Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore 45 - Paulus Dan Silas

45 - Paulus Dan Silas

Published by YHS Leadership, 2021-04-01 01:02:51

Description: 45 - Paulus Dan Silas

Search

Read the Text Version

Paulus Dan Silas

Beberapa hari kemudian, tersiarlah kabar kalau Saulus telah bergabung bersama para pengikut YESUS. Orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuhnya. Mereka menjaga dengan ketat pintu-pintu gerbang, siang maupun malam, supaya mereka dapat membunuhnya. Akan tetapi persekongkolan mereka itu diketahui oleh Saulus.

Maka pada malam hari murid-murid membawanya dan menurunkannya melalui tembok dengan mengereknya di dalam sebuah keranjang. Setibanya di Yerusalem, Saulus mencoba bergabung dengan para murid, tetapi semuanya takut menerimanya, karena mereka tidak percaya bahwa ia adalah seorang murid. Namun Barnabas menerima dan membawanya kepada para rasul.

Ia menceritakan kepada mereka bahwa Saulus telah melihat Tuhan di tengah jalan, bahwa Tuhan telah berbicara kepadanya, dan betapa ia telah berbicara dengan berani dalam Nama YESUS di Damaskus. Saulus pun mengubah namanya menjadi Paulus, sebagai tanda bahwa ia telah berubah.

Saulus yang disebut Paulus, semakin bersemangat untuk mencari pengikut baru bagi YESUS. Sebagai seorang Farisi, Paulus memiliki banyak pengetahuan tentang kitab-kitab suci kuno. Kini, para imam Yahudi sungguh membencinya. Mereka kemudian berkomplot untuk membunuhnya. Para rasul kemudian membawanya ke Tarsus, tempat dimana ia bisa berkhotbah dan jauh dari bahaya.

Inilah awal perjalanan paulus dalam mengajarkan pesan-pesan YESUS kepada orang-orang di Mediterania. Suatu hari, Barnabas pergi ke Tarsus untuk mencari Saulus. Ketika menemukannya, Barnabas membawanya ke Antiokhia.

Selama setahun penuh, mereka berkumpul bersama jemaat dan mengajar banyak orang. Di Antiokhialah untuk pertama kalinya para murid itu disebut Kristen. Paulus dan teman-temannya seringkali menhadapi banyak bahaya.

Orang Yahudi membenci mereka karena telah membaptis orang bukan Yahudi, sementara orang bukan Yahudi membenci mereka karena mereka mengatakan bahwa berhala yang mereka sembah adalah tuhan yang palsu. Meskipun harus diusir dari kota atau menghadapi kekerasan, semangat mereka tidak pernah surut.

Bagi mereka setiap jiwa yang dimenangkan bagi Elohim adalah jauh lebih berharga jika dibandingkan dengan naniaya yang mereka dapatkan. Suatu hari paulus dan Silas pergi ke Filipi, kota pertama di Makedonia, sebuah kota jajahan Roma. Mereka berada di kota ini beberapa hari. Ketika mereka pergi untuk berdoa, ada seorang hamba perempuan yang mengikuti mereka.

Perempuan ini memiliki roh ramal yang mendatangkan keuntungan besar bagi tuan-tuannya. Selama berhari-hari perempuan ini mengitu mereka dan berteriak-teriak, \"Orang- orang ini adalah hamba-hamba Elohim Yang Mahatinggi, yang memberitakan kepada kita jalan keselamatan.\" Paulus merasa terganggu dengan kehadirannya sehingga ia mengusir roh yang ada pada perempuan itu. Dan seketika itu juga, keluarlah roh itu.

Ketika para majikan dari hamba perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka untuk mendapat keuntungan telah lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas dan menyeretnya ke pasar, ke hadapan para pemimpin. Mereka menuduhnya telah melakukan kekacauan di kota tersebut.

Akhirnya Paulus dan Silas dicambuk, lalu dijebloskan ke dalam penjara, dan dijaga dengan ketat. Meskipun dianiaya, mereka tetap menaikkan puji-pujian kepada Elohim. Kira-kira tengah malam, Paulus dan Silas memuji Elohim sambil berdoa, dan para tahanan mendengarkan mereka.

Tiba-tiba terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga fondasi penjara itu terguncang, dan seketika itu juga terbukalah semua pintu, bahkan semua belenggu pun terlepas. Mereka bisa saja menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri. Namun mereka memilih untuk tetap tinggal.

Ketika sipir itu tersadar dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, maka ia menghunus pedang hendak bunuh diri, karena mengira para tahanan telah melarikan diri. Ia telah siap untuk menyerahkan nyawanya seandainya para tawanan itu melarikan diri. Namun Paulus berteriak dengan suara keras sambil berkata, \"Janganlah lakukan apa pun, karena kami semua masih di sini.\"

Dengan gemetar sipir itu sujud di hadapan Paulus dan Silas. Kemudian ia berkata,\"Tuan-tuan, apakah yang harus aku lakukan supaya aku selamat?\" Mereka menjawab, \"Percayalah kepada Tuhan YESUS Kristus, maka engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.\"

Lalu mereka memberitakan firman TUHAN kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada malam itu juga ia membawa mereka dan membasuh luka-luka mereka. Kemudian ia memberi diri dibaptis, bersama semua orang yang ada di rumahnya.

Keesokan harinya Paulus dan Silas dilepaskan dari dalam penjara. Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya ke kota-kota lain. Mengabarkan kepada semua orang yang mereka jumpai tentang YESUS. Kisah Para Rasul 10,11,13-16

J e s u sIT'S ALL ABOUT A Love Story From Heaven Kumpulan kisah Firman Tuhan yang ditujukan untuk anak-anak. Berisi kisah pelayanan Tuhan YESUS Kristus dan murid-murid-Nya. Diceritakan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak, tanpa mengubah arti yang sebenarnya. Membantu anak-anak untuk mengetahui peristiwa yang ada di dalam Firman Tuhan. Mengajarkan mereka tentang kasih dan anugerah dari Tuhan YESUS Kristus yang begitu besar kepada kita.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook