SANG PENDIDIK Kurator: I Gusti Ngurah Tri Marutama S.Sn, M.Sn.
Pengantar Kuratorial Pendidikan Obor Pembebasan Pada pameran ini Makmoer Art Project mengusung tema Pendidikan untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional. Pameran ini merupakan bentuk apresiasi terhadap berbagai permasalahan bangsa yang berkembang pada saat ini, dimana gejolak sosial merebak di berbagai segi kehidupan berbangsa. Munculnya pembelahan dengan mengusung politik identitas mewarnai suasana sosial di indonesia belakangan ini. Terjadi berbagai polarisasi di tengah masyarakat karena minimnya pendidikan sosial maupun politik yang menggerus nilai-nilai kebangsaan dengan tubuh kencangnya wacana suku, keagamaan menggerus tatanan nilai-nilai kemanusiaan. Berangkat dari fenomena diatas Makmoer Art Project mengajak semua kalangan akademisi, mahasiswa, praktisi seni maupun desain untuk ikut berpartisipasi dalam menggaungkan nilai-nilai pendidikan multikulturalisme, pembebasan di tengah dinamika sosial di negeri ini. Lewat hari pendidikan ini pameran ini menghadirkan tema pendidikan sebagai jembatan memahami realitas lewat gagasan visual. Bagaimanapun seni merupakan salah satu cara atau media pendidikan penyadaran lewat berbagai permainan bahasa gambar, simbol dan makna. Seni dalam tataran ini memiliki tanggungjawab sosialnya sebagai alat penyadaran publik, sebagai upaya pembebasan dari wacana dominan sebagai penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Seni pada tataran ini menjadi media pendidikan yang sangat relevan, dalam menyingkapi berbagai dimensi kehidupan, karena dengan pendidikan umat manusia mampu menyadari diri dan dunianya. Fenomena pendidikan mengalami berbagai permasalahan yang kompleks. Dimana pendidikan banyak memunculkan kultus-kultus personal dan jauh dari nilai kesetaraan, keberagaman, pencerdasan bagi umat manusia. Pendidikan telah menjadi alat untuk mengkooptasi kebenaran dalam masyarakat di Indonesia. Pendidikan seharusnya mendudukkan nilai-nilai kemanusiaan diatas segala-galanya. Pendidikan mempunyai tanggungjawab sosial dalam mengemban nilai-nilai adiluhung yang melahirkan pemikiran kritis dan dialektis dengan semangat multikulturalisme. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk memunculkan kesadaran bagi umat manusia. Pendidikan merupakan proses menumbuh kembangkan derajat dam harkat manusia. Kesadaran terbentuk dari penyadaran kritis bersumber dari nilai-nilai kemanusiaan. Salah satu pandangan yang mengemukakan tentang pandangan tersebut adalah Freire, Romo Mangunwijaya Dalam pandangan Freire pendidikan merupakan proses pembebasan manusia dari belenggu keterikatan menuju pembebasan dalam berpikir, berkreasi, berinovasi yang 3
berlandaskan nilai kemanusiaan (Maisarah, 2014, 3). Sependapat dengan Freire, Romo Manguwijaya menyatakan pendidikan harus mengedepankan nilai-nilai pluralisme, pemerdekaan dalam pendidikan merupakan sebuah proses yang menumbuhkan kemampuan dalam mengakses potensi-potensi yang ada dalam diri manusia, yang melahirkan kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan solidaritas antar anak manusia (Kewuel. dkk, 2017, 67). James Banks menyatakan bahwa pendidikan multikultural merupakan bentuk pengembangan pandangan yang melihat keberagaman sebagai sumber pengetahuan tentang toleransi dengan semangat egaliter (Samrin, 2014, 122). Nilai-nilai multikulturalisme hanya bisa dipahami dengan mengenali, mempelajari sebagai upaya dalam merawat keberagaman, plural, toleransi antar umat manusia dalam kehidupan sosial. Dalam pandangan Ki Hajar Dewantara pendidikan berangkat dari 3 prinsip penting yaitu, Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani sebagai dasar pola atau posisi dalam menyelami proses pendidikan. Kembali pada letak seni sebagai media pendidikan, dimana seni memiliki hubungan yang sangat erat antara imajinasi dan simbol. Seni sebagai ekspresi manusia dalam mengungkap berbagai bentuk realitas sosial yang melingkupinya. Bagaimanapun proses penciptaan sebuah karya seni selalu berkelindan dengan ruang dan waktu, yang saling membentuk. Dalam pameran ini bagaimana poster sebagai medium seni mampu merefleksikan realitas sosial yang sangat kompleks. Poster menjadi bahasa universal bukan hanya pada tataran estetis dan bagaimana poster mampu menggerakkan kesadaran kolektif dan membangkitkan gerakan dan perubahan sosial dalam masyarakat. Disini peranan seni memiliki kedekatan dengan peran pendidikan. Bagaimanapun seni dan pendidikan merupakan pertautan yang sangat ideal dalam menumbuh kembangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka membebaskan manusia dari hegemoni dan alienasi. Dalam pameran ini diikuti dari berbagai kalangan, sebagai bentuk silahturahmi atau urun rembug dalam wajah dan gagasan visual dalam menyingkapi keberadaan seni dan dunia pendidikan. Dengan tema pendidikan ini semua seniman atau designer diajak untuk menyampaikan berbagai ide dan gagasannya tentang pendidikan dalam ar ti lebih luas.Pertualangan dan imajinasi setiap seniman atau designer sudah tentunya mem iliki pilihan bahasa visual yang beragam dalam memaknai pendidikan tersebut. Dalam pameran yang digagas Makmoer Art Project di harapkan menjadi sebuah event yang mampu menyalakan obor pendidikan sebagai senjata untuk memperjuangkan nilai-nilai penyadaran, kebebasan, serta semangat multikulturalisme. Bagaimanapun seni memiliki tanggungjawab sosial, lewat jalan inilah kita semua berdiri untuk kembali meletakan dasar kemanusiaan yaitu hidup dan menghidupi untuk merawat kehidupan. Semoga sukses buat Makmoer Art Project dan Semua peserta pameran ini, semoga langkah kecil ini menjadi peretas jalan menuju sebuah pencerahan bagi kita semua. Kebun Bonti, 19 April 2023 4 Marutama Musafir senja, Pekerja seni
SANG PENDIDIK
Aloysia Yolanda Krismanto 6
PRIMER Karya \"Primer\" diambil dari istilah sosiologi dimana ada yang namanya sosialisasi primer atau dasar. Sosialisasi tersebut berasal dari keluarga, orang tua merupakan Sang Pendidik utama. Berawal dari keluarga kita bisa menjadi orang baik dan juga sukses nantinya di masa depan seperti kastil- kastil yang memiliki masa kejayaanya tersendiri begitu pula setiap pribadi. Tentunya akan ada ajaran-ajaran orang tua yang kita dapat dan kita terapkan sampai masa depan. 2023 7
Bagoezt Art 8
PAHLAWAN KU “Satu guru dapat mengubah dunia, guruku pahlawanku.\" 9
Sigit Purnomo Adi 10
Guru Sang Pelita “Gurubakpelitapenerangdalam gulita,jasamutiadatara.\" 11
Angeline Immanuel Sanusi 12
Jesus is Our Greatest Teacher \"Karya yang berjudul “\"Jesus is Our Greatest Teacher\"\" adalah karya saya yang bermaksud untuk menyampaikan bahwa Yesus merupakan Guru dan Tuhan yang bijaksana. Ia telah turun ke bumi untuk menyelamatkan umat manusia. Ketika di bumi, Ia telah mengajar Firman Tuhan kepada banyak orang agar hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, bertobat, mengasihi Allah dan sesama manusia, dan memercayai Allah. Selain itu, Ia juga merupakan Guru yang bijaksana karena Ia dapat menjawab pertanyaan- pertanyaan orang Farisi yang menjebak. Pada saat itu, orang Farisi ingin mendengar jawaban Yesus yang salah, namun ternyata Yesus dapat menjawab pertanyaan-Nya dengan bijaksana sehingga banyak orang yang takjub. Pada karya, terdapat objek-objek yang memiliki makna khusus. Pertama, cahaya melambangkan keagungan dan kesucian Yesus. Kedua, kupu-kupu dan bunga melambangkan keindahan kasih Allah. Ketiga, Salib berarti menandakan kasih Allah yang luar biasa karena rela berkorban untuk dosa umat manusia sehingga kita dapat selamat dari maut dan memperoleh hidup yang kekal. Jadi, kita harus memercayai Yesus jika ingin selamat.\" 2023 13
ONEOFTHEGREATESTTEACHERS INTHEWORLD!!!... \"Albert Einstein merupakan tokoh yang sangat terkenal 14 kepandaiannya sehingga pasti banyak orang mengetahuinya. Ia merupakan fisikawan teoritis, penulis, dan guru yang berjasa karena mengembangkan teori relativitas. Objek-objek dalam gambar memiliki makna tersendiri. Jadi, keberadaan Albert Einstein di dalam lampu artinya bahwa ia merupakan terang dalam gelapan. Maksudnya adalah bahwa ia menerangi dunia karena menghadirkan pengetahuan barunya yang bermanfaat untuk banyak orang dan masa depan. \" 2023
OUR TEACHER, OUR PARENTS \"Our Teacher, Our Parents\" merupakan karya saya mengenai 15 orang tua sebagai guru pertama kita. Orang tua merupakan orang yang pertama kali dan akan terus memberikan kita pendidikan untuk mempersiapkan kita untuk masa depan. Dalam gambar, terlihat terdapat ayah dan ibu yang menggendong bayinya, mereka terlihat sangat mencintai buah hatinya. Cintanya sangat dalam sehingga saya tampilkan hiasan kupu-kupu, pemandangan indah, bunga, bentuk hati, dan permata untuk mempertegas keindahan suasana kasih sayangnya. 2023
Ariesa Pandanwangi 16
SANG PENDIDIK BUNGA BANGSA Prof. Dharsono Sang Pendidik - Bunga Bangsa 2023 17
Bambang Hariyanto 18
SAVE OUR GENERATIONS \"Generasi adalah sesuatu yang sangat berharga, harapan dari kelangsungan spesies kita.Sudah peran kita sebagai pengawal....Dan guru yang terbaik adalah KELUARGA\" 2023 19
Fuad Safrudin SPdi 20
The Real Teacher Adam dan hawa adalah guru sejati bagi anak cucu nya, beliaulah satu satunya manusia yang pernah menjadi penghuni surga pertama kalinya . Meski dengan segala kelebihan dan kekurangan beliau tetap setia menjalani sebagai sosok pimpinan, guru dan mahluk yang taat pada Sang Pencipta. 2022 21
I GN Tri Marutama 22
Nyalakan Hakikat pendidikan merupakan medium dalam membangun kesadaran manusia tentang keberadaan dirinya. ibarat nyala obor pendidikan merupakan penerang bagi keberadaan manusia didunia. dalam falsafah jawa yang dikemukankan ki hajar bahwa pendidikan merupakan bentuk tauladan, motivasi, mendorong bertumbuhnya kesadaran akan diri dan potensi serta posisi diri. dengan pendidikan manusia mengenali diri dan lingkunganya. 2023 23
Terima Kasih Tuhan YME Keluarga Tercin Bagoezt Art Fuad Safrudin Rubiyanto Para Seniman Dan yang telah mensupport Salam Sehat...Salam makmur
SANG PENDIDIK EDISI APRIL 2023 @MakmoerArtProject Productions 2023
Search
Read the Text Version
- 1 - 25
Pages: