Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Demonstrasi Kontekstual Modul 3.2

Demonstrasi Kontekstual Modul 3.2

Published by Dadang Setiawan, 2023-05-11 20:07:55

Description: Demonstrasi Kontekstual Modul 3.2

Search

Read the Text Version

Hj. Sri Sunarti, M.Pd. MODUL 3.2 Fasilitator PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN Sonia Titipani Abidin, S.Pd. SUMBER DAYA Pengajar Praktik Dadang Setiawan, S.Pd. CGP - 7 SMPN 1 KERSAMANAH

Sekolah Sebagai Ekosistem Ekosistem merupakan sebuah tata interaksi antara makhluk hidup dan unsur yang tidak hidup dalam sebuah lingkungan. Sebuah ekosistem mencirikan satu pola hubungan yang saling menunjang pada sebuah teritorial atau lingkungan tertentu. Jika diibaratkan sebagai sebuah ekosistem, sekolah adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup). Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Dalam ekosistem sekolah, faktor-faktor biotik akan saling memengaruhi dan membutuhkan keterlibatan aktif satu sama lainnya. Faktor-faktor biotik yang ada dalam ekosistem sekolah di antaranya adalah: Murid Kepala Sekolah Guru Staf/Tenaga Kependidikan Pengawas Sekolah Orang Tua Masyarakat sekitar sekolah Dinas terkait Pemerintah Daerah Faktor-faktor abiotik di antaranya adalah: Keuangan Sarana dan prasarana Lingkungan alam

Deficit-Based Approach) Asset-Based Approach) Pendekatan berbasis kekurangan/masalah Pendekatan berbasis aset (asset-based (deficit-based approach) akan memusatkan approach) adalah sebuah konsep yang perhatian kita pada apa yang mengganggu, dikembangkan oleh Dr. Kathryn Cramer, seorang ahli psikologi yang menekuni apa yang kurang, dan apa yang tidak berfungsi dengan baik. Kita mengeluhkan kekuatan berpikir positif untuk banyak fasilitas sekolah yang tidak berfungsi pengembangan diri. Pendekatan ini baik, buku ajar yang tidak lengkap, atau merupakan cara praktis menemukenali hal- hal yang positif dalam kehidupan. Dengan sekolah yang tidak tidak memiliki menggunakan kekuatan sebagai tumpuan laboratorium. Kekurangan yang dimiliki berpikir, kita diajak untuk memusatkan mendorong cara berpikir negatif sehingga perhatian pada apa yang berjalan dengan fokus kita adalah bagaimana mengatasi baik, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif. semua kekurangan atau apa yang menghalangi tercapainya kesuksesan yang ingin diraih. Semakin lama, secara tidak sadar kita menjadi seseorang yang tidak nyaman dan curiga yang dapat menjadikan kita buta terhadap potensi dan peluang yang ada di sekitar.

PERBEDAAN

ASET SUMBER DAYA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMUNITAS BERBASIS ASET (PKBA) Modal Sosial Modal Agama & Budaya Modal lingkungan/alam, serangkaian nilai atau Sistem berperilaku yang norma informal yang mendasar, dan berfungsi mencakup segala sesuatu dimiliki masya-rakat yang untuk mengintegrasikan yang terkandung dalam didasarkan pada nilai tanah, ditambah sumber kepercayaan, norma, dan perilaku individu baik perilaku lahiriah maupun daya alam tambahan yang jaringan sosial terjadi secara alami di simbolik lingkungan Modal manusia Modal Poliik Modal Fisik Modal finansial Human capital adalah segala Modal politik sebagai Aset berwujud dan Dukungan keuangan sifat yang tersedia di dalam sebagai salah satu aset berguna untuk yang dimiliki oleh sekolah dapat digunakan sebuah komunitas manusia, mencakup untuk melahirkan kebijakan- membantu proses kebiasaan, pengetahuan, kebijakan yang berorientasi produksi. Kita yang dapat digunakan atribut sosial, dan kepribadian pada peningkatan kualitas untuk membiayai (termasuk kreativitas) yang menggunakannya diwujudkan dalam kemampuan pembelajaran. secara langsung untuk proses pembangunan melakukan kerja sehingga dan kegiatan sebuah menghasilkan nilai ekonomi membantu menghasilkan output komunitas

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat menganalisis tentang visi dan prakarsa perubahan dari tayangan video praktik baik yang ada. CGP dapat mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan masing-masing tahapan B - A - G - J - A dari tayangan video yang ada. CGP dapat mengidentifikasi peran pemimpin pembelajaran dari tayangan video. CGP dapat menganalisis modal utama apa saja yang dimanfaatkan contoh video praktik baik ini.

PERTANYAAN 1.Kira-kira apakah visi dari sekolah tempat guru dalam video tersebut mengabdi? 2.Apakah prakarsa perubahan yang akan dilakukan oleh guru dalam tayangan video? 3.Apakah Pertanyaan Utama dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut? 4.Kegiatan/tindakan apa yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video yang menggambarkan tahapan: B A G J A 5.Apa peran pemimpin yang tergambar dalam tayangan video? Apa saja modal utama yang dimanfaatkan oleh pemimpin pembelajaran dalan tayangan video? lalu bagaimana pemanfataannya?

VISI DAN PRAKARSA PERUBAHAN 1. 2. Kira-kira apakah Visi dari Sekolah Apakah Prakarsa perubahan yang akan dilakukan Guru tersebut? sekolah tersebut Berdasarkan tayangan video Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Prakarsa perubahan yang dilakukan Aman Menyenangkan dengan oleh guru tersebut adalah mewujudkan kelas yang Menanamkan Nilai-Nilai Kreatif, nyaman dan menyenangkan serta menumbuhkan semangat belajar. Mandiri dan Kolaborasi.

Apa pertanyaan utama dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut? Bagaimana cara mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan untuk belajar? Kegiatan/tindakan apa yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video yang menggambarkan tahapan BAGJA? Berikut tahapan yang dilukakan guru tersebut

Buat Pertanyaan Utama Bagaimana cara atau Menciptakan kelas yang nyaman dan menyenangkan serta menumbuhkan semangat belajar? Pada tahap imi dari tayangan video yang sudah saya. amati terlihat Sebelum. memasuki kelas. guru berdialog dengan rekan sejawat terkait pembelajaran yang akan dilakukan serta strateginya, berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya dan kolaborasi yang menghasikan Prakarsa perubahan Sebagai landasan dari pertanyaan utama yang akan ditentukan untuk menjalankan alur BAGJA.

Pada tahap ini guru terlihat pada saat memulai pelajaran memberikan Sebuah pertanyaan pemantik dengan penyemangat belajar yang Bertujuan menemukan, menggali dan mengidentifikasi seluruh siswa sehingga dapat mengungkapkannya atas dasar pemikirannya dan juga siswa diminta untuk bercerita tentang hal yang mereka sukai yang ada di kelasnya selain itu juga siswa secara berkelampak ditugaskan untuk berkunjung ke kelas 2 & 6 untuk melihat apa saja yang mereka sukai sekaligus bertanya tentang apa saja yang disukai oleh kelas yang bertujuan untuk memperoleh data dan fakta. D itahap ini guru mendapatkan infrmasi tentang penyemangat belajar siswa diantaranya : makan, mendengarkan musik, duduk sambil lesehan, guru juga mendapatkan informasi hal-hal yang disukai oleh siswa di kelas antara lain : duduk dekat rak buku, duduk di dekat hendela. agar mudah terkena angin. Rangkaian tindakan yang dilakukan oleh guru pada tahap ini bertujuan untuk dapat menggali lebih dalam lagi tentang prakarsa perubahan yang ingin diwujudkan guru tersebut.

Gali Mimpi Pada pertemuan berikutnya guru menyiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk proses pembelajaran kepada masing-masing kelompok yang sebelumnya sudah ditentukan kemudian guru meminta siswa untuk menutup mata kemudian membayangkan kelas yang nyaman dan menyenangkan serta menjadi penyemangat belajar di kelas. Dari kegiatan tersebut kemudian siswa diminta di dalam kelompoknya untuk menggambar di karton yang telah diberikan sebelumnya kelas yang nyaman dan menyenangkan yang menjadi penyemangat belajar sesuai dengan apa yang telah mereka bayangkan dan setiap kelompok mempresentasikannya ke depan kelas. Tahap ini berkaitan dengan tahap sebelumnya sehingga siswa dapat memunculkan serta menggambarkan masa depan dari contoh-contoh yang sudah dilihat sebelumnya berdasarkan kunjungan kelas

Jabarkan Rencana Untuk kegiatan selanjutnya. siswa diajak berdiskusi, berkontribusi, dan menentukan bersama cara menciptakan kelas impian berdasarkan pemikiran masing, kemudian guru, mendapatkan hasil diskusi sebagai berikut : lantai yang bersih, dinding yang penuh hiasan, adanya rak buku Atur Eksekusi Pada tahap ini guru membantu siswa dalam. menentukan kelompok dan siswa diberikan kebebasan. dalam memilih kelompok selanjumya menyepakati bersama. waktu pelaksanaan tugas untuk menciptakan kelas impian dan mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan serta. membangun semangat belajar dikelas. Ditahap ini seluruh siswa. berkontribusi. untuk menentukan peran. masing-masing didalam kelompok dan juga menananmkan budaya kemandirian dan berkolaborasi secara berkelanjutan \"sesuai dengan visi sekolah.

Apa peran pemimpin yang tergambar dalam video? « Mewujudkan kepemimpinan murid « Sebagai pemimpin pembelajaran yang sudah menentukan dan menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada murid « Menjadi fasilitator untuk murid « Mendorong kolaborasi dengan rekan sejawat « Mengelola sumber daya aset dengan baik

Terima Kasih Semoga Bermanfaat


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook