Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore fix buletin

fix buletin

Published by Annisa NJ - 3MRK4, 2021-01-06 17:01:36

Description: fix buletin

Search

Read the Text Version

EDISI JAN - 2021 Kuliah PRAKTIK Offline SAAT PANDEMI? Di tengah lesunya perkuliahan praktik akibat pandemi, terdapat kelas-kelas yang melaksanakan praktik offline di kampus Politeknik Negeri Malang

02 S aRl aemd a k s i Salam Pers Mahasiswa! Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya Buletin Perspektif edisi Januari 2021. Tujuan diterbitkan buletin edisi ini adalah untuk memberikan informasi kepada mahasiswa lingkup civitas akademika Politeknik Negeri Malang (Polinema). Di Buletin kali ini, kami membahas tentang kuliah praktik offline yang saat pandemi di Polinema dan segala permasalahan yang melingkupinya. Melalui buletin ini, kami harap pembaca dapat mengetahui perspektif lain dari adanya kuliah praktik offline dan membantu memahami kondisi terkini di Polinema. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu serta mendampingi dan memberikan arahan dalam pembuatan Buletin Perspektif edisi Januari 2021. Semoga pembaca dapat mengambil manfaat dari informasi yang kami sampaikan. Kritik dan saran yang membangun sangat berguna untuk memperbaiki kualitas buletin edisi berikutnya. Selamat membaca! susunan redaksi PELINDUNG EDITOR LAYOUTER DISTRIBUTOR Tuhan Yang Maha Esa Aura Dewi Andini Amyrah P. Hartanto Adinda Nur Sabhrina Via Febriati Sinta Purwati PEMIMPIN UMUM Shafa Ilona Ahmad Maududi Azmi Nabila Permatasari H. Shanti Kumala Dewi Cahaya Azizah Briyana Virdian Jaya Yoslaza Chofa Nuraica Martha S.W. Resa Mahendra PEMIMPIN PERUSAHAAN Sinta Yuni Kartika Vinna Nurfadzillah PEMIMPIN REDAKSI FOTOGRAFER REPORTER Arya Putra Hadi Yulianto Salsabila Rachma Aninda Kirana Diffa A.S. REDAKTUR BULETIN Deo Fahmawan Raihanah Aulya K. Annisa Nurul Jannah Faizatul Mukarromah Laksmy Ardayanti S. Yurischa Aulya Firnanda Nur Sukma Pandawa Katakan Yang Benar Walau Itu Getir

Menelisik Kejelasan Praktik Offline saat Pandemi di Polinema Pelaksanaan praktikum o ine oleh mahasiswa Jurusan Teknik minggu mulai bulan September hingga Desember. Elektro di Gedung AI dengan menggunakan masker, Rabu (18-11). Praktikum o ine ini diterapkan dengan cara membagi (Sumber: Dokumen Istimewa) satu kelas menjadi dua kelompok yang masuk secara bergantian. “Kalau semisal satu kelas 23 ya sepuluh-sepuluh Praktik telah menjadi ciri khas perguruan tinggi lah, sesuai protokol kesehatan. Jadi nanti minggu pertama vokasi seperti Politeknik Negeri Malang (Polinema). itu kelompok 1, terus minggu berikutnya kelompok dua,” ujar Sistem perkuliahan Polinema pun lebih menjurus Bu Farida. Sedangkan bagi mahasiswa yang berhalangan kepada perkuliahan praktik dan ketrampilan dunia industri. hadir kelas o ine akan tetap diberi modul, ujian dan kelas Namun perkuliahan daring membuat semua proses tersendiri secara daring. Terdapat syarat agar mahasiswa perkuliahan itu menjadi terhambat. Tidak adanya kuliah dapat berkuliah o ine yaitu izin orang tua dan surat praktik di kampus menjadikan mahasiswa rumpun teknik keterangan dari RT/RW. Nur Isna Sabila dari kelas 2E Prodi tidak memahami proses praktik serta mengenal Teknik Telekomunikasi (TT) salah satu mahasiswa yang peralatannya. Sebelumnya kampus telah mengeluarkan mengikuti kelas ini mengaku protokol kesehatan berjalan Surat Edaran (SE) Nomor 83/DIR/TU/2020 yang ketat dan selalu menggunakan masker di dalam kelas. menjelaskan jika seluruh perkuliahan semester ganjil dilaksanakan secara daring. Selain di Teknik Elektro, perkuliahan praktik serupa juga terlaksana di Teknik Mesin. Muhammad Fauzan Sofyan, Namun selama satu semester daring kemarin, tim riset mahasiswa D3 Teknik Pemeliharaan Pesawat Udara (TPPU) Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Lembaga Pers memberikan keterangan bahwa terdapat praktikum secara Mahasiswa (LPM) Kompen menemukan beberapa jurusan tatap muka yang ia ikuti pada bulan November 2020. Dari 24 yang memberlakukan perkuliahan praktik o ine di mahasiswa di kelasnya dibagi menjadi tiga sesi untuk Polinema. Tentunya hal ini merupakan angin segar bagi praktikum o ine “Mata kuliah yang mengharuskan kami mahasiswa teknik namun juga menimbulkan pertanyaan. untuk datang ke kampus ada praktik kerja bengkel dan Bagaimana kejelasan keb akan kuliah o ine saat perluasan,” ujar mahasiswa asal Indramayu, Jawa Barat ini. pandemi? dan bagaimana pelaksanakan perkuliahan praktik tersebut? Selain model pembagian sesi juga terdapat model perwakilan membuat video praktik di kampus. Contoh saja di *** Jurusan Teknik Mesin, Bapak Listiyono, Ir., MT selaku dosen Prodi Teknik Otomotif Elektronik (TOE) menjelaskan bahwa Salah satu jurusan yang melaksanakan perkuliahan beliau memberikan kesempatan kepada 5 mahasiswa untuk praktik o ine adalah Teknik Elektro Program Studi (Prodi) datang ke kampus guna membuat video simulasi praktikum. Teknik Telekomunikasi. Terdapat dua kelas yang Model perwakilan ini juga kami temukan di Teknik Elektro melaksanakannya yaitu kelas oleh Ibu Farida Arinie dengan beberapa dosen yang mengadakan perkuliahan Soelistianto, ST., MT yang mengajar Praktikum Piranti praktik di Gedung AH. Elektronika dan Besaran Listrik lalu Bapak Koesmar anto, ST., MT yang mengajar mata kuliah Praktikum Antena. Kelas Namun tidak semua jurusan teknik melakukan praktik yang diajar bu Farida adalah 1A-1D prodi TT dan berlangsung o ine ini. Di Teknik Sipil, mahasiswa diberikan video mulai 15 Oktober hingga 17 Desember 2020. Sedangkan simulasi, setelahnya mereka diminta mencari bengkel di untuk Pak Koesmar anto mengajar kelas 2A-2E selama 12 sekitar rumah sebagai lokasi praktik. “Dari Teknik sipil itu membuat simulator, jadi membuat video simulasi dengan mengundang mahasiswa yang sudah lulus untuk menjadi bagian dalam simulasi untuk mata kuliah praktek,” ujar Dosen Teknik Sipil Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D. Di jurusan Teknik Kimia, mahasiswa diharuskan menonton video sebagai acuan untuk melakukan praktikum sendiri di rumah. Marshanda Ira Prameswara selaku mahasiswi dari Prodi D4 Teknologi Kimia Industri, menyayangkan pelaksanaan perkuliahan praktik o ine yang hanya dilaksanakan di beberapa jurusan saja. “Kalau dari Kimia benar-benar tidak diperbolehkan menjalankan praktikum o ine. Padahal sepengetahuan saya ada jurusan lain yang beberapa dosennya melaksanakan kuliah praktik di kampus,” jelasnya. Vokal Jangan Dicekal Kritis Jangan Dikikis

Bagaimana Kejelasan Keb akan Praktik Model hybrid sendiri adalah pembagian perkuliahan antara O ine ini? pembelajaran daring dan praktik tatap muka. “Kalau sudah masuk ke praktik modul sekian, ternyata ini harus o ine 04 Praktikum o ine yang terlaksana rupanya karena mungkin alatnya hanya bisa di kampus, tidak ada alat tidak memiliki keb akan yang jelas. di luar. Kalau seperti itu kan tidak ada pilihan kecuali mereka Pembantu Direktur (Pudir) I, Bapak Supriyatna ke kampus,” ujar Pudir 1. Adhisuwignjo, ST., MT mengungkapkan jika kelas praktik o ine bersifat diskresi, artinya keputusan diambil sesuai Mengenai kesiapan fasilitas kesehatan di kampus, Pudir 1 pertimbangan dosen yang bersangkutan. Pihak kampus menjelaskan jika nantinya akan terdapat prosedur tidak merekomendasikan adanya praktikum o ine dan kesehatan di kampus seperti pengecekan suhu tubuh di tidak ada izin resmi terkait praktik tersebut. Pudir 1 setiap jurusan, kewajiban menunjukkan keterangan sehat mengakui jika memang terdapat praktik o ine namun tidak bagi mahasiswa luar kota dan isolasi mandiri selama 14 hari boleh ada paksaan mahasiswa harus hadir o ine. “Kalau saat akan memasuki kampus. Selain itu juga akan terdapat memang mahasiswa itu berada di area Malang dan mau kuesioner terkait kuliah praktik kepada mahasiswa yang hadir ya boleh tapi dengan segala konsekuensi protokol akan hadir ke Malang. “Nanti akan dipersiapkan semacam yang harus d alankan. Dari kami tidak mengizinkan tetapi kuesioner terkait siapa yang ingin mengikuti kuliah Online, kala memang urgent ya kami izinkan, tapi tidak semua,” ujar yang kuliah O ine siapa, nanti di jurusan prodi dapat Pudir 1. membagi. Tinggal menunggu SE Direktur,” ujar Pudir 1. Fasilitas lain yang direncankan adalah adanya kamera yang Mahasiswa sedang melakukan praktikum di laboratorium Gedung AI ditempatkan di laboratorium untuk menampilkan jalannya Polinema, Selasa (01-12). praktikum o ine. Sehingga mahasiswa yang berkuliah daring tetap bisa mengikuti praktikum dengan lebih jelas. (Sumber: Dokumen Istimewa) Pengajaran Praktik oleh Dosen yang Terhambat Beliau juga mempertegas melalui SE Direktur Nomor: Adanya perkuliahan praktik tatap muka ini dianggap 114/DIR/SE/2020, jika pada perkuliahan semester genap menjadi alternatif bagi beberapa dosen. Ibu Farida 2020/2021 akan terdapat kuliah praktik o ine dengan mengungkapkan saat praktik o ine mahasiswanya banyak model hybrid atau pembelajaran campuran. Tertulis di SE mengalami kesulitan dalam memahami materi dan mudah tersebut jika hanya jurusan Teknik Mesin saja yang lelah. Sulitnya pemahaman mengenai materi praktik seperti menggunakan model ini. Di sisi lain, Pudir 1 menjelaskan jika penggunaan alat ukur menjadi alasan beliau memilih pelaksanaan model hybrid sebenarnya dapat digunakan di menjalankan model ini. Terbukti meski selama ini terdapat semua jurusan. “ Hanya saja saat dikonfirmasi ke para tutorial video dari YouTube, implementasi saat praktik o ine Ketua Jurusan (Kajur), jurusan praktik yang membutuhkan oleh mahasiswa cenderung belum baik. “Saya berikan tes model hybrid hanya jurusan Teknik Mesin. Jurusan lain lisan, tes praktik, itu mereka cuma ngomong 'Bagaimana ya lebih memilih mengusahakan untuk praktik menggunakan bu?' nah mengembalikan ini seperti semula nggak bisa model online,” ujar Pudir 1. sehari dua hari,” ujar bu Farida. Senada dengan itu Sekretaris Jurusan Teknik Elektro, Bapak Ari Murtono, Ir., MT mengungkapkan jika kuliah daring membuat mahasiswa tidak memperhatikan, mengantuk, sinyal bermasalah dan beragam alasan lain. “Jadi daya serapnya mungkin cuman 10%. Banyak keluhan ya, kalau online itu. Mungkin 70% dosen mengeluh,” ujar pak Ari. Tak hanya Elektro, dosen jurusan lain juga merasakan dampak pembelajaran praktik yang daring. Bapak Fadjar Purnomo, ST., MT selaku Sekjur Teknik Sipil mengungkapkan jika dosen kesulitan menjelaskan melalui daring terutama pada proses yang membutuhkan komputer spesifikasi tinggi. Untuk menanggulangi masalah ini, rencananya akan ada praktik pengganti untuk kelas 1,2, dan 3. “Harus tetap dilatih sistem motorik mahasiswa. Misalnya mengukur tanah harus pernah megang, mengatur ketinggian kedataran. Kalau itu tidak praktik langsung kan tidak bisa, jadi tetap nanti waktunya masih belum tahu kapan mungkin saat libur semester,” ujar Pak Fadjar. Pelaksanaan kegiatan praktik o ine ini juga tak lepas dari adanya pro dan kontra. Ibu Farida menuturkan bahwa beliau sempat ditelepon oleh salah satu orang tua mahasiswa, yang menolak adanya praktikum tatap muka selama pandemi. “Ya saya berikan penjelasan perlahan. Apabila orang tua Walau Mulut Terbungkam Pena Tetap Menikam

menyiapkan anaknya secara fisik dan mental, keamanan rumah serta pengajaran praktik daring yang bisa terjamin. Lagi pula di sini fasilitas kesehatannya sudah sama dengan teori menjadikan keterampilan lengkap,” terangnya. Tanggapan berbeda datang dari dosen mahasiswa menjadi menurun. “Kalau pandemi Teknik Sipil Ratih Indri Hapsari, ST., MT., Ph.D, beliau setuju untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah yaitu perkuliahan 05jelas praktik online, tetapi kalau memudahkan praktik secara daring. Menurutnya pembeljaran dapat memaksimalkan simulasi alat sehingga skill analisis masih mahasiswanya, saya lebih memilih opsi terasah. “Sehingga dengan dibuatnya video simulasi ini, praktikum o ine, memang sama-sama baik, dosennya cukup menjelaskan sekali, karena video diambil tapi dari segi pemahamannya kami mahasiswa lebih mudah menggunakan kamera berjangkauan tinggi sehingga semua memahami saat praktikum o ine,” ujar Shinta Bayu komponen alat itu malah keliatan. Jadi saya tetap optimis Rahmawati dari D3 Teknik Telekomunikasi. meskipun daring itu praktek tetap tersampaikan,” ujar Bu Ratih. Polinema sebagai perguruan tinggi vokasi tentu harus mengutamakan praktik daripada teori. Maka dari itu Praktik hanya Teori dan Ketrampilan yang Menurun perlunya adanya keb akan yang tegas terkait praktik bagi Berlakunya kuliah praktik yang sebagian besar dilakukan mahasiswa Polinema. Terbukti beberapa mahasiswa secara online tentu memiliki dampak bagi mahasiswa. merasa kuliah praktik o ine menjadi solusi atas model Alfatus Sholikin dari D3 Teknik Mesin mengungkapkan jika pembelajaran daring yang kurang efektif. “Kalau memang praktik online hanya mengkaji teori, tidak ada praktik sama terpaksa untuk tidak boleh kuliah praktik di kampus, sekali. Yusrina dari D4 Manajemen Rekayasa Konstruksi, juga seenggaknya semua dosen ini menjelaskan kuliah menuturkan jika kelas bengkel di jurusannya sama seperti praktikumnya itu dengan jelas. Mungkin dari bapak Kajur kelas teori, hanya sekedar menyampaikan materi saja. (Teknik Kimia) diharapkan bisa mengawasi dosen- “Kalau kelas praktik ini kan kita diajari membuat ini itu dosennya terkait penyampaian materi,” ujar Marshanda. secara langsung tapi kebetulan karena daring ini kita cuma menerima materi aja,” ujar Yusrina. Dilansir dari covid19.go.id, hingga Selasa (05-01), total Dampak lain yang paling dirasakan mahasiswa adalah sudah ada 779.548 kasus Covid-19 dan penambahan kasus kurangnya ketrampilan yang diterima dari perkuliahan. Hal baru mencapai 7.445 kasus per hari di Indonesia. Meskipun ini mengkhawatirkan karena dapat menimbulkan lulusan telah ada vaksin di Indonesia, masih dibutuhkan waktu politeknik yang standar keterampilannya menurun. selama 15 bulan mulai dari Januari 2021 hingga Maret 2022 Contohnya Yusrina yang mencontohkan tugas dari prodi MRK untuk tersebar secara merata. Melihat kondisi dan untuk mencari dan melihat proyek pengerjaan beton setelah penanganan COVID-19 di Indonesia yang tak kunjung diberi materi. Namun ia merasa itu tidak efektif karena membaik, rasanya sulit untuk yakin pandemi ini akan hanya melihat tidak merasakan praktiknya. Tanggapan sama segera berakhir dalam beberapa bulan ke depan. Rencana- disampaikan oleh mahasiswi Marshanda D4 Teknologi Kimia rencana untuk praktik o ine di semester genap telah Industri, menurutnya dengan tidak adanya pengalaman dikemukakan oleh kampus. Apakah rencana ini mampu pengoperasian alat menjadikan keterampilan yang memenuhi hasrat kebutuhan praktik mahasiswa? terhambat. “Kita kebingungan kalau disuruh praktikum Mungkinkah terdapat metode baru untuk perkuliahan sesuai video, secara alat-alat yang ada di rumah dan lab praktik saat pandemi? berbeda,” ujar Marshanda. Praktik di Masa Mendatang Pembelajaran daring memang menjadi alternatif paling aman selama pandemi. Namun praktikum atau bengkel tidak semua bisa d alankan daring. Minimnya alat praktikum di HASIL RISET Sumber: Tim Riset Litbang LPM Kompen, 15 November-07 Desember 2020 Total Responden: 91 mahasiswa Polinema secara acak dari 18 progam studi Bagaimana teknis Bagaimana tanggapan Anda Apakah orang tua Anda perkuliahan luring mengenai efektivitas setuju dengan pembelajaran daring di kelas Anda? saat pandemi? pelaksanaan praktik ofine di masa pandemi? 28% 22% Setengah Cukup 44% Memahami Tidak Kelas 43% 78% 56% 29% Perwakilan Sulit Setuju Keseluruhan Memahami Kelas Jadikan Pers Sebagai Jiwa Pribadimu

KOMIK Redaksi LPM Kompen menerima kritik dan saran pembaca, yang dapat dikirim melalui: LpmKompen @lpmkompen lpmkompen LINE @rlo8427q Lpm Kompen TV lpmkompen.com


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook