MASALAH PENELITIAN+ Posisi Penelitian Sebagaimana di'elaskan pada Bab sebelumnya, bahwa salah satu kewajibanseorang llmuwan adalah melakukan kegiatan menulis. Salah satu bahan dasaruntukmenulis adalah melakukan serangkaian kegiatan Penelitian. Penelitian inidilakukan tidak hanya dalam rangka untrrk memenuhi kewajiban mengungkapfenomena alam bagi seorang Peneliti dalam rangka untuk memperolehangka kredit atau akreditasi tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk berbagaikeperluan yang berbeda. Hampir disemua lini Organisasi, apapun bentuknyamelakukan apayang disebut penelitian. Bahkan dalam struktur organisasi,terkadang telah diberikan wadah tersendiri untuk menghimpun semua kegiatanPenelitian. Rangkaian Penelitian dewasa ini telah memasuki berbagai aspekkegiatan, antara lain aspek kepegawaian, keuangan, kesehatan, pertanian, sosial,budaya, politik dan lain sebagainya. Dari berbagai macam rangkaian kegiatanPenelidan ini, pada dasarnya mempraktekan metode yang sama, hanya sajayang berbeda adalah selain obyek penelitianjuga cara pengolahan dan analisisdata. Pada penelitian aspek kepegawaian tentua saja pengolahan datanya akanberbeda dengan penelitian aspek kesehamn klinik. Begitu juga analisis yangdilakukan keduanya akan sangat berbeda. Namun dari semua itu tahapan 35
kegiatan penelitian secara umum adalah sama, yakni merumuskan masalahpenelitian, menetapkan hipotesis, mengumpulandata,pengolahan dan analisisdata, penyajian, sampai dengan pembuatan laporan akhir penelitian. Dari semuatahapan kegiatan tersebut ternyata yang sangat menentukan bagi kegiatanpenelitian tahap selanj:utnya, adalah kegiatan menetapkan rumusan masalahpenelitian.Jadi kegiatan penelitian dewasa ini tidak lagi menjadi sesuatu yangsangacjarang dilakukan, namun dalam pekerjaan rutin dari sebuah organisasi,sadar atau tanpa disadari, telah melakukan sebuah penelitian. Tentu denganscope atau ruang lingkup yang berbeda, namun pada intinya yang dilakukanadalah sebuah tahapan dari kegiatan penelitian. Lihat saja kegiatan audit yangdilakukan oleh Aparat pengawasan Fungsional Pemerintah (APFP), sebelummelakukan audit dengan menerapkan metode Audit, tentu dilakukan terlebihdahulu sebuah survei, sebuah pengamatan akan sesuatujenis kegiatan yangakan diauditnya. Begitu pula dengan pelaksanaan sebuah program pelayanankeseharan, akan selalu dievalusi, unrukkemudian dilakukan perbaikan-perbaikanatau penyempurnaan dalam sistem atau prosedur kerjanya. Kesemuanya itumemerlukan sebuah tahapan kegiatan yang telah terruang dalam metodepenelitian. Apakan sifamya pengamatan, observasi arau strarifikasi dan lainsebagainya..8. Pengertian Masalah Penelitian Berbagai pertanyaan akan timbul terutama bagi para peneliti pemula,tentang masalah penelitian. Suatu masalah penelitian akan dmbul, apabilateriadi adanya kesenjangan atau adanya perbedaan antara suatu teori dengankenyataan yang ada. Masalah penelirian bidang kesehatan yang sering tirnbulsebagainran;r. diketahui umum adalah diiumpainya srraru fenomena-fbnomenatraru aspek kedokteran secara biologik, klinis, kesehatan masyarakat, famakologimaupun pelayanan kesehatan, yang sesungguhnya sangat bertentangan denganapayarrg diterangkan dalam teori yang ada atau bahkan dengan fakta empirisdari hasil temuan penelitian terdahulu. Oleh karena itu dengan adanya suatu kesenjangan atau perbeda anyangadatersebut, untuk kemudian timbulah suatu pel-tanyaan mengapa kesenjangan ataup\".t\"d\"ar itu terjadi. Dengan adanyapermasalahan penelidan tersebut clapatdikembangkan lebih lanjut untuk dijadikan suatu bahan penelirian. Agar diperoleh suatu gambaran yang lebih komprehensif tentang bagaimanamemperoleh dan mengelola suatu masalah penelitian, sehingga dapat dilakukanpenelitian. :36 MEIoD0LoGt pENELITIAN BIDANG KESEHATAN
L. Latar belakang masalah Menguraikan hal-hal yang dapat dimaksudkan untuk menjelaskan rx,engapamasalah yang diteliti tersebut itu timbul dan dianggap sangat penting untukdibahas dan dilakukan penelitian, ditinjau dari segi pengembangan ilmuserta kepentingan pembangunan. Dalam menguraikan latar belakang ini jugasebaiknya diungkapkan adanyagejalakesenjangan yangterjadidi lapangan, yangmerupakan dasar pemikiran sehingga muncul suatu permasalahan tersebut.Seberapa jauh potensi kerugian-kerugian a;pa yangakan timbul dan dialamiapabila masalah tersebut dibiarkan tidak diteliti. Sebaliknya keuntungan-keuntungan apa saja yang akan didapat dari hasil penelitian terhadappermasalahan tersebut. Tentunya langkah yang diambil adalah menseleksi,menganalisis dan statement dari masalah Penelitian, dengan mengacu padaidentifikasi masalah, prioritas masalah, analisis dan jastifikasi.2. Identifikasi masalah Kegiatan ini adalah sebuah proses unruk merumuskan masalah-masalahyang akan dilakukan penelitian. Jika permasalahan yang ditemukan lebihdari satu, maka perlu dilakukan inventarisasi permasalahan, untuk kemudiandilakukan identifikasi. Dimaksudkan mengidentifikasi permasalahan iniadalah melakukan penguraian dari permasalahan yang sudah ditetapkan akan'dilakukan penelitian. Penguraian tersebut meliputi ilmu daisar apa yang terkaitdengan permasalahan tersebut, variabel apa saja yang akan dinilai/ dila!:rrkanpenelitian/ pengujian, fakta empirik apa yang sudah ada serta hasil penelitianyang terdahulu.3. Batasan masalah Atas dasar uraian latar belakang dan identifikasi masalah penelitian, makadipilih sejumlah masalah (sebagai prioritas) dengan disertai penjelasan ruanglingkup masalah; baik mengenai luasnya masalah maupun kedalamannya.Perni:a^,:::,rn ini sangat penting dilakukan agar supaya penelitian lebih focusdan tidak melenceng kemana-mana. Perlu pula diperrimbangkan tnateri,kelayakan dan keterbatasan dari peneliti, tanpa keluar darijalur suatu penelitianilmiah, mengingat adanya keterbatasan dari segi waktu,biaya,tenaga teori dlsb.Sehingga peneliti harus memberi batasan variable apa saja yang aka diteliti danbagaimana hubungan antara variable yang satu dengan variable yang lain.MASATAH PENELITIAN 37
4, Rumusan masalah. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan danmempertimbangkan sebuah kesenjangan untuk menjadi masalah penelitian,yakni:a. Adanya kesenjangan antara yang seharusnya (teori yang ada atau fakta empiric hasil penelitian terdahulu) dengan kondisi dilapangan yang terjadi.b. Dari kesenjangan tersebut dikembangkan dalam sebuah peftanyaan, mengapa kesenjangan tersebut terjadi.c. P ertanyatntersebut memunculkan beberapa kemungkinan untuk dijawab, <lan jawabannya lebih dari satu kemungkinan. Merumuskan masalah penelitian adalah suatu pekerjaarl yang cukup sulitbagi seorang peneliti. Untuk lebih rnemudahkan, maka rumusan masalalrpenelitian dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat bertanya. Untuk lebih operasional, maka permasalah penelitian adalah sebuahrumusan kalimat interogatif t entangadanya suatu korelasi antara dua variableatau lebih, yang ddak ditemukan-iawabannya baik didalam teori rnaupun faktaempiris hasil penelitian terdahulu. Beberqtrq contob rumussn fldsalqh oenelitian adslah :1. Permasalahan yang bersifat deskriptif (tidak membandingkan dan tidak menghubungkan dengan variabel lain, hanya menggambarkan variabel saja). Sejauh nrcna tinclakan Pemerintah DKI dalam penanggulangan bahaya banjir? Bagainanakualitas Dosen pengajar llmu Statistik di Universias A? Seberapa banyak hasil panen ikan bandeng masyarakat di Kab, Zl Bagoimana yteran d6n tindaklanjut mqbqsis',va dalam menuntut pembatalan kenaikanharga BBM?2, Permasalahan yang bersifat asosiatif (menghubungkan antara dua variabel atau lebih). Hubunsan simetris van bersifat kebcrsamaan antara dua variabel atau lebih.38 MEIoD0Loct pENrlrnN BIDANG KESEHATAN
Bagaimana bubungan etntoro ltostur tubuh seseorong dengan gaya kepemimpinan? Sejauh mana hubungan antara keaktifan mengibt+ti kegiatan organisasi dengan ti n gginy a p r esta s i ak a d emik? Hubuirgan sebab akibat (kausalitas) Fang mempengaruhi antara dua variabel atau lebih. Seberapa besar ytengaruh kenaikan gaji bagi PNS dengan peningkatan disipl;n kerja? Sejaub mana bubungan nilai-nilai positrf terhadap bud.aya asing dankunjungan wisata terhadap perublhan tingkah lalu+ remaja di kota Denytasar? Hubungan interaktif antara dua variabel atau lebih yang saling .m..e..m...o..e..n..q\"\"a\"r\"u,'h-'i-. Sejau.h m6.n6 pengaruh kemampuan dan motivasi kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan masyaral<at di Dinas Kebersiban Kota Surabaya? Sejaub mano pengnruh bon Bali terbadap perubahankunjungan wisata dan 'iklim in'vestasi di Indonesia?7. Permasalahan yang bersifat komparatif (menggarnbarkan perbedaan. karakteristik dari dua variable atau lebih), Seberapa besar perbandingan PAD antara Kota Bandung Kab. Sidoardjo dan Kab. Kutai Ker t ane gar a? Sejaub mana yterbedaan kualitas ytelayanan rnasyarakat antara Pemde DKI d.engan Pemda Kota Surabaya dalaffi kasus penanggulangan banjir?C. Memilih Masalah Penelitian Salah satu faktor terpenting dalam melakukan kegiatan penelitian adalahmemilih permasalahan. Namun sering kita dihadapkan pada problem pemilihantopik atau permasalahan apayangakan dijadikan obyek penelitian.Jika kita akanmelakukan penelitan dibidang kesehatan atatr kedokteran, akan sangat banyaksekali permasalahan yang dapat dijadikan sebagai topik penelitian. Sehingga halini akan membuat peneliti terutama peneliti yang belum berpengalaman, menjadibingung, yang mana yang hams dipilih. Untuk menentukan permasalahanyang akan dijadikan sebagai obyek penelitian, maka paling tidak kita harusmengenal beberapa kriteria yang baku. Dibawah ini disertakan beberapa contohpermasalahan, dan bukan merupakan sebagai judul penelitian. MASATAH PENELITIAN 39
1. Menyangkut kepentingan orang banyak Permasalahan hendaknya dipilih yang menyangkut kepenringan masyarakatbanyak. Bidang kesehatan akan sangat banyak yang menyangkut pelayanan,pengobatan atau lainnya.2. Aktual Agar hasil penelitian yang kita kerjakan mempunyai manfaar bagi orangatau pihak lain, maka hendaknya permasalahan yang kita pilih permasalahanyang masih aknral, yang benar-benar terjadi dalam masyarakat dan dampaknyasangat dirasakan. Ini berarti permasalahan tersebut sudah nrenjadi permasalahanmasyarakat dan bukan semata-mata permasalahan peneliri. Agar selalumen,iapatkan permasalahan yang aktual, maka peneliti dianjurkan untuk selaluturun ke lapangan, berdialog dengan masyarakar.3. '. '$esuai dengan kemampuan peneliti Pemilihan permasalahan hendaknya disesuaikan derigan kemarnpuanpen,iiti. Kemampuan dalam artiyangluas, yakni kemampuan untuk menggalipei\"nasalahan dan menuangkannya dalam penelitian, ketersediaan dana, tenaga,waLftr serta hal-hal lain baik yang bersifat teknis rnaupun non teknis.4. Tidak bertentangan d.engan kebijakan Pemerintah Sangat tidak etis apabila seorang peneliri mengangkat permasalahanyai-rg akan dil:rkukan penelitian, bertenrangan dengau kebijakan Pemerintah.Kebijakan Pernerintah dalarn segala aspek tentu sudah mempunyai landasanhnknm yang tetap dan wajib hukumnya bagi setiap warga Negara yang baikuntuk ikur berpartisipasi melaksanakan kebijakan tersebut. Apapun alasannya, apabila peneliti memaksakan untuk mengangkatpermasalahan dalam penelitiannya yang berrenrangan dengan kebijakanPemerintah, maka hasilnya akan menjadi bahan perdebatan dan berpotensitirnbulnya pertentangan pendapat. Permasalahan yang dipilih hendaklalimendapatkan dukungan, baik dari pihak sponsor, maupun masyarakat serradunia ilmu pengetahuan.5, Layakdan memadai Pernr.asalahan yang diangkat hendaknya diupayakan belum pernahdilakukan penelitian oleh orang atau pihak lain. Masalah rersebut hasih hangat40 MnoDoLoGl pENELITIAN BTDANG KEsEHATAN
dibicarakan dimasyarakat. Sehingga sangat layak untuk dilakukan penelitianMasalah yang diangkat menjadi masalah penelitian hendaknya tidak terlalu luasdan dibatasi ruang lingkupnya. Pertimbangan ini sangat penting, agar supayapermasalahanyarLg diangkat dalam penelitian tidak bias karena terlah.r luas,atau kerdil karena terlalu sempit. Untuk memudahkan dan memandu pembaca dalam nelakukanpenyaringan terhadap permasalahan yang akan diangkat kedalam kegiatanpenelitian, maka disajikan sebuah check list yang harus diisi. Check list ini hanyasebagai contoh, dimana pertanyaan ini muncul dari kriteria suatu permasalahan.Upayakan untuk mendapatkan seluruh jawaban tersebut ya. Apabila ternyacaadajawabannya ada yang tidah maka sebaiknya dicari permasalahan yang lainsaja.Contoh r Daftar Pertanyaan untuk membantu Menentukan masalah PenelitianITabelNO PERTANYAAN JAWABAN YA TIDAK 1 Apakah masalah yang akan kita teliti tsb merupakan suatu permasalahan yang menjadi pembicaraan dan dialami oleh masyarakat sekarang ini?2. Apakah masalah yang timbul dalam masyarakat tersebut berkaitan dengan program Pemerintah yang sedang berjalan?3. Apakah permasalahan yang akan kita jadikan obyek penelitian tersebut berpengaruh pada komunitas tertentu?4- Apakah permasalahan tersebut sangat layak dan memadai untuk diangkat dalam suatu kegiatan penelitian?5. Apakah permasalahan tersebut tidak sempit dan tidak terlalu luas apabila dilakukan penelitian?6. Apakah kiranya permasalahan yang akan dijadikan obyek penelitian ini akan mampu dilaksanakan oleh Peneliti?7 Apakah masalah yang akan diteliti ini mendapatkan dukungan baik pihak sponsor maupun pihak lain? MASALAH PENELITIAN 41
Contoh : Pengujian permasalahan penelifixn dengan kriteria10Tabel Daftar pengujian Masalah Penelitian dengan Kriteria yang ditetapkanNO PERMASALAHAN KR|TERtA.) 1 2 3 451 Flu burung + + + ++2. Pola penyakit akibat Tsunami ++3. Jamkesmas ++ + ++4.5.*) Ket:L menyangkutkepentinganorangbanyak2, aktuai?, sesuai dengan kemampuan peneliti4, tidak bertentangan dg kebijakan pemerintah5, layak dan memadai42 larioooLoel pENELITIAN BTDANG KEsEHATAN
Search
Read the Text Version
- 1 - 8
Pages: