Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Bab 26. Penyakit Kolon dan Rektum

Bab 26. Penyakit Kolon dan Rektum

Published by haryahutamas, 2016-08-02 04:18:41

Description: Bab 26. Penyakit Kolon dan Rektum

Search

Read the Text Version

64 PETWAKIT KOLON DAN REKTUMbenaran bagi limfadenektomi inguinalis rutin. Jika ke- Prolapsus sejcti timbul dengan herniasi perito-lenjar limfe t€rlibat secara klinis, maka kelenjar limfedibuang, tetapi prognosis buruk. Tetapi jika ada inter- neum pelvis melalui diafragma pelvis, dinding rektumval antara waktu reseksi primer dan waktu reseksi ke-lenjar limfe yang diperlukan karena keterlibatan klinis anterior dan anus. Tonus sfingter ani buruk. Prolapsusyang dapat dipalpasi, maka angka kelangsungan hidup5 tahun dapat lebih dari 60 persen. Angka kelangsung. sejati terutama dalam bayi, pria usia 20-an atau 30-an,an hidup 5 tahun pasien yang diterapi dengan reseksiabdominoperineum kombinasi berkisar antara 30 sam- serta wanita usia berapapun. Pada pria mungkin me-pai 60 penen, yang menguntungkan dibandingkan de-ngan pasien yang menerimt terapi yang sama bagi kar- nunjukkan kelemahan kongenital karena prostat dansinoma rektum. vesikula seminalis memberikan sokongan adekuat di Terapi radiasi sedang lcbih sering digunakan di-bandingkan sebelumnya, terutama bagi lesi dini. Ra- anterior unfu k mencegah herniasi. Dengan protrusiola-diasi primer dan radiasi setelah reseksi terbatas telabdilakukan. Cantrell dan rekannya melaporkan dari 47 ma dan berulang, maka sfingter ani menjadi relaksasi,pasien, 35 menerima terapi radiasi luar saja, yang di-berikan sebagai terapi kuratif. Angka kontrol lokal se- terega ng progresi f dan a khi rnya pa ralisis (Gambar 36).besar 80 persen dan angka kelangsungan hidup 5 tahunsebenarnya bagi pasien tanpa metastasis sebesar 95,6 Berbagai tindakan bedah telah diuraikan untukpersen. Angka kelangsungan hidup kcseluruhan bagiseluruh kelompok adalah 79,3 pcnen. Hasil serupa te- mengobati prolapsus rektum, tetapi tidak ada tindakanlah dilaporkan oleh Puthawala dan rekannya dalam 40pasien yang diterapi dengan kombinasi terapi radiasi ideal atau standar yang disetujui. Tetapi operasi apa-eksterna dan interstisial. Penelitian ini menunjukkankemanjuran terapi radiasi dalam mencapai kontrol lo- pun untuk mengendalikan keadaan debilitasi ini pastikal karsinoma sel gepeng anus. Penggunaan cara iniyang bija ksana, mungkin denga n impla ntasi i ntentisial melibatkan reseksi usus berlebihan dan prolapsus, pe-pemancar radiasi bertena ga rendah, bisa menyebabka n ngurangan ukuran anus, rekonstruksi plastik dan pe-p:.e.r.b_aik2o0l angka kesembuhan dan pengurangan mor- nguatan lantai perineum, suspersi transabdomen danDrgrIas. ususi; i;;;;fiksasiyangprolapsus ke pelvis, perrunrpEqcul d^eProlapsusRektum 1e ;; ;;iBi i[u n\"l,a;ns i\" rni. ie ri neai. I 2' 1 s' Tiga jenis prolapsus rektum (1) prolapsus mukosa(2) intususepsi rektum dan (3) prolapsus sejati. PruritasAni Prolapsus mu&osa timbul dengan sfingterutub dan Pruritas ani dimanifestasikan oleh rasa gatal bebatpenonjolan melalui anus hanya mukosa rektum. Din- pada area perianus dan lebih dianggap sebagai gejalading lainnya tidak terlibat. Prolapsus rnenjadi simto- daripada penyakit. Pruritus ani bisa mengikuti hemo-rnatik karcna iritasi dan kadang-kadang ulserasi ja- roid, fisura, fistula, prolapsus, kriptitis pada neoplas-ringan yang prolaps. Pengotoran akibat sekresi muko- r,la. Sebab nonbedah mencakup dermatitis lokal, lesisa. Keadaan ini lebih lazim dalam bayi daripada de-wasa. Prolapsus pada bayi hampir selalu hilang pada jamur, masalah cacing kremi atau iriasi antibiotika.saat mencapai usia 5 tahun. Pada orang dewasa, insisiradial serupa dengan insisi hemoroidektomi, meng- Sebab sistemik mencakup ikterus, diabetes, psoriasis,basilkan parut, mengerutkan kemudian menahan mu' sifilis, dennatitis seboreika dan lekemia. Akhirnya ma-kosa yang berlebihan di tempatnya. salah ini bisa idiopatik, yang mencakup masalah psi- kososial. Dibutuhkan tes diagnosis yang tepat untuk Intususepsi reldum melibatkan penonjolan keselu- melukiskan faktor ini.nrhan dinding rektum tanpa kantong peritoneum. In- Faktor anatomi yang mendasari diterapi dengantususepsi dimulai di atas linea pektinatus. Jaringan pembedahan (fisura, fistula, hemoroid, neoplasma). Keadaan sistemik seperti diabetes atau ikterus atau yang dapat dipalpasi dalam bagian yang prolapsus dan iritan lokal dan infestasi, seperti antibiotika oral, ca-lipatan konsentrik membedakannya dari prolapsus mu- cing kremi atau parasit di[erapi secara spefisik.kosa. Ini dapat dianggap prolapsus tak lengkap' Suatu Bahkan selelah pencarian yang luas, sebab prurifussulkus dapat dipalpasi sepanjang tepi bagian cincin ani bisa tetap sukar dipahami. Pruritus idiopatik ber- anus yang prolapsus, yang tidak ada dalam prolapsus tanggung jawab bagi sekilar setengah pasien yang di- sejati. periksa. Kebenihan perianus tanpa cela saja sering menghilangkan rasa gatal. Penghilangan gejala bisa di- dapat dengan pengolesan salcp seng oksida lokal, salep anestesi atau krim kortikosteroid. Duduk berendam hangat dua kali sehari yang diikuti oleh pengeringan cermat dan pengolesan bedak noniritasi, absorbenbisa bermanfaat. Pada sejumlah pasien, ada unsur emosi yang besarbagi gejala ini danjika ada harus ditangani dengan tepat. PenyakitKelamin Kondilomata aicuminata, kutil kelamin anal jelas disebabkan oleh virus. Timbul pada perineum dan

BUKUNARBEDAH 65sekeliling anus, yang sering mclibatkan epitel skua- KEPUSTAIOIAN TERPILIHmosa kanalis analis. Kutil kecil biasanya ditcrapi de-ngan pengolesa n laruta n podofi I in, seda ngka n ku ti I be- Becker, J.M., and Rrymond, J.L.: Ileai pouch-anat anas-sar yang menyumbat kanalis analis bisa dikauter ataudielaisi. Kekambuban sering diternukan, dan sering tomosis: A single rlugeorr's experience *'ilh 100 con-dalam kasus dengan keierlibatan luas, diperlukan re-seksi abdominoperineum. Hasil yang baik tclah di: secutive cases. Ann. Surg.,2M:375, 1986.laporkan belakangan ini setelah t\".pi-int\"rf\"ron alfa 7tanpa perlu eksisi bedah. Merupakan tinjauan ulang dai 100 pasien yang men- Limfogranuloma venereum d isebabka n oleh vi rus. jalani operasi preservasi rektal unluk kolitis ulserativaDitularkan melalui hubungan seks dan terutarna meli-batkan genitalia dan kelenjar limfe regional. Diagnosis dan poliposis fanilial kohn. Petutalaltsanaan bedahditcgakkan oleh proktoskopi dengan biopsi urukosamaupun tes Frei dan fiksasi kornplemen. Biasanya rek- dari kondisi-kondisi ini bersama dengan hasilnya diulastum, fistula rellovaginalis atau fistula ani atau peru- dengan baik pada bulat ini.sakan kanalis analis. Dilatasi sudab cukup untuk strik-tur ringan; kasus lanjut bisa mernerlukan kolostomi Berk, J.E. (Ed.): Bockus Gastroenterology, Vol. 4, 4th ed.dan reseksi abdominoperi neum. Philadelphia, W.B. Saunders C-ompany, 1985. Merupakan referensi standar yang sudah hma diguna-SinusPilonidql kan untuk semua bentuk penyakit traktus gastroinles- tinalis, mencalary bagian yang menarik dari penyakit Walaupun tidak tirnbul dari anorektum, nanrun pe- kolon dan reldum. Siswa dirujuk untuk membaca re-nyakit pilonidal sering memasuki diagnosis banding ferensi ini untuk detil lcngkap dan bibliografi lebih hn-penyakit anorektum. jut' Sinus ini tirnbul sebagai lubang kecil yang lazim Bussey, I{.J.R.: Familial Polyposis C-oli. Baltimore, Johns Ilopkins University Press, 1975.ditemukan pada lipatan intergluleus dalam daerah sak- Merupakan monograf yang melaporkan pengalamanrokoksigeus, sekilar 3 sampai 5 crn posterior sampai staf bedah pada Rumah Sakit St. Marlc, yang ditujukansuperiorterhadap orifisiuur ani. Dia nggap bahwa seba- unt uk penyakit rektum dan kalon. G enet il6 ep idemiologi\"gian besar kasus, mula-mula akibat akar rambut yang patologi, dan gambaran klinis penyakit ini termasuk dimenembus berakhir ke dalam denuis dan membangkit-kan reaksi benda asing. Bcberapa ahli mempertahan- dalamnya. Seba',ai tambalu4 perulis membahas p-kan bahwa keadaan ini bersifat kongenital. ngalamannya pada Rumah Satir Sr. Mark dengan Seperti yang disarnpaikan oleh nanranya, suatu ni-dus rambut harnpir selalu clitcmukan di clalarn saluran sind rom Gardncr dan Tu rcot.sinus ini. Hampir semua rarnbut rncmasuki ujung ra-diks sinus pada permulaan. Skuaura raurbut yang mc- DeVita, V.T., Jr., Hellman, S., and Rosenberg, S.A.: Impor-runcing menjauhi dari ujung akar, jclas dikendalikau tant Advances in Oncology 1986. Philadelphia, J.B. Lip- pi ncott C-ompa ny, 1986.ke arah dalam olch rolling action di antara bokong.Folikel rambut atau alat tambahan kulit lain tak pcrnah Merupakan monograf yant sangat dianjurkan u*ukditemukan di dalam dinding sinus. Lesi ini tirnbul da- bedah onkologi yang mencakup prinsip umum perut- talaksanaan neoplasua ganas. Penulis sangat ahli funlam daerah intergluteus pria hirsutisme muda dan ku- terkenal dalam bidang inl Edisi terbaru adalah pem-rang lazim dalam wanita. Penyakit pilonidal lazim da- baharuan dari kcrja terakhir yang dilala*an pada In-lam personil militer mgda. Hampir tak pernah ditcntu- stitut Kanker Nasional seperti juga klinik-klinik utama dikan dalam pasien berusia 45 tahun atau lcbih. seluruh dunia. Infeksi tanpa ruptura rnelalui kulit (yang urcutbeu-tuk sinus), sifat kronis dan kekambuhan lazin ditemu- Goligher, J.C. (Ed.): Surgery of the Anus, Rectum, anrlkan. Bagi sinus yang meradang akut, irsisi scderhanadan drainase tepat dilakukan. Tetapi yang idcal (bila C-olon. London, Bai lliere Tindall, 1984.mungkin) adalah eksisi total dan pcnutupan prirncr, Merupakan referensi kelas dunia untuk semua penyakitwalaupun banyak ahli bedab rnasih lebih suka mening- anus, reldum, ilan kolon. Ditulis oleh penulis iderna- sional di bidang ini, dan perincian dari seliap penyakit terbuka dengan penvembuhan sekun- disajikan dengan baik.fi:frftJ)tbt Wclch, C.E., Ottinger, L.W., and Welch, J.P.: Manual of Lower Gastrointestinal Surgery. New York, Springer- Vcrlag, 1980. Merupaknn sumber referensi yang sangat bagus utttuk siswa yang mencari deskripsi dan ilustrasi dari berbagai prosedur operasi yang dilakukan pada tralelus gastro- intestinalis bawah. Penulis menulis atlas ini dengan riwayat sejarah bedah kolorektal dimulai pada talutn 1686 pada waktu merawat fistula in ano Louis XIV oleh Fe lix da n be rlanj ut sa mpa i sekara ng. KEPUSTAKAAN 1. Altemeier, W.A., Burke, J.F., Pruitt, 8., and Sandusky, W.R.: C-ontrol of Infection in Surgical Patients,2nd ed. Philadel phia, J.B. Lippincott C-ompany, 1984.

66 PENYAKN KOINN DATI REKTT]M2. Bartletf J.G.: Pseudomembranous colitis. In Wyngaarden, 15. Liechty, R.D., and Porter, S.O.: Anorectum. /z Liechty, J.8., and Smith, L.H., Jr. (Eds.): C-ecil Textbook of R.D., and Soper, R.T. (Eds.): Synopsis of Surgery, 4th Medicine, 17th ed. Philadelphia, W.B. Saunders C.om- ed. St Luois,The C.V. Mosby Company, 1980. pany,1985. 16. Menguy, R.B.: Indications for surgery. In Betcovitz,3. Block, G.E.,and Liechty,R.D.: I-arge intetsine..In Liechty, R.D., and Soper, R.T. (Eds.): Synopeis of Surgery, 4th 2.T., Kirsner, J.B., Lindner, A.E., etal. (Eds.): Ulcerative ed. St [.ouis, The C.V. Mosby Oompany, 1980. and Granulomatotrs C-olitis. Springfield, III., Charles C4. C.ohn, 1., Jr., and Nance, F.C.: Intestinal antisepsis and peritonitis from perforation..In Sabiston, D.C., Jr. (Ed.): Thomas, 1973. Davis-Christopher Textbook of Surgery, 12 th ed. 17. Minton, J.P., Hoehn, J.L., Gerber, D.M., et al.: Results of a 40O-patient carcinoembryonic antigen second-look Philadelphia, W.B. Saunders C.ompany, 1981.5. e.ohn, I., Jr., and Nance, F.C.: Mechanical inflammatory, colorectal cancer study. Canoer, 55:1284, 1985. vascular, and miscellaneous benign lesions. /n Sabiston, 18. Oakley, J.R., Jagelmarr, D.G., Fazio, V.W., [:very, LC., D.C., Jr. (Ed.): Davis-Crhistopher Textbook of Surgery, Weakley, F.L., Easley, K., and Fatmer, R.G.: Complica- 12th ed. Philadelphia,W.B. Saunders Company, 1981. tiorn and quality of life after ileorectal anastomosis for6. Conte,J.E.,Jacobs, L.S., and Polk, H.C., Jr.: Surgery of the ulcerative colitis. Am. J. Surg .,L49:23,1985. atimentary tr:.ci,, In Antibiotic Prophylaxis in Surgery. 19. Polk, H.C., Jr.: rectal and perianal complaints. In Polk, Philadelphia, J.B. Uppinoott Company, 1984. Il.C,, Jr., Stone, H.H., and Gardner, B.: Basic Sgrgery,7. Gall, S.A., Hughes, C.E., and Trofatter, K.: Interferon for 2nd ed. Norwalk, C.onn., Appleton-Century-C,tofb, the therapy of condyloma acuminatum. Am. J. Obstet 1983. Gynecol., 153:157, 1985. 20. Ramming, K.P., and Haskell, C.M.: C.olorectal malignan-8. Goldner, F.H., and Kreft S.G.: Idiopathic inflammatory cies..In Haskell, C.M. (Ed.): Cancer Treatmenl 2nd ed. bowel disease. ^ln Stein, J.H. (Ed.): Intemal Medicine. Philadelphia, W.B. Saunders Company, 1985. Boston, Little Brown and Company, 1983. 21. Spiro, H.M.: Structural disorders, divertucal disease..Iz Spiro, H.M.: Clinical Gastroenterology, 3rd ed. New9. Goligher, J.C.: Treatment of chronic ulcerative colitis. York, Macmillan Publishing C-ompany, 1983. Ann. Probl. Surg,,2:1, 1965, 22. Spiro, H.M.: Structr,rral disorders, cecal volvulus. /n Spiro, H.M.: Clinical Gastroenterology, 3rd ed. New10. Grendell, J.H.: vascular diseases of intestine. In Wyn- York, Macrrillan Publishing Company, 1983. gaarden, J.B., and Smith, L.H., Jr. (Eds.): Ceci I Textbook 23. Spiro, H.M.: General onsiderations. In Spiro, H.M.: of Medicine, 17th ed. Philadelphia,W.B. Srrunders Com- pany,1985. Clinical Gastroenterology, 3rd ed. NewYork, Macmillan Publishing Company, 1983.11. Grinnel, R.S.: Distal intramural spread of carcinoma of 24.Trie4 J.S.: Dieseases of intestinal absorption.Jn Stein, rectum and rectosigmoid. Surg. Gynecol. Obstet., J.fl. (Ed.): Intemal Medicine, Boston, Little, Brown and 492421,1954. Company,1983. 25. Winawer, S.J.: Neoplasms of the large and small intes-12. Hardy, J.D.: the colon, rectum, and anus. /z Hardy, J.D. (Ed.): Hardy's Textbook of Surgery. Philadelphia, J.B. tine..In Wyngaarden, J.8., and Smith, L.H., Jr. (Eds.): Uppincott C.ompany, 1983. C-eci I Textbook of Medicine, 17th ed. Philadelphia, W.B.13. [:bow, S.8., Salvati, E.P., and Rubin, R.J.: The Saunders C.ompany, 1985. Hartmann procedure in the treatment of divertikular dis- 26.Zinkin, L.D.: A critical review of the classifications and ease. Dis. Cllon Rectum ,16:362,L973, staging o[ colorectal can@r. Dis. C.olon Rectum, 26137,14. [.evin, B.: Ulcerative oolitis. /n Wyngaarden, J.8., and Smith,L.H.,Jr. (Eds.): Cecil Textbookof Medicine, 17th 1983. ed. Philadelphia, W.B. Saunders Clmpany, 1985.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook