Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Majalah Permata

Majalah Permata

Published by sitpermata2, 2021-08-09 04:12:33

Description: Edisi ke-1

Search

Read the Text Version

Salam Redaksi Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh Pada pelaksanaan ibadah Qurban, sosok mulia Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi representasi dan inspirasi dari sebuah pengorbanan. Lebih dari itu, pembahasan mengenai teladan Nabi Ibrahim meliputi banyak aspek, salah satunya adalah teladan parenting. Bagaimana memunculkan komunikasi yang baik antara seorang ayah dengan seorang anak. Coba kita bayangkan, perintah yang begitu berat bagi Nabi Ibrahim dan harus pula disampaikan ke anaknya yang baru saja bertemu. Tentu, butuh iman yang sangat kokoh dan komunikasi yang baik sehingga Nabi Ismail dengan ikhlas menaati perintah Allah tersebut. Dari hikmah kisah tersebut, kami dari Humas Yayasan Permata ingin membangun komunikasi yang baik dengan berbagai kalangan khususnya kepada siswa dan wali murid agar tercapainya kesinambungan dan kedekatan hati kami. Oleh karena itu, kami menerbitkan majalah Permata sebagai salah satu wadah komunikasi. Selain komunikasi dengan media sosial, majalah menjadi alternatif untuk mengetahui kabar terbaru serta sebagai bentuk kami untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran literasi. Kami selaku redaktur, meminta bantuan doa agar kami bisa terus bisa berkarya. Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh 2 Majalah Permata

Redaktur Pemimpin Umum : H. Makhfud Kurniawan Hidayat Pemimpin Redaksi : Chusnul Chotimah Sekretaris Redaksi : Novida Nursyadarmawati Redaktur Pelaksana : Muhammad Mifta Hasan Reporter : Humas Unit (Nama-nama) Kontributor : ???? Design dan Layout : Bagus Dwi Puspito Panggalih Multimedia : Ian Bimasta Pradana Hafidz Mochammad Rizaldi Majalah Permata 3

Perjuangan Tak Berbilang PADANG -- Sejak kapan media massa Islam Abdul Hamid, Haji Abdul Karim Amrullah muncul di nusantara? Media massa atau Danau, Haji Sultan Jalaluddin AbuBakar, penerbitan yang menyuarakan aspirasi Sutan Lembak Tuah, Haji Muhammad umat Islam dan berfungsi sebagai media Thaib Umar Batusangkar, dan Sutan dakwah pertama di Indonesia muncul Muhammad Salim-ayah Agus Salim. pada 1911. Media Islam tertua di Tanah Air itu bernama majalah Al-Munir. Para tokoh dan ulama Minangkabau itu bersatu dalam sebuah wadah bernama Majalah itu terbit di Kota Padang, Sumatra Syarikat Ilmu. Lewat lembaga itulah Barat. Media Islam itu tak mampu bertahan mereka menerbitkan majalah Al-Munir. lama. Pada 1915, majalah yang terbit Oplah majalah itu hanya 1.000 eksemplar. setiap Sabtu tersebut tak lagi terbit. Namun, sebaran dan distribusi majalah itu Majalah dakwah itu dikelola oleh para menjangkau Jawa dan Semenanjung ulama di Minangkabau dan dipimpin oleh Malaysia. Abdullah Ahmad, murid Syekh Ahmad Khatib Minangkabau. Meski beroplah kecil, majalah Al-Munir yang menggunakan bahasa Melayu dan Al-Munir merupakan media usaha orang- huruf Jawa itu terdiri atas berbagai rubrik. orang alim dan menjadi media gerakan Ada artikel yang membahas masalah- kaum muda di Minangkabau. Sejumlah masalah agama, forum tanya-jawab atau tokoh dan ulama Minangkabau bergabung konsultasi keagamaan terkait fikih, serta menjadi pengelola majalah itu. Mereka, kronik dunia Islam yang disadur dari antara lain: Haji Marah Muhammad bin media-media yang terbit di Timur Tengah. 4 Majalah Permata

pemberitahuan bahwa majalah itu tak akan terbit lagi. Masyarakat Islam dianjurkan untuk terus menambah ilmunya dengan rajin membaca. Tiga tahun setelah Al-Munir tutup, Sumatra Thawalib pada 1918 menerbitkan majalah dengan nama Al-Munir Al-Manar, menggabungkan dua nama majalah Islam. Majalah itu kerap disebut Al-Munir Padangpanjang karena terbit di Kota Padangpanjang. (Republika) \"Sehingga, majalah ini sudah bisa disebut karya jurnalistik meskipun oplahnya kecil,'' tulis Ensiklopedi Islam. Al-Munir hadir karena terinspirasi oleh majalah Al-Imam yang terbit di Singapura. Sebab, terdapat kesamaan dari sisi isi dan pengelolaan antara kedua majalah itu. Majalah Al-Imam terbit pada 1906. Seperti halnya Al-Munir, media yang terbit di Singapura di bawah pimpinan Syekh Taher Jalaluddin itu juga berumur pendek: hanya dua tahun. Al-Imam juga ternyata mendapat pengaruh atau inspirasi dari majalah Al-Manar yang diterbitkan Muhammad Rasyid Rida di Mesir pada 1898. Edisi terakhir majalah Al-Munir terbit pada 15 Rabiul Awal 1333/31 atau Januari 1915 M. Dalam edisi terakhir itu, terdapat artikel bertajuk \"Khatama'' yang berisi Majalah Permata 5

Hikmah Lima Pesan Ali bin Abi Thalib ABU Nu’aim al-Ashbahani mencatat pesan sesuatu yang tidak ia ketahui; dan dalam kitab Hilyatul Auliya’, bahwa ‘Ali bin kesabaran (bila dikaitkan dengan) iman Abi Thalib berkata, “Hafalkanlah lima hal adalah bagaikan kedudukan kepala dari dari saya; yang mana seandainya kalian tubuh, dan tidak ada keimanan bagi orang mengendarai unta untuk mencarinya, yang tidak memiliki kesabaran.” pasti unta itu sudah binasa sebelum kalian mendapatkannya; yaitu janganlah seorang Pesan pertama adalah berharap hanya hamba mengharapkan selain Tuhannya, kepada Allah dan percaya penuh kepada- janganlah ia merasa takut kecuali kepada Nya. Inilah inti dari sikap zuhud. dosanya sendiri, jangan sampai orang Oleh karenanya, seorang ahli ibadah dari bodoh merasa malu untuk bertanya generasi Tabi’in, Yunus bin Maisarah bin tentang sesuatu yang tidak ia ketahui, Halbas al-Jublani, berkata, “Kezuhudan di jangan sampai orang ‘alim merasa malu dunia itu bukan dengan mengharamkan untuk mengatakan ‘Allah lebih tahu yang halal, tidak pula dengan menyia- (wallahu a’lam)’ tatkala ia ditanya tentang nyiakan harta, akan tetapi kezuhudan di 6 Majalah Permata

dunia adalah jika kepercayaanmu kepada memperbaiki diri. Tentu saja, Allah tidak apa yang ada di tangan Allah lebih kuat akan memperlakukan mereka secara dibanding kepercayaanmu kepada apa sama. yang ada di tanganmu; jika keadaanmu Pesan ketiga adalah anjuran untuk tidak ketika tertimpa musibah dan keadaanmu segan-segan bertanya dan belajar, ketika ketika tidak tertimpa adalah sama; dan jika kita tidak tahu. Bukankah kebanyakan orang yang mencelamu maupun penyimpangan dan kesesatan bersemi menyanjungmu dalam kebenaran adalah dari benih-benih kebodohan, prasangka, sama.” (Riwayat al-Baihaqi dalam Syu’abul dan kemalasan mencari ilmu? Iman). Sebagian besar pengikut aliran sesat Akan tetapi, dewasa ini betapa banyak adalah orang-orang bodoh yang tidak mau orang yang “merasa mampu” sehingga belajar, lalu menuruti hawa nafsunya yang lalai dari berdoa, semata-mata telah dihias oleh syetan. Mereka bukan mengandalkan rekadayanya sendiri, dan tidak bersekolah, tetapi tidak mengerti benar-benar lupa kepada Allah. Ini bukan urusan agamanya, walau sangat mahir berarti kita disuruh tidak berupaya dan dalam urusan duniawi. Rasulullah semata-mata bersandar pada pernah bersabda Rasulullah pun “kepercayaan”, karena Rasulullah sendiri bersabda; menganjurkan umatnya untuk berusaha ‫ﺇِ ﱠﻥ ﱠ َ ﻳُ ْﺑ ِﻐ ُﺽ ُﻛ ﱠﻝ َﺟ ْﻌ َﻅ ِﺭ ّﻱٍ َﺟ ﱠﻭﺍ ٍﻅ َﺳ ﱠﺧﺎ ٍﺏ ِﺑﺎ ْﻷَ ْﺳ َﻭﺍ ِﻕ ِﺟﻳﻔَ ٍﺔ‬ mencari yang halal, serta mencela orang ِ‫ِﺑﺎﻟﻠﱠ ْﻳ ِﻝ ِﺣ َﻣﺎ ٍﺭ ِﺑﺎﻟﻧﱠ َﻬﺎ ِﺭ َﻋﺎ ِﻟ ٍﻡ ِﺑﺄَ ْﻣ ِﺭ ﺍﻟ ﱡﺩ ْﻧﻳَﺎ َﺟﺎ ِﻫ ٍﻝ ِﺑﺄَ ْﻣ ِﺭ ﺍ ْﻵ ِﺧ َﺭﺓ‬ yang mengemis, malas dan hanya menjadi “Sesungguhnya Allah membenci setiap beban orang lain. Masalahnya tidak boleh orang yang keras-kasar-angkuh tabiatnya, dikacaukan dan dicampuradukkan. gemar mengumpulkan harta namun pelit, Pesan kedua adalah senantiasa suka berteriak-teriak di pasar-pasar, seperti meneropong diri sendiri, ber-muhasabah bangkai di malam hari dan seperti keledai dan bertaubat. Sebagai manusia biasa, di siang hari, sangat mengerti urusan kita tidak ditakdirkan untuk ma’shum dunia tetapi tidak tahu-menahu urusan (terpelihara dari dosa), dan Allah pun tidak akhirat.” (Riwayat Ibnu Hibban dari Abu membebani kita melebihi kemampuan Hurairah, dengan sanad shahih ‘ala syarthi kita. muslim). Namun, berbeda antara mereka yang Pesan keempat adalah tidak malu sengaja berkubang dalam kemaksiatan mengakui ketidaktahuan kita, jika ditanya dan tenggelam dalam kedurjanaan, atas sesuatu yang tidak kita mengerti. dengan mereka yang berusaha sekuat Penyakit “segan” seperti ini mudah tenaga menaati Allah dan menjauhi dosa- menghinggapi para ulama, profesor, guru, dosa, lalu tersandung kesalahan- trainer, penceramah, dan tokoh-tokoh kesalahan tanpa disengaja. Kelompok terpandang. pertama itu tidak pernah menyesal, tetapi Penyakit seperti ini juga melanda orang yang kedua selalu beristighfar dan yang sudah terkenal dan dikagumi oleh Majalah Permata 7

banyak pengikut. Dalam hal ini, ‘Ali bin Abi yang lebih baik dan lebih lapang daripada Thalib pernah berkata, “Betapa sejuknya di kesabaran.” (Muttafaqun Alaih). hati, ketika saya ditanya tentang sesuatu Nabi pun pernah ditanya: “Bagian yang saya sendiri tidak mempunyai ilmu manakah yang paling utama dari iman?” tentangnya, kemudian saya katakan: Allahu Beliau menjawab, “Kesabaran dan lapang a’lam.” (Riwayat Darimi, dengan sanad dada.” (Dikutip oleh Ibnu Hajar dalam al- lemah). Mathalib al-‘Aliyah, dari Jabir, dan menurut Dikisahkan pula, bahwa seseorang datang beliau isnad-nya hasan). kepada Ibnu ‘Umar lalu bertanya kepada Inilah lima pesan ‘Ali bin Abi Thalib yang beliau tentang sesuatu hal. Beliau sangat berharga. Semoga kita dapat menjawab, “Saya tidak punya ilmunya.” mengambil manfaat darinya. Amin. Beliau kemudian berpaling setelah orang Wallahu a’lam.* itu beranjak pergi, dan berkata, “(Inilah) Pengasuh PP Ar-Rahmah Putri, Batu sebaik-baik ucapan yang dikatakan oleh [hidayatullah.com] Ibnu ‘Umar! Ia ditanya tentang sesuatu yang tidak ia ketahui, lalu ia menjawab: saya tidak punya ilmunya.” (Riwayat Darimi, dengan isnad hasan). Pesan kelima adalah berpegang kepada kesabaran. Sungguh, kesabaran dan menahan diri merupakan akhlak yang sangat sering dipesankan oleh Allah kepada kaum muslimin dalam wahyu- wahyu yang mula-mula turun kepada Rasulullah, baik secara tersirat maupun tersurat. Perhatikanlah isi kandungan Surah-surah al-‘Alaq, al-Qalam, al-Muddatsir dan al- Muzzammil; di sana terpampang pesan- pesan kesabaran secara nyata. Bahkan, dalam Surah al-‘Ashr, Allah menjadikan “saling berpesan dengan kesabaran” sebagai bagian dari sifat orang-orang yang tidak merugi di dunia ini, digandengkan dengan beriman, beramal shalih, serta saling berpesan dengan kebenaran. Rasulullah bersabda: ‫َﻣﺎ ﺃُ ْﻋ ِﻁ َﻲ ﺃَ َﺣ ٌﺩ َﻋ َﻁﺎ ًء َﺧ ْﻳ ًﺭﺍ َﻭﺃَ ْﻭ َﺳ َﻊ ِﻣ َﻥ ﺍﻟ ﱠﺻ ْﺑ ِﺭ‬ ”Dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu 8 Majalah Permata

SISWA MA PERMATA BELAJAR KEPEMIMPINAN LANGSUNG DARI WAKIL RAKYAT Rabu (7/4/2021), siswa MA Permata pengalaman belajar langsung sehingga berkesempatan untuk mengunjungi kantor mudah dicerna dan terekam di memori DPRD Kota Mojokerto. Tepatnya di ruang siswa. sidang paripurna, mereka menduduki kursi Peserta menyimak pemaparan materi DPRD Kota Mojokerto untuk merasakan kepemimpinan. Sumber: Dok. pribadi. dan melihat secara langsung bagaimana Sebelum memasuki gedung DPRD Kota tata kelola kepemimpinan lingkup DPRD. Mojokerto, siswa diperiksa sesuai protokol Untuk memfasilitasi siswa yang kesehatan yang ketat. Kedatangan siswa berhalangan hadir, ada fasilitas live disambut oleh Bapak Agus Wahjudi Utomo, streaming kunjungan virtual pendidikan A.Md, Bapak Budiarto, dan Bapak Moeljadi, via Zoom. Hal ini merupakan salah satu S.H. Sedangkan untuk pemaparan materi wujud komitmen MA Permata untuk dan tanya jawab langsung dipimpin oleh mencapai visi mencetak generasi berjiwa Bapak Budiarto, Bapak Moeljadi, S.H , dan pemimpin dengan menghadirkan Bu Ery Purwanti. Di sana mereka menimba pengetahuan yang didapatkan dari ilmu langsung dari bapak/ibu Komisi 3 yang Majalah Permata 9

berkaitan dengan bidang pendidikan, wakil rakyat, penyusunan peraturan kesehatan, dan sosial. Pihak DPRD Kota daerah, hingga diskusi tentang korupsi. Mojokerto sangat antusias dengan “Senang bisa berkunjung ke kantor DPRD kedatangan Siswa MA Permata dan secara langsung, setelah dijelaskan menyatakan bahwa kunjungan pendidikan beberapa hal dan dari pertanyaan yang yang diadakan MA Permata merupakan diajukan teman-teman, pandangan saya kunjungan pendidikan pertama kali tentang DPR dan politik berubah” ungkap sepanjang 2020-2021. Ema, salah satu siswi MA Permata. Siswa MA Permata aktif bertanya pada Tanggapan positif lain juga diungkapkan salah satu pemateri. Sumber: Dok. pribadi. Alfina, “Senang bisa melihat langsung Rasa penasaran siswa MA Permata terkait tempat anggota DPRD, ketika masuk di siklus, tantangan, dan tanggung jawab ruang rapat seolah merasa sedang menjadi kepemimpinan pun terjawab. Berbagai anggota DPRD.” pertanyaan terjawab dari sumber yang Penulis: Usth. Iis Setyawati tepat. Mulai dari bagaimana cara menjadi 10 Majalah Permata

Pandemi Tetap Berprestasi Dalam kondisi pandemi yang menghalangi 25 – 28 Maret 2021 diikuti oleh berbagai pembelajaran secara tatap muka, tetapi siswa sekolah islam terpadu dari berbagai tidak menyurutkan para siswa untuk jenjang mulai dari PAUD sampai SMA/MA. berprestasi. Salah satunya adalah ananda Pelaksanaan lomba matematika Syifa Nabila Motumona, yang menjadi berkarakter dilaksanakan dalam bentuk Juara 3 pada Lomba Matematika daring melalui zoom meeting. Pelaksanaan Berkarakter Tingkat SMA/MA yang diadakan lomba dilakukan dalam bentuk daring oleh JSIT Jawa Timur dengan mengusung untuk mengurangi terjadinya penyebaran tema “GEBYAR PRESTASI SISWA SIT JATIM virus covid-19. 2021”. Lomba yang diselenggarakan pada tanggal Majalah Permata 11

Langganan Qurban di Permata Beliau adalah ibu Qarina, seorang Ibu “Alasan saya Kenapa masih tetap rumah tangga yang bersuamikan Cahya berqurban di Permata karena prihandono yang memiliki dua putri dan Alhamdulillah selalu amanah yang tentu satu putra yang semuanya bersekolah di saja terpercaya sehingga tidak ragu Tetap Permata. Anak pertama dan kedua sudah berqurban di Permata.” lulus dari Permata, sedangkan yang terakhir masih duduk di kelas 6 SDIT Sedangkan untuk alasan Kami kenapa Permata. selalu menyekolahkan anak kami di Permata karena kami ingin menjadikan Ibu Qarina merasa bersyukur, karena pada anak-anak kami anak yang sholeh dan kondisi pandemi seperti ini masih diberi sholeha yang berakhlak baik yang berjiwa rizki oleh Allah SWT untuk tetap bisa pemimpin dan berprestasi. berqurban yang mana sudah bertahun- tahun berqurban di Permata. Apa alasannya Bu, kenapa kok selalu qurban di Permata? 12 Majalah Permata

Kencleng Si Copral Kencleng si copral ini merupakan salah nanti digunakan sebagai penyedia nasi box satu program dari Permata Wakaf social yang akan dibagikan ke masjid dan tempat personal project. karantina di sekitar mojokerto. Dimana nanti siswa-siswi Yayasan Permata Mojokerto akan diajarkan berbagi kepada Majalah Permata 13 masyarakat yang membutuhkan. Adapun hasil dari kencleng si copral ini

Cinta Ummu Hani’ Kisah cinta Ummu Hani’ masih menyisakan mengatakan bahwa Rasulullah memberi fragmen yang layak kita cermati. Karena Ummu Hani’ 40 Wasaq kurma dari hasil sarat dengan manfaat dan pelajaran untuk Khaibar. Khaibar adalah penghasil kurma perjalanan cinta kita. Agar kita belajar cinta terbesar di Jazirah Arab saat itu. Setelah dari orang-orang mulia. tahun 7H, yahudi Khaibar para pemilik Ummu Hani’ memang telah berusia. kebun kurma itu berhasil ditaklukkan oleh Dengan tongkat di tangan sebagai penguat Rasulullah dan para sahabat, maka langkahnya. Setelah beliau memutuskan separuh hasil kebun mereka wajib untuk menolak lamaran Rasulullah, praktis disetorkan ke Madinah. Karenanya, ia wanita Quraisy yang fokus mengurus sahabat melaporkan bahwa setelah anak-anaknya. Dan benar sabda Rasul kita, Khaibar itulah mereka baru paham arti kata bahwa para wanita harus belajar dari kenyang. Begitu melimpahnya hasil wanita Quraisy; yang sangat lembut dan Khaibar. Rasulullah tentu memiliki hak sayang kepada anak-anak mereka dan seperlima seperti yang diatur dalam Al sangat menjaga kepemilikan suami Quran dan terserah beliau mereka. Dan memang tidak ada kelebihan menyerahkannya kepada siapa. yang mengangkat wanita melebihi dua Ummu Hani’ tak terlewatkan. Tidak kecil kelebihan tersebut. pemberian Rasul. 40 Wasaq. Perlu diketahui Ummu Hani’ seorang janda yang sendiri bahwa wajib zakat pertanian dengan mengasuh anak-anaknya. Maka lihatlah nishob hanya 5 Wasaq. Itu artinya Rasulullah yang tetap membantu Ummu pemberian Nabi ke Ummu hani’ 8 kali lipat Hani’ walau cinta tak bisa dipersatukan. nishab zakat. Sementara seseorang tidak Ibnu Sa’ad dalam Ath thabaqat Al Kubra wajib membayar zakat kecuali orang yang 14 Majalah Permata

berkecukupan. Karenanya, bisa kita pribadi, katakan di sini bahwa Nabi memberikan ‫ﻋﻥ ﺃﻡ ﻫﺎﻧﺊ ﺃﻥ ﺍﻟﻧﺑﻲ ﺻﻠﻰ ﷲ ﻋﻠﻳﻪ ﻭﺳﻠﻡ ﺍﻏﺗﺳﻝ‬ kepada Ummu Hani’ bukan sekadar ‫ﻭﻣﻳﻣﻭﻧﺔ ﻣﻥ ﺇﻧﺎء ﻭﺍﺣﺩ ﻓﻲ ﻗﺻﻌﺔ ﻓﻳﻬﺎ ﺃﺛﺭ ﺍﻟﻌﺟﻳﻥ‬ pemberian. Tetapi pemberian yang Dari Ummu Hani’ bahwasanya Nabi mencukupi bahkan melebihi batas nishob shallallahu alaihi wasallam mandi bersama zakat. Maimunah dari satu bejana bekas adonan Mari kita dekatkan kepada rupiah besaran makanan. (HR. An Nasa’i dan Ibnu Majah) pemberian Nabi ini. Waktu terus berjalan… 1 Wasaq = 60 Sho’, maka 40 Wasaq = 2400 Ummu Hani’ semakin berusia. Kelelahan Sho’. Satu Sho’ seukuran satu zakat fitrah mengurusi anak-anak sungguh menyita kita. Para ahli ilmu berbeda pendapat satu seluruh perhatian dan tenaganya. Ibu yang Sho’ seukuran berapa kilogram; berkisar super. Bertanggung jawab penuh. Kaki tak antara 2,040 kg hingga 3 kg. Jika diambil seperti kebanyakan di negeri kita, 2,5 kg, Majalah Permata 15 maka pemberian Nabi sebesar 2,5 kg x 2400 = 6000 kg/6 ton kurma. Jika harga kurma sekilo nya Rp.50.000,- maka hadiah Nabi kepada Ummu Hani’ sebesar: Rp 300.000.000,- Dan kurma Khaibar terus panen… Tak cukup dengan pemberian itu, Nabi masih memberikan arahan tentang penghasilan keluarga. Bukan penghasilan biasa, tetapi penghasilan yang baik lagi berkah. Dengarkan arahan Nabi untuk Ummu Hani’ berikut ini, ” :‫ ﻗَﺎ َﻝ ﻟَ َﻬﺎ ﺍﻟﻧﱠﺑِ ﱡﻲ َﺻﻠﱠﻰ ﷲُ َﻋ َﻠ ْﻳ ِﻪ َﻭ َﺳﻠﱠ َﻡ‬،‫َﻋ ْﻥ ﺃُ ِّﻡ َﻫﺎﻧِ ٍﺊ‬ ‫ َﻭﺗَ ْﻐ ُﺩﻭ ﺑِ َﺧ ْﻳ ٍﺭ‬،‫ ﻓَﺈِﻧﱠ َﻬﺎ ﺗَ ُﺭﻭ ُﺡ ﺑِ َﺧ ْﻳ ٍﺭ‬،‫ﺍﺗﱠ ِﺧ ِﺫﻱ َﻏ َﻧ ًﻣﺎ َﻳﺎ ﺃُ ﱠﻡ َﻫﺎﻧِ ٍﺊ‬ Dari Ummu Hani’, Nabi shallallahu alaihi wasallam berkata kepadanya, “Peliharalah kambing wahai Ummu Hani’, karena ia pergi pagi dengan kebaikan dan kembali sore dengan kebaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu majah) Sungguh sangat indah… Tentang rumah tangga Nabi, Ummu Hani’ ikut mengabari kita tentangnya. Ummu Hani’ lah yang mengabari kita tentang urusan rumah tangga Nabi yang sangat

lagi sanggup menahan beban fisik. Tongkat sama dengan kamu membebaskan 100 di tangan bertugas membantu beban kaki. budak dari anak turun Ismail. Bacalah Ibadah sambil berdiri sudah terasa berat. tahmid 100 kali, ia sama dengan kamu Maka Ummu Hani’ yang berjumpa Nabi menginfakkan 100 kuda bepelana fi suatu hari menanyakan hal ini. Dengan sabilillah. Bacalah takbir 100 kali ia sama tetap semangat beribadah, dengan dengan kamu memiliki 100 unta yang keadaan fisik yang tak lagi sekuat dulu. Dan disiapkan untuk infak. Dan bacalah tahlil berikut penuturan Ummu Hani’, 100 kali. ‫ َﻣ ﱠﺭ ﺑِﻲ ﺫَﺍ َﺕ ﻳَ ْﻭ ٍﻡ‬: ‫ ﻗَﺎﻟَ ْﺕ‬،‫َﻋ ْﻥ ﺃُ ِّﻡ َﻫﺎﻧِ ٍﺊ ﺑِ ْﻧ ِﺕ ﺃَﺑِﻲ َﻁﺎ ِﻟ ٍﺏ‬ Ibnu Khalaf berkata: saya duga (Rasul ‫ ِﺇ ِﻧّﻲ‬:ِ‫ ﻳَﺎ َﺭ ُﺳﻭ َﻝ ﷲ‬:‫َﺭ ُﺳﻭ ُﻝ ِﷲ َﺻﻠﱠﻰ ﷲُ َﻋ َﻠ ْﻳ ِﻪ َﻭ َﺳﻠﱠ َﻡ َﻓﻘُ ْﻠ ُﺕ‬ berkata) ia akan memenuhi antara langit ُ‫ ﻓَ ُﻣ ْﺭﻧِﻲ ﺑِﻌَ َﻣ ٍﻝ ﺃَ ْﻋ َﻣﻠُﻪ‬،‫ ﺃَ ْﻭ َﻛ َﻣﺎ َﻗﺎﻟَ ْﺕ‬،‫َﻗ ْﺩ َﻛﺑِ ْﺭ ُﺕ َﻭ َﺿﻌُ ْﻔ ُﺕ‬ dan bumi. Dan hari itu tidak ada amal yang ‫ ﻓَﺈِﻧﱠ َﻬﺎ ﺗَ ْﻌ ِﺩ ُﻝ‬،‫ ” َﺳﺑِّ ِﺣﻲ َﷲ ِﻣﺎﺋَﺔَ ﺗَ ْﺳ ِﺑﻳ َﺣ ٍﺔ‬:‫ ﻗَﺎ َﻝ‬،ٌ‫َﻭﺃَﻧَﺎ َﺟﺎ ِﻟ َﺳﺔ‬ diangkat melebihi kebaikan amalmu, َ‫ َﻭﺍ ْﺣ َﻣ ِﺩﻱ ﷲ‬،‫ﻟَ ِﻙ ِﻣﺎﺋَﺔَ َﺭ َﻗ َﺑ ٍﺔ ﺗُ ْﻌ ِﺗ ِﻘﻳ َﻧ َﻬﺎ ِﻣ ْﻥ َﻭ َﻟ ِﺩ ﺇِ ْﺳ َﻣﺎ ِﻋﻳ َﻝ‬ kecuali yang beramal seperti amalmu. (HR. ،‫ ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺗَ ْﻌ ِﺩ ُﻝ ﻟَ ِﻙ ِﻣﺎﺋَﺔَ َﻓ َﺭ ٍﺱ ُﻣ ْﺳ َﺭ َﺟ ٍﺔ ُﻣ ْﻠ َﺟ َﻣ ٍﺔ‬،ٍ‫ِﻣﺎﺋَﺔَ ﺗَ ْﺣ ِﻣﻳ َﺩﺓ‬ Ahmad dihasankan oleh Al Mundziri, Al ‫ ﻓَﺈِﻧﱠ َﻬﺎ‬،ٍ‫ َﻭ َﻛ ِﺑّ ِﺭﻱ ﷲَ ِﻣﺎﺋَﺔَ ﺗَ ْﻛ ِﺑﻳ َﺭﺓ‬،‫ﺗَ ْﺣ ِﻣ ِﻠﻳ َﻥ َﻋ َﻠ ْﻳ َﻬﺎ ِﻓﻲ َﺳﺑِﻳ ِﻝ ِﷲ‬ Haitsami) ،‫ َﻭ َﻫ ِﻠّ ِﻠﻲ ﷲَ ِﻣﺎﺋَﺔَ ﺗَ ْﻬ ِﻠﻳ َﻠ ٍﺔ‬،‫ﺗَ ْﻌ ِﺩ ُﻝ َﻟ ِﻙ ِﻣﺎﺋَﺔَ ﺑَ َﺩ َﻧ ٍﺔ ُﻣ َﻘﻠﱠ َﺩﺓٍ ُﻣﺗَ َﻘﺑﱠ َﻠ ٍﺔ‬ Subhanallah… ،‫ ﺗَ ْﻣ َﻸُ َﻣﺎ َﺑ ْﻳ َﻥ ﺍﻟ ﱠﺳ َﻣﺎ ِء َﻭﺍ ْﻷَ ْﺭ ِﺽ‬،‫ ﺃَ ْﺣ ِﺳﺑُﻪُ َﻗﺎ َﻝ‬:‫َﻗﺎ َﻝ ﺍ ْﺑ ُﻥ َﺧ َﻠ ٍﻑ‬ Alhamdulillah… ‫َﻭ َﻻ ﻳُ ْﺭ َﻓ ُﻊ َﻳ ْﻭ َﻣ ِﺋ ٍﺫ ِﻷَ َﺣ ٍﺩ ِﻣﺛْ ُﻝ َﻋ َﻣ ِﻠ َﻙ ﺇِ ﱠﻻ ﺃَ ْﻥ ﻳَﺄْﺗِ َﻲ ِﺑ ِﻣﺛْ ِﻝ َﻣﺎ‬ Allahu Akbar… ‫ﺃَﺗَ ْﻳ ِﺕ ﺑِ ِﻪ‬ Lailaha Illallah… Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib berkata: [parentingnabawiyyah.com] Suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melewati kami, maka aku pun berkata: Ya Rasulullah, aku telah tua dan lemah, ajarkan kepadaku sebuah amal yang bisa aku amalkan sambil duduk. Rasul mengajari, “Bacalah tasbih 100 kali, ia 16 Majalah Permata

Hakekat Berilmu ORANG berilmu dan tidak berilmu itu sesungguhnya mengingkari). Apakah berbeda. Keduanya tidak sama. Antara keduanya sama? Ya jelas tidak. Itu tak orang yang mengetahui dan tidak mungkin sama. Barangkali begitu nada mengetahui. Itu sudah pasti. Secara dan kalimat ayat tersebut jika ketetapan teori ataupun realitas dalam diterjemahkan kembali. Bagi orang kehidupan sehari-hari. beriman, sekadar berbeda rupanya belum Orang yang tahu dan mengerti dianggap cukup. Sebab masalahnya bukan asal tidak bisa mengerjakan sesuatu dengan baik sama. Lalu selesai begitu saja. dan benar. Sedangkan orang yang tidak Tapi bagaimana perbedaan itu tahu jika bekerja biasanya akan asal- sesungguhnya? Kalau sudah berilmu, apa asalan. Paling tidak hasil kerjanya kadang setelahnya? Paling utama tentu saja tidak sesuai dengan yang diharapkan. mengembalikan segala sesuatu yang Firman Allah: “Apakah sama antara orang dipunyai manusia kepada iman. Termasuk yang berilmu dengan orang yang tidak ilmu. Patokan awal ilmu bermanfaat jika berilmu? Sesungguhnya hanya orang yang terkait dengan hidayah. Iman itu sumber berakallah yang bisa mengambil kebahagiaan. Untuk itu, ilmu yang pelajaran.” (QS. Az-Zumar [39]: 9). Dalam menjauhi hidayah hanyalah awal dari ayat lain, “Sesungguhnya yang takut bencana. Ilmu tanpa hidayah berarti yang kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, didapat bukan berkah dan merasa hanyalah ulama,” (QS. Al-Fathir [35]: 28). bahagia. Tapi bisa celaka yang berujung Mukjizatnya, al-Qur’an menyebut sengsara. Dunia dan Akhirat kelak. perbedaan itu dengan uslub istifham Inilah pentingnya orientasi ilmu. Tak heran inkari (redaksinya bertanya tapi para ulama sejak dulu tak bosan Majalah Permata 17

mengingatkan. Mengulang-ulang kembali ketika bermuamalah kepada sesama terkait niat belajar atau motivasi menuntut manusia. Serta banyak lagi manfaat positif ilmu. Bahwa kewajiban yang digariskan dari ilmu tersebut. dalam menuntut ilmu bukan sekadar tanpa Orang berilmu berarti punya keyakinan akan tujuan. Perintah bersungguh-sungguh ke-MahaKuasa-an Allah Ta’ala. Imannya mencari ilmu tak lain beririsan dengan menjadi kuat. Ibadahnya lagi terjaga. Allah tujuan hidup itu sendiri. Sebab orientasi menjadi satu-satunya sandaran hidupnya. ilmu yang benar hakikatnya sama dengan Bukan lagi bersandar kepada manusia atau kewajiban menghambakan diri kepada ciptaan lainnya yang biasa dipertuhankan Sang Pencipta. oleh manusia-manusia lalai dan tidak Dengan pemahaman di atas, maka orang berilmu. Dengan bersandar keyakinan berilmu seharusnya menjadi orang-orang kepada-Nya, cara pandang orang berilmu yang paling takut ketika disebut nama niscaya ikut berubah. Jika orang-orang Tuhannya. bekerja hanya untuk dunianya saja. Maka Sebab, dengan ilmu yang dimiliki, mereka orang beriman mengejar nasibnya di akhirat adalah kumpulan manusia yang paling melalui kehidupan dunianya saat ini. paham hakikat hidup ini. Mereka dianggap Kisah tukang sihir di zaman Fir’aun layak jadi sangat mengerti hukum-hukum agama dan renungan sebagai penutup. Tatkala akalnya kewajiban menegakkan syariat. Mereka tercelup hidayah iman. Ilmu dan amalnya juga berada di garda terdepan dalam seketika berubah. Kalau dulu mereka adalah urusan santun dan meninggikan adab penyokong segala tindak tanduk dan ketetapan Fir’aun. Kini sikap itu berubah 180 18 Majalah Permata derajat. Gagah berani mereka mendeklarasikan keimanan di tengah lapangan terbuka. Tepat di hadapan wajah Fir’aun. Tanpa secuil rasa takut sedikitpun. Mereka sadar dan penuh yakin dengan ucapan tauhid tersebut. Firman Allah, “Mereka berkata: Tidak masalah, sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali. Sesungguhnya kami sudah sangat berharap Allah mengampuni dosa-dosa dan kesalahan- kesalahan kami, dan kami betul-betul berharap menjadi orang-orang awal beriman.” (QS. Asy-Syuara [26]: 50-51). [Hidayatullah.com]

Rela Turun Karena Mendengar Asy-Syafi’i IMAM TAQIYUDDIN AS SUBKI ketika Imam Taqiyuddin As Subki pun memohon melakukan perjalanan menuju Syam, di dengan sangat kepada petani tersebut tengah perjalanan ia mendenger seorang untuk bisa menaiki kendaraannya, hingga petani berkata,”Aku telah bertanya tentang ia harus berumpah. masalah ‘ini-itu’ kepada Al Faqih Yahya An Akhirnya, petani itu naik kendaraan Nawawi.” sedangkan Imam Taqiyuddin As Subki yang Imam Taqiyuddin As Subki segera turun merupakan ulama mujtahid madzhab Asy dari kendaraannya dan berkata,”Demi Syafi’i itu berjalan kaki hingga sampai ke Allah, aku tidak akan naik kendaraan Syam. (Al Lawaqih Al Anwar Al Qudsiyyah, sedangkan orang yang pernah melihat hal. 422) Imam An Nawawi jalan kaki.” (hidayatullah.com) Majalah Permata 19

Khalifah Tersukses Setelah naik tahta, ia dalam suatu Andalus pernyataan menuntut semua warganya untuk tundak tanpa syarat, tanpa Abdurrahman III adalah orang yang paling memandang kelas. Dia berusaha cakap dan paling besar di antara para membuang kebijakan pembangkang dan khalifah Bani Umayyah di Andalusia. Dia penjahat dalam pemerintahannya. merupakan khalifah ke-8 yang menduduki Rencana besarnya, selain membasmi tahta pada 912 M saat berusia 23 tahun. Ia kekuatan-kekuatan penyeleweng dan memiliki kepribadian kuat, pertimbangan pengacau, juga berupaya menciptakan tepat, keteguhan hati, dan keberanian. keseimbangan politik, memulihkan perdamaian dan stabilitas dinasti yang Ketika Abdurrahman naik tahta, Bani tengah kacau. Umayyah berada dalam keadaan yang paling lemah. Namun ia meninggalkannya Abdurrahman membuktikan dirinya dalam keadaan paling kuat. sebagai seorang yang terhormat. Dia Pemerintahannya membuka pertanda memiliki keteguhan hati dan keberanian menggembirakan bagi jazirah itu karena yang menjadi ciri pemimpin di segala menandai fajar kedamaian, kemakmuran zaman. Kebijakan yang menunjukkan dan kemegahan. Sehingga ia disebut keberaniannya adalah memadamkan sebagai Sang Penyelamat Imperium Muslim semua pemberontakan dan menegakkan Andalusia. kekuasaannya dari sungai Ebro sampai Atlantik dan dari kaki pegunungan Pyreneen sampai Gibraltar pada 913 M. Dia memimpin sendiri tentaranya melawan 20 Majalah Permata

para pemberontak di selatan. astronom seperti Ahmad bin Nasar, para Keinginannya yang nyata untuk bersama- filsuf seperti Ibnu Masarrah, dan para sama merasakan tak hanya kejayaan, dokter seperti Said dan Yahya bin Isyak, tetapi juga keletihan dan bahaya, muncul dan berkembang pada masa membangkitkan semangat tentaranya pemerintahan Abdurrahman III. secara luar biasa. Sehingga ia berhasil merebut benteng Ecija, menundukkan Banyak karya orang Yunani yang Gubernur Sevilla serta menghancurkan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. musuh Bani Umayyah yang paling bandel, Dekat Cordoba, ia juga membangun Ibnu Hafishan—sehingga bentengnya sebuah istana yang indah, Az-Zahra, yang (Barbastro) berhasil diduduki. Begitu pula dianggap sebagai suatu keajaiban kesenian dengan pemberontak-pemberontak di Islam. Istana kerajaan ini memiliki 400 sebelah barat, juga berhasil ditundukkan. kamar yang konon dapat menampung ribuan budak dan pegawai. Istana Az-Zahra Pada masa pemerintahan Abdurrahman III, terbuat dari pualam putih yang ketertiban dan kemakmuran meliputi didatangkan dari Nurmidia dan Carthago. seluruh imperium. Organisasi polisinya Ia juga menerangi sebuah jalan Cordoba juga sempurna sehingga orang-orang sepanjang 16 kilometer dengan cahaya asing atau para pedagang dapat bepergian yang begitu terang. Padahal, jalan-jalan ke daerah-daerah yang paling sukar yang bagus di Inggris dan Prancis pada saat dicapai tanpa sedikit pun takut akan itu masih langka. mendapatkan penganiayaan atau bahaya. Untuk menyampaikan laporan dengan Dengan seluruh pencapaiannya, dapatlah cepat, kuda-kuda penyambung dikatakan bahwa masa pemerintahannya ditempatkan di berbagai pos. merupakan masa keemasan Andalusia (Spanyol). Dia mengangkat negeri yang Berbagai fasilitas umum dibiayai dengan berantakan itu ke tempat yang sukar uang negara. Rumah-rumah sakit dan dibayangkan sebelumnya. rumah-rumah peristirahatan untuk orang miskin dibangun. Sekolah-sekolah, Abdurrahman III wafat pada Oktober 961 M. perguruan tinggi-pergururan tinggi, serta Masa pemerintahannya berlangsung perpustakaan terdapat di mana-mana di selama 49 tahun. Seperti dituturkan Imam seluruh negeri. Perdagangan dan industri, As-Suyuthi, dialah yang pertama kali kesenian dan ilmu pengetahuan juga dipanggil dengan sebutan Amirul didorong dan dikembangkan. Mukminin, bertepatan dengan masa kemunduran Daulah Abbasiyah di Baghdad Sepertiga dari pendapatan negara setiap di bawah kepemimpinan Khalifah Al- tahun dibelanjakan untuk memajukan Muqtadir. Sebelumnya, khalifah Daulah pendidikan dan kebudayaan. Para Umayyah di Andalusia dipanggil dengan Majalah Permata 21

Guruku Pelangi tiada bisa terpancar Dunia kan beku dan bisu Hidup tiada pernah terlaksana … Kala puncak kegalauan terhampa Sepercik cahaya pun Nampak dariku Kau sinari jalan hitamku Dengan ilmu pengetahuan yang kau miliki Wahai guruku Kau pahlawan tak mengharap balasan Kau pahlawan tanpa ikatan Karena itu kau pahlawan tanpa jasa … Terima kasih guruku Untuk teladan yang telah kau berikan Kepadaku Namira Ashifa Al Futhanisa Kelas: 6B 22 Majalah Permata

artinya Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS. Ali - Imran: 38) Kita bisa mengambil ibrah dari Kisah Nabi Zakaria dalam ber-ikhtiar dan berpikiran positif kepada Allah SWT. Bahwa sesungguhnya rizki sepenuhnya adalah milik Allah, meskipun secara pandangan manusia adalah sebuah kemustahilan. Ketika Allah berkehendak, maka sesuatu itu akan bisa terwujud. Majalah Permata 23


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook