Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore e-magz_PTPN x-magz_edisi 35

e-magz_PTPN x-magz_edisi 35

Published by BlueHeart Design, 2020-10-02 01:11:18

Description: e-magz_PTPN x-magz_edisi 35

Search

Read the Text Version

Majalah Internal triwulan Volume: 035 | Th-VIII Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Inovasi Tiada Henti 15HALAMAN PTPN X Sepakati Jual 26HALAMAN Flights and Maps bersama Beli Listrik dengan PLN Pilot Drone PTPN X

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 PT Perkebunan Nusantara X Jl Jembatan Merah No 3-11, Surabaya 60175 Jawa Timur, Indonesia Telepon: (031) 3523143 (hunting) Fax: (031) 3523167 www.ptpn10.co.id | email: [email protected] PT Perkebunan Nusantara X | @ptpnx Visi Kebijakan Mutu Menjadi perusahaan agribisnis Nasional berbasis tebu dan Perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis tembakau yang unggul dan berdaya saing di tingkat Regional. nasional berbasis tebu dan tembakau berkomitmen untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO Misi 9001:2015, dengan: Sebagai perusahaan industri perkebunan terintegrasi yang  Memberikan pelayanan yang berkualitas berbasis tebu dan tembakau dalam memberikan nilai tambah sesuai dengan peraturan perundangan yang (value creation) bagi segenap stakeholders dengan: berlaku dan ketentuan internal perusahaan PTPN X kepda seluruh unit usaha dan atau anak 1. Menghasilkan produk perkebunan yang bernilai tambah perusahaan PTPN X dalam rangka menghasilkan serta berorientasi kepada konsumen. produk perkebunan yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi demi peningkatan kepuasan 2. Membentuk kapabilitas proses kerja yang unggul pelanggan, stakeholder, dan shareholder. (operational excellence) melalui perbaikan dan inovasi berkelanjutan dengan tatakelola perusahaan yang baik;  Mendorong terwujudnya keunggulan proses kerja melalui efisiensi, diversifikasi, dan 3. Mengembangkan kapabilitas organisasi, teknologi optimalisasi dilandasi corporate value: informasi dan SDM yang prima. Sinergi, Integritas, Profesional (SiPro) dalam upaya meningkatkan daya saing dan 4. Melakukan optimalisasi pemanfaatan aset untuk sustainability dengan tetap mengedepankan memberikan imbal hasil terbaik bagi pemegang saham. keseimbangan dan kelestarian lingkungan. 5. Turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan untuk kebaikan generasi masa depan. 2 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 emplasemen Rtiemdaksi Dalam Tekanan virus Corona Penanggung Jawab Sungguh sedih ketika Menteri Keuangan senagaimana ditetapkan UU APBN dan Nota Sri Mulyani pada Rabu, 1 April 2020, dengan Keuangan 2020. Dwi Satriyo Annurogo Bahasa yang agak terbata-bata dan sangat berhati-hati, mengumumkan tentang revisi Begitu juga bantuan pemerintah dalam Pemimpin Umum pertumbuhan ekonomi 2020, menyu­sul membebaskan pembayaran listrik bagi 24 pandemic virus Covid-19 yang telah mem- juta pelanggan dengan daya 450 Volt Am- Lutfil Hakim porak-porandakan sendi-sendi dan fondasi pere (VA) serta kepada tujuh (7) juta pelang- makro ekonomi nasional. gan listrik berupa diskon 50% dengan daya Pemimpin Redaksi 900 VA bersubsidi dengan skema berlaku Menkeu mengatakan, pertumbuhan tiga bulan yakni April, Mei dan Juni 2020. Suryanto ekonomi nasional pada 2020 diturunkan menjadi hanya 2,3% –jauh dari prediksi Selain itu juga instruksi kepada lemba­ga Redaktur Pelaksana Bank Indonesia sebelumnya yang masih perbankan, dan lembaga keuangan la­in­ bertengger di atas angka 4%. Sungguh nya, khususnya bank-bank plat merah agar Cindhy P Larashati mengagetkan. Kemudian Sri Mulyani membantu memberikan solusi keringan­an Maria Putri melanjutkan keterangannya, pada situasi kepada nasabah yang mengalami kesulit­ terburuk economic growth Indonesia Dewan Redaksi bisa terjerumus ke minus hingga an akibat situasi ekonomi di tengah 0,4%. Astaghfirullah. pandemic Coronavirus. Begitu juga Bambang Sapto Adjie instruksi kepada BUMN untuk Maria Putri Banyak hal yang menyebab- semaksimal mungkin bisa kan prediksi tersebut, dian- membantu masyarakat da- Cindhy P Larashati taranya turunnya tingkat lam keterkaitan dengan pan- konsumsi masyarakat yang demic Covid-19. Sekretaris Redaksi selama ini menjadi pilar per- Mengingat situasinya tumbuhan ekonomi. Selain itu, yang khusus, darurat dan Cindhy P Larashati investasi hanya akan berada di posisi force majeure, maka case dari 1% bahkan bisa minus. Ekspor-impor pemerintah ini bisa dipahami Reporter juga terus-menerus tergerus hingga selalu minus. Ini sudah terjadi secara samar sebe- meski dengan hati yang bergetar. Kita se- Sekar Arum Catur Murti lumnya, tapi pandemic Covid-19 semakin mua sangat paham dan mengerti. Karena SAP Jayanti menekan kehidupan kita. ini lebih merupakan bencana kemanusiaan. Bukan hanya di negeri kita, tapi juga terjadi Siska Prestiwati Wibisono Akibat akumulasi ini semua dikhawa­ di banyak negara di planet bumi ini. tirkan banyak korporasi yang mengahadapi Fotografer kesulitan pada sisi revenue, sehingga men- Hanya saja yang perlu dipahami adalah jadi satu ancaman tersendiri bagi stabilitas kesiapan seluruh korporasi, termasuk PTPN Eko Suswantoro sektor keuangan. Lembaga keuangan X, menghadapi situasi ekonomi krisis seolah tera­ ncam terbebani penambahan angka habis berperang ini. Jika betul ekonomi Artistik NPL, sehingga secara keseluruhan transmisi nantinya tumbuh minus hingga 0,4%, maka masalah kemanusiaan (penanganan Covid- bisa dipastikan situasi perusahaan (perse- D Angger Putranto 19) telah mengancam stabilitas keuangan roan) akan sangat berat. nasional. Keuangan Seluruh jajaran harus menyiapkan Kebijakan relokasi anggaran (APBN lang­kah antisipasi dari sekarang terhadap Maria Putri 2020) ke biaya penanganan Covid-19 yang kemungkinan-kemungkinan terburuk yang dilandasi Inpres No.4/2020 merupakan kon- akan terjadi, supaya tidak shock dadakan. Alamat Redaksi, Iklan, Sirkulasi sekuensi yang harus dilakukan pemerintah Merumuskan apa yang akan kita hadapi ke dalam mengutamakan aspek keselamatan depan secara psikis akan lebih ringan men- PT Perkebunan Nusantara X jiwa. Tentu kebijakan itu juga berpengaruh jalaninya. Semoga Tuhan Melindungi Kita Jl. Jembatan Merah No. 3-11 terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Semua. Aamiin Yra. Surabaya 60175 Redaksi Telepon: (031) 3523143 Fax: (031) 3557574 email: [email protected] awarded magazine penghargaan emas penghargaan emas penghargaan perak penghargaan emas komposisi desain isi majalah bahasa & sistematika majalah substansi, bahasa & sistematika BUMN internal media award 2014 BUMN internal media award 2014 BUMN internal media award 2014 desain cover majalah penghargaan emas PENGHARGAAN PERUNGGU PENGHARGAAN PERUNGGU Internal Magazine Award 2014 desain cover majalah DESAIN COVER E-MAGZ DESAIN COVER majalah penghargaan perunggu Internal Magazine Award 2016 Indonesia Inhouse Magazine Award 2018 Indonesia Inhouse Magazine Award 2019 desain cover majalah Internal Magazine Award 2014 www.ptpn10.co.id 3

sajian volume. 035 PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 ptpnx-Magz dapat juga diakses dalam bentuk e-magazine di: http://www.ptpn10.co.id  emplasemen | 01 Mentan: Edamame Contoh Produk  varietas Unggulan Bangsa | 16 Dirut PTPN X: 2020 Tahun Inovasi | 06 Titik Balik Geliat Perusahaan | 08 PTPN X Lakukan Studi Banding Holding Perkebunan bersama 14 PTPN sedang merayakan HUT ke-24 tahun, Petani Tebu Rakyat | 17 tidak terkecuali dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X. Meskipun dirayakan dengan sederhana, namun perayaan tahun ini penuh dengan Dewan Komisaris Holding kekeluargaan dan tercipta komitmen untuk membangun perusahaan. Perkebunan Tinjau Proyek PMN | 18  InMA 2020 PTPN X Terus Tingkatkan Kemampuan Petani Muda | 19 PTPN X Magz Menang di Kategori State PT Perkebunan Nusantara ( PTPN) X terus menunjukkan komitmennya meningkatkan kemampuan para petani muda yang ada di lingkungan pabrik gulanya. Kali ini, pelatihan Own Enterprises | 10 petani tebu generasi milenial diikuti oleh 30 petani tebu binaan PG Pesantren Baru. PTPN X Resmikan Grha Toelangan | 11 PTPN X-Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja | 20  Perayaan Natal PTPN X  Silaturahmi SP dengan Komisaris Utama PTPN X Dirut: Jadikan Natal sebagai Penggugah Ajang Curhat untuk Kemajuan Perusahaan | 21 Semangat Berempati | 12 Purna Tugas Tidak Surutkan Semangat | 22 PTPN X Ikut Sukseskan Operasi PIKBI Holding Perkebunan Berkunjung Pasar Sembako | 13 ke HGU Sumberlumbu | 23 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mendukung upaya  Komitmen Jaga Ekosistem Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menstabilkan harga sembako, khususnya komoditas gula melalui Operasi Pasar (OP). PG Gempolkrep Raih Proper Hijau PTPN X Sepakati Jual Beli Listrik dengan PLN | 14 Empat Kali Berturut-Turut | 24  HUT ke-7 PT NMU Dirut PTPN X Berbagi Pengalaman di Rakor PT Terus Tingkatkan Pelayanan | 15 Barata Indonesia | 25 sukrosa Inovasi Tiada Henti 36 Inovasi adalah keniscayaan Manfaatkan e-Farming untuk Kurangnya Raw Material bagi BUMN. Sebagai backbone Tentukan Masa Puncak Menjadi Permasalahan perekonomian nasional, BUMN Kemasakan | 40 Industri Gula Saat Ini | 44 (termasuk bidang gula) harus Efisiensi, jadi Kunci Keberhasilan terus menerus melakukan kreasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus Penerapan Inovasi | 46 dan inovasi agar memiliki nilai melakukan terobosan dan penyempurnaan Inovasi Tingkatkan Daya Saing | 47 tambah. Menteri BUMN Eric Thohir teknologi yang sudah ada. Di bidang on Fokus Pada Pengembangan dan Wamen BUMN Budi Gunadi farm, PTPN X sudah berhasil membuat dan Usaha | 48 mengembangkan teknologi e-farming. Di Inovasi Adalah Kunci Sadikin (BGS) dalam musim giling tahun 2020 ini, PTPN X akan Keberhasilan Perusahaan | 50 beberapa kali memaksimalkan teknologi e-farming untuk Tingkatkan Layanan kesempatan menentukan masa tebang tebu sesuai dengan Kepada Petani, PTPN X menyatakan puncak kemasakan tebu. Luncurkan SeMAR | 52 pentingnya inovasi Pioneer Penjualan Energi Excess bagi Power Pabrik Gula | 42 BUMN. Survive di Tengah Ketatnya Persaingan | 43 4 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 PT Perkebunan Nusantara X Untuk informasi iklan dan berlangganan, hubungi kami di: @ptpnx Jl. Jembatan Merah No. 3-11, Surabaya 60175. Telepon: (031) 3523143 ext. 123 | Fax: (031) 3557574 | email: [email protected] Flights and Maps bersama Pilot Drone PTPN X | 26  filter 54 Direktur Holding: Bioethanol Jadi Sumber Kekuatan Tim Teknologi Informasi ptpn x Hilirisasi Tebu | 28 Tangkap Kebutuhan dari 360 Derajat Corporate Social Responsibility  okra  CSR PG Meritjan Siasat Kuda Troya: Memahami Pentingnya Perubahan | 56 Beri Bantuan Berupa Pembangunan RTLH | 29  stetoskop  CSR PG Modjopangoong  COVID 19 Bantu Pembangunan Plengsengan Virus Corona Jenis Baru yang Mematikan | 58 Kali Giling Tulungagung | 30 Corona virus disease (COVID) 19 menjadi momok bagi penduduk dunia. Dalam waktu kurang dari lima bulan, jutaan manusia sudah terinfeksi  CSR PG Djombang Baru dan ribuan jiwa melayang karenanya. Untuk menekan meluasnya pandemi virus Corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus Beri Bantuan Rumah Burung Hantu menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk mengambil ‘pendekatan komprehensif’ dalam memerangi virus tersebut. untuk Petani Jombang | 31  nira  rendemen Menyusuri Keindahan Kota Seribu Sungai | 62 Restrukturisasi Organisasi Jawab Keselarasan Strategi kristalisasi Korporasi | 32 Covid & Ekonomi Dunia | 65 Menjawab tantangan dunia usaha yang saat ini semakin dinamis, PT Perkebunan Nusantara Jika ada pertanyaan, apakah virus computer adalah buatan manusia atau ciptaan (PTPN) X sebagai sebuah entitas bisnis dituntut mampu bergerak lincah menyesuaikan diri Tuhan? Tentu jawabannya mudah. Karena komputer sendiri merupakan hasil human dengan kondisi. Hal ini dimulai dengan melakukan restrukturisasi organisasi di Perusahaan. creation. Tentu ada motif di balik ‘penciptaan’virus ini. Bisa kepentingan penguasaan data, merusak jaringan, atau sengaja dikonstruksi sebagai bom bisnis dengan  tebu menyiapkan perangkat anti-virusnya. Optimalisasi Aset, Target 70lorong Aspirasi ... Sumbang Pendapatan Rp 20 Milliar | 34 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus memaksimalkan dan mengoptimalisasikan aset-asetnya yang tidak terpakai. Banyak cara dilakukan oleh perusahaan milik Negara untuk bisa menggali potensi pendapatan dari pemanfaatan asset, baik berupa aset tidak bergerak maupun aset bergerak agar tidak menjadi beban perusahaan. Bahkan, di Tahun 2020 ini, PTPN X menargetkan potensi pendapatan dari program optimaliasasi aset bisa menyumbang kurang lebih sebesar Rp 20 Milliar.  tunas Mendulang Rupiah dari Moncernya Ekspor Sweet Potatoes | 53 Tren gaya hidup sehat di Jepang membuat permintaan Sweet Potatoes (ubi jalar) ke Tanah Air menjadi meningkat. Peluang inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh PT Mitratani Dua Tujuh (anak perusahaan PTPN X) untuk mengekspor salah satu komoditas unggulannya tersebut. www.ptpn10.co.id 5

varietas variasi kegiatan perusahaan PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020  Kemeriahan acara Menyambut Tahun Baru 2020 di PTPN X bersama Idang Rasjidi and Band. Dirut PTPN X: 2020 Tahun Inovasi Memasuki tahun baru 2020, PT Perkebunan Nusantara Baku Tebu) yang kian terbatas. (PTPN) X yang merupakan anak perusahaan dari Maka dari itu pihaknya telah me­ Holding Perkebunan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar perayaan Tahun Baru. ne­tapkan tahun 2020 sebagai tahun inovasi, dimana setiap karyawan di­ „„Laporan: Sekar Arum lu­ruh karyawan PTPN X. tuntut untuk bisa melahirkan inovasi Dalam sambutannya, Direktur terbaru yang merupakan solusi bagi Acara yang di helat di Ruang Pan­ permasalahan-permasalahan di masa du, Kantor Pusat PTPN X di Suraba­ Utama PTPN X, Dwi Satriyo An­ datang. Inovasi yang dibangun PTPN ya, ini dihadiri oleh Direksi PTPN X, nu­ro­go mengatakan bahwa tahun X ini dalam rangka mengoptimalkan Ketua dan Pengurus APTRI, Perwa­ 202­ 0 merupakan tahun yang penuh aset dan proses bisnis yang telah ber­ kila­ n Petani, Ketua dan Pengurus tan­tangan dan rintangan, terutama jalan. Ser­ ikat Pekerja PTPN X, Pimpinan menghadapi situasi persaingan pasar Perbankan, anak perusahaan dan se­ yang kian kompetitif, terutama dalam Menurut Dwi, mengapa inovasi mendapatkan pasokan BBT (Bahan pen­ting bagi perusahaan karena per­ usah­ aan yang ingin maju tentu se­  Acara yang di helat di Ruang Pand­ u Kantor Pusat PTPN X di Suraba­ya, penuh keceriaan. lal­u berusaha untuk meningkatkan day­ a saing perusahaan. Perusahaan yang memiliki daya saing tinggi akan menjadi perusahaan yang kompetitif. Untuk menjadi perusahaan yang komp­ etitif maka diperlukan inovasi yang mampu meningkatkan kinerja semua pihak. “Untuk itu pada kesempatan kali ini saya ingin berterima kasih kepada semua karyawan atas kinerja perusa­ haan di tahun 2019, yang berhasil mempertahankan prestasi  PTPN X sebagai leader industri gula di In­ don­ esia dan mampu meraih laba. 6 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas Saya pun optimis bahwa target ta­  Dirut PTPN X,Dwi Satriyo Annurogo.  Direksi PTPN X melaunching inovasi berita Digimagz. hun 2020  akan tercapai. Ditunjang dengan perbaikan di sisi SDM yang  Karyawan PTPN X bersama Idang Rasjidi and band. selalu berpedoman pada corporate  Penampilan paduan suara PTPN X. value SIPro (Sinergi, Integritas, dan Profesional),“ ungkapnya.  Direksi PTPN X bersama pemusik jazz Idang Rasjidi melaunching cerutu Golden Boy. Terlebih PTPN X telah menyusun sasaran kerja, sehingga kontribusi dan kinerja masing-masing karyawan dapat terukur. Hal tersebut juga di­ tunj­ang dengan kompetensi unggul dari masing-masing karyawan. Dalam acara tersebut juga di launchi­ng, beberapa inovasi terbaru dari PTPN X yakni Digimagz PTPN X dan Office Automation guna kelan­ caran administrasi dan informasi serta melakukan program paperless dan juga launching Cerutu Golden Boy produksi dari PTPN X. Cerutu Golden Boy sendiri meru­ pakan Cerutu High Class Premium, produk Unit Tembakau Jember yang bercita rasa internasional. Cerutu ini dibuat dengan bahan-bahan pilihan, yaitu tembakau Dekblad kualitas pre­ mium dan dikerjakan oleh tenaga ahli dibidang cerutu. Sementara itu pasar yang dituju adalah kelas menengah ke atas dan untuk pasar luar negeri. Dwi mengaku, pihak PTPN X telah melakukan survei kepada para penikmat cerutu. Lebih lanjut ia me­ ngatakan bahwa pasar cerutu dunia saat ini masih terbuka lebar. Sebagian be­sar dikuasai oleh beberapa negara, khususnya Kuba dan beberapa negara penghasil cerutu lainnya. Agar seja­ jar dengan produsen cerutu terbaik lainnya, maka PTPN X berniat untuk mengawali ekspor cerutu mereka ke Singapura dan Amerika Serikat lebih dahulu. “Tetapi dengan formulasi yang ada, Cerutu Golden Boy akan menye­ jajarkan Indonesia di jajaran teratas. Sehingga nantinya Indonesia tidak han­ ya dikenal sebagai penghasil tem­ bakau terbaik tetapi juga penghasil ce­ rutu terbaik dunia. Dan komoditas ce­ rutu yang kami produksi ini memang sebagian besar kami ekspor, dengan prosentase sekitar 75 persen ekspor dan 25 persen pasar dalam negeri, dengan kisaran harga Rp 1 juta keatas untuk tiap batangnya” ujarnya. www.ptpn10.co.id 7

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020  Direksi PTPN X memotong tumpeng dalam peringatan HUT ke- 24 yang penuh kesederhanaan Titik Balik Geliat Perusahaan Holding Perkebunan bersama 14 PTPN sedang merayakan tahun, untuk diketahui bahwa usia 24 HUT ke-24 tahun, tidak terkecuali dengan PT Perkebunan tahun ini adalah masa keemasan. Di­ Nusantara (PTPN) X. Meskipun dirayakan dengan sederhana, mana, semuanya sudah terintrepreta­ namun perayaan tahun ini penuh dengan kekeluargaan si dalam semua kegiatan,” kata Dwi. dan tercipta komitmen untuk membangun perusahaan. Di tahun 2019 juga, sambung „„Laporan: Siska Prestiwati Bahkan dalam suasana penuh Dwi, rating PTPN X berada di posisi BBB+ yang artinya hanya tinggal kea­ kraban ini, setiap bagian satu langkah lagi untuk memperoleh rating A. Untuk bisa mendapatkan Perayaan HUT mempro­kla­mirkan komit­ rating A merupakan cita-cita bersama dan semoga di tahun 2020 ini, PTPN ke-24 PTPN X kali ini mennya dalam mem­ X diberi kemudahan untuk mereali­ sasikannya. terasa lebih sederha­ ban­­ gun perusahaan di “Dari 14 PTPN, hanya ada tiga na di­band­ ingkan ta­ depan jajaran direksi PTPN yang sustain dan PTPN X ada­ lah salah satu dari tiga PTPN yang hun-tahun sebelum­ dan seluruh karyawan sustain tersebut,” ungkapnya dan mend­ apatkan sambutan tepuk tangan nya. Tump­ eng dan PT Perkebunan Nusantara X yang hadir. dari seluruh karyawan. jajanan tradisional Di depan seluruh Dwi juga mengingatkan meskipun yang menjadi sajian karyawan yang memadati saat ini PTPN X berada dalam posisi sustain, bila perusahaan hanya jalan untuk seluruh karyawan yang Ruang Pandu, Direktur Uta­ di tempat dan tidak melakukan ino­ vasi maka bisa berada di posisi yang hadir pada perayaan HUT di Ruang ma PTPN X, Dwi Satriyo Annuro­ tidak aman. Sebab core bisnis PTPN X ini bila tidak segera dilakukan anti­ Pandu, Rabu (11/3). Namun keseder­ go menyampaikan, tahun 2019 PTPN hanaan tersebut ti­dak mengurangi X meraih laba kurang lebih sebesar rasa kebersamaan, rasa kekeluargaan, Rp 94 miliar dan angka tersebut me­ dan semangat untuk membangun pe­ lebihi target RKAP. rusahaan di era ketatnya persaingan “Hari ini, PTPN X dan Holding bisnis yang semakin berat ini. Per­kebunan memasuki usia ke-24 8 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas sipasi dan inovasi-inovasi maka akan cukup berat siap menghadang, saat tung impor,” paparnya. menurun. Bila itu terjadi maka PTPN ini turbulensi bukan hanya dari fak­ Belajar dari pengalaman, sam­ X bisa dipastikan akan sama seperti tor ekonomi saja, tetapi juga dengan bung Dwi, saat terjadinya krisis 11 PTPN lainnya. adanya Virus Corona yang membuat mo­net­ er beberapa tahun yang lalu. “Tahun 2020 ini menjadi titik perekonomian dunia kacau balau. Usaha-usaha yang dilakukan secara balik parameter perusahaan. Yang “Ini akan mempengaruhi indeks mandiri dan tidak tergantung de­ngan pen­ting adalah kon­ “Dari 14 PTPN, hanya ada tiga PTPN yang sustain impor merupakan pe­ tribusi, di dalam jiwa dan PTPN X adalah salah satu dari tiga PTPN rusahaan-perusahaan dan semangat setiap yang sustain tersebut,” yang mampu bertahan karyawan harus ada melewati badai krisis semangat dan komit­ moneter. men tentang apa yang bisa diberikan saham gabungan dan terancam bisa Sebelumnya, seluruh karyawan untuk perusahaan,” tegasnya. ditutup. Kondisi seperti ini harus kita PTPN X mengikuti upacara bendera Tahun 2020 ini, PTPN X harus bi­ cermati dan dilakukan antisipasi agar peringatan HUT Ke-24 PTPN Group. sa menunjukkan bahwa PTPN X bisa kita bisa bertahan. Kuncinya adalah Upacara ini juga diikuti oleh PTPN XI dan unggul. Selain tantangan yang kita harus mandiri dan tidak tergan­ dan PTPN XII.  www.ptpn10.co.id 9

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 InMA 2020 PTPN X Magz Menang di Kategori State Own Enterprises Media internal PTPN X, yakni PTPN X Magz kembali tiap edisi. Hal ini merupakan bentuk menerima penghargaan Silver Winner dalam ajang The apresiasi perusahaan agar manfaat ino­ 9th SPS Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) 2020 vasi yang diciptakan tersampaikan dan untuk kategori State Own Enterprises. Penghargaan dipahami seluruh insan perusahaan. diterima pada Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo di Banjarmasin Kalsel (7/2). Begitu pula untuk bidang lain, PTPN X Magz terus berupaya meng­  PTPN X Magz menerima penghargaan di ajang INMA 2020 di Banjarmasin. akomodasi seluruh informasi di ling­ kungan perusahaan, sehingga dapat „„Laporan: Sekar Arum tetap konsisten dalam menghadir­kan semakin mendorong peningkatan mi­ informasi korporat bagi seluruh insan nat baca karyawan maupun pihak lain Kali ini, PTPN X Magz memper­ PTPN X. yang mengakses. sembahkan Silver Winner melalui cover majalah Edisi 31 Januari - Maret “Penghargaan ini sebagai moti­vasi InMA 2020 diselenggarakan oleh 2019 di ajang tahunan yang digelar untuk terus mengedepankan in­forma­si Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat. oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) da­ yang bersifat edukatif bagi karyawan Acara ini dilaksanakan sejak tahun lam momentum peringatan Hari Pers dan keluarga besar perusa­haan melalui 2012 yang merupakan bentuk apresi­ Nasional (HPN) tersebut. ragam konten yang di­sajikan PTPN X asi atas kinerja para pengelola inhouse Magz di setiap edisi yang terbit setiap magazine (majalah internal) di lemba­ Soetono Effendi, Kaur Humas bulan. Apalagi, perbaikan kualitas dan ga dan korporasi se-Indonesia. InMA PTPN X, yang menerima langsung pengembang­an konten diselaraskan juga ditujukan untuk mening­katkan penghargaan mengatakan bahwa dengan kebu­tuhan pembaca, sehingga level kreativitas penerbitan inhouse, pihaknya mengucapkan terima kasih PTPN X Magz ditarget mampu men­ agar pada akhirnya mengkontribusi atas apresiasi yang diberikan oleh jadi media internal perusahaan yang reputasi organisasi penerbit­nya. SPS kepada PTPN X Magz. Sebuah berintegritas sekaligus sarana infor­ kebanggaan tersendiri bahwa majalah masi utama di seluruh kalangan peru­ Mengusung tema besar ’Kreasi internal milik PTPN X ini mampu sahaan,” lanjutnya. yang Menginspirasi Negeri’ pagelaran membuahkan hasil yang baik, bahkan InMA 2020 merupakan pagelaran  secara berturut-turut dalam beberapa Beragamnya inovasi yang digagas paling bergengsi bagi industri media tahun terakhir berhasil te­rus memper­ dan memberikan dampak positif bagi cetak anak negeri termasuk majalah oleh penghargaan. Peng­hargaan ini perusahaan terkait efisiensi maupun internal. Penilaian lomba dilakukan pun menjadi pelecut semangat agar produktivitas kinerja, juga menjadi oleh dewan juri dari berbagai aspek salah satu sasaran utama sajian di se­ diantaranya aspek komunikasi massa, foto jurnalistik, kehumasan, dan ide kreatif. Ada dua kategori lomba pada InMA 2020, yaitu kategori media cetak dan kategori media digital. InMA juga merupakan wahana mengukur pencapaian karya jurnalis­ tik media cetak yang dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif mengemas konten, termasuk menciptakan cover yang menarik di tengah perubahan tren pola konsumsi media di Indone­ sia yang cenderung mulai bergeser dar­ i media cetak ke media digital dan online. Di ajang ini selain BUMN, juga diikuti peserta dari universitas, media, Instansi pemerintah pusat, dan daerah serta swasta. 10 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas PTPN X Resmikan Grha Toelangan PTPN X mengawali tahun baru dengan gebrakan baru. momentum penandatanganan kerja­ Salah satunya dengan meresmikan Convention Hall sama pengelolaan bersama Grha Toe­ multifungsi terbarunya yakni Grha Toelangan, di Sidoarjo. langan dengan Mahar Agung Event Organizer, selaku mitra pengelola. „„Laporan: Sekar Arum C.M pihak eksternal perusahaan, sehingga Dipilihnya, Mahar Agung Event Or­ nantinya dapat memberikan nilai ga­nizer tentu bukan tanpa sebab. Diresmikan langsung oleh Direk­ tambah. Melihat rekam jejak dan prestasi tur Utama PTPN X, Dwi Satriyo An­ yang dimiliki membuat Mahar Agung nurogo pada Kamis, 30 Januari 2020, “Seharusnya convention hall ini menjadi salah satu event organizer hall yang sebelumnya merupakan eks sudah dapat dilaunching di awal ta­ yang terkemuka di Surabaya. kantor AKU PG Toelangan tersebut hun lalu. Namun karena ada satu dan kini disulap sebagai tempat multi­ lain hal, launching baru bisa terlak­ “Terima kasih atas kepercayaan fungsi yang bisa digunakan untuk sana pada hari ini. Kendati itu saya yang diberikan kepada Mahar Agung berbagai acara. Dari wedding party, tetap bersyukur bahwa akhirnya Grha Event Organizer, kami merasa bang­ office gathering, expo dan lainnya. Toelangan dapat dilaunching dan ga karena dapat bekerjasama dengan diperkenalkan sehingga dapat ber­ BUMN sekelas PTPN X. Semoga nan­ Direktur Utama PTPN X, Dwi Sa­ manfaat kepada masyarakat umum,” tinya kerjasama ini membawa kebaik­ triyo Annurogo dalam sambutannya ungkapnya. an bagi kedua belah pihak kedepan,” mengatakan bahwa Grha Toelangan ujar dr. Dwi Wijaya owner dari Ma­ ini dibangun sejak enam bulan lalu Untuk itu, ia berharap bahwa ke­ har Agung Event Organizer. dan merupakan bekas kantor AKU de­pan Grha Toelangan dapat menjadi PG Toelangan  yang sudah tidak di­ icon warga Toelangan dan Sidoarjo. Grha Toelangan, berada di kawas­ operasikan lagi. Hal ini, membuat Yang ingin menggelar acara yang an PG Toelangan yang sangat strate­ pihaknya berinisiatif untuk memak­ lebih memorable dan indah. Baik itu gis karena merupakan jalan umum simalkan aset yang ada dan memba­ pernikahan, expo ataupun acara lain­ arah Sidarjao dan Surabaya. Conven- ngun gedung pertemuan yang dapat nya. tion Hall ini mampu menampung dimanfaatkan baik PTPN X atau tamu undangan sebanyak 700 orang Selain Grand Launching, kesem­ dan lahan parkir yang bisa menam­ patan tersebut juga dijadikan sebagai pung 150 unit kendaraan.  Grha Toelangan Sidoarjo.  Pengguntingan pita oleh Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo menandai Grand  Bagian dalam Grha Toelangan Sidoarjo. launching Grha Toelangan Sidoarjo. www.ptpn10.co.id 11

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Perayaan Natal PTPN X Dirut: Jadikan Natal sebagai Penggugah Semangat Berempati Perayaan Natal di lingkungan PT Perkebunan Nusantara jalanan Yesus bersama murid-murid­ (PTPN) X membawa semangat kebersamaan. Sesuai nya di kota Jericho. Dalam perjalanan dengan tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua tersebut Yesus membantu dua orang Orang’ yang berasal dari Yohanes 15: 14-15, keberadaan buta yang membutuhkan perto­ umat diharapkan bisa membawa manfaat bagi sesama. longan. Sementara di Kota Ye­richo sendiri Yesus menunjukkan kuasanya „„Laporan: upaya untuk meningkatkan kesa­ dengan mengubah seseorang yang ke­ daran berbagi kasih di kalangan umat jam dan tiran menjadi seorang yang SAP Jayanti & Sekar Arum Kristiani di lingkungan PTPN X. pemurah. “Terkait dengan tema tadi, Sekaligus menjadi wujud kepedulian apakah mata dan telinga kita ini bisa Rangkaian Natal tahun 2019 di sosial terhadap mereka yang belum digunakan untuk melihat kesulitan PTPN X diawali dengan menggelar diberi kesempatan untuk menikmati dan kesusahan orang lain serta mem­ ke­giatan bakti sosial yang dipusatkan kehidupan yang lebih layak tanpa bantu mereka,” tutur Dwi. di wi­layah kerja Pabrik Gula, Ngadi­ memandang suku maupun golongan, redjo yakni di Pare, Kediri. Ketua sehingga kesadaran moral dapat ter­ Sementara itu, Direktur Komersil Pa­nitia acara, Ramlan Silvester Si­ bangun secara nyata. PTPN X, Slamet Djumantoro ber­ naga mengutarakan bahwa kegiatan harap bahwa dengan dilaksanakan­ bakti so­sial ini telah menjadi rutini­ Dikatakannya, hal ini juga sesuai nya kegiatan seperti ini diharapkan tas setiap ta­hunnya PTPN X dalam dengan tema Natal yang berlaku se­ terjalin silahturahim antara PTPN X menyam­but Natal. cara nasional. “Tema ini kami ambil dan masyarakat, sehingga kerukunan dari tema Natal secara nasional yang umat beragama di wilayahPTPN X, “Baksos kali ini kami memberikan menurut kami waktunya tepat. Kita dapat tercipta sebagaimana yang kita bantuan kepada tiga tempat yakni semua waktunya untuk recovery. Di harapkan bersama. Pan­t­i Jompo Dinsos Pare, Panti Asuh­­ lingkungan perusahaan, kami dari an Kasih Karunia Pare, dan Kary­ awan ru­kun nasrani PTPN X berharap bisa “Melalui bakti sosial ini kita dapat HGU Ngusri. Dan ban­tu­an yang diber­ berkontribusi positif untuk PTPN X,” melihat tidak hanya masyarakat yang ikan berupa semba­ko, uang, dan se­ ujar Sinaga. selalu dalam kondisi normal saja, gala sesuatu yang dibutuhkan tempat ternyata masih banyak di antara kita tersebut,” jelas pria yang juga menja­ Direktur Utama PTPN X Dwi dalam kondisi di luar yang biasa kita bat sebagai Pjs. Kepala Bagian Teknik Satriyo Annurogo yang hadir pada pikirkan,” ucap Slamet disela bakti & Pengolahan PTPN X tersebut. Perayaan Natal Bersama di Grha PG sosial. Untuk itu, ia berpesan bahwa Djombang Baru mengatakan, bahwa momen Natal harus diisi dengan sa­ Sinaga-sapaan akrab Ramlan Sil­ tema yang diangkat pada tahun ini ling berbagi antar sesama. Natal itu vester Sinaga mengatakan, kegiatan membuatnya teringat pada kisah per­ harus dapat memberikan manfaat ke­ yang dilakukan menjadi salah satu pada sesama terutama mereka yang membutuhkan.  Perayaan Natal 2019 di Grha Jombang Baru  Menyambut Natal 2019 dengan bakti sosial. 12 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas  Antrian masyarakat untuk membeli gula PTPN X dalam Operasi Pasar Murah di Pasar Baru Gresik.  Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo mendampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar  Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Parawansa dalam Operasi Pasar Murah Gula PTPN X di Pasar Baru Gresik. harga kebutuhan pokok. PTPN X Ikut Sukseskan Ia menuturkan, stok gula mulai Operasi Pasar Sembako Januari sampai dengan Mei ada 185.000 ton. Sedangkan kebutuhan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mendukung upaya gula di Jatim hingga periode terse­ Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menstabilkan harga but hanya 175.000 ton. Artinya ada sembako, khususnya komoditas gula melalui Operasi Pasar (OP). surplus 10.000 ton. “Tapi kenapa di lapangan ada kekurangan suplai „„Laporan: SAP Jayanti Pasar Baru tidak ketinggalan ikut hingga harga meningkat. Karena mengantre. ”Untung belum beli gula itu, kami minta tim satgas pangan PTPN X mengikuti OP yang berlang­ di dalam pasar. Jadi saya beli di sini dan KPPU untuk memastikan stok sung di Pasar Ngaban Tanggulangin saja. Tapi sayangnya tidak boleh beli barang-barang ini ada di mana saja pada Sabtu (18/1/2020) dan Pasar lebih dari dua bungkus,” ujarnya. dan kekurangan stok ini karena apa. Baru Gresik, Minggu (19/1/2020). Kami minta cek di gudang Bulog, Konsumen bisa membeli gula Dasa Gubernur Jawa Timur, Khofifah PTPN, dan pabrik-pabrik gula swasta Manis produksi PTPN X dengan Indar Parawansa, mengatakan bahwa yang lain kalau ada sisa stok penggil­ harga Rp 11.500/kg. Satu paket ter­ Pemprov Jatim mengajak PTPN X, ingan,” tutur Khofifah. diri dari dua gula kemasan satu kilo­ Bulog, dan perusahaan gula swasta gram atau senilai Rp23.000/paket. untuk bersama-sama melakukan Khofifah menambahkan, untuk Harga ini jauh lebih murah diban­ operasi pasar karena harga gula komoditas seperti bawang merah dingkan dengan harga gula di pasar menggeliat. “Kami lihat ini harga gula atau cabai, stoknya memang dipenga­ yang mencapai Rp 13.500 hingga ada kenaikan sampai Rp 2.000/kg. ruhi juga oleh musim. Namun untuk Rp 14.000/kg. Tidak heran jika gula Di sebagian besar wilayah di Jatim gula ada musim giling yang umum­ yang disediakan PTPN X ludes dalam ada kekurangan stok dan kenaikan nya berlangsung mulai bulan Mei. waktu singkat. harga. Maka, sejak Selasa lalu, setiap ”Harusn­ ya sampai Mei kita ada hari ada operasi pasar. Sekalian saya surplus 10.000 ton. Tapi ternyata Septa Purwanti, warga Gresik cek harga produk-produk di pasar. sekarang ada kekurangan. Tadi salah yang Minggu pagi itu sedang berbe­ Ternyata juga ada kenaikan dari mi­ satu toko yang kita tanya, biasanya lanja kebutuhan rumah tangga di nyak goreng,” ujarnya di Gresik. mereka bisa dapat tiga karung. Hari ini hanya dapat satu karung. Prak­ tis itu akan menaikkan harga jual produknya,” jelas gubernur perem­ puan pertama di Jatim ini. www.ptpn10.co.id 13

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 PTPN X Sepakati Jual Timur, Bob Saril menambahkan, Beli Listrik dengan PLN Pembangkit Listrik Tenaga Biomas­ sa (PLTBm) PG Pesantren Baru PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) mulai komersialisasi ini mer­­ upakan salah satu bentuk tenaga listrik yang diproduksi dari ampas pengolahan diversifikasi usaha PTPN X yang me­ tebu berkapasitas 3 MW (net). PT Perusahaan Listrik manfaatkan limbah pengolahan tebu Negara (PLN) (Persero) membeli dengan harga Rp 545,-/ untuk energi pembangkitnya. Dan kwh melalui kontrak selama 2 tahun untuk kemudian dalam hal ini, sejalan dengan komit­ disalurkan kepada masyarakat sekitar. men PLN untuk meningkatkan peng­ gunaan energi alternatif. „„Laporan: SAP Jayanti juga bisa mendapatkan revenue dari listrik dan bioetanol,” terang Dwi. “Energi biomassa merupakan Kerja sama ini dimulai dengan pe­ salah satu energi alternatif yang da­ nandatanganan nota kesepahaman, Nantinya tidak hanya PG Pesant­ pat digunakan untuk membangkitkan lalu dilanjutkan dengan penanda­ ren Baru yang bisa menghasilkan tenaga listrik dengan pemanfaatan tanganan Perjanjian Jual Beli Listrik listrik dari excess power. PG Gem­ limbah tebu, hal ini sejalan dengan (PJBL) Kelebihan Tenaga Listrik polkrep juga tengah disiapkan un­ upaya PLN untuk mengembangkan antara PTPN X dengan PT PLN (Per­ tuk bisa mengekspor listrik ke PLN dan menggunakan Energi Baru Ter­ sero) yang diselenggarakan di PG Pe­ dengan kapasitas 5-8 MW. Selain itu barukan (EBT), serta menjadi sebuah santren Baru, Kediri, awal Maret lalu. juga, PG Kremboong di Sidoarjo yang solusi untuk pengolahan limbah bagi “Harapannya, potensial excess power memiliki potensi menghasilkan listrik PTPN X agar bermanfaat,” jelas Bob di PG Pesantren Baru ini akan lebih 3-4 MW. dalam sambutannya. maksimal selain digunakan untuk saving pengolahan gula berbasis tebu “Saya mohon dukungan dari se­ Selain penandatanganan PJBL, juga dapat menambah revenue peru­ luruh pihak, baik karyawan PTPN acara diawali dengan sambutan oleh sahaan,” kata Direktur Utama PTPN X maupun PT PLN (Persero) agar Direktur Utama PTPN X dan dilan­ X, Dwi Satriyo Annurogo. dapat memberikan kontribusi secara jutkan dengan melakukan site visit di maksimal dalam proyek ini. Sehingga PG Pesantren Baru untuk meninjau Dikatakan Dwi, penjualan listrik apa yang sudah kita sepakati bersama kesiapan alat excess power. Kegia­ ini merupakan salah satu langkah dapat terimplementasikan dengan tan ini dihadiri juga oleh General diversifikasi yang dilakukan PTPN baik,” tutur Dwi. Manager PG Pesantren Baru, Bam­ X. “Jadi tidak hanya gula saja, tetapi bang Hari Nugroho beserta jajaran General Manager PT PLN (Per­ dan dari pihak PT PLN (Persero) sero) Unit Induk Distribusi Jawa yaitu Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS serta EVP Operasi Bisnis Regional Jawa Timur, Madura dan Bali, dan Paraining.  Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo bersama GM Unit Induk Distribusi PLN Jawa Timur, Bob Saril saat penandatanganan PJBL di PG Pesantren Baru Kediri. 14 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas  Dirut dan Komut PT NMU memberikan piagam penghargaan kepada Rumah Sakit terbaik di acara Anniversary PT NMU ke-7 di Hotel Ayola Mojokerto. HUT ke-7 PT NMU Terus Tingkatkan Pelayanan PT Nusantara Medika Utama (NMU) menggelar acara puncak HUT yang ke-7. Acara yang mengangkat tema ‘Achieve Exellent’ tersebut mengajak seluruh Keluarga besar PT NMU untuk mengusung semangat kebersamaan meningkatkan kinerja demi kesehatan masyarakat dan mewujudkan pelayanan yang lebih baik lagi. „„Laporan: Sekar Arum work). Sebagai acuan kinerja oleh setiap berkualitas baik dalam penanganan dan insan PT NMU kedepan untuk pelayan­ pelayanan yang diberikan. Bertempat di Hotel Ayola Mojok­ an yang lebih paripurna. “Dengan Spirit erto, Kamis (23/1), Direktur Utama ini mari kita tingkatkan kualitas pela­ “Setiap tahunnya peningkatan pe­ PT NMU Ary Sylviati menyampaikan yanan yang ada agar PT NMU bisa tetap layanan RS di bawah naungan PT NMU apresiasinya atas segala  pencapaian PT menjadi pilihan terdepan bagi pasien,” sudah sangat baik, terlihat dari fasilitas, NMU di usianya yang baru menginjak ujar Ary sembari meresmikan new cor- infrastruktur dan tingkat profesional­ tujuh tahun tersebut. Ia berharap agar porate culture tersebut. isme SDM yang sudah semakin baik. PT NMU bisa lebih berkembang dan Untuk itu, ke depanya PT NMU harus memiliki jangkauan yang lebih agar Hal ini diharapkan, tandas Ary, siap menghadapi tantang­an digitalisasi dikenal oleh masyarakat luas tidak PT NMU dapat menjadi rumah sakit era 4.0. Sebab, digitalisasi telah men­ hanya diwilayah Jawa Timur, tapi juga pilihan masyarakat dengan layanan ter­ gubah kehidup­an banyak orang, begitu wilayah lainnya. baik. Serta memberikan pelayanan kes­ juga dengan industri termasuk di bi­ ehatan yang cepat, tanggap, bermutu dang kesehat­an. Saat ini, kemajuan pe­ “Tantangan yang akan dihadapi dan nyaman secara paripurna. Dengan layanan ru­mah sakit banyak mengim­ kedepan tentu semakin berat. Untuk itu menerapkan system manajemen yang plementasikan sistem informasi rumah saya menghimbau seluruh  karyawan efektif, efisien, transparan, dan akunt­ sakit secara terintegrasi, khususnya RS untuk bisa menghadirkan program- able. Serta Pengembang­an SDM yang ja­ringan di kota-kota besar,” jelasnya. program unggulan dengan tujuan men­ profesional dengan pe­ning­katan kom­ ingkatkan kualitas pela­yanan terhadap petensi yang berkesinambungan. Jika bisa mengadopsi teknologi in­ pasien. Saya yakin dengan kekuatan formasi di rumah sakit, maka manfaat bersama sebagai salah satu anak usaha Sementara itu, Komisaris PT NMU, yang akan didapatkan dari pene­rapan BUMN dan de­ngan dukungan penuh Zahrul Azhar Asad atau yang akrab teknologi informasi begitu besar. Se­ dari jajaran pemilik saham, saya yakin disapa Gus Han menambahkan bahwa bab, pelayanan kepada pasien akan semuanya bisa kita capai sesuai dengan memasuki usia ke 7 tahun perkem­ lebih mudah, cepat dan optimal. harapan dan target,” ujar Ary. bangan PT NMU bisa terbilang sangat cepat meski terkadang terbentur pada Selain itu, pengembangan usaha Dalam acara tersebut juga di launch- regulasi pemerintah yang ada. Kendati yakni pengembangan aset yang dimi­ ing New corporate culture dari PT NMU demikian, PT NMU dapat membuk­ liki juga harus menjadi perhatian PT yakni Spirit (Synergi, Profesional, In- tikan bahwa rumah sakit yang ada NMU kedepan agar nantinya dapat tegrity, Respect, Innovation dan Team dinaungannya merupakan rumah sakit menghasilkan nilai tambah lagi bagi perusahaan. www.ptpn10.co.id 15

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Mentan: Edamame Contoh  Produksi Produk Unggulan Bangsa edamame Mitratani Dua Tujuh yang akan di ekspor ke Jepang. Di penghujung tahun 2019, PT Mitratani Dua Tujuh (anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X) berhasil mengekspor edamame senilai USD 185.200 atau setara Rp 2,6 miliar. Capaian ini mendapat apresiasi dari pemerintah. „„Laporan: Siska Prestiwati kontainer berisi edamame yang akan Indonesia ini masih banyak untuk diekspor ke Jepang dengan nilai USD mengentaskan seluruh rakyat dari Meski diguyur hujan, tidak menyu­ 185.200 atau Rp 2,6 miliar. jerat kemiskina­ n. Produk edamame rutkan semangat Menteri Pertanian dari Jember ini merupakan masa de­ Republik Indonesia, Syahrul Yasin Dalam sambutannya, Syahrul pan. Maka harus mendapat perhatian Limpo, melepas kontainer berisi mengatakan produk edamame asal yang serius agar produksi edamame edamame produksi PT Mitratani Dua Jember yang menjadi produk pri­ khususnya di Jember ini terus men­ Tujuh anak perusahaan PT Perkebu­ madona bagi ma­syarakat Jepang ingkat. Peningkatan produktivitas nan Nusantara (PTPN) X yang siap merupakan salah satu contoh bahwa sebuah komoditi merupakan salah diekspor ke Jepang. Untuk kali per­ Indonesia adalah negara yang hebat. satu parameter tingkat kesejahteraan tama Syahrul Yasin Limpo berkun­ “Edamame jadi contoh yang bisa men­ masyarakat atau petani. jung ke Pabrik Edamame berlokasi jadi kekuatan bangsa Indonesia untuk di Mangli, Jember untuk melepas menyejahterakan rakyatnya,” katanya. “Pertanian itu bicara negara, bicara tenaga kerja dan bicara soal Syahrul menambahkan pekerjaan  Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo didampingi Dirut PTPN X,  Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo melihat produk edamame Dwi Satriyo Annurogo menghadiri acara ekspor edamame produksi PT bersama Dirut Mitratani Dua Tujuh, Untung Mulyono di acara ekspor Mitratani Dua Tujuh di Jember. edamame ke Jepang 16 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas masa depan. Saya akan lapor ke Erick  Para peserta Studi Banding Petani Tebu Rakyat di Yogyakarta dan Magelang, 17-19 Desember 2019 Thohir (Menteri BUMN) kalau ada sesuatu yang menarik di M27 ini,” PTPN X Lakukan tegasnya. Studi Banding Petani Tebu Rakyat Usai memberikan pemaparan, Menteri Pertanian didampingi Direk­ „„Laporan: Sanggra Reza Nuary (PMMB Universitas Brawijaya) tur Utama PTPN X, Direktur Utama PT Mitratani Dua Tujuh dan sejum­ Dalam rangka meningkatkan wawasan hubungan industrial para kelom- lah undangan memecahkan kendi se­ pok taninya, Sekper dan PKBL PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menye- bagai simbol dilepaskannya kontainer lenggarakan kegiat­an Studi Banding Petani Tebu Rakyat di Yogyakarta yang siap membawa edamame ke dan Magelang, Selasa-Kamis, 17-19 Desember 2019 den­ gan melibatkan Negeri Sakura. 100 orang dari kelompok tani masing- masing pabrik gula di PTPN X. Sebelumnya Menteri Pertanian bersama para undangan melihat Studi banding dilakukan ke perkebunan jambu proses pengolahan edamame, mu­ mete dan kelengkeng. Dalam studi banding terse- lai dari edamame masuk ke dalam but, para peserta mendapatkan kesempatan untuk pabrik hingga edamame siap dipasar­ melihat budidaya jambu mete dan kelengkeng se- kan. Selama berada di dalam pabrik, cara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk mem- Syahrul juga sempat berbincang den­ pelajari dan membandingkan manajemen bu- gan beberapa karyawan-karyawati didaya tanaman tebu dan tanaman jenis lain yang sedang bekerja. dalam penyediaan bibit berkualitas serta varietas baru. “Saya sangat bangga karena PT Mitratani Dua Tujuh ini juga padat Acara dilanjutkan dengan materi karya. Tadi saya sempat tanya ke kewirausahaan serta motivasi oleh Luk- salah satu karyaw­ ati di dalam dan man Hakim, pensiunan karyawan Depar- ternyata dia baru lulus tahun ini. Se­ temen Agama. Acara dilanjutkan dengan harusnya setiap perusahaan memberi gathering dengan seluruh perwakilan kesempatan untuk para lulusan baru APTR dan kelompok tani yang terlibat. yang belum punya pengalaman,” pa­ parnya. “Adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, etos Di tempat yang sama, Direktur kerja, dan semangat bekerja para petani utama PTPN X, Dwi Satriyo An­ tebu rakyat di lingkungan kerja PTPN X,” nurogo menyampaikan permintaan terang Suryanto, Sekper & PKBL PTPN X. Jepang akan edamame sebesar 7.500 ton sedangkan Indonesia baru bisa  Suryanto | Sekper & PKBL PTPN X memenuhi kebutuhan tersebut se­ banyak 4.500 ton. Edamame, sambung Dwi, me­ mang banyak diproduksi oleh negara lain, sebut saja China, Taiwan, dan beberapa nega­ra lainnya. Namun, pasar Jepang lebih menyukai edamame asal Jember ini karena kualitasnya yang terjamin dan cita rasa yang khas dibandingkan dengan edamame dari negara lain. “Kapasitas produksi M27 ini su­ dah hampir penuh. Untuk itu, di ta­ hun 2020 mendatang, pihaknya akan melakukan ekspansi dengan rencana produksi mencapai 5.000 ton/ta­ hun,” papar Dwi. Selain di Jepang, Dwi mengung­ kapkan pasar Edamame masih san­ gat luas seperti di negara-negara di Timur Tengah dan Eropa. www.ptpn10.co.id 17

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Dewan Komisaris Holding  Kunjungan kerja Komisaris Utama Holding PTPN III,Arif Satria di PG Gempolkrep. Perkebunan Tinjau Proyek PMN Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan Aris Toharisman menjelaskan menge­ monitoring progress project PMN (Penyertaan Modal Negara) yang nai inovasi-inovasi yang dilakukan dilaksanakan oleh PTPN X, PTPN XI dan PTPN XII. Sementara PTPN oleh PTPN X, salah satunya adalah X memprioritaskan pada project peningkatan kapasitas. e-Farming. e-Farming menjelaskan bahwa sistem milik PTPN X ini telah „„Laporan: Alma S. Rashad Agro Nusantara (Enero). Kunjungan diadopsi oleh PTPN Group khususnya berfokus pada proyek peningkatan dengan komoditas gula. (PMMB Universitas Brawijaya) kapasitas PG Gempolkrep dari 6.500 menjadi 8.000 Ton Cane per Day “Kedepannya e-Farming ini akan Direktur Operasional PT Perke­ (TCD) dan modernisasi PT Energi berkembang dari 1.0 menjadi 2.0 yang bunan Nusantara (PTPN) X, Aris Agro Nusantara (Enero) untuk mem­ bisa digunakan untuk progress report, Toharisman bersama Jajaran Pejabat produkis ENA Grade. dan bisa dipantau secara vi­sual. Nanti­ Puncak menerima kunjungan kerja nya fungsi e-Farming akan dimaksi­ Arif Satria, Komisaris Utama PTPN Dana PMN yang digelontorkan malkan ke arah panen (harvesting). III (Persero) beserta jajaran komisa­ oleh pemerintah kepada PTPN X di­ Kami berkomitmen un­tuk mengem­ ris lainnya dalam rangka monitoring gunakan untuk project peningkatan bangkan sistem yang mengoptimalkan kemajuan pekerjaan proyek Penyer­ kapasitas Pabrik Gula Gempolkrep layanan kebun.” ujar Aris. ta­an Modal Negara (PMN) yang di­ Proyek PMN ini sudah berjalan laksan­ akan di PTPN X, PTPN XI dan kurang lebih satu tahun, dengan PT Program ini akan launching pada PTPN XII, Sabtu (1/2). Barata sebagai motor yang mengawal bulan April 2020 mendatang, dengan project ini mulai dalam hal peren­ harapan bisa memberikan manfaat Kunjungan ini membahas menge­ canaan, pemesanan barang, layout, yaitu adanya kepastian bahan baku nai progress dan kendala PMN (Pe­ sampai mendirikan peralatan. tebu bagi PTPN X, keakuratan in­ nyertaan Modal Negara) di Pabrik formasi kepemilikan dan pengelo­ Gula (PG) Gempolkrep dan PT Energi Dalam kesempatan yang sama, laan lahan bagi petani, serta adanya kepastian pendanaan.  Paparan Dirops PTPN X, Aris Toharisman terkait distribusi  Paparan terkait e-farming dalam kunjungan kerja Komisaris Utama Holding PTPN III, Arif dana PMN (Penyertaan Modal Negara) kepada Komisaris Satria di PG Gempolkrep. Utama Holding PTPN III, Arif Satria di PG Gempolkrep. 18 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas PTPN X Terus Tingkatkan kemb­ ali menyelenggarakan pelatihan- Kemampuan Petani Muda pelatih­an untuk petani bekerjasama dengan BUMN yang sudah menyalurkan PT Perkebunan Nusantara ( PTPN) X terus menunjukkan komitmennya dana kemitraan ke petani PTPN X. Mela­ meningkatkan kemampuan para petani muda yang ada di lui pelatih­an yang diberikan diharapkan lingkungan pabrik gulanya. Kali ini, pelatihan petani tebu generasi petani bisa tetap bersema­ngat berbudi­ milenial diikuti oleh 30 petani tebu binaan PG Pesantren Baru. daya tebu dan terus ber­mun­culan petani tebu dari generasi muda.  Dwi Satriyo Annurogo, Diut PTPN X  Suryanto, Sekretaris Perusahaan & PKBL PTPN X Direktur Utama PTPN X, Dwi Sa­ „„Laporan: SAP Jayanti muda bisa terus ditingkatkan. triyo Annurogo dalam kesempatan yang ”Pelatihan ini bekerjasama dengan sama mengatakan, pada tahun 2020 Pelatihan dengan tema ‘Dalam PTPN X akan mengoperasikan sembi­ rangka meningkatkan motivasi dan PT Biofarma yang sudah menyalurkan lan PG. “Dan ini tentunya butuh du­ transfer knowledge budidaya tebu dana kemitraan untuk petani PG Pesan­ kungan dari petani,” ujar Dwi. Dari sisi kepada petani milenial untuk mening­ tren Baru,” ujar Sekretaris Perusahaan produksi gula, PTPN X menargetkan katkan produktivitas dan daya saing di & PKBL, Suryanto saat pembukaan bisa menghasilkan 330 ribu ton. Men­ wilayah kerja PTPN X’ ini terselenggara acar­ a. Dalam pelatihan tersebut peserta ingkat delapan persen dari produksi berkat sinergi dengan PT Biofarma akan mendapatkan materi mengenai tahun lalu sebesar 305 ribu ton. (Persero). Melalui pelatihan yang ber­ budidaya dan aplikasi mekanisasi, serta langsung selama dua hari yaitu Senin motivasi mengenai spirit usaha dari Ia juga mengingatkan bahwa di - Selasa (27-28/1/2020) di Kota Batu motivator Lisa Nurjanti. tahun ini tantangan yang dihadapi ini diharapkan agar kemampuan petani industri gula akan semakin berat. Na­ Suryanto mengatakan, pada tahun mun petani tebu diharapkan bisa tetap 2020 ini PTPN X rencananya akan semangat. “Ini merupakan sumbangsih kita kepada negara. Jika ada yang ber­ tanya, apa yang sudah kau berikan ke­ pada negaramu? Anda bisa menjawab, saya adalah petani tebu. Saya meny­ iapkan lahan saya untuk memproduksi komoditas strategis nasional yaitu gula. Semangat inilah yang harus kita ban­ gun dan tentunya perlu diisi dengan skill serta knowledge,” tutur Dwi. Dalam kesempatan tersebut Dwi menambahkan bahwa Menteri BUMN sudah memberikan arahan bahwa dana CSR atau PKBL perusahaan BUMN akan lebih banyak diarahkan untuk pengembangan SDM. ”Salah satunya ya melalui pelatihan seperti ini, sehingga SDM kita termasuk petaninya akan lebih unggul,” ujarnya.  Para pemateri berfoto bersama peserta pelatihan petani tebu milenial. www.ptpn10.co.id 19

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 PTPN X-Serikat Pekerja  Direksi PTPN X usai Sepakati Perjanjian Kerja penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2020-2021 dengan Serikat Pekerja PTPN X di Jogyakarta. Penandatanganan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) periode semua, karena manajemen dan serikat 2020 -2021 antara PTPN X dengan Serikat Pekerja PTPN pekerja adalah satu tim. Kita harus ba­ X berlangsung di LPP Convention Hall, Yogyakarta pada hu-membahu dan bekerja keras untuk Kamis (16/1). Kesepakatan dicapai setelah melalui proses memajukan perusaha­an,” jelasnya. pembahasan yang panjang. Sebelumnya manajemen bersama „„Laporan: Sekar Arum gula tanah air. Dengan ditandatangan­ dengan pengurus Serikat Pekerja PTPN inya PKB ini juga diharapkan dapat X telah melakukan perundingan dan Dalam rangka menciptakan hubun­ meningkatkan kenyamanan dalam menyepakati PKB PTPN X periode gan kerja yang harmonis dan tercip­ hubungan industrial, sehingga tercipta 2020-2021 sesuai dengan peraturan tanya iklim kerja yang kondusif, Direksi suasana yang kondusif dan harmonis dan perundang-undangan yang ber­ dan Serikat Pekerja PTPN X telah me­ yang pada gilirannya dapat meningkat­ laku. Pada kesempatan ter­sebut, Slamet nandatangani kesepakatan Perjanjian kan kualitas produk dan produktivitas juga mengucapkan te­rimakasih kepada Kerja Bersama (PKB) pe­riode 2020 perusahaan,” jelasnya. pengurus Serikat Pekerja PTPN X dan -2021. Perundingan PKB sendiri telah tim dari SDM yang telah menyusun dan dilakukan sejak tiga bu­lan yang lalu, Seperti diketahui, Serikat Pekerja menyepa­kati PKB PTPN X kepada se­ dimana tim PKB SP- PTPN X dan tim dalam suatu perusahaan merupakan mua pih­ ak yang terlibat sehingga dapat PKB Manajemen telah melakukan pe­ jembatan antara pekerja dengan ma­ selesai tepat waktu. rundingan, untuk mencapai kesepaka­ najemen dan Perjanjian Kerja Bersama tan yang sesuai dengan kondisi industri (PKB) yang merupakan salah satu Lebih lanjut, Slamet menegaskan dan perusahaan saat ini. ketentuan dari peraturan perundang bahwa menajemen PTPN X harus undangan (PP) tenaga kerja di suatu berkomitmen untuk berupaya semaksi­ Amier Hasanoedin, Ketua SP-PTPN perusahaan. malnya melaksanakan ketentuan yang X mengatakan bahwa dengan adanya telah disepakati bersama dalam PKB. kesepakatan penandata­nganan PKB Sementara itu Slamet Djumanto­ro, PTPN X harus lebih termotivasi untuk ini, bertujuan agar perusahaan mampu selaku Direktur Komersil PTPN X yang lebih maju dan bersinergi dalam mem­ mencapai produktivitas tinggi. Dan juga hadir dalam kesempatan tersebut san­ bangun perusahaan. untuk terus meningkatkan kesejahter­ gat mengapresiasi penandatanganan aan pekerja serta semua pihak yang be­ PKB yang berjalan lancar. Kesepakatan “Ke depannya PTPN X dengan rada dalam keluarga besar PTPN X. yang dibuat tersebut me­rupakan bukti serikat pekerja akan terus bersiner­gi telah terciptanya trust antara serikat positif dengan terus melakukan banyak “Kami siap mendukung hubungan pekerja dengan manajemen. kebaikan serta membantu masyarakat industrial dan secara penuh membe­ luas. Selain itu, juga akan terus men­ rikan dukungan agar PTPN X mampu “Kami berharap trust yang telah ingkatkan improvement yang positif bersaing dan menjadi leader di industri terbangun ini dapat terus ditingkat­ antara pekerja dengan perusahaan agar kan. Ini merupakan kemenangan kit­a lebih harmonis, aman, serasi, dan se­ jalan,” pungkas Slamet. 20 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas Silaturahmi SP dengan Komisaris Utama PTPN X yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh karyawan. Ajang Curhat untuk Kemajuan Perusahaan “Industri gula ini menghadapi kondisi dan tantangan yang luar Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset paling berharga biasa,” ungkapnya. bagi sebuah perusahaan. SDM yang kompeten di bidangnya serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan perusahaan merupakan Mantan Wakil Gubernur Jawa keuntungan bagi perusahaan. Ingin mengantarkan PTPN X Timur ini menyebutkan harga gula, menuju kesuksesan di masa depan, Serikat Pekerja PTPN X pun persaingan antara pabrik gula baik menjalin silaturahmi dengan Komisaris Utama PTPN X sekaligus milik BUMN maupun swasta, dan menyampaikan saran dan pendapat untuk kemajuan perusahaan. tantangan lainnya. „„Laporan: Siska Prestiwati dengan Saifullah Yusuf untuk me­ “Saya apresiasi masukan dari nyampaikan pendapat dan harapan teman-teman SP ini dan akan saya Hujan menyambut rombongan Ser­ para pekerja untuk kemajuan perusa­ koordinasikan dengan direksi demi ikat Pekerja PTPN X saat memasuki haan di masa depan. kemajuan perusahaan,” imbuhnya. pelataran Tempat Wisata Pintu Langit di Prigen, Pasuruan. Kedatangan per­ “Kedatangan teman-teman SP ini Di tempat yang sama, Ketua SP wakilan SP PTPN X bukanlah dalam untuk memberikan masukan-masuk­ PTPN X, Amir Hasanudin men­ rangka karya wisata, namun menjalin an untuk direksi dan komisaris,” kata gungkapkan, ini adalah kunjungan silaturahmi dengan Komisaris Utama Gus Ipul, sapaan akrab Komisaris dalam rangka menjalin silaturahmi PTPN X, Saifullah Yusuf. Utama PTPN X, Saifullah Yusuf, usai perwakila­ n SP dengan Komisaris menerima perwakilan Serikat Peker­ Utama PTPN X yang selama ini be­ Setelah menanti cukup lama kare­ ja, Rabu (12/02). lum pernah duduk bareng mengingat na Saifullah Yusuf juga mempunyai kesibukan masing-masing. janji pertemuan dengan beberapa Gus Ipul menjelaskan masukan- kelomp­ ok di hari dan tempat yang masukan yang disampaikan teman- “Alhamdulillah, hari ini Gus Ipul sama. Tepat pukul 15.40 WIB, untuk teman SP ini dalam rangka memper­ ada waktu dan kami pun juga ada kali pertama, SP PTPN X bertemu cepat kemajuan perusahaan yang waktu sehingga bisa bertemu dan berdasarkan pengalaman dan hal-hal ngobrol di Pintu Langit milik Gus Ipul,” imbuhnya. Amir menambahkan dengan pengal­aman Gus Ipul yang pernah menjabat sebagai wakil gubernur hingga menteri, tentunya beliau akan mampu menjadi bapak bagi teman- teman SP PTPN X yang semata-mata menginginkan kemajuan perusahaan di masa depan.  Silahturahmi SP (Serikat Pekerja) PTPN X dengan Komisaris Utama PTPN X, Saifullah Yusuf di Pintu Langit Pasuruan. www.ptpn10.co.id 21

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020  Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo bersama para purnabhakti karyawan PTPN X di PG Djombang Baru. Purna Tugas Tidak Jumairi menambahkan dari dana Surutkan Semangat yang terkumpul tersebut juga akan diberikan penghargaan kepada 10 Meski sudah memasuki masa purna tugas, para pensiunan dengan kriteria umur yang pensiunan tetap memantau perkembangan perusahaan. panjang, sehat dan semangat. Para Bahkan, doa selalu dipanjatkan untuk kejayaan PT penerima penghargaan tersebut rata- Perkebunan Nusantara (PTPN) X tempat mereka pernah rata berusia 80 tahun lebih bahkan berbakti dan mengabdi selama puluhan tahun. ada yang mencapai usia 94 tahun. „„Laporan: Siska Prestiwati berterimakasih kepada pabrik gula ”Kepada Dirut PTPN X, kami para yang telah memberikan bantuan beru­ pensiunan berharap dan berdoa agar Meski mendung dan gerimis meng­ pa uang tunai untuk terselenggaranya kedepan tidak ada lagi pabrik gula hiasi langit Kota Jombang, tidak kegiatan ini. yang ditutup,” imbuhnya. me­nyurutkan semangat ratusan pen­ siunan PT Perkebunan Nusantara ”Kami juga berterima kasih kepada Di tempat yang sama, Direktur (PTPN) XI, XII dan PTPN X untuk PT Nusantara Medika Utama yang Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annuro­ menghadiri acara reuni di Grha Djom­ ti­dak hanya memberikan bantuan be­ go menyampaikan di tahun 2019 ini, bang Baru. Mengambil tema ”Reuni/ rupa peme­riksaan kesehatan gratis, banyak penghargaan yang diperoleh Silaturahim Melebur Dosa”, mereka te­tapi juga memberi bantuan berupa PTPN X. Bahkan, PTPN X pun telah tidak lupa berdoa untuk kejayaan uang tunai,” kata Jumairi dalam didapuk sebagai koordinator PTPN PTPN X. sambutannya di Grha Djombang Baru, Gula oleh Holding Perkebunan Nu­ Sabtu (21/12). santara, PT Perkebunan Nusantara III Ketua Pusat Penelitian Perkebun­ (Persero). an Gula Indonesia (P3GI), Jumairi ”Selain dari iuran seluruh anggota, mengatakan reuni merupakan kegiat­ panitia juga menyebarkan proposal “Apa yang kami peroleh saat ini an yang selalu dinanti oleh para pen­ permohonan bantuan dana untuk merupakan buah rintisan dan pondasi siunan karena mereka bisa kembali acara ini. Sehingga terkumpul dana yang telah bapak-ibu bangun,” kata bertemu dan bercanda dengan teman sebesar Rp 52.350.000 dan untuk Dwi. seperjuangan dalam membangun pe­ pem­biayaan kegiatan hari ini mengha­ rusahaan. Tak lupa pihaknya sangat biskan dana sebesar Rp 51.600.000,” Dwi menambahkan pihaknya akan sambung Jumairi. terus membangun dan meningkatkan kejayaan PTPN X. Apa yang sudah dilakukan oleh para pensiunan akan terus menjadi landasan dan modal bagi karyawan yang masih aktif untuk terus mengembangkan perusahaan dan bisa bersaing di era persaingan bisnis yang semakin ketat. 22 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas IKBI Holding Perkebunan Berkunjung ke HGU Sumberlumbu Istri Dirut Holding Perkebunan yang juga Ketua IKBI modal berharga untuk menyongsong (Ikatan Keluarga Besar Istri) Holding Perkebunan PTPN masa depan yang lebih cerah dan hal III, Rizkiyah Abdul Gani, melakukan kunjungan ke tersebut merupakan salah satu hak HGU Sumberlumbu pada Kamis (27/2). Kedatangan asasi manusia. Rizkiyah disambut langsung Ketua IIKB (Ikatan Istri Keluarga Besar) PTPN X, Atik Dwi Satriyo Annurogo. “Pendidikan pertama kali yang dida­ patkan seorang anak adalah dari ling­ „„Laporan: Sekar Arum silaturahmi ini dapat terus terjaga kungan keluarga, lingkungan sekolah dengan baik dan terus bekelanjutan dan lingkungan masyarakat. Seorang Rizkiyah datang didampingi jaja­ serta membawa kebaikan untuk banyak anak yang disayangi akan menyayangi ran pengurus IKBI lainnya seperti Sri orang,” ungkapnya. keluarganya, sehingga mereka akan Romyati Seger Budiarjo, Dewi Denaldy, merasakan bahwa anak dibutuhkan Erfi Iswahyudi, dan Hestu Puri Wing Rizkiyah pun berpesan agar sebagai dalam keluarga. Sebab merasa keluarga Antariksa. Setibanya di HGU Sum­ istri, kita diwajibkan untuk terus mem­ sebagai sumber kekuatan yang mem­ berlumbu, Rizkiyah disambut hangat berikan dukungan dan pendampingan bangunnya. De­ngan demikian akan oleh anak-anak kecil yang memberikan kepada suami dan juga anak. Kendati timbul suatu kondisi yang saling mem­ bunga. Kemudian, ia menyalami para kita harus dipindahtugaskan di tempat bantu, saling menghargai yang sangat manager dan pengurus IIKB yang me­ yang jauh dan terpelosok, kita harus mendukung perkembangan anak. nyambut kedatangan­nya. tetap menjadi penerang bagi keluarga. Di dalam keluarga yang memberi Dalam lawatannya tersebut, ia men­ “Sudah menjadi risiko bagi insan kesempatan maksimum pertumbuhan, jelaskan bahwa tujuan kunjungannya perkebunan jika harus dipindah tu­ dan perkembangan adalah orangtua. tersebut adalah untuk menyambung si­ gaskan ke daerah pelosok dan juga Untuk itu saya berharap bahwa seluruh laturahmi dan kekompakan para ikatan terpencil. Untuk itu sebagai istri kita IKBI baik yang ada di pusat maupun istri karyawan perkebunan baik yang harus mendukung langkah suami kita di daerah dapat menjadi contoh dan ada di pusat hingga yang ada di daerah. tersebut, salah satunya dengan terus sahabat yang baik bagi putra-putri kita Menurutnya acara seperti ini sangat memberikan support tiada henti meski sehingga kelak dapat mengantarkan penting bahkan harus rutin dilakukan. dengan keterbatasan yang ada,” pung­ mereka kepada kesuksesan seperti yang kasnya. mereka impikan,” jelasnya. “Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari para pengurus IIKB Disamping itu yang tak kalah Kunjungan tersebut juga diwarnai di Jawa Timur yakni PTPN X, XI dan penting adalah pendidikan bagi anak. dengan sejumlah agenda lain seperti XII. Senang sekali saya dan rombongan Sebagai orang tua kita wajib untuk kunjungan ke TK Sakanira II, Pemeti­ disambut dengan begitu baik. Semoga memberikan pendidikan terbaik bagi kan tanam­ an hidroponik di kawasan TK anak. Pendidikan merupakan sebuah Sakanira II dan juga penanaman pohon di Kebun Rojo yang terletak di kawasan HGU Sumberlumbu, Kediri.  Pengurus IKBI PTPN III (Persero) bersama IIKB PTPN X dalam acara kunjungan IKBI PTPN III (Persero) di HGU Sumberlumbu PG Ngadiredjo Kediri. 23 www.ptpn10.co.id

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Komitmen Jaga Ekosistem PG Gempolkrep Raih Proper Hijau Empat Kali Berturut-Turut  Agus Minhandoko Tidak mudah meraih Proper Hijau, selama empat tahun General Manager PG Gempolkrep berturut-turut, PG Gempolkrep menjadi satu-satunya pabrik gula di Indonesia yang berhasil meraih proper hijau. Unit usaha milik PT Perkebunan Nusantara X yang berlokasi di Mojokerto ini berhasil meraih proper hijau tidak lain karena kuatnya komitmen seluruh karyawan untuk menjaga ekositem. „„Laporan: Siska Prestiwati giat­a­ n menanam pohon ini merupa­ tanaman keras dan cepat besar, Po­ kan salah satu bentuk nyata PG Gem­ hon Mahoni juga digunakan sebagai Puluhan karyawan PG Gem­ polkrep untuk perbaikan lingkungan. media untuk menyaring debu tebu polkrep tengah sibuk menggali ta­ yang dihasilkan saat proses produksi. nah di sekitar emplasmen. Selesai “Kelihatannya memang kegiatan Selain itu, Pohon Mahoni juga diha­ melakukan senam bersama, mereka rin­ gan, namun manfaat sangat besar rapkan bisa menjadi media untuk melanjutkan kegiatan penanaman 150 bagi lingkungan,” kata Agus ditemui menjaga dan mempertahankan eko­ pohon di sekitar emplasmen tebu. Ini usai melakukan tanam Pohon Mahoni sistem yang selama ini ada di dalam merupakan salah satu bentuk komit­ di Emplasemen Tebu PG Gempolkrep, Emplasemen Tebu PG Gempolkrep. men PG Gempolkrep dalam menjaga Jumat (10/01). lingkungan dan ekosistem yang ada “Di emplasemen tebu, setiap mu­ tidak perlu diragukan lagi. Pabrik Agus menambahkan rencananya sim penghujan seperti ini, ada empat gula milik PT Perkebunan Nusantara akan ada 150 Pohon Mahoni yang di­ sampai lima spesies burung kuntul (PTPN) X ini kembali melakukan keg­ tanam dan dipelihara dengan ba­ik di yang bertelur di sini. Saat musim gi­ iatan menanam pohon di awal tahun areal emplasemen tebu yang me­miliki ling mereka akan bermigrasi ke tem­ 2020. Sedikitnya 150 pohon mahoni luas kurang lebih 25 hektar. Penana­ pat lain,” jelas Agus. ditanam di sekitar emplasemen tebu man 150 Pohon Mahoni ini dilakukan agar lingkungan tetap terjaga. secara bertahap, tahap satu ini dilaku­ Selain menjaga ekosistem, sam­ kan penanaman sebanyak 50 pohon. bung Agus, dengan rindangnya lokasi General Manager PG Gempolkrep, emplasemen tebu hal itu juga ber­ Agus Minhandoko mengatakan ke­ Pemilihan Pohon Mahoni bukan dampak positif terhadap kesegaran tanpa sebab, sambung Agus, Pohon tebu-tebu yang harus antri untuk Mahoni dipilih, selain merupakan  GM bersama karyawan PG Gempolkrep mengadakan kegiatan peduli lingkungan dengan menanam 150 pohon mahoni di emplasmen tebu PG Gempolkrep. 24 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas masuk ke stasiun gilingan.  Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Dua hari sebelumnya, Pabrik Gula Annurogo menjadi pembicara Gempolkrep berhasil meraih Peng­ (keynote speaker) dalam hargaan Program Penilaian Peringkat rapat kerja tahunan PT Barata Perusahaan (Proper) dalam pengelo­ Indonesia di Hotel Surya Tretes. laan lingkungan. Keberhasilan unit usaha milik PT Perkebunan Nusan­ Dirut PTPN X Berbagi tara X ini tidak lain karena kuatnya Pengalaman di Rakor komitmen seluruh karyawan dalam PT Barata Indonesia menjaga performance pabrik dan tan­ pa melupakan pelestarian lingkungan. „„Laporan: Siska Prestiwati Agus Minhandoko mengungkap­ Untuk kali pertama, Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo mendapatkan kan keberhasilan PG Gempolkrep undangan dan didapuk untuk menjadi Keynote Speaker pada acara Rapat Kerja Tahu- meraih Proper Hijau untuk keempat nan PT Barata Indonesia (Persero). kalinya ini adalah keberhasilan selu­ ruh karyawan. Sebab,tanpa kekuatan Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero), Fajar Harry Sampur­na, mengu- dan kepedulian serta rasa memiliki capkan selamat datang dan tak lupa ucapan terima kasih atas kesediaan Dwi Satriyo yang tinggi dari seluruh karyawan Annurogo yang telah menyempatkan untuk meng­hadari undangan dari PT Barata maka akan sangat sulit bagi PG Gem­ Indonesia (Perseo). “Alhamdulillah dan terima kasih Pak Dwi menyempatkan hadir polkrep untuk mempertahankan di sini, padahal saya tahu beliau ini sibuk dan banyak pekerjaan. Saya mohon kes- prestasi yang sudah berhasil diukir ediaan Pak Dwi untuk berbagai pengalaman di depan seluruh karyaw­ an PT Barata selama ini. Indonesia (Persero) yang saat ini hadir,” kata Fajar pada acara Rapat Kerja Tahunan dan Penan­datanganan Kontrak Manajemen PT Barata Indonesia (Persero) di Hotel “Alhamdulillah, tanggal delapan Surya, Tretes, pada Selasa (28/01). Januari kemarin, kami kembali men­ erima penghargaan proper hijau di Fajar berharap seluruh karyawannya bisa mendapatkan informasi dan mencon- Istana Wakil Presiden yang diberikan toh apa yang telah dilakukan oleh Dwi Satriyo Annurogo selama memimpin PTPN X langsung oleh Menteri Lingkungan sehingga PTPN X tetap bisa mempertahankan posisinya sebagai leader BUMN Gula Hidup dan Kehutanan Republik Indo­ di tanah air. nesia, Ibu Siti Nurbaya,” imbuhnya. Di depan jajaran direksi dan kar­ya­wan PT Barata Indonesia (Persero), Dwi ber- Pria yang juga pernah menjadi GM bagi pengalaman bagaimana dirinya bersama jajaran direksi PTPN X dan seluruh PG Kremboong ini menambahkan, karyawan PTPN X mengatasi perusahaan yang mengalami krisis. “Saat saya masuk ke penilaian proper periode 2018-2019 PTPN X tahun 2016 lalu, PTPN X mengalami kerugian sebesar 155 Miliar,” kata Dwi di ini dilakukan oleh tim evaluator ter­ depan jajaran direksi dan karyawan PT Barata Indonesia (Perse­ro) yang hadir. hadap 2.045 perusahaan di seluruh Indonesia. Dari hasil evalusi tersebut, Dwi menambahkan dua hari sete­lah dilantik, dirinya bertemu dengan Menteri 25 perusahaan memperoleh Proper BUMN dan memberikan ultimatum bahwa PTPN X harus laba dan tidak boleh rugi. emas, 147 perusahaan memperoleh Sebagai orang baru di industri gula, dirinya harus cepat mempelajari kondisi peru- Proper hijau, 1.507 perusahaan mem­ sahaan dan mencari solusi. “Tahun 2017, ada obligasi 200 Miliar yang sudah jatuh peroleh Proper biru, 303 perusahaan tempo dan banyak tantangan lainnya,” ungkapnya. memperoleh Proper merah dan dua perusahaan memperoleh Proper hi­ Langkah pertama, sambung Dwi, yang dilakukan adalah menyosialisas­ i­kan ke tam. seluruh karyawan dan ko­misaris bahwa kondisi perusahaan tengah krisis sehingga diharapkan agar seluruh karyawan bisa memahami kondisi perusahaan. Langkah “Selama empat tahun ini, PG selanjutnya adalah menerapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi perusahaan Gempolkrep masih menjadi satu- yang krisis. “Tiga langkah strategi tersebut adalah restrukturisasi keuangan, restruk- satunya pabrik gula milik BUMN yang turisasi portofolio perusahaan, dan restrukturisasi perusahaan,” sebutnya. memperoleh Proper Hijau,” ujarnya. Agus menambahkan tim evalua- tor proper menilai bahwa PG Gem­ polkrep telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang diper­ syaratkan dalam peraturan melalui pelaksanaan sistem pengelolaan ling­ kungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksana­ kan tanggung jawab sosial dengan baik. www.ptpn10.co.id 25

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Flights and Maps bersama Pilot Drone PTPN X „„Laporan: Gina Amalia (Assisten Urusan Quality Assurance) Sedikitnya 25 peserta dari se­  Suasana kelas hari pertama membahas materi kegunaan drone dan cara mengolah data dari drone. luruh pabrik gula serta Puslit Gula Djengkol didampingi perwakilan dari dalam hal waktu dan tenaga kerja. pat dan akurat. kantor pusat dilatih oleh Scomtech bersama Drone Pilot Academy (DPA) Satu hari terbang, didukung oleh “Kesempatan belajar ini harus agar lihai menggunakan salah satu teknologi Remote Sensing yang te­ kondisi baterai yang optimal serta dimanfaatkan semaksimal mungkin ngah naik daun di Villa De Nussa, 5 – 6 Maret 2020. kondisi lingkungan yang kondusif, agar masing-masing dapat membe­ Drone atau dikenal juga dengan drone dapat mengambil gambar sam­ rikan nilai tambah baik untuk diri nama Unmanned Aerial Vechicle (UAV). Merupakan sebuah wahana pai dengan radius 200 Ha. Sehingga sendiri juga bagi perusahaan sejalan atau pesawat yang diterbangkan tan­ pa awak mengikuti hukum aerodina­ proses pemetaan wilayah kerja dapat dengan salah satu semboyan PTPN mika, dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot dengan menggunakan com- dilakukan dengan ce­ Grup yaitu Sinergi”, sambut Bambang puter/remote controller serta mam­ pu mengendalikan dirinya sendi­ri, Setyawan kepala urusan Qual- membawa muatan baik kamera, mau­ pun muatan lainnya. ity Assurance dalam pembu­ akan lebih baik bila pilot kaan pelatihan. Dengan banyak keistimewaan drone juga mengantongi “Dalam waktu dekat peserta menjadikan alat multipurpose ini izin terbang dari Asosiasi lay­ ak digunakan oleh perusaha­ Pilot drone Indonesia”. akan diberi tugas pertama, an perkebunan untuk memetakan yaitu melaksanakan inventa­ kebun tebu, me-monitoring, mengevaluas­ i, bahkan risasi tanaman tebu. Inven­ melaksanakan peker­ jaan perkebunan tarisasi tersebut dilakukan di (on-farm) sehing­ ga da­pat mening­ katkan produktivitas kebun secara optimal serta menge­ fisienkan biaya produksi gula 26 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas seluruh pabrik gula secara serentak lom­pok penerbang, di ruang terpisah pengguna drone dapat memperoleh kelompok mapper juga diberikan informasi kenampakan visual kebun, pada bulan Maret 2020 untuk men­ Digital Elevation Model (DEM) dan ma­teri khusus dalam menangani data menganalisis sampai dengan kontur data tebu yang tersedia di wilayah hasil drone berupa foto udara. lahan. kerja PTPN X. Sangat dimungkinkan Ramadhan Adi salah satu pema­ Hasil yang diperoleh sangat pre­ sisi, yaitu 8 cm untuk DEM, dan 2 cm kebun tebu berada di lokasi yang teri dari DPA dalam penjelasnnya untuk kenampakan visual, dan akan lebih presisi lagi jika data yang akan sulit dikunjungi sehingga diperlukan mengatakan, “Ada banyak aplikasi diolah dilengkapi dengan Ground drone untuk tetap dapat mengambil Control Point (GCP)”. tersedia untuk mengolah hasil dari data dari udara dan menyajikannya drone, salah satu yang dapat diguna­ kan adalah Agisoft, dengan aplikasi dalam bentuk peta,” lanjutnya dalam ini dan aplikasi pemetaan lainnya, kesempatan terpisah. Di hari pertama pelatihan, peserta memperoleh pengetahuan dasar me­ngen­ ai drone dan kelengkapan­ nya, regulasi pemerintah tentang pengope­rasian drone, serta kegunaan drone dalam berbagai bidang. Pada hari kedua peserta terba­gi menjadi dua kelompok yaitu peng­ ope­rasi drone dan pendamping ope­ rasional atau dikenal dengan pilot dan observer drone, serta pengolah hasil drone atau dikenal dengan se­ butan Mapper. Kedua kelompok dilatih di ruang­ an berbeda. Calon pilot drone dan obs­ erver berlatih di ruang terbuka. Di saat yang sama peserta diberi penje­lasan lebih detail mengenai komponen drone, cara mengoperasi­ kannya baik manual maupun autopi- lot. Salah satu yang ditekankan dalam materi adalah aspek keselamatan terbang. “Seorang pilot drone harus melakukan pendataan H-1 atau pre- flight, mengobservasi lokasi dan ke­ siapan drone saat akan terbang, serta mengecek kondisi setelah terbang atau post-flight. Selain itu akan lebih baik bila pilot drone juga mengan­ tongi izin terbang dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia”. Ujar Danang salah satu pemateri dari DPA. Tidak berbeda jauh dengan ke­ www.ptpn10.co.id 27

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Direktur Holding: Bioethanol Jadi Sumber Kekuatan Hilirisasi Tebu Untuk bisa menjawab beratnya tantangan industri gula di masa depan, Holding Perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) gencar mengembangkan program hilirisasi komoditas tebu. PTPN X salah satu perusahaan yang berhasil mengembangkan hilirasi komoditas tebu menjadi bioethanol harus dikembangkan, sebab bioethanol akan menjadi sumber kekuatan hilirisasi tebu di masa depan. „„Laporan: Siska Prestiwati Produksi dan Pengembangan Hold- energi baru terbarukan, tahun 2011, ing PTPN III (Persero) di PT Ene­ro, Pemerintah Thailand me­luncurkan Tantangan industri gula tanah Program Pengembangan Produk Hil­ E95 (Etanol 95) sebagai ba­han bakar air sangat berat, selain masalah regu­ irisasi, Kamis (16/01) pengganti diesel dan LNG. lasi pemerintah yang mengatur harga gula, juga masalah persaingan de­ngan Bersama dengan Ugun Untari, Dengan menipisnya bahan baku industri gula dunia memaksa in­dustri Ke­p­ ala Divisi Pengembangan dan energi dari fosil, sambung Mahmudi, gula di dalam negeri harus mengem­ Sustainability Holding Perkebunan, mau tidak mau Indonesia pun harus bangkan dan memperkuat industri Aan Fadlianto, Kasubdiv Tanaman bersiap-siap ke energi baru terba­ hilirnya. Tebu Holding Perkebunan, dan Angga rukan, salah satunya ethanol yang Abiyanto, Kasubdiv Pengolahan Tebu berasal dari tetes tebu. Di Holding Direktur Produksi dan Pengem­ Holding Perkebunan, Mahmudi Perkebunan ini ada PT Enero yang bangan Holding Perkebunan PT mengungkapkan kunjungannya ke sudah berhasil memproduksi dan Per­k­ ebunan Nusantara III (Persero), PT Enero ini tidak lain untuk melihat mengembangkan produksinya. Mahmudi, mengatakan hilirisasi men­ kondisi dan potensi PT Enero dalam jadi program kerja di holding dimana memproduksi bioethanol. “Potensi produksi PT Enero masih hilirisasi ini akan dikembangkan di besar dan selama ini baru setengah seluruh komoditas. Seperti diketahui bahwa Thailand dari kapasitas,” tambahnya. sudah berhasil mengembangkan hi­ “Untuk hilirisasi komoditas tebu liri­­sasi industri gulanya dengan mem­ Untuk itu, sambung Mahmudi, ini yang sudah eksisting adalah bio­ bangun industri bioethanol. Thailand pihaknya akan mendorong PT Ene­ro ethanol dan PTPN X sudah mendiri­ mempunyai 17 pabrik ethanol (sing­ untuk meningkatkan performa dan ki­ kan pabrik bioethanol yaitu PT Ener­gi kong/tebu) dengan kapasitas 2,7 ju­ta nerja yang selama ini sudah bagus. Di­ Agro Nusantara (Enero),” kata Mah­ liter/hari. Melesatnya industri ethanol mana PT Enero ini akan menjadi pilot mudi ditemui di sela-sela kegiat­an di Thailand karena kebijaka­ n pemer­ project bagi komoditas tebu. “Program Rapat Kerja Direktur Pengembangan intah yang menetapkan pe­makaian hilirisasi akan menjadi kekuatan di kemudian hari,” tan­dasnya.  Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan PT Perk­ ebunan Nusantara III (Persero), Mahmudi meninjau PT Enero. 28 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas  Dirkom PTPN X, Slamet Djumantoro menyerahkan secara simbolis kunci rumah milik Ibu Sugiarti dalam CSR Bedah Rumah PTPN X di Kelurahan Dermo Kediri. CSR PG Meritjan jalan dengan lancar dan sesuai waktu yang diharapkan,” ujarnya kembali. Beri Bantuan Berupa Pembangunan RTLH Sementara itu, hadir dalam ke­ sem­patan yang sama Direktur Ko­ PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X senantiasa berupaya mer­sil PTPN X, Slamet Djumantoro, memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di mengucapkan syukur yang tak terkira sekitar wilayah kerjanya. Kali ini, melalui unit usahanya karena adanya program CSR Bedah yakni PG Meritjan, perusahaan pelat merah tersebut Rumah di lingkungan Pabrik Gula memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) Meritjan dapat terlaksana dengan berupa pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). lancar. Ia pun berharap bahwa de­ ngan adanya program ini, silaturahmi „„Laporan: Sekar Arum bantuan kepada warga kurang mam­ antara PG Meritjan dan warga sekitar pu dalam bentuk menjadikan rumah dapat terjalin lebih harmonis. General Manager PG Meritjan, mereka yang semula tidak layak huni Syahrial Koto, mengungkapkan bah­ menjadi rumah idaman. Warga yang “Perusahaan juga memiliki tang­ wa kegiatan ini merupakan bentuk beruntung mendapatkan bantuan gung jawab untuk membantu mening­ tanggung jawab sosial perusahaan tersebut adalah Sugiarti dari Desa katkan kesejahteraan warga desa yang terutama kepada masyarakat sekitar Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kediri. ada di sekitar perusahaan. Untuk itu pabrik. Bantuan ini juga menun­ kegiatan bedah rumah ini diharapkan jukkan kepedulian pabrik kepada “Setelah dilakukan verifikasi, dapat membantu mereka terutama masyarakat kurang mampu. keadaan Ibu Sugiarti memang sangat bagi yang membutuhkan,” jelasnya. memprihatinkan dimana keluarga “Harapannya, dengan adanya ini harus makan, masak, tidur di ru­ Ucapan terima kasih juga dilon­ program pembangunan rumah ini mah yang sudah roboh yang hanya tarkan oleh Sugiarti, selaku penerima dapat memberikan manfaat ba­ beratapkan terpal. Itu sebabnya ka­ bantuan, “Saya sangat bersyukur dan gi semua pihak, khususnya dalam mi memprioritaskan untuk segera juga senang. Serasa mimpi, karena hal peningkatan kesejahteraan ma­ mem­bangun rumah untuknya. baru pertama kali ini mempunyai syarakat. Kegiata­ n CSR tersebut me­ Bedah rumah dengan ukuran 12,5 rumah sebagus sekarang. Biasanya rupakan wujud BUMN Hadir Untuk meter kali 13,5 meter terus dikebut banyak yang memfoto dari pemerin­ Negeri, dimana PTPN X berupaya karena kondisi rumah yang sudah tah tetapi tidak kunjung dibantu,” te­rus memberikan manfaat bagi tidak layak lagi untuk ditinggali. Dan ungkap Sugiarti. masyarakat sekitar,” terang Syahrial. berkat kerja­sama dari semua pihak pengerjaa­ n bedah rumah dapat ber­ “Bantuan pembangunan ini Kali ini pihaknya memberikan dimulai dari nol. Semua serba baru mulai dari peralatan rumah tangga seperti tempat tidur, kursi, sampai yang lain-lainnya. Saya berterima kasih sekali atas bantuan yang telah diberikan semoga PG Meritjan tetap jaya dan sukses untuk musim giling tahun ini dan untuk selanjutnya,” pungkasnya. www.ptpn10.co.id 29

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 CSR PG Modjopangoong Bantu Pembangunan Plengsengan Kali Giling Tulungagung PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X kembali menunjukkan Ia menambahkan, lebih dari 90 kepeduliannya kepada masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. persen bahan baku yang dipasok ke Kali ini, PTPN X meresmikan plengsengan di Kali Giling, Desa PG Modjopanggoong berasal dari Panggungrejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. pe­tani. Karena itu kolaborasi dengan petani dan pihak-pihak terkait yang „„Laporan: SAP Jayanti dukungan semua pihak diharapkan lain mutlak dilakukan. PG Modjopanggoong bisa kembali Bantuan plengsengan di aliran meraih kejayaannya,” ujarnya. Tahun lalu PG Modjopanggoong sun­ gai tersebut bukan merupakan berhasil membukukan prestasi se­ yang pertama kalinya dilakukan Direktur Utama PTPN X Dwi bagai PG dengan rendemen terbaik. PTPN X. ”Yang akan diresmikan ini Satriyo Annurogo pada kesempatan Namun sayangnya dari sisi volume adalah CSR ketiga. Pertama tahun yang sama mengatakan, PTPN X bahan baku belum optimal. 2002 sepanjang 100 meter, kemu­ sebagai bagian dari BUMN memiliki dian pada 2018 kembali dibangun tugas sebagai agent of development ”Tulungagung ini tebunya luar plengsengan sejauh 100 meter dan sehingga sebagian dari keuntungan bia­sa kualitasnya. Rendemen 8,5-9 sekarang 100 meter lag­ i. Total 300 yang didapatkan perusahaan harus sudah biasa dicapai. Mudah-muda­ meter,” kata General Ma­nager PG dialokasikan untuk masyarakat. han tahun ini secara volume juga Modjopanggoong, Haryo Gu­nawan “Kami akan mendukung kelanjutan membaik sehingga PG Modjopang­ Wibisono, pertengahan Februari lalu. program ini maupun program- gong bisa jaya kembali,” tutur Dwi. program yang lain seperti pember­ Dengan bantuan yang diberi­ dayaan BUMDes, meningkatkan Dalam kesempatan tersebut, kan diharapkan hubungan antara kesejahtera­an masyarakat, pemban­ Dirut PTPN X, GM PG Modjopang­ pabrik gula, pemerintah desa dan gunan in­fra­struktur serta pendidi­ gong, Sekper dan PKBL PTPN X petani akan semakin erat. ”Dengan kan,” ujarnya. serta perangkat Desa Panggungrejo melakukan pengguntingan pita seba­ gai tanda peresmian plengsengan di Sungai Giling.  Dirut PTPN X menandatangani prasasti peresmian plengsengan Kali Giling di Desa Panggungrejo Tulung Agung.  Pengguntingan pita oleh Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo bersama perangkat Desa Panggungrejo pada peresmian plengsengan Kali Giling Desa Panggungrejo Tulung Agung. 30 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas  Penyerahan rumah burung hantu oleh Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo. CSR PG Djombang Baru Beri Bantuan Rumah Burung Hantu untuk Petani Jombang Keberadaan tikus menjadi musuh besar bagi petani oleh petani tanaman lain seperti padi karena bisa merusak tanaman yang dirawat. Predator dan tanaman komoditas lainnya. Jika alami yang bisa diandalkan untuk mengendalikan bantuan ini dirasa efektif membantu atau membasmi tikus adalah burung hantu. petani, bukan tidak mungkin bantuan serupa akan diberikan juga kepada „„Laporan: SAP Jayanti “Tikus adalah hama yang paling sulit petani di kecamatan lain di Kabu­ dikendalikan. Tikus ini binatang yang paten Jombang dan wilayah-wilayah Karena itu, PT Perkebunan Nu­ pintar dan burung hantu merupakan yang lain. santara (PTPN) X membantu petani salah satu pengendali tikus,” kata dengan membagikan 26 unit rumah Dwi saat Peresmian Bantuan CSR Anggota Komisi IV DPR RI, Em­ burung hantu untuk petani tebu di PTPN X Pemasangan Rumah Burung ma Umiyatul Chusna yang berasal dua belas desa yang berada di Keca­ Hantu di Desa Plosogenuk, awal dari Jombang menyampaikan apre­ matan Perak, Jombang. Kedua belas Januari lalu. siasinya atas perhatian yang diberi­ desa tersebut adalah Desa Keplaksari, kan PTPN X kepada masyarakat Trawasan, Jogoloyo, Kepuhdoko, ”Kalau diberi bahan kimia atau Jombang. ”Hama tikus ini menjadi Jatiwates, dan Plosogenuk. Selain itu jebakan biasanya hanya berhasil di keluhan di hampir semua daerah. juga Desa Banjarsari, Sukorejo, Kam­ awal saja, selanjutnya sudah tidak Karena itu saya berterima kasih ke­ pung Baru, Gebang Bunder, Plabu­ mempan lagi. Se­dangk­ an burung pada PTPN X,” ujarnya. han, dan Kabuh. hantu memang menjadi salah satu predator bagi tikus. Suara burung Jika hama seperti tikus bisa di­ Direktur Utama PT Perkebunan hantu juga ditakuti tikus. Jangkauan ken­dalikan, ia yakin produktivitas Nusantara (PTPN) X Dwi Satriyo An­ burung hantu bisa mencapai sepuluh petani akan meningkat sehingga ke­ nurogo, mengatakan ia sangat antu­ hektare,” tuturnya. se­jahteraannya juga akan terangkat. sias dengan CSR (Corporate Social “Kalau memang efektif saya harapkan Responsibilty) yang dijalankan ini. Tidak hanya untuk tebu, tetapi tidak hanya di 26 titik ini saja tapi keb­ eradaannya juga bisa dirasakan bisa ditambah,” ujar Anggota Dewan yang akrab disapa Ning Emma ini. www.ptpn10.co.id 31

rendemen rencana & Ide Manajemen PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Restrukturisasi Organisasi Jawab Keselarasan Strategi Korporasi Menjawab tantangan dunia usaha yang saat ini semakin dinamis, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X sebagai sebuah entitas bisnis dituntut mampu bergerak lincah menyesuaikan diri dengan kondisi. Hal ini dimulai dengan melakukan restrukturisasi organisasi di Perusahaan. „„Laporan: yang lain tidak sama. Baik secara strukturisasi organis­ asi tertuang dalam Peraturan Direksi Holding kom­posi­si jumlah, fungsi, dan nama Perkebunan Nusantara N0 DSDM/ PTPN/2429I2019 tanggal 16 Desem­ Restrukturisasi organi­sa­si jabatan. Misalnya, ada PTPN yang ber 2019 perihal Standarisasi Skuktur Organisasi Kantor Direksi PTP­ N yang dilakukan PTPN X saat ini me­ jum­lah kepala bagiannya seban­ yak Group. rup­ akan bagian dari strategic inisia- 10 orang, 13 orang hingga 16 orang. Dalam aturan tersebut diatur mengenai struktur organisasi di kan­ tive jangka panjang korporasi yang Penyebutan­nya juga ada yang ma­ tor pusat anak perusahaan BUMN Perkebunan. Di ketentuan itu dise­ digulirkan oleh Holding Perkebun­ sih kepala divisi. Secara vertikal ke butk­ an, mulai 1 April 2020 jumlah Kepala Bagian ditetapkan maksimal an. Program strategic initiatives bawah juga berbeda. Ada yang me­ delapan dan Pejabat Fungsional. Unt­ uk bagian yang terkait dengan ters­ ebut meliputi aspek finansial, namakan kepala urusan, kepala sub produksi, kepala urusan yang ada di bawahnya maksimal lima orang. Se­ prod­ uksi, aset, penataan organisasi bagian dan dengan fungsi yang mas­ dangkan untuk non produksi maksi­ mal empat orang. dan sumber daya. Untuk menjawab ing-masing berbeda pula. ”Impact- ”Namun ada bagian yang sifatnya rencana panjang tersebut, salah satu nya, dari sisi kompetensi, dari sisi fungsional diperbolehkan dengan me­ lihat karakteristik di masing-masing yang harus dilakukan adalah dengan fungsi jabatan cukup bera­gam,” jelas PTPN. Contohnya di PTPN X ada tem­bakau yang tidak ada di tempat melakukan restukturisasi organisasi Herman, Kepala Bagian SDM dan lain. Termasuk juga project yang sifatnya termin atau jangka waktu agar selaras dengan strategi Umum PTPN X. sipkPgosHbstakorueTarongarrnusPlaupSandiakNnksoe.aintaniabruRnsdhadngerateesalaas­soudnPiarnitrmyigeanrdgaaartu.sianiknnnklnanayegattgPk­­aukukd­TraiiPcstaNansian­oPpreegtPNrraaea0innrrhtDgikeua­sOSgselrKaDrtbaaeSsrMgulbtinDuana/1tiiPnDkje6naraTtriindeDrskGuPtkaaeearNNursskrsno/uiaieis2isunssPmKia4TaapgHa2sb­nsin9oPdeitINtlraS2adokl02rirau1n0am9k1gt9urnWainrbalniekmletPmyaptoKoriTaauaamderesPpisgmpab,ikouaNnkeikiadmjnrgluabniyib-ktk.lsiameatsdieaundsa­bahna­rgayresdiarsdiaji­ieunn­­an­ggnga 32 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 rendemen sepert­ i proyek PMN. Bagaimana de­ coaching langsung. Selain itu masing- profile, job grading, sistem manaje­ ngan jabatan di bawahnya? Ini disu­ masing akan diikutsertakan dalam men karir, performance management sun berdasarkan segmen. Ada spesi­ pelatihan jabatan, assessment, dan dan ujungnya berkaitan dengan re­ fikasi komoditasnya,” tutur Herman. sertifikasi. Tentunya akan terus dila­ numenerasi. ku­kan evaluasi,” ujarnya. Diharapkan Kebijakan Perubahan Organi­ seluruh personil yang memangku ”Targetnya draftnya akan kami sa­si di PTPN X ditetapkan da­ ja­b­ at­an harus segera fit dan memili­ susun di semester kedua tahun ini lam Surat Keputusan Direksi No. ki kompetensi sesuai dengan yang disesuaikan dengan program pena­ XX-SURKP/200312.001 tentang dib­ utuhkan. taan sistem manajemen SDM yang Perubahan Struktur Organisasi di sedang didesain oleh Holding Perke­ Lingkungan PT Perkebunan Nusan­ Tidak hanya berhenti di restruk­ bunan Nusantara,” pungkasnya. tara Xsendiri. Selain sebagai bagian turisasi ini saja, Bagian SDM kemu­ dar­ i pengejawantahan dari ketetapan dian akan melakukan penataan job Berikut komposisi perubahan yang telah digariskan oleh Holding Struktur Organisasi di Kantor Pusat: Perkebunan Nusantara, restrukturi­ sasi organisasi juga sudah menjadi No Direktorat Semula Menjadi kebu­tuhan. Structure follow strat- egy, yakni struktur organisasi bersifat 1 Utama 1. Sekretaris Perusahaan & PKBL 1. Bagian Sekretaris Perusahaan & PKBL dinam­ is mengikuti perubahan strate­ 2. Satuan Pengawasan Intern 2. Bagian Satuan Penawasan Intern gi perusahaan. 1. Bagian Keuangan & Akuntansi 1. Bagian Keuangan & Akuntansi Diharapkan, dengan struktur or­ 2. Bagian SDM & Umum 2. Bagian SDM & Umum ganisasi maka akan ada standarisasi 2 Komersil 3. Bagian Pemasaran - serta percepatan dari sisi koordinasi. 4. Bagian Pengadaan Barang & Jasa 3. Bagian Pengadaan & Aset Selain itu, dengan struktur organisasi 5. Bagian Hukum & Pengembangan Aset - yang lebih ramping diharapkan tidak terjadi redundant dan overlapping 1. Bagian Teknik & Pengolahan 1. Bagian Teknik & Pengolahan fungsi. Meskipun bukan menjadi tu­ 2. Bagian Budidaya & Sarpram 2. Bagian Tanaman juan utama, namun restrukturisasi 3 Operasional 3. Bagian Quality Assurance - organisasi ini membuat perusahaan 4. Bagian Perencanaan Strategis 3. Bagian Perencanaan Strategis menjadi lebih efisien. 5. Bagian Tembakau - Herman mengakui, tantangan un­ 1. Proyek PMN 1. Proyek PMN tuk melaksanakan kebijakan baru ini 4 BOD 2. Anak Perusahaan 2. Proyek Produk Turunan memang tidak mudah. Sebagai bekal, 3. Anak Perusahaan masing-masing personel yang men­ jabat akan diberikan pelatihan serta sosialisasi kepada seluruh karyawan. Langkah yang ketiga adalah job as- signment atau bench marking. Dan yang terakhir adalah penerapan job responsibility. ”Direksi pasti akan melakukan ”Direksi pasti akan melakukan coaching langsung. Selain itu masing-masing akan diikutsertakan dalam pelatihan jabatan, assessment, dan sertifikasi. Tentunya akan terus dilak­ u­kan evaluasi.”  Herman Kepala Bagian SDM dan Umum PTPN X www.ptpn10.co.id 33

tebu potensi badan usaha PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Optimalisasi Aset, Target Sumbang Pendapatan Rp 20 Milliar PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus memaksimalkan dan Kasubag Optimalisasi Aset PTPN mengoptimalisasikan aset-asetnya yang tidak terpakai. Banyak X, Wayan Mei Purwono menjelas­ cara dilakukan oleh perusahaan milik Negara untuk bisa menggali kan untuk tahun 2020 ini, banyak potensi pendapatan dari pemanfaatan asset, baik berupa aset program yang sudah disusun dan tidak bergerak maupun aset bergerak agar tidak menjadi beban dilaksanakan oleh tim optimalisasi perusahaan. Bahkan, di Tahun 2020 ini, PTPN X menargetkan aset. Yang sudah dilaksanakan adalah potensi pendapatan dari program optimaliasasi aset bisa penjualan aset bergerak. menyumbang kurang lebih sebesar Rp 20 Milliar. “Pada tanggal 8 Januari 2020  Tim aset PTPN X, paling kanan Novian Maulana Pratama Putra, Wayan Mei Purwono dan Yusuf kemarin, kami bekerjasama dengan Syafrianzah Rachman usai acara penandatanganan MOU antara PT Perkebunan Nusantara X dengan Balai Lelang Star melakukan lelang PT Kutai Timber Indonesia kendaraan sebanyak 120 unit di Ge­ dung Pertemuan PG Toelangan. Dari „„Laporan: Siska Prestiwati untuk mengoptimalisisasikan aset kegiatan tersebut sebanyak 93 ken­ dan mengubahnya menjadi sumber daraan terjual dengan pendapatan Selama puluhan tahun, aset-aset pendapatan baru. Kerja keras Tim sebesar Rp 1,8 milliar. Sisanya seban­ yang tidak dimanfaatkan menjadi Optimalisasi Aset pun membuah­ yak 27 unit kendaraan akan segera beban perusahaan. Namun, beberapa kan hasil dan mampu menyumbang kami lelang,” kata Wayan ditemui di tahun belakangan, PTPN X berupaya pendapatan bagi perusahaan sebesar ruang kerjanya di Kantor Pusat PTPN melakukan terobosan-terobosan Rp 21 Milliar pada tahun 2019 lalu. X Jl. Jembatan Merah Surabaya. Wayan menambahkan lelang akan segera diagendakan pada akhir Maret 2020 atau awal April 2020, namun lebih tepatnya kapan dan dimana akan melihat perkembangan situasi dan kondisi mengingat saat ini sedang ada seruan dari pemerintah untuk tidak beraktivitas yang meli­ batkan banyak orang. Selain melakukan penjualan terh­ adap aset bergerak, sambung Wayan, Tim Optimalisasi Aset juga tengah mempersiapkan sejumlah kerjasama dengan pihak ketiga dalam rangka mengoptimalsasi aset yang tidak bergerak baik berupa tanah maupun bangunan. “Yang lainnya adalah sewa me­ nyewa untuk tanah dan bangunan mulai dari Klaten hingga Jember dengan potensi pendapatan sebesar Rp 15 Milliar. Untuk sewa menyewa ini pengunaan aset tergantung si pe­ nyewa, ada yang untuk kafe, warung, bengkel dan lainnya,” paparnya. Sedang untuk Grha Toelangan, ungkapnya, pihaknya menggandeng pihak ketiga dan akan direalisasikan di tahun ini. Dengan potensi penda­ patan untuk Grha Toelangan sebesar 34 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 tebu Rp 300 juta, begitu pula dengan Villa  Tim aset PTPN X dengan perwakilan dari PT Mahar Agung yang Tretes yang terus dipromosikan baik akan mengelola Grha Tulangan. melalui online maupun offline memi­ liki potensi pendapatan sebesar Rp “Untuk Selain kerjasama dengan PT KTI, 300 juta/tahun. kerjasama PTPN X juga menggandeng PT PT ini, potensi Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk Untuk aset eks PG Kunir yang pendapa­ membangun hotel di bekas Kantor terletak di Tulungagung, PTPN X tan PTPN X PTPN X Jl, Pemuda nomor 55-63, sudah mengubahnya menjadi Kam­ sebesar Rp Klaten Tengah. Rencananya, di atas pung Kunir, sebuah desnitasi wisata 22 milliar,” lahan seluas 9.145 meter persegi instagramable yang rencanakan akan ungkapnya. tersebut akan dibangun hotel terdiri segera di-launching dengan potensi Wayan atas 108 kamar. pendapatan sebesar Rp 80 juta/ta­ menambahkan hun. untuk kerjasama “Kerjasama dengan PT Wijaya dengan PT KTI di tahun Karya ini dilakukan dengan masa “PTPN X bekerjasama dengan 2020 ini merupakan ker­ kerjasama selama 30 tahun dengan PT Kutai Timber In­ jasama kali kedua, tahun lalu, PTPN potensi pendapatan sebesar Rp 90 donesia (KTI) untuk X pun telah melakukan kerjasama milliar,” imbuhnya. mengoptimalisasikan dengan PT KTI untuk memanfaatkan lahan seluas 253 lahan seluas 11,5 hektar di Jember Saat ini, ungkap Wayan, untuk hektar di Jem­ dengan sistem bagi hasil 60 % untuk proses pembangunan hotel masih ber dan Blitar PTPN X dan 40 % untuk PT KTI. dalam taraf perizinan dan menunggu untuk ditan­ surat dari pemegang saham yaitu Ke­ ami pohon menterian BUMN. Sengon,” sebutnya. Dalam kerjasama ini,pihak PTPN X menyediakan lahan semen­ tara PT KTI yang menanggung semua biaya produksi, mulai dari penyediaan bibit, pupuk, perawatan hingga panen dengan sistem bagi hasil 70% untuk PTPN X dan 30% untuk PT KTI dengan masa kerjasama selama 7 tahun, mengingat sengon baru bisa dipanen saat usia 7 tahun.  Tim aset PTPN X dengan investor PT. Inti Visi Prastama (Kali Kopi) www.ptpn10.co.id 35

sukrosa sajianutama PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Inovasi Tiada Henti Inovasi adalah keniscayaan bagi BUMN. Sebagai backbone perekonomian nasional, BUMN (termasuk bidang gula) harus terus menerus melakukan kreasi dan inovasi agar memiliki nilai tambah. Menteri BUMN Eric Thohir dan Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin (BGS) dalam beberapa kali kesempatan menyatakan pentingnya inovasi bagi BUMN. S ecara umum Inovasi memiliki pengertian se­ Termasuk inovasi dalam mencari solusi tingkat rangkaian on farm saja, sudah bagai gerakan perubahan persoalan yang dihadapi sendiri. membutuh­kan banyak kreasi dan inova­ kearah yang lebih baru si agar petani percaya dan bisa memper­ melalui ide, gagasan, serta Begitu juga dengan PT Perkebunan oleh hasil yang baik, sehingga sinergitas Nusantara (PTPN) X, terus mencoba dengan PTPN X bisa terus berlanjut. aneka terobosan baru, guna menca­ terobosan. Tapi tidak dilakukan dengan pai hasil kerja yang ideal. Selain juga Sebab bagaimanapun sistem pro­ satu gebrakan, melainkan secara terus- mengembangkan inovasi untuk meng­ duksi (mesin PG) disempurnakan, menerus diperbaharui hingga tercapai urai kompleksitas persoalan internal, na­mun jika kualitas bahan baku tebu apa yang dikonsepkan. Inovasi berpro­ khususnya yang terkait kecukupan ba­ (BBT) yang dihasilkan di tingkat on ses melalui banyak pengambilan kepu­ han baku, modernitas sistem produksi, farm tidak ada perubahan, apalagi me­ tusan, mulai dari penemuan gagasan dan manajerial pasca produksi. nur­ un kualitasnya, maka sulit mengha­ hingga implementasinya. PTPN X memiliki core business rapkan hasil yang baik, terutama untuk Di tengah problematika bisnis yang de­ngan rangkaian yang panjang, mu­ rendemen maupun kuantitas tebu. kian komplek, BUMN ditantang beker­ lai dari hulu hingga hilir. Mulai dari Sebagaimana teori Keizen, semua ja lebih keras. Bukan sekedar untuk penyempurnaan di tingkat on farm, komponen di perusahaan harus mampu survive. Tapi lebih dari itu –bisa meme­ seperti penyediaan lahan, pengolahan melahirkan kreasi dan inovasi baru un­ nangkan persaingan melalui inovasi lah­ an, memastikan varietas tebu terbaik, tuk mendapatkan hasil terbaik secara dan kreasi baru. BUMN yang menjadi­ intensitas perawatan tanaman tebu, te­rus menerus. Inovasi bisa berasal dari kan inovasi sebagai nilai jual. Hanya meng­upayakan hasil tonase tebu secara manajemen, bisa juga dari individu BUMN kratif yang bisa menjadi juara. maksimal per hektar lahan, serta meng­ SDM. Maka di sinilah pentingnya pe­ upayakan kualitas tebu agar memiliki nemp­­ atan SDM secara tepat, agar selalu kandungan gula (rendemen) yang tinggi. terlahir cara baru dan kreasi baru –un­ Selain itu, sebagian besar pasok ba­ tuk mengurai permasalahan yang ada. han baku tebu dikerjasamakan dengan PTPN X, secara team di tingkat on petani. Sehingga PTPN X secara terus farm sudah mengembangkan beberapa menerus melakukan advokasi kepada inovasi, diantaranya teknologi e-Farm- pe­tani mengenai inovasi budidaya, agar ing untuk pemetaan dan pendataan bisa menghasilkan produk tebu se­suai lahan yang dikerjasamakan. Teknologi dengan kebutuhan pabrik, baik kua­ e-Farming terus dikembangkan untuk litas maupun kuantitas. Artinya pada optimalisasi masa tebang, dan menentu­ 36 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa kan puncak masa kemasakan tebu. Se­ dengan pihak ketiga. termasuk jangan sampai ada lagi TAD hingga semua tahapan bisa terukur dan Menurut Aris, PTPN X terus men­ yang keluar dari kita. Tahun lalu ada bisa mendapatkan hasil yang optimal. cari mitra kerja terbaik untuk program sekitar 450 ribu ton lepas. Kami terus “Teknologi e-Farming bisa melaku­ pengairan melalui pola drip irrigation. menjaga loyalitas mitra. Termasuk kan prediksi tanaman, kapan tanaman Pada tahap awal sudah dibangun sumur dengan cara membantu cashflow-nya akan memasuki masa puncak kemasak­ pompa yang dioperasikan dengan tek­ dengan merancang pola pendanaan an. Hal inilah yang terus disosialisasikan nologi tenaga surya. Meski demikian yang efektif. Baik melalui pola sistem ke petani, sehingga diperoleh rendemen ti­dak semua lahan HGU bisa menikmati bagi hasil atau sistem beli putus, kami tertinggi –yang otomatis akan berpen­ fa­silitas sumur pompa, karena tidak memastikan cashflow petani terjaga,” garuh positif terhadap tingkat pendapat­ se­mua ladang memiliki struktur tanah kata Aris. an petani,” kata Direktur Operasional de­ngan kandungan air yang cukup. Kontribusi PG Ma­ka itu, pola kerjasama menerapkan PTPN X , Aris Toharisman. tek­nologi drip irrigation menjadi kenis­ Pabrik gula (PG) sebagai ujung tom­ Sehingga, kata Aris, praktik SPT Ge­ ca­yaan yang terus digalakkan. Sejauh bak dari perseroan dibutuhkan kecakap­ londongan yakni membeli tebu ha­nya ini fokusnya masih pada persediaan air an dalam menciptakan kreasi baru dan berdasarkan berat tanpa melihat kuali­ permukaan. ino­vasi dalam kerangka pemenuhan ba­ tas tebu, tidak kembali terjadi di PG mi­ Selain kecukupan air, PTPN juga han baku, baik HGU maupun kemitraan, lik PTPN X, terutama pada musim giling mengupayakan pengelohan tanah de­ dan bukan hanya kuantitasnya –tapi tahun (2020) ini. Teknologi e-Farming adalah apli­ ngan metode komposiasi (water holding jug­ a kualitas tebu yang bisa melahirkan ka­si pendaftaran lahan dan monitoring capacity) dengan peman­ rendemen gula secara kemajuan pekerjaan kebun melalui fa­atan limbah blotong dan ideal. web dan mobile application (android) abu ketel pabrik gula. Pada Tuntutan lainnya ada­ yang didukung dengan teknologi GIS tahun lalu (2019) sedikit­ lah perlunya kemampuan dan satelit. Aplikasi ini telah diterapkan nya 15.000 ton kompos PG menjaga loyalitas mitra di PTPN X sejak tahun 2016 dan terus dari blotong dan abu ketel agar sinergitas industri gu­ diperbarui mengikuti dinamika per­ diaplikasikan ke lahan- la PTPN X dengan petani kemb­ angan teknologi dan tuntutan per­ lahan HGU dan jumlahnya Penerapan bisa terus berkelanjutan, ubahan. akan terus ditambah di teknologi informasi dengan kualitas hubung­ Kepala Bagian Tanaman, Edy Pur­ tahun-tahun berikutnya an yang terus membaik. agar struktur tanah sema­ sudah menjadi Dengan demikian dua nomo, mengatakan teknologi e-Farming kin subur. kebutuhan diera aspek penting bisa ter­ sekarang. Terlebih capai dengan baik, yakni adalah trademark PTPN X, yang mem­ HGU milik PTPN X, dalam memasuki berkontribusi pada produk kata Aris, harus bisa men­ era industri 4.0 gula nasional. Kemudian, berikan beberapa manfaat bagi petugas jadi etalase dan kebun per­ salah satu prinsip mensejahterakan kehidup­ contohan bagi petani. De­ utamanya adalah an petani. PG maupun petani, yaitu kemudahan ngan treatment yang tepat koneksi terhadap dan melaksanakan sistem data dan teknologi. General Manager PG re­gistrasi lahan di beberapa pabrik gu­la, budidaya tebu yang tepat Kremboong, Arison Siani­ keakuratan verifikasi lahan untuk meng­ maka protas 10 ton/hektar par mengatakan, pihaknya hindari overlapping area, kemudah­ an monitoring lahan serta kemudahan akan bisa terwujud. Di sinilah perlunya terus berupaya melakukan berbagai ino­ berk­ omunikasi antara petani dengan inovasi budidaya. Terus melakukan pe­ vasi guna mempersiapkan musim giling nelitian dan percobaan untuk mencapai tahun 2020 baik di sisi on farm maupun pe­tugas dari pabrik gula. off farm. Hal terpenting, yang menjadi hasil yang baik dan ideal secara bisnis. “Penerapan teknologi informasi su­ Meski ketersediaan tebu terus ber­ fokus utama bagi PG Kremboong adalah dah menjadi kebutuhan diera sekarang. kurang di lapangan, namun PTPN X peningkatan pelayanan kepada para mi­ Terlebih dalam memasuki era industri akan menjadikan situasi ini sebagai tra, petani. Disam­ping itu, pihaknya juga 4.0 salah satu prinsip utamanya adalah tant­angan. Pilihannya hanya satu yakni mempersiapkan pa­soka­ n BBT atau raw koneksi terhadap data dan teknologi. material untuk produksi. Dan e-Farming ini adalah titik tolak meningkatkan produktivitas tebu gil­ agar perkebunan menjadi lebih maju. ing agar pabrik terpenuhi kapasitasnya Berbagai upaya yang dilakukan baik Dan dengan penerapan ini sangat mem­ dan terpenuhi nilai ekonomisnya. Ada di TR maupun di TS, menurut Arison, bantu proses budidaya tebu berkelanjut­ bebe­rap­ a strategi agar produktivitas antara lain mekanisasi untuk pemeliha­ an,” kata Edy Purnomo. HGU bisa sesuai target, diantaranya raan kebun, pembentukan kelompok Selain e-Farming, PTPN X juga me­ mengupayakan tebu asli daerah (TAD) bar­ u, pendekatan dan penyuluhan areal nerapkan pola drip irrigation untuk tetap digiling di PG sendiri. Kemudian, kepada petani, pendaftaran areal TRM, me­mastikan tingkat ketersediaan air mengambil tebu luar dengan status tebu sewa lahan TS, pemeliharaan tebu TS bud­ idaya. Karena kunci utama mening­ mandiri. sesuai SOP, tebang MBS, serta menda­ katkan produktivitas kebun adalah ter­ “Kami terus berupaya dan memper­ tangkan tebu dari luar daerah dengan sedianya air yang cukup. Menang nilai investasi teknologi drip irrigation tergo­ barui cara, membuat terobosan baru, status mandiri. long mahal, tapi pihak manajemen bisa mengupayakan melalui pola kerjasama www.ptpn10.co.id 37

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Selain itu, untuk mutu kualitas dan kan sumur bor sebanyak 200 titik. Ken­ sehingga kinerja boiler dan efisiensi pe­ kuantitas tanaman , pihaknya juga terus dala peningkatan produktivitas di lahan makaian steam bisa lebih tinggi. berusaha merangkul para petani dengan HGU selama ini memang pada masalah menyalurkan biaya garap dan pupuk pengairan. Di lahan HGU juga dlakukan Inovasi Non Gula tepat waktu, dan mendatangi petani se­ penanaman rabuk hijau. Juga dilakukan cara lebih intens agar pihaknya menge­ penanaman kacang tanah dan semang­ PTPN X bukan sekedar produksi tahui permasalahan apa yang sedang ka, yang diharapkan setelah panen, gula, tapi juga mengembangkan be­ dihadapi petani dan solusi apa yang batang kedua tanaman tadi bisa menjadi berapa bsinis, mulai dari listrik, tem­ harus diberikan. rabuk atau pupuk hijau, sehingga BO bakau dan cerutu, agrobisnis, baik atau bahan organik tanah bisa naik. ditangani langsung, atau melalui anak “Ini merupakan upaya kami untuk perusahaan. Produksi listrik – dengan lebih dekat dengan petani. Beberapa Sementara inovasi dari sisi off farm, berbasis ampas tebu telah dirintis sejak petani yang berada di sekitar PG yang mulai tahun ini PG Ngadiredjo mengap­ tahun 2016. Setelah melalui sejumlah telah tutup, diharapkan bisa mengirim­ likasikan pemakaian kapur secara oto­ penyempurnaan, pada tahun 2020 ini kan tebunya ke PG Kremboong. Namun matis dengan lime wheel system untuk akhirnya PTPN X dan PT PLN (Persero) faktanya tidak udah, sehingga diperlu­ memperoleh gula kualitas yang baik. Ka­ menandatangani PJBL (Perjanjian Jual kan lagi intensitas komunikasi dan sila­ pur premium digunakan sebagai bahan Beli Listrik) sebesar 3MW (Mega Watt) turahmi, serta peningkatan pelayanan pembantu di bagian pemurnian untuk selama dua tahun dengan harga Rp 545 yang menjadi fokus utama kami ,” kata memisahkan antara gula dan bukan gula per KWH (Kilo Watt per Hour). Arison. pada proses kristalisasi. Penjualan kelebihan produksi listrik Terkait dengan upaya bidang off Inovasi berikutnya, membuat bibi­ ini merupakan salah satu peluang diver­ farm atau perbaikan pabrik , PG Krem­ tan masakan A dengan dry sheet secara si­fikasi produk yang dilakukan PTPN X, boong telah melakukan berbagai upaya, kontinyu untuk mendapatkan BJB (Be­ di tengah upaya pemerintah mengejar antara lain pembenahan mulai dari rat Jenis Butir) stabil di posisi 0,9-1,2. target bauran energi berbasis biomassa stasiun awal hingga akhir. Di stasiun Sedangkan Inovasi ketiga yaitu di bagian se­besar 25% hingga 2025 mendatang. pemurnian sendiri pihaknya mengap­ instalasi, yakni melaksanakan resetting likasikan lime wheel system untuk gilingan untuk meningkatkan kinerja Kabag Teknik dan Pengolahan, memperoleh gula dengan kualitas yang gilingan. Sedangkan inovasi keempat, Ramlan Silvester Sinaga menuturkan, baik. “Tentunya hal ini akan sangat inovasi dilakukan di stasiun gilingan, listrik yang disalurkan ke PLN berasal membantu terutama untuk bagian pe­ yakni saving energy lebih ditingkatkan dari kelebihan produksi listrik (excess murnian,” tambahnya. power) PG Pesantren Baru. Hal itu bisa Sementara itu, PG Ngadiredjo se­ bagai salah satu backbone, dari sisi on farm telah melakukan beberapa inovasi, diantaranya penggunaan drone untuk memonitor kesehatan tanaman. Dengan drone, bisa terlihat tingkat kehijauan tanaman secara lebih detil, merata atau tidak. “Jika belum merata, kami beri saran untuk diberikan tambahan pupuk atau air,” kata GM PG Ngadiredjo, Abdul Munib. Kreasi kedua di sisi tanaman, PG Ngadiredjo juga sudah memasang 280 rumah burung hantu untuk menekan keganasan tikus penyerang tanaman tebu. PG di kabupaten Kediri ini juga telah melaksanakan program produk­ tivitas 150 ton per hektar, dengan men­ jaga masa tanam optimal, pemilihan varietas dan regroupping kebun supaya menjadi hamparan. Sebelumnya real­ isasi produktivitas di PG Ngadiredjo, baik untuk PC maupun ratoon masih berkisassr 77,7 ton/Ha. Secara bertahap diupayakan untuk PC produktivitasnya bisa mengarah ke 150 ton/Ha. Dari aspek pengairan, Khusus di lahan HGU, PG Ngadiredjo mengupaya­ 38 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa dilakukan karena penggunaan energi di pasar premium internasional melalui inovasi adalah kunci untuk bertahan proses yang diukur dengan uap persen unit usaha tembakau yang berbasis di d an maju,” kata Dirut Enero, Izmirta tebu (steam on cane) di PG ini sudah Jember. Rachman. bisa diturunkan. Produk cerutu ini secara resmi di­ PTPN X mulai menjalankan project ”Ketika steam on cane turun, oto­ luncurkan pada event tahun baru yang PMN (Penyertaan Modal Negara) untuk matis kebutuhan energi turun sehingga lalu. Cerutu khas Jember ini memiliki diversifikasi produk ethanol ENA Grade, kebutuhan ampas juga akan berkurang cita rasa kelas dunia dan High Class dan produk samping CO2 Food Grade sehingga bisa kita gunakan untuk meng­ Premium. Dibuat dengan bahan-bahan mulai 2019. Selain itu juga dilakukan hasilkan listrik ini,” terang Sinaga. pilihan, yaitu tembakau dekblad kualitas pembangunan dan pengoperasian Boiler premium dan dikerjakan oleh tenaga Gas dengan sumber bahan bakar gas Saat ini uap persen tebu di PG Pe­ ahli di bidang cerutu. alam dari PGN dan Biogas yang diprod­ santren Baru berhasil diturunkan dari uksi sendiri di Biogas Plant. Inovasi lain­ yang semula berkisar 52-53 persen men­ Produk berkelas ini merupakan hasil nya terkait produk samping adalah pem­ jadi hanya 49-50 berkat implementasi survei ke sejumlah penikmat cerutu di buatan pupuk premium dan produksi teknologi baru dan penerapan SOP da­ dunia. Hasilnya, mereka dapat  merasa­ Yeast Mud. lam operasional. Dengan kontrak yang kan mana cerutu yang high class, middle sudah ada saat ini ia optimistis akan class dan low class. Mereka kemudian PTPN X, melalui anak usaha yakni berlanjut lebih dari dua tahun. Listrik memberikan saran saat memformulasi­ PT Mitratani Dua Tujuh yang bergerak yang disalurkan juga bisa lebih dari 3 kan cerutu sehingga berhasil memfor­ dibidang agro-industri, tahun ini (2020) MW terlebih karena travo dan instalasi mulasikan cerutu high class bermerek aktif melakukan inovasi di bidangnya. transmisi power listrik dari jaringan mi­ ‘Golden Boy’ ini. Inovasi pertama adalah perbaikan liki PG ke jaringan PLN yang disiapkan kinerja SDM. “Kami menyadari SDM memiliki kapasitas hingga 10 MW. Menurut Pimpinan Proyek Produk sangat penting karena menjadi tum­ Turunan , Aris Handoyo, kesempatan puan perusahaan. Itu sebabnya kami Gebrakan demi gebrakan terus di­ bersaing di pasar cerutu dunia saat ini sangat concern terhadap pengembangan lakukan PTPN X dalam mengembang­ masih terbuka lebar. Sebagian besar SDM,”kata Ditur PT Mitratani , Un- kan produk yang dimiliki. Inovasi tiada masih dikuasai oleh  Amerika, khusus­ tung Mulyono. henti. Selain memiliki bahan baku ung­ nya Kuba dan beberapa negara pengha­ gulan, kini PTPN X sedang menggarap sil cerutu lainnya. Agar sejajar dengan Terlebih di tengah kompetisi bisnis hilirisasi produk yakni pembuatan ce­ produsen cerutu terbaik lainnya, maka yang persaingannya semakin ketat sep­ rutu ‘Golden Boy’ yang akan di pasarkan PTPN X berniat untuk mengawali ek­ erti sekarang ini peningkatan kualitas spor cerutu ‘Goden Boy’ ini. karyawan menjadi salah satu hal yang penting bagi sebuah perusahaan. “Kami Selain, Golden Boy, PTPN X juga terus berupaya untuk meningkatkan akan membuat jenis cerutu lainnya yang sense of belonging karyawan, baik di on akan diberi nama ‘Golden Djawa’, ce­ farm ataupun off farm. Memiliki SDM rutu ini juga sama dengan terdahulunya dengan integritas tinggi yang fokus pada terbuat dari bahan-bahan terbaik, hanya kualitas kerja untuk menjadikan perusa­ size atau ukurannya saja yang berbeda. haan dan sistem kerja manajemen lebih Nantinya ‘ Golden Djawa’ akan dipasar­ efektif,” kata Mulyono. kan untuk pasar dalam negeri melalui jalur pariwisata yang ada di Indonesia, PT Mitratani juga melakukan inovasi juga menyasar kaum milenial. pengamanan benih, mengingat benih yang ditanam merupakan hasil pem­ PTPN X juga mengembangkan benihan sendiri, sehingga pembuatan usaha ethanol melalui anak usaha yakni sistem pengamanan benih merupakan PT Energi Agro Nusantara (PT Enero). hal yang krusial. PT Mitratani juga terus Didirikan pada 2013 mengolah molasses berionovasi memproduksi produk baru (tetes tebu) menjadi ethanol fuel grade tanpa menganggu produksi core bisnis dengan tingkat kemurnian 99,5 persen. yaitu kedele edamame dan okra. Ter­ Dari sisi kepentingan nasional, pabrik bukti pada 2020 saja PT Mitratani ber­ ini diharapkan mengurangi ketergan­ hasil ekspor perdana sweet potatoes ke tungan pada keberadaan Bahan Bakar Jepang sebanyak 270 ton. minyak (BBM) dengan memanfaatkan energi alternatif. Prinsipnya PTPN X terus melakukan inovasi, sebagai tuntutan berkembang­ PT Enero juga terus berinovasi nya perubahan jaman. Sebagai bagian dan melakukan diversifikasi agar terus dari BUMN, PTPN X akan menjadi­ bertahan dalam persaingan bisnis yang kan inovasi dan kreasi sebagai nilai semakin komplek. ”Inovasi adalah pilar tambah, terlebih ke depan tuntutan penunjang perusahaan. Dalam masa model bisnis demikian sudan menjadi sekarang dimana terjadi perubahan keniscayaan.TIM terus-menerus di segala bidang, maka www.ptpn10.co.id 39

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Manfaatkan e-Farming untuk Tentukan Masa Puncak Kemasakan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus melakukan terobosan dan penyempurnaan teknologi yang sudah ada. Di bidang on farm, PTPN X sudah berhasil membuat dan mengembangkan teknologi e-farming. Di musim giling tahun 2020 ini, PTPN X akan memaksimalkan teknologi e-farming untuk menentukan masa tebang tebu sesuai dengan puncak kemasakan tebu. „„Laporan: Siska Prestiwati sar tetap di giling di PG tin­ ya akan disubsidikan ke petani PTPN X, sebab tahun de­ngan syarat-syarat. Seperti, untuk PTPN X mencanangkan bahwa ta­ 2019 lalu, 450 ribu ton perluasan areal eks jagung atau pagi, hun 2020 merupakan tahun turning TAD PTPN X keluar dan maka petani mendapatkan 100% bibit point, tahun titik balik menjadi peru­ yang terakhir adalah untuk sedang untuk replanting saja menda­ sah­ aan yang sehat di era ketatnya menutup kekurangan BBT, patkan subsidi 50% bibit. per­saingan bisnis. Berbagai strategi PTPN X akan mengambil tebu disusun, bahkan di tahun 2020 ini, luar dengan status tebu mandiri. “Penyediaan bibit ini pun tidaklah PTPN X mempunyai program 'Direk­ mudah karena PTPN X menyediakan si Menyapa'. Dimana para direktur “Di Tahun ini, kami pun ada benih sesuai dengan pola kemasakan turun dan menyapa serta berdialog program Direksi Menyapa. Kami para yang ideal atau Pola Tanam A dan dengan para petani. direksi turun dan berkomunikasi Pol­a Tanam B, namun dalam pelaksa­ de­ngan petani. Kami ingin tahu apa nannya, faktor kesukaan petani ter­ Direktur Operasional PTPN X, yang menjadi aspirasi petani agar had­ ap varietas tertentu, misal petani Aris Toharisman mengatakan tiga ta­ menjadi mitra kami yang loyal,” sukanya varietas Bulu Lawing. Inilah hun terakhir terjadi kecenderungan imbuhn­ ya. yang sering terjadi,” paparnya. penurunan, baik dari sisi produksi gu­la maupun dari sisi pasok bahan Dari berbagai aspiarasi yang ma­ Agar permasalahan seperti ini ti­ baku tebu, tetapi itu sejalan dengan suk, ungkap Aris, sebagian besar dak terulang, ungkap Aris, pihaknya situasi dan kondisi yang ada dimana da­lam rangka pembinaan kecepatan juga sudah berkordinasi dan membe­ jumlah tebu dan luas areal tebu yang dari sisi cash flow. Dibantu Direkto­ rikan pemahakan kepada petani bah­ terus menyusut. rat Komersil, PTPN X merancang wa hal-hal seperti itu harus dibica­ pol­a pendanaan. Tahun ini, PTPN X ra­kan sejak awal sebab penyediaan “Tahun ini, PTPN X mencanang­ akan menerapkan dua sistem sekali­ benih tidak bisa dilakukan secara kannya sebagai tahun titik balik, gus dan petani diberi kebebasan un­ inst­ an. wal­­aupun kondisi di lapangan me­ tuk memilih, yaitu sistem bagi hasil nun­jukkan bahwa ketersediaan teb­ u dan sistem beli putus. Untuk sistem “Keluhan lainnya terkait masalah yang terus berkurang menjadi tan­ beli putus dengan cara pembayaran pupuk subsidi dan masalah kredit su­ tanga­ n. Bagaimana kita meningkat­ secara cepat yaitu maksimal tiga ha­ dah kami teruskan ke pemangku ke­ kan produktivitas tebu giling agar ri. Sedang untuk sistem bagi hasil, bijakan karena itu di luar kewenang­ pab­ rik kita terpenuhi kapasitas dan pih­ aknya juga sudah berkordinasi an PTPN X,” jelasnya. terpenuhi nilai keekonomiannya,” je­ dengan pengurus inti APTR PTPN X las Aris ditemui di ruang kerjanya di untuk mempercepat proses penjualan Kantor Pusat PTPN X Jl. Jembatan gula milik petani agar cash flow pe­ Merah, Surabaya. tani bisa cepat. Alumnus Universitat Ulm Jerman Aris menambahkan selain cash ini menambahkan sedikitnya ada tiga flow, petani juga mengalami kesulit­ strategi yang akan dilakukan. PTPN an meningkatkan produktivitas ke­ X bertekad bahwa produktivitas HGU bun terutama masalah penyediaan harus sesuai target, mengupayakan ben­ ih unggul. PTPN X melakukan tebu asli daerah (TAD) sebagian be­ prog­­ ram penyediaan benih yang nan­ 40 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa Untuk teknologi e-farming, Aris PTPN X berupaya untuk memban­ gun kan ke lahan-lahan HGU. Di tahun mengungkapkan akan terus dikem­ sumur pompa dan sumur dalam. Te­ta­ ini akan lebih banyak lagi kompos bangkan. Dulu e-farming hanya pi tidak semua HGU atau tempat bisa yang akan dimasukan ke lahan-lah­ an dif­okuskan untuk pendataan lahan di­buat sumur dalam sebab investasi HGU. “Untuk komposisasi ini dam­ yang dipakai untuk verifikasi dan sum­ ur dalam yang begitu mahal dan pak postifinya tidak secepat pem­ valid­ asi kredit. Maka setahun ter­ belum ada jaminan bahwa ada sumber ber­ ian pupuk anorganik. Namun, akhir digunakan untuk optimalisasi mata air di tempat tersebut. de­ngan pemberian kompos ini lebih masa tebang. efisien dalam pemberian pupuk anor­ “Kita masih fokus dari persediaan ganik dan memperbaiki kesuburan “e-Farming sudah dikembangkan air permukaan, menampung air per­ untuk menentukan puncak masa ke­ mukaan. Kami juga mengembang­ tanah.” masakan tebu,” sebutnya. kan water holding capacity Aris menambahkan tanah dengan metode kom­ Dengan e-farming, jelas Aris, bisa posiasi dengan pemanfaat­ HGU milik PTPN X melalukan prediksi tanaman, kapan an limbah blotong dan ha­rus bisa menja­ tan­ aman akan memasuki masa pun­ abu ketel pabrik gula,” di etalase dan ke­ cak kemasakan. Hal inilah yang terus jelasnya. bun percontohan disosialisasikan ke petani akan mau bagi petani. Dengan melakukan tebang saat tebu berada di PTPN X, sambung treat­ment yang masa puncak kemasakan. Sebab, saat Aris, memusatkan pem­ tepat dan melak­ tebu berada di masa puncak kema­ buatan kompos dari sanakan sistem saka­ n maka rendeman berada di blotong dan abu ketel di budidaya te­bu yang pun­cak tertinggi yang otomatis akan Sumber Lumbu, Djengkol tepat maka protas 10 mempengaruhi tingkat pendapatan dan PG Gempolkrep. Pada ton/hekt­ar akan bisa petani. tahun 2019, sebanyak 15 ribu terwujud. ton kompos dari blotong dan Aris berharap agar sosialiasi pe­ abu ketel sudah diaplikasi­ nerapan e-farming untuk tebang bisa dilakukan. Dia juga berharap agar praktik SPT Gelondongan yang membeli tebu hanya berdasarkan be­ rat tanpa melihat kualitas tebu tidak kembali terjadi di musim giling tahun 2020 ini. Air untuk Meningkatkan “Di Tahun ini, kami punya program Direksi Menyapa. Kami para direksi turun dan berkomunikasi den­ gan Produktivitas Kebun petani. Kami ingin tahu apa yang menjadi aspirasi petani agar menjadi mitra kami yang loyal,” Kunci utama untuk meningkat­ kan produktivitas kebun adalah ke­  Aris Toharisman tersedia­an air yang cukup. Untuk Direktur Operasional PTPN X memenuhi kebutuhan air, teknologi yang sangat cocok untuk komoditi tebu adalah drip irrigation, PTPN X pun berusaha untuk melaksanakan metode drip irrigation tersebut de­ ngan menggandeng pihak ketiga. “Nilai investasi metode drip irri­ gation ini sangat mahal. Hingga saat ini, PTPN X masih terus mencari mi­ tra kerja untuk program ini,” tutur­ nya. Meskipun metode drip irrigation belum bisa diterapkan, Aris menam­ bahkan PTPN X tengah bekerjasama dengan mitra untuk membangun su­ mur pompa dan menggunakan tenaga surya untuk mengoperasikan sumur pompa tersebut. Aris mengungkapkan tahun 2020, www.ptpn10.co.id 41

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Pioneer Penjualan gan PTPN X bisa menjual kelebihan Energi Excess energi listriknya ke PLN. Selain PG Pe­ Power Pabrik Gula santren Baru yang sudah realisasi, ada dua PG lain yang memiliki potensi yaitu PG Kremboong dan PG Gempolkrep. PG Kremboong memiliki potensi untuk bisa menjual listrik hingga 5 MW karena sudah dilakukan peningkatan kapasitas dari 1600 menjadi 2700 TCD serta adanya upgrade teknologi. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X bukan sekedar produsen gula. ”Selain itu PG Kremboong juga sudah Saat ini, PTPN X sudah mulai mewujudkan visinya menjadi perusahaan agribisnis nasional berbasis tebu. Salah satunya dengan menjual mengaplikasikan ketel tekanan tinggi kelebihan produksi listrik dengan optimalisasi dan effisiensi energi yaitu sebesar 46 bar. Dengan ketel te­ proses produksi pabrik gula dengan sumber energi ampas tebu. kanan tinggi, konsumsi uapnya jauh di bawah PG-PG PTPN X lainnya. Karena penggunaan uapnya turun, maka peng­ „„Laporan: SAP Jayanti gunaan ampasnya juga akan turun,” ini ia optimistis akan berlanjut lebih jelasnya. Hanya saja, untuk mulai dari dua tahun. Listrik yang disalurkan proses komersialisasi masih dibutuhkan Upaya menghasilkan listrik dari am­ juga bisa lebih dari 3 MW terlebih kar­ penambahan infrastruktur lain dengan pas tebu telah dirintis sejak tahun 2016. ena travo dan instalasi transmisi power nilai investasi yang tidak sedikit. listrik dari jaringan miliki PG ke jarin­ Selain Kremboong, PG lain yang ju­ Setelah melalui sejumlah penyempur­ gan PLN yang disiapkan memiliki kapa­ ga tengah dijajaki untuk dapat menjual naan, pada tahun 2020 ini akhirnya PTPN X dan PT PLN (Persero) menan­ sitas hingga 10 MW. ”Kalau kita berhasil listrik adalah PG Gempolkrep. PG Gem­ menekan uap proses di PG Pesantren polkrep memiliki potensi penjualan lis­ datangani PJBL (Perjanjian Jual Beli Baru, maka besar kemungkinan kita trik hingga 10 MW. Rencana penjualan Listrik) sebesar 3MW (Mega Watt) se­ listrik di PG yang berlokasi di lama dua tahun dengan harga Mojokerto ini akan segera dire­ Rp 545 per KWH (Kilo Watt alisasikan setelah proyek PMN per Hour). Penjualan kelebihan selesai dikerjakan. produksi listrik ini merupakan Agar produksi listrik ini bisa salah satu peluang diversifikasi kontinyu selama musim giling, produk yang dilakukan PTPN dikatakan Sinaga dibutuhkan X. Apalagi pemerintah juga kestabilan pasokan bahan baku tengah getol mengejar target tebu. Selain itu, akan lebih baik bauran energi berbasis biomas­ lagi jika tebu yang ditanam ada­ sa sebesar 25 persen hingga lah varietas high fiber. Namun 2025 mendatang. tebu jenis ini belum menjadi Kepala Bagian Teknik dan pilihan karena sebagai perusa­ Pengolahan Ramlan Silvester haan perkebunan yang bisnis Sinaga menuturkan, listrik utamanya adalah produksi gula, yang disalurkan ke PLN berasal maka yang banyak ditanam ada­ lah tebu dengan varietas yang dari kelebihan produksi listrik  Kepala Bagian Teknik & Pengolahan Ramlan Silvester Sinaga (kanan). (excess power) PG Pesantren memiliki potensi rendemen Baru. Hal itu bisa dilakukan karena penggunaan energi proses yang bisa menambah jumlah power yang kita tinggi. diukur dengan uap persen tebu (steam jual. Ke depan, ketika kita bisa mengap­ Secara nominal, harus diakui bahwa on cane) di PG Pesantren Baru sudah likasikan teknologi proses yang mampu hasil penjualan listrik ini memang be­ bisa diturunkan. ”Ketika steam on cane menurunkan penggunaan energi (uap lum mampu memberikan kontribusi turun, otomatis kebutuhan energi turun persen tebu) lebih effisien lagi, kita bisa secara signifikan terhadap pendapatan menambah power listrik yang kita jual. perusahaan. Namun ia optimistis bahwa sehingga kebutuhan ampas juga akan berkurang jadi bisa kita gunakan untuk Setidaknya dalam dua tahun ke depan bisnis baru ini memiliki peluang yang menghasilkan listrik ini,” terang Sinaga. bisa tambah sekitar 1 MW lagi,” kata sangat baik. ”PTPN X adalah pioneer penjualan energi dari excess power Saat ini uap persen tebu di PG Pesant­ dia. ren Baru berhasil diturunkan dari yang Dari penjualan listrik sebesar 3 pabrik gula. Untuk mewujudkan ini semula berkisar 52-53 persen menjadi MW tersebut, potensi penghasilannya tidak bisa kita mengalir begitu saja tapi hanya sekitar 49-50 berkat implemen­ mencapai Rp 2,75 Miliar dengan asumsi memang butuh extra effort. Kita harus tasi teknologi baru dan penerapan SOP durasi hari giling selama 130 hari. proaktif, namun saya yakin ini adalah peluang kita untuk bisa survive dimasa dalam operasional. Dikatakan Sinaga, untuk saat ini Dengan kontrak yang sudah ada saat memang belum semua PG di lingkun­ yang akan datang,” tuturnya. 42 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa Survive di Tengah baku desinfektan dan sanitizer. Untuk Ketatnya Persaingan itu mulai Maret 2020, sisa produk En­ ero semua dialokasikan untuk pember­ Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi antasan Covid-19,” tutur Erik. alternatif terbarukan, PT Energi Agro Nusantara (Enero) tidak berhenti berinovasi. Saat ini, tidak hanya ENA Grade, dikatakan Erik memi­ dalam penyediaan energi, PT Enero juga merambah liki potensi pasar yang sangat luas ke produksi ENA Grade ethanol dan CO2 Food Grade. terutama untuk ekspor karena negara- negara lain sudah menjalankan manda-  Izmirta Rachman tory penggunaan etanol sebagai bahan DIRUT PT Energi Agro Nusantara bakar, sehingga pasokan untuk pasar ENA grade berkurang cukup signifikan. „„Laporan: SAP Jayanti Erik-sapaan akrab Izmirta Rach­ ”Ini merupakan kesempatan untuk man mengatakan, sejak tahun 2019 di PT Enero mensuplai ENA grade di PT Enero adalah anak perusahaan PTPN X mulai dijalankan project PMN pasar eksport. Ditambah lagi permint­ PTPN X yang didirikan pada tahun (Penyertaan Modal Negara) untuk di­ aan dari industri sebagai bahan baku 2013, mengolah molasses (tetes tebu) versifikasi produk etanol ENA Grade desinfektan dan handsanitizer juga menjadi etanol fuel grade dengan ting­ dan produk samping CO2 Food Grade. meningkat sangat signifikan,” jelasnya. kat kemurnian 99,5 persen. Dari sisi ke­ Selain itu juga dilakukan pembangu­ Untuk tahun-tahun selanjutnya Enero pentingan nasional, pabrik ini diharap­ nan dan pengoperasian Boiler Gas akan mulai menjajaki produk-produk kan mengurangi ketergantungan pada dengan sumber bahan bakar gas alam turunan Bioethanol yang memiliki keberadaan Bahan Bakar minyak (BBM) dari PGN dan Biogas yang diproduksi potensi seperti Hand Sanitizer, Desin- dengan memanfaatkan energi alternatif. sendiri di Biogas Plant. fectan, Bio-Ethylene, Bio-plastic, CO2 padat, dan sebagainya. Namun tidak hanya berhenti di Inovasi lainnya terkait produk penyediaan energi saja, sekarang PT samping adalah percobaan pembuatan Sementara itu kinerja PT Enero Enero juga terus berinovasi dengan pupuk premium dan produksi Yeast secara operasional pada 2019 dirasa melakukan diversifikasi. Hal ini di­ Mud. Untuk pemasaran pupuk premi­ sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan lakukan agar PT Enero bisa terus um saat ini masih menunggu izin edar. dengan Rasio Molasses : Ethanol = bertahan dalam persaingan bisnis 3,95 : 1. Hampir mendekati angka ideal yang semakin global. ”Inovasi adalah Pengembangan project ENA Grade sesuai design yaitu 4 : 1. Namun dari sebuah pilar penunjang sebuah peru­ saat ini telah mencapai 69,64 persen sisi produksi, Erik mengakui memang sahaan. Dalam masa sekarang dimana dan diharapkan dapat segera selesai belum tercapai dikarenakan penu­ terjadi perubahan terus-menerus di pada Juni 2020 sehingga segera dapat runan permintaan etanol pada awal segala bidang, maka inovasi menjadi mendukung kebutuhan industri farmasi masa produksi 2019. Hal ini disebab­ sebuah kunci apakah bisa survive da­ lokal maupun pasar ekspor. ”Perkem­ kan turunnya tarif impor Etanol eks lam persaingan bisnis,” kata Direktur bangannya sekarang sangat signifikan Pakistan dari sebelumnya 30 persen Utama PT Energi Agro Nusantara, di tengah merebaknya virus Covid-19. menjadi 0 persen. Izmirta Rachman. Apalagi ternyata industri etanol men­ jadi industri strategis penyuplai bahan Meski pada tahun lalu Enero belum menunjukkan kinerja terbaiknya dari sisi produksi, pada tahun 2020 ini Erik mengatakan optimistis pihaknya bisa memperbaiki performa. ”Apalagi ada permintaan yang sangat tinggi dari masyarakat terkait desinfektan dan sanitizer, sehingga target di ta­ hun 2020 adalah segera berproduksi dengan total target Etanol sebanyak 16.879 Kl dan CO2 sebesar 3963,6 ton,” kata Erik. Dengan inovasi dan perbaikan ki­ nerja yang dilakukan, Enero berharap dapat mendukung program – program pemerintah di sektor energi, maupun di sektor industri dan farmasi. ”Seh­ ingga ke depannya mampu menjadi­ kan PT Energi Agro Nusantara sebagai perusahaan yang sustainable, profit- able dan terkemuka di industri bio- ethanol baik secara domestik maupun global,” pungkasnya. www.ptpn10.co.id 43

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Kurangnya Raw Material Menjadi Permasalahan Industri Gula Saat Ini Dalam kondisi yang tidak menggairahkan untuk industri gula saat ini, salah satunya dengan terjadinya penurunan sumber bahan baku tebu atau raw material, membuat PTPN X terus melakukan inovasi terutama pada budidaya onfarm. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan capaian produksi dan produktivitas tebu. „„Laporan: Sekar Arum C.M diperlukan inovasi guna memperbaiki Untuk peningkatkan produktivi­ hal tersebut, ia dan pi­hak­n­ ya pun te­ tas tebu, PTPN X telah melakukan Secara umum, Kepala Bagian lah melakukan berbagai upaya untuk pe­n­ ataan varietas, pengembangan Tan­ aman, Edy Purnomo menjelas­ meningkatkan daya sai­ng yang ada, benih unggul, penyediaan sarana kan bahwa permasalahan on farm antara lain dengan me­l­akukan pe­ pra­s­ arana produksi tepat waktu, dan yang dihadapi oleh PTPN X memang layanan prima untuk customer antara optimalisasi sistem irigasi HGU serta cuk­ up kompleks saat ini. Adapun lain mempersiapkan ber­bagai skema pengaplikasian biokompos. Hal ini per­masalahan yang terjadi saat ini kerjasama suplai te­bu yang menarik di­l­akukan guna memenuhi target antara lain penurunan luas lahan ta­ dan kompetitif bagi petani, memfasi­ per­o­ lehan tebu 4.197.255,42 ton dan nam­an tebu, baik kerena alih fungsi litasi kredit kemitraa­ n, meningkatkan gu­la 340.776,53 ton, di musim giling atau komoditi dan penambahan PG hubungan kemitra­an dengan petani, 2020. Baru mengakibatkan tidak seimbang­ dan meningkatkan kualitas layanan nya supply and demand bahan baku emplasemen PG bagi sopir truk. “Inovasi dan strategi terutama tebu, disamping itu tren produktivi­ unt­­ uk musim giling tahun 2020 telah tas gula (Tebu per Hek­ Terkait penambahan ketersediaa­ n kami rumuskan. Salah satunya de­ tar dan Ren­demen) bahan baku, pihaknya tel­ah menyiap­ ngan melakukan optimalisasi te­bu cenderung stag­ kan bibit berkualitas de­ngan rilis sen­diri yakni berupa perbaikan ke­ nan, serta ken­­ varietas unggul baru serta subsi­di te­patan kualitas pengelolaan te­bu dal­a tata niaga sendiri (pemenuhan prosedur sesuai gula hasil bibit untuk petani. Dan untuk me­ SOP & IK) untuk meng­optimalkan panen pe­tani namb­ ah luas areal Tebu Sendiri pro­duktiv­ itas, pengamanan tebu tebu rakyat (TS), ditambahkan Edy bahwa rakyat asli daerah caranya dengan yang terjadi memb­ angun kemitraan dengan pen­ tahun lalu. pihaknya te­lah melakukan de­k­ atan intensif dan silaturahmi pe­ kerjasama usaha dan jual beli tugas PG untuk meminimalisir tebu Untuk itu tegakkan tebu dengan PTPN pe­tani yang keluar wilayah PTPN X. Dan yang terakhir yaitu penambahan XII, kerjasama pengelolaan tebu belum terdaftar milik petani te­ la­han Agroforestry dengan bu rakyat, yakni dengan membangun Perhutani, ker­jasama kerjasama dengan investor, koperasi, usaha dengan mitra strategis untuk penyediaan pa­ perkebunan sok BBT dengan berbagai skema ker­ swasta dan jas­ ama,” ungkapnya. perluasan lahan Seperti diketahui, bahwasanya HGU. berm­ acam temuan teknologi pun ju­ga diterapkan dalam membantu ber­ba­  Edy Purnomo Kepala Bagian Tanaman gai strategi yang telah dibuat un­tuk mencapai target tersebut. Sa­lah satunya optimalisasi penera­ pan e-Farming, sebagai produk ung­gulan dan tra­demark PTPN X. e-Farming sen­di­ri mem­ berikan beberapa manfa­at 44 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa bag­ i petugas PG maupun petani yaitu Selain itu,lanjut Edy, inovasi ter­ biokompos ini diharapkan mening­ kemudahan registrasi lahan di bebe­ ba­ru yang akan kita lakukan adalah katkan kandungan bahan organik ta­ rap­ a pabrik gula, keakuratan ver­ ifikasi mengembangkan program P150. Pro­ nah sampai 5%, sehingga produktivi­ lahan untuk menghind­ a­ri overlapping gram intensifikasi dengan kawalan tas meningkat, subtitusi penggunaan area, kemudah­an monitoring lahan prod­ uktivitas ini bertujuan untuk pupuk anorganik, dan menghemat serta kemudaha­ n berkomunikasi meng­optimalkan produksi tebu mi­ biay­ a pokok produksi gula. antara petani de­ngan petugas dari nimal 150 ton tebu/ha. Untuk ta­hap “Jadi tidak hanya memberi ban­ pabrik gula. awal, nantinya akan dicoba di TS tuan berupa benih tebu saja tapi ju­ga e-Farming adalah aplikasi yaitu HGU dan IPL di seluruh wi­ penyediaan biokompos. Karen­ a ket­ pendaf­tara­ n lahan dan monitor- la­yah Pabrik Gula PTPN X dengan ersediaan alat masih belum optimal ing kemaju­an pekerjaan kebun luasan berkisar 300 - 500 ha. Yang maka pihaknya belum dapat mendis­ melalui web dan mobile applica- di­harapkan mampu menjadi pusat tribusikannya secara maksim­ al. Ta­ tion (android) yang didukung dengan percontohan dan benchmark bagi pe­ hun ini akan ada penambaha­ n dua teknologi GIS dan alat lagi di PG Ngadire­ e-Farming memberikan beberapa manfa­at ba­gi petugas PG jo dan PG Gempolkrep satelit. Aplikasi ini maupun petani yaitu kemudahan registrasi lahan di bebe­ rap­ a PG, keakuratan ve­rifikasi lahan untuk menghin­da­ telah diterapkan di ri overlapping area, kemudah­an monitoring lahan serta jadi total yang dimiliki PTPN X sejak tahun kemudaha­ n berkomunikasi antara petani den­ gan petugas PG. adal­ah tiga unit Com- 2016 dan terus diper­ post Turner. De­ngan barui mengikuti dina­ penambahan alat mika perkembangan ini dihar­ apkan akan teknologi. tani tebu rakyat. memproduksi kompos secara optimal “Penerapan teknologi informa­ PTPN X juga peduli terhadap kon­ sehingga kita dapat me­nyediakan si sudah menjadi kebutuhan di era ser­vasi lahan dan perbaikan kualitas biokompos kepada petani tebu sesuai sekarang. Terlebih dalam mema­suk­i lahan perkebunan tebu yang semakin kebutuhan,” pungkas­nya. era industri 4.0 salah satu prin­sip menurun. Tahun ini juga beberapa Dan untuk kesiapan SDM, kami utam­ anya adalah koneksi ter­hadap PG PTPN X akan mengolah kompos bek­ erjasama dengan Bagian PKBL data dan teknologi. Dan e-Farming secara mekanik, dengan memakai dan SDM untuk memberikan pelatih­ ini adalah titik tolak agar perkebun­ alat yang dinamakan Compost Turn- an baik petugas maupun petani mile­ an menjadi lebih maju. Dan dengan er. Yang kemudian akan dikembang­ nial di ruang lingkup PTPN X untuk pene­rapan ini sangat membantu pro­ kan ke semua lahan TS milik PTPN meningkatkan kompetensi karyawan ses budidaya tebu berkelanjutan,” X. Dan tidak menutup kemungkinan dan para petani tersebut. Masa depan ungkapnya. ke lahan TR. Dengan adanya produk industri gula ada di tangan kita. www.ptpn10.co.id 45

varietas PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Efisiensi, jadi Kunci Keberhasilan Penerapan Inovasi Beberapa pabrik gula yang berada di bawah naungan PTPN memilih metode ini untuk memini­ X terus berlomba mengeluarkan berbagai inovasi guna malisir merebaknya hama di kebun mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini pula lah yang tebu yang ada,” tambahnya. juga mendorong PG Kremboong untuk terus membuat inovasi, terlebih sebentar lagi akan memasuki musim giling tahun 2020. Dan untuk off farm atau perbai­ kan pabrik, PG Kremboong telah „„Laporan: Sekar Arum melakukan berbagai upaya antara lain pembenahan mulai dari stasiun General Manager PG Kremboong,  Arison Sianipar awal hingga akhir. Di stasiun pemur­ Arison Sianipar mengatakan bahwa nian sendiri, lanjut Arison, pihaknya pihaknya terus berupaya melakukan General Manager PG Kremboong akan mengaplikasikan lime wheel berbagai inovasi guna mempersiap­ system untuk memperoleh gula den­ kan musim giling tahun 2020 baik di dengan ditutupnya beberapa PG gan kualitas yang baik. Tentunya hal sisi on farm maupun off farm. saudara yang ada di sekitar PG Krem­ ini akan sangat membantu terutama boong diharapkan para petani dapat untuk bagian pemurnian. Hal terpenting, yang menjadi mengirimkan tebunya ke PG Krem­ fokus utama bagi PG Kremboong boong namun nyatanya hal terse­ Efisiensi bahan bakar juga men­ yakni upaya peningkatan pelayanan but masih sulit terealisasi lantaran jadi terobosan PG Kremboong di yang diberikan kepada para mitra kekurangdekatan petani PG sebel­ musim giiling tahun 2020, hal terse­ dalam hal ini petani. Disamping itu, umnya dengan kami. Itu sebabnya but diperuntukkan agar kinerja boiler pihaknya pun telah mempersiapkan peningkatan pelayanan kepada petani dan efisiensi pemakaian steam bisa pasokan bahan baku tebu atau raw menjadi fokus utama kami saat ini,” lebih tinggi. Selain itu kecepatan ma­ material untuk produksi yang saat urainya. sakan dan pengoptimalan bahan tam­ ini semakin minim. bah menjadi fokus utama terobosan Selain itu, lanjutnya inovasi atau yang akan dilakukan. Adapun upaya yang dilakukan terobosan yang dibuat oleh PG Krem­ baik di TR maupun di TS, menurut boong salah satunya adalah dengan Selain itu untuk SDM , karena ter­ Arison antara lain mekanisasi untuk pembuatan dan pemasangan sangkar letak dikawasan industrial dan di ten­ pemeliharaan kebun, pembentukan burung hantu. Untuk membasmi gah kota. Pengeluaran untuk SDM bi­ kelompok baru, pendekatan dan hama yang ada di kebun. sa dibilang sangat besar. Belum lagi, penyuluhan areal kepada petani, beberapa karyawan pindahan dari PG pendaftaran areal TRM, sewa lahan “Pemanfaatan burung hantu dini­ Watoetoelis dan PG Toelangan. Un­ TS, pemeliharaan tebu TS sesuai lai efektif menangkal serangan hama tuk itu di tahun ini , PG Kremboong SOP, tebang MBS, dan masih banyak tikus dibandingkan dengan meng­ akan meminimalisir jam lembur yang yang lainnya. Dan mendatangkan gunakan jebakan racun atau operasi ada. Dan berkomitmen membuat dan tebu dari luar daerah. tangkap tikus. Itu sebabnya, kami mengawal komitmen zero lembur in­ sindentil selama DMG. Selain itu, untuk mutu kualitas dan kuantitas tanaman, pihaknya “Kami yakin bahwa dengan mene­ juga terus berusaha merangkul kan berbagai pengeluaran terutama para petani dengan menyalurkan untuk hal yang dirasa tidak penting biaya garap dan pupuk tepat waktu, akan mempengaruhi berbagai tero­ dan mendatangi petani secara lebih bosan atau inovasi yang sedang di­ intens agar pihaknya mengetahui jalankan oleh PG Kremboong. Meski permasalahan apa saja yang sedang banyak PR yang harus dikerjakan na­ dihadapi petani dan solusi apa yang mun saya percaya untuk musim giling harus diberikan. tahun 2020 PG Kremboong dapat melampaui target yang diinginkan,” “Ini merupakan upaya kami un­ pungkasnya. tuk bisa lebih dekat lagi dengan para petani tebu. Karena seperti diketahui Untuk tahun 2020, PG Krem­ boong menargetkan jumlah produksi gula milik PG sebesar 7.500 ton den­ gan rendemen 7,5 persen. 46 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 varietas Inovasi Tingkatkan Daya Saing Persaingan di industri gula tanah air kian ketat. Masing-masing mah burung hantu yang dipasang di perusahaan dituntut memiliki terobosan agar produktivitasnya lahan untuk menekan keganasan ti­ kian meningkat dan daya saingnya pun terangkat. kus yang menyerang tanaman tebu. „„Laporan: Kemudian PG Ngadiredjo juga melaksanakan program produktivitas Di PT Perkebunan Nusantara (PT­  Abdul Munib 150 ton per hektar. Yang dilakukan PN) X, mayoritas tebu yang menjadi untuk mencapai target tersebut ada­ bahan baku berasal dari petani. Kare­ General Manager PG Ngadiredjo lah menjaga masa tanam optimal, na itu dibutuhkan inovasi untuk pemilihan varietas dan regroupping mengi­kat hati petani sehingga bisa memberikan apresiasi nilai tebu lebih atau mengelompokkan kebun supaya me­nang dalam bersaing baik antara tinggi, PG Ngadiredjo mulai tahun menjadi hamparan. Sebelumnya real­ se­sama PG BUMN, maupun dengan ini melaksanakan resetting gilingan isasi produktivitas di PG Ngadiredjo, PG swasta dan pengepul tebu. untuk meningkatkan kinerja gilingan. baik untuk PC maupun ratoon masih Sedangkan yang keempat, inovasi berkisar 77,7 ton/Ha. Secara berta­ ”Kita butuh inovasi untuk meng­ dilakukan di stasiun gilingan. ”Untuk hap diupayakan untuk PC produk­ hadapi persaingan. Mayoritas tebu di gilingan, saving energy akan lebih tivitasnya bisa mengarah ke 150 ton/ yang kita giling adalah milik petani. ditingkatkan sehingga kinerja boiler Ha. “Sebenarnya juga ada yang sudah Kalau kita tidak memberikan apre­ dan efisiensi pemakaian steam bisa mencapai 200 ton/Ha tapi belum siasi yang menarik untuk petani, kita lebih tinggi,” ujar Munib. merata. Sekarang kami upayakan tidak bisa bersaing. Karena itu dibu­ lebih banyak yang mencapai angka tuhkan adanya inovasi,” tutur Gener­ Sementara itu, dari sisi on farm tersebut sehingga protasnya secara al Manager Pabrik Gula Ngadiredjo, ada beberapa hal yang akan dilaku­ makro bisa lebih meningkat,” tutur Abdul Munib. Inovasi di tahun 2020 kan pada tahun ini. Pertama yaitu Munib. dilakukan di kedua bidang, baik on penggunaan drone untuk memonitor farm maupun off farm. kesehatan tanaman. ”Dengan meng­ Khusus di lahan HGU ada upaya gunakan drone, kita bisa melihat peningkatan produksi melalui pen­ Dari sisi off farm, mulai tahun tingkat kehijauan tanaman. Merata gairan dengan membuat sumur bor ini PG Ngadiredjo mengaplikasikan atau tidak. Kalau tidak, kita beri sa­ sebanyak 200 titik. Kendala pening­ pemakaian kapur secara otomatis ran untuk diberikan tambahan pupuk katan produktivitas di lahan HGU se­ dengan lime wheel system untuk atau air,” jelasnya. lama ini memang pada masalah pen­ memperoleh gula dengan kualitas gairan. Dengan diberikan pengairan yang baik. Kapur premium digunakan Inovasi yang kedua di sisi teknis, diharapkan produktivitasnya sebagai bahan pembantu di bagian tanaman, mulai akhir tahun lalu di bisa meningkat. Di lahan HGU juga pemurnian untuk memisakan antara wilayah tanam PG Ngadiredjo juga dlakukan penanaman rabuk hijau. gula dan bukan gula pada proses sudah dipasang rumah burung hantu. Bekerjasama dengan petani, akan kristalisasi. Dengan pengaplikasian Sampai saat ini sudah ada 280 ru­ dilakukan penanaman kacang tanah secara otomatis maka konsentrasi ka­ dan semangka yang diharapkan set­ pur di masing-masing nira yang akan elah panen, batang kedua tanaman diolah bisa sama. Saat masih manual, tadi bisa menjadi rabuk atau pupuk pada saat kapasitas giling rendah, hijau sehingga BO atau bahan organ­ kapur yang yang diaplikasikan sering ik tanah bisa naik. kali terlalu banyak. Sedangkan ketika kapasitas giling tinggi, kapurnya ter­ ”Dengan inovasi yang kami lalu sedikit. Hal ini akhirnya berpen­ lakukan tersebut harapannya agar garuh terhadap kualitas gula. pasokan BBT bisa terpenuhi baik secara kualitas maupun kuantitas. Yang kedua yaitu membuat bibi­ Kemudian yang kedua bisa mening­ tan masakan A dengan dry sheet katkan pendapatan petani sehingga secara kontinyu untuk mendapatkan mampu bersaing dengan komoditas BJB (Berat Jenis Butir) stabil di po­ lain dan yang ketiga mengawal semua sisi 0,9-1,2. Inovasi yang ketiga yaitu tanaman tebu di wilayah kerja PG di bagian instalasi. Agar mampu Ngadiredjo supaya produktivitas naik dan bahan baku terpenuhi,” tutur Munib. www.ptpn10.co.id 47

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Fokus Pada Pengembangan Usaha Gebrakan demi gebrakan terus dilakukan PT Perkebunan maka PTPN X berniat untuk meng­ Nusantara (PTPN) X dalam mengembangkan produk yang awali ekspor cerutu Goden Boy ini. dimiliki. Selain memiliki bahan baku unggulan, kini PTPN X sedang menggarap hilirisasi produk yakni pembuatan cerutu ‘Golden “Dengan formulasi yang ada, Ce­ Boy’ yang akan dipasarkan di pasar premium internasional. rutu ’Golden Boy’ akan menyetarakan posisi Indonesia di jajaran teratas. „„Laporan: Sekar Arum Sehingga, nantinya Indonesia tidak han­ ya dikenal sebagai penghasil tem­ PTPN X secara resmi meluncur­  Aris Handoyo bakau terbaik tetapi juga penghasil kan produk cerutu terbaru mereka, Pimpinan Proyek Produk Turunan cerutu terbaik dunia,” ujarnya. bernama Cerutu ’Golden Boy’ pada event tahun baru yang lalu. Cerutu Menurut Pimpinan Proyek Produk Selain Golden Boy, tambah Aris khas Jember ini memiliki cita rasa Turunan, Aris Handoyo, kesempatan pihaknya juga akan membuat jenis ke­las dunia. Ini merupakan salah satu ber­saing di pasar cerutu dunia saat ini cer­ utu lainnya yang akan diberi nama Cerutu High Class Premium, produk masih terbuka lebar. Sebagian be­s­ ar ’Golden Djawa’, cerutu ini juga sama Unit Tembakau di Jember yang ber­ masih dikuasai oleh Amerika, khu­sus­ dengan terdahulunya terbuat dari ba­ cit­ a rasa internasional. Cerutu ini nya Kuba dan beberapa negara peng­ han-bahan terbaik, hanya size atau di­buat dengan bahan-bahan pilihan, hasil cerutu lainnya. Agar sejajar de­ ukurann­ ya saja yang berbeda. Nanti­ yaitu tembakau dekblad kualitas pre- ngan produsen cerutu terbaik lainnya, nya Golden Djawa akan dipasarkan mium dan dikerjakan oleh tenaga ahli unt­ uk pasar dalam negeri melalui di bidang cerutu. sektor pa­riwisata yang ada di Indone­ sia, selain itu cerutu ini diperuntukan Sebelum meluncurkan produk ini, menyasar kaum milenial yang punya pihak PTPN X sendiri telah melaksa­ prestige tinggi, pihaknya juga akan nakan survei yang ditujukan kepada menggandeng komunitas-komunitas para penikmat cerutu. Hasilnya, me­ pecinta cerutu, cafe ternama, dan ak­ rek­ a dapat merasakan mana cerutu tif di sosial media untuk lebih mem­ yang high class, middle class dan low per­kenalkan cerutu Golden Djawa ke class. Mereka kemudian memberikan masyarakat luas. saran saat memformulasikan cerutu sehingga berhasil memformulasikan Kelebihan dari dua produk ini cerutu high class ini. sen­d­ iri, jelas Aris adalah lebih ramah lingkungan dan relatif menyehatkan kar­­ ena memakai bahan berkualitas tingg­ i, penggunaan pestisida yang  Dirut PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo melihat pembuatan cerutu produksi Kebun Tembakau Ajong Gayasan Jember. 48 www.ptpn10.co.id

PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 sukrosa ter­ukur dan aplikasi pupuk ternbaik. Selain itu, PTPN X juga mempunyai program sosial sustainable tobacco yang mana program ini didedikasikan untuk mereka yang membutuhkan atau untuk kelestarian lingkungan hidup. Produksi cerutu ini pun telah di­ mulai sejak bulan Desember tahun lalu. Pembuatannya sendiri diolah langsung oleh Koperasi Kartanegara di Kertosari Jember namun untuk penentuan komposisi dan bahan yang digunakan merupakan kewenangan mutlak dari PTPN X. Untuk pema­ sara­ n ekspor, menurut Aris PTPN X akan memasarkan dan mengembang­ kan pasar Amerika dan Eropa. Na­ mun juga tidak menutup kemungkin­  Dirut dan Dirkom PTPN X melihat dari dekat kualitas dan pengolahan tembakau. an negara lain yang potensial seperti Uni Emirat Arab, Mesir, Jepang, Korea dan lainnya. Pihaknya pun me­ baku utama pestisida,” lanjutnya. peningk­ atan pemesanan dari bebera­ nargetkan untuk bisa memproduksi Pestisida nabati yang berasal dari pa pabrikan yang telah lama bekerja 1.000 batang cerutu per bulan untuk tembakau juga sangat aman untuk sama dengan PTPN X. Pemesanan se­tiap variannya. di­aplikasikan karena tidak mengan­ yang sudah tersegmenting adalah “Total produksi untuk tembakau dung residu bahan kimia sehingga Top Grade Wrapper by BSb – Swiss, ekspor pada tahun 2019 adalah seba­ sangat ramah lingkungan. Karena Middle Grade Wrapper by Imperial- nyak 700 ton, kami menargetkan tembakau mengandung zat alkaloid USA, dan Low Grade Wrapper by ta­hun ini bisa naik menjadi 760 ton. nikotin, yakni sejenis neurotok- Continental – Hongaria dan Von Kami optimis bahwa cerutu ini akan sin yang ampuh jika diaplikasikan pa­ Eicken-Jerman. da serangga. Pestisida dari tembakau Dengan penambahan pesanan laris-manis di pasaran mengingat ter­sebut tentunya menjadi kualitas yang diberikan san­ “Total produksi untuk tembakau ekspor pada angin segar bagi unit tem­ gat bagus, baik dari bahan tahun 2019 adalah seba­nyak 700 ton, kami bakau PTPN X. Untuk itu, hingga packaging. Namun pihaknya akan terus men­ memang dengan ada­nya menargetkan ta­hun ini bisa naik menjadi 760 ton. ingkatkan kualitas yang ada Pandem­ i Virus Covid-19 ini Kami optimis bahwa cerutu ini akan laris-manis agar tetap bagus dan terjaga. membuat kendala tersendiri di pasaran mengingat kualitas yang diberikan Penyempurnaan proses dalam distribusi dan pemasa­ sangat bagus, baik dari bahan hingga packaging. baik di on farm hingga off ran,” ujar Aris kembali. Namun memang dengan ada­nya Pande­mi Virus farm akan terus dilakukan. Covid-19 ini membuat kendala tersendiri dalam “Karena luasan kita tetap Selain itu, berbagai ino­ vasi ten­ gah dipersiapkan unit distribusi dan pemasaran,” tembakau PTPN X untuk dan belum ada penambahan pengembangan usaha. Di­ maka segala proses yang ada ant­­ aranya adalah pejualan mulai dari pemilihan lahan batang tembakau kering. Saat terbaik hingga pemeliharaan ini sudah ada salah satu pro­ serta pro­ses curing, sortarsi, dusen pestisida yang men­ hingga fermentasi harus girimkan penawaran untuk exellent. Namun kami yakin memb­ eli batang daun kering yang ini sendiri memiliki cara kerja yang tahun ini dapat melampui target yang ada,” Permintaan yang masuk sebesar tidak kalah cepat dengan pestisida telah ditentukan. Dan pengembangan 25 ton, namun kita terus melakukan kimia atau residu. Kandungan dari produk milik PTPN X yaitu cerutu negoisasi agar mereka dapat membeli racun syaraf yang dimiliki tembakau ’Golden Boy’ dan ’Golden Djawa’ ini ini bersifat antifedant atau meng­ bisa sukses dan mampu menjadi ke­ 100 ton. Kapasitas yang kita miliki sendiri sebesar 600 ton. Nantinya ba­ hambat nafsu makan serangga. banggan bangsa Indonesia di kancah tang tembakau kering tersebut akan Dan untuk tembakaunya sen­ internasional khususnya di bidang dicacah dan digunakan sebagai bahan diri, tambah Aris di tahun 2020 ada agroindustri,” pungkasnya. www.ptpn10.co.id 49

sukrosa PTPN X Magz | volume: 035 | Edisi Liputan: Januari - Maret 2020 Inovasi Adalah Kunci Keberhasilan Perusahaan Bicara tentang inovasi tentu tak bisa lepas dari anak usaha ting­gi bagi perusahaan. Tanpa meng­ PTPN X, PT Mitratani Dua Tujuh yang berada di Jember, ganggu produksi komoditas utama sejumlah inovasi telah dibuat dan siap direalisasikan di bisn­ is PT Mitratani Dua Tujuh yaitu tahun 2020. Tentunya,inovasi tersebut diperuntukan guna edamame dan okra. Terbukti, tahun menghadapi persaingan ketat di bidang agroindustri. 2020 saja PT Mitratani Dua Tujuh berh­ asil mengekspor perdana sweet „„Laporan: Sekar Arum potatoes kepada salah satu buyer di Jepang sebanyak 270 ton. Direktur Utama PT Mitrata­  Untung Mulyono ni Dua Tujuh, Untung Mulyono, men­ Direktur Utama PT Mitratani Dua Tu­juh Ekspor ini diharapkan mampu ja­barkan bahwa di tahun ini sejumlah memberikan nilai tambah bagi PT inovasi sudah ia rancang. Tentunya kerja untuk menjadikan perusahaan Mi­tratani Dua Tujuh dan juga lang­ de­ngan adanya inovasi tersebut akan dan sistem kerja manajemen lebih kah awal untuk ekspor selanjutnya. dapat memperbaiki, meningkatkan efektif. Dan kami tengah bekerjasama Diharapkan tahun berikutnya ekspor pro­duktivitas, kualitas, dan kuantitas dengan pihak terkait untuk memberi­ sweet potatoes bisa terus bertambah pro­duk serta mengakomodir pengem­ kan pelatihan kepada para karyawan mengingat kebutuhan pasar khusus­ bang­an usaha yang akan dilakukan guna meningkatkan kompetensi yang nya Jepang sendiri memiliki potensi oleh PT Mitratani Dua Tujuh. ada, serta menyempurnakan struktur hingga 35.000 ton per tahunnya. organisasi yang sudah ada agar lebih “Inovasi pertama yang dilakukan mempermudah koordinasi dalam Adapun kondisi pasar untuk eks­ oleh PT Mitratani Dua Tujuh adalah penga­ mbilan keputusan” tuturnya. por edamame ke Jepang saat ini perb­ aikan kualitas kinerja sumber rel­­atif stabil sedangkan permintaan daya manusia (SDM). Ka­mi menya­ Yang kedua, pihaknya melaku­ untuk okra terus mengalami pening­ dari bahwa SDM sangat pen­ting kar­ kan pengamanan benih karena hal katan sejak mulai Triwulan IV Tahun ena menjadi tumpuan perusahaan. tersebut memang sangat krusial bagi 2019 sampai dengan saat ini. Hal ini Itu sebabnya kami sangat concern PT Mitratani Dua Tujuh pasalnya be­ disebabkan dengan meningkatnya terhad­ ap pengembangan SDM. Mela­ nih yang ditanam merupakan hasil trend gaya hidup sehat di Jepang sa­ lui SDM yang berkualitas tentu akan pembenihan sendiri. Seperti diketa­ lah satunya dengan mengonsumsi menghasilkan produk atau jasa yang hui benih merupakan hal terpenting okra sebagai makanan sehat,” ungkap juga berkualitas,” terangnya. dalam proses budidaya khususnya pria yang pernah menjadi General di PT Mitratani Dua Tujuh untuk itu Manager PTPN X Ajong Gayasan Terlebih di tengah kompetisi bis­ pihaknya sudah menyiapkan sistem­ tersebut. nis yang persaingannya semakin ke­ dalam hal pengamanan benih. tat seperti sekarang ini peningkatan Selain itu pihaknya, juga tengah kual­itas karyawan menjadi salah satu Untuk diversifikasi usaha, PT mengembangkan komoditas lainnya hal yang penting bagi sebuah perusa­ Mi­t­ ratani Dua Tujuh siap mempro­ yaitu Chamame, tanaman ini san­ gat haan. Sebab, kualitas atas produk dan duks­ i komoditas lain yang dapat mirip dengan edamame namun me­ jasa sangat ditentukan oleh teknologi, mem­b­ erikan nilai ekonomis yang miliki rasa dan aroma seper­ti pandan. sistem, cara kerja, dan integritas Komoditas ini pun juga sangat laris unt­ uk mengkontribusikan kinerja man­ is di pasar ekspor Jepang. Itulah terbaik. sebabnya PT Mitratani Dua Tujuh se­ dang mempelajari bagaimana potensi “Kami terus berupaya untuk pasarnya dan sedang mengembang­ men­ ing­katkan sense of belonging kan benihnya. ke­pada seluruh karyawan baik dari ting­katan pimpinan tertinggi sampai Dan untuk pengembangan usaha karyawan pelaksana yang terendah, lainnya, sederet inovasi juga telah baik di sektor on farm atau pun off siap diterapkan oleh PT Mitratani farm. Memiliki SDM dengan integ­ Dua Tujuh di tahun 2020 ini antara ritas tinggi yang fokus pada kualitas lain membuat mesin perontok buah. Mesin ini merupakan salah satu tero­ bosan usah­ a mekanisasi yang akan 50 www.ptpn10.co.id


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook