Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore ARI PDF

ARI PDF

Published by ARI KURNIAWAN, 2023-07-29 16:19:07

Description: ARI PDF

Search

Read the Text Version

Dengan adanya studi lapangan (STULA) reformer mencoba untuk meningkatkan action plan dalam aksi perubahan yaitu dengan mengidentifikasi masalah atau tantangan untuk tercapainya aksi perubahan, membatasi tujuan perubahan dengan menetapkan tujuan perubahan yang spesifik, terukur dan dapat dicapai, rerepan dalam pemabatsan waktu, mengembangkan perubahan strategi melalui identifikasi berbagai pendekatan atau metode dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia, factor penghambat dan pemangku kepentingan, melakukan tindakan konkret merinci langkah langkah spesifik yang harus diambil dengan bertanggung jawab, melakukan pengukuran dan pembinaan menentukan indicator kinerja yang relepan, data yang diperlukan dan mengevaluasi terhadap keberhasilan aksi perubahan, menyesuaikan dan melakukan perbaikan untuk mematikan bahwa Aksi perubahan berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan. 4. Cakupan manfaat Cakupan yang didapat dalam pelaksanaan Studi Lapangan (STULA) di Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur, yaitu mendapatkan keterampilan meliputi pengamatan, wawancara, analisa data dan interprestasi hasil Stula, menemukan hal hal dan pola baru yang tidak tercakup dalam rencana aksi perubahan. mengaplikasikan stula untuk mengembangkan strategi atau merencang rencana intervensi yang lebih efektif untuk aksi perubahan,

mendapatkan variable dari identifikasi Stula utuk mengembangkan konsep dan kerangka aksi perubahan yang lebih lengkap dan memadai, memperkaya pemahaman dan pengamatan untuk data kualitatif akurat dan relevan untuk aksi perubahan. 5. Sasaran Pelayanan Sasaran pelayan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur sangat spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan dan waktu terbatas dengan menetapkan sasaran yang jelas dan focus pada upaya yang tepat. Adapun reformer adopsi yaitu dengan mengingkatkan inovasi dengan pengembanganya, meningkatkan kepuasan dalam pelayanan, meningkatkan kualitas pelayanan, mengikatkan efisiensi pelayanan, meningkatkan aksesibilitas, meningkatkan kepatuhan terhdapa standar atau regulasi, meningkatkan partisipasi dari stakeholder internal maupun stakeholder eksternal dan kepuasan masyarakat. 6. Membangun Tim Pelaksana Pelayanan Belajar dari hasil studi lapangan di Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur dalam rangka membangun tim pelaksanaan lapangan reformer mentukan beberapa hal yaitu mengevaluasi dan pemantauan kembali untuk memastikan bahwa tim bisa berjalan sesuai rencana dan tujuan untuk pelaksanaan aksi perubahan, menetapkan target waktu untuk setiap tahapan dan

memastikan tim memiliki akses ke sumber daya yang diperlukan dalam aksi perubahan. melakukan Komunikas dan koloborasi dengan mengadakan pertemuan baik langsung maupun secara online untuk berbagi informasi, bertukar ide dan memberikan masukan terbuka, melakukan penetapan peran dan tanggung jawab tim efektif secara jelas termasuk jadwal kerja, target dan laporan yang diharapkan untuk aksi perubahan, memilih Tim efektif dan kebutuhan tim untuk menunjang aksi perubahan dengan pertimbangan keterampilan, pengetahuan da pengalaman, menentukan tujuan dan cakupan aksi perubahan untuk membangun tim yang tepat. 7. Penyempurnaan SOP pelayanan Dalam studi lapangan ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur, Reformer berupaya melakukan penyempurnaan SOP pelayana dalam aksi perubahan dengan melakukan langka langkah, yaitu dengan melakukan peninjauan kembali SOP sebelumnya untuk pelaksanaan aksi perubahan, menganalisa temuan studi lapangan untuk mempengaruhi aksi perubahan, melibatkan tim efektif untuk perbaikan SOP pelayanan, merancang ulang prosedur SOP berdasarkan studi lapangan, menetapkan langkah langkah yang jelas dan terperinci untuk tim efektif, menerapkan SOP denga melakukan uji coba secara menyeluruh, mengkomunikasikan perubahan SOP kepada Tim efekti,

melakuan pemantauan dan meninjau kembali SOP pelayanan dalam rangka meningkatkan pelayaan, efisiensi dan kualitas SOP pelayana. 8. Penyempurnaan Alur/mekanisme pelayanan Alur mekanisme pelayanan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur termasuk salahsatu mekanisme yang dapat diadopsi reformer dalam aksi perubahan, adapun penyempurnaan alur mekanisme aksi perubahan dengan melakuak hal hal dengan meninjau kembali alur mekanisme untuk menganalisa perbedaan anatar praktik yang sudah dilakukan dengan Pratik yang direkomendasikan dari studi lapangan, mengidentifikasi factor fator yang menyebapkan hambatan dalam aksi perubahan, melibatkan tim efisien untuk meminformasikan temuan untuk penyempurnaan aksi perubahan, menetapkan langkah langkah dan melakukan komunikasi untuk memastikan tim efektif dapat memahami dan dapat mengikutu alur aksi perubahan, memonitor dan meninjaukembali serta melakukan evaluasi alur pelayanan aksi perubahan. 9. Pemanfaatan atau pengembangan IT Pelasakanaan studi lapangan (STULA) di Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur telah memanfaatkan teknologi informasi secara optimal untuk membantu serta memudahkan dan meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Banyak aplikasi bermanfaat telah dibuat diantaranya Eko Tren .

Sistem aplikasi dikembangkan tahap demi tahap dan berkembang pesat di Provinsi Jawa Timur dan terasa sulit bagi reformer menerapkannya. Akan tetapi belajar dari pengalaman yang dimiliki Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur reformer termotifasi berusaha untuk menerapkanya pada unit organisasi. Factor factor penghambat tidak menjadikan kendala untuk dapat mengimpelementasikannya, dengan adanya komotmen hubungan jaringan kerja bukan tidak mungkin apa yang di terapkan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur dapat di ikuti oleh Reformer secara bertahap. 10. Menjaga keberlangsungan pelayanan Reforme dalam studi lapangan ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah Provinsi Jawa Timur menemukan hal hal penting terutama dalam menjaga keberlangsunag pelayana beberapa cara untuk menjaga pemeliharaan pelayanan yang didapat, yaitu dengan melakukan perencanaan yang matang, melakukan komunikasi yag efektif, melakukan identifikasi potensial resiko yang muncul, melakukan pelatihan tim efektif, melakukan pemantauan dan evaluasi berkala, melakukan Fleksibilitas dan adaptabilitas, melakukan koloborasi dan koordinasi yang baik, mengevaluasi keberlangsunga pelayaan.

LAMPIRAN

GAMBAR OBJEK LOCUS


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook