Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Puisi

Puisi

Published by Sapawi Spd, 2023-01-29 19:09:34

Description: Antologi Puisi Teraniaya

Search

Read the Text Version

(Sebuah Antologi Puisi) Hendra Hayu Saputra, S.Pd. Sapawi, S.Pd. Yesi Ekasari Hetty Nurlela Siagian

(Sebuah Antologi Puisi) Penulis: Diterbitkan Oleh: Hendra Hayu Saputra, S.Pd. ISBN: Mahame Mahameru Press 978-623-334-053-3 Sanggar Mahameru Lumajang Jl. Raya Kebonsari RT 10 RW 04 Kebonsari-Yosowilangun-Lumajang-Jawa Timur Ukuran Buku: 14,8 x 21 Telp. 085259488719-081336335612 Tebal Buku: Dicetak Oleh: 79 halaman KLIK MEDIA Desain Cover: Jl. Bromo 302 RT 01 RW 03 Kebonagung Sendy Boy Layouter: Sukodono-Lumajang-Jawa Timur Ainunrh Telp. 085259488719-081336335612 Editor: Anggota IKAPI Teddy Fiktorius No. 275/JTI/ 2021 Cetakan 1 SANKSI PELANGGARAN UNDANG-UNDANG TENTANG April 2021 HAK CIPTA NOMOR 19 TAHUN 2002 (1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing- masing paling singkat 1(satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah). (2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). (3) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 ii

Kata Persembahan Rasa syukur kusembahkan kepadaMu ya Allah, Tuhan Yang Maha Agung. Atas kehendakMu saya menjadi pribadi yang berpikir, berilmu dan beriman. Semoga langkah ini menjadi satu langkah awal untuk masa depanku, dalam meraih cita-cita. Dengan ini saya persembahkan karya ini untuk keluarga kecilku, yang senantiasa menjadi motivator hingga saya bergerak dan melangkah sejauh ini. Tak terlupa dan selalu kuingat ucapan terima kasih kepada kedua orang tua atas kasih sayang yang berlimpah dari mulai saya lahir, hingga saya sudah besar. Terima kasih pula atas limpahan doa yang tak berkesudahan. Serta segala hal yang telah kalianlakukan. Ucapan terima kasih ini saya persembahkan juga untuk seluruh teman-teman saya. Terima kasih untuk segala hal yang kita rajut setiap harinya, atas canda dan tawa yang setiap hari kita lakukan. Untuk semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih atas semuanya. Semoga Allah senantiasa membalas setiap kebaikan kalian sehingga semua dimudahkan dan diberkahi selalu oleh Allah SWT. Saya menyadari bahwa hasil karya karya antologi puisi ini masih jauh dari kata sempurna, tetapi saya harap isinya tetap memberi manfaat sebagai ilmu dan pengetahuan bagi para pembacanya. Teluk Kuantan, 2021 Penulis iii

Kata Pengantar LUAR BIASA! Ungkapan yang paling tepat untuk menyambut hadirnya buku “TERANIAYA MESRA (Sebuah Antologi Puisi)”. Andai saja rimba adalah pena dan samudra adalah tinta, pun tak akan cukup bagi kita untuk menuliskan betapa bersyukurnya kita masih dilimpahkan rahmat-Nya sehingga dapat berkarya dalam hidup ini. Buku ini merupakan karya nyata dari upaya penulis untuk mengukir namanya dalam peradaban ini. Ini lah insan yang senantiasa mengingat pesan almarhum Pramoedya Ananta Toer, penulis Indonesia. “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjadi narasumber sekaligus pengisi lembar kata pengantar pada buku ini yang merupakan produk akhir dari sesi pendampingan penulisan naskah buku Gerakan iv

Guru Membaca dan Menulis (G2M2) pada Workshop Nasional Daring dengan tema “Kreatif dan Produktif Publikasi Ilmiah” yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Mahadewa Indonesia pada tanggal 25 Maret 2021. Teruntuk para pembaca yang budiman, selamat berliterasi ria. Semoga ‘Baca! Baca! Dan baca!’ menjadi slogan aktivitas intelektual Anda semua. Teruntuk penulis, teruslah berkarya. Jadilah garda terdepan untuk menjaga obor literasi tetap menyala agar keberlangsungan peradaban kita tetap terjamin. Ingatlah senantiasa moto komunitas G2M2, “Siang dan malam akan berlalu; namun tidak dengan tulisanku”. Pontianak, April 2021 Teddy Fiktorius, M.Pd. v

Suasana Workshop Nasional Daring dengan tema “Kreatif dan Produktif Publikasi Ilmiah” yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Mahadewa Indonesia pada tanggal 25 Maret 2021 vi

Acara dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) vii

Sekapur Sirih “Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak.” ~Ali bin Abi Thalib~ Mungkin ada yang berkesan bahwa kutipan di atas terlalu berlebihan bahkan sedikit provokatif! Namun, sejatinya tidak, dengan catatan bahwa karya intelektualitas tersebut adalah yang senantiasa membawa manfaat dan melekat dalam kehidupan manusia sehari- hari. National Institute for Literacy mendefinisikan literasi sebagai kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecakan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. Istilah literasi sudah mulai viii

digunakan dalam arti yang lebih luas, seperti literasi numerasi, literasi digital, literasi sains, literasi budaya, dan literasi finansial yang kesemuanya itu merujuk pada kompetensi yang lebih dari sekadar kemampuan baca tulis. Hanya saja, pemahaman yang paling umum mengenai kata literasi ini adalah kemampuan membaca dan menulis. Penguatan budaya literasi seyogyanya menjadi lokomotif untuk menarik bangsa ini menuju peradaban yang lebih bahagia. Suatu kebanggaan bagi saya untuk mengisi lembar sekapur sirih pada buku yang berjudul “TERANIAYA MESRA (Sebuah Antologi Puisi)” karya Hendra Hayu Saputra, S.Pd., Sapawi, S.Pd., Yesi Ekasari, dan Hetty Nurlela Siagian. Karya antologi puisi ini diramu dari ungkapan hati para penulis yang merefleksikan inspirasi dan motivasi bagi pembaca yang Budiman. Teruntuk pendiri G2M2, Bapak Teddy Fiktorius, apresiasi sedalam-dalamnya atas upaya memicu sekaligus memacu para pendidik, baik guru maupun dosen, untuk menggiatkan gerakan literasi baca dan tulis secara nyata. Teruntuk penulis, teruslah berkarya. Pastikan obor literasi negeri ini tetap berkobar sebagai bukti nyata kedigdayaan peradaban kita. Teruntuk pembaca, selamat membaca, menggali ilmu yang tersaji untuk kemudian mengikatnya dalam tulisan Anda! Jakarta, April 2021 Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. ix

Daftar Isi Kata Persembahan........................................................................ iii Kata Pengantar................................................................................iv Sekapur Sirih.................................................................................viii Daftar Isi ............................................................................................. x Teraniaya Mesra..............................................................................1 Tahta yang Durjana ........................................................................3 Kejujuran Hanya Sebuah Kata....................................................5 Dalam Do’a.........................................................................................7 Indah Hanya yang Kau Tau..........................................................9 Waktuku .......................................................................................... 11 Anakku Sayang .............................................................................. 14 Semangatmu Membawa Namaku .......................................... 16 Langkah yang Terhalang ........................................................... 18 Kata yang Tersekat ...................................................................... 20 Renta ................................................................................................. 22 Dirajam Lela ................................................................................... 23 x

Gadis Sepatu Merah..................................................................... 24 Dara Sejati....................................................................................... 25 Abdi Negara.................................................................................... 26 Rindu................................................................................................. 27 Sempurna Bersamamu............................................................... 28 Rindu Berbalut Luka ................................................................... 29 Kecewa ............................................................................................. 30 Covid 19 ........................................................................................... 31 Rinai Pagiku ................................................................................... 32 Ayah................................................................................................... 33 Rindu................................................................................................. 35 Penuh Tanya .................................................................................. 37 Sendiri dalam Sepi ....................................................................... 39 Belahan Jiwaku.............................................................................. 40 Regan Agungku ............................................................................. 41 Sampah............................................................................................. 43 Dia ...................................................................................................... 45 Sahabat............................................................................................. 47 Cintaku Berlabuh di Telaga Sunyi......................................... 49 Di Bawah Matahari ...................................................................... 51 xi

Tak Seia Tak Sekata..................................................................... 53 Rinduku............................................................................................ 55 Perjalanan Kita.............................................................................. 56 Selamat Ulang Tahun Putriku.................................................. 58 Selamat Ulang Tahun Putraku................................................. 60 Cerita di Balik Korona ................................................................ 62 Tentang Waktu.............................................................................. 64 Tentang Waktu.............................................................................. 65 Profil Penulis.................................................................................. 66 xii

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 1

2 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 3

4 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 5

6 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 7

8 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 9

10 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Hendra Hayu Saputra Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 11

12 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 13

Karya: Hendra Hayu Saputra 14 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 15

Karya: Hendra Hayu Saputra 16 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 17

Karya: Hendra Hayu Saputra 18 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 19

Karya: Hendra Hayu Saputra 20 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 21

Karya: Sapawi 22 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Sapawi Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 23

Karya: Sapawi 24 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Sapawi Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 25

Karya: Sapawi 26 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Sapawi Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 27

Karya: Sapawi 28 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Sapawi Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 29

Karya: Sapawi 30 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Sapawi Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 31

Karya: Yesi Ekasari 32 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Yesi Ekasari Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 33

34 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Yesi Ekasari Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 35

. 36 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)

Karya: Yesi Ekasari Hendra Hayu Saputra, S.Pd., dkk. | 37

38 | Teraniaya Mesra (Sebuah Antologi Puisi)


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook