Rangkuman Materi Pelajaran IPS Bab 1 Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indonesia Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai dengan tahun 1999 terdiri atas 27 provinsi. Setelah provinsi Timor Timur Lepas, menjadi 26 provinsi. Sejalan dengan perkembangan penduduk dan pemenuhan kebutuhan hidup manusia serta adanya UU No 22 Tahun 1999 diperlukan adanya perluasan wilayah pemerintahan. Saat ini, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berkembang menjadi 33 provinsi, yakni dengan bertambahnya provinsi Bangka Belitung, provinsi Kepulauan Riau, provinsi Banten, provinsi Gorontalo, provinsi Maluku Utara, provinsi Papua Barat dan provinsi Papua. Pada zaman penjajahan Belanda, jarak wilayah laut teritorial Indonesia adalah 3 mil laut (1 mil laut=1,850m dari garis pangkal). Atas dasar Deklarasi Juanda dan Konvensi Hukum Laut Internasional terjadi perubahan jarak wilayah laut teritorial Indonesia dari 3 mil menjadi 12 mil. Agar kekayaan alam laut tidak punah, diperlukan usaha-usaha pelestarian. Bab 2 Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial di Indonesia Negara- Negara Tetangga ASEAN terbentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 berdasarkan Persetujuan Bangkok yang ditandatangani oleh lima Menteri Luar Negeri Negara-Negara Asia Tenggara. Kelima Menlu tersebut adalah Narcisco Ramos (Filipina), Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak ( Malaysia), S. Rajaratnam ( Singapura) dan Thanat Khoman ( Thailand). Kenampakan alam Indonesia dan negara-negara tetangga antara lain samudra, gunung, sungai, dan danua. Sedangkan kenampakan buatannya antara lain Candi Borobudur, Pagoda, Angkor Wat, dan Angkor Thom. Masalah sosial yang muncul di Indonesia juga muncul di negara- negara tetangga, seperti di Singapura, Brunei Darusalam, Malaysia dan Filipina.
Kita harus bersikap waspada terhadap gejala sosial di Indonesia, seperti kemiskinan, kejahatan, pengangguran, dan kependudukan. Bab 3 Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Benua-Benua di Dunia Benua adalah daratan yang sangat luas. Ada lima benua yang ada di dunia, yakni Benua Asia, Benua Amerika, Benua Afrika, Benua Eropa dan Benua Australia Samudra adalah wilayah yang sangat luas di permukaan bumi yang digenangi air. Di dunia ini ada lima samudera, yaitu Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, Samudra Arktik dan samudra Antartika. Kenampakan alam dunia antara lain samudra, gunung, sungai, danau dan gurun. Kenampakan buatan dunia antara lain candi Borobudur, Tembok Raksasa, Ka’bah, Patung Liberty, Terusan Panama, Terusan Suez, Piramida, Menara Pisa, Menera Eiffel, dan Karang Penghalang Besar. Rangkuman atau ringkasan materi IPS SD/MI Kelas 6 Semester 2 Bab 4 Gejala Alam di Indonesia dan Negara Tetangga Kenampakan alam utama Indonesia berupa daratan, pantai, dataran rendah, dataran tinggi, dan perairan Gejala alam Indonesia dan negara-negara tetangga hampir sama, karena secara geologis sebagian besar wilayah Asia Tenggara dilalui pegunungan lipatan muda jalur Mediterania. Secara umum gejala alam Indonesia dan negara tetangga antara lain gempa bumi, gunung meletus, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, angin taufan dan sebagainya. Untuk itu diharapkan mengenal cara-cara mengatasi gejala alam tersebut. Bab 5 Indonesia pada Era Globalisasi Globalisasi berarti mendunia, yaitu suatu proses hilangnya batas- batas geopolitik suatu negara karena arus teknologi, informasi, dan transportasi.
Globalisasi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat antara lain melalui televisi dan satelit komunikasi, telepon, serta komputer, dan internet. Globalisasi telah membawa perubahan perilaku masyarakat baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Globalisasi membawa dampak baik positif maupun negatif. Untuk itu kita harus pandai menyikapinya. Indonesia sebagai satu negara yang tidak terlepas dari pengaruh globalisasi harus memanfaatkan untuk menawarkan barang dan jasa serta budaya. Selain itu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat menghasilkan barangbarang yang berkualitas dan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Bab 6 Kegiatan Ekspor dan Impor Ekspor adalah kegiatan menjual barang dan jasa kepada pihak yang ada di luar negeri. Impor adalah kegiatan memasukkan atau mendatangkan (membeli) barang dan jasa dari luar negeri. Ekspor utama Indonesia adalah minyak bumi dan gas alam. Selain itu, juga hasil pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan peternakan, serta hasil industri. Impor Indonesia yang utama adalah mobil, mesin-mesin, dan alat- alat elektronik. Bentuk-bentuk pertukaran jasa antara Indonesia dengan luar negeri dapat berupa pertukaran tenaga ahli dan tenaga kerja. Daftar Istilah Berkoordinasi adalah Bekerja sama. Cuaca adalah Gejala alam yang terjadi dan berubah dalam waktu singkat. Dampak adalah Pengaruh kuat yang mendatangkan akibat baik/buruk. Deklarasi adalah Pernyataan ringkas dan jelas tentang suatu hal. Diprediksi adalah Diramalkan/diterka. Ekspor adalah Mengirin barang ke luar negeri. Eksploitasi adalah Usaha untuk mendayagunakan kekayaan berupa barang tambang.
Eksplorasi adalah Penyelidikan atau penjelajahan dengan tujuan mendapatkan pengetahuan tentang sumber alam yang ada di daerah itu. Evakuasi adalah Memindahkan ke tempat yang lebih aman. Gempa bumi adalah Getaran bumi sebagai akibat dari adanya pelepasan energi yang besar secara mendadak. Geologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang bumi dan alam semesta. Gunung adalah Daerah yang lebih tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Gurun pasir adalah Dataran luas mengitari bukit dan padang batu yang terdiri atas pasir. Hutan adalah Tempat yang banyak ditumbuhi pohon-pohon besar dan kecil. Hutan hujan tropis adalah Tumbuhan yang berada di sekitar khatulistiwa (beriklim panas). Impor adalah Mendatangkan barang dari luar negeri. Investasi adalah Menanamkan uang atau modal. Kompleks adalah Seluruh himpunan. Konferensi adalah Muktamar; permusyawaratan. Liberalisasi adalah Cara menerapkan paham liberal (bebas) dalam kehidupan bernegara dan ekonomi. Letter of Credit adalah Surat pemberian kuasa dari bank kepada bank lain untuk membayar sesuai persyaratan yang ditetapkan. Mayoritas adalah Jumlah terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan. Meteorologi adalah Badan yang menangani masalah cuaca. Minimum adalah Batas yang terendah. Mitigasi adalah Mengurangi kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam. Negara maritim adalah Negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri atas laut. Organisasi adalah Perhimpunan; perkumpulan. Pajak adalah Sejumlah uang yang harus dibayarkan perusahaan atau perorangan. Pantai adalah Daratan yang berbatasan langsung dengan laut. Pemekaran adalah Perkembangan.
Penyuplai adalah Pemasok persediaan barang-barang yang dibutuhkan pihak lain. Plywood adalah Tripleks kayu lapis. Pendapatan per kapita adalah Pendapatan rata-rata penduduk dalam satu tahun. Regional adalah Wilayah yang ada di daerah. Relatif adalah Tidak mutlak. Rehabilitasi adalah Pemulihan pada keadaan semula. Topografi adalah Kajian atau penggunaan yang terperinci tentang keadaan muka bumi pada suatu daerah. Tremor adalah Pergerakan di luar kontrol. Valuta asing adalah Alat pembayaran yang dijamin oleh cadangan emas/perak yang ada di bank pemerintah; nilai mata uang asing. Laut teritorial adalah wilayah lautan suatu negara Limbah adalah air buangan pabrik, sisa proses produksi Otonomi adalah pemerintahan sendiri Peta adalah gambar yang menunjukkan letak daratan, laut, sungai, gunung, dan lain-lain Rangkuman Materi Pelajaran PKn Rangkuman materi pelajaran PKn kelas 6 SD/MI Semester 1 Bab 1 Nilai-nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila Sesuatu yang berharga dalam usaha mencapai sesuatu disebut nilai-nilai juang. Nilai-nilai juang yang dapat dipetik dari proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, di antaranya ialah nilai rela berkorban, nilai keikhlasan, nilai kebersamaan, nilai keberanian, pantang menyerah (gigih), dan nilai demokratis. Dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara prinsip mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok (golongan) dilakukan para pendiri negara kita. Nilai-nilai perjuangan para perumus Pancasila tergambar dalam sila-sila Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan
Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai pelajar dan penerus generasi di masa depan, kita harus mau dan mampu mengamalkan nilai-nilai juang itu dalam kehidupan kita seharihari, baik di rumah, sekolah, maupun dalam lingkungan kehidupan lainnya. Dengan mengamalkan nilai-nilai juang yang diwariskan para pejuang bangsa kita di masa lalu berarti telah meneruskan perjuangannya. Untuk dapat mengamalkan nilai-nilai juang para pendiri negara kita di masa lalu, kita harus mempelajari dan mendalami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Setelah memahami kita harus mengamalkannya dalam kehidupan. Para pelajar harus mau mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilainilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Bab 2 Sistem Pemerintahan Indonesia Negara Indonesia menganut paham demokrasi dalam pemerintahannya. Kekuasaan pemerintahan berada di tangan rakyat, tetapi sistem demokrasi yang dianut adalah demokrasi perwakilan. Untuk memilih wakil rakyat dalam pemerintahan diadakan pemilihan umum. Pemilihan Umum merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tujuan pemilu adalah untuk memilih wakil-wakil rakyat dan wakil daerah, serta untuk membentuk pemerintahan yang demokratis, kuat, dan memperoleh dukungan rakyat dalam rangka mewujudkan tujuan nasional sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Asas pemilu meliputi langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pemilihan umum pertama kali untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia dilakukan dalam pemilu tahun 2004. Sebelumnya, Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Menurut UUD 1945 lembaga-lembaga negara yang menjalankan tugas pemerintahan pusat ialah MPR, DPR, Presiden, BPK, MA ditambah dengan Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, DPD, dan Komisi Pemilihan Umum. Secara umum fungsi pemerintahan dibedakan ke dalam tiga jenis, yaitu fungsi legislatif, fungsi eksekutif, dan fungsi yudikatif. Karena perbedaan fungsi, maka tugas dan wewenangnya pun berbeda. Di daerah, pemegang kekuasaan pemerintahan ialah kepala daerah dan DPRD. Kepala Daerah sebagai pemegang fungsi eksekutif, sedangkan DPRD sebagai pemegang fungsi legislatif. Di tingkat desa, pemegang kekuasaan eksekutif adalah kepala desa, sedangkan pemegang kekuasaan legislatif adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pembedaan fungsi pemerintahan dilakukan agar semua tujuan dan citacita negara dapat tercapai. Rangkuman materi pelajaran PKn kelas 6 SD/MI Semester 2 Bab 3 Peran Indonesia dalam Lingkungan Negara-negara di Asia Tenggara Kerja sama internasional adalah kerja sama antar negara di dunia. Kerja sama internasional dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu kerja sama bilateral dan multilateral. Kerja sama internasional dituangkan dalam bentuk perjanjian internasional. Untuk mewujudkan kerja sama internasional, negara-negara menempatkan perwakilannya di negara lain, ada perwakilan diplomatik dan konsuler. Kerjasama regional Asia Tenggara adalah kerja sama yang diadakan oleh negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Kerjasama regional Asia Tenggara yang paling terkenal ialah ASEAN (Association of The South East Asian Nations). Kerjasama ASEAN adalah kerjasama dalam bidang ekonomi dan sosial budaya. Kerjasama ASEAN didirikan berdasarkan Deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967.
Peran Indonesia dalam kegiatan ASEAN sangat penting, selain sebagai pendiri juga sekretariat ASEAN terletak di Jakarta. Kerja sama negara-negara Asia Tenggara selain ASEAN adalah SEAMEO (South East Asian Ministers of Education Organization), Organisasi Menteri-menteri Pendidikan Asia Tenggara. Bab 4 Politik Luar Negeri Indonesia di Era Globalisasi Politik luar negeri Indonesia ialah bebas aktif. Bebas, artinya bahwa bangsa kita bebas menjalin hubungan dengan negara-negara lain di dunia tanpa harus terikat dengan blok barat atau blok timur. Aktif, artinya bahwa kita akan senantiasa berusaha menciptakan dan mewujudkan kehidupan dunia yang aman dan damai. Landasan pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif tertuang dalam alinea pertama dan keempat Pembukaan UUD 1945 serta dalam pasal 11 UUD 1945. Sebagai wujud pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, Indonesia melakukan langkah-langkah sebagai berikut: = Menjadi anggota PBB pada tanggal 28 September 1950; = Menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955; = Mengirimkan misi perdamaian dunia yang tergabung dalam Misi Republik Indonesia Garuda (MISIRIGA); = Membentuk gerakan non blok (non aligned) untuk meredakan ketegangan akibat perang dingin antara blok barat yang dipimpin Amerika Serikat dan blok timur yang dipimpin Uni Sovyet. = Membentuk organisasi ASEAN untuk menciptakan stabilitas Asia Tenggara yang aman, tertib, dan damai pada tanggal 8 Agustus 1967. = Menjalin kerja sama ekonomi, politik, sosial budaya, dan iptek dengan negara-negara di dunia. = Aktif dalam organisasi internasional seperti OKI, APEC, OPEC, dan sebagainya. Di abad globalisasi, ketergantungan antarnegara semakin tinggi, sehingga tidak mungkin suatu negara hanya menjalin hubungan dengan negara tertentu saja. Bagi bangsa Indonesia, tututan globalisasi tidak menjadi penghambat dalam pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, sebab sejak awal kemerdekaan Indonesia menjalin hubungan dengan semua bangsa di dunia, tanpa ada
pembatasan blok atau kepentingan politik. Sehingga dapat dikatakan, bahwa politik luar negeri bebas aktif sesuai dengan situasi globalisasi seperti sekarang ini. Pelaksanaan politik luar negeri yang bebas dan aktif ditujukan untuk mencapai kepentingan dan tujuan nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Daftar Istilah: Abolisi adalah pembatalan atau penghentian penuntutan perkara oleh Presiden. Aktif artinya bangsa Indonesia selalu berusaha secara aktif dalam usaha mewujudkan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Amnesti, yaitu pengampunan atau pembebasan hukuman politik oleh Presiden. Bebas, artinya bangsa Indonesia selalu menjalin hubungan dan bekerjasama dengan semua bangsa di dunia, tanpa dibatasi oleh kepentingan politik atau blok tertentu. Blok Barat, yaitu blok kekuatan dalam Perang Dunia II yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Blok Timur, yaitu blok kekuatan dalam Perang Dunia II yang dipimpin oleh Uni Sovyet. Chauvinisme, paham kebangsaan sempit yang menganggap bangsanya paling hebat sehingga merendahkan bangsa lain. Cold war adalah perang dingin (perang pengaruh dan kekuatan antara blok barat dan blok timur) setelah Perang Dunia II. Dasasila Bandung adalah sepuluh dasar yang menjadi bahan pijakan bangsa-bangsa Asia Afrika dalam menciptakan kehidupan yang merdeka, berdaulat dan berkeadilan. Dasa Sila Bandung merupakan hasil kesepakatan dari Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955. Dasar negara adalah ideologi atau gagasan yang menjadi dasar penyelenggaraan suatu negara. Deklarasi Bangkok adalah deklarasi pendirian ASEAN (dilaksanakan di kota Bangkok, Muangthai) Demos, yaitu rakyat. Dokoritsu Zunbi Cosakai adalah nama Jepang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Dokoritsu Zunbi Iinkai adalah nama Jepang untuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Ekstern, dari luar. Gigih adalah tidak kenal menyerah atau berhenti dalam berjuang (mengerahkan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan atau cita-cita). Globalisasi adalah proses menuju pada kehidupan yang mendunia, dintandai dengan semakin mudahnya kita menembus wilayah dunia ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Goodwill adalah kemauan baik. Grasi adalah hak presiden untuk memberikan keringanan hukuman kepada terdakwayang telah dijatuhi hukuman oleh Mahkamah Agung. Hak amandemen, yaitu hak DPR untuk menilai atau mengadakan perubahan atas Rancangan Undang-Undang; Hak angket, yaitu hak DPR untuk mengadakan penyelidikan atas suatu kebijaksanaan presiden/pemerintah; Hak budget, yaitu hak DPR untuk mengajukan anggaran (RAPBN); Hak inisiatif, yaitu hak DPR untuk mengajukan rancangan udang- undang kepada presiden/pemerintah; Hak interpelasi, yaitu hak DPR untuk meminta keterangan kepada Presiden; Hak Petisi, yaitu hak DPR untuk mengajukan pertanyaan atas kebijaksanaan yang diambil pemerintah/Presiden. Hak pilih aktif, yaitu hak memberi suara dalam pemilihan umum. Hak pilih pasif, yaitu hak untuk dipilih atau dicalonkan dalam pemilihan umum. Intern, dari dalam. Intervensi, campur tangan dalam urusan orang lain (negara lain). Kebersamaan, merasa diri sebagai bagian dari semua, merasa satu ikatan, satu rasa, satu kepentingan. Kerjasama bilateral, kerjasama yang dilakukan oleh dua negara. Kerjasama internasional, adalah kerjasama yang dilakukan antarbangsa. Kerjasama yang melintasi batas-batas wilayah suatu negara. Kerjasama multilateral, kerjasama yang dilakukan oleh lebih dari dua negara.
Kolonialisme, pendudukan yang mengarah ke imperialisme (penjajahan). Kosmopolitisme, paham yang menganggap bahwa hanya ada satu bangsa di dunia. Kratein, artinya pemerintahan. Kratos, artinya memerintah. Lapang dada, hati yang terbuka (menerima masukan, kritik, pendapat dari orang lain dengan hati yang ikhlas). Lembaga eksekutif, yaitu lembaga yang bertugas melaksanakan undang-undang. Lembaga legislatif, yaitu lembaga pembuat undang-undang (peraturan). Lembaga Negara, yaitu lembaga yang dibentuk untuk menjalankan kekuasaan negara. Lembaga yudikatif, yaitu lembaga pengawas pelaksanaan Undang- Undang (Penegakan hukum); Miteraka setata adalah prinsip kesederajatan dalam hubungan internasional. Miteraka setata adalah prinsip hidup bertetangga baik. Nationale Staat adalah paham negara kesatuan. Nilai juang, yaitu sesuatu yang bernilai dan berguna dalam mencapai sesuatu. Non Aligned, artinya sama dengan non blok. Non Blok, yaitu negara-negara yang tidak terikat dengan kekuatan blok barat dan blok timur. Pancasila adalah lima dasar yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. Pantang menyerah adalah tidak mau menyerah sebelum cita-cita tercapai. Pemerintah daerah, yaitu lembaga yang mengurusi negara di tingkat daerah (provinsi/kabupaten/kota). Pemerintahan pusat, yaitu lembaga yang mengurusi negara di tingkat pusat (nasional); Pemilihan umum, yaitu sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
Penyimpangan, keluar dari ketentuan atau kesepakatan yang dibuat. Peran, adalah yang ditampilkan oleh seseorang atau lembaga. Perwakilan diplomatik adalah perwakilan suatu negara di negara lain yang mengurusi masalah politik. Perwakilan konsuler adalah perwakilan suatu negara di negara lain yang mengurusi masalah selain politik. Rasialisme, paham yang membedakan derajat manusia karena perbedaan warna kulit. Rehabilitasi, perbaikan nama baik dan pemberian ganti rugi terhadap seorang terdakwa yang salah dijatuhi hukuman. Rela berkorban adalah rela hati untuk mengorbankan sesuatu untuk kebahagiaan orang lain (orang banyak). Representasi, mewakili kehadiran negaranya di negara lain. Simbiosis mutualisme, hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain. Tulus Ikhlas adalahrela hati dalam menerima, melakukan, dan meninggalkan sesuatu. Third world adalah dunia ketiga (masyarakat di luar blok barat dan timur). Rangkuman Materi Pelajaran SBK Rangkuman materi pelajaran SBK kelas 6 SD/MI semester 1 Bab 1 Mengenal Motif Batik Menurut akar budayanya motif batik dikelompokkan menjadi dua, yaitu motif batik keraton (klasik) dan motif batik bebas. Daerah pembuatan batik keraton (klasik) yaitu Surakarta dan Yogyakarta. Daerah pembuatan batik pesisir yaitu daerah-daerah di pesisir utara Pulau Jawa dan daerah pembatikan di luar Pulau Jawa, misalnya Kalimantan, Sulawesi, Madura, dan Papua. Membatik adalah proses pembuatan motif atau ragam hias pada kain dengan perintangan. Teknik membatik antara lain teknik canting tulis, teknik celup ikat, teknik printing, dan teknik colet.
Batik merupakan motif hias pada kain yang pembuatannya melalui teknik perintangan. Pengelompokan motif hias batik didasarkan pada sifat dan tema. Motif hias batik menurut sifatnya terbagi menjadi motif hias geometris dan motif hias nongeometris (naturalis). Selanjutnya, motif hias batik menurut temanya terbagi atas motif hias fl ora, motif hias fauna, dan motif hias manusia. Teknik membatik pun bermacam-macam. Bab 2 Berkarya Batik, Gambar Ilustrasi, dan Boneka Membatik dengan teknik sederhana berarti membatik dengan teknik canting tulis dan celup ikat. Gambar ilustrasi adalah gambar yang menceritakan suatu adegan atau peristiwa. Fungsi gambar ilustrasi antara lain memperjelas alur cerita, memperjelas isi pesan dalam promosi (iklan), menarik perhatian pembaca, menambah nilai artistik, dan menjadi media mengungkapkan perasaan. Menggambar dengan teknik kering berarti menggambar menggunakan media pensil, krayon, arang, kapur atau bahan lain yang tidak memerlukan bahan pengencer. Menggambar dengan teknik basah berarati menggambar menggunakan media cat, tinta, atau bahan lain yang memerlukan bahan pengencer. Bab 3 Mengapresiasi Musik Daerah Musik daerah atau musik tradisional adalah musik lahir dan berkembang dari budaya daerah setempat. Musik daerah di Indonesia ada berbagai macam di antaranya musik tanjidor, gambang kromong, kolintang, dan sampek. Unsur musik yang ada pada lagu daerah di antaranya irama dan melodi. Indonesia kaya akan musik daerah seiring dengan beragamnya kebudayaan dan adat isitiadat bangsa kita. Hal ini dibuktikan dengan adanya banyak musik yang berkembang di seluruh wilayah tanah air ini memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaan dan perbedaan itu dapat dilihat dari segi syair, tangga nada, maupun alat musiknya.
Bab 4 Bermain Musik dan Menyanyi Alat musik ritmis digunakan untuk memainkan irama lagu. Ada berbagai macam irama, antara lain irama rock, irama waltz, dan irama 8 beat. Alat musik melodis digunakan untuk memainkan melodi lagu. Ada beberapa. contoh alat musik melodis, antara lain recorder dan pianika. Menyanyi membutuhkan teknik vokal. Teknik vokal ada bermacam- macam, di antaranya frasering dan ekspresi. Alat musik ritmis dan melodis dapat digunakan untuk mengiringi lagu. Iringan suatu lagu terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut.(Intro, artinya melodi pembuka sebelum lagu dimulai; Lagu; Interlude artinya melodi di tengah lagu; Coda, artinya melodi penutup lagu). Musik merupakan bahasa ekspresi. Ekspresi karya musik dapat dilakukan dengan cara memainkan alat musik. Sebagai contoh, alat musik ritmis dan alat musik melodis. melalui permainan alat musik ritmis, kamu dapat mengenal irama dan dapat menyesuaikan dalam lagu. Kamu memiliki kepekaan irama. Melalui permainan alat musik melodis, kamu dapat mengenal tinggi rendah nada yang berirama. Kamu pun akan memiliki kepekaan melodi. Selain bermain alat musik, ekspresi karya musik juga dapat dilakukan dengan cara bernyanyi. Dalam bernyanyi, kamu harus menjiwai lagu. Penjiwaan lagu dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut. = Menguasai materi lagu. = Mengerti isi lagu. = Menerapkan frasering dengan baik. = Memahami tanda-tanda yang terdapat dalam lagu, misalnya tanda tempo dan tanda dinamik. Bab 5 Mengenal Pola Lantai pada Karya Tari Garis-garis di lantai yang dilalui oleh seorang penari pada saat melakukan gerak tari disebut pola lantai. Pola lantai dalam karya tari juga berupa garis-garis di lantai yang dibuat oleh formasi penari kelompok.
Pada dasarnya ada dua pola garis dasar pada lantai, yaitu garis lurus dan garis lengkung. Pola lantai yang dibentuk dengan garis lurus memberikan kesan sederhana tetapi kuat. Pola lantai yang dibentuk dengan garis lengkung memberikan kesan lembut tetapi lemah. Pola lantai merupakan garis-garis di lantai yang dilalui oleh seorang penari pada saat melakukan gerak tari. Dalam karya tari, baik tunggal, berpasangan, maupun kelompok, pola lantai menjadi salah satu unsur keindahan gerak tari. Macam pola lantai yaitu garis lurus, garis lengkung, zig-zag, dan sebagainya. Semua dijelaskan dalam bab ini. Bab ini pun menampilkan contoh pola lantai dari beberapa karya tari nusantara. Bab 6 Memperagakan Karya Tari Nusantara dengan Pola Lantai Persiapan peragaan karya tari bertujuan agar peragaan karya tari berhasil dengan baik dan dapat tampil memuaskan di depan orang lain. Persiapan karya tari meliputi penentuan bentuk karya tari, memilih karya tari, menentukan jumlah penari, dan memilih properti tari. Dalam peragaan karya tari dengan pola lantai, perlu dibuat rancangan pola lantai terlebih dahulu. Dalam peragaan tari kelompok pola lantai merupakan bentuk garis- garis di lantai yang dibuat oleh formasi penari. Pola lantai dalam peragaan tari kelompok dapat tercipta baik bila ada kerja sama yang baik antarpenari, ada kesesuaian gerak antarpenari, ada kesesuaian rasa antarpenari, dan setiap penari menyesuaikan dengan pola lantai yang dibentuk. Bab 7 Mengenal Kerajinan Anyaman Menganyam adalah kegiatan mengatur bilah atau lembaran- lembaran secara tindihmenindih dan silang-menyilang. Bahan menganyam antara lain bambu, daun kelapa, daun pandan, kertas, rotan, kulit binatang, dan kulit sintetis. Mutu karya kerajinan dapat dinilai berdasarkan keindahan, kekuatan, dan kesesuaian antara bahan dan fungsi benda.
Bahan yang tepat untuk membuat anyaman selongsong ketupat yaitu daun kelapa, daun lontar, dan daun pandan. Anyaman dari bahan kertas hanya sesuai untuk membuat benda hias/pajangan. Anyaman merupakan jenis kerajinan yang tersebar di hampir seluruh wilayah nusantara. Jenis kerajinan ini sangat beragam mulai dari peralatan dan perkakas sederhana hingga benda pakai yang mewah dan modern yang digemari masyarakat perkotaan Bab 8 Berkarya Anyaman Bahan alam yang biasa dianyam antara lain daun pandan, daun lontar, daun kelapa, bambu, rotan, dan kulit binatang. Bahan buatan yang biasa dianyam antara lain kertas, kulit sintetis, kain, pita, dan mika. Benda pakai yang dibuat dengan teknik menganyam antara lain tudung saji, nyiru, topi, kipas, dan tempat tisu. Lungsin adalah lajur-lajur atau celah tempat menyelipkan pakan pada anyaman. Pakan adalah lembaran bahan yang diselipkan pada lungsin secara melintang. Rangkuman materi pelajaran SBK kelas 6 SD/MI semester 2 Bab 9 Mengapresiasi Keunikan Motif Hias Nusantara Jenis motif hias menurut sifatnya yaitu motif hias geometris dan motif hias naturalis. Jenis motif hias menurut temanya antara lain motif hias tumbuhan (fl ora), motif hias binatang (fauna), dan motif hias manusia. Hiasan kabongo (tanduk kerbau) pada masyarakat Toraja melambangkan status sosial. Semakin banyak kabongo di rumah, semakin tinggi status sosial sebuah keluarga dalam masyarakat. Motif hias geometris pada benda pakai dikelompokkan menjadi tiga, yaitu motif hias geometris untuk pinggiran (hiasan tepi), motif hias geometris sebagai inti atau bagian yang berdiri sendiri, dan motif hias geometris yang diterapkan sebagai isian dari bagian benda pakai.
Kain poleng bali adalah kain bermotif kotak dengan corak hitam dan putih secara berselang-seling. Kain poleng yang biasa digunakan sebagai sarung pada arca dan gendang. Bab 10 Menggambar Suasana Alam Sekitar dan Pameran Karya Para seniman dapat membuat lukisan yang sangat realis dan indah karena terbiasa mengamati objek di sekelilingnya dengan saksama. Bingkai pemandang berupa selembar karton yang bagian tengahnya berlubang persegi empat. Bingkai pemandang berfungsi untuk mengambil sudut pemandangan paling menarik. Memotret pemandangan alam berbeda dengan melukis pemandangan alam. Memotret ialah membidik pemandangan alam secara apa adanya. Objek akan terekam dan tercetak sama dengan kondisi alam sebenarnya. Sebaliknya, dalam melukis diperbolehkan menambah atau mengurangi objek sehingga lukisan tampak lebih indah dan menarik dibandingkan kondisi pemandangan yang sesungguhnya. Pameran seni rupa oleh siswa bertujuan melatih siswa memperkenalkan hasil karya sendiri kepada orang lain, melatih siswa berorganisasi, meningkatkan kecintaan dan prestasi dalam bidang seni rupa, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Dua tahapan yang harus dilalui dalam penyelenggaraan pameran seni rupa yaitu menyiapkan karya dan menata karya dalam bentuk pameran. Bab 11 Mengapresiasi Lagu dan Musik Daerah Lagu atau musik daerah memiliki persamaan atau perbedaan. Persamaan dan perbedaan itu dapat dilihat dari segi alat musik, syair, atau melodinya. Musik thek-thek dan musik angklung sama-sama musik bambu. Namun, musik thekthek dan musik angklung memiliki perbedaan dari cara memainkannya. Musik thek-thek dimainkan dengan cara dipukul. Musik angklung dimainkan dengan cara digoyanggoyangkan. Apresiasi musik merupakan bentuk pengamatan, penilaian, dan penghargaan ter hadap karya musik.
Bab 12 Bermain Musik dan Mementaskan Karya Musik Alat musik ritmis digunakan untuk memainkan irama lagu. Hal terpenting dalam bermain alat musik ritmis yaitu ketukan harus tetap dan sejalan dengan ketetapan birama. Alat musik melodis digunakan untuk memainkan melodi lagu. Hal utama dalam bermain alat musik melodis yaitu ketepatan tinggi rendah dalam bermain alat musik melodis yaitu ketepatan tinggi rendah nada dalam lagu secara sempurna. Teknik bermain alat musik melodis dapat dilakukan dengan cara memainkan berbagai macam tangga nada. Pianika juga dapat digunakan untuk memainkan akor lagu. Akor adalah susunan tiga nada atau lebih yang terdengar harmonis. Bab 13 Mengapresiasi Pola Lantai Gerak Tari Nusantara Bentuk dasar pola lantai ada dua, yaitu garis lurus dan garis lengkung. Bentuk pengembangan pola lantai garis lurus antara lain pola lantai horisontal, diagonal, zig-zag, segitiga, dan segi empat. Bentuk pengembangan pola lantai garis lengkung antara lain pola lantai lingkaran dan angka delapan. Penciptaan pola lantai karya tari harus menyesuaikan dengan jumlah penari, tempat pertunjukan, dan gerak tari. Keindahan pola lantai karya tari dapat dilihat dari variasi bentuk, maksud atau makna pola lantai, kesesuaian bentuk pola lantai dengan ruangan, serta kesesuaian bentuk pola lantai dengan gerak. Bab 14 Mempergelarkan Karya Tari Keberhasilan dalam menari kelompok dapat dicapai bila penari memahami tema tari, hafal seluruh rangkaian gerak tari, mengetahui dan bisa menempatkan diri sesuai pola lantai, mampu engekspresikan wajah sesuai dengan isi tarian, dan bekerja sama dengan baik dengan penari-penari yang lain. Pergelaran karya tari adalah kegiatan mempertunjukkan karya seni tari di depan orang lain.
Langkah-langkah pergelaran karya seni tari meliputi pembuatan rencana/ penyusunan kepanitiaan, persiapan, dan pelaksanaan pergelaran. Panitia pergelaran bertugas mengatur dan mempersiapkan kelengkapan pergelaran dengan selalu mengadakan koordinasi atau kerja sama antaranggota panitia. Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam pergelaran karya seni tari yaitu tata rias, tata busana, tata panggung, properti, dan iringan. Bab 15 Mengapresiasi Kerajinan Benda Mainan Beroda Pada saat pertama kali diciptakan, roda berbentuk kayu gelondongan. Tujuan pemberian roda pada beberapa perabot yaitu agar mudah dalam me mindahkannya. Kegunaan model benda antara lain untuk rencana proyek, benda pajangan, dan benda mainan. Model benda beroda antara lain berupa model sepeda, model becak, dan model mobil balap. Bahan untuk membuat model benda beroda antara lain kertas, kayu, foam atau gabus, dan kaleng atau botol bekas. Bab 16 Berkarya Benda Mainan Beroda Dalam berkarya kerajinan sebaiknya selalu diawali dengan pembuatan gambar rancangan. Gambar rancangan yang baik ialah gambar rancangan yang jelas dan menarik. Tujuan pembuatan gambar rancangan yaitu memberikan gambaran bentuk benda dan memberikan informasi bahan yang dibutuhkan. Gambar rancangan paling sederhana dapat diwujudkan dalam bentuk sketsa. Sebelum berangkat belanja alat dan bahan untuk berkarya kerajinan, sebaiknya dibuat catatan mengenai kebutuhan alat dan bahan. Daftar Istilah
abstrak adalah tidak berwujud, motif abstrak berarti motif yang tidak menyerupai suatu objek tertentu akor adalah susunan nada yang terdiri atas tiga nada atau lebih yang terdengar harmonis andante moderato adalah tempo sedang antropologi adalah cabang ilmu yang mempelajari asal-usul manusia, bentuk sik, adat istiadat, dan kepercayaan pada masa lampau. apresiasi adalah menilai, apresiasi seni berarti menilai karya seni. benda dua dimensi adalah benda yang berukuran panjang dan lebar. benda tiga dimensi adalah benda yang berukuran panjang, lebar, dan tinggi. desainer adalah perancang, desainer busana berarti perancang busana dimensi adalah ukuran display adalah pajangan, meja display berarti meja untuk memajang ekspresi adalah pengungkapan maksud, gagasan, ataupun perasaan estetik adalah nilai keindahan geometris adalah terukur, bentuk geometris berarti bentuk-bentuk yang terukur misal lingkaran, segitiga, setengah lingkaran, dan sebagainya karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti, tabiat, watak kolektor adalah orang yang hobi mengoleksi benda seni dan barang antik koreografer : adalah ahli mencipta dan mengubah gerak tari motif adalah gambar atau corak pada benda naturalis adalah bebas, alami, bentuk naturalis berarti bentuk- bentuk bebas yang terdapat di alam objek adalah benda atau hal yang menjadi pusat perhatian properti tari adalah alat atau benda yang digunakan oleh penari untuk melakukan gerak tari realis adalah nyata atau sesuai aslinya, realisme berarti aliran dalam seni di mana seorang seniman melukiskan objek sesuai atau semirip mungkin dengan objek aslinya
repertoar adalah kumpulan komposisi musik yang digunakan dalam pergelaran musik sketsa adalah gambar rancangan yang dibuat dalam waktu singkat dan bersifat sementara simbol adalah gambar atau bentuk yang mengandung makna teknik adalah kepandaian atau cara (membuat suatu benda seni, kerajin an, dan sebagainya). tema adalah pokok pikiran, dasar cerita tifa adalah sejenis gendang kecil yang berasal dari Indonesia Timur tripleks adalah papan berlapis tiga
Search
Read the Text Version
- 1 - 21
Pages: