berjalan rute mana saja yang dilaluinya maka kamu dapat menemukan jawabannya setelah mempelajari modul 1 ini. PETA KONSEP HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 5

Pada modul ini, kamu akan mempelajari organ- organ yang berperan dalam sistem peredaran darah manusia meliputi jantung sebagai organ utama dalam peredaran darah, jenis jenis sel darah dan juga pembuluh darah. Selain itu pada modul ini juga kalian akan mempelajari tentang pembagian golongan darah. Oleh karena itu pelajarilah modul unit ini dengan seksama. 1. J A N T U N G Gambar 1. Letak Jantung Tahukah kamu di mana letak Jantung? Jantung (https://medmovie.com/library_id/3102/ merupakan organ berotot yang terletak di bagian kiri tulang dada (sternum). Jantung secara aktif berperan topic/cvml_0036i/summary/, 2020) dalam sistem peredaran darah. Jika jantung tidak bekerja, sistem yang lain pun tidak dapat melakukan tugasnya. Rata rata ukuran jantung orang dewasa kira kira seukuran dengan kepalan tangan dan beratnya kira kira hanya 310 gram. Jantung merupakan pompa darah berupa otot yang dapat berkontraksi untuk mendorong darah keluar dari jantung melalui arteri dan pembuluh darah. Jantung dibungkus oleh dua lapis lapis jantung (perikardium). Diantara kedua lapisan pembungkus berisi cairan yang memiliki fungsi melindungi jantung dari gesekan. Jantung manusia terdiri atas empat ruangan, yaitu serambi (atrium) kanan dan kiri, serta bilik (ventrikel) kanan dan kiri. Dinding bagian bilik lebih tebal dibandingkan serambi. Hal ini dikarenakan perannya untuk memompa darah. Letak serambi di bagian atas, sedangkan bilik terletak di bagian bawah. Antara serambi kanan dan bilik kanan terdapat katup trikuspidalis, sedangkan antara serambi kiri dan bilik kiri terdapat katup bikuspidalis. Kedua katup ini berfungsi menjaga agar darah tidak mengalir kembali ke serambi. Darah dari pembuluh balik akan masuk ke jantung. Jika kedua serambi menguncup (kontraksi), darah dari serambi menuju bilik. Ketika bilik menguncup berkontraksi, darah dari bilik ini akan keluar dari jantung menuju aorta, kemudian ke arteri. Jantung berdenyut apabila otot jantung berkontraksi dan berelaksasi. Denyut jantung dapat dirasakan pada pembuluh nadi yang terletak di bawah permukaan kulit, seperti di leher dan pergelangan tangan. Denyut jantung pada setiap orang berbeda beda. Usia, jenis kelamin, berat badan, kesehatan, dan aktivitas tubuh sangat berpengaruh terhadap HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 6

denyut jantung seseorang. Akan tetapi, umumnya jantung kita berdenyut 60 sampai 80 kali per menit selain denyut jantung, tekanan darah juga dapat diukur. Dengan mengukur tekanan darah, kita dapat mengetahui kekuatan jantung memompa darah. Tekanan darah orang dewasa normal bernilai 120/80. Nilai 120 Menunjukkan tekanan darah ketika otot jantung berkontraksi memompa darah, yang biasa dikenal dengan sistol. Nilai 80 menunjukkan tekanan darah ketika otot jantung berelaksasi, yang dikenal dengan diastol. Gambar 2. Jantung merupakan organ utama yang memompa darah ke seluruh tubuh. (https://images.app.goo.gl/ VgUhuAbPycSCokH68, 2020) Internet Link Temukan informasi lain tentang jantung di : ▪ https://www.fi.edu/heart/human-heart-trivia ▪ https://map-bms.wikipedia.org/wiki/Jantung HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 7

STRUKTUR JANTUNG Gambar 3. Bagian-bagian pada jantung manusia (https://www.pelajaran.co.id/2017/25/bagian-jantung-dan-fungsinya-dalam-organ-tubuh-manusia.html, 2020) ������ iPad Class Integration : Silahkan buka aplikasi Heart Pro III untuk melihat bagaimana jantung bekerja dengan lebih nyata ! HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 8

2. PEMBULUH DARAH Pembuluh darah merupakan saluran yang dilalui oleh darah. Pembuluh darah dapat dibedakan atas tiga jenis, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena) dan pembuluh kapiler. dinding pembuluh darah sangat tipis karena dibangun oleh satu lapisan sel endotelium. Gambar 4. Hubungan antara pembuluh arteri dan vena A. Pembuluh Nadi (Arteri) Pembuluh nadi adalah pembuluh tempat mengalirnya darah yang keluar dari jantung. Darah yang keluar dari jantung ini banyak mengandung oksigen. Berdasarkan ukurannya, pembuluh nadi terbagi menjadi aorta, arteri dan arteriol. Aorta merupakan pembuluh nadi utama yang meninggalkan jantung. Aorta merupakan pembuluh nadi yang berukuran besar. Arteri merupakan pembuluh nadi yang di dalamnya terdapat darah yang mengalir meninggalkan jantung. Arteri merupakan cabang dari aorta. Arteriol merupakan pembuluh nadi yang berukuran paling kecil yang menghubungkan arteri dengan kapiler. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 9

Manusia memiliki dua macam pembuluh nadi, yaitu pembuluh nadi tubuh dan pembuluh nadi paru-paru. Pembuluh nadi tubuh berfungsi melewatkan darah yang banyak mengandung oksigen dari jantung, tepatnya di bagian bilik kiri menuju seluruh tubuh. Pembuluh nadi paru- paru (arteri pulmonalis) berfungsi melewatkan darah yang banyak mengandung karbon- dioksida dari jantung, tepatnya di bilik kanan menuju paru-paru. B. Pembuluh Balik (Vena) Gambar 5. Pembuluh arteri dan vena dilihat dari mikroskop secara melintang (https://images.app.goo.gl/yR2Xcx6qW3v28SP66, 2020) Pembuluh balik merupakan pembuluh yang membawa atau mengalirkan darah menuju jantung. Dinding pembuluh balik lebih tipis dibandingkan dengan pembuluh nadi. Hal tersebut karena tekanan yang diterima akibat kontraksi jantung lebih sedikit. Ada dua jenis pembuluh balik besar, yaitu pembuluh balik bagian atas (vena cava superior) dan pembuluh balik bagian bawah (vena cava inferior). Pembuluh balik atas berfungsi sebagai pembuluh yang dilalui darah dari kepala serta anggota gerak atas. Adapun pembuluh balik bawah berfungsi sebagai pembuluh yang dilalui darah dari badan dan anggota gerak bawah. Pembuluh balik yang membawa darah dari paru-paru ke jantung disebut pembuluh balik paru-paru (vena pulmonalis). C. Pembuluh Kapiler Pembuluh kapiler merupakan ujung akhir dari pembuluh arteri dan vena. Pembuluh kapiler ukuran diameternya sangat kecil, dinding selnya hanya setebal selapis sel. Fungsi dari pembuluh kapiler adalah tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan jaringan. Pertukaran oksigen dan karbon-dioksida terjadi di pembuluh kapiler. Pada pembuluh darah, kapiler merupakan bagian yang dapat melakukan perpindahan materi. Kapiler memiliki pori-pori sehingga cairan di dalamnya (plasma) Dapat berhubungan dengan cairan di luar kapiler (cairan ekstra seluler, cairan interstitial). Terdapat dua tekanan yang terjadi pada pertukaran cairan pada kapiler, yaitu tekanan osmosis dan tekanan hidrostatik darah pada dinding kapiler. Tekanan hidrostatik menyebabkan darah yang bersifat hipertonik bergerak ke cairan ekstraseluler, hal ini mendorong adanya tekanan osmosis dari luar kapiler sehingga air yang bergerak masuk menuju kapiler. Tekanan Osmosis ini selalu konstan sepanjang kapiler. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 10

Gambar 6. Pembuluh Kapiler (https://images.app.goo.gl/ff6Ea4kcV12xwH1A9, 2020) Tekanan darah atau tekanan hidrostatik darah tidak konstan di sepanjang kapiler. Semakin jauh dari jantung, maka tekanan nya semakin lemah. Tekanan akan lebih tinggi di arteri kapiler karena lebih dekat jantung daripada di vena kapiler. Hal ini menyebabkan tekanan darah pada arteri menghasilkan gaya mendorong yang lebih besar daripada tekanan osmosis. Hal ini berarti tekanan cairan pada sisin arteri cenderung mengarah keluar sehingga menyebabkan nutrisi yang di kandung darah seperti halnya oksigen lebih mudah memasuki ekstra seluler. Sementara itu pada vena, tekanan darah melemah sehingga daya dorong keluar lebih rendah daripada tekanan osmosis yang mendorong ke dalam. Hal ini berarti bahwa tekanan cairan pada vena cenderung mengarah ke dalam, sehingga materi lebih mudah memasuki kapiler. Ayo cari Tahu ! Apa perbedaan antara pembuluh arteri dan vena? Buatlah jawabanmu dalam bentuk tabel ! HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 11

3. DARAH Darah merupakan jaringan yang memiliki fungsi khusus untuk mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Jaringan darah ini beredar melalui pembuluh darah. Darah merupakan cairan encer plasma darah yang di dalamnya mengandung milyaran sel sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). Darah seseorang dalam kondisi normal adalah 1/13 Dari berat tubuhnya. Orang dewasa yang memiliki berat badan 65 kg volume darahnya lebih kurang sebanyak 5 liter. A. Fungsi Darah Darah memiliki berbagai macam fungsi, antara lain sebagai berikut. ������ Alat Pengangkut Sel darah merah (eritrosit) merupakan alat pengangkut oksigen dan karbondioksida. Plasma darah mengangkut zat zat makanan dan zat zat sisa seperti urea dan karbondioksida. Selain itu plasma darah juga mengedarkan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar buntu yang tidak memiliki saluran khusus. ������ Alat pertahanan tubuh Sel sel darah putih (leukosit) mampu menjaga tubuh dari serangan penyakit dengan cara memakan bibit penyakit tersebut. Selain itu, leukosit dapat membentuk zat penolak atau antibodi yang berfungsi membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh. ������ Pengatur suhu tubuh Darah membawa panas menuju kulit untuk dilepaskan sehingga mengatur suhu tubuh pada saat kita kepanasan. Jika tubuhmu kepanasan, pembuluh kapiler pada kulit akan membesar sehingga kulit menjadi berwarna kemerahan. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 12

������ Penutupan luka Cairan plasma mengandung trombosit atau keping darah. Jika kulit terluka, trombosit keluar dari pembuluh darah kemudian pecah mengeluarkan enzim trombokinase. Trombokinase mengubah protrombin menjadi trombin dengan bantuan mineral kalsium dan vitamin K. Selanjutnya, trombin merangsang fibrinogen membentuk benang fibrin. Benang fibrin berbentuk seperti jaring akan menangkap dan menghalangi sel darah merah keluar dari pembuluh darah yang rusak. Gambar 7. Proses pembekuan darah saat penutupan luka B. Komposisi Darah Darah terdiri atas plasma darah dan sel sel darah. Setiap komponen tersusun atas unsur yang berbeda dan memiliki fungsi yang spesifik. Berikut adalah komposisi darah. 1) Plasma Darah Jika kita mengendapkan darah, akan ada bagian yang terlihat cair bening berwarna kekuning-kuningan. Bagian yang chair dan banding tersebut disebut plasma darah. Plasma darah terdiri atas air, garam, protein darah, dan zat zat lainnya. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 13

Gambar 8. Komposisi Darah Manusia (https://images.app.goo.gl/rAvxAs5V931cM2KB7, 2020) 2) Sel-sel darah Sel sel darah terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). a. Sel darah merah (eritrosit) Sel darah merah pada manusia memiliki bentuk pipih bikonkaf atau bulat pipih dengan bagian tengahnya cekung. Warna merah pada sel darah merah disebabkan oleh adanya hemoglobin (Hb). Dengan adanya Hb, darah mampu mengikat oksigen untuk Diedarkan ke jaringan tubuh atau organ yang memerlukannya. Dalam setiap 1 mm3 darah mengandung 5 juta - 6 juta butir sel darah merah. Gambar 9. Eritrosit HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 14

b. Sel darah putih (leukosit) Sel darah putih mempunyai inti, bentuknya tidak tetap, dapat bergerak secara amoeboid, dan dapat menembus dinding kapiler. Sel darah putih memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan sel darah merah. Dalam setiap 1 mm3 darah mengandung kurang lebih 8000 butir sel darah putih. Leukosit berumur 12 - 13 hari. Jumlah lekosit akan meningkat jika terjadi infeksi. Leukosit ada lima jenis, yaitu monosit, neutrofil, basofil, eusinofil, dan limfosit. Leukosit berfungsi untuk melindungi tubuh dari kuman kuman penyakit dengan berbagai cara, misalnya Monosit dan Neutrofil memakan bakteri atau kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan Limfosit menghasilkan zat antibodi. Leukosit dibentuk di dalam sumsum tulang, limpa dan kelenjar getah bening. Keadaan leukosit yang melebihi jumlah normal disebut leukositosis dan sebaliknya jika kurang dari normal disebut leukopeni. Gambar 10. Lima jenis leukosit c. Keping darah (Trombosit) Trombosit berbentuk tidak teratur dan tidak berinti. Umur trombosit hanya 7-9 hari Dan jumlahnya berkisar 250 ribu/mm3 darah. Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah jika terjadi luka. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD Gambar 11. Trombosit 15

Perhatikan Tabel 1 berikut. Tabel 1. Jenis dan Fungsi Sel Darah. Tipe Sel Jumlah per mm3 Fungsi Eritrosit 5 juta - 6 juta butir sel Leukosit 5000 - 10.000 butir sel Alat transportasi oksigen dan Trombosit 250.000 - 400.000 karbondioksida Sistem Pertahanan tubuh dan sistem kekebalan tubuh Berperan dalam proses pembekuan darah C. Penggolongan Darah Golongan darah manusia ditentukan oleh sejenis protein di dalam eritrosit yang disebut aglutinogen. Orang yang pertama kali menggolongkan darah adalah Karl Landsteiner (1868-1943). Penggolongan darah yang dilakukan Karl dinamakan sistemABO. Berdasarkan penggolongan ini, golongan darah dibagi menjadi golongan A, B, AB, dan O. Di dalam darah terdapat aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi). Keduanya menentukan golongan darah pada setiap individu. Perhatikan tabel 2 berikut. Tabel 2. Penggolongan darah Golongan darah Aglutinogen Aglutinin (Antigen) (Antibodi) AA β BB α O - α dan β AB A dan B - HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 16

Golongan darah O disebut donor universal. Hal tersebut dikarenakan golongan darah ini dapat mendonorkan kepada semua golongan darah lain. Golongan darah AB disebut resipien universal karena dapat menerima darah dari golongan darah A, B, AB, dan O. Donor adalah pemberi darah sedangkan resipien merupakan penerima darah perhatikan kembali tabel 2 Menurutmu apa saja yang akan terjadi jika golongan darah A didonorkan kepada orang bergolongan darah B? Karena golongan darah A mengandung antigen yang dapat menggumpalkan antibodi pada golongan darah B maka akan terjadi penggumpalan (aglutinasi) darah jika dilakukan transfusi Gambar 12. Transfusi darah pada manusia darah tersebut. (https://images.app.goo.gl/cW1WpaCNQ88LeBsr8, 2020) Uji Golongan Darah Uji golongan darah atau tes darah dilakukan untuk mengetahui golongan darah seseorang. Cara melakukan tes darah adalah dengan mengambil sampel darah orang yang akan di tes golongan darahnya, kemudian sampel darah tersebut ,masing- masing akan ditetesi oleh serum anti A, anti B dan anti AB. Serum tersebut identik dengan aglutinin sehingga serum tersebut dapat menggumpalkan darah apabila bercampur dengan darah yang memiliki aglutinogen yang sesuai. Contohnya seseorang dengan golongan darah A jika ditetesi dengan serum anti A maka darahnya akan menggumpal, karena aglutinogen pada darah orang tersebut bercampur dengan serum anti A yang identik dengan aglutinin a. Sedangkan ketika ditetesi serum anti B darahnya tidak menggumpal karena orang tersebut tidak memiliki aglutinogen B sehingga serum anti B tidak menggumpalkan darah. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 17

Gambar 13. Uji Serum Golongan Darah (Tes Darah) Sumber : http://biologylearningcenter.blogspot.com/p/pertemuan-2.html, 2020 RANGKUMAN ������ Sistem peredaran darah manusia tersusun atas jantung, pembuluh darah, dan darah ������ Jantung terletak di rongga dada sebelah kiri dan berfungsi sebagai alat pemompa darah. ������ Darah manusia berfungsi antara lain: mengatur suhu tubuh, mengedarkan zat makanan, O2, CO2, dan membunuh kuman ������ Darah tersusun atas bagian yang cair (plasma darah) dan bagian yang padat (sel darah). Plasma darah terdiri atas serum dan fibrinogen. Sel darah terdiri atas eritrosit, leukosit, dan trombosit. ������ berdasarkan ada tidaknya aglutinogen dan aglutinin, golongan darah dibedakan menjadi empat golongan, yaitu A, B, AB dan O. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 18

DAFTAR PUSTAKA Annisa, Lies dan Jam'ah Halid. 2014. Learning More Biology 2 for Grade VIII Junior High School. Bandung : Grafindo Media Pratama Anonim, 2014. Golongan Darah dan Transfusi Darah. Diakses dari http:// biologylearningcenter.blogspot.com/p/pertemuan-2.html pada tanggal 17 Oktober 2020 Tim Abdi Guru. 2012. IPA Terpadu 2 untuk SMP/MTS Kelas VIII. Jakarta : Penerbit Erlangga Kemendikbud. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP.MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. HANDOUT ORGAN PEREDARAN DARAH SITI YUNITA SARI, S.PD 19


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook