KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA PERAWATAN LUKA BAGI PRAKTISI KESEHATAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Angka kejadian luka se ap tahun semakin meningkat, baik luka akut maupun luka kronis. Sebuah peneli an terbaru di Amerika menunjukan prevalensi pasien dengan luka adalah 3.50 per 1000 populasi penduduk. Mayoritas luka pada penuduk dunia adalah luka karena pembedahan/trauma (48%), Ulkus kaki (28%), luka dekubitus (21%). Di Indonesia, di Balai Asuhan Keperawatan Wocare Center Bogor yang merupakan layanan kesehatan yang berfokus pada layanan keperawatan luka, stoma dan inkon nensia terdapat 185 pasien luka pada tahun 2013, terdapat 195 pasien pada tahun 2014. Dan pada tahun 2015 terdapat 192 pasien diantaranya 148 pasien diabe c ulcer(luka diabet), 7 pasien luka bakar, 2 pasien venus ulcer(luka dikarenakan sumbatan pembuluh vena), 5 pasien arteri ulcer(luka dikarenakan sumbatan pembuluh arteri), 5 pasien kanker, 16 pasien trauma dan 2 pasien luka tekan (Wocare Center, 2015). Dengan ngginya angka kejadian luka, maka Balai Asuhan Keperawatan Wocare Center Bogor mengembangkan ilmunya supaya pasien-pasien dengan luka yang berada di seluruh Indonesia mendapatkan perawatan yang tepat dan nyaman serta mampu menolong pasien dengan luka. Dan dengan melakukan perawatan luka yang tepat maka diharapkan supaya luka dapat sembuh lebih cepat secara fisiologi penyembuhan luka. Walaupun luka dengan berbagai macam faktor penghambat yang dapat menyebabkan luka akut menjadi luka kronis diharapkan proses penyembuhan luka dapat sembuh lebih cepat dengan melakukan perawatan luka yang tepat.. Diharapkan tenaga kesehatan yang ada diseluruh Indonesia mempunyai keahlian skill yang lebih dibidang perawatan luka pada khususnya dan stoma serta inkon nensia. Sehingga dengan tenaga kesehatan yang ahli dan profesional yang mempunyai ilmu yang kompeten maka pasien-pasien dengan luka dapat tertolong dengan memberikan perawatan luka yang tepat dan benar. Dan dapat melakukan upaya preven fe supaya dapat mencegah terjadinya luka atau mencegah mbulnya luka kembali Di bidang kesehatan, bisa dipas kan bahwa para prak si kesehatan baik di rumah sakit, layanan primer dan komunitas akan berhubungan dengan kejadian luka baik akut maupun kronik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan kompetensi perawat dalam melakukan perawatan luka adalah melalui pela han perawatan luka. RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Mengadakan Pela han Perawatan Luka Bagi Prak si Kesehatan Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan MATERI PELATIHAN KRITERIA PESERTA 1.Legal e k keperawatan luka Dokter umum, Perawat, Bidan 2.Anatomi fisiologi dasar sistem integument dan Mendapat rekomendasi dari pimpinan unit kerja proses penyembuhan luka FASILITAS 3.Pengkajian luka pada kasus diabetes, luka tekan/ 1.Pemeriksaan SWAB An gen Di RSUP Dr. Sardjito pressure injuries, kanker dan post operasi 2.Ser fikat 3.Kit Pela han (tas, kaos, buku catatan, bolpoin, 4.Persiapan dasar luka /wound bed prepara on dengan konsep TIME Management pada kasus tumbler) diabetes, luka tekan/pressure injuries, kanker dan 4.Snack Dan Makan Siang post operasi NARASUMBER & FASILITATOR 5.Pemilihan balutan luka pada kasus diabetes, luka tekan/ 1.Enterostomal teraphies Nurse pressure injuries, kanker dan post operasi 2.Dokter Spesialis Bedah plas k 6.Perawatan luka kronis pada kasus diabetes, luka tekan/pressure injuries dan kanker BIAYA PELATIHAN 7.Perawatan luka akut pada post operasi 8.Building Learning Commitment (BLC) Rp. 4.000.000,- 9.An Korupsi 10.Rencana Tindak Lanjut (RTL) Virtual Account Pela han Perawatan Luka Bagi Prak si Kesehatan Di Fasilitas Pelayanan 8814002000000110 METODE (Bank Mandiri VA RPL 030) Klasikal Konfirmasi sebelum Transfer PELAKSANAAN (Biaya belum Termasuk akomodasi) 1 - 4 November 2021 Diklat RSUP Dr. Sardjito CONTACT PERSON Kominfo Diklat : 08112910226 Gedung Diklat Lt.4 Jl. Kesehatan No.1 Sekip Yogyakarta 55284. Telp/Faks 0274-553573 Terakreditasi oleh Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI Email : [email protected] Website : h ps//sardjito.co.id – (pilih layanan diklat)
Search