Important Announcement
PubHTML5 Scheduled Server Maintenance on (GMT) Sunday, June 26th, 2:00 am - 8:00 am.
PubHTML5 site will be inoperative during the times indicated!

Home Explore KHS VISUALISASI PENGENALAN LAYANAN PRIORITAS PERSI SULSELBAR 2023

KHS VISUALISASI PENGENALAN LAYANAN PRIORITAS PERSI SULSELBAR 2023

Published by khalidsaleh0404, 2023-06-17 20:42:57

Description: KHS VISUALISASI PENGENALAN LAYANAN PRIORITAS PERSI SULSELBAR 2023

Search

Read the Text Version

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT karena kumpulan visualisasi kegiatan PENGENALAN LAYANAN PRIORITAS MELALUI METODE BLENDED LEARNING ini telah selesai disusun. Kumpulan visualisasi ini disusun agar dapat membantu para Direktur Rumah Sakit / staf yang tidak ikut kegiatan ini secara luring, untuk melihat dari dekat aktivitas kegiatan tersebut melalui dokumentasi yang ada. Perlu diketahui berbagai visualisasi / dokumentasi didapat dari Tim dokumentasi panitia dan peserta pertemuan. Disamping itu pula kegiatan ini dirangkaikan penyerahan sertifikat keanggotaan PERSI Wilayah Sulselbar untuk RS yang ada di Propinsi Sulawesi Barat . Lanjut dari pada itu ketua PERSI dan Tim Dinkes Prop. Sulawesi Barat melakukan kunjungan/anjang sama ke beberapa RS di Wilayah Prop. Sulawesi Barat. Penyusun pun menyadari jika didalam penyusunan visualisasi kegiatan ini mempunyai kekurangan, namun penyusun meyakini sepenuhnya bahwa sekecil apapun kumpulan visualisasi kegiatan ini akan memberikan sebuah manfaat bagi manajemen RS dan staf dan Dinkes Prop. Sulawesi Barat serta pengurus PERSI Wilayah Sulawesi Selatan & Barat Akhir kata untuk penyempurnaan kumpulan visualisasi kegiatan ini, maka kritik dan saran dari teman teman RS sangatlah berguna untuk penyusun kedepannya. Mamuju, 17 Juni 2023 Khalid Saleh



TRANSFORMASI LAYANAN PRIORITAS RUMAH SAKIT DI INDONESIA Dr.dr. KHALID SALEH, SpPD-KKV, FINASIM, Mkes KETUA PERSI SULSELBAR Makassar, 17 Juni 2023 PERHIMPUNAN RUMAH SAKIT SELURUH INDONESIA (PERSI) WILAYAH SULSELBAR

OUTLINE (RINGKASAN) 01 PENDAHULUAN 02 STRATIFIKASI DAN JEJARING PENGAMPUAN LAYANAN PRIORITAS 03 KRITERIA PEMILIHAN JEJARING PELAYANAN KJSU 04 PEDOMAN PENGAMPUAN NASIONAL 05 PENUTUP 2 PERHIMPUNAN RUMAH SAKIT SELURUH INDONESIA (PERSI) WILAYAH SULSELBAR

Kemenkes berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan 6 pilar transformasi penopang kesehatan Indonesia Visi Sejalan dengan visi Presiden untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan Outcome Meningkatkan kesehatan ibu, Mempercepat perbaikan gizi Memperbaiki Gerakan Masyarakat Memperkuat sistem RPJMN bidang anak, keluarga berencana masyarakat pengendalian penyakit Hidup Sehat (GERMAS) kesehatan & pengendalian kesehatan dan kesehatan reproduksi obat dan makanan 1 Transformasi layanan primer 2 Transformasi 3 Transformasi sistem ketahanan layanan kesehatan rujukan a bcd a b Meningkatkan akses 6 kategori Edukasi Pencegahan Pencegahan Meningkatkan dan mutu layanan Meningkatkan Memperkuat utama sekunder & tersier ketahanan sektor ketahanan penduduk primer sekunder kapasitas dan farmasi & alat tanggap darurat Pembangunan RS di kesehatan 7 kampanye utama: Penambahan Skrining 14 penyakit kapabilitas Kawasan Timur, jejaring Jejaring nasional imunisasi, gizi imunisasi rutin penyebab kematian layanan primer pengampuan 6 layanan surveilans berbasis lab, unggulan, kemitraan tenaga cadangan seimbang, olah raga, menjadi 14 antigen tertinggi di tiap sasaran Pembangunan dengan world’s top Produksi dalam negeri tanggap darurat, table anti rokok, sanitasi & dan perluasan usia, skrining stunting, Puskesmas di 171 kec., healthcare centers. 14 vaksin rutin, top 10 top exercise kebersihan lingkungan, cakupan di seluruh & peningkatan ANC penyediaan 40 obat obat, top 10 alkes by kesiapsiagaan krisis. skrining penyakit, Indonesia. untuk kesehatan ibu & esensial, pemenuhan volume & by value. kepatuhan pengobatan bayi. SDM kesehatan primer 4 Transformasi sistem 5 Transformasi SDM 6 Transformasi teknologi Kesehatan pembiayaan kesehatan kesehatan Penambahan kuota mahasiswa, Regulasi pembiayaan kesehatan dengan beasiswa dalam & luar negeri, Pengembangan dan pemanfaatan teknologi, digitalisasi, 3 tujuan: tersedia, cukup, dan kemudahan penyetaraan nakes lulusan dan bioteknologi di sektor kesehatan. berkelanjutan; alokasi yang adil; dan luar negeri. pemanfaatan yang efektif dan efisien. 6

Stratifikasi dan Jejaring Pengampuan Layanan Prioritas Identifikasi kompetensi RS dalam pelayanan 9 penyakit prioritas dan pembentukan jejaring pengampuan Masalah Kesehatan Kompetensi rumah sakit belum merata Penurunan : Sistem rujukan belum optimal Angka kesakitan Prioritas: Terbatasnya sarpras & alat Angka kematian • Jantung Biaya pelayanan • Stroke AKSES DAN MUTU • Tuberkulosis Peningkatan : • Kesehatan ibu & STRATIFIKASI & PEMBENTUKAN JEJARING Produktifitas PENGAMPUAN Kualitas hidup anak • Kanker • Infeksi emerging • DM, hepar & ginjal Penentuan RS Pemetaan Pembentukan • Penentuan Meningkatnya pengampu kompetensi RS jejaring kompetensi RS utama ke dalam strata target pengampuan yg diampu kompetensi sesuai strata pengampuan dalam kompetensi • Pelaksanaan penanganan penyakit prioritas 7

KRITERIA PEMILIHAN JEJARING PELAYANAN KJSU Seluruh Indonesia harus memiliki pelayanan yang memadai untuk ke 4 penyakit tersebut sesuai tingkatan dan dilakukan secara bertahap karena pelayanan harus segera (Jantung dan Stroke) dan bolak balik (Kanker dan Ginjal) RS Utama Tahap 1 (2022 – 2024) Tahap 2 : (2025 – 2027) RS Madya RS Utama di seluruh provinsi + RS Madya di 50% RS Madya di 50% kabupaten dengan kabupaten dengan populasi terbanyak populasi terendah • 1 provinsi memiliki 1 RS Utama, di luar RS Vertikal • Diharapkan RS Utama sudah selesai pada • RS Utama diprioritaskan milik Provinsi dipenuhi tahap 1 th tahap 1 2022 (anggaran PEN) • Jika ada 2 RS milik Provinsi, maka dipersilahkan Provinsi memilih hanya 1 • Dibangun di 50% kab/kota dengan populasi terbanyak di • Dibangun di 50% kab/kota di luar tahap 1 tiap provinsi • Dipenuhi di tahap 2 dengan kriteria: ‒ RS di Kab/kota sisanya (kelas lebih rendah • Prioritas dipenuhi di tahap 1 bila memenuhi kriteria: (C, D atau D Pratama) ‒ Kelas RS tertinggi di Kab/kota (RS non khusus) ‒ Ketersediaan SDM spesialis minimal ‒ Ketersediaan SDM spesialis terlengkap di Kab/kota ‒ Aksesibilitas RS (koreksi analisis geospatial dan kepulauan) ‒ Masukan Dinas Kesehatan (RS rujukan, kepemilikan provinsi, cakupan area layanan dsb) 8

PEDOMAN PENGAMPUAN NASIONAL Identifikasi Pengembangan Penyusunan Kegiatan Pembinaan Kebutuhan dan Pedoman / Juknis Rencana bentuk Pengampuan 9 Berkelanjutan/ Pengembangan pengampuan 9 layanan prioritas Pendampingan Konsep strategi Pelaksanaan layanan prioritas + + kesehatan jiwa Pengampuan Pengampuan kesehatan jiwa Pelayanan, (Daring/Luring) Tindakan Nasional Pemerataan Kompetensi Penanganan 9 Penyakit Prioritas + kesehatan jiwa dan Akses Pelayanan Kesehatan Pemerataan Kompetensi RS Rujukan di 34 Provinsi & Tahap 1→ 267 Kab/Kota







































1. RS Banua Mamase 2. RSU Kondosapata Kab. Mamasa 3. RSUD Pasang Kayu 4. RSUD Kab. Mamuju Tengah 5. RSUD Majene 6. RSUD Mamuju 7. RSU Prov. Sulawesi Barat 8. RS Mitra Manakarra 9. RS Bhayangkara Sulawesi Barat





































CUMI BESAR NAMANYA GURITA IKAN SALMON DIKIRA PATIN BILA ADA SALAH KATA MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN


Like this book? You can publish your book online for free in a few minutes!
Create your own flipbook