RENCANA KEGIATAN (ACTION PLAN) BIMBINGAN DAN KONSELING Bidang Tujuan Komponen Strategi Kelas Topik Media Evaluasi Ekuivalensi Layanan Layanan Layanan Sosial Membiasakan Dasar Bimbingan VII Pentingnya Kartu Proses 2 x 45 diri siswa Layanan kata maaf, situasi, dan menit (90 untuk tolong, dan video Hasil menit) menerapkan terima animasi, penggunaan kasih dan kata tolong, lembar maaf, dan evaluasi terimakasih di kehidupan sehari hari. Mengetahui, Kamis, 16 Juni 2022 Kepala Sekolah Guru BK Agus Tri Susilo, S. Pd., M. Pd. Faikha Hanan Hakimah NIP 1990082120161001 K3121036
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL SEMESTER GENAP 2022/2023 A Komponen Layanan Layanan Dasar B Topik Layanan Pentingnya kata maaf, tolong, dan terima kasih C Bidang Layanan D Fungsi Layanan Sosial F Sasaran Layanan Pemahaman F Materi Siswa kelas VII 1. Makna maaf, tolong terimakasih G Metode dan Teknik 2. Fungsi atau manfaat 3. Alasan mengapa 3 kata tersebut wajib diucapkan sesering mungkin Ceramah, tanya jawab, dan permainan kartu I Media Alat Kartu situasi, video animasi, dan lembar evaluasi J Waktu K Tanggal Pelaksanaan 2 x 45 menit L Sumber Bacaan Kamis, 30 Juni 2022 Fitriani. 2019. Peningkatan Perkembangan Moral Anak melalui Pembiasaan Ucapan Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih Kelompok A TK An-Nur Colo Panjangrejo Pundong Bantul. Skripsi. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dinas Pendidikan, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. 2021. Pembiasaan Budaya Positif dalam Berkomunikasi dengan Mengucapkan Kata Tolong, Maaf, dan Terima kasih. https://disdikpora.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/19- pembiasaan-budaya-positif-dalam-berkomunikasi-dengan- mengucapakan-kata-tolong-maaf-dan-terimakasih. Diakses pada tanggal 23 April 2022. Ulwiya, S. 2020. Tiga Kata Ajaib yang Menghadirkan Energi Positif. https://www.its.ac.id/news/2020/04/13/tiga-kata-ajaib-yang- menghadirkan-energi-poistif/. Diakses pada tanggal 23 April 2022. M Tujuan Dewi, D. M. 2018. Persepsi Mahasiswa FISIP UNPAS tentang Etika Penggunaan Kata Satotema (Salam, Tolong, Terima kasih, dan Maaf) dalam Pergaulan Sehari-hari. Skripsi. Universitas Pasundan Bandung. 1. Siswa dapat mengenal kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam berkomunikasi sehari-hari 2. Terbentuknya kebiasaan siswa untuk mengucapakan kata maaf, tolong dan terima kasih dalam pergaulan komunikasi sehari-hari 3. Tumbuhnya kesadaran siswa untuk menerapkan kata maaf, tolong dan terima kasih dalam komunikasi dengan teman, guru maupun orang tua
4. Siswa terbiasa mengucapakan kata maaf bila melakukan kesalahan, tolong untuk meminta bantuan , dan terima kasih ketika bertanya dan meminta tolong. N Uraian Kegiatan 1. Tahap Awal 1. Guru BK memberikan salam atau sapaan dengan penuh semangat dan keakraban kepada peserta didik 2. Guru BK mengajak peserta didik berdoa terlebih dahulu untuk mengawali kegiatan. 3. Guru BK mengecek kehadiran atau presensi peserta didik. 4. Guru BK menjelaskan pengertian dan tujuan dilaksanakannya bimbingan kelompok 5. Guru BK menjelaskan asas-asas bimbingan kelompok. 6. Guru BK menjelaskan secara singkat proses pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan nantinya. 7. Guru BK menjelaskan peran pemimpin kelompok (Guru BK) maupun anggota kelompok (peserta didik). 8. Guru BK memberikan penjelasan mengenai topik yang akan disampaikan tentang \"Pentingnya Kata Maaf, Tolong, dan Terima kasih\" 9. Guru BK memotivasi untuk saling mengungkapkan diri secara terbuka. 2. Tahap Peralihan/Transisi 1. Guru BK menjelaskan kembali secara ringkas kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Bimbingan Kelompok. 2. Guru BK menjelaskan aturan kelompok pada kegiatan yang akan dilaksanakan. 3. Guru BK membangun suasana dan menanyakan kesiapan peserta didik untuk memasuki tahap inti/kerja. 4. Guru BK mendorong peserta didik untuk berpartisipasi atau berperan aktif dalam kegiatan Bimbingan kelompok. 3. Tahap Inti/Kerja 1. Guru BK menegaskan kembali terkait topik akan dibahas dalam kegiatan bimbingan kelompok kali ini. 2. Guru BK memaparkan materi mengenai kata maaf, tolong, dan terima kasih. 2. Guru BK menjabarkan tentang pentingnya topik tersebut dibahas dalam bimbingan kelompok. 3. Guru BK mengajak peserta didik untuk berdialog interaktif tentang contoh penerapannya. 4. Guru BK menampilkan tayangan video mengenai topic yang dibahas. 5. Guru BK membuka sesi permainan Kartu Situasi 6. Peserta didik memperhatikan penjelasan Guru BK mengenai permainan Kartu Situasi 7. Peserta didik memperagakan TOMAT (Tolong Maaf Terima kasih) dan sesuai dengan kartu situasi yang telah dibagikan guru BK.
4. Tahap Pengakhiran/Terminasi O Evaluasi 1. Guru BK mengingatkan kembali kepada peserta didik bahwa 1. Evaluasi Proses kegiatan akan segera berakhir. 2. Guru BK mengajak peserta didik untuk melakukan refleksi diri 2. Evaluasi Hasil atas kegiatan yang telah dilaksanakan. - Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti kegiatan ini? - Tantangan apa yang kalian rasakan saat bermain kartu situasi? 3. Guru BK mengajak peserta didik untuk membuat kesimpulan dari materi yang telah disampaikan dalam kegiatan bimbingan kelompok. 4. Guru BK memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dari peserta didik. 5. Guru BK mengajak peserta didik agar mulai membiasakan dalam penggunaan kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari. 6. Guru BK menyampaikan materi layanan yang akan datang. 7. Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam. Memperhatikan proses layanan terutama keaktifan dan sikap peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan Evaluasi dengan instrumen yang sudah disiapkan, antara lain mencakup : 1. Pemahaman peserta didik terhadap materi pentinganya kata maaf, tolong, dan terima kasih. 2. Sikap/perasaan yang dialami peserta didik setelah menerima layanan BK bimbingan kelompok. 3. Tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima kegiatan layanan bimbingan kelompok. Mengetahui, Kamis, 16 Juni 2022 Kepala Sekolah Guru BK Agus Tri Susilo, S. Pd., M. Pd. Faikha Hanan Hakimah NIP 1990082120161001 K3121036
Lampiran 1 : Materi A. Makna Maaf, Tolong, dan Terima kasih Kata maaf, tolong, dan terima kasih atau yang sering disebut 3 magic words pastinya sudah sangat familiar di telinga kita. Sebagai makhluk sosial yang menjunjung tinggi adab dan moral penggunaan ketiga kata tersebut harusnya sudah menjadi hal dasar yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. 1. Ketika melakukan kesalahan, maka kita mengucapkan kata \"maaf\". 2. Ketika kita meminta bantuan, maka mengucapkan kata \"tolong\". 3. Ketika kita telah mendapatkan suatu pertolongan atau menerima kebaikan, maka kita mengucapkan kata \"terima kasih\". Pengertian - Maaf Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), maaf diartikan sebagai pembebasan seseorang dari hukuman (tuntutan, denda, dan sebagainya) karena suatu kesalahan; ampun: minta; ungkapan permintaan ampun atau penyesalan. Maaf merupakan suatu bentuk ungkapan permintaan atau permohonan ampun ataupun penyesalan karena suatu kesalahan. Meminta maaf berarti memberi ampunan atas kesalahan tersebut dan tidak menganggap lagi kesalahan tersebut. McCullough menyatakan bahwa Maaf diartikan sebagai cara mengatasi hubungan yang rusak dengan dasar prososial yang melibatkan dalam perubahan emosi dan sikap, (2000:4). Karakter ini berhubungan dengan hubungan yang terjadi antara individu dengan yang lainnya. Kata maaf juga merupakan sikap mencegah hal-hal negatif yang akan berdampak pada diri orang yang bersalah. Namun kata maaf ini tampakannya mulai jarang dipergunakan lagi karena salah satu penyebab sulitnya untuk meminta maaf adalah rasa gengsi. Rasa gengsi biasanya muncul dari ketidak inginan seseorang untuk bersikap rendah hati karena tidak mau terlihat “lemah”. - Tolong Dovidio & Penner (2001) dalam The Psychology of Helping and Altruism menyatakan bahwa menolong (helping) adalah suatu tindakan yang bertujuan menghasilkan keuntungan terhadap pihak lain. Perilaku tolong juga dapat diartikan sebagai tindakan yang menguntungkan orang lain tanpa harus menguntungkan si penolong secara langsung, bahkan kadang menimbulkan resiko bagi si penolong. Sebagai makhluk sosial, tentunya manusia tidak akan bisa terlepas dari bantuan orang lain. Kata Tolong menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah kata yang digunakan untuk ungkapan meminta bantuan dalam perihal apapun seperti meringankan beban, membantu supaya dapat melakukan sesuatu, dan lainnya. Apabila kita hendak memerlukan bantuan orang lain, kata tolong ini harus diucapkan dengan baik, jangan menggunakan kata-kata yang bersifat “menyentak” karena itu malah akan menyinggung perasaan orang yang akan membantu.
- Terima kasih Ucapan Terimakasih biasanya digunakan untuk menggambarkan rasa syukur atau membalas budi setelah menerima kebaikan, pertolongan, maupun hal-hal lain yang sifatnya menyenangkan. Dalam keseharian kata terima kasih sering dilontarkan kepada orang yang telah membantu maupun berbuat baik terhadap kita. Terima Kasih merupakan bagian dari sikap bersyukur atau gratitude. Menurut Emmons dan McCullough mereka menyatakan bahwa, “Bersyukur merupakan sebuah bentuk emosi atau perasaan yang kemudian berkembang menjadi suatu sikap, sifat moral yang baik, kebiasaan, sifat kepribadian, dan akhirnya akan memengaruhi seseorang menanggapi/bereaksi terhadap sesuatu atau situasi. Serta bersyukur itu membahagiakan, membuat perasaan nyaman, dan bahkan dapat memacu motivasi.” (2003:569). Dari ucapan terima kasih juga dapat menimbulkan energi positif yang biasanya melekat pada diri individu yang mengucapkannya dan membawa sikap atau perilaku untuk berbuat hal-hal terpuji. Ketiga kata tersebut selain perlu diucapkan secara tulus, disertai ekspresi dan bahasa tubuh yang mendukung. Ketika meminta tolong kepada orang lain, disampaikan dengan nada suara yang pelan, tidak terkesan meminta atau memerintah. Ketika memohon maaf, disampaikan dengan suara lirih dan penuh dengan penyesalan, serta janji tidak akan mengulangi lagi kesalahan. Dan ketika mengucapkan terima kasih, disertai dengan wajah yang sumringah dan saling berjabat tangan. Jika hal itu dilakukan secara face to face, hal yang perlu diperhatikan juga adalah ekspresi wajah dan kontak mata karena hal tersebut akan sangat membantu terhadap efektivitas sebuah komunikasi. B. Manfaat Kata Maaf. Tolong, dan Terima kasih - Manfaat dari kata maaf, yaitu rasa saling rendah hati muncul dan tidak akan ada rasa kesombongan karena dengan mengungkapkan kata maaf kita merasa bahwa manusia mempunyai banyak salah. - Manfaat dari kata tolong, yaitu akan mempunyai rasa saling menghargai dan tidak ada rasa saling diremehkan karena dari pihak yang dimintai tolong merasa diremehkan, maka dari itu jika mengatakan kata tolong terlebih dahulu pasti tidak akan ada rasa saling sakit hati di antara keduanya. - Manfaat dari kata terima kasih, yaitu akan mempunyai rasa toleransi dan menumbuhkan rasa hubungan yang silaturrahmi. Karena, dengan kata terimakasih kita dapat membiasakan rasa toleransi yang tinggi terhadap sesama. Jadikanlah tiga kata tersebut menjadi kebiasaan sehari-hari agar menjadi dan memulai hari-hari yang baik dari hal yang sekecil apa pun, karena dengan memperdulikan hal sekecil apa pun di sekitar kita maka akan terbiasa dengan hal-hal dan masalah yang besar pun. C. Alasan Mengapa Kata Maaf, Tolong, dan Terima kasih Wajib Diucapkan Sesering Mungkin 1. Meminta tolong membuat orang lain merasa lebih dihargai dan dibutuhkan 2. Meminta tolong adalah salah satu cara menjalin interaksi dengan orang lain 3. Berterima kasih kepada orang lain membuat orang lain merasa dihargai
4. Berterima kasih memicu orang lain untuk berbuat baik lagi 5. Meminta maaf dapat memperbaiki hubungan dengan orang lain 6. Meminta maaf dapat meredam amarah dan egois Lampiran 2 : Tayangan Video https://www.youtube.com/watch?v=PZOUSuVsRNE Lampiran 3 : Kartu Situasi
Lampiran 4 : Evaluasi Proses LEMBAR EVAUASI PROSES LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Kelas : Hari/tanggal : Topik : Pentingnya kata maaf, tolong, dan terima kasih Petunjuk : Beri tanda centang ( √ ) pada kolom skor sesuai hasil penilaian anda Keterangan : Skor 4 : Sangat Sesuai Skor 3 : Sesuai Skor 2 : Cukup Sesuai Skor 1 : Sangat Tidak Sesuai NO PERTANYAAN 4 SKOR 1 32 1. Peserta didik berantusias dalam mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok 2. Peserta didik aktif dalam menjawab salam 3. Peserta didik mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok dengan tertib dan kondusif sesuai dengan aturan dan kesepakatan 4. Peserta didik menyimak video tayangan dengan tertib dan saksama 5. Peserta didik aktif bertanya pada saat kegiatan layanan bimbingan kelompok berlangsung 6. Peserta didik bersemangat dalam mengikuti permainan Kartu Situasi 7. Peserta didik mampu memahami apa yang telah mereka pelajari selama proses layanan bimbingan kelompok berlangsung 8. Peserta didik mampu menyimpulkan kembali terkait topik yang telah dibahas dalam bimbingan kelompok 9. Peserta didik mampu memberikan gambar mengenai langkah selanjutnya yang akan dilakukan setelah mengikuti kegiatan bimbingan kelompok 10. Peserta didik mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok hingga selesai Jumlah Skor
Lampiran 5 : Evaluasi Hasil LEMBAR EVALUASI HASIL LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Nama : No. Absen : Kelas : Hari/tanggal : Topik : Pentingnya kata maaf, tolong, dan terima kasih Berikan jawaban dengan memberi tandacheck list (✓) pada salah satu kolom skor yang paling sesuai dengan hasil penilaian anda yang sesuai dengan kriteria berikut SS : Sangat Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai ST : Sangat Tidak Sesuai Jawaban yang anda berikan tidak menuntut jawaban Benar atau Salah. Jawablah dengan benar dantepat sesuai dengan hasil yang anda dapatkan selama kegiatan bimbingan kelompok. Hasil daripertanyaan ini tidak akan mempengaruhi nilai mata pelajaran anda di sekolah. Namun bermanfaat sebagai pertimbangan pemberian layanan berikutnya. Terima kasih. NO PERTANYAAN SKOR 1. Saya dapat memahami tujuan yang diharapkan dari 4 3 21 pelaksanaan kegiatan layanan bimbingan kelompok dengan topik \"Pentingnya Kata Maaf, Tolong, dan Terima kasih\". 2 Saya memahami pentingnya penggunaan kata maaf, tolong, dan terima kasih. 3. Saya dapat meyakini diri saya akan lebih baik dalam mengaplikasikan kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam kehidupan sehari hari. 4. Saya bisa menjadi contoh yang baik untuk orang sekitar dalam membiasakan menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih. 5. Saya dapat mensosialisasikan mengenai pentingnya kata maaf, tolong, dan terima kasih kepada orang di sekitar Saya. Jumlah Skor
Search
Read the Text Version
- 1 - 9
Pages: