3.3.A.8. KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK POSITIF PADA MURID
DEBORA BUDI KRISTIANI, S.Pd CGP ANGKATAN 7 SMPN 5 KOTA BESI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
CGP dapat melakukan koneksi antar materi yang telah dipelajari dari modul-modul sebelumnya untuk membuat sintesa pemahaman tentang program sekolah yang berdampak pada murid.
PEMIKIRAN REFLEKTIF TERKAIT PENGALAMAN BELAJAR
PENGALAMAN/MATERI PEMBELAJARAN YANG BARU SAJA DIPEROLEH Kepemimpinan pada murid (student agency) adalah saat murid memiliki kontrol atas apa yang terjadi, atau merasa bahwa mereka dapat mempengaruhi sebuah situasi inilah, maka murid akan memiliki apa yang disebut dengan “agency”. Untuk menumbuhkembangkan kepemimpinan pada diri murid (student agency) maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi: 1. Keterlibatan murid melalui suara (voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership).
PENGALAMAN/MATERI PEMBELAJARAN YANG BARU SAJA DIPEROLEH 2. Kesempatan yang diberikan bagi murid untuk mengembangkan profil positif dirinya, yang kemudian diharapkan dapat mewujud sebagai pengejawantahan profil pelajar Pancasila dalam dirinya. 3. Lingkungan yang memiliki beberapa karakteristik, yaitu Menyediakan kesempatan untuk murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif; Keterampilan berinteraksi sosial secara positif; Keterampilan dalam proses pencapaian tujuan akademik maupun non-akademik; Menerima dan memahami kekuatan diri, sesama, serta masyarakat dan lingkungan di sekitarnya;
PENGALAMAN/MATERI PEMBELAJARAN YANG BARU SAJA DIPEROLEH Membuka wawasan menentukan dan menindaklanjuti tujuan, harapan atau mimpi yang manfaat dan kebaikannya melampaui pemenuhan kepentingan individu, kelompok, maupun golongan,;Menempatkan murid sedemikian rupa sehingga terlibat aktif dalam proses belajarnya sendiri; Menumbuhkan daya lenting dan sikap tangguh murid untuk terus bangkit di tengah kesempitan dan kesulitan. 4. Komunitas yaitu Komunitas keluarga, Komunitas sekolah, Komunitas kelas, Komunitas Sekitar, Komunitas yang lebih luas
PENGALAMAN/MATERI PEMBELAJARAN YANG BARU SAJA DIPEROLEH Jenis program yang dilaksanakan di sekolah untuk menumbuhkembangkan kepemimpinan pada diri murid terdiri dari: Kegiatan Intrakurikuler yaitu program pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan kurikulum sesuai peraturan Kegiatan Kokurikuler yaitu program yang dilaksanakan untuk penguatan atau pendalaman kurikulum Kegiatan Ekstrakulikuler yaitu program yang dilaksanakan diluar jam pelajaran dibawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan
EMOSI-EMOSI YANG DIRASAKAN TERKAIT PENGALAMAN BELAJAR Saya merasa sangat senang dan antusias setelah mempelajari modul 3.3 tentang pengelolaan program yang berdampak positif pada murid. Melalui modul 3.3 ini mengubah cara pandang saya dalam merancang suatu program. Sebelumnya murid dijadikan sebagai objek dari program yang sudah disusun namun melalui modul 3.3 ini memberi pengetahuan dan pemahaman bahwa guru dapat mendorong kepemimpinan pada diri murid (student agency) dalam pengelolaan program yang ada disekolah sehingga murid terlibat aktif dan menjadi mitra bagi guru dalam program yang dilakukan
APA YANG SUDAH BAIK BERKAITAN DENGAN KETERLIBATAN DIRI DALAM PROSES BELAJAR Yang sudah baik berkaitan dengan keterlibatan dalam proses belajar saya sudah mulai merancang program yang berdampak pada murid dengan memperhatikan suara, pilihan dan kepemilikan murid. Dalam program tersebut melibatkan murid secara aktif mulai dari perencanaan hingga evaluasi program dengan mengoptimalkan aset/kekuatan yang di miliki sekolah sehingga murid dapat terlibat aktif dalam proses belajarnya sendiri untuk membentuk murid yang berkarakter profil pelajar pancasila.
APA YANG PERLU DIPERBAIKI TERKAIT DENGAN KETERLIBATAN DIRI DALAM PROSES BELAJAR Yang harus diperbaiki/ ditingkatkan yaitu: sikap konsisten dalam menumbuh kembangkan kepemimpinan murid melalui suara, pilihan dan kepemilikan saat merancang , melaksanakan dan evaluasi program yang berdampak positif pada murid sehingga keterlibatan murid terlihat nyata dalam kegiatan/program yang dilaksanakan
KETERKAITAN TERHADAP KOMPETENSI DAN KEMATANGAN DIRI PRIBADI Melalui modul 3.3 ini dengan pengalaman belajar yang saya dapatkan maka saya semakin terlatih dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program yang berdampak positif pada murid dengan melakukan kolaborasi bersama rekan sejawat dan menjadikan murid sebagai mitra yang terlibat secara aktif dalam pengelolaan program yang berdampak positif pada murid.
ANALISIS UNTUK IMPLEMENTASI DALAM KONTEKS CGP
MEMUNCULKAN PERTANYAAN KRITIS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSEP MATERI DAN MENGGALINYA LEBIH JAUH 1.Bagaimana cara merancang sebuah program yang berdampak positif pada murid? 2.Bagaimana cara melibatkan murid dalam mengelola program sekolah yang berdampak pada murid? 3.Bagaimana karakteristik lingkungan yang dapat menumbukembangkan kepemimpinan pada diri murid? 4.Program sekolah yang seperti apa yang mampu menumbuhkan kepemimpinan pada diri murid? 5.Komunitas apa saja yang dapat terlibat untuk mewujudkan program yang berdampak positif pada murid?
MENGOLAH MATERI YANG DIPELAJARI DENGAN PEMIKIRAN PRIBADI SEHINGGA TERGALI WAWASAN (INSIGHT) BARU Menumbuhkembangkan kepemimpinan pada diri murid erat kaitannya dengan membentuk karakter murid yang berprofil pelajar pancasila Keterlibatan murid dalam program dari perencanaan hingga evaluasi program dapat menumbuhkembangkan suara, pilihan dan kepemilikan pada diri murid Karakteristik yang terbentuk pada lingkungan sangat berpengaruh bagi kepemimpinan pada diri murid Menyusun program yang berdampak pada murid dilakukan dengan pendekatan berbasis aset dan melalui tahapan BAGJA Pelibatan komunitas sangat penting dalam pengelolaan program yang berdampak positif pada murid
MENGANALISIS TANTANGAN YANG SESUAI DENGAN KONTEKS ASAL CGP (BAIK TINGKAT SEKOLAH MAUPUN DAERAH) mengubah paradigma berpikir bahwa dalam merancang suatu program harus berdampak positif pada murid dan dapat menumbuhkembangkan kepemimpinan pada diri murid Melibatkan murid secara aktif melalui suara, pilihan dan kepemilikan murid Dalam menjalankan program dilakukan secara konsisten dan berkesinambunga dan menjalin kolaborasi dengan seluruh warga sekolah Membangun lingkungan yang berdampak positif pada murid?
MEMUNCULKAN ALTERNATIF SOLUSI TERHADAP TANTANGAN YANG DIIDENTIFIKASI Melakukan pengimbasan kepada rekan sejawat tentang pengelolaan program yang berdampak positif pada murid Melakukan curah pendapat/ diskusi bersama murid sebagai wadah memberi ide, gagasan untukmendorong suara, pilihan dan kepemilikan murid dalam merancang program yang berdampak positif pada murid Melibatkan seluruh warga sekolah dalam merancang program yang berdampak positif pada murid Membangun budaya positif untuk mewujudkan lingkungan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan pada murid
MEMBUAT KETERHUBUNGAN
PENGALAMAN MASA LALU Dalam merancang suatu program disekolah murid tidak pernah terlibat dan hanya dijadikan sebagai objek dari program yang sudah disusun sehingga tidak memunculkan kepemimpinan pada diri murid. Program dirancang dan dilaksanakan adalah keputusan dari pihak sekolah tanpa adanya suara, pilihan dan kepemilikan murid. Program yang dirancang sebelumnya tidak melalui tahapan BAGJA tetapi merupakan keputusan yang diambil secara singkat tanpa melalui proses kajian.
PENERAPAN DI MASA MENDATANG Setelah mempelajari modul 3.3 ini mengubah paradigma berpikir saya sehingga dalam penerapan di masa mendatang : Saat menyusun suatu program harus melibatkan murid secara aktif untuk menumbuhkembangkan kepemimpinan murid melalui suara, pilihan dan kepemilikan. Dalam menyusun program menggunakan pendekatan berbasis aset dan inquiri apresiatif melalui tahapan BAGJA Melibatkan komunitas dalam mewujudkan program yang berdampak positif pada murid
KONSEP ATAU PRAKTIK BAIK YANG DILAKUKAN DARI MODUL LAIN YANG TELAH DIPELAJARI Modul 1.1 Filosofi Ki Hajar Dewantara Guru mempunyai peran strategis untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak- anak sehingga mereka dapat bahagia dan selamat sebagai individu masyarakat sehingga dalam mengelola program sekolah yang berdampak pada murid hendaknya melibatkan murid dan memperhatikan pengembangan potensi atau kodrat murid Modul 1.2 Nilai dan peran guru penggerak Nilai dan peran dari guru penggerak tidak terlepas dari cita-cita mulia untuk mewujudkan murid yang berkarakter Profil Pelajar Pancasila . Dalam menjalankan perannya, seorang guru tidak hanya cukup sebagai pemimpin pembelajaran di kelas, namun juga memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin dalam pengelolaan program sekolah yang berpihak pada murid.
KONSEP ATAU PRAKTIK BAIK YANG DILAKUKAN DARI MODUL LAIN YANG TELAH DIPELAJARI Modul 1.3 Visi guru penggerak Guru harus memiliki visi yang mengarah kepada perubahan. Untuk mencapai perubahan tersebut guru perlu mengenal pendekatan manajemen perubahan yaitu Inkuiri Apresiatif (IA). Dalam merencanakan dan mengelola program yang berdampak pada murid dilakukan dengan menggunakan pendekatan inkuiri apresiatif model BAGJA Modul 1.4. Budaya Positif Lingkungan yang mendukung perkembangan potensi, minat dan profil belajar murid terutama kekuatan kodrat pada murid.Guru hendaknya dapat mengoptimalkan sumber daya lingkungan yang positif dan mengembangkan budaya positif agar murid dapat tumbuh sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman dan mendukung program yang berdampak positif pada murid.
KONSEP ATAU PRAKTIK BAIK YANG DILAKUKAN DARI MODUL LAIN YANG TELAH DIPELAJARI Modul 2.1 Pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar murid Guru dapat menggunakan pembelajaran berdiferensiasi untuk memberikan layanan pembelajaran yang berpihak pada murid. seorang guru hendaknya melakukan pemetaan terhadap kebutuhan belajar, minat dan profil belajar murid. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan yang dimiliki oleh murid. Modul 2.2 Pembelajaran emosional dan sosial Guru dilatih dan diasah untuk mampu mengembangkan kompetensi sosial pada diri murid. Teknik kesadaran diri (mindfulness) menjadi strategi pengembangan lima kompetensi sosial emosional yang didasarkan pada program yang berpihak pada murid dalam mewujudkan budaya positif di sekolah.
KONSEP ATAU PRAKTIK BAIK YANG DILAKUKAN DARI MODUL LAIN YANG TELAH DIPELAJARI Modul 2.3, Coaching untuk supervisi akademik Coaching sebagai teknik atau strategi seorang pemimpin pembelajaran untuk menuntun anak dan menggali potensi yang dimiliki murid. Dalam pengelolaan program yang berdampak pada murid, coaching dapat digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan secara maksimal sumber daya murid, mengembangkan kepemimpinan murid, menggali potensi yang dimiliki murid Modul 3.1 Pengambilan keputusan berdasarkan nilai-nilai kebajikan Guru sebagai seorang pemimpin pembelajaran dapat mengambil keputusan secara bijak, yaitu keputusan yang berpihak pada murid. Dasar, prinsip, paradigma atau nilai dalam pengambilan keputusan harus konsisten berkaitan dengan dilema etika atau bujukan moral terutama saat merancang program yang berdampak positif pada murid
KONSEP ATAU PRAKTIK BAIK YANG DILAKUKAN DARI MODUL LAIN YANG TELAH DIPELAJARI Modul 3.2 Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya Guru sebagai pemimpin pembelajaran maupun pengelola program sekolah harus dapat memetakan dan mengidentifikasi aset-aset yang ada di sekolah, baik aset fisik maupun non fisik. Pendekatan berbasis aset/kekuatan (asset based thinking) akan lebih dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh sekolah sebagai komunitas belajar, dibandingkan dengan pendekatan berbasis masalah/kekurangan (deficit based thinking). Paradigma berpikir harus melihat sisi positif yang dimiliki oleh sekolah. Dengan berfokus pada aset yang dimiliki, maka pengelolaan program yang berdampak pada murid dapat terencana dengan baik.
INFORMASI YANG DIDAPAT DARI ORANG ATAU SUMBER LAIN DI LUAR BAHAN AJAR PGP Selain dari bahan ajar modul 3.3 ini informasi yang saya dapatkan adalahpengalaman rekan sejawat baik di sekolah yang sama maupun disekolah lainyang pernah yang mengikuti kegiatan tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid, literatur dari berbagai sumber yang dapat diakses secara online mengenai pengelolaan program yang berdampak positif pada murid. Selain itu bimbingan dari pengajar praktik, fasilitator, instruktur sangat memperkuat pemahaman saya terkait modul 3.3.
Search
Read the Text Version
- 1 - 27
Pages: