Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Majalah Panenjo Edisi 11 Tahun 2022 RS Mata Cicendo Bandung

Majalah Panenjo Edisi 11 Tahun 2022 RS Mata Cicendo Bandung

Published by webinar.rsmc, 2022-09-30 06:31:29

Description: Majalah Panenjo Edisi 11 Tahun 2022 RS Mata Cicendo Bandung

Search

Read the Text Version

ISSN 2598-0084 EDISI NO. 11 / 2022 Media Informasi dan Edukasi Kesehatan Mata • Mata Kering (Dry Eye) • Perawatan Lensa Kontak www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo

OPHTHALMIC TRAINING CENTER (OTC) PUSAT MATA NASIONAL RUMAH SAKIT MATA CICENDO Jl. Cicendo No. 4 Bandung – 40117 www.cicendoeyehospital.org Pelatihan Dokter SpM Pelatihan Perawat 1. Eye Simulator 1. Diagnostik 2. Laser Retina 2. IGD 3. Laser Glaukoma 3. Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak 4. Fakoemulsifikasi 4. Rekonstruksi, Onkologi, dan Okuloplasti 5. Small Incision Cataract Surgery (SICS) 6. Rekonstruksi, Onkologi, dan Okuloplasti (ROO) 5. Infeksi dan Imunologi (ROO) 6. Glaukoma 7. Pediatrik Oftalmologi (PO) & 7. Vitreoretina 8. Katarak Bedah Refraktif (KBR) Strabismus (short and long term) 9. Neuro Oftalmologi (NO) 8. Vitreoretina 10. Pediatrik Oftalmologi (PO) & Strabismus 9. Glaukoma 11. Oftalmologi Komunitas (Ofkom) 10. Refraksi, Low Vision, & Lensa Kontak 12. Perawat Mata Masyarakat 11. Neuro Oftalmologi (NO) 12. Oftalmologi Komunitas (Ofkom) (Community Eye Nurse) 13. Asisten bedah Fakoemulsifikasi Informasi lebih lanjut hubungi: 14. Asisten bedah SICS Pendidikan dan Penelitian Pusat Mata Nasional 15. Asisten bedah Vitreoretina Rumah Sakit Mata Cicendo 16. Asisten bedah ROO Jl. Cicendo No. 4 Bandung 17. Asisten bedah PO & Strabismus Telp. 022 – 423 1280, 81 Ext. 181 18. Asisten bedah Glaukoma Faks. 022 – 420 1960, 62 E-mail: [email protected] 2 39

Daftar Isi 3 DAFTAR ISI 18 PANENJO NEWS 4 PENGANTAR Botox sebagai Pilihan Terapi Non Operasi 6 REPORT PANENJO pada Mata Juling dr. Primawita Oktarima Amiruddin, Sp.M(K), Mata Kering (Dry Eye) M.Kes dr. Elfa Ali Idrus, Sp.M 22 SUDUT PANENJO 10 SEPUTAR PANENJO Pentingnya Vaksinasi COVID-19 Booster Kelainan Kelopak Mata Apa Yang Memerlukan (Lanjutan) Tindakan Operasi? dr. Angga Fajriansyah, SpM(K) Dr. dr. Shanti F Boesoirie, SpM(K), M.Kes 26 PROMOSI KESEHATAN 12 TULISAN PANENJO Mengurangi Ketergantungan Terhadap Kedutan Berlebihan, Apakah Botox Kacamata atau Lensa Kontak Jawabannya dr. Andrew M. H. Knoch, SpM(K), MKes dr. Dianita Veulina Ginting, SpM 30 SUDUT PANDANG 16 LENSA PANENJO Upaya Pencegahan dan Pengendalian Perawatan Lensa Kontak Gangguan Indera Penglihatan Kota Bandung dr. Joan Sherlone Hutabarat, Sp.M dr Ahyani Raksanagara, M.Kes 34 PANDANGAN MATA Bagaimana Cara Penggunaan Obat Mata yang Benar dan Aman? Apt. Ia Nurmayanti, M.Farm 6 16 22 3

PReadnaenksjio Pengantar Penanggung Jawab dr. Irayanti, Sp.M(K), MARS Direktur Utama PMN RS Mata Cicendo Sahabat Mata Pemimpin Umum Pembaca setia Panenjo yang tercinta, kami kembali hadir dihadapan sahabat mata Direktur Perencanaan dan pada tahun 2022 dimana PMN RS Mata Cicendo berusia 113 tahun. Umum Redaksi Panenjo pada edisi 11 hadir dengan info layanan yang baru diluncurkan pada Pemimpin Redaksi tahun ini yaitu Aesthetic Eye Care & Dry Eye Clinic sebagai salah satu layanan Eksekutif Kepala Instalasi Pemasaran & yang dimiliki PMN RS Mata Cicendo, melalui tulisan-tulisan terkait layanan tersebut. Promosi Kesehatan Layanan Eksekutif Cicendo Lasik Center juga menyapa Sahabat Mata pada edisi kali ini. Sekretaris Redaksi & Sirkulasi Annisa Gustarina, SMB Hal lainnya, terkait kasus COVID-19 yang melandai dan mengalami penurunan namun tetap tidak bisa dianggap enteng karena risiko penularan yang masih tinggi, yang akan Dewan Redaksi disajikan oleh dr. Angga Fajriansyah Sp.M(K) melalui tulisannya. • Dr.dr.AntoniaKartika,Sp.M(K),M.Kes • Hartono, SKM, M.Kes Dinas Kesehatan Kota Bandung hadir pula dalam Panenjo kali ini dengan • dr. Maula Rifada, Sp.M(K) menyampaikan program terkait Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Gangguan • dr. Angga Fajriansyah, SpM(K) Indera Penglihatan Kota Bandung, melalui tulisan dari dr Ahyani Raksanagara, M.Kes – • dr. Anne Susanty, Sp.A(K), M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Periode 2011 – 2016 dan Periode 2020 - 2022. • Ria Darmasari, SIP, MM • Nicky RAF Pada edisi Panenjo kali ini, Sahabat Mata juga akan dibekali info bagaimana cara • Agus Suhendar, S.Si. penggunaan obat mata yang benar dan aman . Staf Redaksi Disamping tulisan di atas,berbagai informasi dapat anda simak di Panenjo ini. • Agus Suhendar, S.Si • Annisa Gustarina, SMB Terima kasih yang tak terhingga kepada para pembaca yang dengan setia menjadi • Meliza Indiana, S.IKom sahabat mata. • Riatna • Agus Rizki Soekandar, ST Salam Sehat Mata • Ferdian Musliansyah, AMd  4

Aesthetic Eye Jalan Cicendo No. 4 Bandung Care & Dry Telepon : (022) 4231280 / 4231281 Eye Clinic Faks : (022) 4201960 PMN RS Mata Cicendo Bandung Email : [email protected] berupaya menyediakan suatu pelayanan bagi masyarakat untuk mengatasi Website : www.cicendoeyehospital.org kelainan di sekitar wajah terutama mata yang mempengaruhi penampilan Cicendo Aesthetic Eye Care & Dry Eye dan mengganggu aktivitas sehari-hari Clinic memberikan Pelayanan: yang bertujuan untuk meningkatkan penampilan, kualitas hidup serta 1. Rekonstruksi dan Estetika Kelopak Mata mengembalikan rasa percaya diri. 2. Tata Laksana Mata Kering Kebutuhan pelayanan ini diakomodir oleh 3. Pelayanan Lensa Kontak Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo 4. Pelayanan untuk Mengatasi Kedutan bandung dengan membuka layanan eksekutif Aesthetic Eye Care & Dry Eye Mata Clinic. 5. Pelayanan Strabismus (Mata Juling) 08112001005 www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo

v Mata Kering (Dry Eye) dr. Elfa Ali Idrus, Sp.M Pusat Mata Nasional, Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, divisi Infeksi Imunologi Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung Tidak semua orang dengan mata akan memeriksakan diri pada tenaga kering mengindahkan keadaan yang medis. Evaluasi yang akan dilakukan ada pada dirinya, terkadang rasa iritasi pada pasien dimulai dengan riwayat dimata dianggap hal yang tidak berat keluhan pasien, kondisi di mata sehingga pasien tidak memeriksakan maupun keadaan umum kesehatan diri. Namun pada pasien dengan pasien, riwayat pengobatan pasien, keluhan yang terus menerus dan lalu kemudian pemeriksaan detil pada mempengaruhi aktivitas sehari hari mata dan fisik pasien. 6

REPORT PANENJO Gambar 1: (kiri ke kanan) gambaran klinis airmata yang kurang; sumbatan kelenjar penghasil lapisan airmata; peradangan pada permukaan mata; komplikasi yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan Pemeriksaan mata yang umum menggunakan beberapa zat pewarna dilakukan adalah pemeriksaan okular, lakmus, serta penilaian tajam penglihatan diikuti dengan subyektif oleh dokter pemeriksa. Hal pemeriksaan menggunakan lampu diatas selain memerlukan waktu yang celah (slit lamp). Pewarnaan lebih lama, hasil yang didapatkan permukaan mata untuk mengevaluasi bersifat subyektif dan tidak dapat di produksi maupun penguapan dari air dokumentasikan. Guna meningkatkan mata dapat dilakukan menggunakan keakuratan pemeriksaan yang menjadi fluorescein test dan tes Schirmer’s. dasar tatalaksana terhadap pasien, Pelbagai parameter untuk menilai saat ini di PMN RS Mata Cicendo telah lapisan air mata antara lain, tinggi air tersedia alat analisa dry eye yaitu mata (tear meniscus), waktu terjadinya IDRA. Keakuratan diagnosis sangat titik kering pada lapisan air mata ( tear menunjang diagnosis dan tatalaksana break up time), penyumbatan glandula pasien dry eye yang bersifat kronik, juga meibom, inflamasi pada tepi kelopak, mencegah komplikasi lebih berat pada adanya parasit (Demodex sp), serta pasien. volume air mata. Tatalaksana pasien dry eye beragam, Saat ini semua pemeriksaan diatas tergantung dari derajat mata kering, tidak perlu lagi dilakukan satu persatu, maupun kondisi okular dan sistemik 7

REPORT PANENJO Gambar 2: Pemeriksaan menggunakan alat analisa dry eye Referensi: 90 IDRA dengan salah satu jenis pemeriksaan meibografi untuk 1. Kazuo Tsubota, et al. New 85 visualisasi kelenjar meibom secara langsung 80 Perspectives on Dry Eye Definition 75 dari pasien. Tatalaksana dry eye and Diagnosis: A Consensus Report 70 terdiri dari penggunaan air mata by the Asia Dry Eye Society,The 65 buatan, punctal plugs, autologus Ocular Surface,Volume 15, Issue serum eye drops, suplemen omega-3, 1,2017, 90 anti inflamasi serta intense pulsed 2. Kimberly F. Farrand, Moshe Fridman, 85 light therapy (IPL). Dalam beberapa Ipek Özer Stillman, Debra A. 80 tahun terapi penggunaan IPL begitu Schaumberg, 75 banyak berkembang sebagai pilihan Prevalence of Diagnosed Dry Eye 70 tatalaksana dry eye khususnya Disease in the United States Among 65 sumbatan pada kelenjar meibom. Adults Aged 18 Years and Older. Intense pulsed light (ILP) therapy telah American Journal of Ophthalmology; 90 bertahun tahun dipergunakan dalam Volume 182, 2017. 85 bidang dermatologi untuk tatalaksana 3. Murtaza F, Toameh D, Al-Habib S, 80 rosasea dan acne. Terapi ini dapat Maini R, Chiu HH, Tam ES, Somani 75 diaplikasikan dengan target spesifik S. Safety and Efficacy of BroadBand 70 pada kelopak mata untuk menurunkan Intense Pulsed Light Therapy for inflamasi, membuka sumbatan dan Dry Eye Disease with Meibomian 90 melancarkan sekresi kelenjar meibom. Gland Dysfunction. Clin Ophthalmol . 85 2021;15:3983-3991 80 8 4. Toyos R, McGill W, Briscoe D. Intense 75 pulsed light treatment for dry eye disease due to meibomian gland 88 dysfunction; a 3-year retrospective 86 study. .2015;33(1):41-46. 84 82 80 78 76

HASIL SURVEI KEPUASAN PELANGGAN MELALUI PENYUSUNAN INDEKS/SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT 90 84,06 85,13 84,98 84,9 85 77,69 78,7 78,7 77,53 74,35 74,12 75,99 74,44 TAHUN 2018 TW I 80 Rawat Jalan Paviliun TW II Rawat Inap TW III 75 TW IV 70 65 Rawat Jalan Reguler 90 84,34 84,79 85,51 84,76 TW I TW II 85 79,21 78,52 79,74 78,27 74,72 75,46 76,21 75,09 TAHUN 2019 TW III 80 Rawat Jalan Paviliun TW IV Rawat Inap 75 70 65 Rawat Jalan Reguler 90 84,05 84,17 82,35 84,88 85,3 85,75 85,57 TAHUN 2020 TW I 75,95 TW II 85 79,01 77,78 80,13 77,89 Rawat Inap TW III 80 Rawat Jalan Paviliun TW IV 75 70 Rawat Jalan Reguler 90 85,11 85,46 85,91 85,54 86,89 86,32 TW I 85 80,8 84,55 82,76 82,51 83,1 TW II 80 82,65 TAHUN 2021 75 Rawat Jalan Eksekutif(Pav) Rawat Inap TW III Rawat Jalan Reguler TW IV 88 87,03 86 84,92 84 81,96 TW I 82 80,35 80,06 81,36 TAHUN 2022 80 TW II 78 76 Rawat Jalan Eksekutif Rawat Inap Rawat Jalan Reguler www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo 9

SEPUTAR PANENJO Kelainan Kelopak Mata Apa Yang Memerlukan Tindakan Operasi? Dr. dr. Shanti F Boesoirie, Sp.M(K), M.Kes Pusat Mata Nasional PMN RS MATA CICENDO Divisi Rekonstruksi Okuloplasti Onkologi Ilmu Kesehatan Mata, Universitas Padjadjaran Kelopak mata merupakan salah satu bagian terpenting dari mata, karena berfungsi untuk melindungi bola mata dan membasahi bola mata. Pada kelopak mata terdapat bulu mata yang melindungi mata dari debu dan kotoran lainnya. Selain itu saat kita berbicara dengan orang lain maka mata merupakan salah satu bagian wajah terpenting untuk berinteraksi dan berkomunikasi, sehingga kesehatan dan keindahan kelopak mata sangatlah penting. Kelopak mata terdiri dari kelopak mata atas dan kelopak mata bawah, dimana kelopak mata atas dapat bergerak aktif menutup dan membuka sementara kelopak mata bawah bersifat pasif. Bentuk kelopak mata ini pun bervariasi bergantung kepada ras. Gambar 1. Variasi kelopak mata normal 10

SEPUTAR PANENJO Kelainan kelopak mata ada yang didapat ataupun tumor. Sehingga operasi sejak lahir dan yang didapat setelah rekonstruksi lebih kearah memperbaiki dewasa akibat berbagai hal terutama kondisi yang tidak normal, sedangkan seiring dengan bertambahnya usia. operasi estetik/kosmetik adalah Kelainan kelopak mata ini ada yang bisa memperbaiki kondisi normal menjadi hanya menggunakan serum atau cream lebih baik dan indah, seperti operasi mata saja, ataupun dimanipulasi dengan kantong mata, operasi pembentukan kosmetik, akan tetapi ada konsidi yang lipatan kelopak mata dll. memerlukan tindakan operasi. Tindakan operasi pada kelopak mata dibagi menjadi Berikut adalah beberapa kondisi yang dua yaitu operasi rekonstruksi dan operasi memerlukan operasi rekonstruksi estetik/kosmetik. Yang dimaksud dengan : entropion (kelopak mata melekuk operasi rekonstruksi adalah memperbaiki kedalam), ektropion (kelopak mata kondisi kelopak mata akibat kelainan melekuk ke arah luar), ptosis (kelopak yang bisa disebabkan oleh kelainan mata turun), coloboma (kelopak mata kelopak mata, wajah, dan orbita akibat sebagian tidak terbentuk) trichiasis (bulu dari kelainan bawaan, trauma/kecelakaan, mata menusuk ke arah bola mata) dll. Gambar 2. kelainan kelopak yang memerlukan tindakan rekonstruksi, dari kiri ke kanan ektropion-entropion-coloboma) Gambar 3. Tindakan yang memerlukan tindakan estetik/kosmetik gambar Diatas hanyalah beberapa kiri dermatokalasis, gambar kanan kantong mata contoh kondisi saja yang memerlukan tindakan operasi rekonstruksi ataupun kosmetik/ estetik. Akan sangat baik, jika ada gangguan atau kondisi yang menggagu untuk segera dikonsultasikan ke dokter mata agar bisa ditangani dengan cepat. 11

v TULISAN PANENJO Kedutan Berlebihan, Apakah Botox Jawabannya dr. Dianita Veulina Ginting, Sp.M Pusat Mata Nasional, Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Divisi Neurooftalmologi Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung Mata berkedip adalah salah satu adalah mempersarafi otot di sekitar wajah refleks tubuh yang normal. Fungsi sehingga manusia dapat berekspresi berkedip adalah untuk mencegah seperti tersenyum, menutup mata, mata kering dengan melubrikasi mengerutkan dahi dan sebagainya. kornea, membersihkan permukaan Aktivitas berlebihan dari saraf fasialis mata, mengaktivasi produksi air mata, dapat menyebabkan kedutan berlebihan melindungi dari cahaya yang terlalu terang pada daerah sekitar mata dan wajah. atau adanya benda asing yang masuk ke Kelainan yang sering terjadi adalah Benign mata. Essential Blepharospasm (BEB) dan Hemifascial Spasm. Berkedip berlebihan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti mata kering, Benign Essential Blepharospasm atau mata lelah, reaksi alergi, radang selaput mata kedutan adalah kejang berulang mata (konjungtivitis), radang kelopak mata yang muncul dengan sendirinya pada otot (blefaritis) serta dapat juga disebabkan kelopak mata. Hal ini disebabkan oleh oleh gangguan sistem saraf. Penatalaksaan kontraksi otot sekitar mata (orbicularis yang dilakukan tergantung pada penyebab oculi) yang berlebihan. Benign Essential kedipan berlebihan tersebut sehingga Blepharospasm pada umumnya terjadi perlu dilakukan pemeriksaan yang lengkap pada usia 40-60 tahun. Keluhan bersifat oleh dokter mata. bilateral/mengenai kelopak kedua mata, yang awalnya bersifat ringan dan jarang, Wajah manusia dipersarafi oleh saraf namun lama-kelamaan bertambah sering wajah (fasialis). Fungsi saraf fasialis hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. 12

TULISAN PANENJO Pada kasus yang sudah parah, pasien kelainan batang otak, infeksi telinga dan tidak dapat membuka mata sama sekali tumor kelenjar parotis. Beberapa faktor pada saat serangan. pencetus dapat menyebabkan timbulnya keluhan kedutan berlebihan baik itu Hemifascial Spasm (HFS) adalah kedutan berupa BEB maupun HFS seperti cemas, yang terjadi pada satu sisi wajah atau stress, kelelahan, kurang tidur, membaca kejang separuh wajah tanpa disertai rasa dalam waktu lama, cahaya, posisi kepala nyeri, yang disebabkan oleh kontraksi otot tertentu dan sebagainya. Pada orang wajah yang berlebihan dan tidak disadari. normal bila terdapat faktor iritan dari luar Pada umumnya HFS terjadi pada wanita yang menyebabkan terjadinya rangsangan usia pertengahan. Serangan berkedut berkedip, selanjutnya akan disertai juga terjadi sering, berulang dan pada dengan inhibisi dari otak untuk berhenti umumnya berlangsung selama beberapa berkedip saat iritan tersebut sudah tidak detik sampai menit. Awalnya melibatkan ada. Pada pasien dengan BEB maupun otot di sekitar mata pada satu sisi, HFS, rangsangan berkedip tersebut akan kemudian dalam beberapa tahun dapat terjadi terus menerus meskipun iritan melibatkan seluruh wajah di satu sisi. sudah tidak ada sehingga pasien akan Pada <5% kasus dapat terjadi hemifascial terus berkedip. Komplikasi dapat berupa spasm berat dimana kedutan melibatkan gangguan dan keterbatasan aktivitas kedua sisi otot wajah. Keluhan lama- sehari-hari, gangguan secara kosmetik kelamaan dapat disertai kelumpuhan dan stress psikologis. saraf wajah. Beberapa modallitas terapi dapat Penyebab BEB dan HFS dapat dilakukan untuk mengatasi atau dikategorikan menjadi penyebab mengurangi gejala BEB dan HFS. Pada primer dan sekunder. Penyebab pasien BEB dapat digunakan kacamata primer BEB belum diketahui hingga berwarna (Tinted FL-41) bila pencetus saat ini, sedangnya ada hipotesis yang berupa cahaya (silau). Air mata buatan menyatakan bahwa HFS disebabkan oleh dapat diberikan untuk melembabkan penekanan saraf wajah oleh pembuluh daerah mata karena pasien BEB dan HFS darah. Penyebab sekunder BEB dan pada umumnya juga disertai dengan HFS dapat berupa trauma, bells palsy, mata kering. Obat relaksan atau pelemas 13

v TULISAN PANENJO otot dapat diberikan untuk mengurangi Gambar 1 . Benign Essential Blepharospasm (a); Hemifascial gejala dengan mengurangi kontrasi otot Spasm (b) di sekitar mata dan wajah. Pada kasus yang sangat berat dan tidak mengalami Perbaikan gejala dapat dilihat pada hari ke perbaikan dengan modalitas terapi 2-14 setelah penyuntikan. Meskipun hanya lainnya, dapat dilakukan tindakan operatif, dibutuhkan dosis kecil untuk efektifitas namun tindakan operatif merupakan terapi, efek yang didapatkan hanya tindakan invasif dengan hasil yang kurang bersifat sementara, sehingga diperlukan memuaskan sehingga bersifat kontroversi penyuntikan secara periodik setiap 3-4 sebagai penatalaksanaan pasien BEB bulan sekali. Efektifitas terapi botox akan dan HFS. Selain modalitas terapi yang menurun bila digunakan selama beberapa sudah dijelaskan diatas, keluhan kedutan tahun karena tubuh akan memproduksi berlebihan dapat dikendalikan dengan zat antibodi. Injeksi Botox dapat injeksi botox. menurunkan gejala 85% - 95% sehingga merupakan terapi yang efektif untuk Botox atau botulinum toxin merupakan pasien BEB dan HFS agar dapat melakukan suatu neurotoxin yang bekerja aktivitas sehari-hari serta meningkatkan melumpuhkan otot dengan cara kualitas hidup. menghambat hantaran sinyal pada ujung – ujung saraf, sehingga otot yang terpengaruh tidak mampu lagi berkontraksi. Namun demikian, efek yang ditimbulkan oleh botox ini hanya bersifat sementara. Injeksi botox pada otot sekitar mata dan wajah terbukti sangat efektif untuk mengatasi keluhan pada pasien BEB dan HFS. 14

SaIKhnaagcbinaaSmtatIKhneaaaMgcbtrinaaaabmttteeaMatrbaaabtateaObaastalOuaslkaukaLeLhehetertrneaneasrgagsargawaKgnaaotawnnuKtnnyaaogtakannnun?gtnyagakann?g WdeunjugdankaRneILmEpxiaSnMmIuLEWdeunjugdankaRneILmEIpNCxIiFIPCaONCMESnNRINFMMPCDmROOMAEJSlIuCSNRLMLiNcIAeEA:MnDSd0TRoI8AKOA1NJS1olCC2.CSI40ECMLi0BNcEI1aAeNn0TA:nd0DEuS5d0RnTOogI8AK1N1oCC2.I40EC0BNE1aNn0Td0DEu5RnOg 0PAE8MS1T0HN81E1T21RIC02S0E0Y0ME110C0A0A05RTE5A& DCRIYCEEYENCDLINOIC PAEMSTHNETRICSEYME CAARTEA& DCRIYCEEYENCDLINOIC

LENSA PANENJO Perawatan Lensa Kontak dr. Joan Sherlone Hutabarat, Sp.M Pusat Mata Nasional, Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Divisi Refraksi Low Vision & Lensa Kontak Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung Penggunaan lensa kontak telah meningkat mengancam penglihatan. Ketidaknyamanan, pesat dalam beberapa tahun ke belakang. abrasi kornea, mata kering, neovaskularisasi Sekitar 150 juta orang di dunia menggunakan kornea, konjungtivitis alergi, dan infeksi kornea lensa kontak untuk mengoreksi kelainan adalah komplikasi utama yang menurunkan refraksi seperti miopia, hiperopia, dan keberhasilan lensa kontak dan bahkan astigmatisme sebagai alternatif kacamata; dapat menyebabkan lensa kontak harus dan sebagai pilihan terapi utama dalam diberhentikan penggunaannya. Suatu studi kasus seperti afakia, keratokonus, kornea menunjukkan bahwa 6% pemakai lensa kontak ireguler, dan anisometropia tinggi. Terlepas mengalami komplikasi setiap tahun. dari keuntungan menggunakan lensa kontak, terdapat juga kerugian yang mungkin terjadi, Sebagian besar komplikasi tersebut terjadi mulai dari yang ringan hingga yang berpotensi karena ketidakpatuhan terhadap rekomendasi 16

LENSA PANENJO dan perawatan lensa kontak, termasuk 5. Jangan tidur dengan menggunakan lensa pembersihan dan disinfeksi yang tidak tepat, kontak. penggunaan lensa kontak lebih dari periode yang direkomendasikan, penggunaan larutan 6. Cuci tangan dengan sabun dan air dan yang salah, dan cuci tangan yang tidak keringkan dengan handuk bersih sebelum memadai. Sistem perawatan lensa kontak menyentuh lensa kontak. sangat penting untuk keberhasilan pemakaian lensa kontak dan juga dapat mengurangi risiko 7. Gunakan metode pembersihan “gosok tersebut. Berikut adalah rekomendasi yang dan bilas” apa pun jenis larutan pembersih dapat diikuti saat menggunakan lensa kontak: lensa yang digunakan. Gosok lensa kontak 1. Ikuti jadwal yang diberikan dokter spesialis dengan jari bersih, lalu bilas lensa dengan larutan sebelum merendamnya. mata untuk waktu pemakaian dan penggantian lensa kontak. 8. Jangan pernah memasukkan kontak ke 2. Ikuti petunjuk dokter, produsen lensa dalam mulut untuk membasahinya. Air liur kontak, dan produsen larutan pembersih bukanlah larutan steril. lensa kontak untuk rekomendasi pembersihan dan penyimpanan lensa 9. Jangan membilas atau menyimpan lensa kontak. Jika lensa kontak disimpan dalam kontak dalam air (air keran atau air steril). wadah untuk jangka waktu yang lama, baca instruksi untuk disinfeksi ulang 10. Jangan pernah menggunakan larutan sebelum pemakaian. Jangan pernah buatan sendiri. memakai lensa kontak jika telah disimpan selama 30 hari atau lebih tanpa disinfeksi 11. Jangan gunakan larutan biasa atau tetes ulang. mata untuk mendisinfeksi lensa. 3. Ikuti jadwal kontrol pemeriksaan mata. Lensa kontak dan kornea dapat berubah 12. Gunakan larutan baru setiap kali bentuk seiring waktu. Untuk memastikan membersihkan dan mendisinfeksi lensa ukuran lensa kontak tetap benar dan kontak. Jangan pernah menggunakan resepnya tepat, lakukan kontrol ke dokter kembali larutan sebelumnya. spesialis mata secara teratur. 4. Jangan mandi, berenang, menggunakan 13. Jangan memindahkan larutan lensa kontak bak mandi air panas atau kegiatan lain ke dalam botol yang berbeda. di mana air dapat masuk ke mata saat mengenakan lensa kontak. 14. Pastikan ujung botol larutan tidak menyentuh permukaan apa pun. Tutup botol dengan rapat saat tidak digunakan. 15. Jaga kebersihan wadah lensa kontak. Bilas dengan larutan lensa kontak steril (bukan air keran) lalu biarkan wadah kosong terbuka hingga kering. 16. Ganti casing setidaknya setiap 3 bulan, atau segera jika retak atau rusak. 17

v PANENJO NEWS Botox sebagai Pilihan Terapi Non Operasi pada Mata Juling dr. Primawita Oktarima Amiruddin, Sp.M(K), M.Kes Pusat Mata Nasional, Rumah Sakit Mata Cicendo, Divisi Pediatrik Oftalmologi dan Strabismus Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran Posisi bola mata yang tidak sejajar atau bola mata. Masalah utama yang terjadi sering dikenal dengan istilah juling, apabila seseorang mengalami juling tidak hanya dapat mengganggu secara sebenarnya bukanlah masalah kosmetik, kosmetik namun juga mengganggu namun lebih berpengaruh ke masalah fungsi penglihatan. Kondisi juling ini akan penglihatan binokular. Strabismus mengganggu secara penampilan pada saat akan mempengaruhi bagaimana cara seseorang berinteraksi sosial. Penderita kita melihat. Saat kedua mata dalam dewasa yang juling sering merasa malu posisi lurus, masing-masing mata akan karena lawan bicaranya tidak tahu harus mengirimkan informasi penglihatan/ melihat/kontak mata ke matanya yang bayangan ke pusat penglihatan di mana. Seorang anak yang juling terkadang otak. Otak akan mengkombinasikan dirundung atau mengalami bullying oleh kedua bayangan ini menjadi bayangan teman-temannya karena kondisi kelainan berbentuk tiga dimensi (penglihatan posisi bola matanya yang tidak sejajar. 3D) sehingga seseorang dapat memiliki persepsi kedalaman. Bila satu mata juling, Strabismus atau mata juling ini secara bayangan dari kedua mata yang sampai umum disebabkan karena kelainan ke otak tidak akan sesuai sehingga dapat penglihatan binokular (penglihatan dua timbul keluhan penglihatan ganda atau mata) dan atau kontrol neuromuskular double. Akibatnya seseorang akan merasa (kontrol persarafan dan otot) dari gerak pusing, karena tidak dapat membedakan 18

PANENJO NEWS mana bayangan objek/benda yang strabismus diantaranya koreksi kelainan sesungguhnya. Misalnya pada saat akan refraksi (kacamata), terapi amblyopia/ mengambil gelas berisi air, penderita mata malas, terapi ortoptik, kacamata strabismus yang mengalami penglihatan prisma, dan Botulinum Toxin (Botox). ganda akan salah memperkirakan jarak sehingga gelas tersebut tidak teraih atau Botulinum Toxin (Botox) merupakan malah tumpah. Apabila kondisi strabismus neurotoksin yang dihasilkan oleh ini sudah berlangsung lama atau terjadi spesies bakteri Clostridium botulinum. pada usia anak, otak akan beradaptasi Botulinum Toxin tipe A ini menimbulkan dengan mengindahkan atau “menekan” efek paralisis/kelumpuhan sementara informasi penglihatan dari mata yang pada otot penggerak bola mata (otot juling supaya tidak terjadi lagi penglihatan ekstraokular). Terapi strabismus ganda. Seiring dengan hal tersebut, menggunakan Botox ini pertama kali penderita strabismus juga akan kehilangan dilakukan oleh Alan B. Scott pada tahun persepsi kedalaman atau penglihatan 1973, lalu pada tahun 1989 Food and 3 dimensinya. Apabila salah satu mata Drug Administration (FDA) & National selalu menjadi mata yang juling (mata Eye Institute (NEI) menyetujui Botox ini yang juling tidak bergantian) maka lama sebagai terapi untuk strabismus dan kelamaan bayangan dari mata tersebut blepharospasm. akan semakin diabaikan oleh otak dan menjadi semakin menurun penglihatannya Indikasi penggunaan Botox antara atau yang disebut ambliopia (mata malas/ lain pada esotropia (juling ke dalam) lazy eyes). atau eksotropia (juling ke luar) dengan besaran juling (deviasi) kecil sampai Terapi atau pengobatan strabismus secara sedang, esotropia komitan onset akut, umum dibedakan menjadi operatif dan strabismus residual maupun konsekutif non operatif. Beberapa kondisi strabismus setelah operasi strabismus 2-8 minggu memerlukan tindakan operasi, namun atau lebih, strabismus paralitik akut, sebagian lainnya dapat ditunda operasi thyroid eye disease (Grave’s disease) atau menggunakan terapi selain operasi. fase akut, sebagai terapi penunjang pada Beberapa pilihan terapi non operasi yang operasi untuk esotropia dan eksotropia bersifat sementara maupun definitif pada dengan deviasi besar atau parese N.VI, 19

v PANENJO NEWS serta apabila dibutuhkan pilihan muscle bola mata. Tindakan ini pada dewasa sparing pada pasien dengan risiko iskemia dilakukan dalam bius lokal menggunakan segmen anterior. Terapi injeksi Botox anestesi topikal, sementara pada anak- ini akan kurang efektif bila digunakan anak dan dewasa yang tidak kooperatif sebagai agen tunggal pada strabismus dilakukan dalam bius total atau anestesia dengan deviasi besar, strabismus restriktif, umum. Botulinum toxin akan memberikan strabismus sekunder akibat reseksi otot efek dalam 48 jam hingga 5 hari dan yang berlebihan atau muscle slippage, efeknya akan bertahan selama 5-8 minggu. strabismus dengan pola alfabet (sindrom Pemulihan fungsi otot yang disuntik akan A, V, X), dissociated vertical deviation (DVD) kembali pada 5-14 minggu, tergantung dan strabismus paralitik kronik. dari densitas inervasi/persarafan, tempat injeksi, jumlah dan konsentrasi Botox Penggunaan Botox untuk terapi yang dimasukkan. Akibat efek Botox strabismus dilakukan dengan cara yang bersifat sementara ini seringkali menyuntikkannya pada otot penggerak dibutuhkan penyuntikan ulang untuk mendapatkan hasil terapi yang diinginkan. Sebelum Penyuntikan Setelah Penyuntikan Botox Botox 20



vvv SUDUT PANENJO Pentingnya Vaksinasi COVID-19 Booster (Lanjutan) dr. Angga Fajriansyah, Sp.M(K) Ketua Komite PPI PMN RS Mata Cicendo Perkembangan kasus COVID-19 di untuk meningkatkan proteksi individu Indonesia mendapatkan perhatian yang terutama pada kelompok masyarakat serius dari seluruh pihak, walaupun rentan. Komite Penasihat Ahli Imunisasi saat ini kasus COVID-19 melandai dan Nasional atau ITAGI, berdasarkan kajian mengalami penurunan namun tetap melalui surat nomor ITAGI/SR/2/2022 tidak bisa dianggap enteng karena risiko mengenai Kajian Vaksin COVID-19 penularan yang masih tinggi terutama dosis lanjutan (booster), menganjurkan kasus Omicron. Vaksinasi merupakan pemberian dosis lanjutan (booster) untuk salah satu cara ampuh dalam upaya memperbaiki efektivitas vaksin yang telah pencegahan penyakit dengan membentuk menurun. kekebalan pada tubuh. Pemerintah telah melaksanakan program vaksinasi Vaksinasi primer merupakan vaksinasi COVID-19 dosis primer (2 dosis) yang dosis utama untuk memberikan imunitas/ jumlahnya telah mencapai 70,38% dari kekebalan terhadap penyakit COVID-19 sasaran vaksinasi nasional pada seluruh dalam jangka waktu tertentu, sedangkan masyarakat. Vaksinasi Booster merupakan vaksinasi yang dilakukan setelah seseorang Hasil studi menunjukkan terjadinya mendapatkan vaksin primer dosis lengkap, penurunan antibodi 6 bulan setelah bertujuan untuk mempertahankan tingkat mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kekebalan dan memperpanjang masa primer lengkap sehingga dibutuhkan perlindungan. pemberian dosis lanjutan atau booster 22

SUDUT PANENJO Dokumentasi Kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia ke Posko Vaksinasi COVID-19 Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung 23

vvv SUDUT PANENJO Pelayanan Vaksinasi COVID-19 di Posko Vaksinasi COVID-19 Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung Aturan Vaksin Booster COVID-19 : Upaya pemberian vaksinasi COVID-19 bagi 1. Penerima vaksin telah berusia 18 tahun ibu hamil juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasehat Ahli Imunisasi ke atas Nasional (ITAGI) 2. Telah menerima vaksin dosis kedua Regimen pemberian dosis lanjutan dalam jangka waktu minimal 6 bulan (booster) menurut Kemenkes : 3. Diprioritaskan untuk kelompok 1. Untuk sasaran dengan dosis primer rentan, yaitu lanjut usia dan pengidap Sinovac maka diberikan: komorbid 24

SUDUT PANENJO • Vaksin Astra Zeneca, separuh dosis Penting untuk diketahui bahwa gejala (half dose) atau 0,25 ml. yang muncul setelah vaksinasi merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh kita • Vaksin Pfizer, separuh dosis (half sedang memberikan respon terhadap dose) atau 0,15 ml. virus Corona, namun perlu diingat juga bahwa kita tidak akan kebal selamanya 2. Untuk sasaran dengan dosis primer terhadap virus meskipun sudah menerima Astra Zeneca maka diberikan: vaksin booster. Setelah vaksinasi booster • Vaksin Modema , separuh dosis bukan berarti protokol kesehatan menjadi (half dose) atau 0,25 ml. kendor, justru 6 M (memakai masker, • Vaksin Pfizer, separuh dosis (half mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi dose) atau 0,15 ml. kerumunan, membatasi mobilitas dan menghindari makan bersama) harus terus 3. Bila ada regimen dosis lanjutan yang dijaga dan diperketat. baru untuk Vaksinasi Program akan disampaikan kemudian. Sumber : 1. Surat Edaran HK.02.01/i/ 1919 /2021 Sampai saat ini belum ada rekomendasi mengenai pengulangan vaskin COVID-19 tentang vaksinasi dosis ketiga bagi setelah pemberian vaksin booster. seluruh tenaga kesehatan, asisten Ketika antibodi setelah pemberian vaksin tenaga kesehatan dan tenaga booster telah menurun dalam beberapa penunjang yang bekerja di fasilitas waktu, langkah selanjutnya masih dalam pelayanan kesehatan. penelitian, termasuk perlu atau tidaknya 2. Surat edaran nomor: HK.02.02/ melakukan vaksin secara berkala. II/252/2022 tentang vaksinasi covid-19 dosis lanjutan (booster) Sama seperti pemberian vaksin dosis 3. Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal sebelumnya, vaksinasi booster COVID-19 Pencegahan dan Pengendalian juga bisa memberikan efek samping yang Penyakit Nomor SR.02.06/II/ umumnya bersifat sementara dan ringan, 1180 /2022 tentang Penyesuaian seperti nyeri di lokasi suntikan, demam, Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis nyeri otot, sakit kepala dan kelelahan. Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat Umum. 25

Mengurangi Ketergantungan Terhadap Kacamata atau Lensa Kontak dr. Andrew M. H. Knoch, Sp.M(K), MKes Kepala Instalasi Eksekutif PMN RS Mata Cicendo Bandung Dewasa ini masyarakat yang pilihan tatalaksana untuk mengurangi membutuhkan kacamata atau lensa ketergantungan terhadap kacamata atau kontak karena rabun jauh ataupun dekat lensa kontak tersebut adalah dengan jumlahnya semakin banyak. Tidak sedikit tindakan Lasik. pula para pengguna tersebut merasa terganggu aktivitasnya karena penggunaan Lasik (Laser Assisted In-situ Keratomileusis) kacamata atau lensa kontak. Salah satu adalah suatu tindakan bedah 26

PROMOSI KESEHATAN menggunakan sinar laser terhadap kornea selaput bening yang lemah merupakan mata (selaput bening mata, bagian paling kontraindikasi untuk dilakukan tindakan depan bola mata, tempat sinar pertama Lasik. kali masuk ke dalam mata). Tujuan Lasik adalah untuk mengurangi koreksi rabun Jenis prosedur Lasik ada tiga, yaitu : jauh, dekat dan silindris. Laser tersebut 1. Lasik dengan pembuatan flap dengan akan mengikis (mileusis = memahat, kerato = kornea) selaput bening mata, sehingga mikrokeratome. ketebalan kornea berkurang serta Lasik dengan mikrokeratome adalah kelengkungan kornea berubah. Prosedur prosedur lasik dengan menggunakan ini semakin diminati karena tingkat mikrokeratom (pisau kornea dengan keamanan dan akurasi yang tinggi. ukuran mikroskopis) untuk menyayat dan membentuk flap. Sesudah flap Ada beberapa persyaratan sebelum terbentuk, flap akan dibuka, dan daerah dilakukan tindakan Lasik, yaitu usia 18 stroma kornea akan diablasi / dikikis tahun keatas, tidak sedang hamil atau dengan menggunakan laser excimer menyusui, lolos tindakan skreening Lasik, (excited dimer). dan kondisi mata sehat. Skreening Lasik 2. Lasik dengan pembuatan flap dengan adalah pemeriksaan dengan menggunakan femtolaser. alat-alat canggih yang ditujukan pada Lasik dengan femtolaser adalah selaput bening (kornea) mata. Akan diukur prosedur lasik dengan menggunakan berapa ketebalan, kelengkungan serta dua jenis mesin laser, yaitu laser struktur selaput bening mata. Pasien femtosecond untuk menyayat dan pengguna lensa kontak perlu melepas membentuk flap dan laser excimer lensa kontak selama 2 minggu pada untuk mengikis daerah stroma. Sesudah pengguna lensa kontak lunak (soft lens) flap terbentuk dengan mesin laser dan 4 minggu pada pengguna lensa kontak femtosecond, pasien akan berpindah / keras (rigid gas permeable lens) sebelum bergeser tempat ke mesin excimer laser, dilakukan skreening Lasik. Pada pasien lalu flap akan dibuka, dan daerah stroma yang ketebalan kornea tipis, memiliki kornea akan diablasi / dikikis dengan kelengkungan yang ekstrim serta struktur menggunakan laser excimer (excited dimer). 27

PROMOSI KESEHATAN 3. Lasik tanpa pembentukan flap pada mata. Tindakan ini dikerjakan pada kornea (RelEx Smile). rawat jalan, setelah tindakan pasien tidak Dua prosedur yang pertama masih perlu dirawat. melakukan pembentukan flap kornea, yaitu pembukaan lapisan pemukaan Setelah tindakan Lasik ada beberapa kornea. Sedangkan tindakan Relex hal yang menjadi perhatian pasien agar Smile adalah prosedur Lasik tanpa penyembuhan berjalan dengan optimal. pembuatan dan pembukaan flap Pasien perlu kontrol hari pertama, kornea. Laser femtosecond akan seminggu, sebulan dan tiga bulan setelah menyayat bagian dalam stroma kornea, tindakan. Ada tiga jenis obat tetes yang lalu melalui sayatan pada pemukaan perlu dipakai, yaitu yang mengandung kornea seluas 2-4 mm, sayatan pada antibiotik, pengontrol peradangan serta bagian dalam kornea akan diambil / air mata buatan dengan frekuensi dan dikeluarkan. Keuntungan dari tindakan durasi tertentu. Aktivitas ringan dapat Relex Smile dibangingan Lasik lainnya dilakukan seperti biasa. Hal yang dilarang adalah kemungkinan terjadinya mata adalah air masuk ke dalam mata selama kering setelah tindakan menjadi lebih seminggu pertama, mata dikucek-kucek, rendah, karena daerah kornea yang olahraga berat, menggunakan make up disayat dari permukaan kornea yang sekitar mata selama seminggu pertama. minimal, dan yang kedua adalah Olah raga berat, berenang serta sauna struktur bola mata cenderung lebih dilarang sampai sebulan setelah tindakan. kuat karena tidak dibentuk flap kornea. Stabilitas penyembuhan tindakan Lasik Prosedur mana yang dapat dilakukan bisa dicapai hingga 3 bulan setelah pada pasien, bergantung dari hasil tindakan. Pada sebagian kecil pasien skreening Lasik. Tindakan Lasik dikerjakan mungkin masih tetap dibutuhkan dengan kondisi pasien sadar, sebelum kacamata untuk melihat lebih jelas. tindakan pasien akan diberikan anestesi topikal, yaitu obat bius yang diteteskan 28

Cicendo Jalan Cicendo No. 4 Bandung Lasik Center Telepon : (022) 4231280 / 4231281 Dengan LASIK, dapat terbebas Faks : (022) 4201960 ketergantungan kacamata dan lensa kontak Email : [email protected] Meski kelihatannya keren, menggunakan Website : www.cicendoeyehospital.org kacamata juga lensa kontak kerapkali membuat kita tidak nyaman dan bebas. Persyaratan LASIK Kacamata bahkan bisa jadi memperburuk • Berusia minimal 18 tahun penampilan kita. Sekarang, Anda tak perlu • Tidak dalam kondisi hamil atau khawatir dengan persoalan ini. menyusui LASIK atau laser in-situ • Tidak sedang mengkonsumsi obat- keratomileusis, merupakan jenis prosedur bedah yang menjadi sebuah fenomena obatan tertentu jaman ini, karena dapat memperbaiki • Memiliki ukuran kacamata yang stabil mata bermasalah seperti rabuh jauh, rabun dekat serta kelainan mata lainnya minimal 6 bulan terakhir dalam waktu singkat. Tak heran bila • Kondisi kesehatan mata secara umum prosedur ini makin diminati karena aman, efektif, cepat sembuh dan rendahnya baik tingkat kerisihan. • Bagi pengguna Lensa Kontak : • Lensa Kontak lunak (softlens) harus Apakah LASIK itu? Laser Assisted In Situ Keratomileusis atau dilepas minimal 2 minggu LASIK merupakan suatu prosedur untuk • Lensa kontak keras (hardlens) harus mengurangi atau menghilangkan kelainan refraksi. Kelainan refraksi yang dimaksud dilepas minimal 4 minggu mencakup minus (myopia) atau dikenal sebagai rabun jauh, plus (hipermetropia) atau dikenal sebagai rabun dekat, dan silindris (astigmat). 08112001005 www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo

SUDUT PANDANG Upaya Pencegahan dan Pengendalian Gangguan Indera Penglihatan Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Periode 2011 – 2016 dan 2020 - 2022 Saat ini, gangguan penglihatan masih Berdasarkan Peraturan Menteri menjadi masalah kesehatan global, Kesehatan RI No. 82 Tahun 2020 gangguan ini terjadi pada seluruh tentang Penanggulangan Gangguan kelompok umur. Gangguan penglihatan Penglihatan dan Gangguan tidak mengancam jiwa manusia, namun Pendengaran, bahwa kegiatan dapat menyebabkan kecacatan atau penanggulangan gangguan penglihatan disabilitas sehingga menurunkan diprioritaskan pada penyakit dengan kualitas hidup seseorang. Stigma kriteria tingginya angka kesakitan bahwa gangguan penglihatan tidak atau disabilitas, tingginya beban biaya menyebabkan kematian, menyebabkan pengobatan, dan dapat dilakukan masalah ini diabaikan dan akan pencegahan dan pengobatan. Terdapat dianggap serius apabila menimbulkan enam prioritas penyakit yang menjadi kecatatan atau kedisabilitasan seperti fokus program penanggulangan kebutaan. Penyandang disabilitas gangguan penglihatan yaitu Katarak, tentunya mengalami gangguan Kelainan Refraksi, Glaukoma, Retinopati mobilitas dan produktivitas sehingga Diabetik, Kebutaan pada Anak, dan Low menimbulkan dampak sosia-ekonomi Vision. yang cukup bagi keluarga, masyarakat dan negara. 30

SUDUT PANDANG Data Dinas Kesehatan Kota Bandung tahun 2021 yang bersumber dari Fasyankes yang ada di Kota Bandung, menunjukkan bahwa terdapat sebamyak 19.958 kasus katarak, 44.669 kasus kelainan refraksi, 5.365 kasus glaucoma, 3.332 kasus retinopati diabetikum,265 kasus retinopati prematurity dan 411 kasus low vision. Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian gangguan penglihatatan, Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan berbagai upaya yaitu memperkuat upaya promotif dan preventif termasuk meningkatkan upaya deteksi dini gangguan penglihatan, juga melakukan upaya kuratif dan upaya rehabilitatif. Berdasarkan target Renstra dengan pelayanan Kesehatan Ibu dan Kementerian Kesehatan RI 2020- anak, pelayanan Usaha Kesehatan 2024 yaitu jumlah Kabupaten/ Kota sekolah, Upaya kesehatan kerja, Upaya yang melaksanakan deteksi dini kesehatan lansia dan lain-lain. gangguan indera pada ≥ 40 % jumlah populasi, maka kegiatan deteksi dini Untuk meningkatkan kualitas gangguan penglihatan di Kota Bandung pelayanan dilakukan juga penguatan dilakukan kepada masyarakat berbagai usia, tidak hanya di dalam Gedung 31 Puskesmas tetapi juga dilakukan di luar Gedung Puskesmas, terintegrasi

SUDUT PANDANG kapasitas dan kompetensi sumber berbagai kegiatan orientasi dan daya kesehatan, yang bekerja sama webinar bagi petugas kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan Puskesmas dan FKTP lainnya, serta seperti PMN RSM Cicendo juga institusi bagi kader Posbindu. kesehatan mata lainnya, melalui 32

Layanan Jalan Cicendo No. 4 Bandung Pusat Mata Nasional Telepon : (022) 4231280 / 4231281 Rumah Sakit Mata Cicendo Layanan Khusus Mata Sub Spesialis Faks : (022) 4201960 Email : [email protected] Website : www.cicendoeyehospital.org • Infeksi & Imunologi didukung : • Katarak Bedah Refraktif TIM DOKTER PENUNJANG • Rekonstruksi Okuloplasti & Onkologi ELEKTROMEDIK DIAGNOSTIK CANGGIH • Refraksi, Low Vision & Lensa Kontak LABORATORIUM 24 JAM • Glaukoma RADIOLOGI 24 JAM • Vitreoretina PATOLOGI ANATOMI • Pediatrik Oftalmologi & Strabismus APOTIK 24 JAM • Neuro Oftalmologi OPTIK • Oftalmologi Komunitas  AMBULANCE 24 JAM RAWAT INAP IGD MATA 24 JAM BEDAH MATA POLIKLINIK EKSEKUTIF PAGI POLIKLINIK EKSEKUTIF SORE POLIKLINIK EKSEKUTIF SABTU POLIKLINIK EKSEKUTIF MINGGU CICENDO LASIK CENTER AESTHETIC EYE CARE & DRY EYE CLINIC MEDICAL CHECK UP MATA DAY CARE 08112001005 dengan menerapkan PROTOKOL KESEHATAN www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo

PANDANGAN MATA Bagaimana Cara Penggunaan Obat Mata yang Benar dan Aman? Apt. Ia Nurmayanti, M.Farm Kepala Instalasi Farmasi Mata merupakan organ tubuh yang sangat meneteskan obat ke bagian selaput penting. Saat mengalami sakit mata, lendir mata di sekitar kelopak mata dokter mungkin akan memberikan obat dan bola mata. Tetes mata sebagai mata untuk Anda gunakan secara mandiri. pengganti air mata yang berfungsi Namun, tahukah Anda, masing-masing untuk melembapkan mata yang kering, jenis obat mata mempunyai fungsi dan disebut dengan artificial tears. Selain tata cara penggunaan yang berbeda? air mata buatan (artificial tears), ada Penting untuk mengikuti petunjuk beberapa jenis obat tetes mata lain, penggunaan agar obat mata dapat bekerja yaitu yang berisi zat-zat tertentu, secara maksimal. seperti antihistamin, antiradang, dekongestan mata, dan antibiotik Obat mata itu sendiri terdiri dari beberapa sediaan diantara yaitu tetes mata dan Obat tetes mata biasanya perlu salep mata. diaplikasikan berulang-ulang. Obat tetes mata akan diserap melalui kornea 1. Tetes mata mata dan juga selaput lendir (mukosa) Obat tetes mata adalah sediaan steril konjungtiva. berupa larutan atau suspensi yang digunakan untuk mata dengan cara 34

PANDANGAN MATA Berikut cara penggunaan obat tetes mata: Keterangan gambar 9. Jika lebih dari satu jenis tetes mata atau Cek botol kemasan obat tetes mata lebih dari satu dosis yang digunakan, sebelum digunakan. Obat tetes mata tunggu sedikitnya lima menit sebelum harus dalam kondisi steril ketika akan tetesan berikutnya diberikan. digunakan. 1. Cuci tangan lebih dahulu. 10. Tetes mata dapat menyebabkan 2. Jangan menyentuh ujung penetes. rasa pedih tetapi seharusnya hanya 3. Mata melihat ke atas. berlangsung selama beberapa 4. Tarik kelopak mata bagian menit. Jika berlangsung cukup lama, konsultasikan pada dokter atau bawah sehingga terjadi bagian apoteker “penampungan”. 5. Letakkan penetes sedekat mungkin 11. Cuci tangan kembali dengan benar pada bagian mata yang akan diteteskan tanpa menyentuh mata. PEMBERIAN TETES MATA PADA ANAK 6. Teteskan sesuai dosis yang telah 1. Minta anak bersandar dengan kepala ditentukan. 7. Tutup mata sekitar dua menit. Jangan lurus. menutup mata terlalu rapat. 2. Mata anak dalam keadaan tertutup. 8. Kelebihan cairan dapat dibersihkan 3. Teteskan sesuai dosis yang ditentukan dengan kertas tissu. ke dalam sudut dalam mata. 4. Jaga agar kepala tetap tegak. 5. Bersihkan cairan yang berlebih. 35

v PANDANGAN MATA mata mengandung antibiotik, dan harus dibeli dengan resep dokter. 2. Salep Obat Mata Salep steril untuk pengobatan mata Obat mata dalam bentuk salep yang mengandung basis salep yang dapat bertahan lebih lama di dalam cocok, dimana pembuatan sediaan mata, sehingga tidak perlu terlalu salep mata dilakukan dengan sering digunakan. Tidak lama setelah menambahkan bahan obat sebagai penggunaan, biasanya pandangan larutan steril atau sebagai serbuk steril mata menjadi buram. Oleh karena yang termikronisasi dalam dasar salep itu, lebih disarankan untuk digunakan steril yang hasil akhirnya dimasukkan sesaat sebelum tidur di malam hari. secara aseptis dalam tube. Pada dasarnya penggunaan salep Salep mata yang berfungsi untuk mata hampir sama dengan tetes melumasi mata. Jenis obat mata ini mata. Cek tube kemasan salep mata terbuat dari bahan yang hampir sama sebelum digunakan. Obat salep mata dengan petroleum jelly dan bukan harus dalam kondisi steril ketika akan berbasis air. Namun, umumnya salep digunakan. 36

PANDANGAN MATA 1. Cuci tangan terlebih dahulu. botol . Terdapat resiko obat mata 2. Ujung tube salep jangan tersentuh terkontaminasi kuman jika disimpan dan digunakan lebih dari 4 minggu. apapun. Tulislah tanggal pembukaan segel 3. Kepala sedikit menengadah. kemasan untuk mengetahui tanggal 4. Pegang tube dengan satu tangan, pembuangan obat mata.Untuk kemasan minidose tidak boleh dan tarik kelopak mata bagian bawah digunakan lebih dari tiga hari setelah dengan tangan lain sehingga terbentuk kemasan terbuka. cekungan. 6. Menekan bagian saluran air mata 5. Oleskan sejumlah dosis yang telah dapat mencegah obat tetes mata ditentukan. masuk ke dalam sistem yang lain 6. Tutup mata selama dua menit. seperti ke hidung atau mulut. 7. Bersihkan kelebihan salep dengan 7. Berkonsultasilah dengan Dokter jika kertas tissu. gejala sakit mata menjadi lebih buruk 8. Cuci tangan kembali dengan benar setelah menggunakan obat mata. 8. Jangan menggunakan kendaraan Berikut beberapa tips untuk penyimpanan ketika mata belum benar-benar dan penggunaan obat mata tetes atau sembuh. pun salep: 9. Jangan menggunakan lensa kontak 1. Simpan pada tempat dengan ketika mata masih sakit. temperatur sejuk atau suhu ruangan Sumber : dan terhindar dari matahari langsung 1. https://vivahealth.co.id/article/ 2. Usahakan agar ujung pada botol/ salep obat tidak menyentuh mata, detail/8090/cara-pakai-obat-mata- jari, atau permukaan lainnya. Hal ini 2. https://www.alodokter.com/belajar- menjaga agar tetap dapat bebas dari kontaminasi. mengaplikasikan-obat-mata-di-rumah 3. Jangan berbagi obat mata dengan 3. http: // pionas.pom.go.id orang lain. 4. Menjaga agar penyimpanan obat mata terhindar dari jangkauan anak-anak. 5. Membuang obat mata 4 minggu setelah membuka segel kemasan 37

Poliklinik Jalan Cicendo No. 4 Bandung Eksekutif Telepon : (022) 4231280 / 4231281 Faks : (022) 4201960 Email : [email protected] Website : www.cicendoeyehospital.org Layanan Eksekutif adalah pelayanan • Pelayanan Laboratorium eksekutif rawat jalan di PMN RS • Pelayanan Elektromedik Diagnostik Mata Cicendo yang di rancang untuk • Pelayanan Radiologi memberikan kenyamanan, dengan • Pelayanan Dokter Spesialis Penunjang suasana baru sehingga pasien atau pengunjung diharapkan seperti tidak di lainnya Rumah Sakit pada umumnya dan pasien dapat langsung memilih dokter sesuai Jam Operasional Layanan Poliklinik jadwal dokter yang ada. Eksekutif • Pendaftaran Layanan Eksekutif Pagi Ditangani oleh Dokter Spesialis dengan sub spesialisasi: (Senin - Jum’at) Pukul 07.30 - 13.30 WIB • Katarak Bedah Refraktif • Pendaftaran Layanan Eksekutif Sore • Refraksi, Low Vision dan Lensa Kontak • Glaukoma (Senin - Jum’at) Pukul 15.30 - 18.00 WIB • Vitreo Retina • Pendaftaran Layanan Eksekutif Sabtu • Infeksi dan Imunologi • Pediatrik Oftalmologi dan Strabismus dan Minggu, Pukul 08.00 – 12.00 WIB • Rekontruksi, Okuloplasti dan Onkologi • Neuro Oftalmologi Pelayanan Penunjang • Pelayanan Optik • Pelayanan Apotik 08112001005 www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo

www.cicendoeyehospital.org RS Mata Cicendo @rs_matacicendo rs.matacicendo RS Mata Cicendo Cara memberi Saran/Pengaduan/Komplain Aku mau memberi saran/ komplain atau atau atau dapat disampaikan melalui Ayo Bantu kami untuk terus berupaya meningkatkan Pelayanan semakin baik! 39


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook