Kebaikan Tuhan yang memampukan mengatasi kendala Kebaikan Tuhan yang memampukan murid- murid mengatasi kendala juga terwujud melalui peristiwa pencurahan Roh Kudus saat hari Pentakosta pada era Perjanjian Baru. Kendala kali ini adalah aneka miskom dan salkom karena keterbatasan memahami keragaman bahasa yang ada, sehingga kerap berujung salah tanggap, bahkan, pertengkaran. Kehadiran Roh Kudus memunculkan komentar tercengang dan kagum, “Bagaimana mungkin kita masing- masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia….”(Kisah 2:8- 9) – Kegembiraan karena kendala komunikasi teratasi, menyemangati murid- murid berbagi Kabar Baik tentang Tuhan Yesus “sampai ke ujung bumi”(bdk. 1:8)
Menghayati Kebaikan Tuhan Bukan hanya umat di Perjanjian Lama dan murid-murid pada Perjanjian Baru, melainkan kita juga menghayati kebaikan Tuhan yang memampukan kita mengatasi bermacam kendala semasa pandemi Covid 19. Mewarisi tradisi memberi dan berbagi sebagai ekspresi syukur kepada Tuhan, pastilah momen Persembahan Syukur Tahunan (PST) pada hari Pentakosta kali ini menjadi sangat istimewa.
Tujuan PST Mendukung Pelayanan Kepada Tuhan dan UmatNya Untuk hasil Persembahan Syukur Tahunan (PST) tahun 2023, akan ditujukan: 1) Mendukung pelayanan GKI Bektim, untuk dana operasional gereja sebesar Rp 400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah). 2) Pembelian sebagai pengganti kendaraan/mobil operasional gereja sebesar Rp 170.000.000,-(Seratus tujuh puluh juta rupiah). Penggantian Kendaraan Operasional yang sempat tertunda Untuk kita ketahui bersama, pada Persembahan Syukur Tahunan (PST) tahun 2019 lalu, kita pernah merencanakan hasil PST untuk pembelian/penggantian kendaraan operasional gereja, selain untuk mendukung dana operasional gereja dan perbaikan Pastori K1. Namun, karena hasil PST saat itu baru dapat memenuhi kebutuhan dana operasional gereja, maka pembelian kendaraan operasional gereja ditunda pelaksanaannya. Tahun 2023 ini, dengan mempertimbangkan kondisi kendaraan operasional gereja yang betul-betul membutuhkan pembaharuan, kita kembali menujukan sebagian hasil PST tahun 2023 untuk pengadaaan kendaraan tersebut.
Cara Penyerahan PST Penyerahan PST dilakukan dengan cara : 1. Menyerahkan ke tempat persembahan yang disediakan pada kebaktian pertama atau kedua, bagi warga jemaat yang ingin menyampaikan secara tunai. Sampul-sampul PST akan disiapkan di lobi gereja. 2. Menyampaikannya dengan cara transfer melalui bank (BCA: 307-300-4001 atau MANDIRI: 006-00-0702934-5 an. GKI Jabar) dengan menuliskan berita / keterangan “PST 2023” 3. Agar memudahkan Majelis Jemaat mengenali peruntukan dana yang ditransfer untuk PST 2023, harap mengakhiri dengan angka 31. Misalkan, jika warga jemaat akan memberikan Rp.100.000,- maka jumlah yang ditransfer adalah sebesar Rp. 100.031,-. Demikian selanjutnya untuk jumlah yang lain. Mari kita berikan yang terbaik bagi Tuhan dan pekerjaan- Nya di dunia melalui gereja-Nya.
Batas akhir penyampaian PST Bagi segenap anggota jemaat dan simpatisan yang masih ingin menyampaikan PST ditunggu sampai dengan 31 Agustus 2023. Setelah tanggal 31 Agustus 2023 persembahan yang diterima akan dicatat sebagai Persembahan Syukur.
Majelis Jemaat telah membeli mobil operasional gereja yang baru yaitu 1 unit Gran Max Minibus S401RV-ZMDEJJ HJ B 1558 ROE untuk mendukung pelayanan gereja seperti pelawatan, kedukaan dll. Pembelian mobil ini dilakukan melalui kredit selama 3 tahun. Dana untuk uang muka kredit mobil diambil dari hasil persembahan syukur tahunan tahun ini. Semoga dengan adanya mobil operasional gereja yang baru ini pelayanan gereja menjadi semakin baik dan menjadi berkat bagi segenap jemaat. 56
Pada saat ini, sekalipun kita masih berada di tengah masa pandemi, kita bersyukur karena kita terus melalui masa pandemi di dalam penyertaan Tuhan. Kita juga bersyukur karena kita dapat beribadah secara onsite terbatas di gereja. Umat yang belum bisa beribadah onsite di gereja, tetap dapat mengikuti ibadah live streaming di rumah masing-masing. Bagi umat yang belum bisa beribadah secara fisik di gereja dan kesulitan untuk menyampaikan persembahan (baik Persembahan Minggu, Persembahan Bulanan, Persembahan Syukur, Persembahan Syukur Tahunan (PST), Persembahan Paskah, Persembahan Natal, dll), tersedia beberapa piilihan cara untuk menyampaikan persembahan
100%
90% 90%
GERAKAN SERIBU BPMK GKI KLASIS JAKARTA TIMUR Sejak bulan Desember 2019, jemaat-jemaat yang ada di lingkup GKI Klasis Jakarta Timur melakukan “Gerakan 1000 Rupiah”. Gerakan ini adalah upaya pengumpulan dana abadi, yang dapat digunakan oleh jemaat-jemaat di lingkup GKI Klasis Jakarta Timur yang berencana melakukan pengembangan sarana pelayanan (seperti: pembelian tanah untuk lahan parkir, pembelian rumah untuk pastori, pembelian ruko untuk perintisan pos jemaat atau perlunasan Gedung gereja) Latar belakang Gerakan tersebut adalah bahwa harga properti selalu naik setiap tahunnya dan suatu Jemaat belum tentu punya dana yang memadai untuk melakukan pembelian – sekalipun itu berupa uang muka. GKI Bekasi Timur berpartisipasi dengan cara menyisihkan Rp. 1.000,-/orang yang hadir dalam kebaktian umum tiap minggu, misalnya: jumlah kehadiran dalam 2 kali kebaktian umum pada suatu hari minggu adalah 270 orang, ini berarti partisipasi GKI Bekasi Timur pada hari tersebut adalah Rp. 270.000,-. Dana ini kemudian dikirimkan pada BPMK GKI Klasis Jakarta Timur dana dapat digunakan oleh jemaat pemohon sebagai dana talangan. Perubahan sifat dana talangan menjadi hibah dapat dimungkinkan dengan persetujuan yang dilakukan dalam Rapat Kerja BPMK GKI Klasis Jakarta Timur dengan jemaat-jemaat GKI Klasis Jakarta Timur. Mari kita mendoakan program ini agar membawa manfaat bagi pengembangan kehidupan bergereja.
Search