Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Insersi PPKN

Insersi PPKN

Published by Mas Fufah, 2022-01-03 03:47:22

Description: Insersi PPKN

Search

Read the Text Version

3 AKSI INSERSI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI

ASPEK PENGUATAN KARAKTER Komponen Kompetensi Tujuan Langkah Penguatan Kompetensi Terb(Siiakaspa) Pengamalan Membiasakan (Konsistensi) d(aAnktdivailtaams dkiomndainsai pbuang,akimapaannappuunn) Kompetensi adalah seperangkat Bisa Pengalaman Belajar sikap, pengetahuan, dan (Ketpeirlaamn) (Aplikatif) (AktivitaMs dei lKaetliahs Diri keterampilan yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diamalkan Peng(uInafsoarmanatMif) ateri dan Sekolah, Kaitkan dengan Rumah dan Masy) oleh peserta didik setelah mempelajari sesuatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu Tahuprogram, atau menyelesaikan satuan Insersi pendidikan. (Seluruh mapel (Pengetahuan)

LANGKAH DIBIASAKAN PENGUATAN DIMANAPUN DAN KAPANPUN DALAM DILATIH KONDISI APAPUN DI SEKOLAH DAN LUAR SEKOLAH DENGAR GURU, TEMAN, ORAN TUA, MEDIA, PENGETAHUAN KETERAMPILAN SIKAP LIHAT MASYARAKAT, BACA TAHU/PAHAM BISA/MAMPU/ TERBIASA RASA LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG SIFAT: INFORMATIF TERAMPIL SIFAT:KONSISTEN BUKU, MEDIA, ALAM SIFAT: APLIKATIF PENGALAMAN LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG

3 AKSI INSERSI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI RENCANAKAN BELAJARKAN LUASKAN INisatif PeSsEeRrttaakDaindik JSeIajaprkinagn Merancang

INisiatif Merancang RENCANAKAN 1. Analisis KD yang relevan dengan tindakan antikorupsi; 2. Susun Pengalaman Belajar untuk mencapai kompetensi yang hendak dicapai; 3. Pilih media yang sesuai (referensi, permainan, film, pengalaman nyata dalam kehidupan); 4. Susun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan /kompetensi yang akan dicapai;

SERtakan Peserta Didik Contoh-contoh Aktivitas Pengalaman belajar: 1. Membentuk kelompok (kelompok diskusi / debat/permainan) secara terarah untuk menyusun BELAJARKAN resolusi untuk perbaikan diri, serta mencari solusi yang lebih menyeluruh, dimulai dengan mengungkapkan pengakuan kesalahan dan komitmen untuk memperbaiki diri. 2. Membuat kegiatan liputan tentang perilaku koruptif yang dilakukan di sekolah atau di lingkungan (seperti video CJ/film pendek, dokumenter) 3. Memanfaatkan bahan ajar antikorupsi (Disesuaikan dengan tingkatan) Contoh untuk SMA: Pahami dulu Baru Lawan, MUM, Kisah Kasus di Sekolah, Komik Pemburu Koruptor, Board Game dan PDKT, Film ACFFest, dll) sebagai bahan referensi untuk mempraktekkan nilai-nilai antikorupsi. 4. Membuat gerakan ekspresi terhadap ketidaknyamanan terhadap perilaku penyimpangan aturan (misalnya ekspresi suara “Ehm”, “Ssstt”, atau simbol lainnya). Gerakan yang sejenis untuk mengapresiasi perilaku yang positif (misalnya, mengucapkan “keren” sambil mengacungkan jempol) AMALKAN 5. Mengembangkan pengalaman belajar lainnya sesuai dengan Rancangan yang dibuat. SADARKAN/ YAKINKAN PAHAMKAN DEKLARASIKAN

SIapkan Jejaring LUASKAN 1. Satukan pemahaman dan langkah insersi dalam Mapel PPKn di antara guru PPKn di sekolah (Jika guru mapel PPKn lebih dari satu) 2. Membangun sinergi untuk mengefektifkan penguatan karakter antikorupsi di tingkat sekolah antara Guru PPKn / guru kelas dengan guru lain di satu sekolah. 3. Membangun Sinergi dan sharing praktek baik pendidikan antikorupsi antar guru PPKN/Guru kelas dalam forum MGMP/KKG; 4. Membangun sinergi antara sekolah (Guru PPKn/ Wali Kelas/Guru Kelas) dengan orang tua; 5. Membangun sinergi antara sekolah dan di lingkungan; 6. Membangun sinergi antara Guru PPKn/Wali Kelas/Guru Kelas dengan kelompok profesional lainnya.

CONTOH PENERAPAN DI SD BAWAH PENGET AHUAN KI-KD SD Kelas 1 KETERAMPILAN 1.2 Menerima kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugeran Tuhan yang Maha Esa di lingkungan Rumah dan Sekolah 2.2. menunjukkan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah SIKAP 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah 4.2 Menceritakan kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah Pengetahuan yang Diajarkan Proses Pembelajaran dengan Konsistensi Pengamalan Hasil Belajar tema yang terkait Mapel PPKn dalam Kehidupan • Perilaku sesuai Aturan dalam kehidupan sehari-hari di Contoh kegiatan untuk memberikan Pembiasaan di Kelas, Sekolah, dan dikaitkan aktivitas di Rumah rumah pengalaman belajar: dan lingkungan: 1. Bercerita tentang aturan yang berlaku • Kelas: • Patuh pada tata tertib dan di kelas; aturan 2. Dongeng tentang taat aturan 1. Membiasakan menaati aturan yang berlaku; 3.Pemanfaatan bahan referensi untuk • Sekolah: menggali ide dan melihat contoh praktis, seperti buku-buku Pahami dulu Baru 1. Membiasakan menaati aturan yang berlaku; di sekolah Lawan, MUM, Kisah Kasus di Sekolah, 2. Mempraktekkan ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm” Komik Pemburu Koruptor, Board Game dan PDKT, Film ACFFest. di lingkungan sekolah dalam segala kesempatan; • Teman Bermain: 1. Mengajak teman untuk menerapkan ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm”; • Keluarga: 1. Menyampaikan kegiatan pembiasaan melalui ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm”, dan mengajak keluarga melakukan hal yang sama. • Masyarakat: 1.Menyampaikan ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm”, dan mendorong untuk melakukan hal yang sama.

CONTOH PENERAPAN DI SD KELAS ATAS SD Kelas V: PENGET 1.1 Bersyukur kepada tuhan Yang Maha Esa atas nilai- AHUAN KETERAMPILAN nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari 2.1 Bersikap tanggung jawab, cinta tanah air dan rela SIKAP berkorban sesuai nilai-nilai sila Pancasila K3e.1h Miduepnagnid seenh7afirki-ahsai rNi ilai-nilai Pancasila dalam 4d.a1la Mme kneyhaijdikuapna hna sseilh iadrei-nh7afirki asi nilai-nilai Pancasila Pengetahuan yang Diajarkan Proses Pembelajaran di Konsistensi Pengamalan Hasil Kelas pada Mapel PPKn Belajar dalam Kehidupan Perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti: Contoh kegiatan untuk memberikan pengalaman belajar: Pembiasaan dan pengamalan di Kelas, Sekolah, dan dikaitkan aktivitas di Rumah dan lingkungan: a. Tanggungjawab (contohnya: melaksanakan tugas 1. Membentuk kelompok bermain dan games, dengan kegiatan : dan aturan yang berlaku) 1. KELAS • mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan sikap • Melaksanakan jadwal piket kelas b. Cinta Tanah Air (tidak meugikan orang lain, tidak tanggungjawab, cinta tanah air dan rela berkorban dalam • Melaksanakan tata ter7b kelas menyontek, dll) keseharian • Secara terus menerus melakukan gerakan yang mencerminkan rasa ke7daknyamanan “Ehm” c. Rela Berkorban (Contohnya banyak membantu yang • Menunjukakn contoh perilaku yang sesuai sikap membutuhkan, tolong menolong) tanggungjawab, cinta tanah air dan rela berkorban dalam 2. SEKOLAH keseharian • Melibatkan siswa dalam gerakan siswa untuk peduli social (bencana alam, siswa Perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila sakit atau terkena musibah) dalam kehidupan sehari-hari, contoh: • Memperagakan sikap tanggungjawab, cinta tanah air dan • Membiasakan gerakan membuang sampah pada tempatnya rela berkorban dalam keseharian • Secara terus menerus melakukan gerakan yang mencerminkan rasa a. Tidak bertanggungjawab (Egois/mau menang ke7daknyamanan “Ehm” sendiri, Malas, Berburuk sangka) • mengungkapkan manfaat bagi pribadi sikap • Membuat lomba kebersihan kelas, daur ulang sampah dan jargon tentang sikap yang tanggungjawab, cinta tanah air dan rela berkorban dalam mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan c. Tidak cinta tanah air (Contohnya: Membuang keseharian sampah sembarangan 3. KELUARGA 3. Membuat rencana penerapan sikap tanggungjawab, cinta tanah • Menceritakan kegiatan di sekolah tentang penerapan sikap sesuai dengan nilai-nilai e. Tidak rela berkorban (Contohnya: Menghina air dan rela berkorban dalam keseharian di kelas, sekolah, Pancasila dalam kehidupan teman keluarga, dan masyarakat • Membuat jadwal kegiatan siswa selama di rumah • Mendorong anggota keluarga untuk mempraktekan gerakan yang mencerminkan 4. Pemanfaatan bahan referensi untuk menggali ide dan melihat ke7daknyamanan “Ehm” contoh praktis, seperti buku-buku Pahami dulu Baru Lawan, MUM, Kisah Kasus di Sekolah, Komik Pemburu Koruptor, Board 4. MASYARAKAT Game dan PDKT, Film ACFFest. • Mengamalkan kesepakatan di skeolah dalam praktek di masyarakat dan Menyampaikan kegiatan pembelajaran dan pembiasaan di sekolah kepada teman bermain atau anggota masyarakat lainnya; • Selalu melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat • Memberi contoh praktek pembiasaan di sekolah dalam keseharian ddengan teman bermain dan di masyarakat;

CONTOH PENERAPAN DI SMP KELAS VIII PENGET 1.6 Mensyukuri semangat dan komitmen kolek7f kebangsaan AHUAN untuk memperkuat NKRI yang berketuhanan Yang Maha Esa KETERAMPILAN 2.6 Menunjukan sikap gotong royong sebagai wujud nyata semangat dan komitmen kolek7f kebangsaan untuk SIKAP memperkuat NKRI 3.6 Menginterpretasikan semangat dan komitmen kebangsaan kolek7f untuk memperkuat NKRI dalam konteks kehidupan siswa 4.6 Mengorganisasikan kegiatan lingkungan yang mencerminkan semangat dan komitmen kebangsaan untuk memperkuat NKRI Pengetahuan yang Diajarkan Proses Pembelajaran di Konsistensi Pengamalan Hasil Kelas pada Mapel PPKn Belajar dalam Kehidupan • Semangat untuk memperkuat NKRI dalam konteks Contoh kegiatan untuk memberikan pengalaman belajar: Pembiasaan di Kelas, Sekolah, dan dikaitkan aktivitas di Rumah dan kehidupan siswa. (Contoh: menaati aturan hukum di 1. Menjaring pemahaman anak tentang berbagia hal terkait materi. lingkungan: sekolah, tidak mengambil hak orang lain, mendorong antre, sabar, memperingati hari besar nasional, Contoh: 1.KELAS mencontoh semangat kepahlawanan di sekolah) • Menyusun daftar perilaku yang dapat menyebabkan ancaan • Secara konsisten melaksanakan hasil kesepakatan berupa: 1 antre 2. diam bagi NKRI, beserta contoh yang terjadi di kehidupan siswa; ketika orang lain bicara, 3. ekspresi “Ehm” apabila terjadi • Komitmen kebangsaan kolektif untuk memperkuat • MNKeRnIy,ubseusnedrtaaftcaornpteorhilaykaungyatnegrjaddiibduitukhekhaidnuupnatnuksimsweam; perkuat ketidaknyamanan di kelas; NKRI dalam konteks kehidupan siswa, (Contoh: • MSdeaemlammabnukgaeatht idmreuenpmcaanpnesariskwuaaakt;tiNvitKaRsI dbaelrasmamkaeguianttaunk dimseenkuonlajuhkaktaaun • Secara konsisten melaksanakan kesepakatan di kelas dalam seluruh toleransi, tidak fanatik berlebihan, tidak korupsi, • Mtememanbubaitcakrease3p. aMkaetnaunnjuaknkatanraeklaspinr:es1i. “AEnhtmre” 2a.pDabiailma tkeerjtaikdai aktivitas di kelas, seperti kompak dalam membersihkan kelas, saling saling menghormati, selalu antre, menghargai ketidaknyamanan di kelas; membantu, gotong royong; pendapat, komitmen menaati aturan, gotong royong) 2. Membentuk kelompok diskusi terarah, dengan kegiatan: 2. SEKOLAH , • Secara konsisten hsil kesepakatan di kelas dilaksanakan di tingkat sekolah; • Makbeneehcrnkaidocmuemapriinattamntkeeasrnnihsauwdnpaate)u.prkiSlaNmiksKwueRmaIppb(rkeieebrrbbaaaidnaiiiksaim.yaaennnmggaekldauanipgkagetasramlaaethunarynaennbydaabadlkaaamnn • Membuat lomba film pendek/dokumenter/poster dengan tema semangat • Mdaepnagthamrgeaniyecberaibtakatnemaanncatmenatnangterpheardilaapku NpKriRbIad(ikneybaiaysaanagn dan komitmen menguatkan NKRI dalam kegiatan di sekolah, dengan aneka tema; melanggar aturan dalam kehidupan siswa). • Membuat ikrar bersama untuk tidak melakukan sikap antidiskriminasi dan • Mddiiseceemsrubitauaiakkatannredndecanalgnaaamnuknbetemunkatuumakenmp“preeesserobrtlauaiksdii idppiekrr;iiblaakdui”p. ribPaedrbi ayiaknagn bullying, selalu antre, menjadikan sekolah sebagai wilayah antikorupsi, menghargai pendapat orang (diam ketika otang lain bicara) 3. SmieswncaermmienmkabnusaetmapnegraetndcaannakaonmitkmeegniaNtaKnRI mseapseyratiraBkaaktti suonstiualk, santunan, seminar kebhinekaan, dll 3. KELUARGA • Mengamalkan kesepakatan di skeolah dalam praktek di rumah dan 4. Membuat karya seni (poster, teater, puisi, cerita) berisi komitmen Menyampaikan kegiatan pembelajaran dan pembiasaan di sekolah menguatkan NKRI; kepada seluruh anggota keluarga; • Selalu melaksanakan aturan yang berlaku di rumah 5. BreeferbreangsaiiKkPeKg.iatan pembelajaran dengan memanfaatkan bahan • Memberi contoh praktek pembiasaan di sekolah dalam keseharian di rumah; 4. MASYARAKAT • Mengamalkan kesepakatan di skeolah dalam praktek di masyarakat dan Menyampaikan kegiatan pembelajaran dan pembiasaan di sekolah kepada teman bermain atau anggota masyarakat lainnya; • Selalu melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat • Memberi contoh praktek pembiasaan di sekolah dalam keseharian ddengan teman bermain dan di masyarakat;

CONTOH PENERAPAN DI SMA PENGET AHUAN KETERAMPILAN SMA KELAS XI 3ke.5amMaennagnkadjai nkassturast-ekagsiumseanngcaatmasainnytaerdhaaldaamp bIdinegokloaigBi,hpinonlietikka, eTkuonngogmali,Iksaosial, budaya, pertahanan, dan SIKAP 1an.5c.aBmearnsytuekruhrapdaapdanTeughaaran sYtarantgegMiamheanEgsaataastainsynailbaei-rndilaasiayraknagn amseams BbheinntnuekkkaeTsuandgagraanl Iakkaan 4Be.kh5oinnMnoeemkraai,nTscuoansngigagl,adblaIunkdamayeala,kpuekratanhpaennaenl,itdiaannskeedaemrhaannaan tdeanntasntgratpeogtiemnseinagnactaamsiannyatedrahlaadmapbiIndgekoaloi gi, politik, 2b.e5rdBaesrasrikkaapn aressapsoBnhsiinf ndeaknapTruonagkgtiaf laItkaas ancaman terhadap negara strategi mengatasinya Pengetahuan yang Diajarkan Proses Pembelajaran di Konsistensi Pengamalan Hasil Kelas pada Mapel PPKn Belajar dalam Kehidupan • Ancaman terhadap Indonesia dari segi ideologi, politik, • Membentuk kelompok diskusi terarah, dengan kegiatan: Pembiasaan di Kelas, Sekolah, dan dikaitkan aktivitas di Rumah dan ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. 1. Menemukan ancaman terhadap negara dari berbagai lingkungan: Contoh: aspek, terutama yang dialami secara pribadi; • Kelas: 1.Terorisme dan radikalisme (contohnya secara pribadi 2. Mencari solusi pribadi untuk mencegah ancaman misalnya: berontak terhadap orang tua); tersebut; 1. Mempraktekkan ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm” di 2.Disintegrasi (Kabur dari rumah); 3. Membuat resolusi pribadi; kelas dalam seluruh kegiatan pembelajaran; 3.Korupsi; 4. Membuat kesepakatan adanya ekspresi terhadap 4.Narkoba; ketidaknyaman, “Ehm”; 2. Lomba terkait seperti lomba poster, lomba debat, lomba CJ, 5.Pergaulan Bebas, dll 6.Pengaruh asing, • Debat untuk menentukan solusi terbaik; 7.dll • Membuat poster antikorupsi, dll 3. Memasang poster relevan di kelas; • Membuat penelitian sederhana berupa liputan langsung • Sekolah: • Strategi Mengatasi. Contoh: 1.Kampanye antiterorisme; antinarkoba, atikorupsi, dan (Citizen jurnalism, dan sejenisnya) tentang perilaku 1. Mempraktekkan ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm” di gerakan lain sesuai gagasan anak; • Pemanfaatan bahan referensi untuk menggali ide dan lingkungan sekolah dalam segala kesempatan; 2.Membuat Gerakan anti-Terorisme, antinarkoba, atikorupsi di kalangan siswa melihat contoh praktis, seperti buku-buku Pahami dulu 2. Mengikuti lomba membuat poster, lomba debat, lomba CJ, Baru Lawan, MUM, Kisah Kasus di Sekolah, Komik 3. Memasang poster yang relevan di sekolah; Membuat kesepakatan adanya ekspresi terhadap Pemburu Koruptor, Board Game dan PDKT, Film ACFFest. • Teman Bermain: ketidaknyaman; 1. Mengajak teman untuk menerapkan ekspresi terhadap Membuat resolusi pribadi dan ikrar pribadi untuk menghindari hal yang mengancam NKRI. ketidaknyaman “Ehm”; Sesuai diskusi. 2. Membiasaan diskusi untuk mencari solusi setiap permasalahan • Keluarga: 1. Menyampaikan kegiatan pembiasaan melalui ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm”, dan mendorong untuk melakukan hal yang sama. • Masyarakat: 1. Menyampaikan kegiatan pembiasaan melalui ekspresi terhadap ketidaknyaman “Ehm”, dan mendorong untuk melakukan hal yang sama.

TERIMA KASIH