Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore e-Modul Tim 8 TPACK-ESD

e-Modul Tim 8 TPACK-ESD

Published by Eva Afianti, 2023-06-26 07:30:17

Description: e-Modul Tim 8 TPACK-ESD

Search

Read the Text Version

E-MODUL BUDIDAYA SAYURAN DENGAN TEKNIK MICROGREEN TOPIK:TANAH DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN UNTUK SMP/MTS (FASE D)

PRAKATA Puji dan Syukur kami panjatkan kehadirrat Tuhan YME. Berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyusun modul pembelajaran IPA tentang Budidaya Sayuran dengan Teknik Microgreen dengan baik. Modul ini bertujuan untuk membantu memudahkan peserta didik SMP (fase D) dalam memahami penggunaan dan pengembangan konsep-konsep IPA khususnya tentang kelestarian llingkungan. Dalam modul ini memuat uraian materi tentang budidaya sayuran dengan teknik microgreen pada topik Tanah dan Pelestarian Lingkungan. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penusunan modul ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik. Kami menyadari bahwa modul ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran sangat kami harapkan untuk kesempurnaan modul selanjuutnya. Harapan kami semoga modul ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh komponen pendidikan 01

DAFTAR ISI Tip: Use links to go to a different page inside your template. I. PRAKATA How: Highlight the text, click on the link symbol on the toolbar, and select the page II. DAFTAR ISI you want to link in your document. III. PENDAHULUAN 1 2 IV. CAPAIAN DAN TUJUAN 3 PEMBELAJARAN 4 5 V. MATERI AJAR 6 7 VI. KEGIATAN 1 8 9 VII. KEGIATAN 2 10 11 VIII. LATIHAN SOAL 02 IX. PENILAIAN X. GLOSARIUM XI. DAFTAR PUSTAKA

PENDAHULUAN Dengan bertambahnya populasi manusia di muka bumi ini, maka diperlukan penyediaan pangan yang banyak dan berkelanjutan. Disisi lain dunia sedang menghadapi dampak perubahan iklim. Diantaranya yaitu persaingan untuk mendapat sumber daya air, hilangnya lahan produktif serta berlangsungnya migrasi dari pedesaan ke perkotaan. Tantangan tersebut dapat dijawab dengan meningkatkan ketahanan pangan. Diantaranya intensifikasi produk pangan dengan meningkatkan hasil panen. Langkah berikutnya yaitu diversifikasi dengan meningkatkan jumlah spesies tanaman yang dapat dibudidayakan dengan tanpa mengurangi luas area penanaman. Berbagai tanaman sayuran dapat ditanam di daerah perkotaan dalam bentuk microgreens. Penanaman microgreens menjadi sangat menarik karena selain dapat dikomersilkan, juga dapat ditanam untuk kebutuhan keluarga. Penanamannya dapat dilakukan di taman kota, di halaman rumah dan pekarangan, juga di dalam rumah, di dapur di dekat jendela atau di balkon bahkan di ruangan kecil disudut rumah dengan pencahayaan dari lampu neon. Produksi microgreens ini tanpa penggunaan zat kimia berbahaya seperti pestisida bahkan tanpa pemupukan. Sehingga apabila mengkonsumsi microgreens dalam keadaan mentah masih aman. Selain itu kandungan fitonutrien dan fitokimia yang bersifat senyawa bioaktif akan berdampak baik terhadap orang yang mengkonsumsinya. 03

CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-basa berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Siswa mampu mengumpulkan informasi tentang budidaya sayuran dengan teknik microgreen 2.Siswa mampu merancang percobaan budidaya sayuran dengan teknik microgreen 3.Siswa mampu melakukan percobaan budidaya sayuran dengan teknik microgreen 4.Siswa mampu menyajikan produk hasil sayuran hasil budidaya dengan teknik microgreen 5.Siswa mampu mempresentasikan hasil percobaan Budidaya dan Inovasi Pengolahan Sayuran dengan Teknik “Microgreen” menggunakan berbagai media yang menarik ELEMEN PEMAHAMAN BIOLOGI Peserta didik tingkat SMPLB dan SMALB diharapkan memiliki kompetensi berpikir ilmiah dan memiliki pemahaman IPA yang utuh. Dalam IPA, kemampuan berpikir juga tidak akan banyak berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan jika seseorang tidak memiliki pemahaman terhadap bidang keilmuan tertentu. Dalam mencapai kompetensi itu, peserta didik diharapkan memiliki pengetahuan dan pemahaman konsep IPA yang sesuai dengan cakupan setiap konten dan perkembangan usia. Pemahaman atas cakupan konten yang akan dibangun dalam diri peserta didik haruslah saling terkait satu sama lain. Peserta didik diharapkan memahami IPA tidak secara parsial dan hanya untuk cakupan konten tertentu, melainkan menyeluruh, meliputi hubungan antar konsep, hubungan kausalitas (sebab-akibat) serta tingkat hierarkis suatu konsep sederhana. 04

KETERAMPILAN PROSES SAINS 1.Mengamati Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. 2.Mempertanyakan dan Memprediksi Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah. 3.Merencanakan dan melakukan penyelidikan Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. 4.Memproses, menganalisis data dan informasi Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital. Mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah 5.Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi 6.Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan 04

MATERI AJAR APA ITU MICROGREENS... ? Lorem ipsum dolor sit amet, Will it be consectetur adipiscing elit, sed do renewable? eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad Lorem ipsum dolor sit amet, minim veniam, quis nostrud consectetur adipiscing elit, sed do exercitation ullamco laboris nisi ut eiusmod tempor incididunt ut labore et aliquip ex ea commodo consequat. dolore magna aliqua. Ut enim ad Duis aute irure dolor in reprehenderit minim veniam, quis nostrud in voluptate velit esse cillum dolore exercitation ullamco laboris nisi ut eu fugiat nulla pariatur. Excepteur aliquip ex ea commodo consequat. sint occaecat cupidatat non proident, Duis aute irure dolor in reprehenderit sunt in culpa qui officia deserunt in voluptate velit esse cillum dolore eu mollit anim id est laborum. fugiat nulla pariatur.nt mollit anim id est laborum. Fossil fuel resource revealed in study Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. www.reallygreatsite.com 05

KEGIATAN 1 SISWA MENCARI INFORMASI SECARA 01 MANDIRI MENGENAI MICROGREENS SISWA MENYAMPAIKAN HASIL PENEMUAN INFORMASI SISWA DIBERIKAN PENGUATAN MENGENAI MICROGREEN 06

KEGIATAN 2 SISWA MERANCANG SECARA 02 BERKELOMPOK PERCOBAAN BUDIDAYA SAYURAN DENGAN TEKNIK MICROGREEN TERMASUK RENCANA PENGOLAHAN DAN INOVASINYA [HASIL RANCANGAN UPLOAD KE MODUL BARCODE] SISWA MEMPRESENTASIKAN HASIL RANCANGANNYA SISWA MENDAPATKAN MASUKAN DARI GURU TERKAIT RANCANGAN PERCOBAANNYA DAN MEMBUAT REVISI [HASIL REVISI RANCANGAN UPLOAD KE MODUL BARCODE] 07

KEGIATAN 3 03 SISWA MELAKUKAN PERCOBAAN BUDIDAYA SAYURAN DENGAN TEKNIK MICROGREEN SELAMA 7-14 HARI [MEMBUAT JURNAL PROGRESS PERCOBAAN, JURNAL DALAM BENTUK G- SHEET, G-SHEET MASUK KE MODUL BARCODE – BASIS G- DRIVE] SISWA MELAKUKAN PROSES PANEN DAN PENGEMASAN PRODUK MICROGREENS 07

KEGIATAN 4 04 SISWA MEMBUAT LAPORAN HASIL PERCOBAAN BUDIDAYA SAYURAN DENGAN TEKNIK “MICROGREEN” SISWA MEMPRESENTASIKAN LAPORAN 07

Ayo Berlatih! Setelah melakukan aktivitas di atas jawablah pertanyaan berikut ini! Manakah pernyataan yang menunjukkan salah satu manfaat microgreens dalam mengatasi permasalahan hilangnya lahan pruduktif akibat dari bertambahnya populasi manusia …….... a.Microgreen mengandung senyawa bioaktif yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh mahluk hidup juga mengurangi risiko timbulnya penyakit b.Microgreen dapat dipanen dalam kurun waktu 7-20 hari sehingga cepat untuk siap dikonsumsi dan ditanam kembali c.Microgreen dapat menjawab diversifikasi pangan dengan meningkatkan jumlah spesies tanaman yang dapat dibudidayakan dengan tanpa mengurangi luas area penanaman Microgreen diproduksi ini tanpa penggunaan zat kimia berbahaya seperti pestisida bahkan tanpa pemupukan. Sehingga apabila mengkonsumsi microgreens dalam keadaan mentah masih ama Answer the following questions What's your school name? What's your teacher's name? What grade are you in? How many students are there in your class? What was your favorite thing today? 08

PENILAIAN READ THE PROMTS BELOW AND THINK ABOUT THE FIRST THING THAT COMES TO MIND. FILL YOUR ANSWERS OUT IN THE BLANK BOXES. I AM A HUMAN BEING THAT... LOVES WANTS TO IS DRIVEN BY IS INSPIRED BY HAS A HABIT OF IS HAPPIEST WHEN BELIEVES IN WOULD GIVE WILL ONE DAY HAS THE GOAL OF WHO NOTICES IS AFRAID OF 09

GLOSARIUM microgreen: sayuran yang dipanen saat usia sangat muda yaitu 7 – 14 hari setelah semai. Benih yang digunakan untuk tanaman microgreens sama dengan benih sayuran biasanya. inovasi : budi daya : usaha yang bermanfaat dan memberi hasil krisis lahan: degradasi sebagian atau keseluruhan kawasan lahan dari fungsi semula ke fungsi lainn i 10

DAFTAR PUSTAKA ANDAYANI, B. (2004). TINJAUAN PANDANGAN EKOLOGI TENTANG PERILAKU PENGASUHAN ORANG TUA. BULETIN PSIKOLOGI, TAHUN XII, NO. 1, JUNI 2004. 44-61. AZWAR, S. (2011). PENYUSUNAN SKALA PSIKOLOGI. YOGYAKARTA: PUSTAKA PELAJAR. BUTLER, R., & NEUMAN, O. (1995). EFFECTS OF TASK AND EGO ACHIEVEMENT GOALS ON HELP-SEEKING BEHAVIORS AND ATTITUDES. JOURNAL OF EDUCATIONAL PSYCHOLOGY, 87(2), 261–271. DIAKSES DARI HTTPS://DOI.ORG/10.1037/0022- 0663.87.2.261 GABI, C. 2015. PERSON, PROCESS, CONTEXT, TIME: A BIOECOLOGICAL PERSPECTIVE ON TEACHER STRESS AND RESILIENCE. TESIS. MANCHESTER, UK: UNIVERSITAS MANCHESTER GALL, S.N.L. (2006). PEER ACCEPTANCE AND BLACK CHIDREM’S HELP-SEEKING IN SCHOOL. THE NEGRO EDUCATIONAL REVIEW. 57(1-2), 5-13. HADIYANTO. (2016). TEORI DAN PENGEMBANGAN IKLIM KELAS DAN IKLIM SEKOLAH. EDISI PERTAMA. JAKARTA: KENCANA. MUJAHIDAH. (2015). IMPLEMENTASI TEORI EKOLOGI BRONFENBRENNER DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER YANG BERKUALITAS. LENTERA. VOL. IXX, NO. 2 PITALOKA H, MEILAN A. (2022). PEMBELAJARAN DIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA. SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN UNISSULA. VOL 4. SARI, J.R. (2013). PENGARUH IKLIM KELAS DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK PGRI 2 SALATIGA. SKRIPSI. FAKULTAS EKONOMI. UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG. SEMARANG. SOMAD, P. (2013). TEORI EKOLOGI SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA TUNARUNGU USIA PRA-SEKOLAH. JAFJL_ANAKKU. VOL.12, NO.1 SUPRAYOGI, MN, ET.AL., (2022) PENERAPAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN. TOMLINSON, CA., (2001). HOW TO DIFFERENTIATE INSTRUCTION IN MIXED-ABILITY CLASSROOMS 2ND E. ALEXANDRIA: ASSOCIATION FOR SUPERVISION AND CURRICULUM DEVELOPMENT. 11

thank you 100k followers and thank you for supporting me with all your heart

Olivia Wilson Journalist CONTACT [email protected] @reallygreatsite 123 Anywhere St., Any City, ST 12345 WORK EXPERIENCE ABOUT ART DIRECTOR I am a fun, hard working REALLY GREAT COMPANY creative who strives for excellence in everything I do. WORKED IN DIGITAL MARKETING FOR I'm an avid learner and seek MULTIPLEL BRAND. to enhance the lives of everyone around me. PROJECT MANAGER SKILLS REALLY GREAT COMPANY Writing HANDLED MULTIPLE PROJECT Photography CLIENTS. Social Media Video Editing EDUCATION Content Creator Product Design REALLY GREAT UNIVERSITY MASTER IN PRODUCT DESIGN REALLY GREAT UNIVERSITY BACHELOR IN DIGITAL ANALYSIS REALLY GREAT UNIVERSITY BACHELOR DEGREE IN DIGITAL JOURNALIST

Olivia Wilson Fresh Graduate Contact Profile +123-456-7890 Lorem ipsum dolor sit amet, [email protected] conseotetur adipiscing elit. 123 Anywhere St., Any City Praesent rutrum maximus mauris sed sodales. Education Experience 2022 Borcelle University Designer Internship Lorem ipsum dolor sit amet, 2021 / 2022 - Studio Shodwe consectetur Lorem ipsum dolor sit amet, 2022 conseotetur adipiscing elit. Fradel and Spies Academy Praesent rutrum maximus mauris sed sodales. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur Designer Internship Skills 2020 / 2021 - Studio Reallysite Graphic Design 82% Lorem ipsum dolor sit amet, Illustration 70% conseotetur adipiscing elit. Communication 75% Praesent rutrum maximus mauris UX Designer 85% sed sodales.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook