Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Bab 35 Adenoviridae

Bab 35 Adenoviridae

Published by haryahutamas, 2016-04-03 09:28:34

Description: Bab 35 Adenoviridae

Search

Read the Text Version

ADENOVIRIDAE R. SardjitoAdenovirus ditemukan secara kebetulan oleh diasingkan dan dengan cara hibridisasi silang pe-Rowe dan kawan-kawan pada tahun 1953 dalam nentuan golongan tersebut dapat dilaksanakan.usahanya mencari dan mengasingkan virus pe-nyebab selesma (common cold). Virus tumbuh Adenovirus bersifat tahan eter, tetapi tidakbaik pada biakan jaringan adenoid dengan mem- tahan pemanasan. Adenovirus tipe 5 menimbul-bentuk efek sitopatik (ESP). kan infeksi fatal pada anak hamster baru lahir, tipe 3, 7,1.2,1,4,1.6,lB,2l dan 31 bersifat tumori- Ada dua genus yaitu Mastadenovirus dan genik. Virus dari bahan tumor yang diinduksiAviadenovirus. Dari 80 spesies adenovirus, 33 adenovirus tidak dapat ditemukan, akan tetapi antigen baru yang diinduksi virus tersebur daparspesies adalah adenovirus manusia. dibuktikan adanya dengan reaksi pengikatanSifat adenovirus komplemen atau reaksi imunofluoresensi. Penye-Virion dengan struktur kapsid ikosahedral, besar- lidikan intensif dari tumor orang tidak berhasilnya , terdiri dari . dan 12 membuktikan adanya DNA adenovirus serra protein dalam, besarnyaserat inti . ','. .,. mRNA yang khas virus.Genom virus terdiri dari DNA berserat rang- Gambaran klinik Gambaran klinik yang paling dikenal dari in-kap, berat molekul 20-25 juta. Ada tiga golongan feksi adenovirus ialah sindrom penyakit perna-berdasarkan perbandingan basa (base ratio): pasan akut (acute respirdtory disease = ARD) yang1. Kadar guanin-sitosin (G-C) rendah ( ;, : ) terutama disebabkan oleh tipe 4 danT,juga oleh(2. Kadar G-C pertengahan '. - ', ',,) tire 3, 4 dan2l.3. Kadar G-C tinggi ( '., '', ,' ,,) Penyakit akut akibat infeksi adenovirus di- tandai oleh adanya demam, faringitis, batuk dan Adenovirus dengan kadar G-C rendah ber-sifat sangat kuat onkogenik (tipe l2,IB dan 3I), kadang-kadang konjungtivitis, rinitis, otitis, laringitis, trakeobronkitis atau pneumonitis. Disedangkan tipe sangat lemah onkogenik (tipe 3, samping penyakit pernapasan akut, sindrom lain7, 1.4, 16 dan 2I) mempunyai kadar G-C per-tengahan. DNA dalam bentuk infektif sudah 3s4

Adenoviridae 355 Tabel 35-1Penyakit yang disebabkan adenovirusPenyakit pernapasan akut (tipe 3, 4,7,1.4,2I) Keratokonjungtivitis epidemik (tipe 8, 9)Faringitis febril akut (tipe 1, 2,3,5,7) Meningoensefalitis (tipe 7)Konjungtivitis folikular akut Sistitis hemoragik akut (tipe 2, It,2I)(terutama tipe 3 dan 7, di sampingrrpe 1, 2, 4, 6, 9, 10, 11, 15, 1,6, 17, 20, 22, 26, 27) Intususepsi (tipe 1, 2,3 dan 5)Demam faringokonjungtival (tipe 3,7, 14)Pneumonia (pada anak) (tipe 1, 2,3,5,7, l8)Adenitis mesenterik (tipe 3, 7)akibat infeksi adenovirus ialah demam faringo- Tipe antigen adenovirus:konjungtival, faringitis eksudativa nonstrepto-kokal, pneumonia atipik primer yang tak ber- - Antigen hexonhubungan dengan pembentukan aglutinin Terdiri dari subunit utama kapsomer virusdingin. Koniungtivitis folikular akut tenrtama A (group rea.cti,ue antigen)disebabkan tipe 3 dan 7 disamping tipe-tipe lain, - Antigen pentonsedangkan keratokonjungtivitis epiciemik yang Terdiri dari kompleks subunit kapsomer dariberat disebabkan oleh adenovirus tipe 8 dan 9 ke-!2 v ertex ikosahedral virion. Berhubungan dengan penton ialah cell detacfuingfactor yar'g(lihat tabel3s-1). mengakibatkan terjadinya peristiwa rounding dan clumping dari sel biakan jaringan selapisPatogenesis dan kekebalan (monolayer tissue cell cwhwre) dan berakhir dengan lepasnya sel dari substrat gelas.Adenovirus berkembang biak mula-mula dalamfaring, konjungtiva atau intestin, dan jarang - Antigen serat (fiber)menyebar melampaui kelenjar limfe servikal, Terdiri dari serat kapsomer setelah diolahpreaurikular ata:u mesenterik. Proses penyakit dengan tripsin (kapsomer dari virion yangbersifat setempat dengan masa inkubasi 5-7 hari. spesifik tipe).Jaringan tonsil dan adenoid yang diangkat darianak normal sering mengandung adenovirus tipe Adanya antibodi netralisasi yang khas tipe dapat melindungi seseorang terhadap penyakit,1., 2 atau 5. Efek sitopatik dari virus tersebut tetapi proteksi ini tidaklah mutlak. Antibodidalam sel epitel terjadi sangat lambat Q-4minggu atau lebih).

356 Buku Ajar Mikrobiologi Kedolcteranterhadap adenovirus tipe 1 dan 2 mempunyai Identifikasi virus secara serologik dilakukan dengan reaksi pengikatan komplemen, reaksiprevalensi khusus dan ditemukan pada orang hambatan hemaglutinasi (memakai eritrosit tikusgolongan umur muda (6-15 tahun) dengan reaksi besar, kera atau orang) dan reaksi netralisasi (lz ,zitro dan in aioo).positif setinggi 56-720/o. Antibodi netralisasi Binatang percobaan pilihan ialah anak ham-dapat bertaham seumur hidup. ster baru lahir (Mesocrisetus aurd.tus dan goldenDiagnosis laboratorium hamster).Adenovirus dapat diasingkan dari bahan usapan Pencegahantenggorok, feses, atau usapan atau kerokankonjungtiva dan membiakkannya dalam biakan Pembuatan vaksin adenovirus hidup terus di-jaringanberasal manusia (ginjal atau sel Hela, KBatau HEP-2). kembangkan dengan hasil yang dicoba pada ten- Efek sitopatik terjadi sangat lambat Q-4 tara di Amerika yang memberikan hasil yangminggu) dengan terlihatnya proses pembulatan memuaskan. Untuk pembiakan virus vaksin ter-(ro unding),penggembu ngan (su elling) dan p enge' sebut dipakai biakan fibroblas embrionik manu-lompokan sel-sel menjadi grapeJike clusters. sia dan bukan biakan ginjal kera (kontaminasiBadan inklusi intranukleus, basofilik. sv40).


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook