Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Dongeng Fabel "Bebek selalu Hidup Rukun"

Dongeng Fabel "Bebek selalu Hidup Rukun"

Published by benedictha telaumbanua, 2021-04-13 09:24:17

Description: Kisah seekor cerpelai yang iri melihat kekompakkan kawanan bebek, sehingga cerpelai memiliki niat buruk untuk merusak kekompakkan kawanan bebek. Apakah rencana cerpelai akan berhasil? Mari kita baca buku dongeng ini

Search

Read the Text Version

BEBEK Selalu Hidup Rukun



Bebek tidak pernah terpisah satu sama lain. Mereka selalu pergi bersama-sama sepanjang hari dengan mengikuti satu pemimpin.



Mereka terkenal sebagai hewan yang sangat rukun. Meskipun bebek sangat berisik, tidak sekalipun mereka pernah bertengkar.



Tiiba-tiba cerpelai datang melihat para bebek sedang berkumpul. Cerpelai pun kagum melihat para bebek yang kompak.



Awalnya ia kagum, tetapi kemudian muncul niat jahat dalam hatinya, \"Aku akan mengadu domba mereka, pasti ada bebek yang bisa dijadikan sebagai sumber masalah\" gumam cerpelai sambil menyeringai jahat.



Mulai hari itu, cerpelai sering mendatangi bebek yang terpisah dari kawanannya. Dia berniat menghasut bebek itu untuk membenci kawanannya.



Saat ada bebek yang sedang sendirian, cerpelai mendatanginya dan berkata \"Lihat pemimpin itu, dia hanya membodohi kalian agar mau mengikutinya. Pergilah dari kawanan atau kau akan menjadi budak pemimpinmu selamanya\" ujar cerpelai yang pandai menghasut.



Namun rupanya sia-sia, ternyata bebek tersebut tidak mau mendengarkan perkataan cerpelai.



Kemudian Cerpelai mencari bebek lain dan mengatakan hal yang sama. Akan tetapi lagi-lagi perkataan Cerpelai tidak dihiraukan.



Tak terasa ternyata sudah semua bebek yang ia datangi namun tidak ada satupun yang berhasil ia hasut.



Cerpelai sudah sangat kelelahan karena sudah berjalan kesana - kemari dan terlalu banyak bicara.



Lalu datanglah salah satu bebek yang pernah di hasut oleh cerpelai dan berkata \"Hahaha... Cerpelai... Cerpelai.... Kau tidak akan bisa membuat kaum bebek saling bertengkar, karena kami saling mempercayai satu sama lain,\" ucapnya.



Cerpelai sangat malu. Dia tidak menyangka para bebek begitu kompak. Dia pun pergi dari permukiman bebek dan tidak pernah kembali lagi ke sana karena malu.

Tamat


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook