Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore DRAFT.FIX_X3

DRAFT.FIX_X3

Published by Tyo Prakoso, 2023-08-14 10:01:13

Description: DRAFT.FIX_X3

Search

Read the Text Version

["Baju koko awalnya merupakan baju tradisional masyarakat Tionghoa yang diwariskan secara turun menurun. Dalam masyarakat Betawi, baju koko dikenal dengan nama Tikim, yang asalnya dari bahasa Tionghoa yaitu Tui-Khim.12 Baju dengan desain terbuka didepan disertai 5 kancing ini telah menjadi baju yang melekat dengan kebudayaan masyarakat Indonesia, khususnya budaya Betawi ini. Dalam penggunaannya, masyarakat sering memadukannya dengan menggunakan peci. Peci merupakan aksesoris penutup kepala yang kerap digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bagi masyarakat Kampung Sawah, peci merupakan simbol nasional yang menjadi suatu budaya, yang dapat digunakan oleh siapapun, seperti halnya baju koko.13 12 Ramadhan, 04 Maret 2021. Sejarah Baju Koko. 13 Nisa Rahma Tanjung, 23 Dec 2022. Damai Natal di Kampung Sawah, Toleransi Warisan Leluhur (https:\/\/era.id\/khas- era\/113198\/damai-natal-di-kampung-sawah-toleransi-warisan- leluhur)","gambar 3.6. Baju koko Sumber: https:\/\/images.app.goo.gl\/44Q94SrFUa8dnc4v7 Sedangkan untuk pakaian wanita menggunakan kebaya encim. Kebaya encim ini merupakan pakaian yang selalu dikaitkan dengan kultur betawi. Faktanya, kebaya dengan warna yang bervariasi dan mencolok ini bukanlah baju adat betawi melainkan baju yang dahulu sering digunakan oleh nyonya-nyonya Tionghoa. Inilah mengapa kebaya encim kerap dijuluki sebagai kebaya nyonya. gambar 3.7. Baju encim Sumber: https:\/\/images.app.goo.gl\/5ELj5F3rXRgf2i6R7","KESIMPULAN Kampung Sawah merupakan daerah yang mempunyai julukan Segitiga Emas. Julukan ini sebagai penanda utama bangunan tempat ibadah sekaligus bukti kerukunan yang ada di kampung tersebut. Tidak hanya kerukunan dalam beragama, tentunya Kampung Sawah juga memadukan unsur kebudayaan di dalam toleransi beragama. Masyarakat sudah tidak asing dengan adanya toleransi tersebut, mengapa begitu? Masyarakat Kampung Sawah sudah menanamkan nilai- nilai yang mengandung unsur kerukunan, yaitu toleransi. Nilai yang ditanamkankan ini, dilanjutkan kembali ke generasi yang akan datang. Itulah yang disebut sebagai Warisan. Warisan-warisan ditanamkan melalui nasihat-nasihat dari relasi terdekat seperti Orang Tua dan Anaknya. Tidak hanya itu, warisan di Kampung Sawah dapat berupa tradisi. Contoh yang akrab di telinga adalah Ngaduk Dodol, Sedekah Bumi, dan Ngariung Bareng. Melalui tradisi tersebut masyarakat Kampung Sawah semakin erat dalam persatuan dan kesatuannya","DAFTAR PUSTAKA Ramadhian, Sari. 2022. Asal-usul Julukan \u201cSegitiga Emas\u201d untuk Kampung Sawah Kota Bekasi. https:\/\/amp.kompas.com\/megapolitan\/read\/2022\/12\/27\/1 1184941\/asal-usul-julukan-segitiga-emas-untuk- kampung-sawah-kota-bekasi Paroki Gereja Santo Servatius, 2014. Sedekah Bumi 2019: Menyatukan Umat, Melestarikan Budaya Betawi. http:\/\/www.servatius- kampungsawah.org\/read\/2019\/06\/09\/121244\/Sedekah.B umi.2019.Menyatukan.Umat.Melestarikan.Budaya.Beta wi Praptanto, Sulistiantoro, 2014. Asal-Usul Sedekah Bumi di Kampung Sawah. http:\/\/www.servatius- kampungsawah.org\/read\/2014\/05\/13\/220248\/Asal- Usul.Sedekah.Bumi.di.Kampung.Sawah Prasetya, 2019. Belajar Toleransi Beragama dari Masyarakat Betawi Kampung Sawah. https:\/\/news.detik.com\/berita\/d-4402734\/belajar- toleransi-beragama-dari-masyarakat-betawi-kampung- sawah Wahyu, 2021. Riwayat Keberagaman Beragama Betawu Kampung Sawah. https:\/\/www.senibudayabetawi.com\/6127\/riwayat- keberagaman-beragama-betawi-kampung-sawah.html Paroki Gereja Santo Servatius, 2015. Sepakeng Kisah Gereja Santo Servatius. http:\/\/www.servatius- kampungsawah.org\/read\/2015\/04\/14\/221930\/Sepangkeng.Kis ah.Gereja.Katolik.Kampung.Sawah.14","TENTANG PENULIS Halo! Namaku Adinda Bilqis Mikaila, aku sebagai reporter, videographer sekaligus editor di tim ini. Aku lahir di Bekasi, Jawa Barat, tanggal 2 Februari 2007. Sesuai nama ku \\\"Adinda\\\", aku anak ke - 2 dari 2 bersaudara, aku punya 1 kakak laki - laki. Hobi aku adalah olahraga, walau pun bangun nya siang, aku punya 1 kegiatan yang saat ini aku tekuni, yaitu Taekwondo, bisa dibilang aku suka sama hal hal berbau fisik, misalnya tidur. Btw ayo kita saling kenal lebih dalam @adndbillqiss Greetings! Aku Abigail Yosephin. Aku kerap dipanggil Abby atau Bigel. Di tim penelitian ini aku sebagai reporter tapi multi job hehe. Aku ngedit, aku nulis juga, aku yg desain, dan aku juga sempet gambar loh. Lahir di Jakarta, 11 Oktober 2007. Aku punya hobi berbau seni, seperti melukis dan menggambar. Fun fact tentang ku, aku jarang makan. Mama ku sering ngomelin aku karna jarang makan, dan setiap ngechat aku selalu nanya \u201cbekal nya udah dimakan belum?\u201d Haha :D Ayo mampir ke instagram ku!! @yosepfhin","Halo! namaku Nabila Nur Afiqah, aku akrab disapa \\\"bila\\\", aku sebagai redaktor pelaksana di tim ini. Umurku 16 tahun, lahir pada 9 desember 2006, aku anak ke-2 dari 3 bersaudara. Aku suka banget nonton pementasan ballet, terkadang aku mengisi waktu luangku dengan mengikuti lomba modelling, oiya aku juga ada store gelang loh, mari lihat koleksi gelangku, ig @\/natliuss. temenan yuk! Halo! Aku Flora Tri Nur Celia dari kelas X-3 SMAN 11 BEKASI. Aku biasa di panggil \u201colaa\u201d, aku lahir di JAMBI, 30 Juli 2006. Aku anak ke-3 dari 3 bersaudara dan aku anak cewe satu\u201dnya. Aku sebagai tim dokumentasi. Kegiatan yang biasa aku lakuin untuk mengisi waktu ku yang kosong yaitu dengan bermain badminton, volly, dan aku juga suka membuat brownies. Jangan lupa mampir ke instagram ku yaa!! @floraatnc","Halo! Namaku Latifah Agustin, aku biasa dipanggil Latifah atau Ifa. Aku lahir di Surabaya, 10 Agustus 2006. Aku sebagai wakil ketua dalam tim penelitian ini. Aku adalah penggemar seni. Di waktu luang, aku sering bermain piano dan melukis. Cukup sampai sini perkenalannya, jangan lupa mampir ke ig aku ya @latifah.agg Halo semua! perkenalkan gua Raihan Ir Yudhatama Putra, gua selaku ketua tim penelitian X-3. Jujur aja gua ga guna di pembuatan buku ini karena sering bolos, merusak properti, cabut, dipanggil kepsek buat lomba, dll wkwkwkw, untung temen gua pada jago. Jadi buku ini masih bisa lah selesai. Btw hobi gua ngerusakin lcd, hampir aja ditinggalin abang karena lcd baru 2 hari udah rusak lagi. Kalo masih kepo dm aja ig: @rhn.ir","Halo! Aku Muhammad Rasya Bintang Nugraha dari kelas X-3 SMAN 11 Bekasi. Aku bisa dipanggil Rasya, umurku 16 tahun, Lahir pada 16 Desember 2007, aku anak ke-2 dari 3 bersaudara. Aku mempunyai hobi olahraga seperti voli, ngegym, dll. Tapi, kadang aku juga suka jalan-jalan apalagi bareng dia hehe. Btw disini aku berperan sebagai tim dokumentasi. Jangan lupa mampir instagram ku yages @rzasyaaa",""]


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook