Pendekatan kewilayahan menjadi terobosan yang diharapkan dapat mengakselerasi manfaat infrastruktur PUPR untuk mewujudkan pembangunan wilayah yang berkeadilan dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Didorong oleh Menteri PUPR, pengembangan wilayah yang sudah diinisiasi oleh para pendahulu (Prof. Sutami dan Dr. Poernomosidi) menjadi dasar pendekatan perencanaan infrastruktur PUPR. Kementerian PUPR merespons tantangan ini dengan membentuk lembaga Badan Perencanaan Infrastruktur Wilayah (BPIW) yang mengintegrasikan fungsi konektivitas, sumber daya air, keciptakaryaan, dan perumahan, serta keterpaduan antarsektor dan antarwilayah dengan semangat Indonesia-sentris
Like this book? You can publish your book online for free in a few
minutes!