Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore INFO PERTAMEDIKA EDISI 3

INFO PERTAMEDIKA EDISI 3

Published by PT Integra Cipta Kreasi, 2021-03-25 08:59:50

Description: rev_FA DIGITAL_INFO PERTAMEDIKA EDISI 3_250321

Search

Read the Text Version

Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19 edisi 3 live, healthy and happy Media Internal Pertamedika IHC SUSUNAN REDAKSI INFO PERTAMEDIKA: PENASEHAT: Direksi PT Pertamina Bina Medika IHC, TIM REDAKSI: Tim Humas PT Pertamina Bina Medika IHC, KONTEN & DESAIN: INTEGRITI, PENERBIT: PT PERTAMINA BINA MEDIKA IHC, ALAMAT REDAKSI: PT Pertamina Bina Medika IHC Gd. H Lt. 6, Jln. Kyai Maja No : 43 Kebayoran Baru Jakarta Selatan Bagian Corporate Secretary, (021) 721 9031, (021) 721 9299 (021) 724 7006

EDITORIAL Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Pembaca Budiman, perusahaan yang disebut dengan vaksinasi gotong royong sesuai dengan Permenkes Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pertamedika IHC bersama dengan Kementerian BUMN Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong dapat berjalan dengan berkomitmen sukseskan program vaksinasi Covid-19 baik dan lancar. secara nasional, dan memastikan prioritas untuk tenaga Pada edisi ke-3 ini, Info Pertamedika mengetengahkan berbagai kesehatan (nakes). Langkah dan strategi Pertamedika IHC dalam informasi yang dimulai dari berita utama di rubrik Fokus yang pelaksanaan vaksinasi Covid-19, memang sangat serius saat mengulas tentang Prioritas Vaksinasi Covid-19 terhadap Tenaga mendengar vaksinasi akan dimulai di Indonesia. Seluruh unit Kesehatan IHC Grup. Selain itu, informasi terkait RS PHC, Tetap yang ada di Pertamedika IHC segera melakukan perencanaan Survive dan Sukses di Masa Pandemi, dan seperti apa tugas dan untuk menghadapi vaksinasi. tanggung jawab Corporate Secretary dalam menjawab tantangan kedepan menjadikan PBM IHC sebagai the best holding Melalui dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan PT healthcare di Indonesia. Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan, Pertamedika IHC Semoga Info Pertamedika senantiasa menjadi sumber informasi akan terus mengupayakan persiapan dan peningkatan layanan dan inspiratif bagi seluruh insan Pertamedika. vaksinasi Covid-19 di 74 RS BUMN dan klinik. Selamat membaca. Oleh karena itu, RS dengan fasilitas yang baik harus dipertahankan, dan SDM terus disiapkan, supaya pelaksanakan vaksinasi program pemerintah, maupun vaksinasi nanti yang diperbolehkan untuk karyawan-karyawan swasta oleh 4 FOKUS 8 SINERGI 14 FIGUR Prioritas Vaksinasi RS PHC, Tetap Survive dan Everyday is Covid-19 terhadap Tenaga Sukses di Masa Pandemi New Day Kesehatan IHC Grup 2

Yang Perlu Diketahui Setelah Vaksinasi Covid-19 Vaksinasi Covid-19 akan membantu melindungi kita dari Covid-19. Namun ada beberapa hal yang wajib diketahui setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Simak penjelasan berikut. #AksiNyataCegahCovid19 Kemungkinan Efek Samping Kita mungkin akan mengalami efek samping, 1 yang merupakan tanda normal bahwa tubuh kita sedang memabangun imunitas. 5 #AksiNyata Perlindungan Dari Covid-19 2 Gunakan Masker 3 Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan 4 Rajin Mencuci Tangan 5 Bersihkan dan Desinfeksi Benda Yang Sering Digunakan 6 Perlindungan Ekstra Dengan Vaksinasi Influenza SATGAS VAKSIN COVID-19 RS BUMN PertaminabinamedikaIHC Pertaminabinamedika www.pertamedika.co.id

FOKUS Prioritas Vaksinasi Covid-19 terhadap Tenaga Kesehatan IHC Grup Pertamedika IHC sebagai Holding Rumah Sakit (RS) BUMN, turut menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian BUMN dan Pertamedika IHC berkomitmen sukseskan program vaksinasi Covid-19 secara nasional, dan memastikan prioritas untuk tenaga kesehatan (nakes). Langkah dan strategi Pertamedika Persiapan Dalam proses pelaksanaannya, masing- IHC dalam pelaksanaan vaksinasi Melalui dukungan penuh dari Kementerian masing rumah sakit telah menyiapkan Covid-19, memang sangat serius BUMN dan PT Pertamina (Persero) sebagai sekitar 20 orang untuk perawat, dan 10 saat mendengar vaksinasi akan induk perusahaan, Pertamedika IHC orang untuk dokter yang bertugas. “Hingga dimulai di Indonesia. Seluruh unit yang akan terus mengupayakan persiapan dan saat ini, kita tidak kekurangan tenaga, ada di Pertamedika IHC segera melakukan peningkatan layanan vaksinasi Covid-19 di karena memang jumlah vaksinasi pada fase perencanaan untuk menghadapi vaksinasi. seluruh jaringan RS dan klinik. Pertamedika 1 ini bertahap, sehingga dapat berjalan “Program vaksinasi ini merupakan IHC melakukan beberapa persiapan lancar dan aman sesuai dengan kedatangan rangkaian dari upaya kita bersama untuk menjelang dilaksanakannya proses vaksinasi, dari distribusi vaksin oleh Biofarma sebagai menghentikan pandemi Covid-19 ini,” antara lain Pertama, persiapan sumber Holding Farma,” ungkap dr. Fath. ujar Direktur Utama Pertamedika IHC Dr.dr. daya manusia (SDM). SDM diberikan Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K). pelatihan untuk melakukan penyuntikan, Proses pelaksanaan vaksinasi, dr. Fath -sapaan akrab beliau- mengatakan, karena memang dipersiapkan nakes khusus idealnya adalah 1 orang nakes program ini merupakan bagian dari rasa yang bertugas sebagai juru atau mantri bisa menyelesaikan vaksinasi syukur bersama dapat dilaksanakannya vaksinasi. Pelaksanaan penyuntikan tersebut terhadap 40 orang. Sebenarnya, proses vaksinasi terhadap seluruh nakes tetap dalam pengawasan oleh dokter pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan dalam IHC Grup yang menjadi prioritas umum atau dokter spesialis yang dengan cepat, tetapi memang saat ini sesuai dengan ketetapan pemerintah. telah dipersiapkan oleh kondisi antara demand dengan suplai Vaksinasi yang dilakukan secara bertahap Pertamedika IHC. vaksin di fase 1 ini ini, telah dimulai sejak pertengahan belum seimbang. Januari 2021 di beberapa RS Pertamedika Untuk saat ini, proses IHC Grup yang tersebar di seluruh pelaksanaannya baru Indonesia. dapat terpenuhi dimana 1 orang nakes mampu menyelesaikan 20 penyuntikan. 4

FOKUS Jumlah nakes yang tergabung dalam IHC dr. Fath menyebutkan, dalam pelaksanaan 74 RS BUMN yang dikelola oleh PBM IHC Grup memang cukup banyak, kurang lebih vaksinasi, kami telah menyiapkan tim dipastikan telah menyediakan fasilitas cool 18 ribuan, dan nakes tersebut saat ini tenaga kesehatan khusus untuk melakukan box dan chiller yang terstandarisasi rata- sudah dilakukan vaksinasi total di angka penyuntikan, baik tim di RSPP, RS Pelni, RS rata berkapasitas 90 liter untuk menampung 74 persen. Jadi, tinggal sedikit lagi yang Pelabuhan, maupun RSPJ. “Kita bekerja persediaan vaksin selama 6 sampai belum divaksinasi sesuai kebijakan yang secara tim untuk menyelesaikan satu kali 12 bulan. Jika RS-nya lebih kecil atau diberlakukan oleh pemerintah di fase 1 ini even penyuntikan yang bisa mencapai 5 klinik, paling tidak chiller yang disediakan fokus terhadap nakes. ribu vaksin, sehingga diharapkan tim ini berkapasitas 45 liter. Selain itu, dibuat Sementara itu, jika melihat kebutuhan dapat bekerja dengan efektif dan efisien,” pula sebuah SOP untuk fasilitas tersebut, untuk 70 persen total penduduk imbuhnya. bagaimana memonitor vaksin yang berada Indonesia, direncanakan vaksinasi untuk Kedua, persiapan untuk fasilitas pendukung di dalam chiller, dan memastikan kualitas sekitar 182 juta penduduk, sedangkan terutama banyak sekali melakukan review dari vaksin tersebut terjamin. pelaksanaan sekarang baru berada di dan perbaikan di bidang cold management. Ketiga, mempersiapkan secara matang angka sekitar 7 sampai 9 juta. Proses Tentunya, vaksin harus disimpan pada bagaimana mengelola data dengan vaksinasi ini masih memerlukan waktu suhu tertentu yang telah ditetapkan secara baik. Jadi, harus dipastikan bahwa cukup panjang, dan kemungkinan standard vaksinasi. Cold chain dan chiller seluruh proses penyuntikan vaksinasi pelaksanaan vaksinasi akan berjalan harus dipersiapkan dengan baik untuk berjalan dengan aman, baik, dan data selama 2 tahun untuk bisa mencapai seluruh rumah sakit yang tergabung dalam yang terkumpul harus dilaporkan dalam angka 182 juta. IHC Grup. satu data. Oleh karena itu, RS dengan fasilitas yang Menurut beliau, semuanya perlu Pengelolaan data ini merupakan sebuah baik harus dipertahankan, dan SDM terus dipersiapkan dengan baik, mulai dari tantangan yang dihadapi dilapangan, disiapkan, supaya pelaksanakan vaksinasi standarisasi chiller dan standarisasi proses seperti data input, yaitu nama orang program pemerintah, maupun vaksinasi untuk cold chain sampai standarisasi cool yang akan menerima vaksinasi harus nanti yang diperbolehkan untuk karyawan- box dari segi mendukung fasilitas, serta teridentifikasi dengan baik, dan itu karyawan swasta oleh perusahaan yang bagaimana memonitoring proses tersebut. sangat penting sekali. Selanjutnya, disebut dengan vaksinasi gotong royong Selain itu, juga dilakukan standarisasi pengelolaan terhadap vaksin tersebut sesuai dengan Permenkes Nomor 10 pelayanan penyuntikannya sampai dengan dan memastikan data pasien, data Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dan vaksin, dan waktu vaksinasi dapat Gotong Royong dapat berjalan dengan bagaimana cara memonitor KIPI mulai dari terinformasi datanya, terdokumentasi, baik dan lancar. observasi, pencatatan hingga pelaporan. dan terlaporkan dengan baik. 5

FOKUS Dr.dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K). Tentunya, diharapan jumlah vaksin yang sangat baik, terutama untuk menurunkan Direktur Utama Pertamedika IHC dibutuhkan bisa tetap terpenuhi dengan angka kematian yang disebabkan oleh baik. Oleh karena itu, peningkatan Covid-19, maupun mencegah penyakit dr. Fath berharap kepada tenaga komunikasi diantara rumah sakit dengan Covid-19 yang berat pada lansia. dilapangan, sesibuk apapun dalam dinas kesehatan perlu ditingkatkan untuk Persiapan yang dilakukan terhadap lansia melakukan vaksinasi, tetap fokus dalam mengatasi permasalahan, karena mau yakni menyiapkan kondisi umumnya dalam melakukan pencatatan data. Tantangan tidak mau untuk distribusi melalui dinas keadaan baik, dan apabila ada komorbiditas dilapangan lebih kepada memastikan kesehatan. Harus dipastikan bahwa dapat terkontrol dengan baik. Apabila bahwa benar pasien telah tercatat penerima vaksin itu harus benar-benar pada belum bisa terkontrol, akan diberikan obat- memperoleh vaksin, dan diberikan dengan waktu datang vaksinnya juga sudah ada. obatan sampai terkontrol, barulah dilakukan baik. Selain itu, lanjut beliau, KIPI juga Itulah yang harus dipastikan, dan jangan vaksinasi. Saat ini peraturan pemerintah harus terdokumentasi degan baik dan sampai pasien sudah ada tetapi vaksinnya untuk vaksinasi lansia, pelaksanaannya terlaporkan. yang tidak ada, sehingga koordinasi dengan dilakukan di RSUD. Mengapa demikian? dinas kesehatan perlu dilakukan terus Pertama, untuk keamanan yang dilakukan menerus, agar antara demand dan suplai pada tempat khusus, dimana pelayanan vaksin bisa terpenuhi dengan baik. pemeriksaannya sedikit berbeda, Vaksinasi Lansia dikarenakan memerlukan cukup waktu untuk Selain berkontribusi aktif untuk nakes, melakukan pemeriksaan komorbiditas. vaksinasi untuk kaum lanjut usia (lansia) Kemudian, dalam antrian pun tidak boleh pun juga sangat penting untuk diperhatikan, terlalu banyak, karena dikhawatirkan terjadi dan kebijakan pemerintah untuk vaksinasi tidak terpenuhinya protokol kesehatan. terhadap lansia sangat baik. Para lansia Tentunya, dalam pelayanan terhadap lansia, ini cukup menjadi perhatian, karena umur protokol kesehatan menjadi syarat utama mereka jika menderita Covid-19 dan sebagai sebuah kunci yang mutlak harus sebelumnya juga sudah memiliki riwayat dilakukan. penyakit penyerta lainnya atau penyakit Kedua, memerlukan waktu khusus pada komorbiditas, maka angka kematiannya lansia untuk memeriksa kesehatannya, cukup tinggi. Oleh karena itu, kebijakan memberikan vaksinasi kepada lansia ini 6

FOKUS dan komorbiditasnya. Ketiga, setelah sehingga pada beberapa waktu lalu sehingga perlunya perlindungan yang penyuntikan harus dilakukan observasi belum bisa menerima vaksinasi, namun terbaik bagi mereka. dengan tepat, dengan waktu yang cukup sekarang mereka sudah bisa menerima Saat ini, vaksin yang dimiliki Indonesia untuk memastikan tidak terjadinya KIPI. vaksinasi. Selain itu, dimungkinkan dulu adalah vaksin Sinovac. Vaksin yang Meskipun pasien telah pulang, tetap bisa disaat terjadi komorbiditas tidak bisa berasal dari virus yang dilemahkan dipantau apabila terjadi sesuatu, sehingga langsung dilakukan vaksinasi. Akan tetapi, atau dimatikan ini, diproduksi dan jika terjadi hal yang tidak diinginkan bisa dengan peraturan sekarang jika tekanan didistribusikan oleh Biofarma. langsung dibawa ke rumah sakit apabila darahnya bisa terkontrol di 140/90, bisa Tentunya, Pertamedika IHC sebagai terjadi KIPI. dilaksanakan vaksinasi. holding kesehatan, menjalin kerjasama Eksklusi dan Inklusi Perubahan kebijakan yang diberlakukan dengan Biofarma untuk menjalankan Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari eksklusi menjadi inklusi memerlukan dan menyelesaikan tugas program terdapat beberapa kriteria yang harus pemikiran yang bijaksana, dan vaksinasi di Indonesia dengan baik. diperhatikan oleh penerima vaksin, yaitu memerlukan dukungan evident base Fungsi Pertamedika IHC tak lain adalah eksklusi (tidak boleh divaksin) dan inklusi medicine untuk bisa membuat kebijakan mendukung sepenuhnya program (boleh divaksin). Sebenarnya, kriteria yang lebih baik, agar herd immunity pemerintah, dan memastikan juga seluruh eksklusi dan inklusi dibuat untuk keamanan. tersebut yang diharapkan bisa terjadi, karyawan BUMN menerima vaksinasi Melihat perkembangan dan kebijakan dan dapat terlaksana dengan baik. “Untuk nantinya dengan vaksinasi gotong royong. pemerintah saat ini, kriteria inklusi mulai mencapai 70 persen vaksinasi, kita perlu Selain itu, penanganan vaksinasi terhadap diizinkan dengan berbagai syarat dan kembali untuk mengevaluasi, dan saya kira lansia juga bisa dilaksanakan dengan baik. ketentuan berlaku. Misalnya saja, orang- pemerintah sudah melakukan evaluasinya, Terkait dengan ketersediaan vaksin, dr. orang yang sudah terkena Covid-19 setelah kemudian menerapkan kebijakan yang Fath menjelaskan bahwa Pertamedika 3 bulan boleh dilakukan vaksinasi. Memang baru,” sebutnya. IHC sudah mendapatkan kiriman vaksin secara ilmiah diketahui setelah 3 bulan, Diharapkan bagi nakes yang masuk yang kedua untuk menyelesaikan jumlah imunitas yang dimiliki akan menurun, fase 1 untuk vaksinasi yang tadinya nakes penerima vaksin sekitar 25 persen sehingga perlu untuk dilakukan pemberian sempat tidak bisa divaksin, dapat segera yang tadinya tidak bisa divaksinasi. vaksinasi dan untuk meningkatkan lagi dilaksanakan vaksinasi secara menyeluruh. “Saya berharap melalui tambahan vaksin antibody yang dibentuk oleh tubuh. Hal ini penting sekali bagi nakes untuk ini, pelaksanaan vaksinasi bisa segera dr. Fath menyampaikan bahwa kondisi mendapatkan kekebalan yang baik, karena terselesaikan dan terpenuhi 100 persen,” tersebut juga terjadi pada tenaga mereka merupakan garda terdepan yang pungkasnya. kesehatan kita yang terkena sebelumnya, selalu berada dalam kondisi risiko setiap hari menghadapi pasien Covid-19, 7

SINERGI RS PHC, TETAP SURVIVE DAN SUKSES DI MASA PANDEMI Di masa pandemi Covid-19, hampir seluruh industri terkena dampak, tak terkecuali industri kesehatan khususnya rumah sakit, salah satunya Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (RS PHC) Surabaya. Di sisi lain, RS PHC pun harus menghadapi berbagai tantangan untuk tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan, baik pada pasien Covid-19 maupun pasien non Covid-19 atau umum. Covid-19 memang menjadi tidur yang dimiliki sejumlah 216 bed, drg. Purwanti Aminingsih, MARS ancaman serius terhadap menjadi 105 bed sebagai rawat inap Direktur Operasional PT Pelindo Husada Citra penurunan atau bahkan pasien Covid-19, dan semuanya terisi full. dikombinasi dengan paket influenza, atau kerugian bagi bisnis rumah drg. Purwanti menyebutkan bahwa RS vaksin influenza, maupun vaksin-vaksin sakit. Namun, di balik itu ada PHC juga bekerjasama dengan beberapa lainnya,” terang beliau. pula peluang untuk dapat bertahan, hotel, terutama untuk pasien Covid-19 bahkan bertumbuh. “Hal ini tinggal orang tanpa gejala (OTG) atau gejala Kemudian, RS PHC juga tetap membuka bagaimana para pelakunya menjawab ringan, karena mereka memang tidak layanan unit rawat jalan bagi pasien yang tantangan tersebut. Sangat penting difasilitasi oleh rumah sakit. Sedangkan takut untuk datang ke rumah sakit melalui bagi kami untuk menerapkan strategi untuk perawatan Covid-19 di rumah fasilitas digitalisasi, yakni telemedicine, bagaimana untuk tetap bertahan, sakit itu untuk pasien dengan gejala homecare, dan lain-lain. “Kita lakukan melakukan berbagai persiapan, dan sedang hingga berat. “Jadi, pada saat itu pelayanan jemput bola kepada pasien membuat inovasi yang sangat dibutuhkan kami melihat seperti apa kebutuhan dari dengan penyakit ringan, degenerative, oleh pasien atau customer, di tengah masyarakat, sehingga kami menyiapkan atau kronis yang memang sudah rutin pandemi saat ini,” ujar Direktur produk-produk yang memang dibutuhkan berobat. Misalnya, sakit jantung, Operasional PT Pelindo Husada Citra, oleh masyarakat, khususnya produk- diabetes, kolesterol, dan lain-lain, drg. Purwanti Aminingsih, MARS. produk layanan terkait dengan pandemi ataupun berkonsultasi online hanya untuk Melihat Pasar Covid-19,” akunya. diberikan obat hingga sebulan kedepan Menurutnya, selama masa pandemi Kendati demikian, RS PHC juga tetap jika tidak ada keluhan, maupun untuk untuk produk-produk non Covid-19 berusaha membuka dan memberikan penyakit baru,”jelasnya. sangat mengalami penurunan, karena layanan kesehatan untuk pasien-pasien pasien-pasien takut untuk datang ke non Covid-19. Contohnya dengan Sedangkan untuk pasien yang tetap ingin rumah sakit, terutama pada gelombang membuka layanan diagnose, seperti datang langsung ke rumah sakit, RS pertama pandemi. Akan tetapi, untuk melakukan rapid test antibody, Swab PHC mempersiapkan protokol kesehatan pasien Covid-19 justru meningkat, PCR, dan Antigen, maupun yang lainnya. karena memang demand-nya berada “Kita harus dinamis dalam melihat pada kondisi seperti itu. demand yang ada di luar, yang dibutuhkan Sebagai rumah sakit tipe B, RS PHC masyarakat terhadap rumah sakit itu mengkonversi ruang rawat inap sesuai apa saja. Sementara untuk menjaga dengan arahan Kementerian BUMN dan imun mereka, kami bisa menjual paket- PBM IHC. Konversi yang diberlakukan paket produk seperti Vitamin C yang sebesar 50 persen dari jumlah tempat 8

SINERGI saat mereka masuk ke rumah sakit, RS PHC mempunyai 5 ruang OK untuk PHC bukan tipikal rumah sakit infeksi, dan para petugas medis harus siap non Covid-19 dan 1 ruang OK khusus seperti halnya RS Sulianti Saroso yang menerima pasien-pasien tersebut. Di Covid-19 yang baru selesai dibangun memang diperuntukkan penanganan poli rawat jalan ada beberapa level APD Januari 2021 lalu. Kemudian, ruang ICU khusus terkait virus. yang dipergunakan oleh petugas medis pun juga terpisah antara ICU Covid-19 dan “Menariknya, adanya pandemi Covid-19, yang disesuaikan dengan titik perawatan non Covid-19. “Ruang ICU kami memiliki mau tidak mau RS PHC yang masuk atau pelayanan kesehatannya, sehingga 16 bed, ditambah 2 nicu dan 2 picu. ICU kategori rumah sakit biasa, harus semuanya safety dan pasien yang Covid-19 ada 17 bed, 10 bed untuk ICU difungsikan juga sebagai rumah sakit datang pun diwajibkan memakai masker. dan 7 bed untuk HCU,” imbuhnya. infeksi atau RS Covid-19. Itu sangat get Tentunya, dengan selalu menerapkan Optimis shock bagi kami, karena dengan segera protokol kesehatan 5M. Tahun 2020 menjadi tahun kami harus kerja cepat, kerja keras, Zonasi menegangkan sekaligus menantang dan kerja smart dalam menerima dan Dalam menerima para pasien, salah satu bagi RS PHC. Sangat terasa kekagetan merawat yang mayoritas adalah pasien persiapan yang juga harus dilakukan yang dialami dengan kondisi yang serba Covid-19,” ujar drg. Purwanti. oleh RS PHC yaitu dengan memisahkan cepat dalam menghadapi dan mengatasi Tantangan itulah yang dilihat oleh RS zonasi di rumah sakit antara pasien pandemi Covid-19. Itu dikarenakan RS PHC justru menjadi peluang besar Covid-19 dan non Covid-19. Pasien yang tidak hanya sekadar bertahan saja, tersebut harus dipisahkan zonasinya, namun mampu berkembang dan meraih agar pasien yang non Covid-19 bisa sukses. Selain mengikuti apa yang terlindungi dari paparan Covid-19. Hal menjadi kebijakan PBM IHC, berbekal itu harus benar-benar dimulai sejak team work yang solid RS PHC tetap pasien masuk rumah sakit, dan perlu optimis dan mengetahui benar seperti diketahui bahwa sesuai prosedur semua apa demand di masyarakat. pasien adalah suspect yang ingin dirawat Hasilnya, pendapatan RS PHC di rumah sakit masuk melalui IGD. mencatatkan hasil “positif”, dimana Semua pasien harus melalui screening EBITDA-nya sekitar 200-an persen lebih, sebelum masuk rawat inap, dengan dan target dari RKAP lebih dari 120 dilakukan tes Swab PCR. Jika hasilnya persen. “Boleh dibilang, tahun 2020 negatif akan masuk rawat inap di ruangan adalah the best achievement selama PHC non Covid-19, sedangkan hasil positif berdiri, dimana laba usaha kami bisa dua akan masuk rawat inap di ruangan khusus kali lipat lebih,” sebutnya. Covid-19. Selain itu, pasien juga harus mengisi form survei yang akan diketahui seperti apa historical dari pasien tersebut. drg. Purwanti mengatakan, selain ruang IGD, ruang OK juga harus dipisahkan, dan 9

SEREMONIAL Pertamedika IHC Raih 3 Penghargaan Top Digital Awards 2020 Pesatnya perkembangan Teknologi dan Informasi (TI), membuat Pencapaian ini merupakan kerja keras seluruh insan Pertamedika Pertamedika IHC sebagai Holding Rumah Sakit (RS) BUMN terus IHC yang terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi demi melakukan inovasi melalui penerapan transformasi digital dan menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Indonesia. optimalisasi teknologi guna meningkatkan kualitas layanan kepada 3 penghargaan yang diraih Pertamedika IHC antara lain untuk masyarakat. Inovasi yang dilakukan tersebut sukses membawa kategori: Pertamedika IHC meraih 3 penghargaan pada ajang Top Digital 1. Top Digital Implementation 2020 On Hospital Sector, dengan Awards 2020 yang digelar di Hotel Rafles pada 22 Desember 2020. Top Digital Awards merupakan sebuah ajang penghargaan tahunan predikat Level Stars 4. di bidang TI, Telco, dan Teknologi Digital yang terbesar dan paling 2. Top Leader On Digital Implementation 2020 - dr. Fathema Djan komprehensif di Indonesia. Pertamedika IHC turut mendukung adanya transformasi pemanfaatan solusi digital, untuk meningkatkan Rachmat (Direktur Utama Pertamedika IHC). daya saing bisnis perusahaan serta menghadirkan layanan publik 3. Top CIO On Digital Implementation 2020 - Catur Dermawan yang berkualitas, sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menuju (Direktur Keuangan Pertamedika IHC). Indonesia yang maju dan sejahtera. 10

SEREMONIAL Direktur Utama Pertamedika IHC dr. Holdingisasi RS BUMN yang dilakukan Penghargaan Fathema Djan Rachmat menerima piagam Pertamedika IHC tersebut diserahkan Breakthrough dan sertifikat penghargaan atas prestasi langsung oleh Hermawan Kertajaya selaku Corporate Action Pertamedika IHC sebagai Breakthrough Founder & Chairman Markplus Inc, di of The Year Corporate Action of the Year dalam ajang gedung EightyEight Building lantai 8, Rabu dalam Ajang Marketeers Editor’s Choice Award 2020. 23 Desember 2020. Penghargaan dari Marketeers Penghargaan atas terobosan melalui Inovasi Majalah Marketeers ini diberikan sebagai Editor’s Choice Award 2020 bentuk apresiasi kepada perusahaan di Indonesia yang mampu melakukan terobosan atau inovasi dalam membuat strategi marketing yang unik serta berhasil mengeksekusinya dengan baik, sehingga mencapai target sesuai rencana. The Best Industry Marketing Champion 2020 untuk kategori Healthcare Services Sector pada ajang Markplus Conference 2021 Direktur Utama Pertamedika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Penghargaan Marketeer of the Year 2020 ditujukan kepada para Sp.B, Sp.BTKV (K), MPH meraih penghargaan The Best Industry petinggi brand, perusahaan, atau institusi yang sepanjang 2020 Marketing Champion 2020 untuk kategori Healthcare Services berhasil menorehkan prestasi, CI-EL Medal of Distinction 2020 Sector pada ajang Markplus Conference 2021 yang diadakan yaitu penghargaan kepada marketeer yang sukses menerapkan Rabu (9/12). creativity, innovation, entrepreneurship, dan leadership. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, event marketing Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi terbesar MarkPlus Conference 2021 yang diselenggarakan pada Pertamedika IHC selaku holding RS BUMN yang terus berupaya 9-10 Desember 2020 ini diselenggarakan secara virtual melalui mengembangkan pelayanan terbaik selama masa pandemi platform Markplusconference.com. dengan selalu berorientasi pada keselamatan pasien dan excellence services, serta tentunya menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. 11

SEREMONIAL Dukungan Menteri BUMN Terhadap Vaksinasi Covid-19 Bagi Tenaga Kesehatan Pertamedika IHC turut menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan Vaksinasi kepada seluruh tenaga medis yang tergabung dalam IHC Group. Bertempat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, pada Senin lalu Menteri BUMN Erick Thohir meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit beserta para nakesnya dalam proses pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Menteri I BUMN Pahala N Mansury dan Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Koeshartanto yang juga ambil bagian menyaksikan para nakes yang mendapat layanan Vaksinasi. Dalam acara kunjungan tersebut, sebanyak 20 nakes yang terdiri dari medis RSPP, RSPJ, RS Pelni, dan RS Pelabuhan yang seluruhnya berlokasi di Jakarta diberikan layanan Vaksinasi. Tak hanya itu, beberapa mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan milik Pertamedika IHC juga hadir sebagai bentuk kesiapan seluruh nakes dan calon nakes dalam menyukseskan program pemerintah. Menteri Erick pada acara tersebut juga berkesempatan menyapa para nakes serta memastikan proses Vaksinasi berjalan lancar, “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam upaya menyukseskan Vaksiniasi ini dan tentunya apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang selama hampir satu tahun ini berjuang menjadi garda terdepan.” ujarnya. Perkuat Komitmen Melawan Covid-19 Melalui Sinergi dengan RS Ukrida Pada 11 Januari 2021 lalu telah dilaksanakan peresmian RS UKRIDA sebagai RS khusus rujukan Covid-19 yang diselenggarakan secara daring. Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Jajaran, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Jajaran Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta, Jajaran Direksi Pertamedika IHC, PT Upadana, serta RS UKRIDA. Kerjasama Pertamedika IHC dan RS UKRIDA Dari segi fasilitas, Rumah Sakit yang ventilator, high flow nasal canule, dan melalui proses penjajakan cukup singkat, berlokasi di Jl. Arjuna Utara No 145 Jakata ruangan bertekanan negatif. Tak hanya itu, dimana pada tanggal 1 Januari 2021 telah Barat tersebut siap beroperasi sebagai RS kelengkapan fasilitas penanganan Covid-19 dilakukan penandatanganan perjanjian rujukan Covid-19 dengan kapasitas 240 tersebut juga ditunjang dengan alat kerja sama antara kedua belah pihak yang bed yang terdiri dari 37 bed ICU dan 203 kedokteran yang canggih seperti mesin HD, menandakan secara resmi operasional bed kamar isolasi yang dilengkapi dengan Cathlab, Radiologi, dan CT-Scan. RS UKRIDA berada dibawah pengelolaan Pertamedika IHC. 12

SEREMONIAL Komit Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Pertamedika IHC sebagai Holding RS BUMN Dalam acara kunjungan tersebut, sebanyak dan memastikan Vaksinasi untuk para nakes turut menyukseskan program Vaksinasi 20 nakes yang terdiri dari medis RSPP, adalah yang menjadi prioritas.” ujarnya. Covid-19 yang dicanangkan pemerintah RSPJ, RS Pelni, dan RS Pelabuhan yang Sementara itu Direktur SDM PT Pertamina dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 seluruhnya berlokasi di Jakarta diberikan (Persero) Koeshartanto turut menyampaikan di Indonesia dengan melakukan Vaksinasi layanan Vaksinasi. Tak hanya itu, beberapa rasa syukur atas terlaksananya program kepada seluruh tenaga medis yang mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan milik Vaksinasi bagi para nakes, “Vaksinasi ini tergabung dalam IHC Group. Vaksinasi yang Pertamedika IHC juga hadir sebagai bentuk menjadi rangkaian dari upaya kita bersama dilakukan secara bertahap ini sudah mulai kesiapan seluruh nakes dan calon nakes dalam menghentikan pandemi ini. Tentunya berjalan pada 14 Januari lalu di beberapa dalam mensukseskan program pemerintah. Ini menjadi bagian dari rasa syukur kita rumah sakit Pertamedika IHC Group yang Program Vaksinasi tahap 1 menargetkan bersama bisa menyaksikan proses Vaksinasi tersebar di seluruh Indonesia. sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan yang tenaga kesehatan yang menjadi prioritas Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian dijadwalkan berlangsung dari bulan Januari sesuai dengan ketetapan pemerintah.” BUMN yang dinahkodai Menteri BUMN hingga Februari 2021. Sebanyak 566.000 dengan optimis beliau menyampaikan. Erick Thohir secara yakin dan semangat juga tenaga kesehatan akan divaksin pada tahap Para nakes yang tergabung dalam memberikan dukungan terhadap program pertama. Pertamedika IHC Grup selama masa Vaksinasi Covid-19 yang pada tahap awal Guna menyukseskan program Vaksinasi, pandemi telah berjuang ambil bagian dikhususkan bagi tenaga kesehatan (nakes). Pertamedika IHC telah menyiapkan 74 Rumah dalam menjaga kesehatan bangsa. Direktur Bertempat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Sakit dan 89 Klinik yang tersebar di 20 Utama Pertamedika IHC dr. Fathema Djan Rabu (18/1/2021) Menteri Erick meninjau provinsi di Indonesia. Berdasarkan data per 18 Rachmat menyatakan kesiapan RS BUMN langsung kesiapan Rumah Sakit beserta Januari 2021, dari total 74 RS Pertamedika dalam penanganan pandemi Covid-19, para nakesnya dalam proses pelaksanaan IHC akan melakukan vaksinasi kepada 16.426 “Dengan dukungan penuh dari Kementerian Vaksinasi Covid-19. Pada kesempatan nakes dan 6.492 non nakes, sedangkan BUMN dan PT Pertamina (Persero) sebagai tersebut turut hadir Wakil Menteri I BUMN melalui 122 Klinik akan dilakukan Vaksinasi induk perusahaan, Pertamedika IHC akan Pahala N Mansury dan Direktur SDM PT kepada 1.184 nakes dan 479 non nakes. terus mengupayakan peningkatan layanan Pertamina (Persero) Koeshartanto yang Menteri Erick pada acara tersebut juga Vaksinasi Covid-19 diseluruh jaringan juga ambil bagian menyaksikan para berkesempatan menyapa para nakes serta Rumah Sakit dan Klinik. Selain dilengkapi nakes yang mendapat layanan Vaksinasi. memastikan proses Vaksinasi berjalan fasilitas vaksinasi Covid-19 yang sesuai Didampingi Direktur Utama Pertamedika IHC lancar, “Saya mengucapkan terima kasih dengan standar, Pertamedika IHC juga dr. Fathema Djan Rachmat, Menteri Erick kepada semua yang terlibat dalam upaya terus melakukan upskilling bagi para nakes menyaksikan bagaimana proses vaksinasi menyukseskan Vaksiniasi ini dan tentunya sehingga proses Vaksinasi dilakukan oleh nakes berlangsung mulai dari tahap awal apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga tenaga kesehatan profesional yang telah hingga observasi dimana penerima vaksin kesehatan yang selama hampir satu tahun memilii sertifikat pelatihan pemberian dinyatakan sehat dan boleh kembali ini berjuang menjadi garda terdepan. Dalam vaksin.” dengan semangat beliau beraktivitas. penanganan pandemi ini pemerintah hadir menyampaikan. 13

FIGUR DneAwYevery day is Dipercaya sebagai Corporate Secretary (Corsec) Pertamedika IHC merupakan sebuah amanah yang tak pernah diduga sebelumnya oleh M.Sonny Irawan. Tanggung jawab besar yang diembannya saat ini menjadi motivasi untuk membawa nama besar Pertamedika IHC sebagai holding Rumah Sakit (RS) BUMN bisa dikenal, dipercaya, dan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan terbaik di Indonesia. Sonny -sapaan akrabnya- memulai ini membawanya mendapatkan amanah bisnis saja, namun bagaimana memastikan perjalanan karir di Pertamedika IHC selanjutnya menyelesaikan fase 3 untuk KSO seluruh tata kelola perusahaan berjalan saling sebagai Supply Chain Supervisor operatorship 18 PT RS dengan 34 RS BUMN berintegrasi, memiliki tanggung jawab atas of PMC Business Unit di tahun didalamnya di akhir tahun 2020. Kemudian, segala hal administratif perusahaan secara 2000. Sejak dimulainya proses jabatan Corporate Secretary mulai dijalankan efisien, memastikan perusahaan patuh aksi korporasi fase 1 di tahun 2019, Sonny di November 2020. terhadap peraturan dan perundang-undangan, berhasil menyelesaikan fase 1 akuisisi RS Memulai rangkaian tugasnya sebagai serta menerapkan keputusan yang dibuat oleh Pelni sebagai sekretaris tim aksi korporasi corsec, Lulusan Management Strategic Dewan Direksi. Fase 1. Bachelor Degree for Strategic Corporation Membangun Brand Reputation Selanjutnya di tahun 2020, Sonny dipercaya S2 Pascasarjana Ilmu Manajemen FEB Menurutnya, tantangan di corsec lebih menjadi wakil ketua tim aksi korporasi fase UI ini mengakui bahwa manis, pahit, dan menantang ketimbang jabatan-jabatan 2 untuk melakukan integrasi proses akuisisi tekanannya sangat terasa. Sebab, yang sebelumnya. “Sekali saja muncul berita tidak 7 PT RS BUMN lainnya. Keberhasilan sangat penting tidak hanya semata tentang baik, imbasnya bisa meruntuhkan hasil kerja 14

FIGUR yang dibangun selama bertahun-tahun. Inilah yang solutif dan positif. Corsec dan hilangnya kesempatan atas peluang amanah yang harus dijaga, bahkan menjadi memang dituntut untuk lebih tersebut, waktu sangat menentukan. peluang besar untuk membangun komunikasi tahu terlebih dahulu seluruh Dalam menghadapi setiap tantangan yang baik di dalam maupun di luar,” ujarnya. informasi di dalam maupun di yang ada, harus senantiasa mengikuti Bagi Sonny, yang menjadi pekerjaan luar, sebelum informasi tersebut proses pembelajaran yang didukung mulai rumah adalah bagaimana mengenalkan beredar. Itulah yang selanjutnya dari pengambilan keputusan sampai ke dan menanamkan mindset kepada pelaksanaan dilapangan, dan semuanya harus masyarakat, nama besar dapat menjadi modal terjaga ritmenya. Inilah peran corsec untuk Pertamedika IHC sebagai holding besar dalam membantu monitoring atas seluruh kegiatan RS BUMN. Hari ini, masyarakat membangun strategis yang ada, sehingga perlu adanya hanya rencana kerja percepatan-percepatan dan terobosan, agar mengenal strategis dapat membuat langkah besar atau aksi nama (renstra) korporasi yang tepat. RSPP kedepan Sonny berharap, kesuksesan Pertamedika ataupun RS Pelni, tetapi tidak yang harus IHC bisa diikuti dan menularkan sukses kenal apa itu Pertamedika. Nah, bisa diterima juga di anak-anak perusahaan. “DNA inilah yang bisa dikontribusi oleh oleh BOD. sinergi dan kolaborasi harus terus corsec untuk membuat sekaligus Dalam dikembangkan dan terus dibina untuk membangun brand reputation. membangun besar seperti Pertamedika IHC. Semoga “Kunci kita yaitu harus integrasi, harus renstra, ada 3 pilar semua yang bagus dari Pertamedika IHC menjadi satu, dan menjadi standard. Tahun sebagai holding, kita ambil dan terapkan ini semua bidang bicaranya harus satu, tidak penting yang menjadi di anak-anak perusahaan,” imbuhnya. ada lagi RSPP, tidak ada lagi RS Pelni, ataupun pondasi bagi corsec. Pertama, memperkuat yang lain, hanya satu kata IHC. Itulah yang corporate communication menuju the best M. Sonny Irawan dinamakan One Brand,” jelasnya. holding healthcare di Indonesia. Kedua, Corporate Secretary (Corsec) Melalui brand reputation tersebut, sosok Perlunya payung hukum atau legal yang ramah dan murah senyum ini mempunyai visi kuat, karena membangun tidak hanya cepat Pertamedika IHC menjadikan Pertamedika IHC sebagai the best dan besar saja, namun pondasinya harus Tentunya, untuk mewujudkan cita-cita holding healthcare di Indonesia. Dalam upaya kuat melalui dasar hukum yang jelas dan Pertamedika IHC dibutuhkan loyalitas seluruh meningkatkan brand reputation tidaklah mudah, kuat. Dan Ketiga, bagaimana pengelolaan insan Pertamedika terhadap perusahaan. namun Sonny percaya pasti bisa, dimana seluruh kegiatan BOD dan BOC, serta Sebab, pintar saja tidak cukup, dibutuhkan nantinya IHC akan menjadi power house/ stakeholder terkait. loyalitas yang baik dan tinggi. Kemudian, tempat untuk menciptakan talenta-talenta Sonny menyebutkan, untuk mendukung diperlukan adanya integritas yang baik, dan kesehatan terbaik, dokter-dokter dan perawat- ketiga pilar tersebut harus diperkuat melalui totalitas dalam mempersembahkan pekerjaan perawat terbaik di Indonesia. digitalisasi dan orang-orang yang kompeten, tanpa mengharapkan adanya timbal balik Selain itu, eksternal communication juga karena tuntutan di luar sudah sangat berat atau timbal jasa. Selain itu, penting juga menjadi urusan corsec yang merupakan filter persaingannya. “Kerjakanlah seluruh untuk senantiasa melakukan pekerjaan secara terakhir pengambilan keputusan BOD untuk pekerjaan di depan meja kita dengan sebaik- continous improvement. pelaporan ke eksternal dan pemegang saham/ baiknya, dan lakukan koordinasi dengan baik “Memang tidak semua yang kita kerjakan wakil pemilik perusahaan. Apabila nilai BOD agar menghasilkan output yang optimal. benar semua, kemungkinan ada salahnya bagus, peran corsec sebagai BOD BOC support Sebagai “orkestrator” yang baik dari fungsi juga. Namun, kita terus berusaha menjadi sangat penting. karena corsec harus corsec, secara langsung akan mendukung memperbaiki dengan sebaik-baiknya, dan dapat memfasilitasi semua kegiatan BOD dan BOD BOC dapat mengambil keputusan jangan pernah membatasi dengan ide-ide kita BOC termasuk seluruh stakeholder, mulai dari dengan cepat dan tepat,” sambungnya. sendiri. Selalu positive thinking, tidak mudah reporting data untuk pengambilan keputusan, Sebagai ujung tombak komunikasi menyerah, dan jadikan setiap hari adalah hari bagaimana mengkomunikasikan inisiatif- perusahaan, corsec harus bisa memahami baru dalam kehidupan kita. Everyday is New inisiatif top-down, mengeksplorasi bottom-up, kendala dan masalah yang dihadapi. Day. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan termasuk legal-legal terkait dengan aspek Bahkan, corsec diharapkan bisa besok harus lebih baik dari hari ini,” pesannya hukum yang terjadi diseluruh jaringan rumah menemukan peluang dari suatu tantangan, optimis dan penuh semangat kepada seluruh sakit,” tukasnya. terutama pada saat situasi dan kondisi insan Pertamedika. Ujung Tombak pandemi Covid-19 saat ini. Pandemi Untuk bisa menjawab tantangan di masa adalah tantangan besar saat ini disemua sekarang maupun mendatang, corsec harus sektor, tetapi untuk sektor kesehatan selalu cepat dan tepat tanggap terhadap Pandemi merupakan suatu peningkatan atas update informasi apapun yang ada, sehingga kebutuhan pelayanan yang sangat besar. dapat segera disampaikan kepada BOD Kemampuan untuk cepat menganalisa dan untuk mengambil kebijakan dan keputusan melakukan kecepatan aksi tindak lanjut untuk memenuhi kebutuhan yang besar tadi akan mendapatkan kesuksesan. Namun sebaliknya, jika tidak bisa dengan cepat melaksanakannya, semua akan terlambat 15

RS Antam Medika dr. Nanang Sukmana, SpPD K-AI, FINASIM RS Antam Medika merupakan rumah sakit yang berkomitmen untuk melayani dengan sepenuh hati, menyelenggarakan layanan kesehatan yang paripurna, bermutu dan efisien. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS. Antam Medika RS Antam Medika memiliki tim medis yang ahli dan berpengalaman yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan pasien dan keluarga. dr. Nanang Sukmana, SpPD K-AI, FINASIM (lahir Subang, 3 Agustus RS Antam Medika Memiiki tiga layanan utama yakni Layanan Umum, Layanan Penunjang, 1948) seorang Dokter Spesialis dan Layanan Unggulan. Pelayanan kesehatan umum meliputi, Instalasi Gawat Darurat Penyakit Dalam lulusan Fakultas (IGD), Rawat Jalan yang terdiri dari poliklinik umum, poliklinik spesialis serta poliklinik Kedokteran Universitas Indonesia. subspesialis, Rawat Inap, Rawat intensif (ICU,HCU, PICU dan NICU). menjabat sebagai Ketua Divisi Alergi-Imunologi, Dept IPD. Penyakit Autoimun kronis merupakan akibat dari proses inflamasi ketika antibodi tidak lagi mengenal zat antigen didalam tubuh. Kondisi ini akan menggerogoti kualitas kekebalan atau daya tahan tubuh penderitanya, bahkan dapat mengakibatkan kerusakan pada organ – organ tertentu. KLINIK AUTOIMUN RS Antam Medika juga memiliki layanan unggulan lainnya yaitu Klinik Autoimun. Pelayanan unggulan Imunologi, untuk mengenali daya imun tubuh sedini mungkin. Rumah Sakit Antam Medika berkomitmen melayani dengan sepenuh hati dan senantiasa menyelenggarakan layanan kesehatan paripurna, bermutu, serta efisien. RS. Antam Medika diperkuat oleh tim medis ahli dan berpengalaman yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan bagi pasien beserta keluarga. Klinik autoimun beroperasi di hari Senin – Jumat , pada pukul 08.30 – 11.00 WIB.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook