Asal Usul Kelelawar Tidur Terbalik Buku Berjenjang Tingkat 2b Cerita Hewan Penulis: Aminah Letsoin Bahasa Indonesia
Buku Berjenjang (Leveled Books) Buku berjenjang dirancang khusus terutama untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosakata, dan daya pemahaman. Buku berjenjang dipakai setelah anak mampu membaca buku-buku ramah cerna kata tingkat 1a, 1b, dan 1c. Ada 3 tingkat dari yang mudah ke sulit: Tingkat 1 bisa cocok untuk anak setara SD kelas 1 akhir, sedangkan 2a dan 2b untuk anak setara kelas 2 SD. Asal Usul Kelelawar Tidur Terbalik Buku ini adalah buku berjenjang tingkat 2b, dengan ciri-ciri sbb: jumlah halaman per buku 12-16, kepadatan teks 3-4 kalimat per halaman, boleh penggal kalimat, 8 kata maks. per kalimat, maks. 25 kata per halaman, bisa di atas 2 suku kata, kalimat kompleks, dengan 75% kata akrab, 1 gambar tiap 2 halaman. Gambar mendukung pemahaman terhadap teks. Topik sehari-hari. Buku berjenjang bisa dipakai dengan cara sebagai berikut: 1. Dalam kelompok besar dan kecil. 2. Secara sendiri-sendiri oleh setiap anak. 3. Untuk mulai, berdiskusi atau bertanya-jawab dengan anak mengenai hal-hal yang anak sudah ketahui mengenai topik dari isi buku. 4. Bahas gambar-gambar yang ada dalam tiap halaman untuk membantu anak memahami apa kira-kira yang menjadi topik dari buku tersebut. 5. Guru atau orang tua sebaiknya membacakan kalimat di setiap halaman terlebih dahulu, sebagai model atau contoh bagi anak. 6. Kemudian anak diberikan kesempatan untuk membaca sendiri. 7. Diskusikan isi buku. Pakai kata-kata tanya: ada apa, siapa, kapan, bagaimana, mengapa.
Asal Usul Kelelawar Tidur Terbalik Penulis: Aminah Letsoin Gambar oleh SIL International Buku ini diproduksi melalui proyek Enabling Writers yang disponsori oleh USAID. Yayasan Sulinama 2017 Bahasa Indonesia
Copyright © 2017, Yayasan Sulinama http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/igo/ Anda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb. Hubungi [email protected] untuk informasi lanjut.
Pada suatu hari, binatang-binatang bertengkar. Binatang berbadan besar melawan binatang berbadan kecil. Binatang besar ternyata lebih kuat. Sedangkan binatang yang kecil lemah. 1
Sejak bertengkar, binatang-binatang pergi mencari tempat yang aman. Itik bersama anak-anaknya pindah ke tempat lebah. Burung kakatua terbang ke hutan. 2
Kelelawar memilih tempatnya di goa. Ia merasa aman di sana. Padahal, di goa sangat gelap dan bau busuk. Di sana juga ada keluarga ular. 3
Pada suatu hari, Ayam berkata kepada Itik. \"Sudah lama kita tidak bertemu kelelawar. Ayo, kita cari kelelawar.\" \"Aku mau,\" jawab Itik. 4
Lalu, Ayam dan Itik pergi ke rumah kelelawar. Mereka berjalan jauh, naik dan turun jalan. Akhirnya mereka sampai di tempat kelelawar. 5
Tiba-tiba mereka melihat sesuatu di mulut goa. Sesuatu yang berkelap-kelip. \"Coba kamu lihat ada apa di sana?\" tanya Itik. \"Oh, itu kunang-kunang,\" jawab Ayam. 6
Mereka tanya kunang-kunang, di mana kelelawar tinggal. Dengan senang hati kunang-kunang mengantar mereka. Tiba-tiba, terdengar bunyi \"huf\". Rupanya kelelawar terbang keluar dari dalam goa. 7
\"Hai teman, tunggu!\" teriak Itik. Kelelawar berhenti. \" Apa yang kalian lakukan di sini?\" \"Kami mencarimu ke mana-mana,\" kata Itik. 8
Kelelawar hinggap di sebuah pohon. \"Bagaimana kamu bisa tinggal di sini?\" tanya Ayam. \"Dulu kami tinggal di pohon bambu. Tetapi, kami basah ketika hujan lebat.\" 9
\"Ketika angin kencang, ada teman yang jatuh. Sayapnya sobek dan patah. Akhirnya, kami mencari tempat lain,\" kata Kelelawar. \"Lalu, kami menemukan goa ini,\" lanjut Kelelawar. 10
\"Tapi di goa ada banyak ular. Jadi, kami terpaksa tidur di langit-langit goa.\" \"Hah, bagaimana caranya?\" tanya Itik. \"Kami tidur terbalik,\" kata Kelelawar. 11
\"Pada suatu hari, kami pergi mencari makan. Kami bertemu pemburu, ia menembak seorang saudaraku. Sejak itu, kami mencari makan pada waktu malam.\" Kelelawar tertunduk sedih. 12
Ayam dan Itik merasa sedih. \"Tetapi, kami sudah rasa aman di sini,\" kata Kelelawar. \"Ular tidak dapat mengganggu kami. Kami juga tidak rasa dingin lagi.\" 13
Ayam dan Itik merasa senang. Kelelawar sudah dapat tempat tinggal yang aman. Sekalipun cara tidurnya berubah, Kelelawar tetap sahabat mereka. 14
\"Baiklah teman. Sekarang kami pulang dulu,\" kata Ayam dan Itik. \"Selamat tinggal!\" Kelelawar melambai-lambaikan sayapnya sambil terbang. 15
Search
Read the Text Version
- 1 - 21
Pages: