Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore PPT Merdeka Belajar

PPT Merdeka Belajar

Published by elvia nengsih, 2022-07-03 07:26:28

Description: PPT Merdeka Belajar

Search

Read the Text Version

“Topik Merdeka Belajar “ Elvia Nengsih, S.Pd Guru SMP Negeri 8 Dumai Berikut adalah rangkuman dari materi yang saya peroleh dari pelatihan mandiri kurikulum merdeka, pada topik “Merdeka belajar sesuai dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara“

Mengenali dan Memahami Diri Sebagai Pendidik Sebagai pendidik tentu sudah “ Pendidikan itu menuntun segala kekuatan seharusnya mampu mengenali kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka karakteristik dan kebutuhan murid. dapat mencapai kekuatan dan kebahagiaan yang Akan tetap ihal yang paling mendasar setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun juga harus dimulai dari diri sendiri yaitu sebagai anggota masyarakat. mengenali kekuatan dan kelemahan diri. Untuk itu sebagai seorang guru harus dapat menselaraskan agar dapat menjadi pendidik Menurut Ki Hadjar Dewantara “ sesuai dengan konteks zaman. Manusia merdeka adalah manusia yang hidupnya bersandar pada kekuatan “ Pendidik itu menuntun tumbuh atau hidupnya sendiri baik lahir maupun batin, tidak kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar tergantung kepada orang lain. dapat memperbaiki lakunya ( bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat. Anak “

Peran Sebagai Guru  Guru perlu adaptif terhapad perubahan zaman. Seperti yang  Mendidik pada masa generasi digital disampaikan oleh Ki Hadjar native seorang guru perlu membekali Dewantara “ Pendidikan umumnya diri dengan ilmu yang sesuai dengan berarti daya - upaya untuk kebutuhan mereka, yang relevan memajukan bertumbuhnya budi dengan konteks zaman. pekerti ( kekuatan batin, karakter), pikiran (intelek) dan tubuh dari anak  Seorang guru sebaiknya dapat menciptakan pembelajaran yang berkolaborasi dan menjadi guru yang menyenangkan bagi murid-murid kita dan sesuai dengan kebutuhan belajar murid.

“ Mendidik dan Mengajar” Pengajaran adalah suatu cara  Menurut Ki Hadjar Dewantara “ Anak-anak menyampaikan ilmu atau manfaat bagi tumbuh berdasarkan kekuatan kodrat yang hidup anak-anak baik secara lahir unik, tidak mungkin pendidik mengubah padi maupun batin. Pengajaran merupakan menjadi jagung atau sebaliknya “. Pendidikan salah satu bagian dari Pendidikan, tidak hanya berbentuk pengajaran yang sedangkan mengajar salah satu bagian memberikan pengetahuan kepada murid, dari mendidik. tetapi juga mendidik keterampilan berfikir, mengembangkan kecerdasan batin sehingga Pendidikan merupakan tempat akhirnya murid dapat kebahagiaan hidup dan menaburkan benih-benih kebudayaan keselamatan. Pendidikan pikiran (intelektual) yang hidup dalam masyarakat murid sebaiknya di bangun setinggi- sekaligus sebagai instrument tingginya, seluas-luasnya, dan selebar- tumbuhnya unsur Pendidikan. lebarnya untuk mewujudkan perikehidupan lahir dan batin dengan sebaik-baiknya.

Ki Hadjar Dewantara memperkenalkan sistem ‘Among” yaitu : Ing Ngarsa Sung Tuladha ( seorang guru haruslah berkomitmen memberikan contoh yang baik, Ing Madya Mangun Karsa (seorang guru haruslah memberikan semangat pada murid, Tut wuri Handayani ( seorang guru haruslah memberikan dorongan atau menjadikan murid yang mandiri). Menurut Ki Hadjar Dewantara “ Pendidikan yang sesuai dengan bangsa kita adalah Pendidikan yang humanis, kerakyatan dan kebangsaan “. Pendidikan kultural yaitu Pendidikan yang sesuai dengan garis bangsa dan budaya. Manusia memiliki dua kebutuhan dasar yaitu kabutuhan lahir dan batin. Manusia merdeka yaitu manusia yang dapat memerintah dan menguasai dirinya (mandiri), dan itulah kodrat sebagai manusia. Maka seorang pendidik harus mampu memenuhi kebuthan lahir dan batin murid agar dapat mencapai keseimbanagn dalam menjalani kehidupan. Menurut Ki Hadjar Dewantara “ Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan yang hidup dalam masyarakat dan daya upaya untuk memajukan perkembangan budi perkerti dan jasmani.

Mendampingi Murid dengan Utuh dan Menyeluruh 1. Kodrat Murid ➢ Kodrat Zaman  Pendidikan bergerak sangat dinamis Kodrat Keadaan terdiri dari dua yaitu mengikuti perkembangan zaman. Kodrat kodrat alam dan kodrat zaman. zaman merupakan bagian dari Pendidikan dasar murid yang berkaitan ➢ Kodrat Alam dengan isi dan irama. Segala bentuk isi dan irama dapat diwujudkan dengan cara Setiap murid dilahirkan dengan kodrat alam yang menyesuaikan dengan dasar-dasar dan berbeda-beda. Kodrat alam merupakan bagian dasar asas kehidupan kebangsaan yang bernilai Pendidikan murid yang berkaitan dengan sifat dan tidak bertentangan dengan sifat - dan”bentuk” lingkungan di mana murid berada. siafat kemanusiaan. Maka dari itu pendidik sebaiknya dapat membimbung murid untuk menemukan konteks 2. Trikon pembelajaran yang relevan terhadap dirinya dan ➢ Kontinyu : Kemajuan Kebudayaan merupakan lingkungan dimana mereka berada. Ki Hadjar Dewantara Mengingatkan “ Dalam melakukan keharusan lanjutan langsung dari kebudayaan itu pembaharuan yang terpadu, hendaknya selalu sendiri. diingat kepentingan anak-anak didik, baik mengenai ➢ Konvergen : Kebudayaan menuju arah hidup dan pribadinya maupun hidup kesatuan kebudayaan dunia. (kemanusaain) kemasyarakatannya, jangan sampai meninggalkan ➢ Konsentris : Kebudayaan harus mempunyai segala kepentingan yang berhubungan dengan karakteristik dan sifat kepribadian sendiri kodrat keadaan, baik pada alam maupun zaman “ sebagai pusatnya dalam lingkungan kebudayaan dunia (kemanusaan)

Mendidik dan Melatih Kecerdasan Budi Pekerti  Kecerdasan berfikir murid harus dapat  Teori Konvergensi di dasarkan atas 2 teori utama mengembangkan budi pekerti atau watak murid yaitu : yang tidak hanya dibentuk di sekolah, tetapi dalam keluarga dan lingkungannya. ➢ Teori Tabularasa yang beranggapan bahwa kodrat anak ibarat kertas kosong yang dapat diisi dan  Budi pekerti ( watak merupakan hasil dari ditulis oleh pendidik dengan pengetahuan dan bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan wawasan yang diinginkan pendidik. kehendak atau kemauan, sehingga menimbulkan suatu tenaga. Budi pekerti juga dapat dimaknai ➢ Teori Negatif yang beranggapan bahwa kodrat sebagai perpaduan antara cipta (kognitif) dan anak ibarat kertas yang sudah terisi penuh rasa (akfektif) sehingga menghasilkan karsa ( dengan berbagai macam coretan dan tulisan. psikomotorik). ➢ Ki Hadjar Dewantara Mengatakan bahwa  Menurut Ki Hadjar Dewantara “ Budi Pekerti kodrat manusia sebagai suatu kertas yang adalah kemampuan kodrat manusia atau individu sudah terisi penuh dengan tulisan - tulisan yang berkaitan dengan bagian biologis (bagian yang samar yang belum jelas arti dan yang berhubungan denga rasa) dan berperan maksudnya. Maka tugas Pendidikan adalah untuk menentukan karakter seseorang “. membantu manusia atau individu untuk dapat menebalkan dan memperjelas arti dan maksud tulisan samar yang ada pada kertas tersebut dengan tuntunan terbaik.

Pendidikan yang Mengantarkan Keselamatan dan Kebahagiaan ❖ Pendidikan sejatinya dapat mengantarkan murid untuk keselamatan dan kebahagiaan, untuk itu guru tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, tetapi mendorong murid untuk menemukan pemahaman bermakna yang relevan dengan kehidupannya. ❖ Seorang pendidik tidak hanya meberikan pengetahuan dan informasi saja, melainkan juga harus memberikan pemahaman tentang fungsi dan kegunaan materi pelajaran dalam kehidupan. ❖ Funsi Pendidikan : Mengantarkan murid agar siap hidup dan memberikan kepercayaan kepada murid bahwa di masa depan mereka akan mampu mengisi zamannya demi mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

❖ Fungsi Pendidikan akan berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh Ki Hadjar Dewantara jika sebagai pendidik memahami hal-hal sebagai berikut : ➢ Setiap murid memiliki kodrat kekuatan/ potensi-potensi yang berbeda ➢ Pendidikan hanyalah sebagai tuntunan ➢ Mendidik adalah menuntun murid selamat dan Bahagia ➢ Pendidik tidak dapat berkehendak atas kodrat kekuatan atau potensi murid ➢ Pendidik dapat memberikan daya upaya maksimal untuk mengembangkan akal budi pekerti murid ➢ Pendidik membantu mengantarkan murid untuk merdeka atas dirinya sendiri untuk kehidupan dan penghidupannya, memelihara dan menjaga bangsa dan alamnya.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook