Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore 1. Unit 1 Kajiulang_edit 12092019

1. Unit 1 Kajiulang_edit 12092019

Published by Zetti Dogot, 2021-03-17 08:19:00

Description: 1. Unit 1 Kajiulang_edit 12092019

Search

Read the Text Version

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah UNIT 1 KAJIULANG KEMAJUAN SEKOLAH Tanoto Foundation 1 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah 2 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah UNIT 1 Kajiulang Kemajuan Sekolah (80’ menit) Kepala Sekolah mengadakan Rapat Kemajuan Sekolah dengan mengundang Komite Sekolah, Perwakilan Orang Tua Wali Murid dan Guru. Peserta duduk dalam kelompok sekolah! Pendahuluan Keberhasilan sebuah pelatihan bukan pada selesainya acara pelatihan. Keberhasilan pelatihan apabila pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh telah diterapkan; telah membawa perubahan ke arah yang diharapkan. Pelatihan yang tidak membawa perubahan adalah pelatihan yang sia-sia. Pada pelatihan modul 1, sekolah-sekolah telah mendapatkan materi pembelajaran aktif dan pengelolaan sekolah. Topik-topik yang telah diberikan terdiri dari materi pembelajaran dan materi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), meliputi: 1. Pembelajaran Aktif; 2. Budaya Baca; 3. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS); 4. Pemantauan Sekolah; 5. Peran Serta Masyarakat (PSM). Tanoto Foundation 3 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Sangat penting untuk melihat sejauh mana sekolah-sekolah yang telah ikut pelatihan modul 1 mencapai kemajuan dalam pembelajaran, budaya baca, manajemen sekolah, dan PSM. Kemajuan pada empat komponen tersebut bisa dipakai sebagai tolok ukur keberhasilan pelatihan sebelumnya, dan menjadi landasan untuk pelatihan berikutnya. Tujuan Setelah mengikuti sesi ini, peserta mampu: 1. Menyampaikan kemajuan di sekolah dan madrasahnya sebagai dampak pelatihan dan pendampingan dalam penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan sebelumnya; 2. Mengidentifikasi hambatan dan menemukan solusi dalam penerapan hasil pelatihan Sumber dan Bahan 1. Presentasi Unit 1 2. Lembar Kerja Peserta 1.1 3. Lembar Kerja Peserta 1.2 4. Lembar Kerja Peserta 1.3 5. Lembar Kerja Peserta 1.4 6. Informasi Tambahan 1.1 7. Informasi Tambahan 1.2 8. ATK: kertas plano, spidol berwarna dan lem Waktu Waktu yang disediakan untuk kegiatan ini adalah 80’ menit. Rincian alokasi waktu dapat dilihat pada setiap tahapan pelaksanaan sesi ini. 4 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Garis Besar Kegiatan (80’ menit) Introduction Connection Application Reflection Extension 5 menit 5 menit 60 menit 5 menit 5 menit Fasilitator Penayangan Kegiatan 1: Memberi Fasilitator menyampaikan slide daftar Mendiskusikan kesempatan pada memberikan latar pelatihan kemajuan sekolah peserta menilai kesimpulan berlakang, periode sebagai akibat sendiri sejauh mana dan tujuan, dan sebelumnya. pelatihan dan kegiatan dalam unit penguatan langkah- pendampingan ini telah mencapai sesi langkah Penanyangan sebelumnya. tujuan dan menggunakan kegiatan dari pada peserta, menuliskan hal-hal tayangan. unit ini. materi apa Kegiatan 2: yang masih perlu yang sudah Berbagi hasil diperjelas dan diterapkan kemajuan menanyakan langkah dan materi sekolah. apa yang akan yang belum dilakukan diterapkan. selanjutnya. Perincian Langkah-langkah Kegiatan I Introduction (5 menit) Fasilitator menyampaikan latar belakang, tujuan, dan langkah-langkah dari unit ini. C Connection (5 menit) Urun Gagasan/Pengalaman Fasilitator menanyakan: pengetahuan dan keterampilan apa saja yang diperoleh dari pelatihan sebelumnya yang sudah dan belum diterapkan? Tanoto Foundation 5 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah A Application (60 menit) Kegiatan 1: Mendiskusikan kemajuan sekolah sebagai akibat pelatihan sebelumnya (40 menit) Peserta bekerja dalam kelompok sekolah. 1. Fasilitator menanyakan: a) Apa saja yang telah berubah di pembelajaran, pengelolaan sekolah, menajemen, budaya baca, dan PSM akibat dari pelatihan sebelumnya? b) Apa saja faktor pendukung keberhasilan? c) Apa hambatan/kendala yang dihadapi sekolah? Bagaimana upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi hambatan/kendala tersebut? 2. Fasilitator mememinta peserta bekerja dalam kelompok dengan menggunakan LKP 1.1 s.d 1.4. Catatan Fasilitator Untuk mempersiapkan sekolah supaya bisa presentasi dengan lebih baik, sekolah harus diberitahukan sebelum hari pelatihan tiba supaya mereka membawa hasil-hasil (dokumen, foto, hasil karya anak, dsb.) pada pelatihan MBS. Pajangan disusun sebelum sesi dimulai. Pajangan dikelompokkan menjadi: (1) Pembelajaran, (2) Manajemen Sekolah, (3) Peran Serta Masyarakat, (4) Budaya Baca 3. Mintalah masing-masing kelompok sekolah untuk menempelkan hasil diskusi yang telah ditulis di kertas plano. Sampaikan kepada tim sekolah bahwa mereka bisa menambahkan pajangan mereka dengan dokumen, hasil karya siswa, dan foto-foto yang dibawa dari sekolah sebagai bukti tidak langsung keberhasilan yang telah disebut dalam LKP. (Foto-foto dan hasil karya siswa bisa ditempel sebelum sesi dimulai.) Kegiatan2: Berbagi Hasil Tentang Kemajuan Sekolah (20 menit) 1. Setiap kelompok akan menerima sejumlah post it yang berisi nomor kunjungan ke kelompok lain; 2. Peserta yang menerima post it dengan tanda khusus akan menjaga pajangan dan lainya akan berkunjung ke kelompok lain sesuai dengan nomor yang diterimanya; 3. Penjaga pajangan bertugas menjelaskan isi pajangan kepada pengunjung tentang hal- hal yang sudah baik, hambatan, dan jalan keluar terkait pembelajaran, budaya baca, manajemen sekolah, dan PSM; 4. Pengunjung mencatat hal-hal menarik di dari karya kelompok yang dikunjungi: kemajuan dan jalan keluar dalam menghadap hambatan dari karya kelompok yang dikunjungi. 6 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah 5. Peserta kembali ke kelompoknya untuk berbagi hasil kunjungan: penjaga pajangan menjelaskan masukan dari para pengunjung, sedangkan pengunjung menyampaikan hal- hal menarik dari hasil kunjungannya. R Reflection (5 menit) Apakah sekolah/madrasah Bapak/Ibu telah mencapai kemajuan setelah pelatihan modul 1? E Extension (5 menit) 1. Pelatihan yang tidak diterapkan adalah pelatihan yang gagal; 2. Upaya sungguh-sungguh dari semua pihak diperlukan supaya hasil pelatihan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. 3. Kendala dan hambatan bukanlah halangan untuk kemajuan sekolah, melainkan sebuah tantangan untuk dihadapi. 4. Peserta diminta untuk membaca informasi tambahan 1.1 dan 1.2 Tanoto Foundation 7 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Lembar Kerja 1.1: Kemajuan Sekolah Akibat Pelatihan Sebelumnya (Pembelajaran) Kegiatan Kemajuan Faktor Faktor Upaya 1 yang Pendukung Penghambat Mengatasi Dicapai 2 3 8 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Lembar Kerja 1.2: Kemajuan Sekolah Akibat Pelatihan Sebelumnya (Manajemen Sekolah) Kegiatan Kemajuan Faktor Faktor Upaya 1 yang Dicapai Pendukung Penghambat Mengatasi 2 3 Tanoto Foundation 9 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Lembar Kerja 1.3: Kemajuan Sekolah Akibat Pelatihan Sebelumnya (Budaya Baca) Kegiatan Kemajuan Faktor Faktor Upaya Mengatasi 1 yang Dicapai Pendukung Penghambat 2 3 10 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Lembar Kerja 1.4: Kemajuan Sekolah Akibat Pelatihan Sebelumnya (Peran Serta Masyarakat) Kegiatan Kemajuan Faktor Faktor Upaya Mengatasi 1 yang Dicapai Pendukung Penghambat 2 3 Tanoto Foundation 11 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Informasi Tambahan 1.1: Indikator Kemajuan Sekolah (Pembelajaran) Indikator Sub Indikator Kegiatan Pembelajaran Guru Guru mengajukan pertanyaan/tugas tingkat tinggi (produktif/imajinatif/ Pengelolaan terbuka) dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk Lingkungan mengungkapkan/mengembangkan gagasan (lisan/tulisan) Belajar Guru menggunakan alat bantu belajar yang relevan dengan konsep dan terlihat jelas oleh semua siswa. Pemanfaatan Guru berkeliling kelas, mengamati, dan mendampingi siswa mengerjakan Sudut Baca/ tugas Perpustakaan Siswa Siswa melakukan kegiatan saat proses pembelajaran berlangsung (pengamatan, percobaan, menggunakan alat bantu belajar) Siswa bertukar gagasan/pikiran kepada orang lain (diskusi) Siswa menghasilkan produk belajar (hasil karya) dari hasil pemikirannya sendiri dan sesuai dengan kemampuan/tingkat kelas siswa Siswa melakukan refleksi dan mengambil pelajaran dari pengalaman belajarnya. Sumber belajar bervariasi (benda nyata, poster, serta lingkungan alam dan social) Pengaturan meja kursi memungkinkan siswa berinteraksi Guru menggunakan pengelolaan siswa yang variatif (kerja kelompok, kerja perorangan, berpasangan, dan/atau klasikal Ada pajangan yang berisi karya siswa selain prakarya dan media pembelajaran Pajangan hasil karya siswa diperbarui secara berkala Pajangan terlihat jelas dan dapat dibaca oleh siswa Sudut baca/perpustakaan berisi buku bacaan yang sesuai dengan kemampuan dan minat baca (non-pelajaran: buku cerita, novel, majalah, kamus, ensiklopedi) Buku dimanfaatkan untuk proses belajar Jumlah buku mencukupi kebutuhan siswa 12 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah Informasi Tambahan 1.2: Indikator Kemajuan Sekolah (MBS) Indikator Sub Indikator Kepemimpinan Pembelajaran Kepala sekolah mengadakan penyebaran materi hasil pelatihan kepada guru yang belum dilatih Budaya Baca Kepala sekolah melaksanakan supervisi rutin terkait pelaksanaan hasil pelatihan Partisipasi Kepala sekolah memfasilitasi guru datang ke KKG/MGMP (waktu, ijin dan Masyarakat dana) Kepala sekolah memenuhi kebutuhan material pembelajaran Kepala sekolah mendorong pemajangan hasil karya siswa (penyediaan tempat, alat) Mendekatkan buku dengan anak (lorong, sudut baca, pondok baca, dll) Membiasakan budaya membaca yang terjadwal dengan durasi waktu tertentu Menambah koleksi buku-buku yang menarik (fiksi non fiksi) Membuat Perpustakaan lebih menarik dan mudah di akses oleh siswa Mengkampanyekan budaya baca kepada warga sekolah Bekerja sama dengan perpustakaan daerah Membuat lomba-lomba: membaca terbanyak, membuat resume buku, menulis cerpen, dll Masyarakat ikut meningkatkan kualitas pembelajaran (paguyuban kelas, guru bantu, narasumber pembelajaran, perencanaan pembelajaran, dll) Masyarakat ikut dalam proses perencanaan program sekolah Masyarakat mendukung program budaya baca (sumbangan buku, mempromosikan, dan menjadi penghubung dengan perpustakaan daerah/desa, Taman Baca Masyarakat) Masyarakat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah (pagar, cat tembok, kebun sekolah, dll) Tanoto Foundation 13 Modul II – Kajiulang Kemajuan Sekolah

Unit 1 – Kajiulang Kemajuan Sekolah 14 Tanoto Foundation Modul II- Kajiulang Kemajuan Sekolah


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook