Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore MODUL PELATIHAN DIAGNOSTIC VASCULAR

MODUL PELATIHAN DIAGNOSTIC VASCULAR

Published by Ibnu Sofa, 2023-02-16 09:21:54

Description: MODUL PELATIHAN DIAGNOSTIC VASCULAR

Search

Read the Text Version

Kegiatan belajar dilakukan dengan metode presentasi, tanya jawab secara offline. Refrensi: 1. Joseph F. Polak Peripheral Vascular Sonography: A Practical Guide 2nd 2. Myers K, Clough A. Making Sense of Vascular Ultrasound. 2004 3. Thrush A. Hartshorne T. Peripheral vascular ultrasound: How, why, when. Elsevier Churcill Livingstone. London, 2nd edition, 2005. ACN Indonesia, 2023. 6

Asuhan Keperawatan Pasen Yang Akan Dilakukan Pemeriksaan DNI Vaskular A. Pengkajian 1) Riwayat Penyakit Untuk mengetahui apakah gejala yang timbul, mengetahui onset waktu terjadinya dan termasuk severitas dan penyebabnya. Serta pengkajian riwayat penyakit dalam pengkajiannya berfokus kepada tanda dan Gejala gangguan vascular. 2) Keluhan Utama Alasan pasien masuk atau datang kepelayanan kesehatan (difokuskan dalam tanda dan gejala gangguan vaskular). 3) Riwayat Penyakit Sekarang Pengkajian hanya berfokus dalam penyakit yang diderita sekarang, mulai dari kapan mulai terjadi, lokasi, tanda dan gejala, penyebab dan apakah pasien rujukan dari rumah sakit lain. 4) Riwayat Penyakit Dahulu a. Pengkajian penyakit dahulu juga berfokus kepada tanda dan gejala gangguan vaskular b. Adakah masalah pada sirkulasi yang buruk pada masa lalu? c. Apakah pasien pernah didiagnosis penyakit jantung AF,CHF,RHD? d. Apakah pasien memiliki riwayat penyakit yang serius dan memiliki faktor resiko? 5) Pemeriksaan Fisik Berfokus mengkaji pulsasi, warna, temperatur, fungsi sensorik dan fungsi motorik. 6) Pemeriksaan Diagnostik dan Penunjang a. Doppler/duplex sonografy vaskular b. Ekg c. Echocardiografy d. MSCT B. Diagnosa Keperawatan 1. Nyeri berhubungan dengan penurunan sirkulasi arteri dan oksigenasi jaringan 2. Ketidak efektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan penurunan suplai oksigen ke jaringan perifer ACN Indonesia, 2023 1

3. Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan neuro muscular 4. Risiko perdarahan berhubungan dengan penggunaan obat antikoagulan 5. Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit, kondisi dan program pengobatan C. Intervensi Keperawatan Berdasarkan Nanda (2015) dapat disimpulkan bahwa diagnosa keperawatan yang dapat ditemukan 1. Diagnosa: Cemas berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit, kondisi dan program pengobatan. 2. Tujuan/ Kriteria Hasil Setelah dilakukan tindakan keperawatan diharapkan cemas dapat teratasi dalam jangka waktu 1x24 jam dengan kriteria hasil: a. Ekspresi wajah rileks b. Klien mengatakan cemas berkurang c. Klien mengerti dan koperatif dalam pemberian terapi 3. Intervensi Keperawatan a. Kaji tingkat kecemasan klien b. Informasikan dan jelaskan tentang penyakit, kondisi dan program pengobatan. c. Libatkan keluarga dalam melakukan asuhan keperawatan. d. Berikan lingkungan yang tenang D. Perencanaan Keperawatan dan Implementasi Keperawatan Tindakan keperawatan adalah pelaksanaan rencana tindakan yang telah ditentukan dengan maksud agar kebutuhan pasien terpenuhi secara optimal (Patricia A. Potter, 2009). Tindakan keperawatan tersebut dilaksanakan sebagian oleh pasien itu sendiri, oleh perawat secara mandiri atau mungkin bekerja sama dengan tim kesehatan lainnya misalnya ahli gizi dan fisioterapis. Hal ini sangat tergantung jenis tindakan, kemampuan/keterampilan pasien serta perawat itu sendiri. Proses implementasi keperawatan terdiri dari 5 tahap, yaitu: 1. Mengkaji ulang pasien 2. Menelaah dan memodifikasi rencana asuhan keperawatan ACN Indonesia, 2023 2

3. Mengidentifikasi bidang bantuan 4. Mengimplementasi intervensi keperawatan 5. Mengkomunikasikan intervensi keperawatan Rencana keperawatan biasanya mencerminkan tujuan intervensi keperawatan. Setelah itu respon pasien terhadap pengobatan dicatat di lembar catatan. Dengan menuliskan waktu dan rincian tentang intervensi mendokumentasikan bahwa prosedur telah diselesaikan. Pada saat tenaga keperawatan memberikan asuhan keperawatan, proses pengumpulan dan analisa data berjalan terus-menerus guna perubahan atau penyesuaian tindakan keperawatan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan perawatan antara lain fasilitas / alat yang ada, pengorganisasian pekerjaan perawat serta lingkungan fisik dimana harus dilakukan. E. Evaluasi Keperawatan Evaluasi adalah proses penilaian pencapaian tujuan serta pengkajian ulang rencana keperawatan (Patricia A. Potter, 2009). Langkah-langkah evaluasi terdiri dari pengumpulan data-data perkembangan pasien, mengintrepetasikan perkembangan pasien, membandingkan data keadaan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan dengan kriteria pencapaian tujuan yang ada telah ditetapkan, mengukur dan membandingkan perkembangan pasien dengan standard normal yang berlaku. 1. Tujuan tercapai, tujuan tercapai apabila pasien menunjukkan perubahan perilaku dan perkembangan kesehatan sesuai dengan kriteria pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. 2. Tujuan tercapai sebagian, tujuan tercapai sebagian adalah bila pasien menunjukkan perubahan dan perkembangan kesehatan hanya sebagian dari kriteria pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. 3. Tujuan sama sekali tidak tercapai, tujuan sama sekali tidak tercapai jika pasien menunjukkan perubahan perilaku perkembangan kesehatan atau bahkan timbul masalah baru. Evaluasi dari revisi rencana perawatan dan berfikir kritis sejalan dengan hasil evaluasi, penyesuaian terhadap rencana asuhan dibuat sesuai dengan keperluan. Setelah melakukan evaluasi keperawatan tahap selanjutnya adalah mencatat hasil tindakan keperawatan. Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan bukti jadi pelaksanaan keperawataan yang menggunakan metode pendekatan proses ACN Indonesia, 2023 3

keperawatan dan catatan respon pasien terhadap tindakan medis, tindakan keperawatan atau reaksi pasien terhada penyakitnya. ACN Indonesia, 2023 4

Pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABI) A. Pendahuluan a) Deskripsi Singkat Pengukuran Ankle Brachial Index (ABI) adalah membandingkan antara ukuran nilai sistolik tekanan darah pada pergelangan kaki (ankle) dengan sistolik tekanan darah pada arteri brachialis. Dilakukan pertama kali oleh Winsor pada tahun 1950. Pengukuran ini merupakan tindakan medis noninvasive yang dipergunakan untuk mendiagnosis penyakit Peripheral Artery Disease (PAD), seperti klaudikasio intermiten. Pengukuran ABI ini selanjutnya berkembang menjadi indikator terdapatnya aterosklerosis dalam pembuluh darah, serta dapat menjadi acuan prognosis pada penyakit kardiovaskular dan gangguan organ lain meskipun pasien tersebut tidak menderita PAD. b) Tujuan Pembelajaran: 1. Meningkatkan kemampuan dalam melakukan pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABI) 2. Mampu melakukan screening PAD dengan ABI c) Materi Pokok 1. Defenisi Ankle Brachial Index merupakan rasio tekanan darah sistolik pada ankle (kaki) dibagi tekanan darah sistolik brachial (lengan / tangan) 2. Tujuan: Untuk menilai aliran arteri ke extremitas bawah 3. Indikasi: Pada pasien dengan keluhan claudicatio 4. Kontraindikasi Pada pasien dengan diagnose Acute Limb Ischemica (ALI) 5. Langkah-langkah pemeriksaan: 1) Pasien diistirahatkan 5 – 10 menit 2) Pasang manset / Cuff pada extremitas atas (brachial kanan - kiri ) dan pada Extremitas bawah ( Ankle kanan – kiri ) 3) Ukur tekanan sistolik pada arteri brachialis kanan – kiri dan ukur tekanan sistolik pada arteri tibialis posterior dan anterior kanan - kiri 4) Nilai tekanan sistolik pada kaki (TP, TA) dibagi tekanan sistolik pada tangan (Brach) 5) Nilai normal ABI antara 0,91- 1,30. 6) Interpretasi hasil pengukuran dapat dilihat pada tabel. 6. Cara pemeriksaan: 1) Menggunakan mesin ABI (Doppler) ACN Indonesia, 2023 1

2) Menggunakan mesin Duplex Sonografi 3) Menggunakan tensi digital ACN Indonesia, 2023 2

7. Cara menghitung ABI = ......... TEKANAN SISTOLIK DI KAKI ( ANKLE ) TEKANAN SISTOLIK DI TANGAN (Brachial) 8. Penilaian ABI Refrensi : 1. Wound, Ostomy and Continence Nurses Society. Guideline for Management of Wounds in Patients with Lower-Extremity Venous Disease. Mt. Laurel, NJ: Author; 2011 2. Davies JH, Kenkre J, Williams EM. Current utility of the ankle-brachial index (ABI) in general practice: implications for its use in cardiovascular disease screening. BMC Fam Pract. 2014 Apr 17;15:69 ACN Indonesia, 2023 3

3. Sonoda H, Nakamura K, Tamakoshi A. Ankle-Brachial Index is a Predictor of Future Incident Chronic Kidney Disease in a General Japanese Population. J. Atheroscler. Thromb. 2019 Dec 01;26(12):1054-1061. 4. Azam M, Wehrle CJ, Shaw PM. StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing; Treasure Island (FL): Aug 10, 2020. Anatomy, Bony Pelvis and Lower Limb, Tibial Artery. 3. Bains KNS, Lappin SL. StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing; Treasure Island (FL): Apr 24, 2020. Anatomy, Shoulder and Upper Limb, Elbow Cubital Fossa. 5. Aboyans V, Criqui MH, Abraham P, Allison MA et al., American Heart Association Council on Peripheral Vascular Disease. Council on Epidemiology and Prevention. Council on Clinical Cardiology. Council on Cardiovascular Nursing. Council on Cardiovascular Radiology and Intervention, and Council on Cardiovascular Surgery and Anesthesia. Measurement and interpretation of the ankle-brachial index: a scientific statement from the American Heart Association. Circulation. 2012 Dec 11;126(24):2890-909. 6. Królczyk J, Piotrowicz K, Chudek J, Puzianowska-Kuźnicka M, Mossakowska M, Szybalska A, Grodzicki T, Skalska A, Gąsowski J. Clinical examination of peripheral arterial disease and ankle-brachial index in a nationwide cohort of older subjects: practical implications. Aging Clin Exp Res. 2019 Oct;31(10):1443-1449. 7. Alizargar J, Bai CH. Value of the arterial stiffness index and ankle brachial index in subclinical atherosclerosis screening in healthy community-dwelling individuals. BMC Public Health. 2019 Jan 15;19(1):65. ACN Indonesia, 2023 4

2023


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook