BAHAN AJAR Kelas / Semester : VI (Enam) / 1 Tema 2 : Persatuan dalam Perbedaan Sub Tema 1 : Rukun dalam Perbedaan Pembelajaran : 2 1
BAHAN AJAR Satuan Pendidikan : MI Ma’arif NU Banteran Kelas / Semester : VI (Enam) / 1 Tema 2 : Persatuan dalam Perbedaan Sub Tema 1 : Rukun dalam Perbedaan Pembelajaran :2 A. KOMPETENSI INTI (KI) KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya ) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia B. KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR PPKn NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR 1 3.4 Menelaah persatuan dan kesatuan 3.4.1 Menyebutkan manfaat persatuan terhadap kehidupan berbangsa dalam kehidupan melalui dan bernegara beserta diagram. dampaknya. 2 4.4 Menyajikan hasil telah persatuan 4.4.1 Menuliskan contoh tentang dan kesatuan terhadap kehidupan pengalaman hidup rukun dalam berbangsa dan bernegara beserta kehidupan sehari-hari dan dampaknya. manfaatnya sebagai wujud semangat persatuan C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Setelah mengamati gambar dan membaca cerita tentang persatuan dalam perbedaan, siswa mampu menyebutkan manfaat persatuan dalam kehidupan melalui diagram dengan benar. 2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menuliskan contoh tentang pengalaman hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari dan manfaatnya sebagai wujud semangat persatuan. 2
PENDALAMAN MATERI Makna persatuan dalam perbedaan Indonesia adalah bangsa dengan beragam suku bangsa, budaya, agama serta keadaan ekonomi. Ada banyak contoh perbedaan di lingkungan sekitar kita, misalnya : 1. Di keluarga besarmu mungkin ada yang berasal dari suku yang berbeda denganmu 2. Di lingkunganmu mungkin ada tetangga yang berbeda budaya denganmu 3. Saat pergi ke provinsi lain kita dapat mendengar bahasa daerah yang berbeda 4. Di sekolah mungkin ada temanmu yang beragama islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha atau konghucu. Untuk menjaga semangat persatuan dalam perbedaan, kita perlu hidup dengan rukun. Hidup rukun dapat dibangun mulai dari lingkungan keluarga, sekolah hingga masyarakat. Rukun artinya adanya suasana persaudaraan dan kebersamaan antar semua orang walaupun mereka berbeda secara suku, agama, ras, dan golongan. Namun perbedaan tersebut bukan merupakan penghalang untuk selalu rukun. Justru perbedaan tersebut membuat kami semakin lengkap. Perbedaan yang ada memperkaya keragaman budaya. Ada beberapa sikap yang diperlukan untuk mencapai persatuan dalam perbedaan. Sikap tersebut antara lain : 1. Peduli Peduli artinya menyadari bahwa orang lain mempunyai kebutuhan yang berbeda dari kita. Peduli juga berarti memahami sikap apa saja yang dapat menyenangkan atau mengganggu orang lain. 2. Mendahulukan kepentingan bersama Kepentingan bersama dapat mencakup kepentingan di suatu lingkungan masyarakat, sekolah atau negara. 3. Toleransi kepada orang lain Toleransi artinya sikap saling menghormati dan menghargai antar individu meskipun terdapat perbedaan. Toleransi merupakan sikap yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Makna hidup rukun antara lain : 1. Menciptakan kedamaian 2. Hidup menjadi aman, nyaman dan tentram 3. Menghindari perselisihan 4. Dapat saling membantu ketika mengalami kesulitan 5. Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa 3
Contoh hidup rukun, yaitu : 1. Berteman dalam keragaman agama 2. Bermain dalam keragaman budaya 3. Kerjasama dalam membersihkan lingkungan Ayo Mengamati Amati gambar tentang masyarakat yang hidup rukun dalam perbedaan berikut! 4
Ayo Membaca Bacalah teks berikut! Perbedaan yang Menguatkan Kampung Cempaka adalah sebuah kampung transmigran. Warganya berasal dari berbagai daerah padat di Pulau Jawa. Hal itu menjadikan mereka berbeda suku maupun agama. Di Kampung Cempaka, hiduplah lima orang sahabat. Ada Asnah yang berdarah Sunda, Utami dari Banyuwangi, Toni seorang anak etnis Tionghoa yang sebelumnya tinggal di Semarang, Wande dari suku Tengger di Jawa Timur, dan Marta anak seorang pendeta yang dahulu tinggal di Solo. Di Kampung Cempaka, rumah mereka bersebelahan dan mereka pergi ke sekolah yang sama. Itu sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain. Meskipun berbeda suku, kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian mereka. Bersama anak-anak lain di Kampung Cempaka, mereka setiap akhir minggu berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, selain berolahraga bersama, mereka juga kerap berkeliling ke rumah warga membantu melakukan apa saja yang dibutuhkan warga. Kadang-kadang mereka membantu warga lanjut usia, sekedar membereskan rumah atau menyiapkan makanan. Sesekali mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan. Dari Toni, mereka belajar menari Barongsai. Lalu mereka ajarkan tarian itu kepada anak- anak se-kampung. Sementara itu, setiap tiba saat panen, Wande dan keluarganya akan sibuk memimpin warga membuat Tumpeng Gede, yaitu nasi khas dari daerah Tengger yang dibuat untuk mensyukuri berkah Tuhan dalam wujud panen raya. Sikap toleransi yang ditunjukkan kelima sahabat itu, memang sekadar berupa hal-hal kecil. Hal kecil dalam keseharian itulah yang mencerminkan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika di Kampung Cempaka yang kaya akan perbedaan. Mereka hidup damai berdampingan dan tulus saling menjaga. Perbedaan tidak menghalangi persatuan. Dengan bersatu, kita dapat melakukan banyak hal. Setelah mengamati gambar dan membaca teks tentang hidup rukun dalam perbedaan, tulis hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut dalam bentuk pertanyaan! Tukar pertanyaan yang telah kamu buat dalam kelompok dengan kelompok lain dan diskusikan jawabannya bersama-sama. Tulis kesimpulan tentang persatuan melalui hidup rukun dalam perbedaan pada bagan berikut! 5
1. Apa perbedaan yang ada? RUKUN 2. Bagaimana menyikapinya? DALAM PERBEDAAN 3. Apa manfaat hidup rukun? Ceritakan pengalamanmu tentang hidup rukun di sekolah atau lingkungan tempat tinggalmu sebagai penerapan persatuan! Jelaskan tentang : Perbedaan yang ada Kegiatan yang dilakukan teman/warga besama-sama secara rukun Sikapmu atau sikap keluargamu terhadap perbedaan yang ada Manfaat yang kamu rasakan dari persatuan dalam perbedaan Sampaikan pendapatmu kepada teman kelompokmu! AYO RENUNGKAN Bagaimana sikapmu selama mengerjakan tugas? Apakah kamu dapat berdiskusi dengan temanmu? Apakah kamu bersedia menerima saran mereka? Apakah masih ada materi yang membingungkanmu? 6
KUNCI JAWABAN 1. Perbedaan yang ada dalam cerita tersebut adalah adanya perbedaan suku dan agama. 2. Cara menyikapinya adalah dengan sikap toleransi yang dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian. 3. Manfaat hidup rukun, yaitu : - Memiliki banyak teman - Menciptakan kedamaian - Hidup menjadi aman, nyaman dan tenteram - Menghindari perselisihan - Dapat melakukan banyak hal bersama-sama - Dapat saling membantu ketika mengalami kesusahan - Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa (kebijaksanaan guru) Alternatif jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa tentang hidup rukun di sekolah atau lingkungan tempat tinggalnya masing-masing 7
Search
Read the Text Version
- 1 - 7
Pages: