Gambar 13.7 Pola pemukiman sejajar jalan merupakan deretan rumah yang memanjang dan berbeda di kiri dan kanan jalanPemukiman terpusat. mengikuti arah jalan. Umumnya lahan pertanian dikerjakan tidak luas dan berada di belakang rumahnya. Kegiatan ekonomi penduduk daerah permukiman sejajar jalan adalah pertanian dan perdagangan serta jasa. Pola pemukiman memanjang di tepi sungai merupakan deretan rumah yang memanjang yang mengikuti arah alur sungai. Umumnya lahan pertanian yang dikerjakan tidak luas dan berada di belakang pemukiman penduduk. Kegiatan ekonomi penduduk daerah pemukiman memanjang di tepi sungai adalah pertanian, perkebunan, peternakan dan sedikit perdagangan dan jasa. 2. Pola pemukiman terpusat Pola pemukiman terpusat umumnya terjadi pada penduduk yang seketurunan, atau senasib karena bencana alam. Pola pemukiman ini banyak dijumpai di daerah pegunungan yang dahulu hanya ditempati seseorang kemudian berkembang dengan membangun rumah sesuai kebutuhan yang terus berkembang. Kegiatan ekonomi penduduk daerah pemukiman terpusat adalah pertanian ladang, perkebunan, dan peternakan. 3. Pola pemukiman linear Sumber: Dokumentasi Penerbit Pola pemukiman linear pada awalnya berasal dari pola pemukiman sejajar jalan raya kemudian berkembang secara alamiah atau tanpa perencanaan sebelumnya. Lahan yang digunakan untuk membangun rumah pada tahap perkembangan menjadi pola pemukiman linear adalah lahan pertanian di luar lahan pemukiman. Pemu-kiman yang muncul berderet di belakang rumah yang lama yang berada sejajar jalan raya. Kegiatan ekonomi penduduk daerah pemukiman linear adalah pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, dan jasa. 4. Pola pemukiman mengelilingi fasilitas Pola pemukiman penduduk yang mengelilingi fasilitas adalah pola pemukiman yang terbentuk karena adanya244 Pola Kegiatan Ekonomi
fasilitas kehidupan yang menyebabkan berkembangnyaperumahan, seperti sumber air, danau, waduk, pasar,pertokoan, sekolah, kampus, gedung olah raga, gedungpemerintahan, dan fasilitas kehidupan lainnya. Arahperkembangan pemukiman adalah mengelilingi fasilitasdan meluas ke luar ke segala arah (jurusan). Perkembanganyang lebih baik dan cepat akan terjadi jika satu fasilitaskehidupan dengan fasilitas lainnya dihubungkan denganjalan raya yang baik, yang pada akhirnya akan mengikutipola pemukiman sejajar jalan raya. Kegiatan ekonomipenduduk daerah pemukiman mengelilingi fasilitasadalah jasa (pegawai, penjual, pedagang, buruh, dankaryawan) sedikit pertanian, perkebunan, danpeternakan. Gambar 13.8 Pola pemukiman mengelilingi fasilitas. Sumber: www.i195.photobucket 245 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Ringkasan11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111112222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333344444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444445555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666677777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777778888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888µµµµµµµµµµ9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000011111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111112222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222Kegiatan ekonomi penduduk umumnya mempunyai pola berdasarkan kondisi fisik permukaan bumi. Pola kegiatan ekonomi penduduk banyak ditentukan oleh keberadaan penduduk tersebut bertempat tinggal di permukaan bumi ini. Penggunaan lahan adalah campur tangan manusia terhadap lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa kebutuhan material maupun spiritual. Penggunaan lahan dapat dikelompokkan dalam penggunaan lahan untuk pertanian dan penggunaan lahan bukan untuk pertanian. Penggunaan lahan pertanian dibedakan menjadi pertanian sederhana dan pertanian maju. Penggunaan lahan bukan untuk pertanian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk perumahan, industri, dan jasa. Pasca usaha tani adalah lima usaha pengelolaan pertanian, yaitu dengan sistem pengairan yang baik, pemilihan benih, penggunaan pupuk, pengolahan tanah, dan pemberantasan hama. Para pelaku usaha industri selalu mempertimbangkan lokasi pembangunan pabrik dan industri berdasarkan bahan mentah, pasar, dan tenaga kerja. Penggunaan lahan untuk jasa dapat diperuntukkan bagi jasa transportasi, jasa keagamaan, jasa kesehatan, jasa rekreasi, jasa pemerintahan dan swasta, dan jasa keamanan. Pola pemukiman penduduk berupa pola pemukiman yang memanjang, pola pemukiman terpusat, pola pemukiman linear, dan pola pemukiman mengelilingi fasilitas.246 Pola Kegiatan Ekonomi
LatihanKerjakan di buku tugasmu.I. Pilih salah satu jawaban yang paling tepat.1. Pola kegiatan ekonomi para pen- a. tempat rekreasi duduk yang bermata pencaharian b. pemerintahan pertanian tadah hujan umumnya c. perdagangan sebagai .... d. pendidikan a. konsumen dan kebanyakan hasil- 4. Industri yang didirikan berdasarkan nya ditukar dengan kebutuhan pertimbangan kemudahan mengolah lainnya produknya, misalnya yang mengolah daging, ikan, bunga adalah .... b. produsen dan kebanyakan hasil- nya dikonsumsi, sedikit dijual a. industri berdasarkan alam b. industri berdasarkan perdagangan c. konsumen untuk memenuhi c. industri berdasarkan bahan mentah semua kebutuhannya d. industri berdasarkan sejarah d. produsen tanpa ada hasil yang 5. Pola permukiman sejajar jalan meru- dikonsumsi pakan deretan rumah yang meman- jang dan berbeda di kiri dan kanan2. Petani yang mata pencahariannya jalan mengikuti arah jalan. Umum- bertani dengan letak pertanian di nya, kegiatan ekonomi penduduk daerah yang lahannya miring dapat daerah tersebut adalah .... memakai sistem .... a. perdagangan elektronika saja a. teras sering b. jasa perikanan saja b. huma c. pertanian dan perdagangan serta c. guludan d. pengapuran jasa d. pertanian, peternakan, dan3. Bangunan yang terdiri atas gedung kesenian dan gedung bioskop, taman, perkebunan dan kebun binatang termasuk lahan jasa untuk ....II. Jawab pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas.1. Jelaskan secara singkat dengan 3. Jelaskan tentang perladangan liar. memberikan contoh bahwa pola kegiatan ekonomi penduduk mem- 4. Jelaskan tentang panca usaha tani. punyai pola berdasarkan kondisi fisik permukaan bumi. 5. Bagaimana pola kegiatan ekonomi penduduk yang bermata pencaharian2. Jelaskan perbedaan pertanian seder- pertanian tadah hujan? hana dengan pertanian maju. 247 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
6. Sebutkan penggunaan lahan bukan 9. Mengapa penggunaan lahan di untuk pertanian beserta contohnya. sekitar pegunungan banyak di- tanami sayuran dan tanaman jangka7. Jelaskan mengapa para pelaku usaha pendek? industri selalu mempertimbangkan lokasi pembangunan pabrik dan 10. Apa yang membedakan antara pola industrinya. pemukiman linear dengan pola pemukiman mengelilingi fasilitas?8. Apa perbedaan perumahan dengan pemukiman?Kerja Kerjakan di buku tugasmu.Mandiri D Amati lahan di sekitar tempat tinggalmu. a. Apa lahan tersebut termasuk lahan untuk pertanian atau lahan bukan untuk pertanian? b. Jika untuk lahan pertanian, tanaman apa yang cocok ditanam? Mengapa? c. Jika lahan bukan untuk pertanian, cocok digunakan untuk apa lahan tersebut? Mengapa? D Bagaimana pendapatmu mengenai lahan yang tidak dimanfaatkan, padahal lahan tersebut sangat potensial dan mampu memberikan hasil?Refleksi Apakah kamu sudah paham tentang pola kegiatan ekonomi, penggunaan lahan, dan pola pemukiman penduduk? Apakah kamu sudah mampu membedakan pola-pola pemukiman penduduk? Pola pemukiman bagaimana yang paling sesuai dengan kondisi belajarmu? Apakah kamu juga menggunakan referensi lain ketika belajar? Apakah ada manfaatnya?248 Pola Kegiatan Ekonomi
Bab KEGIATAN POKOK EKONOMI14 Sumber: Dokumentasi PenerbitManusia dalam memenuhi kebutuhannya yang beragam melakukankegiatan ekonomi yang meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dandistribusi. Setiap barang dan jasa yang tersedia dan siap digunakan untukmemenuhi kebutuhan manusia mengalami tiga tahap dalam keberada-annya, yaitu diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi. Antara kegiatankonsumsi, produksi, dan distribusi ada keterkaitan, dimana kendala padasalah satu kegiatan akan mempengaruhi dan menghambat kegiatan yanglain. Agar dapat lebih memahami apa yang dimaksud dengan kegiatan konsumsi,produksi, dan distribusi, serta hal-hal yang berkaitan dengan ketiganya, kamudapat mempelajarinya dalam pembahasan materi berikut. 249 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
11223344556677P88e99t00a11K2233o44n55s66e77p88990011223344551166227733884499550066117722881199220033114422553366447755886699770088119922003311442255336644778558 Pada bab ini, kamu akan mempelajari materi sesuai dengan bagan peta konsep berikut. Kegiatan pokok ekonomi meliputiKegiatan saling terkait Kegiatan saling terkait Kegiatankonsumsi produksi distribusi membahas tentang membutuhkan dilakukan oleh Pola Pelaku Perilaku Faktor Distributor/lembagakonsumsi konsumsi konsumsi produksi distribusi terdiri atas melaksanakan Alam, tenaga kerja, Tugas modal, kewirausahaan distributor perlu adanya digunakan dilakukan menggunakan menghasilkan Pemanfaatan Cara-cara faktor produksi Produk distribusi (barang dan jasa) dilakukan secara Distribusi Distribusi tak langsung langsung menyalurkan Barang dan jasa kepada konsumenKata z Kegiatan pokok ekonomi z Kegiatan konsumsi z Kegiatan produksiKunci z Kegiatan distribusi z Kegiatan produksi z Pola konsumsi z Pelaku konsumsi z Faktor produksi z Pemanfaatan faktor produksi z Distributor250 Kegiatan Pokok Ekonomi
A Kegiatan Ekonomi Ada berbagai bentuk kegiatan manusia dalam Gambar 14.1memenuhi kebutuhannya. Ada yang berdagang alat-alatrumah tangga secara keliling, berjualan di pasar, membuka Kegitan ekonomi utama,toko di rumah, bekerja di kantor, dan berbagai bentuk kegiatan yaitu kegiatan konsumsi,usaha yang lain. Semua bentuk kegiatan itu merupakan produksi, dan distribusi.kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah segala bentukkegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhikebutuhannya yang beragam. Kegiatan ekonomiyang utama, dapat dibedakan menjadi tiga kegiatanpokok, yaitu kegiatan produksi, konsumsi, dandistribusi. Kegiatan konsumsi dilakukan oleh kon-sumen. Kegiatan produksi dilakukan oleh produsen.Dan kegiatan distribusi dilakukan oleh distributor. Konsumen dapat memenuhi segala kebutuhannyakarena produsen membuat barang dan jasa sebagaialat pemuas kebutuhan. Produsen membuat barangatau jasa dan berani memproduksinya karena adapermintaan dari konsumen. Selanjutnya, untukmemudahkan konsumen memperoleh barang ataujasa, butuh peran distributor untuk menyalurkannya.Ketiga kegiatan ini memang saling terkait dan salingtergantung. Misalnya, saat kamu membutuhkan bukupelajaran untuk kegiatan belajarmu (dikonsumsi),sebelumnya buku tersebut harus melewati tahapproduksi. Saat tahap produksi, naskah yang telahselesai disusun oleh penerbit, kemudian akan dicetakoleh percetakan menjadi sebuah buku. Bukupelajaran itu akan sampai ke tanganmu saat distribu-tor telah menyalurkan buku tersebut melalui agendan toko-toko buku. Kegiatan produksi dan konsumsitidak akan berjalan bila tidak ada kegiatan distribusi.Sebaliknya, kegiatan distribusi tidak akan ada bilatidak ada kegiatan produksi atau konsumsi. Sumber: Dokumentasi Penerbit, www.inori2000.com 251 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
B Kegiatan Konsumsi 1. Pengertian konsumsi Pengertian konsumsi dalam percakapan sehari-hari hanya dimaksudkan sebagai hal yang berkaitan denganGambar 14.2 makanan dan minuman. Namun dalam pengertian yang lebih luas, konsumsi adalah kegiatan manusia memakai,Nilai guna dokter habis menggunakan, mengurangi, atau menghabiskan nilai gunabila pasien yang tadinya suatu barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan. Pada saatsakit kemudian sehat. barang dan jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan, nilai gunanya akan semakin ber- kurang dan akhirnya akan habis. Berkurang atau habisnya nilai guna barang dan jasa tampak dari semakin tidak mampunya barang dan jasa tersebut memenuhi kebutuhan. Misalnya, z nilai guna pulpen sebagai alat tulis dikata- kan habis apabila pulpen tersebut tintanya habis dan tidak dapat digunakan lagi, Sumber: i83.photobucket.com z nilai guna radio habis apabila radio tersebut rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Jika semua kebutuhan dapat terpenuhi, akan dicapai suatu keadaan yang disebut makmur dan sejahtera. Makmur dan sejahtera inilah yang selalu diidamkan setiap orang. Jendela Sifat mengkonsumsi barang dapat bersifat langsung Info atau tidak langsung. Konsumsi secara langsung biasanya dilakukan terhadap barang yang sekali pakai habis, misalnyaKemakmuran konsumen makanan, minuman, dan sejenisnya. Yang dikonsumsi secaradapat tercermin dari tidak langsung umumnya dilakukan pada barang modalmutu dan jumlah barang atau barang yang dapat dipakai beberapa kali, misalnyaatau jasa yang dikonsumsi mesin jahit, mobil, perabot rumah tangga, dan sejenisnya.konsumen tersebut.Semakin tinggi mutu dan 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsijumlah barang atau jasa Semakin maju peradaban manusia, semakin beragamyang dikonsumsi, berartisemakin tinggi pula tingkat pula kebutuhannya. Konsumsi atas barang dan jasa olehkemakmuran konsumen konsumen yang satu tidak sama dengan konsumen yang lain.yang bersangkutan, dan Begitu juga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh konsumensebaliknya. yang sama, dapat berbeda untuk waktu yang berbeda. Hal252 Kegiatan Pokok Ekonomi
ini disebabkan pola konsumsi setiap orang yang berbedayang dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.a. Pendapatan Pendapatan merupakan faktor utama yang mem- pengaruhi perbedaan tingkat konsumsi masyarakat. Besar atau kecilnya pendapatan akan berpengaruh terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Semakin besar pendapatan seseorang maka semakin besar pula kecen- derungannya melakukan kegiatan konsumsi barang dan jasa. Sebaliknya, semakin kecil pendapatan seseorang maka semakin kecil pula kecenderungan tingkat konsumsinya.b. Harga diri terhadap lingkungan Konsumsi seseorang didorong oleh harga diri di mata umum. Seseorang kadang merasa malu jika ia tidak memiliki barang yang dimiliki orang lain sehingga mendorongnya untuk membeli barang yang sama bahkan bisa dengan harga yang lebih mahal. Hal ini dilakukan agar harga dirinya tidak jatuh di mata masyarakat karena dianggap tidak mampu membeli.c. Ketamakan dan kesombongan Tingkah laku seseorang yang tamak, menyebabkan selalu ingin membeli barang yang belum dimilikinya. Dia beranggapan bahwa dengan memiliki barang yang belum dimiliki orang lain, dirinya merasa lebih dari yang lain.d. Harapan pendapatan tinggi di masa yang akan datang Karena ada harapan kenaikan pendapatan, seseorang berusaha mencari pinjaman untuk berbelanja sekarang sehingga konsumsinya meningkat.e. Tingkat pendidikan Orang yang berpendidikan tinggi konsumsinya lebih besar daripada orang yang berpendidikan rendah. Seorang siswa SMP berbeda konsumsinya dengan seorang mahasiswa. Siswa SMP konsumsinya lebih rendah dibanding mahasiswa.f. Tempat tinggal Orang yang tinggal di daerah pedesaan konsumsinya lebih murah dibanding dengan orang yang tinggal di kota. Orang yang tinggal di daerah yang beriklim panas tentu berbeda konsumsinya dengan orang yang tinggal di daerah yang beriklim dingin. 253 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
g. Umur dan jenis kelamin Umur membedakan pola konsumsi seseorang. Orang tua berbeda konsumsi dengan anak. Begitu pula jenis kelamin, laki-laki berbeda konsumsinya dengan perempuan. Setiap orang dalam mengkonsumsi barang atau jasa tentu ada tujuannya. Tujuan setiap orang mengkonsumsi barang atau jasa adalah untuk memperoleh kepuasan maksimum dan memenuhi kebutuhan. Kepuasan yang dimaksud adalah kepuasan total dari mengkonsumsi berbagai macam barang dan jasa yang dibutuhkan. 3. Pelaku kegiatan konsumsi Masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi dapat dibedakan ke dalam tiga golongan, yaitu rumah tangga keluarga, rumah tangga perusahaan, dan rumah tangga pemerintah. Gambar 14.3 a. Rumah tangga keluargaSetiap anggota keluarga Rumah tangga keluarga biasanya terdiri atas ayah, ibu,melakukan kegiatan dan anak. Setiap anggota dalam keluarga memilikikonsumsi. Kebutuhan antar kebutuhan hidup yang sama atau kadang berbeda.anggota keluarga ada yang Kebutuhan yang sama merupakan kebutuhan yang sama-sama dan ada yang sama dirasakan kebutuhannya oleh semua anggotaberbeda. keluarga, seperti kebutuhan akan makanan, minuman, pakaian, dan kasih sayang. Namun ada kalanya kebutuhan tersebut berbeda. Ayah yang bekerja di kantor tentu mempunyai kebutuhan yang berbeda dengan anaknya yang pelajar SMP. Begitu juga kebutuhan ibu sebagai ibu rumah tangga, pasti juga berbeda dengan ayah dan anaknya. Sumber: Dokumentasi Penerbit Rumah tangga keluarga sebagai konsumen selalu berusaha agar penghasilan yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhannya. Berbagai kegiatan konsumsi yang umumnya terjadi dalam rumah tangga dilaku- kan berdasarkan pertimbangan- pertimbangan umum yang perlu diperhatikan sebagai berikut.254 Kegiatan Pokok Ekonomi
1) Menetapkan pemenuhan kebutuhan pokok, kemudian memenuhi kebutuhan lain yang sifatnya melengkapi kebutuhan pokok.2) Menyesuaikan besarnya pengeluaran dengan besarnya pendapatan.3) Menghindari hidup boros atau membeli barang di luar rencana.Agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi sesuaidengan besarnya pendapatan, maka perlu diperhatikanbeberapa hal berikut.1) Menyusun anggaran belanja rumah tangga Anggaran belanja rumah tangga merupakan rencana yang disusun untuk menyesuaikan pendapatan dengan pengeluaran dalam jangka waktu tertentu. Berikut ini adalah cara menyusun anggaran belanja rumah tangga. a) Membuat perhitungan jumlah uang yang akan diterima dalam waktu tertentu. b) Membuat daftar kebutuhan dengan menyusun urutan kebutuhan dalam waktu tertentu. c) Membuat perkiraan harga untuk tiap jenis ke- butuhan, dengan memperhitungkan kemung- kinan adanya kenaikan harga barang dan jasa. d) Membandingkan antara perkiraan pendapatan dengan pengeluaran dalam waktu tertentu. Setelah hal tersebut di atas dilaksanakan, jika ternyata pendapatan masih ada sisanya maka sisa tersebut dapat ditabung. Sebaliknya, jika perkiraan pengeluaran lebih besar daripada pendapatan maka akan terdapat kekurangan. Kekurangan tersebut harus diusahakan untuk dicukupi dengan mengurangi pengeluaran (menghemat) atas kebutuhan yang kurang mendesak atau berusaha mencari tambahan penghasilan yang halal. Berikut ini diberikan contoh anggaran belanja rumah tangga keluarga. 255 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
ContohAnggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga Keluarga Pak Ali selama Bulan AgustusNo. Pendapatan Jumlah No. Pengeluaran Jumlah1. Pendapatan gaji Rp 1.500.000,00 3. Makanan dan minuman Rp 890.000,002. Lain-lain Rp 750.000,00 4. Biaya sekolah Rp 450.000,00 5. Biaya listrik dan air Rp 133.000,00 Jumlah Rp 2.250.000,00 6. Langganan surat kabar Rp 45.000,00 7. Transportasi Rp 300.000,00 8. Lain-lain Rp 204.000,00 9. Tabungan Rp 228.000,00 Jumlah Rp 2.250.000,00 Berdasarkan anggaran pendapatan dan belanja di atas, dapat diketahui bahwa jumlah pendapatan sebesar Rp 2.250.000,00. Dari jumlah pendapatan tersebut digunakan untuk berbagai macam pengeluaran dengan total pengeluaran sebesar Rp 2.022.000,00 (pengeluaran No. 3 - No. 8). Ini berarti jumlah pendapatan masih lebih besar daripada jumlah pengeluaran- nya. Sisa pendapatan sebesar Rp 228.000,00 dapat ditabung. Anggaran pendapatan dan belanja keluarga yang telah dibuat harus dijadikan pedoman dalam setiap berbelanja. 2) Membuat catatan penerimaan dan pengeluaran Catatan penerimaan dan pengeluaran perlu dibuat untuk mengetahui semua kejadian pendapatan dan pengeluaran rumah tangga keluarga. Di samping itu dapat digunakan untuk mencocokkan pengeluaran sesungguhnya dengan pengeluaran yang diperkirakan. 3) Pembagian secara bijaksana atas semua kebutuhan Anggaran pendapatan dan belanja rumah tangga keluarga merupakan pedoman untuk berbelanja. Kebutuhan yang pokok dan mendesak didahulukan, sedang kebutuhan yang tidak mendesak bisa ditunda. 4) Berusaha menabung Untuk menuju kehidupan yang bahagia dan sejahtera di masa datang, maka kebutuhan yang akan datang sudah harus dipikirkan terlebih dahulu. Pemenuhan kebutuhan di masa datang dapat dilakukan dengan jalan menabung.256 Kegiatan Pokok Ekonomi
b. Rumah tangga perusahaan Jendela Info Perusahaan merupakan salah satu penyedia barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen. Untuk hal itu maka Kegiatan konsumsi perusahaan melakukan kegiatan produksi. Perusahaan perusahaan memiliki untuk berproduksi harus mengeluarkan sejumlah dana makna yang berbeda untuk pengadaan faktor-faktor produksi. Pengeluaran dengan kegiatan perusahaan sangat beragam dan sangat ditentukan oleh konsumsi yang dilakukan bidang produksi yang ditangani, jenis produk yang rumah tangga keluarga. dihasilkan, jenis perusahaan, besar kecilnya perusahaan, Jika rumah tangga serta peraturan perusahaan yang bersangkutan. keluarga melakukan konsumsi hanya untuk Kegiatan konsumsi yang dilakukan perusahaan, misalnya pemenuhan kebutuhan sebagai berikut. dan bersifat statis maka kegiatan konsumsi yang z Perusahaan tekstil dilakukan perusahaan bersifat dinamis. Karena - Pembelian bahan baku (kapas) yang akan digunakan konsumsi perusahaan untuk menghasilkan tekstil. bertujuan untuk mem- produksi dan menambah - Pembayaran gaji tenaga kerja. nilai guna barang dan - Penggunaan mesin yang mengolah bahan baku jasa serta untuk memper- oleh keuntungan. Dan menjadi bahan jadi. keuntungan digunakan - Penggunaan lokasi kantor. lagi dalam kegiatan pro- - Penggunaan peralatan lain yang menunjang duksi berikutnya untuk mendapatkan keuntungan terlaksananya proses produksi. yang lebih besar lagi. z Perusahaan pengangkutan - Pembayaran gaji sopir dan pegawai lainnya yang membantu kelancaran usaha. - Modal yang digunakan dalam kegiatan usaha. - Penggunaan perlengkapan, peralatan, kendaraan, bensin, solar, dan bahan bakar lainnya.c. Rumah tangga pemerintah Pemerintah menjalankan roda pemerintahan dan berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat banyak. Pemerintah menyediakan sarana dan prasarana kepada masyarakat, seperti jalan raya, angkutan umum, rumah sakit, dan pasar. Pemerintah juga mengadakan pembelian beras ataupun pengadaan perumahan bagi pegawai negeri. Untuk semua kegiatan ini, pemerintah mengeluar- kan sejumlah dana yang besar kecilnya tergantung pada macam, banyak, dan tingkat harga dari barang dan jasa yang dibutuhkan. Kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah, misalnya sebagai berikut. 257Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Kerja z Penggunaan gedung dan kantor beserta perlengkapanKelompok dan peralatannya. z Belanja negara untuk pembangunan dan proyek negara. Kerjakan dan diskusikan bersama kelompokmu. Jika jumlah pengeluaran untuk konsumsi lebih besar daripada pendapatan maka akan lebih mudah untuk mengurangi pengeluaran atau melakukan penghematan, daripada mencari tambahan pendapatan. a. Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini? Berikan alasan yang mendukung pendapatmu. b. Untuk mengurangi pengeluaran, diperlukan suatu tindakan ekonomi. Tindakan ekonomi seperti apa yang diperlukan? 4. Aspek positif dan aspek negatif perilaku konsumtif Perilaku konsumtif adalah suatu keadaan/kecende- rungan untuk membelanjakan seluruh pendapatannya pada barang-barang konsumsi. Perilaku konsumtif memiliki aspek positif dan aspek negatif. Aspek positif perilaku konsumtif merupakan sisi baik dari perilaku konsumtif. Aspek positif konsumsi barang dan jasa bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan sekaligus meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan. Selama barang dan jasa hanya memenuhi kebutuhan saja, namun tidak meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan belum dapat dikatakan memiliki aspek positif. Misalnya, seseorang mengkonsumsi susu berlemak rendah dan berkalsium tinggi, untuk memenuhi kebutuhan rasa hausnya dan dapat mening- katkan daya tahan tubuh dan kesehatannya, selanjutnya akan meningkatkan kesejahteraannya. Aspek negatif perilaku konsumtif merupakan sisi buruk dari perilaku konsumtif. Misalnya, seseorang yang melakukan konsumsi minuman keras, mungkin memenuhi kebutuhan rasa hausnya, namun tidak akan meningkatkan kesejahteraan- nya karena dapat merusak kesehatan dan syarafnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan konsumsi adalah kemampuan dan daya beli untuk barang kebutuhan yang akan dikonsumsinya, serta kesesuaian dengan258 Kegiatan Pokok Ekonomi
tempat, adat istiadat, agama dan budaya, serta masyarakatdi sekitarnya. Jika barang dan jasa yang akan dikonsumsisudah mampu dibeli (diperoleh), namun tidak sesuai denganadat istiadat yang berlaku di tempat melakukan konsumsi,selayaknya dihindari. C Kegiatan Produksi1. Pengertian dan tujuan produksi Jendela Info Semakin maju kebudayaan manusia, maka semakinbanyak pula jenis dan macam kebutuhannya sehingga Keputusan produksisemakin perlu untuk menghasilkan banyak barang dan jasa. tidak lagi hanya ber-Produksi adalah semua kegiatan yang menghasilkan atau tujuan untuk memenuhimeningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa untuk kebutuhan, tetapi jugamemenuhi kebutuhan manusia. Orang atau lembaga tertentu untuk menghasilkanyang menghasilkan barang atau jasa disebut produsen. keuntungan. Salah dalamMisalnya, petani, nelayan, guru, dan pemilik pabrik tekstil. melakukan produksi, akan berakibat pada Berikut diberikan beberapa contoh kegiatan produksi. kerugian. Kekurangana. Mengambil barang yang disediakan oleh alam, seperti atau kelebihan produksi pun dapat menimbulkan pertambangan dan perikanan laut. kerugian, karena aktivitas produksib. Mengerjakan dan mengolah tanah pertanian, perkebunan, membutuhkan biaya. dan perikanan darat.c. Membuat dan mengolah barang dari barang dasar atau bahan baku menjadi barang yang siap dipakai, seperti mengolah kapas menjadi kain.d. Memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain sehingga nilai barang lebih meningkat.e. Melakukan jasa-jasa, misalnya menyimpan barang dalam gudang (veem), menanggung risiko atas kecelakaan yang akan dialami seseorang (perusahaan asuransi), dan menyimpan uang di bank atau mengambil pinjaman dari bank.f. Membangun jalan raya, jembatan, sekolah, dan pelabuhan (udara dan laut).Keenam contoh produksi di atas dapat dikelompokkanmenjadi dua pengertian produksi, yaitu pengertian produksidalam arti sempit dan produksi dalam arti luas. Contoh bdan c termasuk produksi dalam arti sempit, yaitu kegiatanmenghasilkan barang. Sedang contoh a, d, e, dan f termasuk 259Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Gambar 14.4 produksi dalam arti luas, yaitu semua kegiatan manusia dalam rangka menambah kegunaan barang dan jasa untukKegiatan memproduksi memenuhi kebutuhan manusia.motor. Manusia memproduksi barang dan jasa dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus untuk memperoleh keuntungan. Barang dan jasa yang diproduksi produsen akan dikonsumsi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Dan bagi produsen, barang yang diproduksi- nya melalui penggabungan beberapa faktor produksi bertujuan mencari keuntungan. Keuntungan yang diperoleh produsen ber- asal dari selisih antara penerimaan penjualan Sumber: www.ccmbl.md dengan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang dan jasa tersebut. 2. Faktor produksi Gambar 14.5 Kegiatan produksi membutuhkan faktor produksi untuk menghasilkan produk (barang atau jasa). FaktorFaktor produksi tenaga produksi ini sering disebut sumber daya ekonomi. Faktoralam PLTU. produksi adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa dalam rangka menambah manfaat suatu barang atau jasa. Faktor produksi terdiri atas faktor produksi alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Keempat faktor produksi tersebut dapat digolong- kan menjadi dua, yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan. Faktor produksi asli terdiri atas faktor produksi alam dan tenaga kerja. Sedangkan faktor produksi turunan terdiri atas faktor produksi modal dan kewirausahaan. a. Faktor produksi alamSumber: thesedays.digitalboedaja.com Faktor produksi alam atau sumber daya alam adalah segala yang disediakan alam baik langsung maupun tidak langsung dapat digunakan manusia dalam kegiatannya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Sumber daya alam ini merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Pencipta yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan mengolah, menjaga, dan melestarikannya. Menjaga kelestarian sumber260 Kegiatan Pokok Ekonomi
daya alam yang ada akan memberikan manfaat yang Gambar 14.6 besar dan terus-menerus kepada makhluk hidup terutama manusia. Tukang sampah merupakan tenaga kerja yang tidak Faktor produksi alam yang dapat dinikmati secara langsung adalah tanah, udara, air, dan sinar matahari. Sumber: Dokumentasi Penerbit Sedangkan faktor produksi alam yang harus diolah terlebih dahulu adalah gas alam, berbagai macam barang terlatih. tambang, seperti timah, perak, dan aluminium, serta tenaga alam, seperti PLTA dan PLTU.b. Faktor produksi tenaga kerja Tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah segala kegiatan manusia baik fisik atau rohani yang ditujukan untuk keperluan produksi. Sumber daya manusia sangat diperlukan untuk mengolah dan meningkatkan nilai atau manfaat suatu benda. Dengan kemampuan sumber daya manusia ini, alam bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Berikut penggolongan tenaga kerja. 1) Tenaga kerja menurut sifatnya, dibedakan sebagai berikut. a) Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang melakukan pekerjaan dengan fisik atau jasmani untuk membantu proses produksi. Tenaga kerja jasmani ini ada yang terdidik, ada yang terlatih, dan ada yang tidak terdidik dan tidak terlatih. z Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang melalui proses pendidikan sebelum bekerja. Misalnya, akuntan, dokter, dan guru. z Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang sudah melalui latihan dan pengalaman sebelum bekerja. Misalnya, sopir dan montir. z Tenaga kerja tidak terlatih dan tidak terdidik adalah tenaga kerja yang tidak memiliki pendidikan dan latihan secara khusus dalam pekerjaan. Misalnya, tukang sampah, pesuruh, tukang sapu jalanan, dan buruh. b) Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang melakukan pekerjaan dengan pikiran dan perasaan. Misalnya, pengarang dan psikolog. 261Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Jendela 2) Tenaga kerja menurut kedudukannya, dibagi menjadi Info tenaga kerja dengan usaha sendiri dan tenaga kerja yang bekerja pada orang lain.Modal asing dalampercakapan sehari-hari, 3) Tenaga kerja menurut hubungannya dengan prosessering diartikan sebagai produksi, dibedakan sebagai berikut.modal yang berasal dariluar negeri. Padahal a) Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yangdalam arti ekonomi, berhubungan langsung dengan proses produksi.pengertian modal asing Misalnya, mandor, operator mesin atau pabrik.lebih luas daripadadalam pengertian b) Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerjasehari-hari, yaitu bahwa yang tidak berhubungan langsung dengan prosessemua modal pinjaman produksi, tetapi ikut membantu kelancaran prosesmerupakan modal asing. produksi. Misalnya, sekretaris, bagian administrasi. c. Faktor produksi modal Modal adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa selanjutnya. Modal tidak terbatas pada bentuk uang saja, tetapi bisa berben- tuk mesin, gedung, tanah, dan sebagainya. Dalam proses produksi, modal sangat dibutuhkan untuk memperoleh hasil yang lebih baik, lebih banyak, dan bermutu. Modal dapat digolongkan berdasarkan sumber, penggunaan atau sifat, fungsi, dan bentuknya. 1) Modal berdasarkan sumbernya a) Modal sendiri adalah modal yang bersumber atau berasal dari pemilik perusahaan tersebut. Misalnya, modal saham. b) Modal asing (modal pinjaman) adalah modal yang berasal dari pinjaman atau dari luar perusahaan. Modal asing atau modal pinjaman ini ada yang jangka pendek (pinjaman kurang dari satu tahun) dan ada yang jangka panjang (pinjaman lebih dari satu tahun). Misalnya, modal dari kredit bank. 2) Modal berdasarkan penggunaan atau sifatnya a) Modal lancar adalah modal yang hanya satu kali dipakai dalam proses produksi. Misalnya, bahan baku atau bahan mentah, kertas, tinta, dan bahan bakar minyak. b) Modal tetap adalah modal yang berulang kali dipakai dalam proses produksi.262 Kegiatan Pokok Ekonomi
Misalnya, mesin-mesin, pabrik, peralatan, dan Jendela mobil (yang digunakan perusahaan, bukan mobil Info yang diperjualbelikan). Yang harus diperhatikan 3) Modal berdasarkan fungsinya dalam modal tetap adalah semakin lama a) Modal pribadi atau perorangan adalah modal modal dipakai, maka yang dimiliki perorangan sebagai alat untuk semakin berkurang nilai- memenuhi kebutuhannya. nya karena aus/rusak Misalnya, rumah yang dikontrakkan dan hasilnya sehingga perlu diadakan untuk pemilik. perawatan atau penggantian. b) Modal masyarakat adalah modal yang digunakan dalam proses produksi untuk kepentingan masya- rakat atau umum. Misalnya, jembatan, jalan raya, air sungai, rel kereta api, terminal, pelabuhan, gedung sekolah, dan lain-lain. 4) Modal berdasarkan bentuknya a) Modal nyata (konkret) adalah modal yang dapat dilihat dengan mata, digunakan dalam proses produksi, dan berbentuk barang dan uang. Misalnya, peralatan kantor, pabrik, dan uang. b) Modal tidak nyata (abstrak) adalah modal yang tidak dapat dilihat dengan mata dan digunakan dalam proses produksi. Misalnya, keahlian memimpin (manajer), nama baik (good will), hak cipta, dan lain-lain.d. Faktor produksi kewirausahaan Faktor produksi kewirausahaan sangat berperan dalam meningkatkan mutu dan memperbesar jumlah hasil barang dan jasa. Faktor ini berperan juga merencanakan, mengorganisir, mengatur, menjalankan atau mempe- kerjakan karyawan, memeriksa hasil kerja karyawan, serta menggabungkan faktor-faktor produksi lainnya seperti alam (tanah), tenaga kerja, dan modal. Faktor produksi kewirausahaan adalah kemampuan manusia untuk mengelola atau mengendalikan usaha untuk memperoleh laba yang besar (wajar). Seorang pengusaha harus mempunyai keahlian, kecakapan, keuletan, keterampilan untuk mengelola usaha, dan keberanian untuk menanggung risiko, serta memiliki sikap iman dan taqwa, bermoral Pancasila, ahli dalam 263Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
bidangnya, mampu mengorganisir usaha, mudah bergaul, disiplin, tegas, dan jujur. Kewirausahaan atau kemampuan mengelola ini dapat digolongkan dalam tiga keahlian sebagai berikut. Gambar 14.7 1) Keahlian mengorganisir (organizational skill) adalahKemampuan pimpinan keahlian atau kemampuan mengatur berbagai usahamemimpin dan mengaturkaryawannya adalah yang berhubungan dengan proses produksi baik kecerminan kewirausahaan. dalam (intern) maupun ke luar (ekstern) perusahaan. Kerja Kelompok Misalnya, kepala sekolah yang mengatur, mengorganisir, menggerakkan, dan meng- evaluasi para guru dan pegawai di sekolah agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan tertib dan baik. 2)Keahlian teknologi (technological skill) adalah keahlian atau kemampuan yang bersifat teknis ekonomis yang dilakukan dalam kegiatan proses produksi. Misalnya, kepala bagian produksi di sebuah perusahaan mengatur dan menggerakkan Sumber: bpkp.go.id para karyawan untuk bekerja serta meng- gerakkan pabrik untuk berproduksi. 3) Keahlian memimpin (managerial skill) adalah keahlian atau kemampuan memimpin dan mengelola faktor-faktor produksi yang tersedia dengan teknik dan cara yang baru dalam proses produksi. Misalnya, kepala bagian produksi di sebuah perusahaan yang mengatur ketersediaan dan pengelolaan faktor- faktor produksi yang digunakan perusahaan untuk berproduksi. Kerjakan dan diskusikan bersama kelompokmu. Jika seseorang/perusahaan akan melakukan kegiatan produksi dan menggunakan faktor-faktor produksi maka a. apakah mungkin, dari keempat faktor produksi yang ada, faktor produksi kewirausahaan tidak diikutkan dalam produksi? Mengapa? b. faktor produksi apa yang peranannya paling besar? c. bagaimana hasil yang diperoleh dari pengkombinasian faktor-faktor produksi yang ada dibanding tanpa adanya kombinasi? Mengapa?264 Kegiatan Pokok Ekonomi
3. Pemanfaatan sumber daya ekonomi Pemanfaatan sumber daya ekonomi sewajarnyamemperhatikan budaya masyarakat setempat agar tidakterjadi pertentangan dan perselisihan yang merugikanmasyarakat pemilik dan pengguna faktor produksi. Cara-cara pemanfaatan sumber daya ekonomi sebagai berikut.a. Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui harus dilakukan dengan bijaksana, jangan sampai ada yang terbuang percuma. Begitu pula dalam pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diperbarui, kita harus terus meningkatkan jumlah dan kualitasnya. Pemanfaatan sumber daya alam selayaknya juga dikelola dengan menyesuaikan budaya masyarakat, menjaga kelangsungan ekosistem flora dan fauna, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat sekelilingnya. Hasil yang diperoleh dari sumber alam tersebut tidak menggeser bahkan mematikan budaya masyarakat.b. Tenaga kerja yang digunakan pada proses produksi hendaknya dilakukan secara manusiawi, memper- hatikan budaya dan adat istiadat yang telah tertanam dan dipelihara masyarakat. Artinya, pada saat tenaga kerja dimanfaatkan dalam proses produksi, harus disadari bahwa kemampuan mereka ada batasnya, baik tenaga maupun keahliannya.c. Penggunaan modal uang dan peralatan dalam meng- hasilkan barang dan jasa tidak bertentangan dengan agama, adat istiadat, dan budaya yang telah ada. Penggunaan modal pun harus dengan perhitungan agar modal tidak habis dan hilang sia-sia.d. Pemanfaatan jiwa kewirausahaan dilakukan dengan terus menggali informasi tentang hal-hal yang baru dan menambah penguasaan ilmu pengetahuan, baik dengan membaca, menonton televisi, maupun dengan mengikuti pelatihan-pelatihan. Pemanfaatan faktor produksi tidak hanya memperhati-kan budaya masyarakat setempat, namun memperhatikanpula etika ekonomi. Berikut ini adalah hal-hal yang perludiperhatikan dalam pemanfaatan faktor-faktor produksi yangsesuai dengan etika ekonomi. 265 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Gambar 14.8 a. Tidak melakukan eksploitasiPenebangan hutan adalah Pemanfaatan faktor produksisalah satu contoh alam tidak dilakukan di luareksploitasi sumber daya kemampuan faktor produksialam yang masih terjadi di alam (faktor produksi alamIndonesia. dieksploitasi). Eksploitasi akan mengakibatkan kehancuran Gambar 14.9 faktor produksi alam dan selanjutnya akan merugikanPabrik yang membuang masyarakat umum.limbah sembarangan. Sumber: www.abc.net b. Saling menguntungkan Faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa selayaknya saling menguntungkan, maksudnya tidak merugikan penyedia maupun pengguna faktor produksi. Misalnya, Sumber: www.terranet.or.id z Kayu yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan mebel, lemari, dan perabot lainnya, tidak selayaknya diambil dari hutan jati yang dilindungi, apalagi mengambil jati dan diselundupkan. z Pabrik yang menghasilkan limbah selayaknya mengolah ulang limbahnya sampai tidak berbahaya bagi penduduk. 4. Peningkatan jumlah dan mutu hasil produksi Kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah, baik jumlah maupun mutunya. Di Indonesia misalnya, jumlah penduduk tiap tahun bertambah sekitar 1,5% atau rata-rata bertambah tiga juta penduduk tiap tahunnya. Seiring dengan pertambahan penduduk dan semakin majunya kebudayaan, mengakibatkan kebutuhan penduduk juga semakin meningkat. Masyarakat modern lebih beragam kebutuhannya bila dibanding dengan masyarakat yang masih rendah tingkat kebudayaan- nya. Namun, dewasa ini masyarakat di pelosok-pelosok desa telah menikmati dan merasakan pemenuhan kebutuhan- kebutuhannya, seperti sepeda motor, listrik, televisi, dan radio.266 Kegiatan Pokok Ekonomi
Untuk memenuhi kebutuhan yang semakin bertambah Gambar 14.10dengan semakin majunya kebudayaan, maka perlu peningkatanjumlah dan mutu hasil produksi. Peningkatan jumlah dan Penerapan panca usaha tanimutu hasil produksi bertujuan sebagai berikut. dan sedikit sentuhana. Agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. teknologi pada tanamanb. Hasil yang bermutu dapat bersaing di pasar dalam negeri produksi, akan diperoleh hasil produksi yang lebih dan luar negeri sehingga pendapatan para penghasil lebih berkualitas. meningkat.c. Membuka lapangan kerja baru sehingga mampu Sumber: Kompas, 17 Januari 2003 mengurangi pengangguran.d. Pemasaran hasil produksi lebih luas. Sasaran yang ingin dicapai pemerintah Indonesiaadalah peningkatan hasil produksi melalui diversifikasiusaha hasil pertanian dan peningkatan intensifikasi sertaekstensifikasi. Dengan sasaran ini, dapat diketahui bahwapeningkatan jumlah dan mutu hasil produksi dapat dilak-sanakan dengan dua cara, yaitu dengan menambah sumberdaya (faktor produksi), dan tanpa menambah sumber daya.a. Peningkatan jumlah dan mutu hasil produksi dengan menambah sumber daya dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan ekstensifikasi dan diversifikasi. 1) Ekstensifikasi adalah usaha peningkatan hasil produksi dengan menambah faktor produksi. Misalnya, petani ingin meningkatkan hasil produksi- nya dengan menambah luas tanahnya atau menambah pekerjanya, dan perusahaan industri ingin menambah hasil produksinya dengan menambah mesin atau pabriknya. 2) Diversifikasi adalah usaha peningkatan hasil produksi dengan penganekaragaman faktor produksi. Misalnya, petani menanam jagung, di sela-sela tanaman jagung ditanami lagi kacang tanah (ini biasa disebut tanaman tumpang sari). 267Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
b. Peningkatan jumlah dan mutu hasil produksi tanpa menambah sumber daya ekonomi (faktor produksi) dilakukan dengan cara intensifikasi. Intensifikasi adalah peningkatan hasil produksi tanpa menambah faktor-faktor produksi. Misalnya, petani ingin meningkatkan hasil padi dan pala- wijanya dengan melaksanakan panca usaha tani, yaitu mengolah tanah dengan baik, memilih bibit unggul, mengairi dengan teratur, memberi pupuk yang teratur, dan memberantas hama tanaman.D Kegiatan Distribusi 1. Pengertian dan fungsi distribusi Gambar 14.11 Banyaknya jenis kebutuhan manusia yang harusKegiatan penyaluran dipenuhi, memerlukan usaha yang lebih banyak untukminyak tanah kepada menghasilkan barang dan jasa. Dengan banyaknya barangkonsumen. dan jasa yang dihasilkan, memerlukan kegiatan tertentu agar hasil tersebut dapat sampai ke tangan pengguna (konsumen). Semakin cepat barang atau jasa digunakan oleh konsumen, semakin menguntungkan kedua belah pihak baik produsen maupun konsumen. Untuk menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen dengan cepat, menguntungkan, efisien (berhasil guna), dan efektif (berdaya guna), maka dibutuhkan kegiatan distribusi yang dilakukan oleh satu lembaga yang disebut distributor. Distribusi barang dan jasa adalah suatu kegiatan untuk menyampaikan, menyebarkan, atau menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada kon- sumen. Orang atau lembaga yang menjalankan kegiatan distribusi disebut distributor. Sumber: Kompas, 5 Januari 2002 Kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan distribusi umumnya dilakukan oleh para pedagang yang menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke268 Kegiatan Pokok Ekonomi
konsumen. Dalam penyaluran barang dan jasa, distribusimempunyai fungsi sebagai berikut.a. Menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen Para distributor dalam menjalankan kegiatannya, melayani produsen dengan menyalurkan hasil produksinya ke pihak konsumen yang membutuhkan. Di sinilah letak fungsi utama distribusi berupa menyalurkan barang dan jasa.b. Memecahkan perbedaan tempat Produsen dan konsumen yang berbeda tempat dapat menimbulkan perbedaan harga barang yang tinggi. Produsen padi di sentra-sentra produksi padi, harga beras lebih murah dibanding tempat konsumen yang tidak menghasilkan beras. Untuk mengatasi perbedaan harga, pedagang membawa beras dari sentra produksi padi yang harganya lebih murah, ke tempat konsumen sehingga harga beras dapat terjangkau oleh para konsumen. Perbedaan tempat dan hasil produksi diatasi oleh pedagang dengan membagi hasil produksi secara merata di tempat yang kelebihan produksi ke tempat yang kekurangan produksi.c. Memecahkan perbedaan waktu Waktu pada saat barang dihasilkan biasanya tidak bersamaan dengan waktu pada saat barang dibutuhkan, misalnya padi dan gula yang dihasilkan secara musiman, namun dibutuhkan secara terus-menerus oleh konsumen. Perbedaan waktu ini diatasi oleh para pedagang dengan melakukan pembelian diwaktu panen, kemudian menyim- pannya, dan pada waktu dibutuhkan konsumen baru dijual kembali sehingga kebutuhan konsumen tetap terjaga. Dalam hal ini, pedagang telah membantu memperlancar arus barang dan menjaga tingkat harga yang normal.d. Seleksi dan kombinasi barang Konsumen umumnya membutuhkan beberapa macam barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Karena beragam kebutuhan konsumen ini, maka para pedagang juga harus mampu menyediakan beberapa macam barang dan jasa tersebut sesuai kebutuhan konsumen. Para pedagang mengatasi perbedaan itu dengan menyediakan bermacam barang dan jasa dalam jumlah dan mutu yang diinginkan para konsumen sesuai daya belinya. 269 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
2. Cara distribusi dan tugas distributor Distribusi bertujuan untuk menyalurkan barang dengan cepat ke tangan konsumen. Penyaluran barang dapat dilakukan dengan dua cara sebagai berikut. a. Distribusi langsung Penyaluran barang dengan cara langsung, yaitu penyaluran hasil produksi dari penghasil (produsen) langsung dijual atau disalurkan kepada pengguna (konsumen). Misalnya, petani sayur, buah-buahan, dan beras secara langsung menjual hasil produksinya ke konsumen tanpa perantara. Berikut ilustrasi distribusi secara langsung. Gambar 14.12 Penghasil (produsen) Pengguna (konsumen)Distribusi langsung. b. Distribusi tidak langsung Penyaluran barang secara tidak langsung, yaitu penyaluran dengan menggunakan beberapa perantara, seperti pedagang besar, agen, dan pedagang eceran, kemudian ke konsumen. Misalnya, pabrik ban mobil dan motor yang menghasil- kan ban tidak menjualnya langsung ke konsumen, tetapi melalui agen atau toko-toko ban kemudian ke konsumen. Berikut ilustrasi distribusi secara tidak langsung. Gambar 14.13 z Distribusi dengan satu jenis perantaraDistribusi tidak langsung. Penghasil Pedagang Pengguna besar z Distribusi dengan dua jenis perantara Penghasil Pedagang Agen Pengguna besar z Distribusi dengan tiga jenis perantara Penghasil Pedagang Agen Pedagang Pengguna besar eceran270 Kegiatan Pokok Ekonomi
Distributor sebagai pelaku fungsi distribusi, mempunyai Gambar 14.14tugas-tugas sebagai berikut. Proses distribusi barang.a. Membeli, yaitu melakukan tugas pembelian hasil produksi barang dan jasa dari produsen. Sumber: ketapang.go.idb. Menjual, yaitu melakukan penjualan barang dan jasa ke konsumen.c. Menyimpan, yaitu melakukan penyimpanan barang-barang di gudang sampai batas waktu barang- barang tersebut dibutuhkan.d. Mengangkut, yaitu melakukan peng- angkutan barang-barang dari produsen ke konsumen yang membutuhkan.e. Pembelanjaan, yaitu kegiatan me- nyangkut permodalan, pembayaran upah pegawai dan buruh, dan biaya- biaya pembelian barang.f. Promosi, yaitu cara memperkenalkan atau mengiklankan barang yang diperdagangkan, baik menyangkut harga maupun mutu kepada konsumen.g. Informasi, yaitu memberikan penjelasan mengenai perkiraan harga dan pemasaran barang pada waktu tertentu dari pimpinan kepada pelaksana.h. Standardisasi, yaitu mengadakan penetapan ukuran barang-barang untuk memudahkan konsumen dalam menetapkan pilihan.Fungsi dan tugas distributor di atas, menyebabkan penyaluranbarang dan jasa dari produsen ke konsumen lebih cepat. Penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumendipengaruhi beberapa faktor. Berikut ini adalah faktor-faktoryang mempengaruhi distribusi barang dan jasa dari produsenke konsumen.a. Faktor pasar Semakin banyak pasar yang tersedia untuk penjualan barang, semakin besar peranan distribusi.b. Faktor barang Barang yang akan diproduksi perlu diketahui apakah konsumen sangat membutuhkannya, apakah dapat diterima oleh konsumen dengan harga yang lebih murah 271Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
dan mutu yang baik, dan apakah barang dapat disalurkan dengan cepat dan aman. c. Faktor perusahaan Faktor ini menuntut perusahaan (penghasil) untuk mengetahui keinginan pengguna, kapan waktunya diinginkan, dan kapan kurang diperlukan sehingga distribusinya perlu dipersiapkan. d. Faktor kebiasaan dalam membeli Dalam membeli apakah distributor menjamin keamanan dan keutuhan barang. Gambar 14.15 3. Lembaga distribusiSwalayan dan toko-toko Barang yang dihasilkan oleh produsen agar dapatkecil adalah contoh meningkat kegunaannya bagi konsumen, maka peranan dis-pedagang eceran. tributor sangat dibutuhkan. Berikut ini adalah pihak-pihak (lembaga distribusi) yang menyampaikan hasil produksi dari Sumber: Dokumentasi Penerbit produsen ke konsumen. a. Agen adalah pedagang atau lembaga distribusi yang membeli dan menjual barang atas nama pihak lain atau lembaga yang menyuruhnya. Agen ini merupakan tempat penitipan kepercayaan suatu lembaga/perusahaan untuk dijualkan atau dibelikan barang tertentu. Dengan demikian, ada agen penjualan dan ada agen pembelian. Hasil yang diperoleh agen atas penjualan barang milik produsen disebut komisi. b. Pedagang besar (grosir) adalah pedagang yang usahanya membeli barang dalam jumlah yang besar kemudian menjualnya lagi kepada pedagang kecil (pengecer), toko- toko, warung, dan pedagang kaki lima. Biasanya barang dagangan yang dijual kepada para pedagang kecil juga dalam jumlah besar. c. Pedagang eceran adalah pedagang yang membeli barang dari pedagang besar (grosir) kemudian menjualnya langsung ke konsumen akhir. Misalnya, pasar swalayan, toko-toko kecil, dan warung. d. Makelar adalah orang atau badan yang melakukan kegiatan jual beli barang yang bertindak atas nama orang lain atau atas nama yang menyuruhnya (prinsipalnya),272 Kegiatan Pokok Ekonomi
bukan atas namanya sendiri. Namun makelar bertanggung jawab atas tindakan dan kegiatan jual beli barang yang dilakukannya. Hasil yang diperoleh atas kegiatannya disebut provisi atau kurtase.e. Komisioner adalah orang atau badan yang melakukan kegiatan jual beli barang yang bertindak atas namanya sendiri, walaupun barang itu untuk orang lain (milik orang lain). Komisioner bertanggung jawab atas tindakan dan kegiatan jual beli barang yang dilakukannya. Hasil yang diperoleh atas kegiatannya disebut komisi.f. Importir adalah pedagang yang membeli atau men- datangkan hasil dari luar negeri dan menjualnya di dalam negeri.g. Eksportir adalah pedagang yang membeli barang di dalam negeri kemudian menjualnya ke luar negeri.Di samping pembagian lembaga distribusi di atas, masih adalagi penyalur, seperti melalui pos, koperasi, internet, email, danpedagang kaki lima. Barang dan jasa yang didistribusikan dapat menjangkau Gambar 14.16konsumen dalam negeri juga konsumen luar negeri. Pesawat terbang adalahContoh distribusi dalam negeri: salah satu sarana transportasi untuk eksporz Barang hasil pertanian, seperti beras dan palawija dan dan impor barang. barang hasil industri yang dikirim antarpulau meng- gunakan kapal laut atau perahu Sumber: Dokumentasi Penerbit layar. Jika dikirim antarkabupaten atau antarprovinsi digunakan truk atau angkutan darat lainnya.Contoh distribusi luar negeri:z Barang hasil pertanian, seperti coklat, kopi, merica, dan cengkeh, dan barang hasil industri seperti sepatu, obat-obatan, dan alat elektronik dikirim ke luar negeri (diekspor) menggunakan kapal laut atau pesawat terbang. 273Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
3. Etika ekonomi dalam distribusi barang dan jasa Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh para distributor sewajarnya memiliki dan memegang etika ekonomi. Etika ekonomi dalam distribusi barang dan jasa adalah tindakan berusaha memperoleh keuntungan yang wajar tanpa merugi- kan pihak lain (konsumen, produsen, dan sesama distributor). Inti etika ekonomi yang selayaknya dijalankan distributor adalah menyebarkan barang dan jasa secara adil dan merata ke semua wilayah agar tercukupi semua kebutuhannya dengan harga yang relatif sama dan terjangkau. Lancarnya kegiatan distribusi, memudahkan konsumen membeli barang atau jasa yang dibutuhkan dan produsen bisa lebih cepat memasarkan hasil produksinya. Namun jika saluran distribusi tidak lancar, maka bukan hanya pihak kon- sumen yang dirugikan, tetapi juga pihak produsen. Konsumen dengan tidak lancarnya distribusi akan mengalami kesulitan dalam memperoleh barang yang dibutuhkan. Sedang bagi produsen akan menghambat penjualan produknya sehingga keuntungan yang diperoleh menjadi lebih kecil. Sistem distribusi dianggap efisien apabila memenuhi dua syarat berikut. a. Mampu menyampaikan hasil-hasil dari produsen kepada konsumen dengan biaya semurah-murahnya. b. Mampu mengadakan pembagian yang adil dari keseluruhan harga yang dibayar konsumen terakhir kepada semua pihak yang ikut serta di dalam kegiatan produksi dan distribusi barang itu. Yang dimaksud adil dalam hal ini adalah pemberian balas jasa fungsi-fungsi pemasaran sesuai sumbangan masing-masing. Dengan adanya kegiatan distribusi, kelebihan jumlah barang di daerah tertentu dapat disalurkan ke daerah yang kekurangan dan membutuhkan, sehingga harga barang menjadi stabil. Jumlah barang yang tersedia dan melebihi kebutuhan akan mengakibatkan harga barang menjadi rendah. Sebaliknya, jumlah barang yang lebih sedikit dibanding kebutuhan akan mengakibatkan harga barang tersebut menjadi tinggi. Distribusi telah menjadikan persediaan barang antarwilayah menjadi sesuai dengan kebutuhan. Sehingga harga barang menjadi relatif sama di wilayah yang satu dengan wilayah yang lain.274 Kegiatan Pokok Ekonomi
Kerjakan dan diskusikan bersama kelompokmu. Kerja Kelompok Coba kamu cari tahu informasi tentang kesulitan dan kendala distribusi barang dan jasa di Indonesia. a. Apa penyebab kendala dalam distribusi barang dan jasa tersebut? b. Bagaimana mengatasi kendala tersebut selama ini? c. Apakah promosi memberikan peran dalam distribusi di Indonesia? Mengapa? d. Apakah etika ekonomi sudah diterapkan dalam kegiatan distribusi di Indonesia? Mengapa?Ringkasan111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888µµµµµµµ999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya yang beragam. Tiga kegiatan ekonomi yang utama adalah kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi. Antara kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi ada keterkaitan, di mana kendala pada salah satu kegiatan akan mempengaruhi dan menghambat kegiatan yang lain. Kegiatan konsumsi adalah kegiatan memakai, menggunakan, mengurangi, atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa. Orang atau lembaga yang memakai barang atau jasa disebut konsumen. Tujuan manusia melakukan kegiatan konsumsi adalah memperoleh kepuasan maksimum dalam memenuhi kebutuhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi masyarakat adalah pendapatan, harga diri terhadap lingkungan, ketamakan dan kesombongan, dan harapan pendapatan tinggi di masa yang akan datang, tingkat pendidikan, tempat tinggal, serta umur dan jenis kelamin. Konsumen dapat memilih kombinasi barang dan jasa yang terbaik dengan mengetahui pola konsumsinya. Pola konsumsi setiap orang dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang membuat tingkat kebutuhan terhadap barang dan jasa menjadi beraneka ragam. Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai atau kegunaan suatu barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Orang atau lembaga yang menghasilkan barang atau jasa disebut produsen. 275 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111112222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333333344444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444445555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666666677777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777777778888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888888µµµµµµµµ9999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999999000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000011111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111112222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222 Ada empat faktor produksi, yaitu sumber alam, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ekonomi selayaknya disesuaikan dengan nilai-nilai budaya masyarakat dan berdasarkan etika ekonomi. Sumber daya ekonomi yang dimanfaatkan memerlukan kearifan dan kebijakan penggunaannya agar diperoleh hasil yang maksimal dan berkelanjutan. Peningkatan jumlah dan mutu hasil produksi dapat dilakukan dengan dua cara mekanisasi, yaitu dengan menambah sumber daya yang meliputi ekstensifikasi dan diversifikasi, dan tanpa menambah sumber daya, yaitu dengan melakukan intensifikasi. Kegiatan distribusi adalah kegiatan membagikan, menyalurkan, dan menyebarkan barang dari produsen ke konsumen tanpa adanya pelimpahan hak atas barang. Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor. Distribusi bertujuan untuk menyalurkan barang dengan cepat ke tangan konsumen. Penyaluran barang dapat dilakukan dengan cara langsung dan tidak langsung. Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran distribusi, yaitu pasar, faktor barang, faktor perusahaan, dan faktor kebiasaan dalam membeli. Lembaga distribusi yang menyampaikan barang dari produsen ke konsu- men, yaitu agen, pedagang besar (grosir), pedagang eceran, importir, eksportir, pos, koperasi, internet, dan e-mail.276 Kegiatan Pokok Ekonomi
LatihanKerjakan di buku tugasmu.I. Pilih salah satu jawaban yang paling tepat.1. Kecenderungan konsumsi lebih besar c. melaksanakan proses produksi muncul pada rumah tangga ber- d. menyimpan dan mengeluarkan pendapatan tinggi karena .... a. rumah tangga berpendapatan kembali barang hasil produksi rendah jarang yang konsumtif b. sikap konsumtif akan mendukung 5. Pada distribusi tidak langsung ada kemakmuran suatu rumah tangga beberapa perantara yang menjual c. semakin kaya seseorang semakin barang-barang atas nama perusaha- tamaklah ia an dan ia tidak bisa mempermain- d. semakin terbuka peluang untuk kan harga karena harga tersebut memenuhi kebutuhan sekunder telah ditentukan oleh perusahaan. atau tersier Perantara ini disebut .... a. komisioner2. Masyarakat daerah wisata banyak b. agen memanfaatkan barang-barang bekas c. produsen dari kayu-kayu kecil yang dibuat d. retailer bahan souvenir. Kegiatan ini termasuk kegiatan .... 6. Kegiatan berikut ini yang termasuk a. perdagangan distribusi adalah .... b. konsumsi a. perusahaan membuat barang c. produksi untuk dipakai dalam negeri d. distribusi b. pabrik sepatu mengekspor produknya ke Jepang3. Usaha yang dilakukan untuk mening- c. perusahaan batik membuat baju katkan hasil produksi dengan batik menambah jumlah faktor produksi d. pabrik tekstil mempekerjakan disebut .... beberapa karyawan baru a. intensifikasi 7. Pemanfaatan faktor-faktor produksi b. diversifikasi selayaknya dilakukan dengan cara c. ekstensifikasi .... d. harmonisasi a. mengambil hasil sebesar mungkin4. Berikut ini merupakan tugas distribu- b. menyesuaikan etika bisnis tanpa tor, kecuali .... a. melakukan pembelian dan melakukan eksploitasi penjualan barang dan jasa c. memerlukan usaha yang besar b. memberikan informasi tentang barang dan jasa dengan laba yang besar d. hanya menggunakan kaidah laba yang besar 277 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
8. Berikut ini adalah faktor-faktor a. keuntungan perusahaan produksi. Yang termasuk faktor b. komisi barang produksi asli adalah .... c. provisi d. kenaikan harga jual a. tanah dan modal b. tenaga kerja dan kewirausahaan 10. Salah satu keuntungan produsen c. tanah dan tenaga kerja bila menggunakan saluran distribusi d. modal dan kewirausahaan adalah ....9. Agen dalam menyalurkan barang a. pemakai barang meningkat memperoleh imbalan atas jasanya b. penyebaran barang merata dari perusahaan yang diageni c. penyebaran barang meluas berupa .... d. penjualan barang meningkatII. Jawab pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas.1. Jelaskan pengertian produksi, kon- 9. Jelaskan tiga macam keahliansumsi, distribusi, dan contohnya mengelola perusahaan.masing-masing. 10. Jelaskan bahwa dalam pemanfaatan2. Jelaskan secara singkat hubungan faktor produksi tidak boleh melakukanproduksi, konsumsi, dan distribusi. eksploitasi terhadap sumber daya alam3. Apa yang dimaksud dengan pola dan harus saling menguntungkan.konsumsi? 11. Jelaskan 4 faktor yang mempenga-4. Mengapa setiap keluarga sebaiknya ruhi penyaluran barang dari membuat anggaran belanja rumah produsen ke konsumen.tangganya? 12. Sebutkan 5 contoh orang atau badan5. Jelaskan bagaimana harga diri yang melakukan kegiatan distribusi.terhadap lingkungan bisa mem- 13. Jelaskan etika ekonomi yang sewajar-pengaruhi konsumsi masyarakat. nya dilakukan distributor dalam6. Jelaskan aspek positif dan negatif melakukan kegiatan distribusi.dalam perilaku konsumtif. 14. Jelaskan dengan memberikan contoh7. Jelaskan produksi dalam arti sempit bahwa kegiatan distribusi meningkat-dan dalam arti luas dengan memberi- kan kegunaan tempat, waktu, dankan contohnya. kepemilikan.8. Jelaskan perbedaan antara peningkatan 15. Bagaimana suatu sistem distribusi dikatakan efisien?jumlah dan mutu hasil produksidengan cara diversifikasi danintensifikasi.278 Kegiatan Pokok Ekonomi
Kerja Kerjakan di buku tugasmu.Mandiri D Buat daftar konsumsi kebutuhanmu selama satu bulan. Uraikan menurut jenis konsumsi, banyak yang dikonsumsi, harga satuan, dan jumlah keseluruhannya. Tuliskan daftar konsumsimu pada tabel, seperti pada tabel berikut. No. Jenis konsumsi Banyaknya Harga satuan Jumlah Jumlah konsumsi D Buat daftar konsumsi kebutuhan keluargamu selama satu bulan. Kemudian buat anggaran pendapatan dan belanja rumah tangga keluargamu. Buat tabelnya seperti berikut. Pendapatan Jumlah (Rp) Pengeluaran Jumlah (Rp) Jumlah Jumlah 279 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
D Amati kegiatan ekonomi di sekitarmu. Sebutkan kegiatan produksi yang dilakukan, kemudian jelaskan bagaimana cara pendistribusian hasil produksi tersebut hingga sampai ke tangan konsumen. No. Kegiatan produksi Cara distribusi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.D Menurut pendapatmu, mengapa dalam suatu sistem distribusi peranan promosi sangat diperlukan?Refleksi Apakah ada kesulitan ketika kamu belajar tentang kegiatan pokok ekonomi? Sebagai seorang siswa SMP/MTs, konsumsi apa saja yang kamu lakukan? Sudah mampukah kamu membedakan antara produksi dengan distribusi? Apakah kamu melakukan kegiatan konsumsi, produksi, atau distribusi dalam kegiatanmu sehari-hari? Jelaskan.280 Kegiatan Pokok Ekonomi
Bab PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA15 Sumber: tabloidapakabar.comSetiap saat orang membutuhkan barang dan jasa untuk memenuhikebutuhannya yang beragam, baik dalam jumlah maupun kualitastertentu. Namun, tidak semua orang dapat memenuhi kebutuhan tersebuttanpa bantuan orang lain. Untuk menciptakan berbagai barang dan jasaitulah maka badan usaha hadir dengan perusahaan sebagai alatnya yangakan mengolah sumber-sumber ekonomi untuk menghasilkan barang danjasa untuk memenuhi kebutuhan. Berikut ini akan dipaparkan tentangperbedaan, jenis, pengelolaan, kedudukan, dan peran perusahaan dan badanusaha dalam perekonomian, serta hubungan di antara keduanya, satu denganyang lain. Dengan demikian, diharapkan kamu akan paham sete2l8a1hmempelajarinya. Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
11223344556677P88e99t00a11K2233o44n55s66e77p88990011223344551166227733884499550066117722881199220033114422553366447755886699770088119922003311442255336644778558 Pada bab ini, kamu akan mempelajari materi sesuai dengan bagan peta konsep berikut. Perusahaan dan Badan Usaha membahas tentang Perusahaan merupakan alat Badan usahadibagi atas merupakan tempat melaksanakan dibagi atas beberapa berlangsungnya beberapa Jenis perusahaan Proses produksi Fungsi Macam badan usaha badan usaha menghasilkan dilaksanakan dalam Barang dan jasa Pengelolaan badan usaha ditujukan untuk Mencari labaKata z Perusahaan z Jenis perusahaan z Proses produksi z Barang dan jasaKunci z Badan usaha z Macam badan usaha z Kedudukan badan usaha z Pengelolaan badan usaha z Peran badan usaha282 Perusahaan dan Badan Usaha
A Pengertian Perusahaan Kebutuhan manusia yang belum bisa digunakansecara langsung harus diproses dalam suatu tempat. Tempatmelakukan proses produksi barang atau jasa disebutperusahaan. Untuk menghasilkan barang, sebuah perusahaanpengolah barang memerlukan bahan-bahan dan faktorpendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu,peralatan, dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan bakudan bahan pembantu serta tenaga kerja, dikeluarkan sejumlahbiaya yang disebut biaya produksi. Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa.Barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperolehkembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barangatau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan makaperusahaan tersebut memperoleh keuntungan. Sebaliknyajika jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil darijumlah biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebutmenderita kerugian. Dengan demikian, dalam menghasilkanbarang, perusahaan menggabungkan beberapa faktor-faktorproduksi untuk mencapai tujuan, yaitu keuntungan. Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuanmenghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tem-pat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkanfaktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapaitujuan, yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yangmelakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha. Parapengusaha berusaha di bidang usaha yang beragam. B Jenis Perusahaan Menurut Lapangan Usahanya Jenis perusahaan menurut lapangan usahanya dibedakansebagai berikut.1. Perusahaan ekstraktif Perusahaan ini bergerak di bidang usaha penggalian, pengambilan, atau pengolahan kekayaan yang disediakan 283 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Gambar 15.1 alam. Hasil yang diambil dari alam tidak diolah atau tidak diusahakan sebelumnya.Perusahaan perkebunanteh. Misalnya, PT INCO (International Nickel Company) yang mengambil dan mengolah nikel dari alam di beberapa wilayah Indonesia, pengambilan hasil hutan, dan pengeboran minyak. 2. Perusahaan agraris Perusahaan ini bergerak dalam usaha pengolahan tanah. Hasilnya diambil dari alam, namun terlebih dahulu diolah tanahnya untuk memperoleh hasilnya. Misalnya, perusahaan yang berusaha di bidang pertanian, perkebunan, perikanan darat, kehutanan, dan lain-lain. Sumber: www.kabprobolinggo.go.id 3. Perusahaan industri Gambar 15.2 Perusahaan ini bergerak dalam usaha pengolahan bahan baku sampai menjadiPerbankan merupakan barang jadi atau barang yang siap pakai.salah satu untuk Misalnya,perusahaan jasa. z PT Semen Tonasa dan PT Semen Cibinong yang mengolah batu gunung, gips, dan bahan lainnya menjadi semen. z Perusahaan pembuat kursi yang meng- olah kayu, plastik, kain, menjadi kursi yang siap dipakai. 4. Perusahaan perdagangan Perusahaan ini bergerak di bidang usaha pembelian barang untuk dijual kembali, tanpa mengolah barang yang dibelinya. Misalnya, pedagang pakaian, pedagang sayuran, dan sebagainya.Sumber: Dokumentasi Penerbit 5. Perusahaan jasa Perusahaan ini bergerak di bidang usaha jasa atau memberikan pelayanan. Misalnya, perusahaan pengangkutan, perusahaan perhotelan, perusahaan perbankan, dan perusahaan perasuransian.284 Perusahaan dan Badan Usaha
Kelima jenis perusahaan menurut lapangan usahanya Gambar 15.3dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok perusahaan, yaituperusahaan manufaktur, perusahaan perdagangan, dan Perusahaan perhotelan.perusahaan jasa. Perusahaan manufaktur adalah semuaperusahaan yang menghasilkan barang, penggabungan dari Sumber: www.hotelsoftherichand.perusahaan ekstraktif, agraris, dan industri. Perusahaan famous.comperdagangan adalah perusahaan yang kegiatannya membelibarang tanpa mengolah barang tersebut kemudian menjualnyakembali. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang meng-hasilkan jasa. Masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, seringmenggabungkan beberapa jenis perusahaan menurutlapangan usahanya dalam satu wadah perusahaan dengantujuan mencapai efisiensi dan efektivitas untuk memperolehlaba. Misalnya,z Perusahaan perhotelan, di dalamnya bergabung usaha jasa, industri, dan dagang. Usaha jasa berupa penyediaan ruang penginapan, hiburan, ruang rapat dan pertemuan; usaha industri berupa pengolahan bahan mentah makanan siap saji menjadi bahan jadi siap saji; usaha perdagangan berupa membeli beberapa jenis makanan siap saji dan minuman untuk dijual kembali dalam hotel tersebut.z Perusahaan PERTAMINA (Pertambangan Minyak Nasional), di dalamnya bergabung usaha ekstraktif, usaha industri, dan usaha perdagangan. Usaha ekstraktif berupa mengali dan menambang bahan minyak dari dalam bumi. Usaha industri berupa mengolah bahan mentah minyak menjadi bahan bakar siap pakai, seperti bensin, solar, minyak tanah, oli, dan sejenisnya. Dan usaha perdagangan berupa membeli minyak mentah dan oli kemudian menjualnya kembali. C Pengertian Badan Usaha Badan usaha didirikan dengan tujuan untuk memperolehlaba. Berbeda dengan perusahaan, badan usaha didefinisikansebagai kesatuan hukum dan ekonomi atau organisasi yangmenggunakan faktor-faktor produksi untuk menghasilkanbarang dan jasa dengan tujuan memperoleh laba atau 285 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
memberikan pelayanan umum kepada masyarakat. Berikut tabel perbedaan antara badan usaha dengan perusahaan.Tabel 15.1 Badan Usaha PerusahaanPerbedaan badan usaha 1. Merupakan kesatuan hukum 1. Merupakan kesatuan teknis.dengan perusahaan. dan ekonomi. 2. Tujuannya mencari laba dan 2. Tujuannya menghasilkan barang melayani masyarakat. dan jasa. 3. Suatu kebulatan ekonomi. 3. Bagian/alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan. 4. Tempat kedudukan. 4. Tempat kediaman/domisili, pabrik/lokasi. 5. Berupa UD, Fa, CV, PT, 5. Berupa toko, bengkel, pabrik. Koperasi. Berdasarkan tabel di atas dapat, diketahui bahwa tujuan perusahaan adalah menghasilkan barang dan jasa sedang tujuan badan usaha adalah mencari laba dan melayani masyarakat. Apabila hubungan antara perusahaan dan badan usaha itu diibaratkan sebagai hubungan antara nelayan dan jala, maka jalanya adalah perusahaan dan nelayannya adalah badan usaha. Jala digunakan untuk menangkap ikan, dan nelayan berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan ikan. Perusahaan hanya melakukan usaha menghasilkan barang dan jasa, sedang usaha memperoleh laba adalah urusan badan usaha. Perusahaan dan badan usaha ini dalam prakteknya menyatu sehingga sulit dipisahkan dan dibedakan mana perusahaan dan mana badan usaha, karena umumnya orang menyebut keduanya sebagai perusahaan. Meskipun demikian, ada juga perusahaan yang terpisah dengan badan usahanya, misalnya PERTAMINA. Perusahaannya yang mengekploitasi minyak berada di hutan-hutan dan laut, seperti di Kalimantan dan Sumatera, namun badan usahanya cenderung berada di kota-kota besar.286 Perusahaan dan Badan Usaha
D Macam-Macam Badan Usaha Badan usaha menurut pemilikan modalnya dikelompok-kan menjadi badan usaha milik negara (BUMN), badan usahamilik swasta (BUMS), dan badan usaha campuran.1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BUMN adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh negara (pemerintah) baik seluruhnya maupun sebagian. Bentuk badan usaha milik pemerintah dikelompokkan ke dalam perusahaan jawatan (Perjan), perusahaan umum (Perum), dan perusahaan perseroan (persero atau PT). a. Perusahaan jawatan (Perjan) Perusahaan jawatan adalah bentuk badan usaha milik negara yang hampir seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan tersebut. Ciri-ciri Perjan sebagai berikut. z Tujuan utamanya melayani masyarakat umum, walaupun tetap mencari laba. Jadi, Perjan berfungsi sosial dan ekonomis. z Modalnya dari negara yang dianggarkan melalui APBN. z Pegawainya berstatus pegawai negeri. z Memperoleh fasilitas negara. z Dipimpin oleh seorang kepala yang merupakan bawahan atau bagian dari departemen atau direktorat jenderal. b. Perusahaan umum (Perum) Perum adalah bentuk badan usaha milik negara yang bertujuan melayani masyarakat sekaligus mencari keuntungan. Bagian pelayanan dan mencari keuntungan hampir seimbang. Misalnya, Perum Pengadaian, Perum Damri. 287 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Gambar 15.4 Sumber: Dokumentasi Penerbit Ciri-ciri Perum sebagai berikut.Perusahaan umum z Tujuan utamanya melayani masya-pegadaian. rakat umum dan mencari laba. Gambar 15.5 z Sebagian besar modalnya berasal dari pemerintah dan masih dapat mem-PT Pos Indonesia. peroleh modal lain dengan meminjam dari masyarakat (masyarakat luar negeri atau masyarakat dalam negeri). z Dipimpin oleh dewan direksi dan pegawainya berstatus karyawan peru- sahaan negara. z Pemiliknya adalah pemerintah pusat atau pemerintah daerah. c. Persero Persero adalah perusahaan yang melakukan usaha dengan tujuan utama mencari laba walaupun tetap melayani masyarakat umum. Bagian mencari keun- tungan lebih besar daripada melayani kepentingan masyarakat umum. Misalnya, PT Bank BNI, PT Bank Mandiri, PT Pelindo, PTP Nusantara, PT Garuda Indo- nesia, dan PT Telekomunikasi. Ciri-ciri Persero sebagai berikut. z Bertujuan mencari laba. z Modalnya berasal dari pemerintah dan masyarakat dalam bentuk saham. z Dipimpin oleh dewan direksi. z Pegawainya berstatus pegawai perusahaan. z Dapat bergabung dengan perusahaan lain. Sumber: Dokumentasi Penerbit 2. Badan Usaha Milik Swasta adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh swasta. Misalnya, PT Indofood, PT HM Sampoerna, dan PT Bumi Karsa. 3. Badan Usaha Campuran adalah badan usaha yang modalnya berasal dari campuran negara (pemerintah) dengan swasta sehingga dimiliki oleh pemerintah dan swasta. Misalnya, PT Bank Central Asia.288 Perusahaan dan Badan Usaha
Badan usaha menurut bentuk hukumnya dapat digolong- Jendelakan menjadi Perusahaan Perseorangan, Firma, Persekutuan InfoKomanditer (CV = Coomanditer Vennotschaft), PerseroanTerbatas (PT), Koperasi, dan Yayasan. Perusahaan perseorang- an tidak berbadan1. Perusahaan perseorangan hukum, berarti pendirian perusahaan Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang tidak perlu memperoleh dimiliki oleh orang seorang. Umumnya perusahaan akta pendirian dan perseorangan tidak memiliki badan hukum. Pemiliknya pengakuan dari Menteri bertanggung jawab penuh atas perusahaan sehingga Kehakiman dan HAM kekayaan pemilik dan kekayaan perusahaan tidak terpisah. serta tidak diumumkan Dengan demikian, tanggung jawab pemilik tidak terbatas pada lembaran negara. atas semua utang perusahaan. Setiap bentuk badan usaha dari perusahaan selalu memiliki kelebihan dan Jendela kekurangan dalam setiap manajerialnya. Berikut adalah Info kelebihan dan kekurangan dari perusahaan perseorangan. Perusahaan perseorang- Kelebihan perusahaan perseorangan an adalah tipe paling z Pemilik berhak atas semua laba yang diperoleh dasar dari sebuah badan usaha, sekaligus perusahaan. sebagai bentuk usaha z Pemilik bertanggung jawab atas seluruh kekayaan yang paling tua dan paling umum. sehingga dapat dijadikan jaminan atas kepercayaan yang dimiliki perusahaan. z Pengelolaannya sederhana sehingga pemilik dapat mengambil keputusan dengan cepat dan langsung dapat melaksanakannya. z Rahasia perusahaan terjamin. Kekurangan perusahaan perseorangan z Jika kemampuan pemiliknya kurang maka kemung- kinan untuk berkembang sangat kecil atau lambat. Hal ini akan menghambat perkembangan perusahaan selanjutnya. z Kelangsungan usaha tidak terjamin jika pemiliknya meninggal dunia. z Kredit yang diperoleh biasanya kurang menguntung- kan untuk pengembangan usaha selanjutnya, karena perusahaan sulit menjadi besar.2. Firma (Fa) Firma adalah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih dengan memakai satu nama. Semua pemilik sama-sama bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Laba yang diperoleh biasanya dibagi menurut perbandingan 289Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Jendela modal yang dimasukkan ke perusahaan. Firma ini Info didirikan dengan akta notaris, namun belum sampai pada bentuk badan hukum yang disahkan oleh MenteriFirma dan persekutuan Kehakiman dan HAM.komanditer biasadisebut perusahaan Kelebihan firmakemitraan (partnership). z Kelangsungan perusahaan dapat terjamin karenaPara pemilik disebutmitra pengusaha diusahakan oleh lebih dari seorang.(partner). z Risiko ditanggung bersama. z Pembagian kerja dapat diatur sesuai kemampuan para pemilik. z Modalnya dapat lebih besar dari perusahaan perseorangan. z Perolehan kredit dari debitur dapat lebih mudah karena kepercayaan yang dimiliki lebih besar dari perusahaan perseorangan. Kekurangan firma z Pengambilan keputusan biasanya lebih lambat dari perusahaan perseorangan karena pimpinan lebih dari seorang. z Kerugian atau risiko yang dialami dan dilakukan salah satu anggota/pemilik akan ditanggung bersama. z Tidak ada pemisahan kekayaan perusahaan dengan kekayaan pemilik. 3. Persekutuan komanditer (CV = Coomanditer Vennotschaft) Persekutuan komanditer (CV) adalah persekutuan dari beberapa orang yang mengumpulkan modal dan di antara mereka ada seorang atau beberapa orang yang hanya memasukkan modal saja. Persekutuan komanditer (CV) mempunyai dua kelompok anggota/pemilik. a. Pemilik modal yang menjalankan perusahaan disebut pesero aktif atau pesero pengusaha. b. Pemilik modal yang hanya memasukkan modal tanpa ikut menjalankan perusahaan disebut pesero diam atau pesero komanditer. Pesero aktif bertanggung jawab penuh atas semua kegiatan perusahaan sedangkan pesero komanditer bertanggung jawab sebatas modal yang dimasukkannya, artinya pesero aktif tanggung jawabnya tidak terbatas mengenai kekayaan dan utang perusahaan. Jika terjadi kerugian dan timbul utang yang lebih besar dari kekayaan290 Perusahaan dan Badan Usaha
perusahaan, maka pesero aktif harus menanggung dan Gambar 15.6 membayar utang perusahaan sampai kekayaan pribadi- nya. Pesero komanditer hanya menanggung sebatas Bank BNI adalah salah satu modal yang dimasukkan. contoh bentuk perseroan terbatas (PT).4. Perseroan Terbatas (PT) Sumber: Dokumentasi Penerbit Perseroan terbatas adalah perseroan yang modalnya berasal dari penjualan saham Jendela (sero). Orang atau badan yang membeli Info atau memiliki saham perseroan terbatas berarti ikut memiliki PT tersebut sebatas Saham atau sero saham yang dimiliki. PT ini didirikan adalah surat berharga dengan akta notaris dan disetujui oleh tanda turut serta Menteri Kehakiman dan HAM, didaftarkan menjadi pemilik pada pengadilan negeri, serta diumumkan perusahaan. Saham ini dalam lembaran negara. mempunyai nilai nominal. Dalam akta pendirian PT harus tercantum Nilai nominal saham z nama perusahaan, adalah nilai yang ditulis z tempat kedudukan, dalam saham. z maksud dan tujuan perusahaan, z jangka waktu pendirian perusahaan, z jumlah modal dasar (statuter), z jumlah lembaran saham dan nilai nomi- nal saham per lembar. Jadi, dapat dikatakan bahwa PT merupakan badan usaha yang memiliki badan hukum tersendiri. Sehingga sebuah PT dapat menuntut dan dituntut. Menurut jenisnya, PT terbagi menjadi tiga bagian. a. PT Tertutup adalah PT yang modal sahamnya dimiliki oleh orang tertentu atau keluarga tertentu saja. Biasanya saham yang dikeluarkan langsung berbentuk saham atas nama, begitu juga dalam akta pendirian disebutkan siapa saja yang dapat memiliki atau membeli saham PT tersebut. b. PT Terbuka adalah PT yang sahamnya dapat dimiliki atau dibeli siapa saja yang memenuhi syarat. Biasanya bentuk sahamnya adalah saham atas unjuk yang bebas diperjualbelikan kepada siapa saja yang menginginkan. PT Terbuka umumnya diberi tanda (kode) Tbk (Terbuka). Misalnya, PT Bank Central Asia Tbk. 291Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
c. PT Kosong adalah PT yang sudah ada izin usahanya dan izin lainnya, namun kegiatannya tidak aktif. PT Kosong ini dapat diperjualbelikan, artinya orang atau badan yang ingin membelinya sudah langsung dapat memiliki izin yang telah diperoleh PT sebelumnya. Agar kegiatan usaha PT diakui dan disahkan negara, harus memenuhi beberapa persyaratan. Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mensahkan PT. z Ada Akta Notaris Pendirian PT yang disahkan oleh Menteri Kehakiman, dan didaftar pada Pengadilan Negeri setempat. z Modalnya memenuhi ketentuan, yaitu para pendiri mengambil (menempatkan) sekurang-kurangnya 20% dari modal dasar. Dari modal yang diambil (ditempatkan) sekurang-kurangnya 50% di antaranya telah disetor dalam perusahaan baik dalam bentuk uang atau aktiva lainnya. 5. Koperasi Gambar 15.7 Koperasi berasal dari kata co operative yang berarti usaha bersama. Selain itu koperasi dapat diartikan sebagaiKoperasi bisa membukausaha dagang untuk usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang denganmemenuhi kebutuhan prinsip kebersamaan untuk mencapai tujuan tertentu,anggotanya. yaitu memenuhi kebutuhan. Namun, tidak semua usaha ekonomi yang dilakukan sekelompok orang dengan prinsip kebersamaan dapat disebut sebagai koperasi. Untuk dapat disebut sebagai koperasi paling tidak usaha tersebut berazaskan kekeluargaan. Berdasarkan Undang-undang No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian Indonesia, disebutkan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggota- kan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan Sumber: www.geocities.com ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan. Berdasarkan pengertian koperasi di atas, terkandung beberapa makna pokok sebagai berikut. a. Koperasi sebagai badan usaha Koperasi sebagai badan usaha, berarti koperasi harus melakukan prinsip-prinsip sesuai yang diterapkan292 Perusahaan dan Badan Usaha
badan usaha, yaitu berusaha memperoleh keuntungan atau sisa hasil usaha. Karena itu, koperasi harus memiliki organisasi dan manajemen yang baik, dan dikelola secara efisien dan efektif. Namun demikian, koperasi harus tetap memperhatikan prinsip kebersamaan dan kepentingan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya.b. Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat, berarti koperasi berusaha melibatkan rakyat banyak dalam melakukan usaha bersama untuk memenuhi kebutuhan, memperoleh keuntungan, serta meningkat- kan kemakmuran dan kesejahteraan bersama.c. Koperasi beranggotakan orang-orang atau badan hukum Koperasi beranggotakan orang-orang terlihat pada koperasi primer, dimana para anggota berasal dari orang pribadi. Misalnya, di sekolahmu ada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), anggotanya adalah para guru dan pegawai. Koperasi yang beranggotakan badan hukum artinya para anggota koperasi berasal dari beberapa koperasi yang bergabung membentuk satu koperasi tertentu. Misalnya, di tingkat kabupatenmu ada beberapa koperasi sekolah KPRI, mereka bergabung membentuk Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI).d. Prinsip koperasi Usaha koperasi yang dikelola oleh para anggota dengan membentuk pengurus koperasi melalui Rapat Anggota, dilaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi. Prinsip koperasi di antaranya sebagai berikut. z Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka. z Pengelolaan koperasi diakukan secara demokratis. z Pembagian laba (sisa hasil usaha) dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa para anggota. z Pemberian balas jasa yang terbatas pada modal. z Kemandirian. z Pendidikan perkoperasian. z Kerjasama antarkoperasi. 293 Mari Belajar IPS 1 untuk SMP/MTs Kelas VII
Search
Read the Text Version
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- 42
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- 68
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- 77
- 78
- 79
- 80
- 81
- 82
- 83
- 84
- 85
- 86
- 87
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- 99
- 100
- 101
- 102
- 103
- 104
- 105
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- 111
- 112
- 113
- 114
- 115
- 116
- 117
- 118
- 119
- 120
- 121
- 122
- 123
- 124
- 125
- 126
- 127
- 128
- 129
- 130
- 131
- 132
- 133
- 134
- 135
- 136
- 137
- 138
- 139
- 140
- 141
- 142
- 143
- 144
- 145
- 146
- 147
- 148
- 149
- 150
- 151
- 152
- 153
- 154
- 155
- 156
- 157
- 158
- 159
- 160
- 161
- 162
- 163
- 164
- 165
- 166
- 167
- 168
- 169
- 170
- 171
- 172
- 173
- 174
- 175
- 176
- 177
- 178
- 179
- 180
- 181
- 182
- 183
- 184
- 185
- 186
- 187
- 188
- 189
- 190
- 191
- 192
- 193
- 194
- 195
- 196
- 197
- 198
- 199
- 200
- 201
- 202
- 203
- 204
- 205
- 206
- 207
- 208
- 209
- 210
- 211
- 212
- 213
- 214
- 215
- 216
- 217
- 218
- 219
- 220
- 221
- 222
- 223
- 224
- 225
- 226
- 227
- 228
- 229
- 230
- 231
- 232
- 233
- 234
- 235
- 236
- 237
- 238
- 239
- 240
- 241
- 242
- 243
- 244
- 245
- 246
- 247
- 248
- 249
- 250
- 251
- 252
- 253
- 254
- 255
- 256
- 257
- 258
- 259
- 260
- 261
- 262
- 263
- 264
- 265
- 266
- 267
- 268
- 269
- 270
- 271
- 272
- 273
- 274
- 275
- 276
- 277
- 278
- 279
- 280
- 281
- 282
- 283
- 284
- 285
- 286
- 287
- 288
- 289
- 290
- 291
- 292
- 293
- 294
- 295
- 296
- 297
- 298
- 299
- 300
- 301
- 302
- 303
- 304
- 305
- 306
- 307
- 308
- 309
- 310
- 311
- 312
- 313
- 314
- 315
- 316
- 317
- 318
- 319
- 320
- 321
- 322
- 323
- 324
- 325
- 326
- 327
- 328
- 329
- 330
- 331
- 332
- 333
- 334
- 335
- 336
- 337
- 338
- 339
- 340
- 341
- 342
- 343
- 344