Sistem Pencernaan 669Periksa Pemahaman Anda 16.7 I 3. Merangsang sel-sel d u k t u s pankreatikus u n t u k m e n a m b a h volume sekresi encer N a H C O s , yang mengalir k e dalam1. Bandlngkan kontraksi haustra usus besar dengan kontraksi duodenum untuk menetralkan asam. segmentasi usus kecil. 4. Merangsang sekresi empedu k a y a - N a H C O s oleh hati,2. Sebutkan peran sekresi NaHC03 oleh mukosa usus besar. yang juga dialirkan k e duodenum untuk membantu proses netralisasi. Netralisasi kimus yang asam di duodenum m e m -Bandlngkan fungsi sekresi ini dengan sekresi NaHCOs pankreas. bantu mencegah kerusakan dinding duodenum dan mem- bentuk lingkungan yang sesuai u n t u k fungsi optimal enzim-16.81 Gambaran Umum enzim pencernaan pankreas, yang dihambat oleh asam. Hormon-Hormon Pencernaan 5. Sekretin d a n C C K bersifat trofik bagi pankreas eksokrin.Sepanjang pembahasan kita tentang pencernaan, kita telah CCK S e w a k t u k i m u s d i k o s o n g k a n d a r i l a m b u n g , l e m a k d a nberulang kali menyebutkan berbagai fungsi tiga h o r m o n pen- nutrien lain masuk k e duodenum. Nutrien ini, khususnyacernaan utama: gastrin, sekretin, dan CCK. Sekarang marilah lemak dan, dengan tingkat yang lebih rendah, produk protein,kita padukan semua fungsi di atas sehingga A n d a dapat m e - menyebabkan pelepasan CCK, yang melakukan fungsi-fungsingetahui peran adaptif keseluruhan interaksi-interaksi ini. terkait berikut:Selain itu, kita akan memperkenalkan h o r m o n pencernaanyang ditemukan lebih belakangan, GIP. Semua h o r m o n - 1. M e n g h a m b a t motilitas dan sekresi lambung, sehinggah o r m o n ini merupakan peptida kecil d a n melaksanakan waktu untuk pencernaan dan penyerapan nutrien yang sudahfungsinya dengan berikatan dengan reseptor bergandeng ada di lambung cukup.protein G d i m e m b r a n plasma sel-sel sasarannya. Dengandemikian, mengaktifkan jalur caraka kedua yang melaksana- 2. Merangsang sel asinus pankreas u n t u k m e n i n g k a t k a nkan respons-respons yang diinginkan (lihat h. 127). sekresi enzim pankreas, yang melanjutkan pencernaan nutrien-nutrien ini d i d u o d e n u m (efek ini sangat penting Protein di lambung merangsang pelepasan gastrin, untuk pencernaan lemak karena lipase pankreas adalah satu-yang melakukan fungsi-fungsi berikut: satunya enzim yang mencerna lemak).1. Bekerj a melalui beragam cara u n t u k m e n i n g k a t k a n sekresi 3. M e n y e b a b k a n kontraksi k a n d u n g e m p e d u dan relaksasiH C l dan pepsinogen, yaitu kedua bahan yang sangat penting sfingter O d d i sehingga empedu dialirkanke dalam d u o d e n u mdalam memulai pencernaan protein yang mendorong untuk mempermudah pencernaan dan penyerapan lemak.sekresinya. Efek deterjen garam empedu sangat penting bagi kemampuan lipase pankreas melaksanakan tugasnya. Berbagai efek C C K2. M e n i n g k a t k a n motilitas lambung, merangsang motilitas ini beradaptasi baik dengan penanganan lemak dan nutrienileum, melemaskan sfingter ileosekum, dan m e m i c u perge- lain yang keberadaannya d iduodenum memicu pelepasanrakan massa dikolon—fungsi-fungsiyang semuanya ditujukan hormon ini.untuk menjaga isi usus tetap bergerak maju sewaktu makananbaru tiba. 4. Selain memfasilitasi digesti n u t r i e n yang tercerna, C C K adalah regulator penting asupan makanan. C C K berperan3. Bersifat trofik tidak saja u n t u k m u k o s a l a m b u n g tetapi penting dalam rasa kenyang, yaitu sensasi merasa sudahjuga mukosa usus halus, membantu memelihara lapisan dalam cukup untuk makan.saluran cerna yang telah berkembang baik dan dapat hidupsecara fungsional. GiP H o r m o n yang baru ditemukan yang dikeluarkan oleh Dapat diperkirakan bahwa sekresi gastrin dihambat oleh duodenum, GIP, membantu mendorong pemrosesan meta-akumulasi asam d i lambung dan oleh adanya asam dankonstituen lain d i lumen duodenum yang mengharuskan bolik nutrien setelah nutrien tersebut terserap. H o r m o n i n iperlambatan sekresi lambung. s e m u l a d i n a m a i ^ a s f r k inhibitory peptide ( G I P ) a t a s p e r k i r a a nSEKRETIN Sewaktu lambung mengosongkan isinya ke dalamduodenum, adanya asam di duodenum merangsang pelepasan perannya sebagai suatu enterogastron. Bahan ini semulasekretin, yang melakukan fungsi-fungsi terkait berikut ini: dipercaya menghambat motilitas dan sekresi lambung, serupa1. M e n g h a m b a t pengosongan l a m b u n g u n t u k mencegahmasuknya lebih banyak asam ke dalam duodenum hingga dengan sekretin dan C C K . Saat ini kontribusi G I P dalam halasam yang ada telah dinetralkan. tersebut dianggap minimal. H o r m o n ini justru merangsang2. M e n g h a m b a t sekresi l a m b u n g u n t u k mengurangi j u m l a hasam yang diproduksi pelepasan insulin oleh pankreas sehingga sekarang dinamai glucose-dependent insulinotrophic peptide (juga GIP). H o r m o n ini kembali memperlihatkan kerja yang sangat adaptif Segera setelah makanan diserap, tubuh perlu meng- ubah proses metaboliknya untuk menggunakan dan m e n y i m - pan nutrien yang baru tiba. Aktivitas metabolik fase absorptif ini u m u m n y a berada di bawah kontrol insuUn (lihat h. 751 dan 753-754). GIP, yang dirangsang oleh keberadaan makanan di saluran cerna, terutama glukosa, memicu pelepasan insulin sebagai antisipasi u n t u k penyerapan makanan, melalui
670 B A B 16 sel-sel untuk mengganti nutrien yang terus-menerus digunakan untuk menghasilkan ATP serta untuk tumbuh dan memperbaikimekanisme u m p a n maju. Insulin sangat penting dalam m e n - jaringan. Demikian juga, H2O, garam, dan elektrolit lain yangdorong penyerapan dan penyimpanan glukosa. tertelan diserap oleh usus ke dalam darah. Gambaran ringkas tentang fungsi h o r m o n pencernaan Tidak seperti regulasi di sebagian besar sistem tubuh, regulasiyang multipel, adaptif, d a n terpadu i n i m e m b e r i contoh aktivitas pencernaan tidak ditujukan untuk mempertahankanbetapa efisiennya tubuh manusia. homeostasis. Jumlah nutrien dan H2O yang dikonsumsi berada di bawah kontrol, tetapi jumlah bahan (yang telah tertelan) Periksa Pemahaman Anda 16.8 yang diserap oleh saluran cerna umumnya tidak dapat dikontrol, dengan sedikit pengecualian. Mekanisme lapar mengatur 1. Jelaskan pentingnya beberapa hormon Gl bersifat trofik. asupan makan untuk membantu mempertahankan keseim- 2. Sebutkan sasaran-sasaran sekretin dan CCK. bangan energi (lihat Bab 17), dan mekanisme haus mengontrol asupan H2O untuk membantu mempertahankan keseimbang-Homeostasis: Bab dalam an H2O (lihat Bab 15). Namun, kita sering mengabaikanPerspektif mekanisme-mekanisme kontrol ini, dan sering makan atau minum ketika kita tidak lapar atau haus. Setelah bahan makanan m Untuk mempertahankan sifat konstan lingkungan ini berada di saluran cerna, saluran cerna tidak mengubah-ubah • internal, bahan-bahan yang digunakan oleh tubuh laju penyerapan nutrien, H2O, atau elektrolit sesuai kebutuhan (misalnya nutrien kaya energi dan O2) atau keluar tubuh (kecuali besi dan kalsium); saluran cerna mengoptimalkan tanpa terkontrol dari tubuh (misalnya penguapan kondisi untuk mencerna dan menyerap semua yang tertelan. Memang benar adanya, apa yang Anda makan adalah apaH2O dari saluran napas atau pengeluaran garam melalui yang Anda dapatkan. Sistem pencernaan berada di bawahkeringat) harus secara terus-menerus diganti oleh pasokan baru banyak proses regulasi, tetapi proses-proses ini tidak dipengaruhibahan-bahan ini dari lingkungan eksternal. Semua bahan oleh keadaan nutrisi atau hidrasi tubuh. Berbagai mekanismepengganti ini kecuali O2 diperoleh dari saluran cerna. Pasokan kontrol ini diatur oleh komposisi d a n volume isi saluran cernasegar O2 dipindahkan ke lingkungan internal oleh sistem sehingga laju motilitas dan sekresi getah pencernaan akanpernapasan, tetapi semua nutrien, H2O, dan berbagai elektrolit optimal untuk pencernaan dan penyerapan makanan yangyang dibutuhkan untuk mempertahankan homeostasis diper- tertelan.oleh melalui saluran cerna. Makanan yang besar dan kompleksdiuraikan oleh sistem pencernaan menjadi unit-unit kecil yang Jika seseorang mengonsumsi dan menyerap nutrien kayadapat diserap. Molekul nutrien kecil kaya-energi ini dipindahkan energi dalam jumlah berlebihan, kelebihan energi ini akanmenembus epitel usus halus menuju darah untuk disalurkan ke disimpan di tempat penyimpanan, misalnya di jaringan adiposa (lemak) sehingga kadar molekul nutrien dalam darah dijaga konstan. Kelebihan ingesti H2O dan elektrolit dikeluarkan di urine agar kadar darah konstituen-konstituen ini terjaga konstan.SOAL LATIHANJawaban dimulai di h. A-45 7. R e f l e k s p e n c e r n a a n y a n g m e l i b a t k a n s a r a f a u t o n o mPertanyaan Objektif dikenal sebagai refleks , sedangkan refleks yang1. T i n g k a t p e n y e r a p a n n u t r i e n d a r i s a l u r a n c e r n a b e r g a n t u n g semua elemen lengkung refleksnya terletak d i dalam p a d a k e b u t u h a n t u b u h . (Benar atau salah?) dinding usus dikenal sebagai refleks .2. L a m b u n g m e l e m a s s e w a k t u m u n t a h . (Benar atau salah?)3. A s a m d a l a m keadaan n o r m a l t i d a k dapat m e n e m b u s k e 8. K e t i k a m a k a n a n secara m e k a n i s d i u r a i k a n d a n d i c a m p u r dalam atau d i antara sel-sel yang melapisi bagian dalam dengan sekresi lambung, campuran cairan kental yang lambung, yang memungkinkan lambung m a m p u m e n a m p u n g a s a m t a n p a m e n c e d e r a i d i r i s e n d i r i . (Benar terbentuk dikenal sebagai . atau salah?)4. Protein terus hilang dari t u b u h m e l a l u i sekresi pencernaan 9. K e s e l u r u h a n lapisan d a l a m usus halus d i g a n t i b a r u setiap dan sel epitel yang terlepas, yang keluar bersama tinja. (Benar atau salah?) sekitar hari.5. M a k a n a n y a n g t i d a k diserap o l e h usus halus a k a n diserap o l e h u s u s b e s a r . (Benar atau salah?) 10. D u a b a h a n y a n g d i s e r a p o l e h m e k a n s i m e t r a n s p o r k h u s u s6. Pankreas e n d o k r i n m e n g e l u a r k a n sekretin d a n C C K . (Benar atau salah?) yang hanya ada d iileum terminal adalah dan 11. K o l e r e t i k y a n g p a l i n g k u a t a d a l a h . 12. M a n a d a r i y a n g b e r i k u t bukan m e r u p a k a n f u n g s i l i u r ? a. m e m u l a i p e n c e r n a a n k a r b o h i d r a t b. m e m p e r m u d a h penyerapan glukosa m e n e m b u s mukosa mulut. c. m e m p e r m u d a h b i c a r a d. m e m i l i k i efek antibakteri e. b e r p e r a n p e n t i n g d a l a m h i g i e n e m u l u t
13. C o c o k k a n yang berikut: (a) penutupan sfingter Sistem Pencernaan 671 faringoesofagus 1. mencegah masuknya 5. Jelaskan jenis m o t i l i t a s d i m a s i n g - m a s i n g k o m p o n e n makanan kembah ke (b) elevasi uvula saluran cerna. Faktor apa yang mengontrol masing- mulut sewaktu (c) posisi lidah m e n e k a n masing tipe motilitas? menelan langit-langit keras 6. Sebutkan k o m p o s i s i getah pencernaan y a n g disekresikan 2. m e m i c u refleks (d) penutupan sfingter oleh setiap k o m p o n e n sistem pencernaan. Jelaskan faktor- menelan faktor yang mengontrol masing-masing sekresi pencer- gastroesofagus. naan. 3. m e n u t u p saluran (e) bolus terdorong ke hidung ketika menelan 7. S e b u t k a n e n z i m - e n z i m y a n g b e r p e r a n d a l a m p e n c e r n a a n bagian belakang masing-masing kategori bahan makanan. Sebutkan 4. mencegah udara mulut oleh lidah sumber dan kontrol sekresi masing-masing enzim. masuk keesofagus ( f ) aposisi rapat lipatan sewaktu bernapas vocal 8. M e n g a p a sebagian e n z i m disekresikan d a l a m b e n t u k inaktif? Bagaimana mereka diaktiflcan? 5. m e n u t u p saluran napas ketika menelan 9. Proses absorpsi apa y a n g berlangsung d i m a s i n g - m a s i n g k o m p o n e n saluran cerna? Apa adaptasi khusus usus halus 6. mencegah isi l a m b u n g untuk meningkatkan kapasitas absorpsinya? berbalik ke esofagus 10. Jelaskan m e k a n i s m e penyerapan u n t u k garam, air,14. G u n a k a n kode jawaban di k a n a n u n t u k mengidentifikasi karbohidrat, protein, dan lemak. karakteristik bahan-bahan yang tercantum: 11. Apa kontribusi organ pencernaan tambahan? Apa fungsi1. mengaktifkan pepsinogen (a) pepsin non-digestif hati?2. m e n g h a m b a t amilase (b) mukus3. esensial u n t u k penyerapan v i t a m i n (c) H C l 12. Ringkaskan fungsi masing-masing dari ketiga h o r m o n (d) faktor pencernaan utama. Bi24. dapat bekerja secara otokatalisis intrinsik 13. A p a p r o d u k sisa y a n g diekskresikan d i tinja?5. adalah perangsang kuat u n t u k (e) histamin 14. Bagaimana m u n t a h terjadi? A p a kausa d a n konsekuensi sekresi asam muntah, diare, dan konstipasi?6. m e n d e n a t u r a s i p r o t e i n 15. Jelaskan proses pergantian m u k o s a d i l a m b u n g dan usus7. m e m u l a i p e n c e r n a a n p r o t e i n8. berfungsi sebagai p e l u m a s halus.9. m e m a t i k a n bakteri y a n g tertelan10. bersifat basa Latihan Kuantitatif11. defisien pada anemia pernisiosa12. melapisi m u k o s a l a m b u n g 1. Misalnya satu butir lemak d i usus adalah sebuah bola dengan garis tengah 1 cm.Pertanyaan Esai a. Berapa rasio luas p e r m u k a a n t e r h a d a p v o l u m e b u t i r lemak ini? (Petunjuk: Luas permukaan bola adalah1. Jelaskan empat proses pencernaan dasar. 4m^, d a n v o l u m e a d a l a h 4/3Tir-'.)2. Sebutkan tiga kategori bahan m a k a n a n kaya-energi dan b. Kini, misalnya bola i n i diemuisifikasi menjadi 100 butiran yang ukurannya hampir sama. Berapa rasio unit-unit yang dapat diserap dari masing-masing rerata luas permukaan terhadap volume masing- ketegori. masing butiran lemak ini?3. Sebutkan k o m p o n e n sistem pencernaan. Jelaskan a n a t o m i c. B e r a p a k a l i l e b i h b e s a r l u a s p e r m u k a a n t o t a l 1 0 0 potongan melintang saluran cerna. butiran i n i dibandingkan dengan satu butiran4. A p a empat faktor u m u m yang berperan dalam regulasi semula? fungsi sistem pencernaan? Apa peran masing-masing? d. Berapa kali perubahan v o l u m e total akibat emulsifi- kasi ini?UNTUK OIRENUNGKAN 4. Setelah diekstraksi dari darah oleh hati, bilirubin dikon- j u g a s i k a n d e n g a n a s a m g l u k u r o n a t o l e h e n z i m glukuronil1. Mengapa pasien yang sebagian besar lambungnya diangkat transferase d i d a l a m h a t i . H a n y a j i k a b e r a d a d a l a m b e n t u k untuk mengobati kanker lambung atau penyakit tukak terkonjugasi barulah bilirubin dapat diekskresikan secara peptik yang parah harus makan dalam jumlah sedikit aktif k e dalam empedu. Pada beberapa hari pertama tetapi sering dan bukan tiga kali sehari seperti biasanya? kehidupan, hati belum dapat menghasilkan glukuronil transferase dalam j u m l a h memadai. Jelaskan bagaimana2 . J u m l a h s e l i m u n d i gut associated lymphoid tissue ( G A L T ) defisiensi e n z i m sesaat ini menyebabkan keadaan ikterus yang terdapat d i mukosa diperkirakan sama dengan pada neonatus yang sering dijumpai. jumlah total selpertahanan ini d ibagian tubuh Iainnya. Perkirakan apa makna adaptif dari kemampuan perta- 5. Jelaskan mengapa pengangkatan l a m b u n g atau i l e u m hanan yang ekstensif pada sistem pencernaan ini. terminal menyebabkan anemia pernisiosa.3. Bagaimana defekasi dapat d i l a k u k a n oleh pasien yang lumpuh dari pinggang k e bawah akibat cedera korda spinalis bawah?
672 BAB 16 cokelat. Apa k e m u n g k i n a n besar penyebab gejala-gejalanya? Jelaskan mengapa masing-masing gejala i n i terjadi padaPERTIMBANGAN KLINIS penyakit tersebut.Thomas W mengalami nyeri tajam di abdomen kanan atasnyasetelah menyantap makanan tinggi lemak. Iajuga menyadaribahwa tinjanya kini berwarna putih keabuan dan bukan
Kartu Belajar16.1 Aspek-Aspek Umum Pencernaan dilambung setelah diteian. Sekresi liur dikontrol oleh pusat liur di (h. 620-627) medula, diperantarai oleh persarafan autonom ke kelenjar liur. [Lihat Gambar 16-1 dan 16-4.)\" Empat proses dasar pencernaan adalah motilitas, sekresi, digesti, • Absorpsi: Tidak terjadi penyerapan nutrien di mulut.dan absorpsi.• Tiga kelas nutrien kaya-energi dicerna menjadi unit-unit yang dapat 16.3 I Faring dan Esofagus (h. 630-632)diserap: (1) Karbohidrat makanan dalam bentuk polisakarida tepungdan glikogen dicerna menjadi unit-unit monosakarida yang dapat • Motilitas: Lidah mendorong bolus makanan ke bagian belakangdiserap, terutama glukosa. (2) Protein makanan dicerna menjadi asam tenggorokan, yang memicu refleks menelan. Pusat menelan di medulaamino dan beberapa polipeptida kecil. (3) Lemak makanan (trigliserida) mengoordinasikan sekelompok aktivitas kompleks yang menyebabkandicerna menjadi monogliserida dan asam lemak bebas. (Lihat Gambar penutupan saluran napas dan terdorongnya makanan melalui faring16-1) dan esofagus ke dalam lambung. [Lihat Gambar 16-5.)' Sistem pencernaan terdiri dari saluran cerna dan organ pencernaan • Sekresi, digesti, dan absorpsi: Sekresi esofagus, mukus, bersifattambahan (kelenjar liur, pankreas eksokrin, dan sistem empedu). (Lihat protektif Tidak terjadi pencernaan dan penyerapan nutrien di sini.Tabel 16-1).• Lumen saluran cerna (suatu tabung dari mulut hingga anus) 16.41 Lambung (h. 633-645)berhubungan dengan lingkungan eksternal sehingga isinya secarateknis berada di luar tubuh; susunan ini memungkinkan makanan di- • Motilitas: Motilitas lambung mencakup pengisian, penyimpanan,cerna tanpa menyebabkan pencernaan-diri selama proses berlangsung. pencampuran, dan pengosongan. Pengisian lambung dipermudah oleh• Dinding saluran cerna memiliki empat lapisan. Dari bagian paling relaksasi reseptif lambung yang diperantarai oleh saraf vagus.dalam keluar adalah mukosa, submukosa, muskularis eksterna, dan Penyimpanan lambung berlangsung di korpus lambung, tempatserosa. [Lihat Gambar 16-2.) kontraksi peristaltik dinding otot yang tipis terlalu lemah untuk• Aktivitas pencernaan diatur secara cermat oleh mekanisme autonom, mencampur isi lambung. Pencampuran lambung di antrum yangsaraf (intrinsik dan ekstrinsik), dan hormon untuk memastikan bahwa berdinding tebal terjadi karena kontraksi peristaltik yang kuat danmakanan yang tertelan tersedia secara maksimal untuk tubuh. [Lihat rQ\xop\i\s\. [Lihat Gambar 16-6 dan 16-7.)Gambar 16-3.) ' Pengosongan lambung dipengaruhi oleh faktor-faktor di lambung dan duodenum. (1) Peningkatan volume dan fluiditas kimus di lambung Perubahan lokal dl meningkatkan pengosongan isi lambung. (2) Lemak, asam, hipertonisitas, saluran cerna dan distensi di duodenum (faktor-faktor dominan yang mengontrol pengosongan lambung) menunda pengosongan lambung hinggaPleksus duodenum siap memproses lebih banyak kimus. Faktor-faktor inisaraf intrinsik menunda pengosongan lambung dengan menghambat aktivitas peristaltik lambung oleh refleks enterogastrik dan enterogastron,Dapat dirangsang ^ sekretin dan kolesistokinin, yang disekresikan oleh mukosa duodenum. [Lihat Gambar 16-7 dan Tabel 16-2.)oleh diri sendiri ^ ' Sekresi: Sekresi ke dalam lumen lambung mencakup (1) HCl (dariKUNCI Sel kelenjar eksokrin sel parietal) yang mengaktifkan pepsinogen; (2) pepsinogen (dari sel (sekresi getah pencernaan) utama) yang, setelah diaktifkan, memulai pencernaan protein; (3) = refleks pendek = jalur hormon mukus (dari sel mukus) yang membentuk lapisan protektif; dan (4) Sel kelenjar endokrin faktor intrinsik (dari sel parietal) yang diperlukan dalam penyerapan (sekresi hormon pencernaan vitamin B12. [Lihat Tabel 16-3 dan Gambar 16-8 hingga 16-10.) dan pankreas) « Lambung juga mengeluarkan hormon gastrin, yang berperan dominan dalam merangsang sekresi lambung, serta parakrin histamin = refleks panjang dan somatostatin, yang masing-masing merangsang dan menghambat sekresi lambung. [Lihat Tabel 16-3.)16.2 Mulut (h. 628-630) ' Sekresi lambung meningkat sebelum dan selama makan oleh• Motilitas: Makanan masuk ke sistem pencernaan melalui mulut, respons-respons saraf vagus eksitatorik dan saraf intrinsik bersamatempat makanan dikunyah dan dicampur dengan liur dengan efek stimulatorik gastrin dan histamin. Setelah makanan keluar• Sekresi dan digesti: Enzim liur, amilase, memulai mencerna dari lambung, sekresi lambung berkurang karena hilangnya faktor-polisakarida menjadi disakarida maltose, suatu proses yang berlanjut faktor stimulatorik, pelepasan somatostatin yang bersifat menghambat, dan efek inhibitorik refiek enterogastik dan enterogastron. [Lihat Tabel 16-4 dan 16-5.) ' Digesti dan absorpsi: Pencernaan karbohidrat berlanjut di korpus lambung di bawah pengaruh amilase liur. Pencernaan protein dimulai oleh pepsin di antrum lambung, tempat kontraksi peristaltik yang kuat mencampur makanan dengan sekresi lambung, mengubahnya menjadi campuran cairan kental yang dikenal sebagai kimus. [Lihat Tabel 16-6, h. 656.) Tidak ada nutrien yang diserap di lambung. 673
674 BAB 16 mengandung banyak tonjolan berbentuk jari, vilus, yang juga memiliki tonjolan yang lebih halus, mikrovilus. Bersama-sama, modifikasi-16.5 Sekresi Pankreas dan Empedu modifikasi permukaan ini sangat meningkatkan luas permukaan yang (h. 645-652) tersedia untuk menempatkan enzim-enzim yang terikat ke membran dan untuk melakukan penyerapan. (Lihat Gambar 16-20 hingga 16-• Sekresi pankreas eksokrin dan empedu dari hati mengalir ke lumen 22 dan pembuka bab). Lapisan dalam ini diganti setiap sekitar tigaduodenum. hari untuk memastikan kesehatan optimal sel-sel epitel yang menghadapi• Sekresi pankreas mencakup (1) enzim pencernaan poten dari sel lingkungan lumen yang \"keras\".asinus, yang mencerna ketiga kategori makanan; dan (2) larutan • Proses penyerapan Na+ yang dependen-energi menghasilkan te-NaHC03 cair dari sel duktus, yang menetralkan kimus asam yang masuk naga pendorong bagi penyerapan CI\", air, glukosa, dan asam amino.ke duodenum dari lambung. Sekretin merangsang sel duktus pankreas, Semua produk yang diserap ini masuk ke darah. (Lihat Gambar 16-dan CCK merangsang sel asinus. (Lihat Gambar 16-11 dan 16-12.) 23b dan 16-24b.)' Enzim pencernaan pankreas mencakup (1) enzim proteolitik • Karena tidak larut dalam air, produk-produk pencernaan lemaktripsinogen, kimotripsinogen, dan prokarboksipeptidase, yang disek- harus menjalani serangkaian transformasi agar dapat diserap secararesikan dalam bentuk inaktif dan diaktifkan di lumen duodenum ketika pasif untuk akhirnya masuk ke pembuluh limfe. (Lihat Gambar 16-terpajan ke enterokinase dan tripsin aktif; (2) amilase pankreas, yang 25.)melanjutkan pencernaan karbohidrat; dan (3) lipase, yang melaksanakan ' Usus halus menyerap hampir semua yang ada di dalam lumennya,pencernaan lemak. (Lihat Tabel 16-6.) dari makanan yang diteian hingga sekresi pencernaan hingga sel epitel yang terlepas. Berbeda dari penyerapan nutrien, air, dan sebagian besar\" Hati, organ metabolik terbesar dan terpenting di tubuh, melakukan elektrolit yang nyaris sempurna dan tidak dikontrol, penyerapan besiberagam fungsi. Kontribusinya dalam pencernaan adalah sekresi dan kalsium bervariasi dan berada di bawah kontrol. (Lihat Gambarempedu yang mengandung garam empedu. Garam empedu membantu 16-26.) Hanya sejumlah kecil cairan dan residu makanan yang tidakpencernaan lemak melalui efek deterjen (membentuk emuisi lemak) tercerna yang disalurkan ke usus besar. (Lihat Tabel 16-7.)dan mempermudah penyerapan lemak dengan membentuk misel larut-air yang mengangkut produk tak-larut air pada pencernaan lemak ke 16.7 I Usus Besar (h. 665-669)tempat penyerapannya. (Lihat Gambar 16-14 hingga 16-17 dan16-25.) • Motilitas: Kolon (lihat Gambar 16-27) mengonsentrasikan dan• Di antara waktu makan, empedu disimpan dan dipekatkan di menyimpan residu makanan yang tidak tercerna (serta, yaitu selulosakandung empedu, yang dirangsang oleh kolesistokinin untuk berkon- tanaman) dan bilirubin hingga keduanya dapat dieliminasi dalam tinja.traksi dan mengalirkan empedunya ke dalam duodenum sewaktu pen- Kontraksi haustra secara perlahan mengaduk isi kolon maju-mundurcernaan makanan. Setelah ikut serta dalam pencernaan dan penyerapan untuk mencampur dan mempermudah penyerapan sebagian besarlemak, garam-garam empedu direabsorpsi dan dikembalikan melalui cairan dan elektrolit yang tersisa. Pergerakan massa beberapa kalisistem porta hati ke hati, tempat mereka diresekresikan dan bekerja sehari, biasanya setelah makan, mendorong feses dalam jarak jauh.sebagai koleretik kuat yang merangsang sekresi lebih banyak empedu. Pergerakan feses ke rektum memicu refleks defekasi.(Lihat Gambar 16-13 dan 16-15.) • Sekresi, digesti, dan absorpsi: Sekresi mukus basa usus halus• Empedu juga mengandung bilirubin, suatu turunan penguraian bersifat protektif. Tidak terjadi sekresi enzim pencernaan atau penye-hemoglobin, yaitu produk ekskretorik utama di tinja. rapan nutrien di kolon. Penyerapan sebagian garam dan air yang ter- tinggal mengubah isi kolon menjadi feses.16.6 I Usus Halus (h. 652-665) 16.81 Gambaran Umum Hormon Pencernaan• Motilitas: Segmentasi, motilitas utama usus halus selama pen- (h. 669-670)cernaan makanan, secara merata mencampur makanan dengan getahpencernaan untuk mempermudah pencernaan; motilitas ini juga mema- • Tiga hormon pencernaan yang utama adalah gastrin dari mukosajankan produk pencernaan ke permukaan absorptive. (Lihat Gambar lambung serta sekretin dan kolesistokinin (CCK) dari mukosa16-18.) Di antara waktu makan, MMC menyapu bersih lumen. duodenum. Gastrin dibebaskan terutama sebagai respons terhadap• 5ekresi: Getah yang disekresikan oleh usus halus tidak mengandung adanya produk protein di lambung, dan efeknya adalah meningkatkanenzim pencernaan apapun. Enzim-enzim yang disintesis oleh usus halus pencernaan protein. Sekretin dibebaskan terutama sebagai responsbekerja di dalam membran brush-border sel epitel. (Lihat Gambar terhadap keberadaan asam di duodenum, dan efeknya adalah16-23adan 16-24a.) menetralkan asam. Kolesistokinin terutama dibebaskan sebagai respons• Digesti: Usus halus merupakan tempat utama bagi digesti dan terhadap adanya produk lemak di duodenum, dan efeknya adalahabsorpsi. Pencernaan karbohidrat dan protein berlanjut di lumen usus mengoptimalkan kondisi untuk pencernaan lemak.halus oleh enzim pankreas dan dituntaskan oleh enzim brush borderusus halus (masing-masing adalah disakaridase dan aminopeptidase).Lemak dicerna seluruhnya di lumen usus halus, oleh lipase pankreas(Lihat Tabel 16-6.)' Absorpsi: Lapisan dalam usus halus beradaptasi baik untuk me-laksanakan fungsi pencernaan dan penyerapannya. Lipatan-lipatannya
Search