Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Kuliah 4 - PRINSIP KERJA PSI EKSPERIMEN

Kuliah 4 - PRINSIP KERJA PSI EKSPERIMEN

Published by R Landung Nugraha, 2022-09-27 01:36:34

Description: Kuliah 4 - PRINSIP KERJA PSI EKSPERIMEN

Search

Read the Text Version

PRINSIP KERJA Psikologi Eksperimen Pertemuan 4

Psikologi Eksperimen Observasi yang objektif terhadap suatu fenomena/gejala yang dibuat agar terjadi dalam suatu kondisi terkontrol ketat, di mana satu atau lebih variabel divariasikan dan variabel lain dibuat konstan, untuk mempelajari hubungan sebab akibat (kausalitas). “PENGARUH ANTARA LAMA PAPARAN MATAHARI & DOSIS PENYIRAMAN TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN TANAMAN XY” VB1 VB2 VT1 5 Jam/hari 10 Jam/hari Kelompok Konstan Eksperimen 250C/hari 100mL/hari 200mL/hari Kelompok Kontrol

PENELITIAN EKSPERIMEN • Untuk mencapai kajian hubungan sebab akibat (kausalitas) paling optimal, Penelitian eksperimental memiliki 4 elemen dasar, yaitu: 1. Manipulasi VI 2. Pengukuran VD 3. Perbandingan Hasil Ukur VD 4. Kontrol Variabel Sekunder (VE & VC)

ELEMEN DASAR PENELITIAN EKSPERIMEN 1. MANIPULASI • dengan cara mengubah nilai dari satu variabel untuk menciptakan satu atau lebih kondisi perlakuan • Contoh: • Aromaterapi: wangi lemon & lavender • Warna cahaya: putih terang & kuning lembut 2. PENGUKURAN • Variabel pada kelompok penelitian diukur untuk memperoleh skor pada masing- masing kondisi perlakuan • Contoh: • Jumlah recall kata yang benar • Kecepatan lari dalam 1 menit

ELEMEN DASAR PENELITIAN EKSPERIMEN 3. PERBANDINGAN • Skor dari 1 kondisi perlakuan dibandingkan dengan skor dari kondisi perlakuan lain. Muncul istilah KELOMPOK EKSPERIMEN (KE) & KELOMPOK KONTROL (KK) • Contoh: • Waktu renang dari kelompok baju renang one piece dibandingkan dengan waktu renang kelompok baju renang two pieces 4. KONTROL • Kontrol terhadap variabel lain yang tidak diteliti untuk meyakinkan bahwa variabel tersebut tidak mempengaruhi hubungan 2 variabel yang diteliti • Kontrol yang dilakukan salah satunya adalah memastikan kondisi awal yang sama untuk seluruh kelompok penelitian (Kelompok Eksperimen/Perlakuan & Kelompok Kontrol). Subjek sebagai sampel penelitian dipilih dahulu dengan jalan Random Sampling dari populasinya, kemudian ditempatkan dalam KE & KK menggunakan teknik randomisasi. • Contoh: • Penelitian pengaruh musik klasik terhadap emosi, dilakukan di ruang kedap suara untuk mencegah masuknya bunyi-bunyi lain

Psikologi Eksperimen: Sebagai Metode Kekuatan Kelemahan 1. Tingkat keyakinan yang tinggi 1. Generalisasi, terbatas atas hubungan sebab-akibat antara VB-VT • Buatan; Tidak mencerminkan situasi sehari2 • Adanya manipulasi pada VB dapat membedakan efek atas suatu kondisi. 2. Waktu penelitian, lama 2. Dapat membuat berbagai • butuh waktu memunculkan efek dari skenario atas hubungan sebab- manipulasi. akibat antara VB-VT 3. Keadekuatan/Pemenuhan Syarat • Peneliti dapat membuat berbagai sebagai metode ilmiah, kurang bentuk manipulasi pada VB sebagai manifestasi suatu kondisi • Atribut psikologis memiliki banyak faktor yang tidak dapat dikendalikan/dimanipulasi semuanya (X=T+e)

TAHAPAN PENELITIAN EKSPERIMEN 1. Memilih ide / topik penelitian 2. Merumuskan masalah & Hipotesis Penelitian 3. Menentukan variabel penelitian 4. Menentukan tipe & desain penelitian 5. Perencanaan & pelaksanaan penelitian 6. Menganalisis hasil penelitian 7. Membuat kesimpulan

SUMBER IDE & TOPIK PENELITIAN 1. Kehidupan Sehari-hari (=Ketertarikan mengenai kejadian sehari2) 2. Masalah Praktis (=masalah yang muncul pada situasi2 yang segera membutuhkan pemecahan masalah) 3. Hasil Penelitian Sebelumnya (=Mengulang kerangka penelitian pada populasi berbeda, karakteristik populasi berbeda) 4. Teori (=Berlakunya suatu konsep atas suatu atribut pada subjek/objek penelitian)

PERTIMBANGKAN FAKTOR2 BERIKUT Ketika Menetapkan Suatu Topik! ❑Ketersediaan Waktu ❑Kesulitan Penelitian ❑Ketersediaan Subjek ❑Pengukuran (Testability) ❑Ketersediaan Peralatan ❑Etika Penelitian

Empat Prinsip dasar Etika Penelitian: 1. Menghormati orang (Respect for Person) 2. Manfaat (Beneficence) 3. Tidak membahayakan subjek penelitian (Non-Maleficence) 4. Keadilan (Justice)

HIPOTESIS PENELITIAN KUANTITATIF Pertanyaan Hipotesis Penelitian Hipotesis Statistik Penelitian • “JAWABAN SEMENTARA” • Hipotesis Alternatif (Ha) • Latar masalah? • 1-TAIL / 2-TAIL • Hipotesis Nol (H0) • Variabel2 yang HYPOTHESES? berdinamika? • “Penel.Eksperimental = Perbedaan kondisi pra- pasca perlakuan untuk menkonfirmasi pengaruh”

TIPE & DESAIN Pre-Eksperiment One Shot Case Study PENELITIAN True Experiment Design EKSPERIMENTAL Quasi-Experiment One Group Pre-Test Psiklogi Posttest Design Eksperimen Intact Group Design Posttest Only Control Group Design Pretest - Posttest Control Group Design Solomon / Factorial Design Non-Random / Non- Equivalent Control Group Design Time-Series Design

MENENTUKAN VARIABEL PENELITIAN • VARIABEL BEBAS (independent Variable) ➔ “Dimanipulasi” • Manipulasi Instruksi • Manipulasi Kondisi • VARIABEL TERIKAT (Dependent Variable) ➔ “Diamati sebagai efek dari manipulasi terhadap VB”. Dapat diukur melalui: • Frekuensi / Tingkat kemunculan kejadian • Latensi / Jarak waktu antara Stimulus – Respon (Waktu reaksi) • Durasi Respon / Kecepatan subjek hingga memberi respon (misal; waktu yg dibutuhkan mengerjakan puzzle). • Amplitudo / Rentang Kekuatan Respon (mengukur intensitas rendah s/d tinggi) • Menetapkan Respon / Jenis Respon (jawaban mewakili jenis respon ttt) • VARIABEL LUAR (Extraneous Variable) • Secondary Variable • Keberadaannya dikontrol supaya tidak mempengaruhi X=T+e • VARIABEL PENGGANGGU / PEMBAUR (confounding variable) • Secara teoritis ada, namun sulit dikontrol (Di luar jangkauan kendali peneliti)

ANALISIS HASIL PENELITIAN • Kuantitatif = Uji Statistika • Uji Asumsi • Asumsi ketersebaran data (Normalitas Data) ➔ Statistika Parametrik / Non Parametrik • Asumsi kesetaraan variansi antar kelompok ➔ Standar deviasi setara; variansi setara ➔ “setara untuk diperbandingkan” • Uji Hipotesis • 2 kelompok (t-test) atau > 2 kelompok (Anava) • Between Subject Design / Within Subject Design

ENOUGH FOR TODAY!


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook