Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore Koneksi 2.2

Koneksi 2.2

Published by sulastri sulastri, 2023-08-22 06:21:43

Description: Koneksi 2.2

Search

Read the Text Version

M O D U L 2.2 KON E KSI A N T AR MAT E RI Sulastri, ST CGP Angkatan 8 Kabupaten Kudus

P E R T A N Y A A N Pemantik Apa kesimpulan tentang Apa kaitan pembelajaran perubahan pengetahuan, sosial dan emosional yang keterampilan, sikap sebagai telah anda pelajari dengan pemimpin pembelajaran setelah modul-modul sebelumnya? mempelajari pembelajaran sosial dan emosional?

Apa kesimpulan Pembelajaran social dan emosional tentang perubahan sangat dibutuhkan guru maupun pengetahuan, murid, karena dalam kehidupan keterampilan, sikap sehari – hari sering menghadapi sebagai pemimpin berbagai situasi dan tantangan yang pembelajaran setelah kompleks, sehingga membutuhkan mempelajari berbagai bekal pengetahuan, sikap dan pembelajaran sosial keterampilan agar dapat mengelola dan emosional? kehidupan personal maupun sosialnya.

Apa kesimpulan Guru sebagai pemimpin pembelajaran harus tentang perubahan menerapkan 5 Kompetensi Sosial Emosional pengetahuan, (KSE), di antaranya adalah : keterampilan, sikap sebagai pemimpin 1.Kesadaran diri pembelajaran setelah 2.Pengelolaan diri mempelajari 3.Kesadaran sosial pembelajaran sosial 4.Keterampilan berelasi dan emosional? Anmlmduiyreahinaugu5mcpmar.iu,Mprauntnsaregi,kehdusami,rmiknnuabbeugpankagd.iaaykaat.repaksnaaeekatpctkeuanarmtrnguaekmswaateupunnrrejjuinadybddgakaieyagtnainpaghenmrupgubeuaebmrranbtieah,dbrenabkludgaenadtgjeaiunrpranoapmsgeintkipefjiaryltapwiaanandbga.

Apa kaitan kaseppPmdmeomoeadmcseeninaeammotgmusilrifaenpuaotbnteheanimenrtalahgkoaaelloskpul.engjiaaehanagsmrbenkeaokanrb,doknaelneaaalktpiianehefStajneaa.nromdrslaoPapaiseemidehknanikrkpleoadisrsysleaeanoEassalnpimunankkdralgoouipsldniheadoasndnbeaniodkalrnoiaalldsaksiiiukkhakiapnni pembelajaran sosial dan emosional yang telah anda pelajari dengan modul-modul sebelumnya?

Apa kaitan Modul 2.2 sangat mendukung isi dari modul 1.1., pembelajaran yakni filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara yaitu mewujudkan pembelajaran yang \"berhamba kepada sosial dan anak\". Guru tidak hanya fokus materi saja. Namun, emosional yang juga harus peka terhadap kondisi sosial emosional siswa sehingga siswa bisa mengikuti pembelajaran telah anda dengan rasa aman, nyaman, dan tentunya bahagia. pelajari dengan modul-modul Modul 2.2. sangat terkait dengan isi modul 1.2. tentang nilai dan peran guru penggerak. Dengan memahami sebelumnya? dan memiliki nilai dan peran guru penggerak, seorang guru akan lebih mudah dalam penerapan pembelajaran sosial dan emosional. Pengalaman menerapkan pembelajaran sosial dan emosional juga turut akan mengasah dan meningkatkan nilai dan peran guru penggerak.

Apa kaitan Pembelajaran sosial dan emosional akan sangat pembelajaran mendukung visi guru penggerak yang merupakan materi di modul 1.3. Untuk mewujudkan visi guru penggerak, sosial dan pembelajaran sosial emosional bisa menjadi salah satu emosional yang caranya. telah anda Pembelajaran sosial dan emosional bisa dilakukan dengan pelajari dengan beberapa cara oleh guru, di antaranya dengan modul-modul pembelajaran eksplisit, integrasi dalam pembelajaran, dan menciptakan iklim kelas dan sekolah. Semua itu akan sebelumnya? sangat mendukung budaya positif di sekolah yang sudah dipelajari di modul 1.4 Modul 2.2. akan sangat mendukung isi modul 2.1, yakni tentang pembelajaran berdiferensiasi. Dengan mengintegrasikan pembelajaran berdiferensiasi dengan pembelajaran sosial dan emosional, guru akan memberikan pembelajaran yang lebih bermakna kepada siswa.

Silakan jawab pertanyaan di bawah ini dengan menyelami pengalaman dan pemahaman Anda hingga tahap ini.

Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa Kompetensi Sosial Emosional tidak penting karena saya berfikir kompetensi social dan emosional itu akan bertumbuh dan berkembang pada tiap-tiap pribadi manusia secara alamiah sesuai dengan lingkungannya dan tidak berkaitan langsung dengan pengajaran yang saya lakukan dikelas sehingga saya tidak memperhatikan kondisi emosional dan kesadaran social murid saya dan seringkali terlupakan dalam melakukan proses pembelajaran. Mungkin ada, namun tidak terlalu signifikan saya menanamkan nilai-nilai kebajikan Namun lebih terfokus pada pencapaian tujuan pembelajaran secara akademik saja. Setelah mempelajari modul ini, ternyata begitu pentingnya pembelajaran Sosial Emosional ini diterapkan disekolah atau dikelas. Karena Pembelajaran Sosial emosional ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek social dan emosional seseorang. Dengan PSE murid diharapkan mampu mengenali dan mengelola emosi dirinya, mampu menetapkan tujuannya, mampu berempati dan peka terhadap sesama, membangun hubungan positif dengan lingkungan dan masyarakat serta memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Berkaitan dengan kebutuhan belajar dan lingkungan yang aman dan nyaman untuk memfasilitasi seluruh individu di sekolah agar dapat meningkatkan kompetensi akademik maupun kesejahteraan psikologis (well-being), 3 hal mendasar dan penting yang saya pelajari adalah: Menerapkan 5 KSE, Menerapkan praktik Menerapkan 4 indikator PSE yaitu Kesadaran diri, kesadaran penuh yang berkaitan dengan kelas (Mindfullness) dengan dan sekolah, yaitu Pengajaran Manajemen diri, menggunakan teknik Kesadaran sosial, STOP (Stop, Take a eksplisit, integrasi dalam Keterampilan berelasi breath, observe dan praktek mengajar guru dan dan Pengambilan keputusan yang proced) kurikulum akademik, bertanggungjawab peciptaan iklim kelas dan budaya sekolah serta penguatan KSE ke pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah

))))))))))))))))Berkaitan dengan no 2, perubahan yang akan saya terapkan di kelas dan sekolah : ))))))))) MURID REKAN SEJAWAT Melakukan integrasi dalam praktik Melalui penguatan KSE pendidik mengajar guru dalam kurikulum dan tenaga kependidikan di akademik seperti melakukan sekolah dengan menjadi pembukaan hangat, kegiatan inti TAULADAN bagi pendidik yang melibatkan murid secara aktif maupun tenaga kependidikan di dan penutupan optimistik. sekolah, berbagi baik dan berkolaborasi dengan cara Menciptakan iklim kelas dan budaya sekolah melalui pratik guru dan membuat komunitas belajar di gaya interaksi dengan murid sekolah dan mengintegrasikan contohnya menerapkan 5S KSE dalam pelaksanaan rapat (Senyum, salam, sapa, sopan dan santun) guru

)))))))))))))))))) Thank You By SULASTRI


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook