Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Modul PKK Jiwa5Juli

Modul PKK Jiwa5Juli

Published by Heni Nurhaeni, 2022-07-05 03:30:10

Description: Modul PKK Jiwa5Juli

Search

Read the Text Version

Panduan Praktik Profesi KEPERAWATAN JIWA PROGRAM STUDI PROFESI NERS POLTEKKES JAKARTA I Oleh : HENI NURHAENI, SKp., MKM. DINARTI, SKp., MAP. Editor : Ns. MEGA KHOIRUNISA, SKep., MKep. SpKep. Jiwa. HENI DIN MEGA 1

KATA PENGANTAR ‫بِ ْس ِم ٱّ هَٰل ِل ٱل ٰر ْح هم ِن ٱل ٰر ِحي ِم‬ Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa menjelang abad ke-21 sangat pesat dan berpengaruh pada berbagai segi kehidupan manusiatermasuk kesehatan. Pendekatan dan penyelesaian masalah kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat mengalami perubahan yang sangat mendasar baik dalam sifat maupun kualitasnya. Sesuai dengan paradigma keperawatan, profesi ini memandang fenomena yang ada dengan mempertimbangkan keterkaitan yang timbal balik antara komponen-komponen keperawatan, manusia, lingkungan/masyarakat dan kesehatan. Panduan ini disusun sebagai pedoman bagi mahasiswa dan pembimbing dalam menjalankan proses pembelajaran praktik klinik tahap profesi Ners. Buku ini merupakan buku panduan bagi mahasiswa untuk mencapai kemampuan klinik di area keperawatan Jiwa, mahasiswa harus memakai buku rujukan lain sebagai sumber pembelajaran. Panduan ini merupakan sintesis dan revisi dari buku pedoman praktik profesi yang pernah ada sebelumnya di susun oleh beberapa kolega kami yang pernah menjadi koordinator mata ajar dan praktik klinik Profesi Ners Prodi D-IV Ners Poltekkes JakartaI. Oleh karena itu tak lupa kami sampaikan penghargaan kami pada teman-teman koordinator mata kuliah dan praktik klinik Profesi ners Prodi Ners Poltekkes Jakarta I, organisasi profesi perawat PPNI, dan seluruh pembimbing klinik yang telah menyumbangkan ide-ide yang sangat bermanfaat dalam pengembangan buku ini. Akhir kata, guna kelengkapan kegiatan pembelajaran, saran dan kritik untuk perbaikan buku ini sangat kami harapkan Terima kasih.. Jakarta, 1 Februari 2021 Penyusun HENI DIN MEGA 2

HENI DIN MEGA 3

PANDUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PROFESI NERS MATA AJAR: KEPERAWATAN JIWA A. DESKRIPSI MATA AJAR Fokus mata ajar ini menampilkan tentang pemberian pelayanan/asuhan keperawatan jiwa meliputi dalam pencegahan primer, sekunder dan tersier terhadap klien dengan masalah bio-psiko-sosial-spiritual dan gangguan kesehatan jiwa termasuk intervensi krisis. Penggunaan diri sendiri secara terapeutik dan hubungan terapeutik digunakan sebagai alat dalam penerapan terapi modalitas keperawatan dan juga asuhan keperawatan dalam konteks keluarga. Pengalaman belajar ini akan berguna dalam memberikan pelayanan/asuhan keperawatan jiwa dan integrasi keperawatan jiwa dengan bidang keperawatan lain. Pengalaman belajar meliputi diskusi, pembahasan kasus, pengalaman belajar klinik, dan pengalaman belajar lapangan. B. TUJUAN MATA AJAR Tujuan instruksional umum: Setelah melakukan Pendidikan Profesi Ners stase keperawatan jiwa selama 4 minggu mahasiswa mampu melakukan asuhan keperawatan klien dengan gangguan jiwa. Tujuan instruksional khusus : 1. Mengintegrasikan konsep dasar keperawatan jiwa dalam pelayanan asuhan keperawatan jiwa dan bidang keperawatan lain. 2. Menampilkan pemberian pelayanan/asuhan keperawatan jiwa dengan menggunakan komunikasi keperawatan terapeutik, penggunaan diri sendiri 3. Secara terapeutik, terapi modalitas keperawatan secara mandiri maupun kelompok yaitu salah satunya dengan menerapkan terapi aktivitas kelompok 4. Mengembangkan rasa percaya diri dalam melakukan pelayanan/asuhan keperawatan jiwa. HENI DIN MEGA 4

5. Melakukan pendidikan kesehatan kepada klien dan keluarga klien yang mengalami gangguan jiwa 6. Membangun diri perawat dalam keperawatan jiwa yang mampu bekerja berdasarkan etik, legal dan peka budaya berbasis bukti pada seluruh tatanan pelayanan kesehatan. 7. Melakukan pelayanan keperawatan jiwa yang peka budaya pada seluruh tatanan pelayanan kesehatan. 8. Melakukan asuhan keperawatan berdasarkan diagnosis keperawatan pada berbagai sistem klien secara komprehensif dengan menggunakan berbagai terapi spesialistik keperawatan jiwa yang berbasis bukti. 9. Mampu berbagi pengetahuan dan pengalaman pada perawat dan tenaga kesehatan lain untuk pengembangan asuhan dan pelayanan kesehatan jiwa. 10. Mampu melakukan penelitian berorientasi pada masalah dan kebutuhan masyarakat secara nasional dan internasional pada seluruh tatanan pelayanan kesehatan. 11. Menghasilkan berbagai karya ilmiah berbasis bukti yang dipublikasikan secara nasional dan internasional pada jurnal yang terakreditasi. 12. Mampu menjadi inovator yang mengembangkan berbagai model dan inovasi pelayanan keperawatan jiwa yang efisien dan efektif berbasis bukti yang prospektif untuk meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat. 13. Mampu melakukan perubahan secara efisien dan efektif pada tatanan pelayanan kesehatan HENI DIN MEGA 5

C. KOMPETENSI Memberikan asuhan keperawatan jiwa kepada klien gangguan jiwa Elemen Kriteria penampilan 1. Melakukan praktik secara profesional, 1.1.Mengidentifikasi praktik yang tidak aman etis dan legal dan peka budaya dan berespon secara tepat untuk menjamin hasil yang aman. 1.2.Mengenali tindakan keperawatan yang malpraktik 1.3.Melakukan praktik sesuai dengan kode etik profesi 1.4.Menjamin kerahasiaan informasi dan mengenal hak dan kewajiban klien 1.5.Melibatkan klien untuk berpartisipasi dalam proses perawatan 1.6.Menghargai dan memenuhi kebutuhan terkait dengan nilai,biologis, psikologis dan sosial, kebiasaan, keyakinan dan praktik spiritual klien 1.7.Bertanggung jawab dan bertanggung gugat terhadap tindakan keperawatan yang dilakukan 1.8.Berkonsultasi dengan pembimbing klinik atau pembimbing klinik bila tindakan keperawatan yang dilakukan membutuhkan keahlian yang lebih dari kemampuan mahasiswa 1.9.Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan lain bila kebutuhan klien berada di luar lingkup praktik keperawatan HENI DIN MEGA 6

2. Melakukan manajemen asuhan 2.1.Melakukan pengkajian status kesehatan keperawatan jiwa baik di ruangan, klien gangguan jiwa secara terstuktur. ruang gawat darurat maupun unit rawat 2.2.Menganalisis dan menginterpretasi data jalan. secara akurat 2.3.Menetapkan prioritas dan merumuskan masalah/diagnosa keperawatan secara tepat 2.4.Mengidentifikasi tujuan tindakan keperawatan termasuk batasan waktu pencapaian hasil 2.5.Mengembangkan dan mendokumentasikan rencana keperawatan untuk mencapai status kesehatan dan rehabilitasi yang optimal. 2.6. Membuat rencana tindakan keperawatan 2.7.Merencanakan continuity of care secara tepat 2.8.Menggunakan hasil-hasil penelitian dalam melakukan praktik keperawatan jiwa 2.9.Mengevaluasi perkembangan klien berdasarkan tujuan tindakan keperawatan serta me”review” dan merevisi rencana keperawatan sesuai dengan hasil evaluasi 2.10. Menerapkan cara berfikir kritis dan ketrampilan penyelesaian masalah 2.11. Menetapkan dan mempertahankan hubungan interpersonal yang therapeutik penuh perhatian, empati dan efektif dengan klien HENI DIN MEGA 7

3. Melakukan pengembangan profesional 1. Meningkatkan keperawatan yang profesional 2. Bertindak sebagai role model yang efektif 3. Mengevaluasi kinerja praktik diri sendiri HENI DIN MEGA 8

D. MATERI Materi yang harus dikuasai mahasiswa adalah keperawatan jiwa dan penerapan komunikasi keperawatan yang terapeutik, serta terapi yang diberikan kepada klien terutama terapi modalitas yaitu salah satunya terapi aktivitas kelompok. Mahasiswa dapat mencapai 11 kompetensi masalah keperawatan meliputi : a. Gangguan konsep diri : Harga diri rendah b. Isolasi sosial c. Gangguan sensori persepsi : halusinasi d. Defisit perawatan diri e. Perubahan proses pikir : waham f. Risiko Perilaku kekerasan g. Risiko bunuh diri h. Kerusakan Komunikasi Verbal i. Penatalaksanaan Regiment Inefektif j. Penatalaksanaan Regiment Keluarga Inefektif k. Berduka Kompleks E. PROSES BIMBINGAN a. Metode 1) Orientasi Tahap orientasi dilakukan pada minggu pertama praktik. Hari pertama diawali dengan kegiatan pre conference dan penerimaan oleh rumah sakit (lahan praktik). Selanjutnya mahasiswa ditempatkan diruang masing-masing dan mulai membina kontrak dengan klien, membina hubungan saling percaya dengan klien, dan mulai melakukan pengkajian. Jumlah klien di ruangan dibagi habis HENI DIN MEGA 9

untuk tiap mahasiswa dan masing-masing mahasiswa memprioritaskan pada dua klien, yaitu klien kelolaan (klien yang dikelola secara penuh dan dibuat laporan secara lengkap) dan resume (klien yang dikelola selain klien kelolaan dan dibuat laporan dalam bentuk ringkasan). Kegiatan hari pertama diakhiri dengan post conference yang dipimpin oleh koordinator mata ajar. Hari kedua dan ketiga mahasiswa tetap mempertahankan saling percaya dengan klien. Metode yang digunakan oleh pembimbing pada tahap ini adalah bed side teaching, pre-post conference, diskusi kelompok. 2) Kerja Hari keempat praktik sampai dengan awal minggu keempat merupakan tahap kerja. Mahasiswa mencapai sasaran pembelajaran melalui kegiatan individual dan kelompok. a. Kegiatan Individual Kegiatan individual meliputi pemberian asuhan keperawatan kepada klien, pendokumentasian asuhan keperawatan klien kelolaan (klien yang dikelola selama praktik diruang dan laporan berupa proses keperawatan secara lengkap) dan klien resume (klien yang dikelola selain klien kelolaan dan laporan berupa ringkasan/resume proses keperawatan), masing-masing mahasiswa menjadi leader dalam kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok. b. Kegiatan Kelompok Pemberian asuhan keperawatan kepada klien di Unit Rawat Jalan (URJ), Unit Gawat Darurat (UGD) dan UPI (Unit Perawatan Intensif) yaitu dengan melakukan pendidikan kesehatan, presentasi jurnal masing-masing kelompok. Mahasiswa harus melakukan konsultasi untuk makalah jurnal (konsultasi dapat dimulai minggu pertama sampai dengan minggu ketiga) dan minggu keempat mahasiswa diharapkan sudah harus menyelesaikan makalah. HENI DIN MEGA 10

c. Pengumpulan Tugas Pada tahap kerja ini mahasiswa wajib mengumpulkan tugas (laporan) setiap hari. Hari senin dan kamis mahasiswa mengumpulkan laporan pendahuluan dan stategi pelaksanaan komunikasi, hari selasa mahasiswa mengumpulkan laporan pendahuluan, stategi pelaksanaan komunikasi. Hari rabu mahasiswa mengumpulkan laporan pendahuluan, strategi pelaksanaan komunikasi dan resume, hari jumat mahasiswa mengumpulkan laporan pendahuluan, strategi pelaksanaan komunikasi dan proses keperawatan klien kelolaan. Metode yang digunakan oleh pembimbing pada tahap ini adalah bed side teaching, pre-post conference, diskusi kelompok, supervisi. 3) Terminasi Tahap terminasi berada pada akhir minggu ke tiga. Fokus kegiatan mahasiswa pada tahap ini adalah mempersiapkan dan melakukan seminar. Namun mahasiswa tetap memberikan asuhan keperawatan kepada klien kelolaan dan resume serta tetap membuat laporan. Metode yang digunakan oleh pembimbing pada tahap ini adalah pre-post conference, diskusi kelompok, supervisi. b.Tata Tertib Ketentuan Umum 1) Setiap mahasiswa wajib mengikuti praktikum yang diadakan dilahan praktik (rumah sakit). 2) Mahasiswa harus sudah siap sebelum kegiatan praktikum dimulai dengan memakai pakaian dan kelengkapan yang telah ditentukan. 3) Setiap mahasiswa wajib mengikuti semua kegiatan praktikum profesi 100%. 4) Bagi mahasiswa yang ingin keluar ruangan harus meminta ijin pembimbing terlebih dahulu. 5) Bagi mahasiswa yang berhalangan hadir karena alasan yang penting pada waktu profesi dan mendapat ijin dari koordinator mata ajar harus mengganti pada hari HENI DIN MEGA 11

lain yang disepakati dengan koordinator mata ajar dengan jumlah hari yang sama, jika sakit harus ada surat keterangan dokter dan menganti jumlah hari yg sama, jika tidak masuk tanpa keterangan menganti dua kali jadual praktikum. Ketentuan khusus 1. Penampilan a. Penampilan rapi, bersih. b. Tidak menghias muka secara mencolok, tidak memakai perhiasan. c. Kuku pendek. d. Rambut rapi. 2. Waktu praktik dan kehadiran a. Mahasiswa praktik dari jam 07.00-14.00 setiap hari senin sampai sabtu. b. Mahasiswa yang terlambat lebih dari 15 Menit wajib mengganti waktu 2 kali lipat setelah jam praktek dalam hari yang sama. c. Mahasiswa wajib mengisi daftar hadir. 3. Pengumpulan tugas a. Pembuatan LP harus dibuat pada hari pertama masuk ruangan jika tidak membuat wajib pulang dan dianggap tidak masuk. b. Laporan praktek dikumpulkan maksimal 2 hari setelah meninggalkan tempat praktek. c. Laporan tidak diterima melewati 3 hari setelah akhir stase. d. Laporan dikumpulkan dengan dijilid dengan warna merah beserta format penilaiannya. e. Syarat dilakukannya ujian (asuhan keperawatan, laporan pendahuluan dan strategi pelaksanaan) f. Semua laporan ada tanda tangan pembimbing klinik dan akademik dan di buat daftar isi. 4. Sanksi pelangaran tata tertib a. Bagi mahasiswa yang melanggar tata tertib praktik dikenakan sanksi berupa: Teguran atau peringatan lisan dan tulisan. Mengganti jam praktik apabila mahasiswa terlambat hadir lebih dari 15 HENI DIN MEGA 12

Menit. Tugas yang terlambat dikumpulkan melebihi batas aturan tidak ada nilai. c. Tempat Praktik dan lama praktik Tempat praktik yang digunakan adalah RS Jiwa. Lama praktik kurang lebih 3 Minggu dan satu minggu di komunitas.. F. STRATEGI PEMBELAJARAN KLINIK I. Di UGD Praktikan melakukan asuhan keperawatan klien atau kasus (masalah) gawat darurat dengan : membuat satu resume klien setiap hari per individu sesuai format di lampiran II. Di URJ Praktikan melakukan asuhan keperawatan klien rawat jalan dengan : a.Membuat laporan resume klien setiap hari individu per individu b. Melakukan pendidikan kesehatan satu kali dengan menggunakan media semenarik mungkin, sebelum Penkes harus ada persetujuan kedua pembimbing/konsultasi dengan kelompok, minimal 2 kali konsultasi. III. Di Ruang Rawat Inap Praktikan melakukan asuhan keperawatan klien rawat inap dengan : 1) Membuat laporan pendahuluan (LP) satu minggu 1 kasus yang berbeda sesuai dengan masalah keperawatan jiwa 2) Menyerahkan LP ke pembimbing klinik untuk pre conference dan di setujui sebelum PBK pada hari pertama 3) Membuat kasus kelolaan satu pasien selama di rawat inap 4) Membuat SP setiap hari pada kasus kelolaan. 5) Membuat laporan lengkap kasus kelolaan secara komprehensif dan sistematis : pengkajian, analisa data, pohon masalah, daftar diagnosa keperawatan berdasarkan prioritas, rencana tindakan keperawatan ( diagnosa keperawatan, tujuan umum, dan khusus, kriteria evaluasi, rencana tindakan), implementasi, evaluasi, jika klien pulang, wajib ganti dengan klien yang baru. HENI DIN MEGA 13

6) Membuat laporan resume satu minggu 1 buah. 7) Membuat proposal terapi aktivitas kelompok (TAK) dan dikonsulkan ke pembimbing klinik maupun pembimbing akademik minimal tiga hari sebulum pelaksanaan, lalu melakukan TAK sesuai dengan rencana yang dibuat. Setiap mahasiswa wajib menjadi leader secara bergantian dalam kelompok. 8) Seminar Jurnal/ presentasi kasus kelolaaan Mencari Journal penelitian yang di buat sesuai penelitian orang lain yang sudah diterapkan kemudian di aplikasikan sesuai kasus yang ada di Rumah Sakit Jiwa. Mempresentasikan hasil kasus kelolaan yang dibahas secara komprehensif dan detail sesuai dengan diagnosa keperawatan dan intervensi keperawatan pada klien tersebut. G. EVALUASI Evaluasi yang digunakan dalam proses pembelajaran praktik profesi adalah meliputi penilaian individual dan kelompok. Adapun presentasi nilai individual dan kelompok adalah sebagai berikut : 1. Individual a. Performance 10% b. Laporan pendahuluan (LP) 10% c. Resume keperawatan 10% d. Strategi Pelaksanaan (SP) 10% e. Proses keperawatan di Rawat inap 10% f. Ujian klinik/ Penampilan klinik 20% g.TAK 10% 2. Kelompok 10% a. Makalah dan penyajian journal 10% b. Pendidikan kesehatan HENI DIN MEGA 14

HENI DIN MEGA 15

HENI DIN MEGA 16

HENI DIN MEGA 17

HENI DIN MEGA 18

HENI DIN MEGA 19

LAMPIRAN HENI DIN MEGA 20

LAMPIRAN FORMAT PELAPORAN A. Laporan Pendahuluan 1. Keluhan Utama 2. Proses terjadinya masalah mulai dari penyebab, masalah utama dan akibat di jelaskan semua......(masing-masing pengertian, tanda dan gejala dst...) 3. Penatalaksanaan Penjelasan singkat tentang Psikofarmaka, psikoterapi 4. Pohon Masalah 5. Asuhan Keperawatan a. Masalah keperawatan yang mungkin muncul dan data yang perlu dikaji b. Diagnosa Keperawatan c. Fokus Intervensi Keperawatan menggunakan NCP 6. Daftar Pustaka (3 literatur cetak, minimal tahun 2010) B. Strategi Pelaksanaan Pertemuan Ke : 1. Kondisi klien : berisi data fokus tentang kondisi klien baik data hasil wawancara maupun data observasi 2. Diagnosa keperawatan Singgle statement menggunakan pernyataau lengkap 3. Tujuan menggunakan SP 4. Strategi pelaksanaan a. Fase Orientasi 1) Evaluasi / validasi a) Perasaan klien saat ini b) Kondisi klien saat ini c) Latihan sebelumnya (pertemuan kedua dst) 2) Kontrak : topik, waktu dan tempat b. Fase Kerja 1) Melaksanakan topik (diskusi atau latihan) yang disepakati. 2) Ditulis secara singkat, jelas dan sistematis serta menggunakan kalimat HENI DIN MEGA 21

langsung. c. Fase Terminasi 1) Evaluasi a) Subjektif : tanyakan perasaan klien setelah interaksi b) Objektif : minta klien menyimpulkan / demonstrasi 2) Rencana tindak lanjut Tugas / latihan mandiri klien (masukkan dalam jadwal kegatan harian klien) 3) Kontrak pertemuan selanjutnya : topik, tempat dan waktu C. Laporan Kasus Kelolaan 1. Judul : ASUHAN KEPERAWATAN (masalah kep) PADA Tn / Ny xxx DI xx RUMAH SAKIT JIWA…………… 2. Pengkajian a. Identitas Klien b. Identitas penanggung jawab c. Alasan Masuk d. Faktor Presipitasi dan Presdisposisi e. Pengkajian Fisik 1)Keadaan Umum 2)Vital sign 3)Pemeriksaan fisik f. Pengkajian Psikososial 1)Genogram 2)Konsep diri 3)Hubungan social 4)Nilai, keyakinan dan spiritual g. Status Mental 1)Penampilan Umum 2)Pembicaraan 3)Aktivitas motorik HENI DIN MEGA 22

4)Alam perasaan 5)Afek 6)Interaksi selama wawancara 7) Persepsi 8) Proses piker 9) Isi piker 10) Tingkat kesadaran dan orientasi 11) Memori 12) Tingkat konsentrasi dan berhitun; 13) Kemampuan penilaan 14) Daya tilik diri h. Kebutuhan Persiapan Pulang 1) Makan 2) BAB / BAK 3) Mandi 4) Berpakaian 5) Istirahat dan Tidur 6) Penggunaan obat 7) Pemeliharaan kesehatan 8) Aktivitas didalam dan di liar rumah i. Mekanisme Koping j. Aspek Medis 1) Diagnosa medis 2) Terapi yang diberikan 3. Analisa data Tgl/Jam Data Fokus Diagnosis Paraf DS : …………………….. 3 masalah DS : …………………….. 4. Pohon masalah 5. Diagnosa keperawatan : menggunakan single statement diagnosis 6. Rencana tindakan keperawatan HENI DIN MEGA 23

Tgl/Jam Diagnosis Rencana Keperawatan Tujuan Tindakan Rasional NCP boleh di FC 7. Catatan keperawatan Tgl/Jam Diagnosis SP Implementasi Evaluasi Di tulis lengkap Dengan kalimat S : Menggunakan evaluasi (halusinasi sp1) operasional Formatif O: A: P: Untuk Format Pembuatan jurnal Caver Kata Pengantar Bab I Latar belakang dan Tujuan Bab II inti dari isi jurnal ( Hasil analisis dari mahasiswa) Bab III Konsep teori dari jurnal tersebut Bab IV Hasil penerapan dari jurnal tersebut Bab V Kesimpulan dan saran Daftar pustaka Lampiran (Lampirkan jurnal tersebut) D. Laporan Kasus Resume 1. Judul 2. Identitas klien 3. Alasan masuk RS 4. Predisposisi ( dibuat naratif) 5. Data Fokus (dibuat naratif, data yg mendukung masalah yg diambil di analisa data) 6. Analisa Data HENI DIN MEGA 24

Tgl/Jam Data Fokus Diagnosis Paraf DS : …………………….. DS : …………………….. 7. Diagnosa Keperawatan 1 Dx 8. Catatan Perawatan Tgl/Jam Diagnosis Implementasi Evaluasi TUK/SP S : …………….. O : …………….. A : …………….. P : …………….. E. Makalah Presentasi Kasus 1. Tinjauan teori (disesuaikan dengan susunan pembuatan Laporan Pendahuluan) a. Pengertian b. Faktor Presdisposisi dan Presipitasi c. Manifestasi Klinik d. Pohon masalah e. Penatalaksanaan f. Diagnosa Keperawatan g. Fokus lntervens h. DAFTAR PUSTAKA 2. Tinjauan kasus (disesuaikan dengan susunan laporan kasus kelolaan) a. Pengkajian b. Analisa data c. Diagnosa Keperawatan d. Rencana Keperawatan e. Implementasi f. Evaluasi HENI DIN MEGA 25

F. Proposal Terapi Aktivitas Kelompok 1. Topik 2. Latar belakang a. Bagaimana klien gangguan jiwa b. Mengapa perlu terapi aktivitas kelompok tersebut 3. Tujuan: umum dan khusus 4. Seleksi klien a. Kriteria pasien b. Jumlah peserta TAK c. Nama Peserta TAK d. Proses seleksi klien dilakukan sehari sebelum pelaksanaan 5. Jadual kegiatan a.Tempat Pelaksanaan TAK b. Lama Pelaksanaan TAK c.Waktu Pelaksanaan TAK 6. Metode a. Ceramah b. Tanya Jawab c. Demonstrasi d. Bermain peran e. Brain storming 7. Media dan alat 8. Pengorganisasian a. Leader b. Co – Leader c. Fasilitator d. Observer 9. Setting tempat 10. Langkah kegiatan tak a. Persiapan b. Orientasi HENI DIN MEGA 26

1) Salam 2) Penjelasan tujuan TAK 3) Penjelasan aturan main 4) Kontrak waktu c. Kerja : dilakukan sesuai jenis atau topik TAK d. Terminasi 1) Leader melakukan evaluasi subjektif (perasaan klien setelah terapi aktivitas kelompok) 2) Leader melakukan evaluasi objektif (menauyakan hal-hal terkait dengan topik TAK yang sudah dilakukan 3) Leader bersama klien membuat Rencana Tindak Lanjut terkait topik TAK untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-sehari 4) Membuat kontrak dengan klien tentang topik TAK, waktu TAK, tempat TAK yang akan dating 11. Evaluasi a. Evaluasi proses b. Evaluasi hasi c. Menggunakan format evaluasi standar HENI DIN MEGA 27

A. Format Penilaian Strategi Pelaksanaan Penilai : Nama Mahasiswa : TTD : No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT X NILAI 1 234 1 Kodisi Klien 2 Diagnosa Keperawatan 5 3 Intervensi  Mencantumkan tujuan umum 10  Mencantumkan tujuan khusus  Tujuan sesuai dengan diagnose keperawatan yang akan diatasi 4 Fase orientasi 25  Ada salam terapeutik  Ada perkenalan & tujuan pertemuan  Ada validasi perasaan & kondsi klien  Ada kontrak topik, waktu, tempat 5 Fase kerja  Ditulis menggunakan kalimat 35 langsung  Ditulis hanya yang inti-inti saja  Pembicaraan sesuai yang tercantum dalam intervensi keperawatan 6 Fase terminasi  Evaluasi subjektif tentang perasaan klien selama bercakap- cakap  Evaluasi objektif berupa kesimpulan topik yang sudah dibicarakan 20  Rencana tindak lanjut ditujukan untuk klien terkait topik yang dibicarakan  Kontrak pertemuan meliputi topik, waktu dan tempat Jumlah 100 HENI DIN MEGA 28

B. Format Penilaian Dokumentasi Keperawatan Askep Kelolaan Nama Mahasiswa : Nama Penilai : TTD : NILAI BOBOT No Aspek penilaian BOBOT 1 2 3 4 X NILAI 1 Pengkajian  Mengumpulkan data dilakukan secara komprehensif dan akurat 20  Dilakukan menggunakan format pengkajian yang telah disediakan 2 Analisa Data  Menampilkan data fokus sesuai masalah keperawatan 20  Data fokus terdiri data subjektif dan objektif  Analisa data dilakukan menggunakan format yang disediakan 3 Diagnosa Keperawatan  Hanya mencantumkan problem saja  Diagnosa keperawatan sesuai masalah keperawatan yang muncul 15  Menampilkan 2 diagnosa keperawatan atau lebih  Pohon masalah 4 Rencana keperawatan 10  Menetapkan tujuan  Menetapkan kriteria tujuan dengan SMART HENI DIN MEGA 29

 Menetapkan tindakan keperawatan  Menetapkan tindakan psikofarmako  Menetapkan tindakan manipulasi lingkungan  Membuat rasional secara teoritis sesuai rencana tindakan 5 Implementasi 25  Dibuat sistematis sesuai dengan tindakan yang dilakukan  Implementasi dibuat operasional 6 Evaluasi  Mencatat semua perilaku klien setelah implementasi  Melakukan penilaian keberhasilan rencana tindakan 10  Evaluasi mencakup Subjektif, Objektif, Analisa dan Perencanaan  Mengevaluasi pencapaian kemampuan klien untuk tiap diagnosa Jumlah 100 HENI DIN MEGA 30

C. Format Penilaian Dokumentasi Keperawatan Resume Keperawatan Nama Mahasiswa : Nama Penilai : TTD : No Aspek penilaian NILAI BOBOT BOBOT 1 2 3 4 X NILAI 1 Pengkajian 20  Identitas klien  Alasan masuk  Faktor presipitasi & predisposisi  Data fokus (subjektif & objektif) 2 Analisis Data  Menampilkan data fokus sesuai masalah keperawatan 20  Data fokus terdiri data subjektif dan objektif  Analisa data dilakukan menggunakan format yang disediakan 3 Diagnosa Keperawatan  Hanya mencantumkan problem saja  Diagnosa keperawatan sesuai 15 masalah keperawatan yang muncul  Menampilkan 2 diagnosa keperawatan atau lebih HENI DIN MEGA 31

4 Rencana keperawatan  Menetapkan tujuan  Menetapkan kriteria tujuan dengan SMART 10  Menetapkan tindakan keperawatan psikoterapeutik  Menetapkan tindakan psikofarmako HENI DIN MEGA 32

No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT  Menetapkan tindakan manipulasi 25 lingkungan 10  Membuat rasional secara teoritis 100 sesuai rencana tindakan 5 Implementasi  Dibuat sistematis sesuai dengan tindakan yang dilakukan 6 Evaluasi  Mencatat semua perilaku klien setelah implementasi  Evaluasi mencakup Sobjektif, objektif, Analisa dan Perencanaan  Mengevaluasi pencapaian kemampuan klien untuk tiap diagnosa Jumlah HENI DIN MEGA 33

D. Format Penilaian Pre Dan Post Conference Nama Penilai : Nama Mahasiswa : TTD : No Aspek penilaian NILAI BOBOT BOBOT 1 2 3 4 X NILAI Persiapan Conference 2 7 1 Datang dalam kegiatan conference tepat 3 waktu 10 3 2 Menyiapkan tempat dan alat conference 10 3 Menghubungi pembimbing 15 menit sebelum 15 conference dimulai 10 4 Meyiapkan materi conference (kasus yang akan diskusikan dan pertanyaan yang perlu 10 disampaikan pada pembimbing 5 5 Mempersiapakan mahasiswa yang memimpin conference Pelaksanaan Conference 6 Kemampuan mahasiswa menyampakan isu atau materi untuk didiskusikan 7 Kemampuan mahasiswa untuk menganalisis isu materi yang sedang didiskusikan menggunakan landasan teori dan konsep 8 Kemampuan mahasiswa memberikan alternatif tindakan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah keperawatan dalam materi diskusi 9 Kemampuan mahasiswa menjawab atau memberikan penjelasan mengenai pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswa lain 10 Sikap mahasiswa selama pelaksanaan conference Terminasi 5 11 Kemampuan mahasiswa melakukan evaluasi 5 subjektif 8 12 Kemampuan mahasiswa melakukan evaluasi HENI DIN MEGA 34 objektif 13 Kemampuan mahasiswa dalam membuat

No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT rencana tindak lanjut 4 14 Kemampuan mahasiswa dalam membuat 3 kontrak untuk pre dan conference selanjutnya 100 meliputi : Topik, tempat, waktu 15 Mendokumentasikan hasil conference secara singkat dan sistematis Jumlah E. Format Performance Mahasiswa Nama Mahasiswa : Nama Penilai : TTD : NILAI No Aspek penilaian 1234 Kedisiplinan 1 Memakai pakaian yang sudah ditentukan 2 Memakai nama pengenal/identitas diri 3 Berpenampilan rapi (pakaian, rambut tidak melebihi tengkuk bagi putra, kuku pendek, make up tidak menyolok) 4 Tidak memakai perhiasan kecuali jam tangan 5 Menjaga nama baik almamater maupun lahan 6 Mengenakan sepatu tertutup 7 Datang dan pulang praktik sesuai dengan jam yang telah ditentukan 8 Minta ijin pembimbing atau perawat lain saat meninggalkan tempat dan kembali ke ruangan tepat waktu 9 Ketepatan pengumpulan laporan dan absensi mahasiswa 10 Usaha pencapaian kompetensi mahasiswa Interpersonal HENI DIN MEGA 35

No Aspek penilaian NILAI 11 Komunikasi dengan teman atau kolega 12 Komunikasi dengan perawat ruangan 13 Komunikasi dengan dokter/psikiater 14 Komunikasi dengan petugas kesehatan lain (laboratorium, apotik, sosial worker,psikolog) 15 Melibatkan support sistem klien (keluarga) Knowledge 16 Pengetahuan dalam mengkaji 17 Kemarnpuan mengaitkan rencana intervensi dengan masalah 18 Kemampuan nenganalisa tindakan 19 Kemampuan menggunakan konsep dan teori dalam setiap tindakan Skill 20 Kemampuan komunkasi dengan klien/kelompok 21 Ketrampilan dalam tindakan perawatan (psikoterapi, psikofarmakologi) 22 Kemampuan menyampaikan data verbal secara tertulis dengan informasi yang logis dan baik di status klien Etika dan Legal aspek 23 Bertanggung jawab dalam tindakan 24 Segera menyampaikan masalah yang dihadapi saat ada kesulitan/kesalahan 25 Bersikap altruisme, empati dan catharsis pada klien dan keluarga Jumlah HENI DIN MEGA 36

F. Format Penilaian Terapi Aktivitas Kelompok Nama Mahasiswa : Nama Penilai : TTD : No Aspek penilaian NILAI BOBOT BOBOT 1 2 3 4 X NILAI Persiapan Proposal TAK 1 Sistematika penulisan Proposal TAK 4 2 Ketepatan waktu pelaksanaan TAK 2 3 Ketepatan tempat TAK 2 4 Ketepatan Media untuk TAK 2 5 Ketepatan perawat/terapis 4 6 Ketepatan pemilihan topik TAK 2 7 Pembuatan program antisipasi 2 8 Ketepatan tujuan TAK 3 9 Ketepatan pembaatan latar belakang TAK 5 10 Ketepatan metode pemilihan TAK 4 Pelasanaan TAK 11 Kemampuan leader/co leader melaksanakan 10 perannya 12 Kemampuan fasilitator melalsanakan 6 perannya 13 Kemampuan observer melaksanakan 6 perannya 14 Penggunaan media sesuai rencana 7 15 Seting tempat TAK 5 16 Persiapan peserta TAK/klien 8 17 Pemanfaatan waktu yang tersedia 8 18 Langkah-langkah TAK dilakukan secara urut 10 dan sistematis HENI DIN MEGA 37

No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT Evaluasi 5 19 Pelaksanaan evaluasi proses TAK 5 20 Pelaksanaan Evaluasi hasil TAK 100 Jumlah 3. DOKUMENTASI PROSES KEPERAWATAN Nama Nama Mahasiswa : penilai : TTD : No Aspek penilaian NILAI BOBOT BOBOT 1 2 3 4 X NILAI A PENGKAJIAN 10 1. Data sesuai dengan kondisi klien 10 2. Ketepatan pengelompokan data 7 10 B DIAGNOSA KEPERAWATAN 3 1. Ketepatan perumusan pohon masalah 7 2. Ketepatan perumusan diagnose keperawatan 2 2 3.Jumlah diagnosa keperawatan minimal 3 (Tiga) 2 dan sesuai dengan kondisi klien 2 C PERENCANAAN TINDAKAN 10 KEPERAWATAN 10 1. Ketepatan prioritas diagnose keperawatan 2. Menetapkan tujuan (SMART) 3. Ketepatan prioritas tindakan keperawatan 4. Penulisan rencana tindakan dengan mengunakan kata kerja aktif 5. Rencana tindakan keperawatan sesuai dengan tujuan D PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Tindakan sesuai dengan perencanaan keperawatan 2. Mencatat tindakan keperawatan dengan benar HENI DIN MEGA 38

No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT E EVALUASI 8 1. Evaluasi dilakukan sesuai dengan tujuan 7 2. Ketepatan dalam memodifikasi tindakan keperawatan 100 3. Mencatat evaluasi dengan benar Semarang,............................ 20 JUMLAH Penguji 100 Jumlah akhir Nilai = ----------------- = ……… x 40% () F. FORMAT PENILAIAN UJIAN KLINIK Nama Penilai : BOBOT Nama Mahasiswa : X TTD : No Aspek penilaian NILAI NILAI BOBOT 1 2 3 4 A HUBUN GAN PERAWAT - KLIEN FASE ORIENTASI a. Memberi salam terapeutik b. Melakukan evaluasi/validasi terhadap masalah yang dihadapi klien saat ini c. Melakukan kontrak (topik, waktu dan tempat) FASE KERJA 1. Mempersiapkan klien, lingkungan, alat, dan media 2. Melakukan tindakan sesuai TUK dan atau memodifikasi tindakan yang tepat sesuai kondisi klien 3. Sesuai dengan perencanaan 4. Persiapan alat sesuai dengan tindakan HENI DIN MEGA 39

No Aspek penilaian BOBOT NILAI BOBOT 5. Tindakan sistematis 6. Menjaga kebersihan, kenyamanan, kemanan dan keselamatan klien 7. Keberhasilan tindakan 8 Memberikan reinforcement secara tepat FASE TERMINASI a. Mengevaluasi respon klien terhadaptindakan (DO/DS) b. Melakukan rencana tindak lanjut (RTL) c. Melakukan kontrak (topik, wrktu dan tempat) pada pertemuan berikutnya B SIKAP TERAPEUTIK 1. Berhadapan , mempertahankan kontak mata, 2. Sedikit membengkuk kearah klien 3. Sikap terbuka, rileks, 4. Jarak terapeutik C TEHNIK KOMUNIKASI a. Menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti b. Menggunakan tehnik komunikasi terapeutik yang tepat JUMLAH Jumlah akhir Semarang,............................ 20 Nilai = ----------------- = ……… x 40% Penguji 100 HENI DIN MEGA 40

E. Format Penilaian Seminar / Presentasi Kasus NILAI BOBOT BOBOT 1 2 3 4 X No Aspek penilaian NILAI Persiapan 1 Sistematika penulisan makalah 2 Menggunakan bahasa Indonesia yang baku 3 Penulisan tnakalan menggunakan AVA 4 Media untuk presentasi/seminar Pelaksanaan Presentasi 5 Penggunaan waktu 6 Sistematika penjelasan 7 Penggunaan bahasa 8 Penggunaan media 9 Penguasaan situasi/lingkungan 10 Respon terhadap pertanyaan. 11 Sistematika penyampaian jawaban 12 Rasionalitas jawaban 13 Penyampaian ide-ide 14 Penguasaan emosi 15 Peran serta anggota kelompok Evaluasi 16 Kemampuan menanggapi secara teoritis/konseptual 17 Kemampuan menyimpulkan 18 Kemampuan menerima masukan dari penyangga Jumlah HENI DIN MEGA 41


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook