Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore FEATURE.SAKIYEM

FEATURE.SAKIYEM

Published by Zaki Munawwarah, 2022-10-31 05:08:20

Description: FEATURE.SAKIYEM

Search

Read the Text Version

OCTOBER 30 COMPANY NAME Authored by: Your Name 1

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyeleseikan feature ini dalam rangka mengikuti lomba GTK Madrasah Berprestasi Tahun 2022 Kementerian Agama Republik Indonesia. Terimakasih penulis ucapkan kepada 1. Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Propinsi Jawa Tengah 2. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap 3. Pengawas Madrasah Kemenag Cilacap 4. PD IGRA Kabupaten Cilacap 5. Ibu, Ayah, Suami dan Anak-anak tercinta 6. Rekan-rekan Pendidik RA Al Munawwarah Slarang atas motivasi, bimbingan, dukungan,dan do’a sehingga terselesainya feature ini. Kritik dan saran yang membangun selalu penulis nantikan untuk perbaikan Feature ini. Semoga Feature ini bermanfaat untuk penulis sendiri maupun pembaca. Cilacap, 25 Oktober 2022 Penulis

Ungkapan Syukur Meniti Qadar Ilahi oleh: Sakiyem Selalu ada rencana Allah yang lebih baik dari sekedar rencana terbaik kita Alhamdulillah, seorang anak tukang becak dari keenam bersaudara di sebuah desa dekat sungai Serayu telah berhasil menempuh pendidikan perawat pada tahun 2000, satu-satunya impian tertingginya yaitu ingin membahagiakan, menghajikan kedua orang tua, dan membahagiakan kelima adik-adiknya yang saat itu masih kecil- kecil. Orang-orang bilang saya itu tidak cantik, namun di balik kekurangan saya Alhamdulillah Allah telah titipkan kepada saya suatu kelebihan, karena sejak dari SD orang telah menganggap saya anak pintar karena sering ranking I. Cita-cita besar saya sebagai anak sulung untuk berbakti kepada kedua orang tua ternyata tertunda, karena sebelum cita-cita itu tercapai, akhirnya Allah SWT kirimkan cinta-Nya melalui seorang pemuda tetangga desa yang sangat tampan, boleh dibilang saat itu mirip “Andy Lau” artis Jepang yang sangat tampan pada zaman itu. Melalui sekali pertemuan, untuk memenuhi keinginan orang tua maka menikahlah saya dengan pemuda tampan tersebut di usia 22 tahun. Sebenarnya secara mental saya belum siap untuk menikah saat itu tapi demi ridho kedua orang tua, maka saya mau menikah dengan suka cita. Alhamdulillah, saya telah terbiasa bekerja keras dari kecil, bahkan saat ijazah perawat belum keluar sekalipun, saya telah bekerja untuk membantu persalinan di rumah bersalin terutama saat bu Bidan sedang full job di tempat tugas utamanya. Dan setelah menikah saya langsung mencari kerja untuk melanjutkan cita-cita terbesar saya membahagiakan orang tua, membantu adik-adik dan suami. Namun meskipun dengan latar belakang pendidikan, ekonomi keluarga yang pas-pasan, alhamdulillah suami saya sangat penyayang, dan melarang saya untuk bekerja. Karena ternyata kebahagiaannya adalah saat istri berada di rumah. Dan atas permintaan dari almarhum ayah mertua, maka saya dengan suka cita berhenti bekerja sebagai seorang perawat rumah bersalin. Rasa hormat dan sayang kepada suami dan juga almarhum ayah mertua, telah mengalahkan ego dan cita-cita yang begitu besar dalam diri saya. Sebenarnya saya masih ingat betapa ayah dan ibu saya bekerja keras, susah payah untuk menyekolahkan saya agar menjadi anak yang sukses, manfaat buat keluarga dan semua orang, sehingga di pundak saya seolah ada beban berat, beban berat untuk bisa membalas kebaikan orang tua. Namun sekali lagi saya harus mengalahkan ego atas rasa hormat kepada suami dan keluarganya, karena kebahagiaan anak yang mereka besarkan dengan susah

payah telah diamanatkan kepada saya. Sehinga sekali lagi dia percaya bahwa ini adalah jalan qadar Allah SWT yang terbaik yang harus saya lalui. Pepatah bilang bahwa orang yang berjiwa sebesar tidak akan mempermasalahkan masalah sebesar apapun, namun bagi orang yang berjiwa kecil, maka masalah sekecil apapun agan menjadi masalah besar. Sehingga dari segala kesempitan yang ada saya berusaha mencari solusi, tanpa memperhatikan latar belakang pendidikan dan sebagainya, maka saya kembali mengejar impian terbesar dengan cara menjadi pedagang keliling. Suka cita saya lalui dengan senang hati, dan alhamdulillah meski dengan hanya menjadi pedagang keliling tapi saya sudah berusaha untuk sekedar memberi kebahagiaan kepada kedua orang tua dengan membelikan barang atau makanan yang mereka sukai semampu saya. Dan dapat memberi sekedar uang jajan untuk anak-anak. Yakinlah selalu ada hikmah di balik setiap kejadian: Sore itu seperti biasanya saya mengelilingi kampung sambil membawa barang dagangan saya. Namun sontak tiba-tiba matanya merasa pedih, telinganya seakan mendengar letusan petasan yang begitu besar dan mengagetkan, hatinya gemetar menahan prasangka, mulutnya terdiam menahan amarah, hanya tarji yang bisa saya ucapkan, “innalillahi wainnailaihi rojiiuun” musibah macam apa ini? Dan apalah dayaku? ada pemandangan yang luar biasa meresahkan, beberapa anak kecil yang belum sekolah di depan matanya sedang bermain memalak pedagang “cilok keliling,” “minta uang pak,” kata anak itu, sedang beberapa lagi berada di pinggir jalan sambil bermain gelas dan air, “egh…egh…,” dengan gaya seperti sedang mabuk-mabukan, lalu saya pun bertanya kepada anak-anak itu sedang apa mereka sebenarnya, dan ternyata jawaban mereka sesuai dengan bayangan saya. Lebih ironinya lagi orang tua mereka pun menganggap bahwa tidak ada sesuatu yang salah, semua dianggap biasa- biasa saja, dengan tenang dan senyum tanpa ada kegelisahan sedikitpun. Beberapa waktu berselang dari keadaan tersebut, masih dalam keadaan tak habis pikir, dan tak berdaya, ternyata ada seorang pengurus mencari guru PAUD, dan agaknya ini adalah sebagai bagian dari rencana Allah, atas kehendak Allah, maka saya menerima tawaran itu, karena saya berpikir minimal saya tidak setiap hari melihat kemunkaran di depan mata. Namun kembali lagi bahwa tiap-tiap perjuangan semakin besar halangan dan rintangannya semoga semakin besar rasa ikhlas pengabdian, dan semakin besar pula pahalanya. Ternyata pendiri PAUD tersebut adalah orang yang

sangat sederhana dan hanya memiliki jiwa perjuangan yang tinggi. Sehingga demikian saya harus berani babad alas untuk penyelenggaraannnya. Dan atas izin Alloh serta dukungan dari keluarga, masyarakat, maka PAUD telah berdiri di tahun 2007 saat itu. Selalu ada rasa tidak puas dengan keadaan yang jauh dari harapan Setahun berjalan ternyata kurikulum PAUD itu masih kurikulum yang sangat universal, sehingga bagaimana kita mampu memberikan yang terbaik sedangkan perangkatnya berkata lain? Jadi saya laksana berusaha keras untuk belajar dan terus belajar sampai dengan akhirnya telah menemukan sesuatu yang lebih baik, baik dari segi perangkat kurkulum, ekosistem maupun visi kelembagaannya. Melalui negosiasi yang cukup sengit dengan yayasan, akhirnya pada tahun 2009, telah terbit ijin operasional RA Al Munawwarah Slarang yang bernaung di bawah kantor kementerian agama kabupaten Cilacap. Sejak saat itulah kami bebenah untuk menjadi RA berkualitas dan profesional bagi masyarakat sekelilingnya. Peningkatan SDM, sarana prasarana, kurikulum, proses pembelajaran, penilaian, pengelolaan dan pembiayaan. Saya berusaha untuk membuat suatu inovasi setiap minggunya agar mencapai standar layanan yang diharapkan masyarakat dan pemerintah. Dalam meningkatkan sumber daya manusia yang ditempuh melalui pelatihan-pelatihan yang ada, dan pendidikan formal, bahkan demi semangat mencari ridho Allah Mulai kami bertekad untuk memenuhi kewajiban mencari ilmu sepanjang hayat, dimulai dari diri sendiri tentunya dan alhamdulillah atas izin Allah saya telah berhasil menempuh pendidikan S2 pada tahun 2020 dengan nilai cumlaude. Rizki Allah melalui prestasi sebagai Kepala RA Untuk menjadi profesional maka saya terus menerus menimba ilmu dan belajar baik melalui ajang pendidikan dan pelatihan maupun lomba, kejuaraan-kejuaran tingkat kecamatan maupun kabupaten alhamdulillah sering diraih, baik atas nama guru, peserta didik, bahkan atas nama saya sendiri. Dan alhamdulillah tahun 2021 saya beserta tim RA telah mendapat peluang rizki pengalaman yang spektakuler karena lomba lebih spesial daripada sebelum-sebelumnya, yaitu lomba secara digital atau online. Pada tahun yang sama saya meraih juara 2 vlog madrasah awards kategori Kepala Berprestasi, dan di tahun yang sama juga mendapatkan ketegori Kepala Berprestasi dalam ajang Vlog GTK Madrasah Awards Propinsi Jawa Tengah.

Dari pengalaman tersebut, meski di masa pandemi, saya mengajak anak-anak di kabupaten Cilacap untuk tetap berprestasi. Dan saya juga berhasil menyelenggarakan Lomba Kreatifitas Peserta didik tingkat Kabupaten, berupa lomba adzan, lomba bersholawat, hafalan surat pendek, kategori PAUG (RA/TK/KB) dan MI se kabupaten Cilacap secara virtual. Saya juga membantu teman-teman IGRA untuk menjadi lomba di PC masing-masing yang mengadakan lomba serupa. Selalu ada syukur karena mendamba ridho dan cinta-Nya Alhamdulillah telah 15 tahun lebih menjadi kepala RA, selama itu pula saya mendapat amanah di IGRA kabupaten Cilacap baik sebagai sekretaris, sebagai seksi dana usaha dan sosial, sebagai seksi bidang pendidikan, saya aktif berkiprah dalam segala forum-forum ilmiah untuk bersama-sama belajar, mengajar, memberikan motivasi, aktif dalam segala kegiatan yang memberi manfaat melaui program seminar, kerja sama IGRA dengan BPJS, penyusunan modul pembelajaran anak RA, majalah Aku anak RA dan sebagainya. Saya juga aktif dalam kegiatan organisasi baik organisasi profesi: IGRA, KKG, KKRA, PGM Indonesia, dan juga kegiatan organisasi sosial maupun keagamaan: Gerakan Organisasi Wanita, Fatayat, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, dan lain-lain dari tingkat RT sampai Kabupaten. Di tengah-tengah kesibukan saya, dan tinggal di lingkungan yang krisis sosial, alhamdulillah selepas maghrib saya sempatkan untuk mengajar Al Qur’an semampu saya, walau saya bukan lulusan pesantren tetapi saya meyakini “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (H.R Bukhori). Jadi meski hanya beberapa huruf semoga dapat memberikan manfaat kepada diri sendiri dan masyarakat. Setaip orang adalah pemimpin dan sebagai seorang manajer sudah tentu banyak persoalan yang sering dihadapi, baik ancaman, tantangan, hambatan intern maupun ekstern. Namun tidak menyurutkan perjuangan untuk selalu bebenah selalu siap berubah untuk menebar menfaat sebanyak-banyaknya bagi umat. Dan satu-satunya motivasi terbesar untuk selalu mencintai pekerjaan ini dalam segala keadaan adalah karena besarnya rasa syukur atas segala amanah yang telah dititipkan dan rasa syukur atas setiap suratan Qadar Allah SWT, demi mendamba ridho dan cinta-Nya yang hakiki.

Bersyukurlah karena tanaman yang berduri ternyata memiliki bunga yang harum dan indah Sering kali dalam setiap keadaan kita memikirkan kenapa tidak seperti yang kita harapkan, semua seolah tidak adil, tidak manfaat membuat kita kecewa dan sebagainya. Namun sebagai mahkluk yang beriman saya berusaha untuk mensyukuri keadaan yang ada, dan selalu mencari jalan terbaik dari setiap permasalahan yang timbul. Pada usia di atas 40 tahun ini saya merasa sudah saatnya untuk megabdikan diri kepada Alloh dengan jalan menjadi abdi masyarakat yang baik, untuk itu saya berusaha untuk aktif di kegiatan-kegiatan lingkungan terdekat misalnya PKK, sebagai kordinator senam ibu-ibu RT, termasuk menjadi guru ngaji di mushola. Saya berusaha aktif di kegiatan RT karena RT merupakan lingkungan pemerintahan terkecil, sehingga pembangunan masyarakat harus dimulai dari tingkat terendah ini. Jika baik masyarakat semua RT maka Insyaa Allah akan baik seluruh masyarakat Indonesia. Ditambah lagi sabda Rosululloh yang artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” (H.R Bukhori dan Muslim). Kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan hajat hidup lingkungan berusaha untuk saya pecahkan bersama dengan masyarakat. Dan sungguh kita tidak tahu amal yang mana yang suatu hari nanti akan menyelamatkan kita ke syurga-Nya kelak. Sehinga teruslah menebar kebaikan walau mungkin tak ada orang yang membalas atau menilai, tapi yakinlah pasti Allah menilai dan membalasnya walau amal itu hanya sebesar biji zarahpun. Jumat berkah Tinggal di desa tentu kita menghadapi masyarakat yang penuh dengan ragam pendidikan dan status sosial ekonomi. Di tengah jumlah balita yang jumlahnya 300an lebih ternyata masih 30 persen diantara mereka yang bisa menikmati pendidikan di usia emas. Sehingga saya berpikir perlu sekalia ada jembatan untuk membantu mereka anak usia dini menikmati masa anaknya. Untuk itulah saya telah berusaha merangkul lingkungan, masyarakat, pemerintah, dan dinas-dinas terkait untuk ikut turut serta memikul tanggung jawab mengentaskan kesenjangan pendidikan, dalam rangka program manajemen strategi lintas sektoral untuk meningkatkan layanan RA HI di era kurikulum merdeka. Dan alhamdulillah sekarang telah berjalan 3 Bina Keluarga dan Balita RA Al Munawwarah yang memberikan layanan gratis untuk anak usia dini dengan program Jum’at berkah. Semoga ini menjadi jalan tengah antara si kaya dan si

miskin, dalam mengenyam pendidikan, karena pada dasarnya setiap anak yang lahir telah diberikan hak yang sama oleh Alloh SWT, hak hidup, hak mendapat pendidikan, hak mendapatkan pengasuhan dan perlindungan yang baik, dan hak kesejahteraan, tanpa syarat apapun. Selain kemitraan dengan bidang kesehatan (Posyandu, Puskesmas, Bidan desa) dan Dinas KB PPPA, PKK dalam bidang BKB, RA Al Munawwarah juga telah menjalin kemitraan dengan Komunitas Wanita Islam untuk pengadaaan kursus ibu-ibu wali peserta didik secara gratis,sektor pariwisata setempat, dunia industi (Rocket Chicken dan Alfamart) Polisi Sektor, Polisi Resort serta organisasi masyarakat yang lain. Saya berharap kegiatan istiqomah atas izin Alloh dan juga mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak pemangku kepentingan pendidikan. Sehingga kegiatan ini bisa menjadi contoh juga untuk seluruh masyarakat Indonesia menjadi solusi antara profesionalisme kerja, tugas dan tanggung jawab sosial.

RIWAYAT HIDUP A. Identitas Diri : Sakiyem, S.Pd.AUD., M.Pd. : Cilacap, 28 Juli 1980 Nama : Kepala RA Tempat, tanggal lahir : Jl. Kutilang RT 02 RW 11 Desa Slarang Kec. Jabatan Alamat Rumah Kesugihan Kab. Cilacap : H. Sukun Nama Ayah : Saminah Nama Ibu : Nur Khasanah, Ikhsan Nur Sholih, Lu’lu Nama Anak Salsabila Azari, Ahmad Dzaki Habibi, Hanan B. Riwayat Pendidikan Khalifatul Hikam 1. Pendidikan Formal : a. SD : SDN Slarang 06 lulus tahun 1992 b. SMP : SMP 02 Kesugihan lulus tahun 1997 c. SMA : SPK Depkes Purwokerto Lulus Tahun 2000 d. S1 : UT UPBJJ Purwokerto Lulus Tahun 2013 e. S2 : IAINU Kebumen Lulus Tahun 2020 C. Riwayat Pekerjaan : Kepala RA Al Munawwarah Slarang 2007 sampai sekarang D. Riwayat Organisasi : 1. Sekretaris IGRA Kab. Cilacap Periode 2010-2015 2. Sekretaris KKG RA Kec. Kesugihan Periode 2021-2023 3. Wakil Ketua K3RA Cabang Timur 1 Periode 2010-2015 4. Sie Danus IGRA Kab. Cilacap Periode 2016-2021

5. Sie Pendidikan IGRA Kab. Cilacap Periode 2022-2027 6. Sie Pendidikan PAC Fatayat Kec. Kesugihan Periode 2020-2024 7. Humas KKG RA Kab. Cilacap Periode 2020-2024 8. Humas PGM Indonesia Kab. Cilacap Periode 2020-2025 9. Bendahara PGMI Kecamatan Kesugihan Peiode 2020-2024 10. Tim Penyusun Majalah Peraga Pendidikan RA 2019-2022 11. Tim Penyusun Modul Pembelajaran RA 2019-2022 12. Sie Pendidikan GOW Kab. Cilacap Periode 2021-2025 13. Kepala TPQ Al Hidayah 2020-2025 14. Tim Task Force SATGAS Peningkatan Kinerja Yayasan Islamic Centre Al Munawwarah Kab. Cilacap 2021 E. Karya Ilmiah 1. Inspirasi Hidup Sepanjang Hayat. Lembaga Ladang Kata. 2020 2. Marketing Pendidikan. IAINU Kebumen. 2020 3. Jurnal Total Quality Manajemen IAINU Kebumen 2020 4. Majalah Peraga Pendidikan Edisi Bulan Januari-Desember 2019 5. Majalah Peraga Pendidikan Edisi Bulan Januari-Desember 2020 6. Majalah Peraga Pendidikan Edisi Bulan Januari-Desember 2021 7. Majalah Peraga Pendidikan RA Bulan Januari-Oktober 2022 8. Modul Pembelajaran RA Tahun 2021 9. Modul Pembelajaran RA Tahun 2021 F. Contak Person HP: 085878304781 Email: [email protected] FB: Kasanah Sahabat APE Youtube: Zaki Munawwarah Chanel

FOTO PROFIL KEGIATAN RA AL MUNAWWARAH Kegiatan Kemitraan dengan Posyandu dan PKK melalui program bina keluarga balita Kegiatan Kemitraan dengan Posyandu dan PKK melalui program bina keluarga balita

Parenting dengan wali peserta didik setiap bulan Kemitraan dengan dunia industri (Lomba kreatifitas gambar dan coocking class di Rocket Chicken)

Kemitraan dengan Bumdes Kesugihan (Kegiatan Buka Bersama dengan Wali Peserta didik di Taman Pesona Serayu) Kemitraan dengan Wali Peserta didik program Ketrampilan: memasak, menjahit, salon.


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook