Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Kelas8_prakarya_buku_siswa_1710

Kelas8_prakarya_buku_siswa_1710

Published by mtsmanu2 sph, 2022-02-08 01:46:36

Description: Kelas8_prakarya_buku_siswa_1710

Search

Read the Text Version

h. Lakukan pengontrolan pertumbuhan dengan sampling dua minggu sekali. Ambilah 10% dari populasi ikan dan timbang hasilnya dirata-rata kemudian kalikan jumlah ikan. Berdasarkan informasi ini maka akan diketahui jumlah pemberian pakan yang akan diberikan Gambar 3S.4um2 bPeer:nikgDaoonkn.lteKroleemladnikpbeurdtumbuhan http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id i. Apabila terkena penyakit cacar, bercak, dan borok GambaSru3m.4b3er:Ikwawjnawmle.aluelratmertkanein.caopmenyakit maka pisahkan ikan yang sakit dan rendam dengan larutan PK 0,1 ppm atau secara alami diobati daun papaya dan sedikit garam dapur. Lakukan pergantian air sesering mungkin. j. Untuk mencegah terjangkitnya penyakit jamur, berikan pakan alami daun papaya k. Lakukan seleksi untuk menghindari persaingan GamSubmarbe3r.:4DLoekle. Kseimapdidkibpuadnen makanan dengan melakukan panen selektif. Sebaiknya dipisahkan sesuai ukuran yang sama Sumber: Fak. Perikanan UGM l. Setelah umur 2.5 – 3 bulan maka ikan dapat Gambar 3.45 Panen ikan lele dipanen dengan ukuran 150-200 gram per ekor. m. Panen dilakukan pagi atau sore hari, hati-hati saat panen jangan sampai ikan stres dan mengalami kerusakan yang berakibat tingkat kematian tinggi. Ikan disimpan di tempat penampungan kemudian dikemas ke dalam plastik, bak, drum atau jerigen. Tempat pengemasan ikan disesuaikan dengan jarak pengangkutan. Prakarya 143

Sumber: Dok. Kemendikbud Gambar 3.46 Pengemasan terbuka dan tertutup TUGAS KERJA KELOMPOK (LK-8)http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id TUGAS PRAKTIK BUDIDAYA IKAN KONSUMSI Kelompok : Nama Anggota : Kelas : 1. Rancanglah perencaanan kegiatan budidaya ikan konsumsi sesuai daerah setempat. 2. Gunakan informasi dari hasil observasi dan wawancara atau berdasarkan hasil bedah buku sumber/referensi yang telah kalian dapatkan. 3. Buatlah jadwal kegiatan budidaya dan pembagian tugas 4. Siapkan alat dan bahan dengan tepat sesuai rencana 5. Praktikkan setiap tahapan budidaya 6. Lakukan pengamatan dengan baik dan seksama 7. Ambil gambar pada setiap tahapan kegiatan. 8. Buatlah laporan kegiatan pembesaran ikan konsumsi Catatan: Tugas 1-3 dipresentasikan terlebih dahulu sebelum memulai praktik pembesaran ikan konsumsi. Lakukan revisi dari masukan yang diberikan! 144 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

LEMBAR KERJA-8 (LK-8) Laporan praktik pembuatan wadah budidaya ikan hias Kelompok : ............................................................................................................................. Nama Anggota : ............................................................................................................................. Kelas : ............................................................................................................................. 1. Perencanaan 2. Menentukan jenis ikan hias budidaya, membuat jadwal kegiatan, menyusun kebutuhan dan tugas individu. 3. Persiapan alat dan bahan 4. Proses budidaya pembesaran 5. Pengamatan dan pemeliharaan 6. Evaluasi kegiatan http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id TUGAS KERJA KELOMPOK (LK-9) TUGAS PRAKTIK BUDIDAYA IKAN KONSUMSI Kelompok : Nama Anggota : Kelas : Laporan praktik pembuatan wadah budidaya ikan hias Jenis wadah budidaya yang digunakan : ................................................................... Ikan konsumsi yang dibudidayakan : ................................................................... No Kegiatan Minggu ke 12 3 4 5 67 8 1 Persiapan wadah budidaya 2 Penyiapan dan pemilihan benih 3 Penebaran benih 4 Pemberian pakan 5 Pengontrolan pertumbuhan • Sampling • Grading • Sortasi 6 Pengamatan penyakit 7 Pengelolaan kualitas air 8 Panen dan pasca panen Prakarya 145

REveafllueaksisDiirKi elompok Kamu telah melaksanakan praktik budidaya ikan konsumsi bersama kelompok. Bagaimana hasilnya? Apakah kelompok sudah mengerjakan kegiatan dengan baik? Evaluasilah kelompokmu dalam mempraktikkan kegiatan budidaya ikan konsumsi. Isilah lembar kerja di bawah ini dengan melengkapi tabel. Beri tanda ceklis (v) sesuai jawabanmu dan sertakan alasannya! Uraian Baik Cukup Kurang Alasan Perencanaan Persiapan http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Pelaksanaan Pelaporan Kerjasama Disiplin Tanggung jawab Tuliskan kesimpulanmu berdasarkan refleksi di atas ________________________________________________________________ Refleksi Diri Renungkan dan Tuliskan pada selembar kertas! Ungkapkan yang kamu pahami dan rasakan setelah mempelajari budidaya ikan konsumsi, mengenai hal hal berikut. 1. Keragaman budidaya ikan konsumsi di daerahmu 2. Kunjungan pada tempat budidaya ikan konsumsi atau melalui sumber/ referensi bacaan tentang wadah budidaya ikan konsumsi yang sudah kamu lakukan bersama kelompokmu. 3. Kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan. 4. Pengalaman dalam melaksanakan praktik budidaya ikan konsumsi secara kelompok 5. Pembelajaran yang kamu dapatkan/rasakan sebagai individu sosial dari kegiatan pembuatan dan persiapan budidaya ikan hias. 146 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

RANGKUMAN • Wadah budidaya merupakan tempat untuk memelihara ikan. • Jenis-jenis wadah budidaya terdiri dari kolam, bak, keramba jaring apung atau tancap, dan akuarium. • Setiap wadah budidaya mempunyai desain dan kontruksi berbeda disesuaikan dengan lingkungan setempat dan kebutuhan ikan yang dibudidayakan. • Persiapan wadah budidaya kolam meliputi perbaikan pematang, pengolahan dasar kolam, perbaikan saluran air masuk dan keluar, pengeringan dasar kolam, pemupukan, pengapuran dan pengisian air kolam. • Ikan konsumsi adalah ikan yang dibudidayakan untuk tujuan sumber pangan protein atau konsumsi. Ciri ikan konsumsi memiliki daging yang tebal. • Budidaya pembesaran ikan konsumsi dilakukan untuk mendapatkan ikan siap konsumsi atau ukuran yang diinginkan konsumen. • Ikan konsumsi dapat di budidayakan di perairan tawar, payau dan laut. • Teknik budidaya pembesaran ikan konsumsi di perairan tawar, payau dan laut hampir sama meliputi pemilihan benih, penebaran benih, pemeliharaan (pemberian pakan, pengelolaan kualitas air dan pengontrolan pertumbuhan), pengendalian penyakit, panen dan pasca panen. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Prakarya 147

http://bse.Dkeiumndduikhbudda.rgi o.id Pengolahan

IV Peta Materi Pengolahan Bahan Pangan Serealia dan Umbi Menjadi Menjadi Olahan Pangan Makanan Setengah Jadi Pengertianhttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idTeknik Pengolahan Kemasan dan Penyajian Produk Pengolahan Jenis dan Manfaat Tahapan Pengolahan (karakteristik) (proses) Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari Bab IV, peserta didik mampu : 1. Menyampaikan pendapat tentang pengertian, jenis dan manfaat dari bahan olahan pangan serealia dan umbi sebagai ungkapan rasa bangga dan wujud rasa syukur kepada Tuhan serta bangsa Indonesia. 2. Mengidentifikasi bahan, alat, metode dan proses pengolahan yang digunakan pada pembuatan produk olahan pangan dari bahan serealia dan umbi menjadi makanan dan makanan setengah jadi yang ada di wilayah setempat berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan. 3. Merancang pembuatan produk olahan pangan dari bahan serealia dan umbi menjadi makanan dan makanan setengah jadi berdasarkan orisinalitas ide dan cita rasa estetis. 4. Membuat, menguji, dan mempresentasikan produk olahan pangan dari bahan serealia dan umbi menjadi makanan dan makanan setengah jadi wilayah setempat berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat dengan disiplin dan tanggung jawab. Peta Materi I

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idBAB IV Pengolahan Bahan Pangan Serealia dan Umbi Sumber: http://www.flexximedia.co.id, http://matt130289.wordpress.com, http://kota-ambon.blogspot.com, http://yogyakarta.panduanwisata.com, http://bloodycircas.blogspot.com Gambar 4.1. Makanan pokok di Indonesia Tugas Pengamatan Amatilah gambar di atas! Indonesia memiliki berbagai jenis makanan pokok. Tahukah kamu darimana asal makanan pokok dan nama makanan tradisional tersebut di atas? Apakah kamu pernah memakannya atau mengetahuinya. Ungkapkan apa yang kamu ketahui. Sebagai warga Indonesia, tindakan apa yang akan kamu lakukan sebagai apresiasi cinta pada tanah air. Sampaikan dalam pembelajaran! Makanan pokok orang Indonesia pada umumnya nasi. Penduduk Indonesia tercatat sebagai pemakan nasi yang paling tinggi di dunia. Umumnya orang Indonesia mengungkapkan belum kenyang kalau belum makan nasi. Sampai-sampai pemerintah kesulitan mencukupi kebutuhan beras sehingga harus mengimpor. Sebenarnya, belum kenyang kalau belum

Info http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idmakan nasi hanyalah sebuah sugesti. Seperti kita ketahui penduduk di wilayah bagian timur Indonesia, Isy ialah makanan pokok bagi seperti Irian Jaya dan Maluku dominan dengan penduduk Mesir. Isy berbentuk makanan pokok sagu, sedangkan di Sulawesi seperti roti, bulat, dan terbuat dominan makanan pokok jagung. Di pulau Jawa dari gandum. Rasanya seperti pun menjadikan tiwul dan gatot sebagai makanan roti tawar, hanya lebih padat pokok, namun seiring dengan perbaikan tingkat dan seratnya lebih terasa. Isy perekonomian masyarakat, nasi tiwul sekarang biasanya dimakan bersama ayam cenderung menjadi makanan kudapan dan hanya panggang, daging kambing, dapat dijumpai di warung tertentu saja. Adapun, atau ikan. di Madura makanan pokoknya jagung dan di Sulawesi Tengah makanan tradisional kaledo Singkong atau cassava mulanya didampingi dengan makanan pokok singkong memang merupakan makanan rebus. Beras merupakan makanan pokok penduduk pokok penduduk Brasil. Tapi kini wilayah Indonesia bagian barat (Jawa, Sumatera, mulai populer di beberapa negara Kalimantan, Bali). Amerika dan Afrika. Di Brasil singkongdimasakdenganberbagai Ciri khas makanan pokok maupun makanan cara dan banyak digunakan pada tradisional daerah-daerah di Indonesia sangatlah berbagaimacammasakan.Biasanya bervariasi, kaya rasa, dan menarik. Makanan direbus untuk menggantikan pokok dan makanan tradisional Indonesia ini kentang dan pelengkap masakan. dapat dijadikan salah satu obyek wisata bagi turis-turis mancanegara, yaitu wisata kuliner. Sumber: google.com Kamu sebagai warga bangsa hendaknya mencari Gambar 4.2a. Isy dan cassava bread tahu, mempelajari, dan meresapi kekayaan kuliner Indonesia, sehingga dapat mengapresiasi kekayaan budaya kuliner bangsa dan memperkenalkannya pada teman-temanmu. Kekayaan pangan pengolahan tradisional merupakan anugerah Tuhan yang patut kita syukuri keberadaannya. Setiap makhluk hidup memerlukan makanan, karena makanan termasuk kebutuhan setiap hari. Semakin berat pekerjaan yang dilakukan, maka semakin banyak pula tenaga atau kalori yang harus dikeluarkan, sehingga diperlukan makanan pokok semakin banyak. Makanan pokok adalah makanan utama yang dikonsumsi secara terus-menerus sebagai suatu kebiasaan turun-temurun serta mampu mempengaruhi Prakarya 151

Info psikis konsumennya, misalnya seperti merasa ada yang kurang jika belum makan makanan Di Nigeria ketela dimasak pokok yang biasa dimakannya. Makanan pokok dalam berbagai variasi. adalah makanan yang menjadi gizi dasar. Makanan Beberapa variasi masakan pokok biasanya tidak menyediakan keseluruhan berbahan dasar ketela yang nutrisi yang dibutuhkan tubuh, oleh karenanya biasa dimakan warga Nigeria makanan pokok dilengkapi dengan lauk pauk yakni isu (ketela rebus pedas) untuk mencukupkan kebutuhan nutrisi seseorang, dan iyan (ketela tumbuk). dan mencegah kekurangan gizi. Nah,tahukahkamumakanan pokok negara lain, selain Indonesia kaya akan etnik, budaya, ras, dan negara tersebut di atas? agama. Maka tidak mengherankan, bila antara satu provinsi dan provinsi lainnya atau pulau maupun Sumber: google.com daerah lainnya memiliki makanan pokok berbeda- Gambar 4.2b. Isu beda. Makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari berbeda karena perbedaan budaya dan hasil bumi yang beragam, tetapi berasal dari tanaman yang sama yaitu dari serealia maupun umbi-umbian. Syarat makanan dijadikan sebagai makanan pokok, antara lain: mengandung karbohidrat (HA), bersifat mengenyangkan, rasanya netral, murah harganya, mudah ditanam, mudah didapat, mudah diolah dan dapat disimpan lebih lama. Serealia dan umbi-umbian kaya akan karbohidrat, sehingga dapat menjadi makanan pokok manusia. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id A. SMearekaalniaandan Umbi Menjadi 1. Pengertian Indonesia adalah negara agraris. Berbagai macam tanaman dapat tumbuh subur di tanah Indonesia. Keadaan ini sangat menguntungkan dalam pemberdayaan sumberdaya alam, khususnya sektor pertanian. Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, manusia berusaha memenuhi kebutuhan primernya, salah satunya adalah makanan pokok. Serealia merupakan makanan pokok bangsa 152 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

Indonesia. Serealia menjadi sumber energi bagi http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id manusia sehingga dibudidayakan secara besar- besaran di seluruh dunia, melebihi semua jenis 153 tanaman lain. Di sebagian negara berkembang, serealia seringkali merupakan satu-satunya sumber karbohidrat. Hal ini berbeda dengan negara Indonesia yang juga memiliki bahan makanan pokok utama lain, atau bahan alternatif pengganti (substitusi) makanan pokok, yaitu umbi-umbian. Memiliki berbagai jenis umbi-umbian di tanah air Indonesia tercinta patut kita syukuri keberadaanya kepada Tuhan. Umbi- umbian memiliki banyak karbohidrat dan serat yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Berikut ini diuraikan pengertian dari serealia dan umbi. Serealia adalah jenis tumbuhan golongan tanaman padi-padian/rumput-rumputan (Gramineae) yang dibudidayakan untuk menghasilkan bulir-bulir berisi biji-bijian sebagai sumber karbohidrat/pati. Serealia banyak jenis spesiesnya sehingga kandungan zat gizi serealia sangat bervariasi, tergantung jenisnya. Tetapi umumnya seralia kaya karbohidrat, cukup protein, sangat rendah kandungan lemak, dan kaya serat kasar. Seralia juga kaya vitamin (vitamin E dan B kompleks), serta mineral (besi, magnesium dan seng). Meskipun setiap spesies memiliki keistimewaan, pembudidayaan semua serealia adalah sama. Semua adalah tanaman semusim; yang berarti satu kali tanam, satu kali panen dan tumbuh baik di daerah beriklim sedang. Istilah “serealia” diambil dari nama dewi pertanian bangsa Romawi: Ceres. Umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk (pembengkakan) sebagai akibat perubahan fungsinya. Perubahan ini berakibat pula pada perubahan anatominya. Organ yang membentuk umbi terutama batang, akar, atau modifikasinya. Hanya sedikit kelompok Prakarya

tumbuhan yang membentuk umbi dengan melibatkanhttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id daunnya. Umbi biasanya terbentuk tepat di bawah permukaan tanah, meskipun dapat pula terbentuk jauh di dalam maupun di atas permukaan. Umbi-umbian digunakan sebagai sumber bahan makanan pokok karena mempunyai kandungan karbohidrat dalam bentuk patinya yang tinggi dan kandungan serat yang tinggi. Namun pemanfaatan umbi-umbian masih belum maksimal karena dianggap sebagai makanan tradisional yang kurang berkelas. Tentu hal ini tidak patut dilakukan, Tuhan menciptakan manusia, tumbuhan dan hewan tentu memiliki manfaat masing-masing. Kita sebagai manusia yang berfikir dan cerdas patut mengapresiasi dan mensyukuri atas karunia Tuhan ini. Tugas Diskusi Agar kecukupan makanan pokok nasional bisa terpenuhi, sejak beberapa tahun pemerintah telah menggaungkan untuk tidak tergantung pada bahan pangan beras, yang merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Menggantungkan pada satu jenis makanan pokok saja tidaklah cukup mengingat perubahan iklim di Indonesia sering mengakibatkan gagal panen padi. Pemerintah mengharapkan masyarakat dapat sedikit demi sedikit mengurangi konsumsi beras, agar tidak kaget ketika sedang mengalami krisis pangan nasional maupun global/internasional. Komoditas pangan non beras yaitu umbi-umbian penting untuk dikembangkan agar ketahanan pangan masyarakat Indonesia dapat terwujud. Namun, rencana yang digaungkan pemerintah ini belum berhasil, bahkan daerah yang makanan pokoknya sagu ataupun jagung, telah beralih mengonsumsi pangan beras. Diskusikan bersama temanmu! Sebagai warganegara Indonesia, tindakan apa yang akan kamu lakukan agar rencana pemerintah berhasil dalam menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi pangan non beras. Sampaikan pemikiranmu dalam pembelajaran! 154 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

2. Jenis dan Manfaat Serealia dan umbi-umbian banyak tumbuh di Indonesia. Produksi serealia terutama padi sebagai bahan pangan pokok dan umbi-umbian cukup tinggi. Jenis serealia dan umbi-umbian banyak sekali ragamnya dan sarat gizi. Di sini hanya akan diuraikan jenis serealia dan umbi yang umum dijumpai di Indonesia. Serealia yang banyak tumbuh di Indonesia adalah padi (beras), jagung, gandum dan sorgum. Produksi serealia dari padi, gandum dan jagung didunia mencapai 87% dari seluruh produksi biji-bijian di dunia. Kandungan utama pada serealia adalah karbohidrat (terutama pati, kira-kira 80% dari bahan kering), protein (kira-kira 5% dari bahan kering), lemak (kira- kira 5% dari bahan kering), air, mineral (kira- kira 2%), dan vitamin. Umbi-umbian yang umumnya banyak dibudidayakan adalah ubi jalar, singkong, talas dan kentang. Jenis umbi lainnya seperti ganyong, uwi, gadung, gembili juga dibudidayakan, namun hanya pada daerah tertentu yang memilikinya saja. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Tugas Kerja Kelompok Observasi dan wawancara Pergilah ke pasar/ sawah/ladang atau studi pustaka maupun internet untuk: 1. mengidentifikasi ciri fisik seperti bentuk, warna, dan rasa dari berbagai jenis serealia dan umbi. 2. mewawancaralah orang tua/tokoh masyarakat atau budayawan. Cari tahu hubungan bahan pangan serealia dan umbi dengan budaya di daerah setempat. 3. mengungkapkan kesan yang kamu dapatkan dalam hubungannya dengan karunia Tuhan dan sebagai makhluk sosial. (Lihat LK-1) Prakarya 155

LEMBAR KERJA-1 (LK-1) Nama Anggota Kelompok : .......................................................................................... Kelas : ..................................................................................................................................... Mengidentifikasi ciri fisik serealia dan umbi, serta hubungannya dengan budaya setempat. Jenis serealia dan Ciri-ciri fisik Hubungannya dengan umbi bentuk warna rasa budaya setempat http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Ungkapkan kesan: .................................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................................. Sumber: Dok. Kemdikbud a. Jenis-Jenis Serealia dan Manfaatnya Gambar 4.3 Beras 1) Beras Beras adalah bulir padi yang sudah dipisahkan dari sekam. Beras mengandung karbohidrat yang kaya akan zat gula atau glukosa. Rasa manis dari kandungan glukosa merupakan sumber energi yang bermanfaat bagi tubuh untuk melakukan berbagai aktifitas. Selain rasa manis dari beras tanak, nasi cocok dipadukan dengan berbagai lauk pauk yang membuat orang menggunakan beras sebagai makanan pokok. Warna beras yang berbeda-beda diatur secara genetik, akibat perbedaan gen yang mengatur warna aleuron, warna endospermia, dan komposisi pati pada endospermia. Adapun berbagai jenis warna beras yaitu beras putih, beras merah, beras ketan hitam, dan beras ketan putih. 156 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

2) Jagung Sumber: Dok. Kemdikbud Jagung merupakan tanaman semusim Gambar 4.4 Jagung (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikanhttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif. Di Indonesia dikenal 2 (dua) varietas jagung yang telah ditanam secara umum, yaitu jagung berwarna kuning dan putih. Jagung merupakan salah satu komoditas utama pertanian sebagai bahan pangan penting selain padi yang kaya akan karbohidrat pada bagian bijinya. Sebagian besar karbohidrat berada pada endospermia. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Jagung merupakan menu makanan yang bersifat substitusi atau suplemen bagi manusia yang dapat dijadikan makanan pengganti nasi. Di beberapa daerah jagung digunakan sebagai bahan pokok makanan sehari-hari. Jagung dapat diolah dalam berbagai variasi masakan, baik sebagai lauk atau sebagai hidangan selingan manis dan gurih. Kebanyakan masyarakat kota mengonsumsi jagung sebagai bahan makanan selingan. Jagung memiliki banyak manfaat sehingga sangat baik jika kita mengonsumsinya setiap hari. Seperti kita ketahui, jagung kaya manfaat tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan manusia saja tetapi juga bermanfaat bagi hewan. Selain sebagai sayuran dan bahan pangan setengah Prakarya 157

Sumber: http://laksmindrafitria.wordpress.http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idjadi seperti tepun maizena, jagung pipil com Gambar 4.5 Gandum dan bihun, hampir seluruh bagian tanaman jagung dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain untuk pakan ternak, pupuk hijau/kompos, kayu bakar, dan bahan kertas (pulp). 3) Gandum Orang India menjadikan gandum utuh yang sudah menjadi tepung yang dikenal dengan sebutan “atta” sebagai makanan pokok mereka. Di Indonesia, masyarakat hanya menjadikan gandum sebagai bahan roti dan mie. Padahal gandum juga mempunyai kandungan karbohidrat cukup tinggi, sama seperti nasi. Manfaat gandum bagi kesehatan tubuh antara lain: • Mengonsumsi gandum akan membuat kenyang lebih lama. Ini karena serat larut yang ada di dalam gandum cenderung memperlambat pencernaan karbohidrat, sehingga mengurangi lonjakan kadar gula darah, yang pada akhirnya tak akan mendesak untuk selalu makan. • Mengonsumsi gandum secara teratur akan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. • Mengonsumsi gandum baik untuk menurunkan berat badan. • Mengonsumsi gandum bisa bermanfaat untuk mencegah sembelit. Hal ini karena gandum merupakan sumber serat yang dibutuhkan tubuh. • Senyawa phytochemical pada gandum bisa mengurangi risiko seseorang terkena kanker. 158 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

4) Sorgum Sumber: http://purcellmountainfarms.com Sorgum adalah tanaman serbaguna Gambar 4.6 Sorgum yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Tanaman sorgum mirip tanaman jagung, namun tumbuh lebih tinggi dan cocok ditanam di tempat yang kering maupun berair, dan tahan terhadap hama daripada tanaman sejenisnya. Dari segi gizi, sorgum mengandung karbohidrat, protein, kalsium dan zat lain yang bermanfaat. Sorgum bermanfaat mulai dari daun sampai akarnya. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id • Daun sorgum menjadi sumber pakan Tahukah kamu ternak, tangkai daunnya bisa dijadikan apa saja jenis-jenis kerajinan tangan dan sapu. Bunga sorgum serealia yang ada juga bisa dimanfaatkan sebagai bunga di negara lain dan kering untuk hiasan. apa manfaatnya? • Batang sorgum adalah lumbung bioetanol Coba cari tahu dan bahan pembuat kertas. Batang yang untuk memperluas masih muda bisa dibuat sirup, karena rasanya manis. Caranya, kupas kulit batang wawasan yang masih muda dan diambil bagian pengetahuanmu! dalamnya. • Akar sorgum dapat digunakan sebagai jamu untuk memperlancar peredaran darah. Akar cukup diseduh, lalu airnya diminum. • Biji sorgum mengandung gizi tinggi, nilai protein, kalsium dan karbohidratnya lebih besar, dibandingkan beras dan jagung. Sorgum juga kaya serat dan mengandung gluten rendah. Biji sorgum dapat dibuat tepung sebagai bahan dasar pembuatan penganan. Bahkan setelah dikupas kulitnya, biji sorgum dapat langsung ditanak layaknya beras dan dikonsumsi. Prakarya 159

Sumber: Dok. Kemdikbud b. Jenis-Jenis Umbi-Umbian dan Manfaatnya Gambar 4.7 Umbi Ubi Jalar 1) Ubi Jalar http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Terdapat tiga jenis ubi jalar yang populer dibudidayakan di Indonesia yaitu ubi jalar berwarna putih kecoklatan, merah dan ungu. Ketiga jenis ubi jalar tersebut memiliki varietas unggul dengan produktivitas tinggi. Beberapa varietas ubi jalar yang populer antara lain cilembu, ibaraki, lampeneng, georgia, borobudur, prambanan, mendut, dan kalasan. Budidaya ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang panas dan lembab. Bagian yang dimanfaatkan dari ubi jalar adalah akarnya yang membentuk umbi. Ubi jalar merupakan salah satu bahan makanan yang sangat sehat dan sangat baik untuk semua orang, mulai dari anak balita sampai orang tua. Hal ini karena ubi jalar memiliki kandungan gizi karbohidrat kompleks yang tinggi, sehingga membuat energi tidak sekaligus terlepas, melainkan secara bertahap. Ubi jalar juga mengandung vitamin C tinggi berguna untuk merawat elastisitas kulit, serta vitamin A dan beta carotene dari warna ungu, oranye dan merah ubi untuk melindungi paru dan mencegah kanker paru dan kanker mulut. Ubi jalar merupakan makanan yang memiliki rasa manis yang bebas lemak (indeks glikemiknya rendah), sehingga cocok bagi penderita diabetes karena dapat mengontrol kadar gula darah. Selain itu, juga mengandung vitamin B6 yang dapat mencegah sertangan jantung dan kalium yang berfungsi menstabilkan tekanan darah 160 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

dan dapat mengurangi stres. Serat tinggi http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idSumber: Dok. Kemdikbud dan kandungan zat besi, folat, tembaga, Gambar 4.8 Singkong dan mangan pun ada pada ubi jalar 2) Singkong/Ubi Kayu (ketela pohon) Singkong/ubi kayu merupakan tanaman perdu dengan akar tunggang dan sejumlah akar cabang yang membesar menjadi umbi akar yang dapat dimakan. Singkong yang dimakan bagian dalam umbinya yang berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat, namun miskin protein. Sementara daunnya sumber zat besi yang sangat berguna dalam pembentukan sel-sel darah merah, maka daun singkong yang masih muda dimakan sebagai lalap atau dibuat sayur daun singkong. Tanaman singkong mulai dari daun, umbi dan kulit batang memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, amilum, enzim, gliosida dan kalium oksalat. Oleh karenanya, menurut pakar tanaman obat, singkong memiliki efek farmakologis sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah nafsu makan. Sejak jaman dahulu tanaman singkong dijadikan sebagai tanaman obat alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Manfaat umbi singkong antara lain untuk: Prakarya 161

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id• Melancarkan pencernaan karena singkong banyak mengandung serat yang tidak larut dalam air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar serta mampu menyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan menjadi sehat. • Obat luka bernanah dan terbakar. Caranya batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang luka yang sakit/nanah. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban. Sedangkan, sebagai obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka. • Obat panas dalam, dengan cara diparut terlebih dahulu dan diambil air perasannya. Air perasan umbi singkong terbukti mengandung getah dan tepung maka bisa dipakai untuk obat maag dan panas dalam. Air perasan umbi dapat mengobati luka pada lambung, karena fungsinya sebagai antibiotik. Sedangkan pada penderita panas dalam air perasan umbi singkong tersebut dapat mendinginkan daerah pencernaan. • Diet rendah kalori karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama. 162 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

3) Talas Sumber: Dok. Kemendikbud Biasanya masyarakat kita mengonsumsi Gambar 4.9 Umbi Talas talas hanya untuk camilan. Namun dibeberapa daerah di Indonesia dan di sejumlah http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id daerah tropis, umbi talas ini dijadikan sebagai makanan pokok. Karena umbi talas sebagai sumber karbohidrat pengganti beras yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Salah satu daerah yang makanan pokoknya umbi talas adalah kabupaten Sorong, Papua. Talas merupakan tumbuhan yang 90% bagiannya dapat dimanfaatkan. Bagian tanaman talas yang dapat dimakan yaitu umbi, tunas muda dan tangkai daun. Sedangkan pelepah dan daun talas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat, maupun pembungkus makanan. Bagian yang tidak dapat dimakan hanyalah akar- akar serabutnya. Dalam talas terdapat kandungan gizi karbohidrat yang tinggi pada umbinya, mengandung rendah lemak, dan protein. Kandungan protein pada daun talas lebih tinggi dari umbinya. Selain itu, dalam umbi talas juga mengandung vitamin, diantaranya vitamin C, vitamin E, vitamin B6, dan betakaroten (nutrisi setara vitamin A), serta terdapat kandungan serat yang cukup baik. Talas juga mengandung beberapa unsur mineral. Adanya berbagai macam kandungan gizi pada talas, membuatnya memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan manusia, antara lain: Prakarya 163

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id • Kandungan serat cukup baik untuk memperlancar kerja pencernaan. Apabila Sumber: Dok. Kemendikbud dibuat bubur talas dapat dikonsumsi sebagai makanan bayi dengan tingkat Gambar 4.10 Umbi Kentang alergi yang rendah dan melancarkan pencernaan. • Mengonsumsi talas rebus tanpa tambahan apapun menjaga kolestrol darah tetap rendah, mencegah resiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi, karena setiap cangkir talas mengandung potasium, mangan dan kalium yang manusia butuhkan. • Secangkir talas mengandung vitamin C yang cukup baik untuk memperkuat pertahanan tubuh, vitamin B6 membantu menjaga imunitas tubuh, dan vitamin E menurunkan resiko terkena serangan jantung. • Kandungan betakaroten pada talas bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, kulit, dan meningkatkan fertilitas. • Kebutuhan beragam mineral dapat terpenuhi dengan satu cangkir talas, karena mengandung magnesium, fosfat dan tembaga yang dibutuhkan manusia setiap hari. 4) Kentang Kentang adalah salah satu tanaman tahunan yang paling banyak ditanam diseluruh dunia. Ia merupakan tanaman semusim cocok ditanam di dataran tinggi serta di daerah yang beriklim tropis. Kentang 164 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idyang dimanfaatkan untuk dimakan umbiApa yang kamu batangnya. Penduduk Eropa dan Amerika rasakan setelah Serikat memanfaatkan kentang sebagai mengetahui makanan pokok, namun sekarang banyak kandungan dan orang yang memanfaatkan kentang sebagai manfaat dari tanaman makanan alternatif untuk program diet. serealia dan umbi- umbian? Hal ini dikarenakan kentang kaya akan nutrisi, merupakan sumber karbohidrat Bagaimana sebaiknya dengan kandungan tepung dan gula sikapmu pada Tuhan yang tinggi, vitamin dan serat. Kentang dan tanah airmu? memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan nasi, karena memiliki kandungan Tahukah kamu apa protein dan mineral yang lebih lengkap. kandungan gizi dan Kentang, apabila dikonsumsi dengan kulitnya dan manfaat umbi (dibersihkan dengan benar), masuk dalam lainnya? kategori karbohidrat kompleks. Coba cari tahu untuk Selain itu kentang merupakan sumber memperluas wawasan terbaik dalam pembentukan zat besi dalam pengetahuanmu! darah. Menjamin sistem ketahanan badan, karena kandungan vitamin serta kalsium yang tinggi. Dengan banyaknya kandungan gizi maka kentang juga memiliki banyak manfaat, antara lain: • Kesehatan sistem pencernaan karena mengandung serat yang cukup tinggi. • Melawan penyakit, seperti penyakit jantung, gangguan saraf, tumor dan dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat dan kanker rahim. Kentang segar dengan kulitnya kaya antioksidan dari vitamin C. • Baik untuk kesehatan kulit wajah dengan membalurkan parutan kentang di wajah dapat membuat kulit wajah bersinar dan mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata. Prakarya 165

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id • Mengurangi kadar kolestrol, karena kalorinya rendah. • Baik untuk perkembangan otak karena adanya zat besi dan tembaga. Dapat menghilangkan stress pikiran karena kandungan vitamin B6. 3. Teknik Pengolahan Bahan-bahan pangan mentah atau belum diolah sebenarnya kaya akan nutrisi. Namun bisa berubah kandungan nutrisinya apabila dimasak atau diolah dengan cara yang salah. Meski begitu penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar makanan justru akan lebih bernutrisi setelah dimasak, misalnya saja umbi kentang, sayuran wortel, bayam, dan tomat. Proses pemasakan akan membantu pelepasan antioksidan dengan cara menghancurkan dinding sel sehingga zat-zat penting dalam sayuran itu lebih mudah diserap tubuh. Teknik memasak bahan pangan serealia dan umbi sebagai makanan pokok biasanya dilakukan dengan teknik sebagai berikut: merebus (boiling), mengukus (steaming) dan menggoreng (frying) seperti yang telah kalian pelajari di kelas VII. Namun bisa juga dengan dipanggang/dioven seperti memanggang ubi cilembu, meskipun tidak banyak bahan pangan serealia dan umbi diolah menjadi makanan pokok dengan proses memanggang. Untuk mengingat kembali, maka diuraikan kembali teknik memasak, sebagai berikut: Sumber: Dok. Kemdikbud Semester I Gambar 4.11 Merebus 166 Kelas VIII SMP/MTs

a. Merebus (Boiling) Sumber: Dok. Kemdikbud Merebus adalah melunakkan atau mematangkan Gambar 4.12 Mengukus bahan makanan dalam cairan (air, kaldu, santan atau susu sampai mendidih). Kematangan bahan makanan tidak boleh terlalu lunak agar vitaminnya masih ada. Alat yang digunakan biasanya panci. b. Mengukus (Steaming) Mengukus adalah memasak bahan makanan dengan uap air mendidih. Bahan makanan diletakkan dalam suatu tempat, lalu uap air disalurkan di sekeliling bahan makanan yang dikukus. Dengan mengukus rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga. Alat yang biasa digunakan seperti langseng, dandang, dan kukusan atau klakat. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id c. Menggoreng (Frying) Sumber: http://upikusuma.blogspot.com Menggoreng adalah metode memasak bahan Gambar 4.13. Menggoreng makanan di dalam minyak goreng panas. Menggoreng bisa dilakukan dengan medium minyak goreng banyak (deep frying), sehingga bahan makanan yang digoreng tercelup minyak dan minyak goreng sedikit (pan frying/shallow frying). Namun, ada juga menggoreng non minyak (sangrai) biasanya untuk menggoreng kerupuk melarat/kerupuk disel (kerupuk yang dibuat dari kanji) dengan menggunakan medium pasir. Atau menggoreng menggunakan medium udara panas biasanya menggoreng kopi biji atau kacang tanah polong. Tata cara menggoreng seperti berikut: • Wajan/penggorengan dalam keadaan bersih dan kering • Panaskan wajan berisi minyak secukupnya, setelah panas masukkan bahan pangan. • Goreng hingga kematangan bahan pangan yang diinginkan. • Selesai menggoreng, dinginkan minyak lalu disaring, simpan dalam wadah tertutup. Prakarya 167

Tugas Kerja Kelompok Observasi dan Wawancara Amatilah lingkunganmu! Wawancara dan amatilah pengolahan serealia dan atau umbi yang ada di lingkungan sekitarmu. Tanyakan beberapa hal berikut: 1. Apa bahan yang diperlukan? Bagaimana cara memilih bahan? 2. Apa alat yang digunakan? 3. Bagaimana proses pembuatannya? 4. Apa sejarah budaya yang terkandung pada olahan pangan tersebut? 5. Apa bahan kemasan dan bagaimana penyajiannya? 6. Catat keselamatan kerja dan hal khusus yang harus menjadi perhatian saat proses pembuatannya. Saat melakukan observasi dan wawancara, hendaknya kamu bersikap ramah, berbicara sopan, bekerjasama, dan toleransi dengan teman kelompokmu. (Lihat LK-2) http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id LEMBAR KERJA-2 (LK-2) Nama Anggota Kelompok :............................................................................................................... Kelas : :....................................................................................................................................................... Laporan Kelompok: Observasi dan Wawancara. Pengolahan serealia dan umbi di lingkungan sekitar. Nama Produksi:....................................................................................................................................... Bahan: Alat: • • • • Proses Pembuatan Kemasan dan Penyajian (Gambar dan tuliskan prosesnya) (Gambar dan tuliskan bahan dan caranya) • • • • Cerita budaya sosial dari pengolahan pangan serealia dan atau umbi di lingkungan sekitar. ........................................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................................ Catatan khusus saat proses pembuatan (keselamatan kerja, tips, dan lain-lain : ........................................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................................ 168 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

4. Tahapan Pengolahan Dalam mengolah bahan pangan bergantung pada tujuan, metode, kebutuhan dan kegunaan yang kita inginkan. Dalam mengolah bahan pangan kita perlu membiasakan dengan merencanakan/merancang proses pembuatannya, agar memiliki nilai kebermanfaatan sehingga dapat dipertanggung jawabkan baik secara ekonomi dan kebutuhan. Selain itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah tahapan/proses pengolahan dalam membuat suatu olahan pangan agar dapat dihasilkan produk pengolahan yang sesuai dengan kegunaan, nyaman dalam rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam menyajian maupun kemasan, dan aman bagi kehidupan manusia. Untuk mengingatkan kembali tahapan pembuatan pengolahan yang telah kamu pelajari di kelas VII, berikut disajikan bagan alur/tahapan pengolahan: http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Perencanaan Pelaksanaan/ Pembuatan • Identifikasi kebutuhan (menganalisa • Persiapan (merencanakan pembelian kebutuhan pengolahan pangan bahan sesuai kebutuhan, alat berdasarkan kondisi lingkungan dan pengolahan pangannya/ kelas/kelompok/ keluarga saat ini) pembuatannya mulai dari untuk ide/ gagasan perencanaan pengupasan/ pencucian bahan) produk pengolahan pangan • Proses pembuatan, keselamatan • Ide gagasan (membuat rencana / kerja dan hal khusus lainnya) merancang suatu pembuatan pengolahan pangan sesuai dengan Perencanaan hasil identifikasi kebutuhan) • Wadah penyajian dan estetikanya • Wadah kemasan, estetika & Perencanaan kesehatan • Merasakan hasil/produk pengolahan pangan • Mengevaluasi seluruh proses atau setiap tahapan pembuatan pengolahan sebagai bahan perbaikan Gambar 4.14 Alur/Tahapan Pengolahan 169 Prakarya

Kandungan pada serealia dan umbi-umbian pada umumnya atau sebagian besar adalah karbohidrat, sehingga penduduk di Indonesia mengolahnya menjadi makanan pokok. Makanan pokok penduduk Indonesia sangatlah beragam, semua tergantung kepada tradisi dan kearifan lokal pangan setempat. Oleh karenanya, terdapat beragam olahan makanan pokok dari pangan serealia dan umbi yang menjadi makanan khas daerah setempat, di seluruh nusantara Indonesia. Berikut ini diuraikan beberapa contoh olahan pangan serealia dan umbi menjadi makanan pokok dan khas di daerah. a. Pengolahan Serealia 1) Beras Di era modern ini sebagian besar keluarga kita memasak nasi dengan rice cooker. Namun dahulu atau di daerah yang belum memiliki aliran listrik atau listrik tidak selalu hidup, banyak keluarga atau masyarakat yang memasak nasi dengan cara tradisional. Sebenarnya, memasak nasi secara tradisional tidak sulit tetapi perlu waktu lebih lama dan perhatian ekstra. Berikut ini bahan dan alat yang digunakan untuk memasak nasi semi-tradisional dan modern. a. Bahan dan alat http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: Dok Kemdikbud Gambar 4.15. Bahan yaitu beras dan air Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.16. Alat yaitu baskom, centong kayu, panci untuk mengaron, dandang atau rice cooker untuk menanak nasi 170 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

b) Produk olahan pangan beras menjadi berbagai macam makanan. Produk olahan beras biasanya diolah menjadi makanan nasi putih, baik itu dengan cara diaron lalu dikukus ataupun dimasak dengan rice cooker. Hasilnya seperti gambar di bawah ini. Sumber: Dok. Kemdikbud http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Info Gambar 4.17. Nasi yang ditanak menggunakan dandang dan rice cooker Agarberasyangdimasakhasilnya nasi yang enak, perbandingan Namun dibeberapa daerah di Indonesia berasdanairharuspas.Umumnya beras dibuat menjadi berbagai macam perbandingan antara 1:1 atau produk makanan nasi yang berbeda. Nasi air kurang lebih 1 ruas di atas tidak hanya sebagai hidangan biasa yang tinggi beras dalam panci. Namun, diletakkan di meja makan dengan ditemani semua sangatlah bergantung lauk pauk dan sayuran. Olahan nasi seperti dengan jenis beras. Kualitas nasi uduk makanan khas Betawi, nasi beras yang kurang baik biasanya goreng maupun nasi kuning khas Manado membutuhkan air banyak, bisa dibungkus daun woka (sejenis daun lontar) sampai 1:2. dan lainnya, biasanya dibuat untuk makan Untuk mengetahui banyak air pagi. Kreativitas masyarakat Indonesia yangdigunakandalammemasak untuk kuliner olahan dari nasi sebagai beras di rumah, bisa dicoba makanan pokok patut mendapat acungan dengan beberapa cara misalnya, jempol sebagai apresiasi. Kuliner Indonesia menggunakan perbandingan kaya akan makanan khas olahan dari nasi 1:1 pada awal memasak, jika dan umumnya dimakan di waktu pagi dilihat saat air habis dan nasi hari. Apresiasi apa yang timbul dalam masih keras/belum matang, dirimu melihat kekayaan kuliner Indonesia? bisa ditambahkan air mendidih Dapatkah kamu mencari tahu olahan dari pada nasi dan dimasak kembali, nasi yang menjadi makanan khas daerah masak hingga tanak. lain di Nusantara? Prakarya 171

2) Jagung Mengapa dinamakan Nasi Jagung? Karena bahan utamanya biji jagung yang dikeringkan, tetapi tidak hanya biji jagung saja melainkan dicampur dengan beras. Nasi jagung adalah makanan pokok khas penduduk Madura. Nasi jagung sama halnya dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya. Sajian nasi jagung biasanya ditemani lauk ikan asin dan rempeyek teri dengan urap, sayuran terong, sayur lodeh, dan lain-lain. Proses pengolahan pangan nasi jagung tidak jauh berbeda dengan memasak nasi putih biasa. Alat yang digunakan sama dengan alat untuk memasak nasi, tetapi bahannya berbeda yaitu beras jagung, beras dan air. Proses pengolahan beras jagung pun sama dengan cara menanak nasi. http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: http://www.femina.co.id & http://pelajaransekolahan.blogspot.com, Gambar 4.19. Nasi jagung khas Madura, Jawa Timur & Jagung Bose khas NTT Produk olahan jagung khas budaya kuliner Indonesia lainnya yaitu Jagung Bose berasal dari NTT dan Binthe Biluhuta (Milu/Jagung Siram) dari Gorontalo. Bagi masyarakat NTT dan Gorontalo, jagung amat disukai, karena kandungan karbohidratnya yang tinggi konon lebih lama dapat menahan lapar. 172 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

Mengolah jagung menjadi Jagung http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Cari tahu tentang Bose tidaklah sulit. Jagung utuh dipipil, proses pengolahan kemudian ditumbuk dengan menggunakan lesung dan alu. Jagung ditumbuk hingga pangan serealia kulit ari terpisah dari biji jagung. Waktu gandum dan yang diperlukan dalam menumbuk jagung agak lama sekitar tiga jam. Biji jagung sorgum yang ada di yang sudah tanpa kulit ari dimasak dengan daerahmu! Pelajari dicampur dengan kacang-kacangan, sayur- dan kembangkanlah sayuran dan air kaldu hingga membentuk juga pengolahan kaldu air yang mengental seperti bubur. Jagung Bose disajikan dengan lauk dan pangan serealia sayuran, layaknya makan nasi biasa. lainnya yang ada di daerahmu sendiri! Milu/Jagung Siram membuatnya juga amat sederhana. Milu siram berbahan dasar jagung yang dipipil direbus dengan air dan garam secukupnya, dengan diberi suwiran ikan Cakalang, parutan kelapa kukus, daun kemangi, daun bawang, bawang goreng dan jeruk nipis.. Ditemani sambal sebagai penyedap. Milu siram sangat cocok dimakan pagi hari maupun saat cuaca kurang bersahabat, seperti hujan terus menerus, sehingga bisa menghangatkan badan. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.20. Binte Biluhuta/Milu Jagung Siram (Gorontalo) b. Pengolahan Umbi-Umbian Pangan umbi-umbian sebagai makanan pokok biasanya sebagai pangan sarapan pagi atau kudapan teman minum teh kopi di sore hari. Umumnya jika Prakarya 173

untuk pengganti makanan pokok nasi biasanya umbi-umbian ubi kayu/singkong, ubi jalar, talas maupun kentang diolah dengan cara direbus atau dikukus. Namun, jika pengolahan pangan sebagai kudapan sore hari dari umbi-umbian variasinya lebih banyak. Berikut ini diuraikan contoh pengolahan pangan umbi dari ubi kayu/singkong yang diolah menjadi makanan pokok alternatif. 1) Tiwul a) Perencanaan Identifikasi kebutuhan Daerah Pacitan, Wonogiri dan Gunung Kidul maupun daerah tertentu di Lampung menghasilkan Ubi Kayu/Singkong yang melimpah. Di masa panen singkong yang melimpah, membuat masyarakat di daerah tersebut mencari alternatif makanan pokok dari ubi kayu/singkong. “ Ide/Gagasan Membuat“Tiwul”sebagai makanan pokok pengganti beras yang dibuat dari tepung gaplek (singkong yang dikupas lalu dijemur hingga kering, kemudian ditumbuk menjadi tepung). b) Pelaksanaan/Pembuatan PERSIAPAN Mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan secara lengkap. Apakah itu dengan cara membeli atau meminjam teman/tetangga. Bahan: http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id 174 Sumber: Dok. Kemdikbud Semester I Gambar 4.21. Tepung gaplek; gula jawa dipotong dan dicairkan dengan air Kelas VIII SMP/MTs

Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.22. Tampah, kukusan dari anyaman kulit bambu & dandang, tungku kayu berfungsi sebagai kompor. 1. Tepung gaplek sebagai bahan baku pembuatan tiwul 2. Gula jawa swbagai pemberi rasa dipotong dan dicairkan dengan air 3. Air untuk membuat adonan 4. Tampah sebagai wadah untuk membuat adonan 5. Kukusan dari anyaman kulit dan dandang bambu untuk wadah tiwul 6. Tungku kayu berfungsi sebagai kompor. Proses Pembuatan Bagaimana proses memasak Tiwul? Berikut ini tahapan pengolahannya: http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id 1 2 3 4 Tepung ubi jalar/ Aduk tepung Aduk terus hingga Adonan bahan kemudian singkong diberi bercampur dengan tepung dan air gula diayak, untuk memisahkan campuran air dan gula air gula jawa dengan tangan hingga merata jawa bercampur butiran halus dan kasar jawa menjadi adonan bahan butiran kasar & halus Prakarya 175

5 6 7 Adonan bahan tiwul Kukus di atas tungku dengan Siapkan piring dan daun dimasukkan dalam kukusan. kayu bakar atau kompor selama pisang di atasnya, tutup Beri lubang ditengah adonan 30 menit permukaan kukusan agar uap air bisa keluar. kemudian balikan. Tiwul Sumber: http://www.kratonpedia.com hangat tertuang rapi di atas Gambar 4.23. Proses pembuatan tiwul piring dan siap disantap http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id c) Penyajian / Pengemasan Tiwul disajikan dengan piring anyaman bambu ataupun piring makan biasa. Sumber: Dok. Kemdikbud Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.24. Penyajian tiwul kudapan Gambar 4.25. Penyajian tiwul sebagai pengganti makanan pokok nasi Kudapan Tiwul dengan parutan kelapa kukus & Tiwul dengan lauk telur dadar, sambel goreng penyajiannya dengan piring anyaman bambu teri dan sayur bunga & daun pepaya pedas khas Wonogiri. Disajikan dengan piring dan sendok bmaamkabnu, jika dibungkus dengan besek anyaman Tiwul disajikan dengan piring anyaman bambu ataupun piring makan biasa. Sumber: http://tiwul.page4.me, http://kotajogja.com, http://pertamax7.com Gambar 4.26. Tiwul biasa dikemas dengan kemasan tradisional daun pisang dan besek, sedangkan kemasan modernnya dengan kertas coklat atau dus 176 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idd) Evaluasi Evaluasi Diri Di akhir pembuatan pengolahan pangan Tiwul ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan masakanmu. Jika ada yang kurang sesuai buatlah catatan evaluasinya sebagai bahan masukkan dan bahan perbaikan nantinya. “ Tips Berikut ini beberapa tips dalam membuat Tiwul : • Agar aroma tiwul merangsang minat makan dapat saat mengukus tiwul maupun parutan kelapa dapat dimasukkan daun pandan kedalamnya. • Agar adonan tiwul menghasilkan butiran yang baik, hendaknya hati-hati dalam memberikan campuran air, jangan sampai terlalu banyak. • Tepung yang masih berupa butiran agak kasar dihancurkan dengan tangan lalu ditinting ke tampah lain, lakukan terus seperti hal tersebut hingga seluruh tepung menjadi butiran halus yang siap dikukus. • Dalam memasukkan adonan tepung tiwul ke dalam kukusan dilakukan dengan sangat hati-hati agar tepung tiwul tidak kembali menggumpal. • Untuk mengetahui apakah tiwul sudah masak atau belum, dilakukan dengan menusukkan lidi sampai ke bagian tengah tiwul. Jika tepung menempel pada lidi, maka tiwul belum benar-benar masak, tetapi jika ujung lidi yang ditusukkan sudah tidak bertepung maka sudah masak. • Mengkonsumsi tiwul ada dua cara, yaitu sebagai kudapan/snack tiwul dimakan dengan kelapa parut kukus dan gula merah/pasir. Bisa sebagai makanan pokok pengganti nasi, tiwul dikonsumsi dengan lauk-pauk dan sayuran. Prakarya 177

Keselamatan Kerjahttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Perhatikan Keselamatan Kerja • Kebersihan tempat kerja dan peralatan yang digunakan pada pembuatan hendaknya diperhatikan, baik saat akan mulai memasak maupun setelah selesai memasak. • Kebersihan tangan harus diperhatikan pada saat pembuatan adonan tepung tiwul. • Jagalah besarnya api saat memasak dengan kayu bakar. • Padamkan api dengan baik saat selesai memasak. Ada masakan tradisional yang mengkombinasikan/ mencampur pangan serealia dan umbi yaitu Tinutuan (Bubur Manado) makanan khas orang Minahasa, Sulawesi Utara. Olahan pangan Tinutuan ini mengkombinasikan makanan pokok beras dengan umbi ubi kayu/singkong serta berbagai sayuran seperti labu kuning, kangkung, bayam, daun gedi (khas manado), dan kemangi. Itulah bahan yang biasa digunakan dalam membuat bubur Tinutuan. Umumnya bubur Tinutuan dimakan sebagai sarapan pagi. Rasa Tinutuan yang unik dan bernutrisi, hasil perpaduan rasa pedas dari sambel roa, gurih dan segar dari campuran bahan pangan serealia beras, umbi singkong atau ubi jalar, serta aneka sayuran yang diolah menjadi bubur Tinutuan dapat membangkitkan semangat beraktivitas. 2) Bubur Tinutuan (Bubur Manado) a) Perencanaan Identifikasi kebutuhan Minahasa memiliki tanah yang subur sehingga sayuran, umbi-umbian dan pisang tumbuh subur. Panen selalu baik dan melimpah. Selain itu hasil laut pun sangat melimpah dan segar. Hal ini menyebabkan masyarakat Minahasa berinovasi untuk membuat makanan dengan hasil kekayaan alamnya yang subur. 178 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

“ Ide/Gagasan Ingin membuat makanan segar dan kaya gizi untuk memulai aktivitas harian dengan penuh semangat. Mengeksplorasi berbagai hasil alam dengan membuat sarapan pagi bubur “Tinutuan”. Belanja sendiri agar yakin membeli bahan yang masih segar. b) Pelaksanaan/Pembuatan PERSIAPAN Mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan secara lengkap, agar proses memasak bisa cepat. Bahan Bubur Tinutuan: http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.27a. Beras dicuci bersih tiriskan, ubi kayu/singkong dikupas dan dicuci bersih, labu kuning dikupas, dicuci, & dipotong kotak. ( Perbandingan antara Beras:Singkong:Labu Kuning = 2:1:1 ) Gambar 4.27b. Kangkung, bayam dSuamnbdear:uDnokg. Keedmiddikipbuedtik daunnya lalu dicuci secukupnya Sumber: http://dapurduaistri.blogspot.com, http://jofanasha.wordpress.com, http://tokogulajawa.blogspot.com, Dok. Kemdikbud Gambar 4.27c. Jagung dipipil, kemangi dipetik daunnya lalu semua dicuci bersih, air dan garam sebagai pemberi rasa gurih secukupnya. Prakarya 179

PERSIAPAN Bahan Sambal Roa: Sumber: http://dapurdyah.blogspot.com, Dok.Kemdikbud Gambar 4.28 a. Ikan roa asap, bawang putih & bawang merah secukupnya, jahe satu ruas jari. Sumber: Dok.Kemdikbudhttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Gambar 4.28 b. Cabe rawit, tomat, cabe kriting, dan garam secukupnya. Alat: 1 2 34 5 67 8 Sumber:Dok. Kemdikbud Gambar 4.29. Alat yang diperlukan untuk membuat Bubur Tinutuan dan sambal roa 180 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

1. Baskom plastik untuk mencuci semua bahan, 2. Panci untuk memasak bubur Tinutuan, 3. Centong untuk mengaduk bubur Tinutuan agar tercampur rata, 4. Piring sebagai wadah penyajian, 5. Talenan dan pisau untuk memotong bahan yang harus di kupas dan dipotong, 6. Sendok garpu untuk alat makan, 7. Ulekan batu untuk menghaluskan sambal ikan roa, 8. Mangkuk kecil untuk tempat sambal. Proses Pembuatan Bagaimana proses memasak Bubur Tinutuan? Berikut ini tahapan pengolahannya: Bubur Tinutuan: http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id 1 2 3 masukkan beras pada air mendidih Rebus singkong hingga matang Setelah beras agak mengembang masukkan singkong rebus dan labu kuning 5 6 7 Masukkan jagung pipil dan masak Bubur Tinutuan akhirnya akan Masukkan semua sayuran yaitu kangkung, sampai matang sambil diaduk mengental, jika terlalu kental dapat bayam, dan gedi. Setelah sayuran setengah layu, masukkan kemangi dan beri garam ditambahkan air lagi secukupnya. Rasa bubur Tinutuan manis Sumber: Dok. Kemdikbud segar dan gurih. Gambar 4.30 Proses membuat rengginang Prakarya 181

Sambal Roa: 12 3 1. Kupas ikan roa asap, pisahkan kulit dengan dagingnya. Ulek dagingnya hingga halus. 45http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id67 2. Kupas bawang merah-putih, jahe & potong cabe jadi kecil. Ulek bawang merah-putih-jahe-cabe sampai halus, lalu campur dengan ikan roa halus. Setelah tercampur sambel dan ikan roa halus, tumislah dengan minyak secukupnya. Sumber: http://souvenir-cantik-unik.blogspot.com dan Dok. Kemdikbud Gambar 4.31 . Proses Sambal Roa. c) Penyajian / Pengemasan Sumber: Dok. Kemdikbud Bubur Tinutuan yang sudah masak disajikan dipiring dengan piring dan sendok. Bubur Gambar 4.32. Penyajian Bubur Tinutuan biasanya dilengkapi dengan perkedel Tinutuan ikan nike dan perkedel jagung. Ikan nike adalah ikan kecil sejenis ikan teri yang terdapat di Danau Tondano). Bubur Tinutuan sangat sehat karena tidak menggunakan penyedap. Rasa manis ditimbulkan dari labu kuning dan jagung, rasa segar dari sayuran, sedangkan rasa gurih selain dari garam juga dari daun gedi yang mempunyai fungsi sebagai penambah rasa gurih dan mengentalkan. 182 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idEvaluasi Diri Di akhir pembuatan pengolahan pangan Tinutuan ujilah hasilnya dengan cara mencoba/merasakan masakanmu. Jika ada yang kurang sesuai buatlah catatan evaluasinya sebagai bahan masukkan dan bahan perbaikan nantinya. “ Tips Berikut ini beberapa tips dalam membuat Tinutuan : • Agar cepat dalam membuat bubur tinutuan dapat dipersiapkan bahan dasarnya yaitu beras, singkong, labu kuning dan jagung yang dimasak menjadi bubur yang agak padat terlebih dahulu. Sehingga saat mau makan agar cepat saji, tinggal memasak dengan mengambil bubur padat dan ditambahkan air sedikit, masukkan sayuran dan garam. Selesailah bubur tinutuan dalam waktu singkat. • Jika tidak memiliki daun gedi di daerahmu, tidak memakainya tidak apa- apa. • Jika tidak ada ikan roa asap dapat diganti dengan udang rebon yang disangrai. Keselamatan Kerja Perhatikan Keselamatan Kerja • Gunakan celemek, ikat rambutmu jika perempuan agar tidak ada rambut yang terjatuh pada makanan saat bekerja. Cuci tangan sebelum bekerja atau gunakan • Hati-hatilah dalam bekerja baik dalam mengunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak tanah, maupun pecah belah. • Kebersihan tempat kerja dan peralatan yang digunakan pada pembuatan hendaknya diperhatikan, baik saat akan mulai memasak maupun setelah selesai memasak. • Bekerjasamalah yang baik antar teman. • Matikan kompor dengan baik saat selesai memasak. Prakarya 183

TUGAS KERJA KELOMPOK Bagaimana hasil observasi/wawancara maupun hasil bedah buku sumber/referensi mengenai pengolahan pangan serealia dan umbi di daerahmu? Sekarang buatlah pengolahan pangan dengan bahan dasar dari serealia atau umbi menjadi makanan pokok khas daerah tempat tinggalmu tersebut. Olahan pangan hendaknya yang biasanya dikonsumsi sebagai sarapan/makan pagi atau sore hari, bisa juga siang maupun malam hari. Pada akhirnya, produk tersebut diujicobakan kepada teman maupun guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian teman dan gurumu sebagai bahan refleksi/feedback dirimu. (Lihat LK-3) http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id LEMBAR KERJA-3 (LK-3) Nama Anggota Kelompok : Kelas : 1. Perencanaan (Identifikasi kebutuhan, ide gagasan) .................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................... 2. Persiapan/Pelaksanaan (Bahan, alat, dan proses pembuatan) .................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................... 3. Penyajian/Pengemasan .................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................... 4. Evaluasi (analisa/evaluasi produk dari guru dan teman) .................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................... Ungkapkan kesan saat mengerjakan karya: ..................................................................................................................................................................... ..................................................................................................................................................................... 184 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

5. Penyajian dan Pengemasan http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Makanan adalah kebutuhan pokok manusia 185 yang dibutuhkan setiap saat. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen memilih atau membeli suatu hidangan makanan adalah cara penyajian makanannya. Penyajian makanan merupakan suatu cara untuk menyuguhkan makanan kepada orang untuk disantap yang telah disusun secara menarik berdasarkan komposisi warna, tekstur/bentuk, rasa, aroma, dan alat/kemasan sajian makanan. Penyajian makanan yang memenuhi prinsip sanitasi dan hygiene makanan dapat menarik minat konsumen untuk membeli dan merangsang nafsu makannya karena citarasanya. Sanitasi dan hygiene penyajian suatu hidangan makanan perlu diperhatikan. Penyajian makanan yang tidak higienis dapat mengurangi selera makan seseorang dan dapat juga menjadi penyebab kontaminasi berbagai macam bakteri dan kuman. Oleh karena itu, sangat penting memperhatikan prinsip-prinsip higiene dan sanitasi makanan sebagai berikut: a) Prinsip wadah artinya setiap jenis makanan ditempatkan dalam wadah terpisah dan diusahakan dalam keadaan tertutup pada saat penyajian. Tujuannya agar antar jenis makanan tidak terkontaminasi oleh bakteri atau kuman secara silang dari hidangan yang lain. Sehingga dapat mengantisipasi terjadinya pencemaran bakteri/kuman dari hidangan lain dan untuk memperpanjang masa penyajian makanan. b) Prinsip kadar air artinya penempatan makanan yang mengandung kadar air tinggi (kuah) baru dicampur pada saat menjelang dihidangkan untuk mencegah makanan cepat rusak. Pada umumnya makanan berkuah akan lebih mudah basi. Prakarya

Sumber: Dok. Kemdikbudhttp://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idc) Prinsip bahan makanan dapat dimakan artinya Gambar 4.33. Cita rasa makan pisang bahan makanan tidak membahayakan kesehatan seperti terlalu banyak pengawet, menggunakan bukan pewarna makanan dan bahaya bahan- bahan lainnya. d) Prinsip panas artinya setiap hidangan makanan disajikan masih dalam keadaan panas, sehingga ini membuktikan hidangan masih segar. Khususnya hidangan berkuah akan lebih segar jika disantap dalam keadaan panas/hangat. Makanan dengan prinsip panas ini sangat bermanfaat guna mencegah kontaminasi terhadap bakteri/kuman dan agar hidangan tetap memiliki tampilan yang estetis. e) Prinsip alat bersih artinya setiap peralatan yang digunakan seperti dus, piring, gelas, mangkuk harus bersih dan dalam kondisi baik. Bersih artinya sudah dicuci dengan cara yang hygienis. Baik artinya utuh, tidak rusak atau cacat dan bekas pakai. Tujuannya untuk mencegah penularan penyakit dan memberikan penampilan yang estetis. f) Prinsip penanganan makanan artinya dalam menyajikan makanan hendaknya hindari kontak langsung dengan tangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kontaminasi bakteri dan penampilan yang baik. Cobalah kamu ambil Faktor kedua dari pemilihan makanan adalah karena suatu makanan, citarasanya. Sensasi rasa, bau dan penampilan makanan misalnya buah dari buah pisang menimbulkan sensasi tersendiri pisang. Gigitlah dalam mulut kita. Citarasa sangat mempengaruhi seseorang dalam memilih dan membeli suatu produk pisang dan rasakan makanan karena pengaruh sensorik. Pengaruh sensasi buah sensorik dari citarasa yaitu rasa, tekstur dan bau. pisang dari gigitan Rasa yang sebenarnya timbul pada lidah. Manusia pertamamu itu. Apa memiliki 8000 kuncup-kuncup cecapan (taste buds) yang kamu rasakan? yang berada pada bagian belakang dan samping lidah, pada langit-langit dan tenggorokan. Bila sel 186 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

reseptor rasa di dalam kuncup-kuncup cecapan http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id mendapat rangsangan rasa maka akan dapat mendeteksi aneka sensasi rasa. Seperti kita ketahui 187 ada empat rasa dasar, yaitu manis, asam, asin dan pahit. Setiap rasa memberikan fungsi fisiologis tertentu. a) Rasa manis ditimbulkan oleh sukrosa, glukosa, fruktosa, dan lain-lain yang menandakan bahwa produk makanan tersebut memberikan energi. b) Rasa asam dibentuk oleh asam sitrat, asam laktat, asam asetat, yang menunjukkan bahwa makanan mengalami fermentasi atau bahkan basi. c) Rasa asin dibentuk oleh sodium klorida yang menunjukkan bahwa perlu ada keseimbangan mineral. d) Rasa pahit dibentuk oleh komponen alkoloid, naringin, kafein, dan lain-lain, yang menandakan kemungkinan adanya toksin atau racun. Faktor ketiga dari pemilihan makanan adalah karena warna dan tekstur/bentuk makanan tersebut. Dengan kualitas makanan yang baik dapat memuaskan konsumen dalam membelinya. Makanan yang disajikan dengan menarik dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain warna, tekstur atau bentuknya. Dari warna makanan akan dapat dilihat bahwa makanan tersebut masih berkualitas baik atau sudah jelek. Warna juga dapat digunakan sebagai indikator kematangan makanan. Tekstur makanan yang apabila diraba oleh tangan terasa empuk, mudah digigit dan mudah dikunyah akan memberikan rangsangan yang cepat pada panca indera karena dapat dinikmati dengan nyaman, dan sebaliknya jika tekstur makanan berkonsistensi keras akan memberikan rangsangan yang lambat pada panca indera. Tekstur suatu makanan ditentukan oleh indera perasa yaitu mulut karena adanya rangsangan fisik yang ditimbulkan. Selain itu bentuk makanan yang Prakarya

disajikan juga memberikan pengaruh, jika bentuk makanan menarik dan serasi akan mempunyai daya tarik tersendiri bagi orang yang memakannya. Faktor keempat dari pemilihan makanan adalah karena alat/kemasan sajian makanan. Seseorang yang membeli makan di restoran kadang dimakan di tempat atau dibungkus untuk dibawa pulang. Apabila kita makan di restoran atau rumah makan tradisional, alat yang biasa digunakan dalam menyajikan hidangan makanan adalah piring makan, sendok-garpu, mangkuk untuk sayur, gelas minum, piring-piring penyajian lauk pauk dan juga mangkuk kecil untuk cuci tangan. Alat penyajian dan kemasan hidangan makanan bisa menggunakan kerajinan tradisional dan juga modern. a) Alat penyajian tradisional http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.34 a. Penyajian hidangan makanan dari anyaman rotan: bakul nasi, tampah dan piring terbuat dari anyaman rotan. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.34 b. Penyajian hidangan makanan dari daun: pincuk nasi rames daun pisang, nasi rames daun jati, tempe goreng dengan wadah mangkok daun pisang . 188 Kelas VIII SMP/MTs Semester I

b) Alat penyajian modern Sumber: http://iis-resep.blogspot.com, http://mellyspreference.blogspot.com, http://sawegung.wordpress.com Gambar 4.35. Penyajian hidangan makanan dengan alat modern: bubur ayam disajikan secara terpisah untuk setiap jenis racikan lauknya, sop buntut dengan wadah mangkok pemanas, piring dengan pemisahan untuk setiap tempat lauknya. c) Kemasan tradisional http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.34 b. Kemasan tradisional. Kemasan nasi rames daun pisang yang dibatasi antara nasi dan lauk dengan daun pisang juga, kemasan besek disusun nasi dibungkus daun tersendiri dan dua mangkuk daun untuk lauk, dan nasi jamblang Cirebon dibungkus daun jati, kemasan nasi kuning Manado dibungkus daun woka, dan kemasan ketupat dengan daun kelapa. Prakarya 189

1 Contoh mengemas pangan dengan daun 4 woka (kemasan tradisional) 190 23 56 http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 4.36 b. Proses mengemas pangan dengan daun woka Proses pembuatan kemasan: 1. Daun woka dibersihkan dengan cara dicuci lalu dikeringkang dengan tisu. Sisi kiri daun woka di robek + 7 cm setiap buku-buku daun, sedangkan sisi kanan tidak dirobek setiap buku daunnya tetapi diujung daun tersebut dibuat lebih panjang dan digunting agak dalam. 2. Taruh nasi kuning dengan lauk telur dan suir ikan cakalang di tengah daun woka, lalu tutup dengan cara dilipat sisi atas dan bawah. 3. Rapatkan ujung kanan dan kiri daun woka dengan rapi. 4. Lipat sisi kiri daun woka ke arah kanan, pegang dengan tangan jadi satu. 5. Ujung daun yang dibuat lebih panjang sendiri menjadi tali pengikat dengan cara melilitkannya dan dibuat simpul mati. 6. Jadilah nasi kuning khas manado dengan bungkus daun woka yang cantik. Kelas VIII SMP/MTs Semester I

d) Kemasan modern http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.idSumber:Dok. Kemdikbud Gambar 4.37. Kemasan tradisional dari kertas nasi coklat, karton, stereofoam, aluminium, kantong plastik, dan plastik keras. e) Penyajian dan Kemasan yang dimodifikasi Sumber: Dok. Kemdikbud, http://shop.waroeng.nl, dan http://ipliqedo.blogspot.com/ Gambar 4.38. Kemasan bahan karton dimodifikasi dengan plastik keras, penyajian tradisional-modern bahan rotan- kertas nasi coklat (nasi rames), dan penyajian nasi pincuk dengan kertas nasi coklat dan daun pisang Tugas Individu Kembangkan kreativitasmu! 1. Buatlah inovasi olahan pangan serupa makanan pokok dari bahan kombinasi serealia dan umbi. Bisa inovasi dari makanan khas tradisional setempat atau makanan modern saat ini. 2. Tuliskan semua tahapan pembuatan karyamu secara lengkap dan menarik. Misalnya, menguraikan perencanaan dari hasil identifikasi kebutuhan, ide gagasan, persiapan bahan dan alat, proses pembuatan, dan penyajian. 3. Ceritakan hal yang menginspirasimu dari rencana pembuatan olahan pangan tersebut. 4. Pada akhirnya, produk tersebut diujicobakan kepada teman maupun guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian teman dan gurumu sebagai bahan refleksi/ feedback dirimu. (Lihat LK-4) Prakarya 191

LEMBAR KERJA-4 (LK-4) Nama Anggota Kelompok : Kelas : 1. Perencanaan (Identifikasi kebutuhan, ide gagasan) .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... 2. Persiapan/Pelaksanaan (Bahan, alat, dan proses pembuatan) .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... 3. Penyajian/Pengemasan ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... 4. Evaluasi (analisa/evaluasi produk dari guru dan teman) ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... Ungkapkan kesan saat mengerjakan karya: ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... http://bse.kDieunmddiukhbudda.rigo.id Keselamatan Kerja Perhatikanlah! • Gunakan celemek, ikat rambutmu jika perempuan agar tidak ada rambut yang terjatuh pada makanan saat bekerja. Cuci tangan sebelum bekerja atau gunakan sarung tangan plastik jika ada • Hati-hatilah dalam bekerja baik dalam mengunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak tanah, maupun pecah belah. • Kebersihan tempat kerja dan peralatan yang digunakan pada pembuatan hendaknya diperhatikan, baik saat akan mulai memasak maupun setelah selesai memasak. • Bekerjasamalah yang baik antar teman. • Matikan kompor dengan baik saat selesai memasak. 192 Kelas VIII SMP/MTs Semester I


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook