Lilin Aromaterapi Alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat lilin aromaterapi antara lain, Bahan-bahan: Lilin Pewangi (downy/molto/kamu juga bisa menggunakan pewangi alami) Pewarna pastel Sumbu lilin Alat: Gelas kecil unik Pengaduk Sumpit atau tusuk gigi untuk mengamankan sumbu Panci atau mangkok untuk melelehkan lilin Cara pembuatan lilin aromaterapi 1.Siapkan wadah/cetakan untuk lilin. Sesuaikan panjang sumbu dalam wadah. Tempelkan sumbu di bagian tengah wadah dengan lilin, atau sumbu bisa diikat di sumpit. 2.Pisahkan lilin dengan sumbunya. Potong lilin menjadi kecil, agar mudah dalam proses pelelehan. Panaskan lilin dalam wadah, sambil terus diaduk hingga semuanya meleleh. 3.Tambahkan pewangi yang sudah disiapkan. Atur jumlah pewangi yang dibutuhkan sesuai dengan minyak aromaterapi dan kekuatan wangi yang diinginkan. 4.Tuang lilin ke dalam wadah/cetakan yang sudah disiapkan sebelumnya. Pastikan sumbu berada di tengah, dengan cara mengikat sumbu pada sumpit atau tusuk gigi. 5.Diamkan lilin sekitar 1 jam hingga mengeras. Setelah mengeras, gunting sumbu lilin sesuai dengan panjang yang diinginkan. Lilin aromaterapi siap digunakan. Sekian ulasan tentang cara membuat lilin aromaterapi kali ini. Terima kasih Sobat Unggulan semuanya! Selamat mencoba, semoga berhasil! Sampai jumpa dan nantikan di edisi berikutnya, ya! EDISI III-FEBRUARI 2023 49
Eskrim Putar ESKRIM PUTAR Oleh : Farah Faizati Nurtiara Kelas VIII Maryam Halo, Sobat Unggulan! Kali ini aku bakal ngasih tau kalian gimana sih cara pembuatan eskrim putar? Sebelum membuat eskrim putar, kira-kira kalian tau ngga sih eskrim putar itu apa ? Apa itu eskrim putar? Es putar adalah salah satu makanan tradisional yang berbentuk seperti es krim. Es putar merupakan salah satu jenis variasi es krim yang saat ini terus berkembang dengan menggunakan bahan baku santan kelapa ataupun susu. Gimana sih cara bikin es krim putar? Sebelumnya, kita siapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Alat dan bahan : bahan : Alat : 1.susu cair 1.kaleng bekas 2.es batu (secukup nya ) 2. baskom 3.garam krosok 3. sendok 4.mangkuk / piring (untuk menyajikan es krim ) 4.topping cara pembuatan : masukan susu cair ke dalam kaleng bekas masukan es batu ke dalam baskom masukan kaleng bekas yang berisikan susu cair ke dalam baskom yang berisikan es batu, kemudian diputar ke kanan dan ke kiri selama kurang lebih 1-2 menit sampai jadi (susu mulai mengkristal/membeku) sajikan di atas piring atau mangkuk dan diberi topping sesuai selera Es krim putar pun sudah jadi. Bagaimana, mudah bukan membuatnya? Selamat mencoba! Sampai bertemu di edisi berikutnya dengan resep-resep yang lebih menarik! 50 SUARAUNGGULAN
Hikmah Dahsyatnya Membaca Oleh : Nabila Azizatul Latifa Al-Waqi'ah Kelas IX Hajar Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu keharusan bagi umat Islam, karena Al-Quran merupakan pedoman hidup. Sebagai pedoman hidup, banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari membaca surat-surat di dalamnya. Salah satu surat dalam Al-Qur'an yang mengandung keutamaan adalah surat Al- Waqi'ah. Surah ini merupakan Surah ke-56 yang ada di dalam juz ke-27. Dalam surah Al-Waq’iah ini terdapat 96 ayat. Dinamakan surat Al-Waqi’ah karena sesuai dengan ayat yang pertama yakni Al-Waqi’ah yang memiliki arti kiamat. Waktu terbaik membaca surah Al-Waqi’ah disebutkan dalam sejumlah hadist Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, yakni pada pada malam hari dan saat salat Subuh. EDISI III-FEBRUARI 2023 51
Membaca Surat Al-Waqi'ah Beberapa fadhilah atau keutamaan membaca surat Al-Waqi'ah antara lain : 1. Dijauhkan dari kemiskinan Apabila seseorang membiasakan diri untuk membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak satu kali setiap malam, maka ia akan mendapatkan pahala yang sangat berarti, yakni akan dijauhkan dari kemiskinan selama bertahun-tahun 2. Memperoleh kekayaan berlimpah Apabila seseorang membaca Surah Al-Waqi'ah ini sebanyak 14 kali setiap kali menunaikan salat Asar, maka orang tersebut akan mendapatkan balasan berupa kekayaan yang tidak ada habisnya. Ajarkanlah surat Al-Waqi’ah kepada isteri-isterimu. Karena sebenarnya ia adalah surah kekayaan.” (HR Ibnu Adiy) 3. Memperoleh kekayaan berlimpah Apabila seseorang membaca surah Al Waqi'ah ini sebanyak 41 kali dalam satu majlis atau dengan kata lain yang duduk, maka insyaAllah akan ditunaikan semua hajat yang dimohonkan terutama yang berhubungan dengan rezeki. 4. Dijadikan hartawan dan dermawan Agar seseorang bisa menjadi orang kaya yang selalu mengucap syukur, maka amalan dari Surah Al Waqi'ah ini dibaca sebanyak 3 kali sesudah selesai menunaikan salat Subuh dan juga 3 kali sesudah menunaikan salatt Isya yang insyaAllah tidak akan berlalu masa tersebut, yang akan menjadikan seseorang yang hartawan dan juga dermawan. 5. Dilimpahkan rezeki Amalan orang sufi agar dilimpahkan rezeki, sebaiknya melakukan puasa selama 1 minggu dimulai hari Jumat. Setiap selesai salat fardhu, maka baca Surat Al-Waqi'ah sebanyak 25 kali sehingga sampai pada malam Jumat berikutnya. Pada malam Jumat berikutnya, sesudah salat Magrib, dilanjutkan membaca Surah Al-Waqi'ah sebanyak 25 kali, sesudah salat Isya dibacakan kembali sebanyak 125 kali diikuti dengan salawat ke atas Nabi 1000 kali. Sesudah selesai, perbanyak juga sedekah dan amalkan surat ini sekali pada pagi dan petang, maka insyaAllah akan berhasil. 52 SUARAUNGGULAN
Resensi Buku Oleh : Shakira Hana Adinta Kelas VII Fatimah Judul : Si Anak Pelangi Penulis : Darwis Tere Liye Penerbit : PT. Sabak Grip Nusantara Tahun Terbit : 2021 (Cetakan Pertama) ISBN : 9786239607432 Tebal halaman : 365 halaman, 20,5 cm goodreads.com Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang gadis kecil bernama Rasuna atau kerap disapa dengan nama Ras. Iya tinggal di lingkungan yang sangat beragam dengan berbagai kisah dan masalah di dalamnya. Ras dikenal baik, rajin bekerja, dan begitu menyukai aktivitas pencak silat. Suatu hari Rasuna dan teman-temannya di sekolah kedatangan siswa baru berasal dari Papua. Anak berkulit gelap itu bernama Yose. Dan dia pun memperkenalkan dirinya dengan sebutan Yose Hitam. Tapi kebaikan hati Rasuna membuatnya menolak sebutan tersebut. Ras beranggapan bahwa seseorang tidak boleh dipanggil karena perbedaan, suku, keturunan, warna kulit atau ciri fisik lainnya. Kisah lain juga terjadi dengan seorang pemilik Hotel Bintang Seribu yang berbeda karena agama dan warna kulitnya. Waktu diceritakan tentang kisah atlet lomba lari. Bahwa Rasuna sejak masih kecil sudah memiliki sifat saling menolong. Lomba lari tersebut mendapatkan banyak apresiasi berupa tepukan tangan. Tapi bukan tentang siapa yang menang atau kalah tapi tentang sikap saling menolong antar satu dengan yang lainnya. Bahwa membantu sesama teman lebih penting daripada sekedar mengejar kemenangan di batas finish. Berhenti berlari dan merangkul pesaing yang terjatuh. Kemudian berlari bersama untuk menuju garis finish. Menjadi pemandangan indah yang sarat akan pesan yang begitu indah. EDISI III-FEBRUARI 2023 53
Si Anak Pelangi Pemenang sejati tidak pernah datang terlambat walau pelari yang lain sudah menyusul lebih dulu. Penonton nyatanya lebih mengapresiasi sikap terpuji tersebut. Sifat terpuji yang tercermin dari kisah pelari ini adalah ketulusan dalam memberi sebuah pertolongan. Ketulusan dan keikhlasan dalam menolong, tidak mengharap balasan dari manusia. Dan Rasuna begitu cerdas mengemasnya dalam kisah pelari ini. Kisah berlanjut dengan munculnya konflik ketika suatu berita datang dalam kehidupan tokoh utama dalam novel ini. Datangnya berita bohong tersebut malah menimbulkan permusuhan dan pertikaian. Dalam hal ini Rasuna dan teman-teman diajarkan oleh sang guru ngaji Buya Syafi’i. Untuk lebih teliti lagi dalam menerima suatu informasi. Mereka diajarkan untuk selalu memeriksa kebenaran suatu informasi agar tidak berdampak pada hal-hal yang merugikan banyak orang. Kisah berlanjut dengan keceriaan Rasuna dan teman-temannya yang tidak saling membedakan, selalu gotong-royong dan saling membantu, mengaji dan belajar bersama. Termasuk kebersamaan mereka dalam membuat sebuah gerakan “Sekolah Untuk Semua” yang menyuarakan persatuan dalam perbedaan. Salah satunya pada sosok Yose yang mengalami rasisme. Mereka bersama-sama memberi dukungan bahkan perlindungan. Mengingatkan bahwa perbedaan itu bisa tetap indah, asal bisa memaknainya dengan cara yang tepat. Seperti warna pelangi yang terdiri dari beraneka warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Perbedaan itu menampakkan adanya keindahan jika dimaknai sebagai wujud dari kuasa dan keagungan Tuhan. Pendidikan karakter sudah ditanamkan sejak dini. Rasuna dan teman-temannya menjadi bukti bahwa sifat yang baik akan bermanfaat untuk kehidupan mereka ketika dewasa. Juga akan berdampak positif bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya. “Karena kau bisa memahami bahwa pelangi tampak indah kerena berwarna-warni. Begitu juga dengan kehidupan kita, kerena warna kulit yang berbeda, ukuuran mata tak sama, bentuk rambut yang berlainan. Kau sungguh anak Pelangi, Ras”. 54 SUARAUNGGULAN
Sekitar Kita Fenomena Latto-Latto Oleh : Arsy Mutia Balqies dan Hukum Fisika Kelas VIII Hafshah Hai, Sobat Unggulan! Berjumpa lagi dengan kami di edisi ke-3 kali ini. Apakah Sobat Unggulan tau tentang permainan yang belum lama ini viral? Yaa, permainan itu adalah latto-latto. Sobat Unggulan tau gak sih? Permainan latto-latto ternyata sudah ada sejak zaman dahulu, tepatnya di tahun 1960-an. Permainan ini kembali viral di tahun 2022 , tepatnya 62 tahun setelah ditemukan. Pada awal kemunculannya, latto - latto terbuat dari kaca. Di Amerika Serikat, permainan ini sangat populer sekitar tahun 1970-an. Masyarakat Amerika biasa menyebutnya dengan clankers. Saat ini, latto-latto bukan hanya sebatas permainan anak-anak saja, bahkan menjadi ajang perlombaan yang menarik perhatian khalayak ramai. Tau engga sih? Kalau ternyata latto-latto juga berhubungan dengan hukum fisika lho. Kira kira apa sih hubungan permainan latto-latto dengan hukum fisika? Yuk, kita cari tau hubungan latto-latto dengan hukum fisika di rubrik sekitar kita kali ini! EDISI III-FEBRUARI 2023 55
Fenomena Latto-Latto Latto-latto terdiri dari dua bola kecil berbahan plastik yang digantung serta dikaitkan dengan satu tali gantungan yang sama panjangnya. Tujuan permainan ini, yaitu memungkinkan dua bola saling beradu secepat mungkin dan sekeras mungkin, sehingga berbunyi beruntun \"tek. tek. tek. tek\". Selain dijadikan sebagai permainan yang menarik dan asik, juga terdapat hukum fisika di dalam permainan ini. Setidaknya ada dua hukum fisika yang dapat kita pelajari dari permainan latto-latto, yaitu Hukum Newton dan Tumbukan Lenting Sempurna. Hukum Newton Hukum Newton dikemukakan oleh Sir Isaac Newton, seorang ilmuwan Inggris yang mempelajari tentang gerak. Dalam Hukum III Newton, disebutkan bahwa \"Jika benda I mengerjakan gaya terhadap benda II, maka benda II mengerjakan gaya pada benda I yang besarnya sama, tetapi dengan arah yang berlawanan dengan arah gaya dari benda.\" Berdasarkan pernyataan pada Hukum III Newton tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap benda yang memberikan gaya aksi terhadap benda lain akan memunculkan gaya reaksi yang sama besar. Kedua gaya tersebut akan saling berlawanan. Pada permainan latto-latto, saat kita menghentakkan tangan, kedua bola plastik akan saling bertumbukan dan memberikan gaya \"aksi-reaksi\" sehingga kedua bola memantul, bertumbukan, memantul, dan seterusnya. Tumbukan Lenting Sempurna Tumbukan Lenting Sempurna adalah peristiwa tumbukan dimana tidak ada kehilangan energi kinetik dalam sistem akibat tumbukan. Energi kinetik dalam Tumbukan Lenting Sempurna adalah kekal serta momentumnya tetap. Hukum ini terjadi ketika dua benda bertumbukan dari arah berlawanan, maka benda tersebut akan berpisah dan kembali ke arah dia berasal dengan kecepatan yang sama seperti sebelum ia bertumbukan. 56 SUARAUNGGULAN
Cerpen Ruang Sunyi Oleh : Salma Aulia Z Kelas VIII Maryam Teriakan suara bel istirahat berbunyi, pertanda siswa-siswi telah diperbolehkan untuk istirahat dari keruhnya materi pelajaran. Getaran serbuan kaki siswa-siswi terdengar sangat nyaring. Mereka berlarian menuju kantin. Mengisi perut mereka yang menggedor-gedor perut meminta diisi. Namun di sisi lain, ruang perpustakaan terasa sangat sunyi. Bahkan, selama kurang lebih 1,5 tahun aku bersekolah di SMP ini, hanya beberapa siswa-siswi yang datang ke perpustakaan setiap harinya. Perhari, siswa/siswi yang datang ke perpus pun bisa dihitung dengan jari. Hanya sekitar 9% siswa/siswi di SMP ini yang selalu rajin datang ke perpus. Sangat miris bukan? Perkenalkan namaku Elfesya Naraya. Panggil saja aku Nara. Aku adalah anak kelas 8 A di SMP Wirabrata Yogyakarta. Pada jam istirahat ini, aku akan mengikuti rapat dengan tim perpustakaan, Pak Kepala sekolah, Bu penjaga perpus, dan juga tentunya Kak Syden Arnawa, atau biasa dipanggil Kak Nawa. Siapa yang tidak mengenalnya? Mantan ketua OSIS yang ramah tapi sangat tegas dan mempunyai segudang prestasi. Dan ada lagi, Kak Nawa juga sudah banyak membaca buku- buku di perpus SMP ini. Bahkan, hampir semua catatan pinjaman buku di perpus ini sudah tertulis nama Kak Nawa. Mungkin, sekarang hanya ada 5-9 buku saja yang belum Kak Nawa baca. Rapat kali ini, akan membahas tentang bagaimana caranya agar siswa-siswi dapat mengunjungi perpustakaan sekolah, dan bagaimana caranya agar perpustakaan ini tidak terlalu sunyi dan tidak dicap lagi sebagai \"Ruang Sunyi\". EDISI III-FEBRUARI 2023 57
Ruang Sunyi Dalam rapat ini, kita membahas banyak pendapat. Seperti pendapat ini. \"Kak gimana kalau kita tata ulang perpus? Dari yang pernah kutanya ke temen ku kak, mereka pada ga mau ke perpus gara-gara perpusnya penampilan dan tata letaknya mbosenin banget\", ucap Tiara. \"Boleh juga itu. Bagaimana Pak, Buk? Bolehkah kita merombak perpus menjadi berpenampilan baru lagi?\", tanya Kak Nawa kepada Pak kepala sekolah dan Bu penjaga perpustakaan. \"Boleh-boleh, nak.. Selama itu bisa menarik perhatian temen-temen kalian, Ibu setuju\", ucap Bu penjaga perpustakaan setuju. \"Kalau bapak juga setuju, nak. Nanti kalau soal biaya aman..\", ucap Pak kepala sekolah menyetujui dengan mimik wajah meyakinkan semua orang. \"Baik Pak, Bu terima kasih banyak atas izinnya.. Oiya, ada lagi yang mau berpendapat selain ngerombak perpus?\", ucap Kak Nawa. \"Kak! Aku ada ide. Gimana kalau kita buat lomba baca?\", ucapku agak sedikit ragu. \"Lomba baca? maksudnya gimana Ra?\", tanya Kak Nawa bingung. \"Jadi gini Kak, lomba bacanya tu kita buat tantangan untuk para siswa-siswi. Kalau selama 2 minggu selalu rajin tiap hari ke perpus, terus juga selalu pinjam buku terus habis itu bukunya dibaca, nah terus nanti dapet hadiah kak, misal hadiahnya uang, atau malah jajanan kantin, atau yang lainnya. Oiya, nanti ngambil pemenangnya dari orang yang terbanyak baca buku sampai selesai di perpus. Gimana Pak, Bu, dan semuanya? \", jelasku. \"Wah, boleh tu Ra!!\" Bukannya Kak Nawa yang menjawab, tapi malah Renjana yang menjawab. \"Boleh tu, ide kamu bagus Ra!\", timpal Kak Nawa. \"Gimana yang lain? Pak kepsek dan Bu penjaga perpus juga?\", tanya Kak Nawa. \"Boleh banget itu nak!! Malah nanti perpus nya jadi rame banget to. Udah beda suasana, terus ada lomba itu wah!! Ibu setuju banget!\", antusias Bu perpus. \"Saya juga setuju, nak! Biar hadiahnya nanti uang saja, aman nanti kalau masalah hadiahnya\", sejutu Pak kepsek. \"Kita semua juga setuju Kak!\", seru semua tim perpustakaan. \"Alhamdulilah, kalau gitu fix ya temen-temen dan Pak kepsek dan Bu perpus?\", tanya kak Nawa kembali. \"Fix!\", seru semuanya yakin. Lalu, kami membahas semua kebutuhan yang diperlukan untuk lomba dan rombak perpus ini. Dan di akhir rapat, ditentukan beberapa hasil, yaitu mempercantik tampilan perpustakaan di hari Sabtu besok dan membuat lomba baca dengan jangka waktu 2 minggu dengan hadiah yang fantastis. 58 SUARAUNGGULAN
Ruang Sunyi Keesokannya, aku bergegas ke sekolah untuk kerja bakti merombak perpustakaan. Sesampainya di sekolah, sekolah terasa sepi karena setiap hari Sabtu siswa-siswi libur. Kak Nawa sebagai ketua panitia pun membagi tugas. Ada 2 orang yang bertugas membuat poster lomba dan sisanya membantu menata ulang perpus. Aku mendapat tugas membantu menata ulang bersama Tiara, Renjana, Aluna, Rajendra, Satria, Satya, Ikiee, Mahesa, Juan, Sean, Tanaya, Vania, Yuki, Serra, Gisella, Sara, Shafira, dan para Bapak Ibu guru lainnya yang ikut membantu kami. Kami memulainya dengan mengeluarkan semua benda, lalu menyapu dan mengepel lantai, dan mulai menata ulang perpus. Di saat menata, kami dibagi kelompok lagi, ada yang menata rak-rak buku, ada yang menata meja, dan ada yang menata buku- buku. “Dra, Dra! Kita angkat raknya ke kanan dikit!”, ucap Satya. Begitulah cuplikan dialog para tim penata rak buku saat menggeser-geser rak buku sampai cocok dengan letaknya. Aku dan Kak Nawa mendapat bagian menata meja- meja. Kami berdua mengangkat meja-meja kayu itu berdua. “Nara! Dalam kitungan ke 3, kita angkat mejanya bareng-bareng ya! Siap?” Itulah satu cuplikan percakapan ku dengan Kak Nawa. Saling gotong royong. Dan bahkan saling melindungi satu sama lain. Terlihat ketika aku sedang memeriksa kolong meja, Kak Nawa memegangi tepi meja yang sedikit lancip agar Aku tidak terkena tepian meja. “Awas Nara! Nanti kepalamu terkena meja!”, tegur Kak Nawa. “Siap kak!”, jawabku. Lama kami menata ulang perpus, sekarang telah terlihat rak-rak buku yang tertata dengan posisi baru, meja-meja yang sekarang tertata rapi dengan keadaan meja yang berkelompok, dan tatanan baru dari benda-benda lainnya yang berada di perpus. Dan bertepatan dengan selesainya menata perpus, poster lomba juga sudah selesai didesain dan dicetak. Tugas hari ini selesai, hanya tinggal menempel poster dan memosting poster ke instagram sekolah. Hari telah berlalu, tak terasa hari ini sudah hari Senin. Hari Senin ini adalah hari pertama perlombaan dimulai. Sungguh, semua siswa-siswi sekarang lebih berbondong bondong untuk menuju ke perpus daripada ke kantin. Aku tak akan mengira bahwa mereka akan seantusias ini. Bahkan, Bu perpus saja sampai kewalahan mengatasi banyaknya siswa-siswi yang datang dan meminjam buku. EDISI III-FEBRUARI 2023 59
Ruang Sunyi Dengan kejadian itu, akhirnya tim perpustakaan ikut membantu Bu perpus. \"Kak, sumpah aku ga ngira mereka bakal seantusias itu sama lomba ini\", ucapku tak percaya. \"Hahaha sama, Ra! Aku juga ga ngira mereka antusias banget kayak gini. Bahkan kita aja sampe kewalahan gini\", ucap Kak Nawa Hari berlalu dengan sangat cepat. Tak terasa, 2 minggu telah berlalu. Selama 2 minggu ini, siswa-siswi benar-benar mengikuti lomba dengan antusias dan sportif. Tidak ada yang curang. Dan selama 2 minggu terakhir ini perpus dipenuh sesaki dengan lautan siswa-siswi yang datang untuk membaca. Yang dari awal SMP Wirabrata Yogyakarta ini hanya mempunyai 9% minat baca ke perpus, sekarang sangat naik drastis menjadi 88%. Hari ini adalah pengumuman pemenang lomba. Aku yang bertugas mengumumkan juara lomba tersebut. Dari juara 3 yang mendapatkan uang sebesar Rp. 500.000, juara 2 mendapatkan uang sebesar Rp. 750.000, dan juara 1 yang mendapatkan uang sebesar Rp. 1.000.000 dan hadiah tersebut akan diserahkan oleh Bu perpus. Setelah aku mengumumkan juara tersebut, Kak Nawa izin untuk menyampaikan sesuatu. \"Selamat pagi temen-temen, saya selaku ketua panitia dari kegiatan lomba ini ingin menyampaikan sesuatu. Yaitu, untuk teman-teman yang belum berkenan untuk mendapatkan kejuaraan, tetap semangat dan ikuti lomba lagi yang akan diselenggarakan tahun depan. Dan untuk teman-teman, saya ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas keikutsertaan dan keantusiasan kalian, dan pesan dari saya setelah lomba ini berakhir jangan tinggalkan perpus lagi ya.. setelah lomba ini berakhir, jangan tiba-tiba langsung tidak mau ke perpus lagi, tidak mau membaca buku di perpus lagi, jangan tiba-tiba mengabaikan hal baik yang kalian bangun selama 2 minggu terakhir ini. Siap temen-temen!?\", pesan Kak Nawa. \"Siap!!\", jawab siswa-siswi SMP Wirabrata Yogyakarta. -----***----- 60 SUARAUNGGULAN
Catatan Yang Dijanjikan Catatan Yang Dijanjikan Oleh : Nabila Restu Putri Kelas VII Fatimah Namaku Aidah. Usiaku saat ini menginjak delapan belas tahun. Dari kecil, aku seorang yatim piatu. Ayah dan bundaku mengalami kecelakaan saat aku berumur tujuh tahun. Sejak saat itu, aku tinggal bersama dengan kakek dan nenekku. Saat ini namaku dikenal sebagai penulis muda. Dahulu aku bukanlah apa-apa, hanya sebutir debu tak bernama. Banyak hal yang terjadi dan aku lewati sampai ke titik ini. Tentunya aku tak sendirian. Di setiap karya dan ceritaku, tercantum sebuah nama di dalamnya. Nama seseorang yang selalu menjadi inspirasiku, yang menguatkanku untuk melewati segalanya. Dia adalah sahabatku “Aily”. Aily, aku tak tahu cara menggambarkan sosoknya. Namun, yang aku ketahui dia adalah seorang sahabat yang selalu menemani di kala suka duka diriku. Bahkan di saat ayah dan bundaku berpulang, Aily memelukku dengan erat saat itu. Aku dapat merasakan kasih dan kelembutan Aily sebagai sahabatku. Aku ingat, Aily pernah mengatakan kepadaku untuk mencurahkan keluh kesah diriku kepadanya. Aku merasa Aily bukanlah sekedar teman ataupun sahabat, melainkan keluarga bagi diriku. Aku sangat bersyukur Tuhan mempertemukanku dengan sahabat yang sangat istimewa. Pertemuan kami terjadi karena bundaku dan ibunya Aily merupakan sahabat karib. Kami sudah bermain bersama saat umur kami masih sangat belia. EDISI III-FEBRUARI 2023 61
Catatan Yang Dijanjikan Aku sempat bertanya-tanya, akankah kami meneruskan kisah persahabatan orang tua kami? Namun, pada akhirnya kurasa kisah kami berbeda dengan kisah persahabatan mereka. Banyak pengorbanan yang diperlukan di antara kami. Hingga suatu ketika, kami harus terpisah untuk selamanya. *** Pagi itu, tepatnya lima tahun yang lalu, saat aku masih berusia tiga belas tahun. Di situlah di mana semuanya dimulai. Sejak kecil, aku memang sangat tertarik pada karya sastra. Mulai dari novel, puisi, cerpen, pantun, dan masih banyak lainnya. Bahkan hampir setiap buku sastra yang disediakan perpustakaan keliling, telah kujelajahi. Ketika membaca tulisan dari seorang penulis, aku bisa sangat terbawa dalam alur yang sang penulis itu tuliskan. Hal itulah salah satu yang membuat diriku tertarik pada karya seni sastra. Aku sungguh ingin memahaminya. “Hei, Ily. Aku sungguh tak sabar membaca buku terbaru perpustakaan keliling”, Aku menatap ke arah Aily dengan mata berbinar. Sangat bersemangat. “Aku pun menantikannya..”, Aily tersenyum lembut. Suaranya sungguh terdengar halus. Angin semilir terlihat menggerakkan kerudung putih dan roknya yang panjang. Membuat sosoknya terlihat semakin cantik nan anggun. Kulitnya pucat namun nampak cerah. Inilah Aily, sahabatku. *** Anak-anak, sekarang bapak memiliki tugas untuk kalian. Coba tuliskan apa impian kalian dan sertakan alasannya!” Terdengar suara perintah dari Pak Anam, guru pengampu mata pelajaran bahasa sekaligus wali kelas kami. Pak Anam adalah guru di sekolah kami yang terkenal dengan keasyikannya saat mengajar dan terkenal dengan jokes bapak-bapaknya. Walau begitu, beliau akan menjadi sangat tegas bila memang ada suatu hal yang perlu tuk ditegasi. Banyak dari kami yang sangat memfavoritkan Pak Anam. 62 SUARAUNGGULAN
Catatan Yang Dijanjikan Namun, seringkali kami tak menyukai tugas-tugas dari Pak Anam yang kadang membuat kami harus menghabiskan banyak tinta dan lembar kertas. Walau tugas kali ini bisa dibilang cukup lebih baik dari tugas-tugas sebelumnya, tetapi sungguh perlu pemikiran dan pertimbangan. Tentu saja! Ini menyangkut impian. Aku yang sedikit kesulitan, celingukan sok-sokan mencari referensi. Beberapa menit kemudian suatu kata terlintas di pikiranku, “Penulis!”. Setelah selesai mencatat, lantas aku menengok ke arah Aily yang duduk tepat berada di bangku belakangku. Terlihat dia sedang mencatat di sebuah buku catatannya, yang sepertinya buku favoritnya, buku yang selalu dia bawa ke mana pun. Ah, aku selalu penasaran dengan buku milik Aily itu dan apa yang dituliskannya. “Aily, apa impian-“ Belum sempat kuselesaikan kata-kataku, bel pulang berdering. Menyela perkataanku. Setelah bel selesai berdering, Pak Anam pun menutup pembelajaran. “Aidah, Aily. Bisa temui bapak di kantor nanti?” Pak Anam memanggilku dan Aily. Menyuruh kami menemui beliau. “Baik, pak.”, respon aku dan Aily menjawab bersamaan. Apakah aku telah melakukan kesalahan? Aku menelan ludah. Namun, kurasa ini akan baik-baik saja. Karena, Aily sang penyandang gelar murid teladan pun ikut dipanggil. Aku menatap ke arah Aily, mencoba memberi kode pertanyaan. Aily hanya tersenyum menanggapi kodeku. Kurasa senyumnya itu menandakan tak akan terjadi apapun. Melihat senyum manis Aily, aku sedikit merasa lega. Berharap panggilan dari Pak Anam adalah sesuatu yang baik untuk diriku dan Aily. Aku yang sejak tadi duduk di bangku, memutuskan berdiri dan menghampiri Aily yang ternyata sudah dari tadi berada di depan pintu kelas, menungguku. Entahlah, memang sejak dulu Aily adalah orang yang cukup gesit. Meski begitu dia selalu menungguku ketika aku belum bersiap. EDISI III-FEBRUARI 2023 63
Catatan Yang Dijanjikan “Tak perlu terburu-buru, Aidah”, ucap Aily. “Aku sama sekali tidak terburu-buru. Ngomong-ngomong, aku tadi sempat ingin bertanya padamu tentang sesuatu.” Tanyakan saja, aku tak keberatan”, jawab Aily. “Tentang tugas Pak Anam tadi, apa impian yang ingin kau wujudkan, Aily?\", Aku memasang wajah penasaran di hadapan Aily. Aily terlihat mencoba menyembunyikan senyumnya. Ekspresinya terlihat jahil. Yang membuatku tambah penasaran. “Kau tak akan paham dengan impianku. Jika memang kau ingin mengetahuinya, tak akan kuberitahu sekarang. Ada masanya nanti, akan kuberitahu impianku padamu, bahkan semua yang selama ini ingin kau ketahui tentangku.” Aily tersenyum lebar menatapku. “Kalau begitu, saat masa itu tiba, aku juga ingin melihat buku catatan misteriusmu itu”, Aku melotot ke arah Aily. Berharap dia akan memperlihatkan catatan favorit misteriusnya itu padaku. Memang aku sedikit melunjak. “Baiklah, lagi pula catatan itu kutujukan untukmu”, Aily mengangguk setuju. Aku sangat girang mendengarnya, tak sabar membuka catatan misterius yang selama ini disembunyikan Aily dariku. Namun saat itu, tanpa kusadari, hal itu merupakan butiran dari serpihan puzzle perpisahan kami. *** Sesaat, aku dan Aily sampai di ruang guru. Kami masuk dengan mengucapkan salam. Tanpa sadar kami telah di tunggu Pak Anam yang duduk di bangku meja gurunya. “Maaf jika bapak mengagetkan kalian. Jadi bapak memanggil kalian karena,..” Pak Anam mulai menjelaskan alasan kami dipanggil. Setelah Pak Anam menjelaskan panjang lebar. Kami terdiam. Hening sejenak. “Jadi, maksud bapak, kami akan diajukan pada ajang lomba penulisan karya sastra?”, seketika Aily membuyarkan keheningan ini. “Tepat sekali. Setelah bapak banyak mengamati, sepertinya ini ajang yang patut kalian ikuti. Melihat kalian adalah murid yang aktif dalam kebahasaan dan cukup kreatif, itu akan menjadi peluang untuk kita mencetak prestasi”, jawab Pak Anam. 64 SUARAUNGGULAN
Catatan Yang Dijanjikan Pak Anam juga menjelaskan hadiah yang didapatkan sang pemenang. Sebuah beasiswa bidang kesastraan, piagam, serta uang tunai. Betapa terkejutnya diriku mendengar hadiah itu, terutama beasiswa kesastraan. Sungguh aku sangat tertarik. Namun, aku sempat khawatir. Kenyataan bahwa pemenangnya hanya ada seorang saja. Itu berarti jika salah satu antara aku dan Aily yang menjadi pemenang, maka salah satu dari kami harus pergi ke kota memenuhi beasiswa itu. Membayangkan aku harus berpisah dengan Aily, membuat dadaku terasa sesak. Aku menatap gelisah ke arah Aily. Tanpa sadar sejak tadi Aily telah memperhatikanku, mengetahui kegelisahanku. “Kau tahu? Apapun yang terjadi, aku tak akan mengalah darimu untuk mendapatkan beasiswa itu. Aku memutuskan bersaing denganmu di ajang itu.” Aily menepuk punggungku. Kemudian ia menyeringai. Sepertinya memang sejak dulu, dia selalu menjadi pendorong dan pembangkit semangatku. Dan sejak dulu pula aku memang orang yang mudah terprovokasi oleh tantangan dari Aily. “Kalau begitu, aku tak akan kalah darimu!” Secara tiba-tiba aku mulai terdorong untuk bersaing dengan Aily. Walau aku tahu dia bukan lawan yang mudah. *** Silau cahaya. Matahari tepat berada di atas kepala. Menandakan waktu siang tiba. Setelah pulang dari sekolah, aku bergegas menuju rumah Aily. Hari ini lagi-lagi dirinya absen. Sudah seminggu Aily tidak berangkat sekolah. Kudengar dari nenekku dan Pak Anam, Aily terkena demam yang cukup tinggi. Bahkan tak boleh ditemui tuk sementara waktu karena kondisinya yang tiba-tiba drop. Dan setelah beberapa hari ini, akhirnya Aily bisa dijenguk karena kondisinya yang mulai membaik. Persis seminggu yang lalu, dia absen beberapa hari karena demam yang serupa. “Assalamualaikum.” Tok..tok..tok. Kuketuk pintu rumah Aily. Awalnya tak ada jawaban. Kemudian kuketuk sekali lagi. “Wa'alaikumsalam. Eh, Aidah, ayo masuk nak”, dengan lemah lembut ibunya Aily menjawab salam dan membukakan pintu untukku. EDISI III-FEBRUARI 2023 65
Catatan Yang Dijanjikan Aku masuk ke kamar Aily. Saat melihatnya, rasanya ada sebutir air mata yang ingin menetes. Kucoba tuk menahannya sekuat tenaga agar Aily tak melihatnya. Aily yang kulihat hari ini tampak beda dari dua minggu lalu. Dia terlihat lemas tak berdaya, terlihat kurus, dan wajahnya yang memang sudah pucat, terlihat lebih pucat. “Hai Aidah, bagaimana seminggu lebih tanpa diriku?”, Aily terlihat santai bertanya dengan keadaan raganya yang tak berdaya. “Apa-apaan kau, tentu saja aku sangat merindukanmu. Kau tau, aku kesepian”, Aku memeluk lembut tubuh Aily yang sedang terduduk di ranjang. “Kau harus cepat sembuh! Kau bilang, kau mau bersaing denganku untuk merebutkan beasiswa sastra itu. Kau tau, besok lusa adalah penentuannya. Kita harus datang bersama untuk menantikan pengumuman kejuaraan”, tegas diriku. “Tenang saja, aku akan sembuh dalam waktu satu hari”, balas Aily sambil tersenyum. “Kau harus janji..”, Aku menjulurkan jari kelingkingku ke hadapan Aily. Seketika Aily pun melakukan hal yang sama. Siang itu aku banyak bercerita pada Aily tentang banyak hal yang ia lewatkan saat absen sekolah. Aku juga membagi kepada Aily, catatan pelajaran yang aku catat di sekolah, agar Aily tak tertinggal pelajaran. Kerinduanku pada Aily selama seminggu lebih, kucurahkan pada saat itu juga. *** Hari ini. Hari di mana penentuan usaha kami diumumkan. Beasiswa dan gelar juara ajang penulisan karya sastra. Setelah kami mengirimkan karya, inilah saat penentunya. Aku, Aily dan Pak Anam telah duduk di bangku paling depan, menunggu acara pengumuman segera dimulai. Aku duduk di samping Aily yang menggunakan kursi roda. Meskipun dirinya masih terlihat sedikit lemah dan kulitnya pucat pasi. Namun, mungkin keadaaannya itu tertutup oleh semangat penantian pengumuman ini. 66 SUARAUNGGULAN
Catatan Yang Dijanjikan Entahlah, aku sangat berdebar menantikanya. Tanganku mulai terasa dingin. Aku mulai merasa sedikit panik. Aku mencoba menyembunyikan kepanikanku. Kemudian, secara tiba-tiba tanganku yang dingin merasakan adanya kehangatan. Aku menengok. Ternyata Aily yang membuat tanganku yang dingin, merasa hangat. “Kau tak perlu takut. Aku yakin kaulah pemenangnya.” Aily lagi-lagi memberikan senyum hangatnya padaku. Dua tutur kalimatnya sangat menenangkan hatiku yang tadinya sangat panik. Kini kepanikanku sekarang mulai menyisir satu persatu hilang. Aily menggandeng tanganku. *** Singkat cerita, dugaan Aily tepat. Akulah pemenangnya. Seminggu kemudian adalah kepergianku ke ibu kota tempat di mana kemudian aku mendapat pendidikan kesastraan selama empat tahun di sekolah pilihan. Walau begitu aku selalu berkabar dengan Aily lewat pesan telpon seluler jadul. Saat itu hanya ada sebagian orang yang memilikinya. Sebelum kepergianku ke ibu kota, Aily memberiku buku catatannya, buku catatan yang telah dia janjikan padaku. Aku belum sempat membacanya. Begitu sampai ibu kota, entah mengapa aku langsung dihujani berbagai tumpukan tugas pelatihan menulis. EDISI III-FEBRUARI 2023 67
Catatan Yang Dijanjikan Aku sungguh menyesal saat itu, tak langsung membacanya. Aku juga menyesal mengapa di saat Aily tiba-tiba tak bisa dihubungi, aku tak curiga. Banyak hal yang kusesali atas kepergianku. Aku tak menduga sama sekali bahwa keberangkatanku ke ibu kota dengan penuh semangat justru adalah pertemuan terakhirku dengan Aily. Dan aku tak menyangka pula jika catatannya itu adalah surat wasiat terakhir darinya. Terakhir kali Aily bilang padaku secara langsung bahwa dia ingin menonton novelku yang akan difilmkan, bersama denganku saat aku kembali nanti. Kurasa tak sempat, saat aku pulang sahabatku, Aily hanya tinggal sebuah nama yang terukir di nisan. Hanya sebuah ingatan hangat yang tak tergantikan. *** \"Persahabatan adalah hal tersulit di dunia untuk dijelaskan. Itu bukan sesuatu yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi jika Anda belum mempelajari arti persahabatan, Anda benar-benar belum belajar apa-apa\" (Muhammad Ali) 68 SUARAUNGGULAN
HUMOR SEEKOR TIKUS YANG MENDATANGI PERAMAL Oleh : Aisya h Nur F. A Kelas IX Hajar Seekor tikus pergi menemui seorang peramal untuk mengetahui apakah dia beruntung dalam urusan asmara atau tidak Peramal: “Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?’’ (Peramal itu membaca telapak tangan si tikus) Tikus: “Aku ingin mendengar kabar baiknya terlebih dulu.” Peramal: “Kamu akan bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan ingin mengetahui segala sesuatu tentang dirimu. Dia ingin kamu terbuka padanya dan memberikan hatimu padanya.’’ Tikus: “Wah, itu hebat!. Tapi, apa kabar buruknya?’’ Peramal: “Kamu akan bertemu dengannya di kelas biologi.’’ EDISI III-FEBRUARI 2023 69
Puisi Si Hitam Oleh : Salma Aulia Zahra Kelas VIII Maryam Gulita mendekap raga, Rasa yang tak karu-karuan, Jantung yang menari-nari ria, Tangan yang mulai dihantui dingin, Hiruk isi kepala yang mengusik, Rinai air mengalir dari sang netra, Dan rasa takut yang membuncah bagai ancala, Sungguh, Rasa ini telah asak Namun, Pada akhirnya akan hadir tangkai berjari, Yang menuntun, Merengkuh, Dan memberi kehangatan bagai anala Berburu Bayangan Oleh : Salma Aulia Zahra Kelas VIII Maryam Bayangan hitam gagah itu, Bayangan yang kucari Bayangan yang ingin raga ini dekap Bayangan yang ingin hati ini tautkan Bayangan yang ingin netra ini tatap Bayangan yang ingin bibir ini ajak berdialog Dan bayangan yang membuat raga ini terburu dewasa Bertahun-tahun kuberburu bayangan itu Namun Sayangnya ia telah membaur dengan gulita Sulit tuk ditemukan Dan sulit tuk kembali 70 SUARAUNGGULAN
Ilmu Ilmu Oleh : Shellyana Arbianti Putri R Kelas IX Zaenab Dikenalkan denganmu sejak masiih dini Meski belum terlalu mengenalmu Kamu sudah banyak membantuku Banyak mengajarkanku Kau bagaikan awan di langit Bagaikan udara di bumi Aku sudah tahu pasti Begitu pentingnya dirimu bagi kehidupan manusia Kau membantu menerjang benteng kebodohan Memporak-porandakan keangkuhan Tanpamu semua akan terlihat gelap Begitu hebatnya dirimu \"Ilmu itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan harus dijaga, sedangkan ilmu menjaga kamu\" (Ali bin Abi Thalib) EDISI III-FEBRUARI 2023 71
Komik Menggapai Impian Oleh : Isyana Sprinta A AKU AKU HAHAHA gKaaBamiskuaa!n! SANG RAGU! Mmhimuashptaiahmhaiul..b.kueatitnkgagmiaun!! JUARA! ITU SUSAH ga PaAdSaTyIAaBKnUIgStABid!IaSTkAU!mNGunGgUkinA!JA! AKU YtaimaedepnaunAagkdgllykaakaaahhadnu,.ua.g.sjmaekeeddenimankgnagkugnakdeuaymhahjauenaddngnaidkskhaaueknasciapuithaaubl biiilsaa Semangat! Buktikan dipertandingan besok kalau kamu bisa. SIAP COACH aku berhasil!!! 72 SUARAUNGGULAN
TTS Oleh : 'Aisyah Mar'atush Sholihah 10 9 23 45 11 1 12 6 8 7 13 14 Mendatar Menurun 1. Asas gerakan Muhammadiyah 2. Surah yang menjadi dasar didirikannya 4. Bentuk Lambang IPM Muhammadiyah 7. Ayah dari KH. Ahmad Dahlan 9. Amal Usaha Muhammadiyah 3. Ortom Muhammadiyah yang 11. Pedoman Muhammadiyan selain Al- anggotanya adalah para pelajar Qur'an 13. Lembaga Amil Zakat Infaq & Shadaqah 5. Bulan berdirinya Muhammadiyah 14. Pendiri 'Aisyiyah 6. Pendiri Muhammadiyah 8. Takhayul Bid’ah Churafat 10. Arti Tajdid secara bahasa 12. Salah satu ortom Muhammadiyah Jawaban Edisi II Pemenang Edisi II* Mendatar 1.Afifah Lalila A. 2. Praditya Feby S 1. Soekarno 2. Pancasila 3.Maluku 4. Kirimkan jawaban Anda ke redaksi Budha 5.PETA 6.PPKI melalui email [email protected] dan Menurun dapatkan hadiah menarik ! 1. BPUPKI 2.Agustus 3.NKRI 4.Belanda 5.Demak 6.Pattimura 7.Rodi 8.VOC *Hadiah pemenang dapat diambil di Perpustakaan \"Arqaa Library pada hari dan jam kerja EDISI III-FEBRUARI 2023 73
Di Balik Layar edisi III \"Menulis adalah bekerja untuk keabadian\" (Pramoedya Ananta Toer)
Apa kata mereka edisi III tentang SMPUA ? Sangat luar biasa bisa sekolah di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul, karena selain pendidikan agamanya yang bagus juga di sana sudah disahkan sebagai Sekolah Ramah Anak, dan guru-guru pada baik dan tekun dalam mengajar muridnya, saya sebagai alumni SMP Unggulan Aisyiyah Bantul sangat senang belajar di sana karena banyak teman-teman yang saling suport dalam membantu temanya dan juga akrab dalam pergaulannya. (Irsyad Arsyaduta) Selama bersekolah di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul, ada banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan. Guru- guru di sana baik hati dan memberikan banyak perhatian pada tiap muridnya. Teman-temannya juga ramah dan menyenangkan. Sekolahnya aman dan nyaman, membuat saya betah selama belajar di sana (Kayla Tsabitah Isnain) Merasa excited sekolah di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul, karena lingkungannya yang sangat nyaman, dan guru gurunya asik saat mengajar, dan kelas yang nyaman untuk pembelajaran dan di SMP Unggulan Aisyiyah Bantul memiliki pembelajaran Islam yang sangat kuat, sehingga bisa membuat siswa-siswanya tidak lupa dengan agama (Berlino Millyarta Azar Hermawan) Bagus dan menyenangkan dapat bersekolah di SMP UNGGULAN AISYIYAH BANTUL (Vito Perdana Putra)
SMP A 200+ UNGGULAN 'AISYIYAH BANTUL AKREDITASI PRESTASI EST. 2012 FULLDAY SCHOOL SMP UNGGULAN 'AISYIYAH BANTUL \"Unggul dan Berkarakter\" PENDATAANPESERTA DIDIKBARUTP.2023/2024 GELOMBANG I GELOMBANG II GELOMBANG III 3 Oktober 2022- 12 Januari 2023 13 Januari 2023- 30 Maret 2023 31 Maret 2023- 8 JUni 2023 Seleksi Seleksi Seleksi 14 Januari 2023 1 April 2023 10 Juni 2023 2P0enJgaunmuuamria2n023 P10eAngpurmil u2m0a2n3 1P16enJguunmi 2u0m2a3n Daftar Ulang Daftar Ulang Daftar Ulang 20 Jan - 3 Feb 2023 10 Apr - 2 Mei 2023 16 Jun - 3 Juli 2023 *jadwal masih dapat berubah KONTAK Ustadzah Anis 082122296106 smp unggulan aisyiyah bantul Ustadzah Sari 085385405080 unggulanaisyiyah_ PPDB Center 08815319630 www. smpuabantul.sch.id
SMP A 200+ UNGGULAN 'AISYIYAH BANTUL AKREDITASI PRESTASI EST. 2012 Selamat & Sukses POR PELAJAR TK. KABUPATEN BANTUL 2023 Faraid Jade Ananto Nayra Pastika Y. Anindya Juara I Cabor Tenis Lapangan Juara III Cabor Taekwondo Isyana Sprinta Ayodya Juara I Cabor Pencak Silat Faiz Ibnu Majid Juara III Cabor Tinju Kelas 49kg (yout) Putra INFO PPDB Ustadzah Anis 082122296106 smp unggulan aisyiyah bantul Ustadzah Sari 085385405080 unggulanaisyiyah_ PPDB Center 08815319630 www. smpuabantul.sch.id
Search